THE KINGDOM Epilogue

Judul                : The Kingdom

Penulis             : Honey Park.

Karakter           : OC, TVXQ ft. Super Junior, Rain, MBLAQ, SNSD, SHiNee, dll.

Pairings            : YunJae, KangTeuk, EunHae, HeeWon, YooSu, dll.

Genre               : Romantic/drama, komedi, gender switch.

Chapter            : Epilogue

Ringkasan        : Tak seorangpun tahu bagaimana wajah Putri Jaejoong. Bahkan orang tuanya pun belum pernah melihat wajahnya sejak ia tumbuh. Wajah Putri Jaejoong selalu ditutupi, sehingga tak ada seorangpun yang tahu. Dan suatu hari kerajaan tetangga menginginkan pangeran mereka menikah dengan Putri Jaejoong. Bagaimana tanggapang sang pangeran dan Putri Jaejoong atas keputusan orang tua mereka?

Disclaimer       : the story, plot, and OC BELONG to ROYAL COMPANY, that’s mean MY COMPANY!

Bertemu lagi dengan author di ff The Kingdom Epilogue…

Mohon maaf pada para readers kalo selama ini ff ini begitu geje dan aneh,, ne…

Maklum ini ff pertama author,, dan ff komedi failed author yang pertama juga…

Author akan membuat ff yunjae yg lebih baik lagi setelah ff ini ne…

Happy read the epilogue….^^

Royal Company presented …

Royal Entertainment production …

Yunjae

The Kingdom

“ANDWEEEE!”

BLASH!

Sebuah sapuan angin berhasil menghempaskan tubuh Yunho kepinggiran dan menghantam tembok benteng. Setelah pertarungan yang ga jelas ini, Rain membuka matanya dan melihat sosok putri kecilnya tengah memeluk seseorang. Langit terlihat cerah dan badai telah berhenti. Rain bangkit dan mendekati putrinya. Ia terbelalak saat melihat tubuh yang bersimbah darah.

“Joon…” bisik Rain.

“Hiks… Joonie oppa… hiks… jangan tinggalkan Mimie…” isak Jungmi.

Rain terduduk disamping Jungmi dan memeluk kedua anaknya.

“Papa, mi… mianh… aku… meli…hat… Jungmi ber… lari ke… arahmu… akuh… tidak mung… kinh mem… biarkanh… nya terluk…kah…” kata Joon terbata.

“Joonie-ah.” Panggil Rain.

“Oppa… hiks… minum ini…” isak Jungmi lalu menyodorkan sebuah botol Kristal kecil ke mulut Joon.

“Andwe, Mimie. Simpan untuk Mimie saja, ne.” tolak Joon sedikit terbata.

“Hiks…”

“Uljima…” Joon mencoba menghentikan isakan Jungmi.

Rain kemudian menatap Hwangbo yang terkena pantulan dari serangan yang dilancarkannya. Rain melihat Hwangbo berusaha berdiri dan Rain segera mengambil pedang milik Joon yang tergeletak tak jauh dari sana. Hwangbo berdiri dengan kedua kakinya dan Rain segera melesat menusukkan pedangnya  pada perut Hwangbo.

SLEEB! (?)

Pedang itu menembus tubuh Hwangbo.

“HUK!”

Rain menjauh dan kembali berjalan kerah Jungmi dan Joon. Donghae terlihat tergesa-gesa mendekati mereka.

“Dimana Yunho?” Tanya Donghae.

Rain celingukan dan menunjuk Yunho yang tak sadarkan diri disebrang mereka. Donghae kemudian menyuruh beberapa pengawal mengangkut(?) Yunho masuk ke istana. Donghae juga menyarankan agar Joon dibawa ke istana. Rain menyetujuinya dan merekapun meninggalkan tempat itu. Beberapa pengawal dan Donghae mengurus jasad Hwangbo.

Yunho dibawa kekamar Eunhyuk dimana Jaejoong berada. Joon juga di bawa kesana karena kebetulan para tabib istana sudah berada disana.

“Yunnie…” seru Jaejoong panik saat melihat tubuh suaminya tak sadarkan diri.

“Tenang Joongie. Biar tabib istana memeriksa Yunho terlebih dahulu.” Ujar Eunhyuk. Subenarnya ia khawatir karena Donghae tak juga muncul.

