15

Café

Halo!! Ane muncul lg dg ff oneshot. Sekarang nih lagi tergila-gila dengan lagu yg berjudul sama dg ni ff. Dan lagi kesem-sem sama pencipta lagunya. Siapa lagi, main cast ff ini. Kwon Jiyong..hoho

Tolong di rate ya!!!

****

“Maaf, hubungan kita sampai disini saja” katanya dan berlalu meninggalkanku yang masih terpaku manatap kepergiannya.

Lagi-lagi, untuk yang kesekian kalinya aku diputuskan. Di café yang sama dan tempat duduk yang sama. Oh Tuhan…apa dosaku??

Aku merutuki diriku sendiri. Sampai akhirnya terdengar suara merdu yang berasal dari panggung yang ada café ini.

Lagu yang dinyanyikan gadis itu sangat cocok dengan suasana hati ku sekarang..ouhhh

Nega anjaitteon geu hayan eui jamani

Ne hyanggireul gieokhago

Nega tteonan huro chagaun jeongjeokmani

Neol kidarigo inneun jageun café

 

OH please don’t leave me alone na eotteokharago

Moduga jamdeun bam wae nal honja duryeogo

 

Tell me the truth eojewa dareun oneul neujeottago

Yaksokhaetteon seoro nanudeon maldeul da geojit irago

Don’t make me fool

 

Nega anjaitteon geu hayan eui jamani

Ne hyanggireul gieokhago

Nega tteonan huro chagaun jeongjeokmani

Neol kidarigo inneun jageun café

 

You don’t need me anymore geu mareun marajweo

Geudaeneun jigeum naega shiltaneun deut jashineul sogigo

Nalgeun jeo chaeksang wie saegyeonoheun uri dul ireumkkajido

Gieoksoge chueoksoge geunyang mudeodunchaero OH OOH

 

Nega anjaitteon geu hayan eui jamani

Ne hyanggireul gieokhago

Nega tteonan huro chagaun jeongjeokmani

Neol kidarigo inneun jageun cafe

 

Neo wiroweo hal ttaemyeon eonjedeun neol kidarigo inneun

Neo geuriweo bogo shipeun narimyeon neol bureugo inneun

Naega tajudeon kkeopiwa jeobeo dun chakgalpiwa

Geudaemaneui hayanjib wiro heureuneun bi baby

 

Nega anjaitteon geu hayan eui jamani

Ne hyanggireul gieokhago

Nega tteonan huro chagaun jeongjeokmani

Neol kidarigo inneun jageun cafe

 

Neo wiroweo hal ttaemyeon eonjedeun neol ..

Neo geuriweo bogo shipeun narimyeon neol ..

Naega tajudeon kkeopiwa ..

Geudaemaneui hayanjib wiro heureuneun bi baby

 

Oh tidak..aku seorang namja. Tidak seharusnya aku menangiskan? Ayolah Kwon Jiyong, kau harus kuat.

Namaku Kwon Jiyong, usiaku 23 tahun. Usia yang sudah cukup untuk menikah, tapi..detik ini aku diputuskan oleh pacarku. Sungguh malang nasibku ini. Dan kalian tau? Aku selalu diputuskan ditempat yang sama. Sebuah cafe favoritku.

Penyanyi cafe itu sudah menyelesaikan lagunya. Aku sedikit bernafas lega, karena aku berhasil menahan air mataku. Dan sekarang aku hanya akan menghabiskan Ice Coffee Espresso yang baru saja kupesan. Yah..paling tidak bisa mengobati sakit hatiku.

Tiba-tiba, seorang gadis tanpa permisi duduk dibangku yang sebelumnya diduduki oleh mantanku.

”Hai, naega Hyunjin. Lee Hyunjin. Neo?” tanyanya tiba-tiba mengagetkanku.

“Jiyong, Kwon Jiyong” jawabku gugup. Sejurus kemudian dia tersenyum, senyum yang sangat manis menurutku.

