5

[Freelance] Last Farewell

Last Farewell  (7 Days with Big Bang)

ONESHOT

 

Cast : Taeyang, Seungri, G Dragon (GD), TOP, Daesung, Hyori

Genre : Romance, gaje

by : Vinny

 

 

 

—————-Day 1—————–

Taeyang, Seungri, G-dragon, TOP, dan Daesung duduk di ruang ganti setelah selesai tampil di salah satu stasiun TV Seoul.

“Untunglah hari ini berjalan lancar.” Kata Daesung sambil melap keringatnya.

“Ya, meskipun tanpa manager.” Sambung Seungri.

Setelah meneguk air mineralnya, GD melanjutkan, “Tapi hari ini akan ada pengganti manager untuk sementara kan?”

Continue reading

12

Rap’s Teacher

Author : Hyuniminnie a.k.a Lee Hyunjin

Title : Rap’s Teacher

Genre : Comedy, Gaje

Author said : gak PD bwt ngepost ni FF cacat. Tapi, berharap kalian suka. Don’t be Silent Reader ok? Yang Silent reader, q doain kamu biar sadar..aminn

****

Disebuah rumah, yg gedeeeee buanget. Hidup seorang cewek yg hobinya ngayal. Namanya Fani. Dia punya bapak namanya Lee Donghae. Sekarang mereka ada disalah satu ruangan yang ada di rumah itu, tepatnya ada di sebelah barat rumah dekat pohon pisang kesayangan Bapak Donghae.

“Nak, kamu ngayalin apa lagi hari ini??” Tanya Donghae pada anakanya yang lagi komat kamit gak jelas sambil tangannya gerak-gerak gak jelas.

“Ihh…Papa gangguin aja deh!! Skarang Fani lagi ngayal ada dipanggung besar, dikelilingin banyak penonton. Seru deh!” cerita Fani heboh. Donghae antusias mendengar cerita anaknya yang paling disayang itu.

”Kamu jadi penyanyi??” tanya Donghae lagi. Tapi Fani malah menggelengkan kepalanya.

”Loh, terus jadi apa? Dancer??” tebakan Donghae salah lagi. ”Terus apa? Masa jadi tukang pel panggung??” Fani memonyongkan bibirnya.

”Papa tega banget. Masa anaknya yang cantik nan imut ini dido’ain jadi tukang pel. Aku tu lagi ngayal jadi rapper. Kan seru tuh!” Donghae manggut-manggut sambil geleng-geleng(?).

”Kamu mau belajar rap gak??” Fani dengan antusias langsung menganggukkan kepalanya. Dia menarik lengan kemeja Donghae.

”Mau banget Pa!! Papa mau ngajarin??” Donghae menggeleng.

”Bukan, nanti Papa cariin gurunya” Donghae mengambil ponselnya.

”SEKARANG!!” pinta Fani didepan telinga Donghae.

”Sakit telinga Papa kalau kamu teriak gitu” Donghae mengusap telinganya.

”Maunya sekarang~~” sekarang Fani meminta sambil ngigitin bajunya Donghae.

”Idih, ni anak. Kayak kucing aja ngigitin baju” Donghae menggelengkan kepalanya.

”Bukan kucing Pa, tapi tikus” koreksi Fani. Donghae hanya tersenyum, dan mulai menyuruh sekertarisnya Siwon untuk mencarikan guru rap untuk Fani.

”Bagus deh kalau kamu tikus, kalau kucing bisa-bisa Papa kamu makan lagi”

 

***

 

”Pak, gurunya sudah datang” lapor Siwon pada Donghae yang lagi asik meratiin anak kesayangannya yang lagi tampil dipanggung, yang pastinya hanya terjadi dialam khayalan anaknya itu aja.

”Oh bagus, suruh dia masuk segera” masuklah seorang cowok tegap dan berwajah sedikit garang. ”Nak, gurunya sudah datang” Fani langsung berdiri dan memperhatikan wajah calon gurunya itu.

”Hm,,namanya siapa??” tanya Fani.

”Nama saya TOP” jawab cowok itu.

“Namanya aneh, coba tunjukin cara rapnya” perintah Fani, Donghae hanya tersenyum melihat audisi dadakan dari anaknya itu.

TOP mulai menunjukkan aksi ngerapnya, dan ekspresi Fani>>>>>

“Kok jadi aneh gitu sih?? Suaranya berat banget” Fani mengubah suaranya seperti suara TOP ngerap.

”Hah??” TOP mengernyitkan alisnya.

”Kalau gitu kamu gak lulus jadi guru anak saya” kata Donghae sambil menyisip tehnya.

”What?? Awas kalian!! Apa kalian tidak tau kalau ibu saya sangat galak??” TOP malah bercucuran air mata.

”Gak! Sudah pergi ah!!” usir Fani enteng. ”SELANJUTNYAA!!!” teriak Siwon setelah TOP meninggalkan rumah dengan bercucuran air matanya.

Selanjutnya masuklah seorang cowok imut yang sebagian wajahnya tertutup oleh rambut.
”Kamu model atau rapper??” tanya Donghae.

”Ah, saya mah rapper Pak. Bukan model” jawab cowok itu.

”Kok rambutmu kayak gitu??” tanya Fani.

”Ini teh salah potong, mba tukang guntingnya kesukaan ngeliatin poto artis Indonesia jadinya modelnya gini deh”

”Serah deh, nama?” tanya Fani lagi.

”Mir”

”Lanjut aja” Mir mulai ngerap, dan ekspresi Fani >>>>>

”Yang kamu omongin tadi apa? Kok kayak lajunya kereta api ya?? Bisa-bisa kalau aku belajar dari kamu bibirku bisa jadi BIMOLI(Bibir Monyong Lima Senti)”

”Gitu ya? Yaudah deh, makasih udah dibolehin masuk kerumah besar ini” Mir malah tersenyum.