“Joonie…” panggil Rain saat tubuh Joon dibaringkan disebuah ranjang kecil.

“Papa… aku akan bertemu umma…” bisik Joon.

“Andwe. Kau tidak akan kemana-mana.” Rain menyanggah perkataan Joon.

“Aku ingin bertemu umma.” Bisiknya lagi.

“Andwe…” sebuah buliran bening menuruni pipi Rain. “Ummamu menitipkan kalian padaku. Aku akan mengobatimu.” Kata Rain sambil menahan tangisnya.

“Apa yang terjadi?” Tanya Jaejoong.

“Joon terkena serangat wanita busuk bernama Hwangbo. Ia melindungi Jungmi.” Jelas Rain. “Apa kalian tahu kenapa Jungmi tiba-tiba ada disana?” Tanya Rain.

“Itu…”

~flashback~

Jaejoong tengah gelisah saat tiba-tiba saja badai semakin menjadi. Jaejoong kemudian terkejut dengan sebuah ledakan keras yang menyebabkan si kembar terbangun. Sementara diluar, kilat tengah menghantam istana namun tidak terjadi apapun pada istana setelah dihantam oleh petir itu.

Sebuah cahaya melindungi istana. Cahaya itu berasal dari kalung yang  dipakai Jungmi. Jaejoong melihat kalung Jungmi menyala saat ledakan terjadi. Sementara ia tengah menenangkan si kembar, Jungmi tiba-tiba bangun dan berlari keluar.

“JUNGMI!” teriak Jaejoong dan Eunhyuk bersamaan namun Jungmi sudah menghilang entah kemana.

~flashback end~

“Begitu… Aku tidak bisa mengejar Jungmi karena baru saja melahirkan.” Sesal Jaejoong.

“Gwenchana, Putri Jaejoong. Lebih baik sekarang Mimie obati Yunho-ssi, ne.” bujuk Rain pada Jungmi yang tengah menggenggam tangan Joon.

Jungmi mengangguk dan menghampiri Yunho. Ia mengeluarkan botol Kristal miliknya.

“Pakai punya onni saja.” Pinta Jaejoong.

Jungmi menggeleng. “Ani. Punya onni berbeda dengan punya Mimie. Punya onni warnanya biru, artinya itu untuk penawar racun. Punya Mimie warnanya bening untuk penyembuhan.” Jelas Jungmi lalu memberikan Yunho setetes cairan itu.

Perlahan Yunho membuka matanya. Jungmi kembali ketempatnya semula disamping Joon.

“Boojae!” Yunho langsung bangun dan memeluk Jaejoong.

“Yunnie…” isak Jaejoong dipelukan Yunho.

Peperangan telah berakhir. Hwangbo telah tumbang dan sekarang semua telah aman sentosa seperti dulu pemirsah.

Ok, kembali dengan keadaan uri Joonie. Jungmi menggenggam tangan Joon sementara Rain memaksa Joon meminum cairan yang dimiliki Jungmi. Setelah berhasil meminumkan hampir setengah botol kecil itu, Joon kehilangan kesadarannya. Jungmi yang melihatnya meletakkan kepalanya ditangan Joon dan menutup matanya. Rain tahu apa yang dilakukan putri kecilnya dan membiarkan Jungmi melakukan tugasnya.

————————————-

Langit malam yang cerah terlihat semakin indah dengan kembang api yang bertaburan berwarna-warni. Malam ini adalah perayaan ulang tahun pertama putra kembar YunJae. Si kembar tumbuh dengan sehat dan terlihat sangat menggemaskan.

Kejadian setahun yang lalu menjadi sejarah yang menganggumkan, bukan? Jika kalian bertanya bagaimana nasib Ahra, maka jawabannya adalah ia diasingkan ke negri antah berantah entah dimana beserta orang-orang yang terlibat lainnya. *author lupa siapa aja*dihajar readers*

Dan sekarang kita kembali ke pesta ulang tahun anaknya YunJae. Terlihat Jung Moonbin dan Jung Jiyool tengah digendong oleh kedua orang tuanya. Mereka terlihat mengucapkan kata-kata yang hanya bisa dimengerti oleh sesama bayi. Yunho dan Jaejoong tengah bercakap-cakap dengan para tamu yang sebagian besar merupakan penghuni istana dan keluarga besar mereka. Beberapa tamu lain juga diundang.