“Hmm…kulihat tadi kau sangat menghayati lagu yang kunyanyikan. Apa kau baru saja putus dengan pacarmu??” pertanyaannya berhasil membuka luka yang baru saja tertutup.

”Huaa…kenapa kau membicarakannya lagi?? Aku ingin menangis” histerisku. Dan hanya dibalas dengan tawanya.

”Hahaha..kau sungguh lucu. Aku juga pernah mengalami hal yang sama. Pengalaman menyakitkan yang terjadi di cafe. Makanya aku menyukai lagu tadi” ceritanya. Waw, dia berhasil membuatku tertarik.

”Benarkah..??” tanyaku.

”Ya, mungkin aku lebih parah darimu. Aku diputuskan oleh tunanganku. Tapi tiba-tiba dia memutuskanku tanpa alasan yang jelas. Tapi..untuk apa aku menyesalinya. Hidupku tidak berhenti sampai disitu kan??” ceritanya antusias. Ekspresinya sangat menggemaskan.

”Hyunjin-ah, ini syrupmu” seorang pelayan memberikan syrup pada gadis bernama Hyunjin ini.

”Terima kasih Yongbae” Hyunjin tersenyum.

”Jiyong-ah. Mana pacarmu??” tanya Yongbae, dia adalah temanku. Dan tentu pertanyaan itu adalah ejekan. Karena dia tau aku baru diputuskan.

”Aku tidak ada waktu untuk bercanda, Yongbae-ah. Kembalilah ke pekerjaanmu” suruhku pada Yongbae. Hyunjin tertawa melihatku.

”Hahaha…Seungri-ah. Apa Seunghyun oppa sudah kembali?? Aku ingin meminta bayaranku hari ini” teriak Hyunjin pada koki yang ada didapur.

”Belum, tunggulah beberapa menit lagi. Dia terkena macet” teriak Seungri.

”Kau bekerja disini?” tanyaku padanya. Dia mengalihkan pandangannya padaku.

”Ya. Sebagai penyanyi part time” jawabnya.

“Kau tau? Suaramu itu bagus sekali. Mau bekerja sama denganku? Jika aku mempunyai lagu baru maka kita akan berduet. Bagaimana?” tawarku.

”Benarkah?? Kalau begitu kuterima tawaranmu. Aku tunggu” katanya ceria.

”Hyunjin-ah!!” teriak Seunghyun saat memasuki cafe.

”Jangan berteriak seperti itu hyung” tegur Yongbae yang sedang melayani pelanggan. Seunghyun hanya nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dan berjalan menuju bangku kami.

”Ini bayaranmu. Maaf menunggu” Seunghyun memberikan amplop cokelat kepada Hyunjin.

”Terima kasih Seunghyun oppa. Kalau begitu aku pergi dulu. Daesung oppa sudah menunggu dari tadi” Hyunjin beranjak dari duduknya dan keluar cafe.

”Daesung-ah! Jangan telat besok!!” teriak Seungri pada Daesung yang hampir saja keluar cafe.

”Ya..ya. Aku tau!” Daesung melambaikan tangannya.

”Siapa dia??” tanyaku pada Seunghyun.

”Hyunjin, adik sepupunya Daesung yang baru saja pulang dari Daegu. Daesung yang merekomendasikannya. Dan hasilnya lumayan” jawab Seunghyun, aku hanya menaggukkan kepalaku.

”Dia cantikkan??” Seungri menyenggol bahuku. Dan refleks aku menganggukkan kepalaku.

”Dan kurasa dia lebih baik dari pacar-pacarmu dulu” sambung Yongbae.

”Hey! Aku baru saja putus!” teriakku tidak terima.

”Tapi kau suka kan~~~” goda Seunghyun.

”Yah..tidak kupungkiri dia gadis yang manis” jawabku.

”Oh iya, kudengar tadi kau mengajaknya kerjasama. Bagaimana kalau kau membuat lagu duet saja” usul Yongbae. Sepertinya ide Yongbae itu ada baiknya juga. Aku tersenyum. Dan langsung merangkul Yongbae.