”Sebenarnya kamu dapat orang itu darimana??” tanya Donghae pada Siwon.

”Saya nemu di depan rumah lagi nyoba ngintip-ngintip lewat pagar rumah yang tingginya mencapai 5 meter itu, pake loncat lo Pak” jawab Siwon dengan kekaguman yang luar biasa.

”Yaudah Pa, aku terima dia jadi guru maling aku aja!!” Fani tersenyum senang, dan Donghae dan Siwon ternganga lebar mendengar ide dari Fani.

”Hehe” Donghae dan Siwon nyengir.

 

***

 

Sudah hampir sepuluh orang yang dibawa Siwon untuk menjadi guru rap Fani. Mulai dari Minho, Junhyung, Taecyeon, Nickhun, CAP, Dujun, Key, Simon, Kibum, dan yang terakhir..GD.

“Pa, aku mau dia jadi guru aku!!!” Fani histeris.

”GAK!!” tolak Donghae.

”Loh kok gitu?? PAPA!!!!!” teriak Fani di telinga Donghae.

”Skali gak tetap gak!!” Donghae bersikukuh.

”Alasannya apa??” tanya Fani dan GD barengan.

”Dia ngalahin tinggi badan Papa!!” jawab Donghae.

”Apanya, udah pasti sixpack-an Papa, gantengan dia sih. Dan udah jelas lebih tinggi Papa dari pada dia” Fani merengut kesal.

”Nah itu dia~~…dia lebih rendah dari Papa. Papa kan jadi minder” jawab Donghe.

”Apanya yang mau diminderin, kan tinggi Papa?” Fani masih bingung.

”Papa lebih tinggi dari dia, kan gak asik tuh”

”Bapak aneh” tanggap Siwon dan GD barengan.

”Udah deh, kamu gak usah jadi guru aja. Jadi pacar aja ya!!” Fani menggaet tangan GD.

”Iya deh, gapapa. Mending sama kamu..hehe” GD mencubit pipi Fani.

”Ah, kamu bisa aja” Fani menempeleng kepala GD keras. Sampai-sampai cowok itu terpelanting 50 meter(?).

”Trus siapa yang jadi gurunya Fani??” tanya Siwon.

” Yojeum manhi yawin nareul bomyuh chingudeuri marhae. Nuh gateun ae dashi mannajineun mallago marhae. Heundeuruh nohgo ddo woollyuh nohgo~” komat-kamit seseorang dari balik jendela mengalihkan pandangan keempat manusia itu.

Fani langsung tersenyum. ”Dia aja Pa!!” tunjuk Fani.

”Hah??” kaget Donghae melihat perawakan dari cowok yang ditunjuk Fani itu. Baju compang-camping dan topi ala petani dikepalanya sambil megang gunting gede.

”Sonsaengnim!!!!” teriak Fani. Cowok itu melihat kearah suara yang berasal dari cewek cantik dan imut.

”Saya??” tanyanya bingung. Fani mengangguk.

”Namanya siapa??” tanya Siwon.

”Eunhyuk” jawabnya.

”Haha..Eunhyuk Sonsaengnim! Ajarin saya ngerap ya” pinta Fani. Eunhyuk langsung tersenyum.

”Pasti Neng!!” jawabnya.

”Yah~~,,kenapa dia nak!! Dia kan tukang kebun!! Ah kayak nggak ada yang lain aja!!” Donghae histeris lagi.

”Yang penting dia kan lebih tinggi dari Papa” Fani nyengir kuda.

”Yuk kita ngerap bareng!!!!!!!” koor Fani. Dan pada hari itu, di seluruh rumah besar itu diharuskan untuk ngerap atas permintaan putri dari pemiliki ruma, FANI!

“Anakku emang the best+aneh…kkkkk”

END

5

DIFFERENT TEARS Part 2/end

By : Han Min Hyo

Cast :

Park Eun Jin

Oh Hyunni

G-dragon as Kwon Ji young

Victory as SeungRi

T.O.P as Sang Hyun

Ting .. Tong ..

Jantungku berdegup kencang. Aku sudah tak sabar. kulihat Hyunni membuka pintu itu, dan memeluknya. Layaknya seorang adik kebanyakan.

“oppa .. akhirnya kau pulang ..”girang Hyunni. Seungri lalu tersenyum padanya, dan melihat kearahku.menyipitkan matanya.

“Sepertinya aku mengenalmu, nugu ?”tanya Seungri padaku. Continue reading

7

DIFFERENT TEARS part 1

By : Han Min Hyo

Cast :

Park Eun Jin

Oh Hyunni

G-dragon as Kwon Ji young

Victory as SeungRi

T.O.P as (masih rahasia hehe)

EunJin POV

Flashback

Rasanya seakan langit runtuh. setiap titik airnya yang menyentuh lembut kulitku memberikan rasa sakit luar biasa yang terelakkan. Semuanya begitu cepat berlalu, seakan perkataan chinguku yang memberitahukan aku tentang kabar duka itu, menyedot butir kenangan bersama namjachinguku.

Ku lihat sosok itu. Terbaring kaku diatas ranjang khusus untuk tubuh sepertinya, yang tak lagi bernyawa. Dialah SeungRi oppa, sosok baik penuh arti bagiku. Dia meninggal karena kecelakaan menuju rumahku, dia tak pantas mendapatkannya, seharusnya aku yang mati !! Aku yang hanya memiliki diri ku sendiri! Aku yang ditinggal kedua orang tuaku yang tak bertanggung jawab ! Continue reading