Kita bahas satu persatu tamu yang datang, ne. Keluarga besar Raja Kangin datang bersama keluarga besarnya yaitu dirinya, istrinya dan putra kembarnya yang tak lain dan tak bukan adalah Kyuhyun dan Changmin. Kyuhyun terlihat tengah menggoda noona-noona yang hadir dipesta sementara Changmin tengah berkencan dengan makanan yang tersedia dipesta. =________=

Kemudian keluarga besar Raja Siwon yang terdiri dari dirinya dan istrinya juga putranya Pangeran Yoochun dan menantunya Putri Junsu yang, ehem, tengah mengandung, ehem. Mereka tengah bersua dengan YunJae dan yang lainnya.

Lalu ada juga keluarga besar Raja Rain. Ia datang beserta keenam anaknya. Oh iya, jika kalian bertanya bagaimana keadaan Joon, apakah ia mati [plak] ataukah selamat inilah jawabannya.

~flashback~

Jungmi menggenggam tangan Joon sementara Rain memaksa Joon meminum cairan yang dimiliki Jungmi. Setelah berhasil meminumkan hampir setengah botol kecil itu, Joon kehilangan kesadarannya. Jungmi yang melihatnya meletakkan kepalanya ditangan Joon dan menutup matanya. Rain tahu apa yang dilakukan putri kecilnya dan membiarkan Jungmi melakukan tugasnya.

Jaejoong dan Yunho melihat apa yang dilakukan Jungmi. Rain mundur beberapa langkah membiarkan Jungmi mengobati Joon. Mungkin orang-orang tidak tahu bahwa Jungmi adalah seorang anak dewa. Namun karena sesuatu terjadi saat ia masih bayi, Jungmi tidak sekuat anak dewa  seperti seharusnya. Apakah itu anak dewa? Hanya author yang tahu. *dibakar readers*

Ok, anak dewa adalah anak yang memiliki kemampuan khusus. Biasanya anak dewa itu kuat dan memiliki kekuatan yang melebihi anak bahkan manusia biasa sekalipun. Tapi karena Jungmi lahir karena terpaksa, ia tak sekuat anak dewa yang seharusnya. Song Hyekyo, ibunya Jungmi harus melahirkan Jungmi sebelum waktunya karena ia terluka parah. Jungmi lahir saat usia kandungan Hyekyo masih berumur enam bulan lebih, itulah sebab kenapa Jungmi mudah sakit dan sensitive.

Kembali ke Joon. Jungmi tertidur disamping Joon dan cahaya terang mulai menyinari tubuh keduanya. Rain memperhatikannya dengan tenang. Dalam hati ia berdoa semoga Joon baik-baik saja. Sementara yang lain masih setia dengan ke-cengo-an mereka. Mereka terlihat takjub dengan apa yang terjadi dihadapan mereka berdua.

Setelah selama sepuluh menit cahaya yang menyelimuti Joon dan Jungmi mulai memudar. Saat cahay itu menghilang terlihat wajah Joon yang damai dan Jungmi yang sudah bangun dan mengerjap-ngerjapkan matanya lucu. Ia kemudian berlari kearah Rain dan memeluk Rain.

Rain mengecup puncak kepala Jungmi dan menggendong tubuh kecil Jungmi. Jungmi membisikkan sesuatu dan Rain tersenyum.

“Gomawo, Hyekyo-ah.” Gumam Rain.

Sementara orang-orang yang ada diruangan itu menatap Rain bingung. Rain tersenyum pada mereka.

“Semuanya baik-baik saja. Kalian tidak usah khawatir.” Katanya.

Jungmi menyandarkan kepalanya dipundak Rain, diam.

~flashback end~

Sekarang mereka tengah berada ditengah-tengah pesta. Bersenda gurau dengan tamu yang lain dan tentu saja rakyat kerajaan Super Shin Ki. YunJae terlihat sangat mesra bersama kedua anaknya. Sementara entah sejak kapan Changmin meninggalkan makanannya dan sekarang tengah berkejar-kejaran dengan Mir, Cheondoong, dan Kyuhyun. Jungmi masih setia duduk disamping Rain.