”KAU PINTAR SEKALI!!!” aku menjitak kepalanya.

”Sakit tau!” erangnya.

”Hahahahaha….”

****

Aku mendapat nomornya setelah bersusah payah memohon pada Daesung. Dasar anak itu sangat protektif pada Hyunjin. Segera aku menghubunginya. Yah,,tak kupungkiri aku sekarang gugup.

”Yoboseo? Apa benar ini Hyunjin, Lee Hyunjin?” tanyaku saat telponku sudah tersambung.

”Ya, nuguseyo??” tannya. Huh..suaranya sangat merdu sekali.

”Ini aku Jiyong, yang waktu di cafe” jawabku.

”Oh, Jiyong-ssi. Ada apa??” tanyanya.

”Hmm..tidak. Aku hanya ingin memberi tau kalau lagu garapanku sudah selesai. Bisa kita bertemu besok?” tanyaku akhirnya.

”Benarkah? Wah..aku senang sekali. Baiklah, kita bertemu besok di cafe” sahutnya ceria.

”Baiklah di cafe” dia menutup sambungan.

Aku berlonjak di atas tempat tidur. Dan semua keteganganku hilang sudah.

Sekarang aku harus tidur.

****

Pagi-pagi sekali aku sudah ada di cafe. Aku datang bertepatan dengan datangnya Daesung.

”Jiyong-ah, apa kau menghubungi dongsaengku semalam?” selidiknya. Dengan ragu aku menganggukkan kepalaku. Dan tiba-tiba dia memelukku.
”Wah!! Bagus sekali. Aku harus berterima kasih denganmu. Hmm, bagaimana caranya ya? Ha! Kau akan makan dan minum gratis untuk hari ini. Biar aku yang bayar” aku menatap Daesung tidak mengerti.

”Kau kenapa?” tanya Daesung yang menatap wajah bingungku.

”Apa kau salah makan obat??” tanyaku. Ya, setauku Daesung adalah orang yang sangat pelit.

”Ani, aku baik-baik saja” jawabnya santai.

”Terus, kenapa kau mentraktirku??” tanyaku padanya. Dia tersenyum membuat kedua matanya menghilang.

”Karenamu adikku bisa jatuh cinta lagi..hahahahaha” jawab Daesung dan menyeretku masuk ke cafe. Aku masih berpikir keras tentang apa yang dikatakan Daesung barusan.

Jatuh cinta lagi, denganku? Benarkah??

”Benarkah??” tanyaku histeris pada Daesung. Dan dijawab dengan anggukan oleh Daesung.

”Dia menyukaimu” bisik Daesung. Senyum merekah dari bibirku. Dan aku banyak berharap hari ini.

****

Setelah latihan sebentar. Aku dan Hyunjin sudah siap untuk ditampilkan. Dan aku ingin memberikan kejutan padanya setelah kami tampil hari ini. Lagu duet yang kuciptakan yang terinspirasi olehnya.

”Baiklah, sekarang kita akan melihat penampilan duet kita. Jiyong dan Hyunjin, silahkan mulai” Seungri memberikan kata sambutan. Kami berdua naik keatas panggung dan duduk di kursi yang memang disediakan.

”Lagu ini adalah hasil ciptaanku sendiri. Judulnya ’My Valentine’. Semoga kalian menikmatinya” kataku sebelum memulai penampilan kami.

only you’re my Valentine

eonjekkajina neoneun naui sarang

only you’re my Valentine

neoneun nal tteonatjiman geuraedo nae sarang

 

ijeneun neol saenggakhaedo apeujiga anha

neoreul miwohaetdeon gamjeongdeuri jogeumssik noga

johasseotdeon gieokdeulman dasi saenggagi na

deo isang niga mipji anha

 

(hamkke haetdeon sigandeuri) neomuna kkumgata)

(dasineun oji anketji) niga animyeon

 

nan mollasseulgeoya. jeongmal mollasseulgeoya.