“Aish~ anak-anak itu tidak bisa diam apa?!” keluh Eeteuk frustasi karena sekarang Changmin dan Kyuhyun tengah bergulat ria ditengah para tamu. -___________-

“Umma, Kyuhyun dan Changmin kan memang seperti itu.” kata Jaejoong.

“Aku bingung dengan kelakuan mereka. Kyuhyun itukan penerus kerajaan selanjutnya dan Changmin akan jadi penasehatnya karena seperti yang kita ketahui Changmin itu sangat pintar. Tapi kalau mereka begitu terus apa jadinya kerajaan kita nantinya.” Keluh Eeteuk lagi.

“Apa tidak apa-apa Changmin dijadikan penasehat? Ia tidak mau menjadi raja?” tanya Yunho.

“Changmin justru menolak. Ia bilang ia tidak mau jadi seperti appanya. Ia ingin terus seperti sekarang.” Eeteuk menggeleng lesu saat ingat kejadian beberapa minggu yang lalu dimana Changmin menolak mentah-mentah saat ditawari untuk menjadi raja.

“Biarlah. Changmin kan memang cuek.” Kata Kangin menenangkan istrinya.

“Oh iya, bagaimana dengan Moonbin dan Jiyool? Apa mereka juga sering bertengkar seperti Kyu dan Changmin?” tanya Eeteuk penasaran.

“Moonbin kadang mengganggu Jiyool yang sedang bermain. Tapi karena Moonbin laki-laki jadi dia jarang bermain dengan Jiyool.” Jawab Jaejoong sambil membersihkan mulut Jiyool yang belepotan makanan.

“Untunglah kalau begitu.” Kata Eeteuk lega.

Sementara itu terlihat Moonbin yang mengayun-ayunkan sendok sehingga makanannya terlempar kesegala arah. Jiyool terlihat tertawa kecil saat makanan yang terlempar mendarat di wajah Donghae yang akan menyuapkan sesendok sup. Moonbin bertepuk tangan bahagia saat melihatnya. Sementara YunJae menatap horror kearah Donghae.

“Binnie, jangan lakukan itu jagi.” Jaejoong mengambil sendok yang dipegang Moonbin.

Jiyool kemudian menarik rambut Jaejoong yang terurai.

“Aish~ Jiyool-ah, jangan tarik rambut umma.” Jaejoong melepaskan tangan Jiyool dari rambutnya.

Jungmi yang melihatnya hanya diam. Ia bingung dengan keadaan disini. Rain yang menyadarinya tersenyum.

“Mimie main sama oppa saja ne, bagaimana?” tanya Rain lembut.

Jungmi mengangguk dan segera meninggalkan menja mencari oppadeulnya.

“Kalian ini nakal sekali eoh!” geram Donghae.

Moonbin dan Jiyool terkekeh dan bertepuk tangan ceria. Sementara YunJae mesem-mesem ga jelas. Eunhyuk yang duduk disamping Donghae membantu membersihkan wajah suaminya itu. Jaejoong akhirnya memutuskan untuk memberikan Moonbin dan Jiyool mainan dan yang terjadi selanjutnya adalah Moonbin melemparkan mainannya ke muka Kangin.

Semua yang ada disana cengo sesaat. Jaejoong menatap horror appanya. Entah kenapa malam ini kedua anaknya menjadi evil seperti kedua adiknya. Setelah melewati saat-saat yang menegangkan akhirnya.

“YA~! Kenapa kalian seperti Kyuhyun dan Changmin” bentak Kangin membuat sikembar menangis ketakutan.

Merasa nama mereka disebut, Kyuhyun dan Changmin menoleh dan melihat appa mereka tengah ngamuk.

“Ya, Changmin-ah. Rakun gila ngamuk.” Kata Kyuhyun tanpa menatap Changmin.

“Kasihan sekali Moonbin harus menerima amukan rakun gila itu.” kata Changmin prihatin. *ini anak durhaka dua-duanya -___-*

Kyuhyun menganggu setuju. Tanpa KyuMin sadari, Jungmi yang tengah berdiri disamping Changmin mulai terisak. Changmin yang mendengar isakan Jungmi menolehkan kepalanya.

“Eh? Jungmi-ah wae?” tanya Changmin.

“Ahjussi menakutkan.” Jawab Jungmi dengan suaranya yang bergetar.

Changmin cengo.

“Gwenchana. Rakun gila itu tidak akan memarahi Jungmi.” Changmin salah tingkah karena biasanya dia yang dibujuk untuk tidak menangis tapi sekarang ia harus membujuk seseorang yang menangis.

“Jinja?” tanya Jungmi.

“Ne. Rakun itu marah pada Moonbin.” Jawab Changmin sambil menunjuk Moonbin yang ngamuk di pangkuan Yunho.

Jungmi mengusap kedua matanya dan melihat Moonbin dan Jiyool yang menangis kompak membuat YunJae kelabakan. Changmin menatap wajah Jungmi yang tengah kebingungan dengan keadaan meja utama.

“Kenapa kau bingung?” tanya Changmin.

Jungmi menoleh. “Dirumah tidak seperti ini.” Jawab Jungmi polos. “Dirumah rebut seperti itu kalau kami sedang bermain.” Lanjut Jungmi.

“Bermain?” tanya Changmin bingung.

Jungmi mengangguk.

“Saat dimeja makan kami tidak boleh bermain-main. Nanti papa marah. Kami bermain-main saat sedang berkumpul di ruang keluarga.” Jawab Jungmi lalu menatap Changmin.

“Kau bermain di ruang keluarga?” tanya Changmin heran.

“Ne. Kami semua berkumpul dan bermain disana.” Jawab Jungmi sambil memainkan pita digaunnya.

“Kau mau bermain tidak?” ajak Changmin.

Jungmi memiringkan kepalanya.

“Bolehkah?” tanya Jungmi.

“Tentu saja. Ayo kita main dengan yang lain.”

Changmin menarik Jungmi menuju Kyuhyun dan kakak-kakaknya Jungmi yang tengah bermain.

Sementara itu YunJae, KangTeuk, dan EunHae tengah berusaha menenangkan si kembar. Tak jauh dari meja mereka terlihat Yoosu tengah menikmati kegiatan yang berlangsung dihadapan mereka.

“Chunnie, anak kita nanti tidak seperti itu kan?” tanya Junsu.

“Semoga saja tidak. Umma bilang dulu waktu kecil aku anak yang baik.” Jawab Yoochun.

“Benarkah umma?” tanya Junsu pada Heechul umma Yoochun.

“Begitulah. Yoochunie tidak terlalu cengeng dan nakal. Hanya saja sejak kecil dia sudah menjadi Casanova.” Jawab Heechul.

“Mwo?”

“Tidak usah terkejut seperti itu Suie. Kau tahukan tidak ada yang bisa menolak pesonaku.” Kata Yoochun penuh percaya diri.

PLETAK

“AWWW, kenapa memukulku suie?” tanya Yoochun memegangi kepalanya.

Junsu menggembungkan pipinya.

“Suie, jangan marah ne.” bujuk Yoochun.

Junsu membuang mukanya dan tak menghiraukan Yoochun. Yoochun terus membujuk Junsu, SiChul hanya melihat mereka dan menggeleng-gelengkan kepala.

“Dasar anak muda.” Gumam SiChul.

Ya, keadaan malam itu sangat amat ramai. Mulai dari Moonbin dan Jiyool yang tak mau berhenti menangis setelah di bentak oleh Raja Rakun *ikut2an KyuMin*, Yoochun yang membujuk Junsu yang sedang marah, hingga Changmin dan Kyuhyun yang sedang bermain bersama Cheondoong, Mir, dan Joon

Saat kekacauan pesta berakhir tawa orang-orang meledak saat Changmin harus jatuh tersungkur karena kakinya dijegal oleh Kyuhyun dan Joon melakukan hal yang sama pada Mir. Sementara Jungmi hanya bisa tertegun melihat permainan para remaja laki-laki itu. Poor Jungmi, jadi anak cewe satu-satunya disitu. . Pesta ulang tahun putra kembar kerajaan Super Shin Ki menjadi malam yang indah bagi semua orang. Mungkin.

~The End~

Nyahahahaha…. Akhir yg gaje… *dilempar kejurang*

Maafkan author,, author mulai konslet kalo bikin ending =_________=

Dan akhirnya cerita geje ini berakhir dengan kegejean pula… o.0

Meskipun begitu,, author tidak akan berhenti berkarya

Tunggu author di ff yang lain ne^^

Haha… *ngilang diketek Changmin*

2 thoughts on “THE KINGDOM Epilogue

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s