geuraeseo neoege gomawo

 

only you’re my Valentine

eonjekkajina neoneun naui sarang

only you’re my Valentine

neoneun nal tteonatjiman geuraedo nae sarang

 

niga cheom tteonasseul ttae jeongmal neomu apasseo

neomu apa niga miwotjiman

sigani galsurok sangcheoneun amulgo chueokdeureun keojyeo

 

jogeumssik misoreul chatge dwaesseo, Oh Yeah

 

(hamkke haetdeon sigandeuri) ijeneun sojunghae

(dasineun oji anketji) neo ttaemune

naneun neukkyeobongeoya sarangi mueonji

geuraeseo neoege gomawo

 

only you’re my Valentine

eonjekkajina neoneun naui sarang

only you’re my Valentine

neoneun nal tteonatjiman geuraedo nae sarang

 

ulmyeo neol butjamneun nareul beorigo tteonatdeon ni moseup

meoreojyeo gadeon dwitmoseup

barabomyeonseo gwayeon seupgwancheoreom beeobeorin neol jiul su isseulkka

 

nan eonjenga neoreul tteoollyeodo useul su isseulkka,

geuttaen jasini eobseosseo, niga neomuna miwosseo.

hajiman sigani jinani saenggagi jogeumssik bakkyeosseo.

ije misoreul jieumyeonseo

I’m thinkin’ about you all the time

and I realized that u will always be my valentine

 

only you’re my Valentine

eonjekkajina neoneun naui sarang

only you’re my Valentine

neoneun nal tteonatjiman geuraedo nae sarang

Aku berdiri dari dudukku dan sekarang jongkok dihadapannya. Mengeluarkan sebuah kotak berwarna biru tua. Membuat Hyunjin menatapku bingung. Aku masih melahjutkan lagunya…

only you’re my Valentine

eonjekkajina neoneun naui sarang

only you’re my Valentine

Hyunjin menutup mulutnya, kaget. ”Hyunjin-ssi. Be my valentine, please” kataku mengungkapkan perasaanku. Hyunjin tidak kuasa menahan senyumnya.

”I’ll be your valentine, Jiyong-ssi” jawabnya. Semua pelanggan cafe mulai ricuh. Tepuk tangan membahana di seluruh cafe.

”CHUKAE!!!” teriak Seunghyun, Yongbae, Daesung, dan Seungri berbarengan. Aku memeluk Hyunjin dan kami membungkukkan badan kepada seluruh pelanggan cafe.

****

Inilah kisahku. Semuanya terjadi di cafe, tempat favoritku. Dan juga tempat favoritnya. Berawal dari lagu berjudul cafe, dan kisah cinta yang sama-sama berlatar di cafe. Dan tentunya tempat kami pertama bertemu, dan mengetahui perasaan kami. CINTA.

Cafe, my LOVE

By. Kwon Jiyong

1

[Freelance] Mansion Himuro part 1

Title : Mansion Himuro – Part 1

 

Author : Lee Hyo Woo

 

Main Cast : >   You #15thn

Ø  Seungri (Lee Seung Hyun) #15thn

Ø  Ji Yong (G-Dragon Big Bang) #16thn

Ø  Lee Chae-rin (CL-2NE1) #15thn

Support Cast : > Gong Min-ji (Minzy-2NE1) #16thn

Ø  Choi Seung Hyun (T.O.P-Big Bang) #16thn

Ø  Park Sandara (Dara-2NE1) #16thn

 

 

Rating : PG-15

Genre :  ga jelas maunya sih horror (?)

PS : terinspirasi dari beberapa film horror dan misteri dari tempat-tempat serem

You POV

Besok  ulang tahun ku dan sahabat ku, Chae-rin. Aku, Ji Yong, Chae-rin. Aku sudah lama menunggu hari ini, apa hadiah yang akan Ji Yong berikan?? Biasanya dia yang pertama memberikan hadiahnya hehe… aku memang sudah lama menyukainya, tapi aku tidak pernah mengungkapkannya, aku takut persahabatan kami rusak.

Hari yang kutunggu datang, saat aku bangun Seung Hyun, Min-ji, Dara, dan Seungri sudah ada di kamarku. “Happy Birthday!!!!” teriak mereka saat aku membuka mataku “ini baru jam 00:01” protesku, aku masih ngantuk. Tapi tunggu! Ji Yong dan Chae-rin ga ada! Kemana mereka?? Mereka kan sahabat terdekatku, rumah mereka bahkan desebelah rumahku.

“dimana Ji yong dan Cheae-rin??” tanyaku sambil beranjak duduk.

“hmm… Ji Yong dirumah Chae-rin” jawab Min-ji ragu-ragu.

“oh..” komentarku, aku bingung mau bilang apa lagi, ini terlalu mengagetkan. Sejak kapan mereka dekat?? Biasanya mereka kan selalu bertengkar. Kenapa aku jadi kesal??!! Aahh…

Ji Yong POV

Hari ini **** dan Chae-rin ulang tahun. Aku sudah mempersiapkan hadiah untuk mereka, dengan 7tiket liburan di Jepang. Tepat jam 00:00 aku sudah berada dikamar Chae-rin “Happy Birthday!!!!” teriakku. Chae-rin langsung bangun mendengar teriakkanku “kkyyaa!!! Apa-apaan kau!! Apa itu?” bentaknya sambil menunjuk ular yang ada di lenganku “hadiah mu… kau suka??” kataku sambil memberikan ular itu padanya, senyum manis terukir diwajahnya yang masih terlihat ngantuk. “aniyo!” jawabnya cuek. Ahh… dia mulai lagi! Baiklah aku akan mengikuti permainanmu.

Continue reading

5

[Freelance] Last Farewell

Last Farewell  (7 Days with Big Bang)

ONESHOT

 

Cast : Taeyang, Seungri, G Dragon (GD), TOP, Daesung, Hyori

Genre : Romance, gaje

by : Vinny

 

 

 

—————-Day 1—————–

Taeyang, Seungri, G-dragon, TOP, dan Daesung duduk di ruang ganti setelah selesai tampil di salah satu stasiun TV Seoul.

“Untunglah hari ini berjalan lancar.” Kata Daesung sambil melap keringatnya.

“Ya, meskipun tanpa manager.” Sambung Seungri.

Setelah meneguk air mineralnya, GD melanjutkan, “Tapi hari ini akan ada pengganti manager untuk sementara kan?”

Continue reading

12

Rap’s Teacher

Author : Hyuniminnie a.k.a Lee Hyunjin

Title : Rap’s Teacher

Genre : Comedy, Gaje

Author said : gak PD bwt ngepost ni FF cacat. Tapi, berharap kalian suka. Don’t be Silent Reader ok? Yang Silent reader, q doain kamu biar sadar..aminn

****

Disebuah rumah, yg gedeeeee buanget. Hidup seorang cewek yg hobinya ngayal. Namanya Fani. Dia punya bapak namanya Lee Donghae. Sekarang mereka ada disalah satu ruangan yang ada di rumah itu, tepatnya ada di sebelah barat rumah dekat pohon pisang kesayangan Bapak Donghae.

“Nak, kamu ngayalin apa lagi hari ini??” Tanya Donghae pada anakanya yang lagi komat kamit gak jelas sambil tangannya gerak-gerak gak jelas.

“Ihh…Papa gangguin aja deh!! Skarang Fani lagi ngayal ada dipanggung besar, dikelilingin banyak penonton. Seru deh!” cerita Fani heboh. Donghae antusias mendengar cerita anaknya yang paling disayang itu.

”Kamu jadi penyanyi??” tanya Donghae lagi. Tapi Fani malah menggelengkan kepalanya.

”Loh, terus jadi apa? Dancer??” tebakan Donghae salah lagi. ”Terus apa? Masa jadi tukang pel panggung??” Fani memonyongkan bibirnya.

”Papa tega banget. Masa anaknya yang cantik nan imut ini dido’ain jadi tukang pel. Aku tu lagi ngayal jadi rapper. Kan seru tuh!” Donghae manggut-manggut sambil geleng-geleng(?).

”Kamu mau belajar rap gak??” Fani dengan antusias langsung menganggukkan kepalanya. Dia menarik lengan kemeja Donghae.

”Mau banget Pa!! Papa mau ngajarin??” Donghae menggeleng.

”Bukan, nanti Papa cariin gurunya” Donghae mengambil ponselnya.

”SEKARANG!!” pinta Fani didepan telinga Donghae.

”Sakit telinga Papa kalau kamu teriak gitu” Donghae mengusap telinganya.

”Maunya sekarang~~” sekarang Fani meminta sambil ngigitin bajunya Donghae.

”Idih, ni anak. Kayak kucing aja ngigitin baju” Donghae menggelengkan kepalanya.

”Bukan kucing Pa, tapi tikus” koreksi Fani. Donghae hanya tersenyum, dan mulai menyuruh sekertarisnya Siwon untuk mencarikan guru rap untuk Fani.

”Bagus deh kalau kamu tikus, kalau kucing bisa-bisa Papa kamu makan lagi”

 

***

 

”Pak, gurunya sudah datang” lapor Siwon pada Donghae yang lagi asik meratiin anak kesayangannya yang lagi tampil dipanggung, yang pastinya hanya terjadi dialam khayalan anaknya itu aja.

”Oh bagus, suruh dia masuk segera” masuklah seorang cowok tegap dan berwajah sedikit garang. ”Nak, gurunya sudah datang” Fani langsung berdiri dan memperhatikan wajah calon gurunya itu.

”Hm,,namanya siapa??” tanya Fani.

”Nama saya TOP” jawab cowok itu.

“Namanya aneh, coba tunjukin cara rapnya” perintah Fani, Donghae hanya tersenyum melihat audisi dadakan dari anaknya itu.

TOP mulai menunjukkan aksi ngerapnya, dan ekspresi Fani>>>>>

“Kok jadi aneh gitu sih?? Suaranya berat banget” Fani mengubah suaranya seperti suara TOP ngerap.

”Hah??” TOP mengernyitkan alisnya.

”Kalau gitu kamu gak lulus jadi guru anak saya” kata Donghae sambil menyisip tehnya.

”What?? Awas kalian!! Apa kalian tidak tau kalau ibu saya sangat galak??” TOP malah bercucuran air mata.

”Gak! Sudah pergi ah!!” usir Fani enteng. ”SELANJUTNYAA!!!” teriak Siwon setelah TOP meninggalkan rumah dengan bercucuran air matanya.

Selanjutnya masuklah seorang cowok imut yang sebagian wajahnya tertutup oleh rambut.
”Kamu model atau rapper??” tanya Donghae.

”Ah, saya mah rapper Pak. Bukan model” jawab cowok itu.

”Kok rambutmu kayak gitu??” tanya Fani.

”Ini teh salah potong, mba tukang guntingnya kesukaan ngeliatin poto artis Indonesia jadinya modelnya gini deh”

”Serah deh, nama?” tanya Fani lagi.

”Mir”

”Lanjut aja” Mir mulai ngerap, dan ekspresi Fani >>>>>

”Yang kamu omongin tadi apa? Kok kayak lajunya kereta api ya?? Bisa-bisa kalau aku belajar dari kamu bibirku bisa jadi BIMOLI(Bibir Monyong Lima Senti)”

”Gitu ya? Yaudah deh, makasih udah dibolehin masuk kerumah besar ini” Mir malah tersenyum.

”Sebenarnya kamu dapat orang itu darimana??” tanya Donghae pada Siwon.

”Saya nemu di depan rumah lagi nyoba ngintip-ngintip lewat pagar rumah yang tingginya mencapai 5 meter itu, pake loncat lo Pak” jawab Siwon dengan kekaguman yang luar biasa.

”Yaudah Pa, aku terima dia jadi guru maling aku aja!!” Fani tersenyum senang, dan Donghae dan Siwon ternganga lebar mendengar ide dari Fani.

”Hehe” Donghae dan Siwon nyengir.

 

***

 

Sudah hampir sepuluh orang yang dibawa Siwon untuk menjadi guru rap Fani. Mulai dari Minho, Junhyung, Taecyeon, Nickhun, CAP, Dujun, Key, Simon, Kibum, dan yang terakhir..GD.

“Pa, aku mau dia jadi guru aku!!!” Fani histeris.

”GAK!!” tolak Donghae.

”Loh kok gitu?? PAPA!!!!!” teriak Fani di telinga Donghae.

”Skali gak tetap gak!!” Donghae bersikukuh.

”Alasannya apa??” tanya Fani dan GD barengan.

”Dia ngalahin tinggi badan Papa!!” jawab Donghae.

”Apanya, udah pasti sixpack-an Papa, gantengan dia sih. Dan udah jelas lebih tinggi Papa dari pada dia” Fani merengut kesal.

”Nah itu dia~~…dia lebih rendah dari Papa. Papa kan jadi minder” jawab Donghe.

”Apanya yang mau diminderin, kan tinggi Papa?” Fani masih bingung.

”Papa lebih tinggi dari dia, kan gak asik tuh”

”Bapak aneh” tanggap Siwon dan GD barengan.

”Udah deh, kamu gak usah jadi guru aja. Jadi pacar aja ya!!” Fani menggaet tangan GD.

”Iya deh, gapapa. Mending sama kamu..hehe” GD mencubit pipi Fani.

”Ah, kamu bisa aja” Fani menempeleng kepala GD keras. Sampai-sampai cowok itu terpelanting 50 meter(?).

”Trus siapa yang jadi gurunya Fani??” tanya Siwon.

” Yojeum manhi yawin nareul bomyuh chingudeuri marhae. Nuh gateun ae dashi mannajineun mallago marhae. Heundeuruh nohgo ddo woollyuh nohgo~” komat-kamit seseorang dari balik jendela mengalihkan pandangan keempat manusia itu.

Fani langsung tersenyum. ”Dia aja Pa!!” tunjuk Fani.

”Hah??” kaget Donghae melihat perawakan dari cowok yang ditunjuk Fani itu. Baju compang-camping dan topi ala petani dikepalanya sambil megang gunting gede.

”Sonsaengnim!!!!” teriak Fani. Cowok itu melihat kearah suara yang berasal dari cewek cantik dan imut.

”Saya??” tanyanya bingung. Fani mengangguk.

”Namanya siapa??” tanya Siwon.

”Eunhyuk” jawabnya.

”Haha..Eunhyuk Sonsaengnim! Ajarin saya ngerap ya” pinta Fani. Eunhyuk langsung tersenyum.

”Pasti Neng!!” jawabnya.

”Yah~~,,kenapa dia nak!! Dia kan tukang kebun!! Ah kayak nggak ada yang lain aja!!” Donghae histeris lagi.

”Yang penting dia kan lebih tinggi dari Papa” Fani nyengir kuda.

”Yuk kita ngerap bareng!!!!!!!” koor Fani. Dan pada hari itu, di seluruh rumah besar itu diharuskan untuk ngerap atas permintaan putri dari pemiliki ruma, FANI!

“Anakku emang the best+aneh…kkkkk”

END

5

DIFFERENT TEARS Part 2/end

By : Han Min Hyo

Cast :

Park Eun Jin

Oh Hyunni

G-dragon as Kwon Ji young

Victory as SeungRi

T.O.P as Sang Hyun

Ting .. Tong ..

Jantungku berdegup kencang. Aku sudah tak sabar. kulihat Hyunni membuka pintu itu, dan memeluknya. Layaknya seorang adik kebanyakan.

“oppa .. akhirnya kau pulang ..”girang Hyunni. Seungri lalu tersenyum padanya, dan melihat kearahku.menyipitkan matanya.

“Sepertinya aku mengenalmu, nugu ?”tanya Seungri padaku. Continue reading