MWO???!! – Part 8

Author                       : Whindalee

Cast                            : All Member Super Junior

Support Cast            :

–   Kim Nana (OC)

–    Park Hye Jae (OC)

Genre                        : Brothership, Family, Comedy, Tragedy, & Friendship.

Length                       : Continue

Rating                        : PG-13

 

Sebelumya…

 

“Apa tadi eomma? Bagaimana kabar appa dan eomma? Kenapa hyung tidak memberikan ponselmu tadi saat bicara dengan eomma? Aku juga ingin bicara dengan eomma hyung!”, tanyaku bertubi-tubi.

“Ne, Chullie. Eomma dan appa baik-baik saja! Tadi mereka juga menanyakan keadaanmu dan Kyuhyun. Oh y eomma juga bilang mungkin mereka di Jepang akan sedikit lebih lama dari perkiraan! Karena urusan appa belum selesai disana dan appa membutuhkan eomma saat ini!”, jelas Leeteuk hyung padaku.

“Ne.. Gwenchanna! Yang penting mereka baik-baik saja!”, ucapku pelan sedikit kecewa.

Kamipun melanjutkan perjalanan menuju rumah, saat dimobil aku bergumam sendiri.

“Hari ini benar-benar melelahkan! Heechul hyung, kau tunggu pembalasanku dirumah nanti!” ucapku sangat pelan sambil tersenyum evil.

 

Kyuhyun (Heechul) Pov

 

“KYA!! Hari ini aku benar-benar dipermalukan oleh Kyuhyun…”, omelku sendiri di kamar.

Selanjutnya…

Flashback

 

Sebenarnya aku malas mengantar proposal milik Kyuhyun ke tempat kuliahnya, aku juga bingung harus kemana dan Kibum Songsaenim itu yang mana.

“Mian.. Boleh kutanya dimana ruang dekan dan dimana aku bisa menemui Kibum Songsaenim?”, tanyaku pada yeoja yang kebetulan lewat.

“Mwo? Ah.. Itu yang namanya Kibum Songsaenim!”, tunjuk yeoja berambut panjang yang hitam lekat ke laki-laki yang kelihatannya sudah berumur.

“Owh.. Ne, gomawo!”, ujarku sambil sedikit membungkuk. Saat aku ingin menghampiri orang yang dimaksud, tidak sengaja aku mendengar pembicaraan yeoja tadi.

“Bukankah dia Kyuhyun? Dia anak emas Kibum Songsaenim kan? Kenapa dia masih bertanya pada kita! Bahkan dia percaya saja saat kubilang laki-laki itu Kibum Songsaenim!”, ujar yeoja itu yang tidak menyadari kalau aku mendengar perkataannya.

“Aish, dasar yeoja menyebalkan!”, umpatku kesal.

“Lalu yang mana Kibum Songsaenim dan dimana dia sekarang?”, pikirku sendiri.

Sebelum melanjutan pencarian akupun berniat ke kamar mandi dulu. Saat dikamar mandi akupun bergumam sendiri..

“Ah… harus kemana lagi aku mencari Kibum Songsaenim? Coba saja Kyuhyun punya fotonya, pasti akan lebih mudah mencarinya!”, ocehku sendiri karena kupikir tidak ada orang lain disini. Namun, perkiraanku salah, tiba-tiba ada seorang namja yang umurnya menurutku terlihat lebih dewasa dari dongsaengku Kyuhyun keluar dari salah satu bilik kamar mandi.

“Apa kau mencari Kibum Songsaenim?”, tanyanya dengan wajah datar.

“Ne, apa kau tahu dia dimana?”, tanyaku penuh harapan semoga saja dia tahu dimana Kibum Songsaenim berada.

“Kajja, ikuti aku!”, perintahnya padaku.

Lalu akupun mengikutinya, kami naik kelantai dua melewati lorong kelas yang cukup panjang, dan kami memasuki ruangan yang terletak paling ujung dari lorong tersebut.

Saat didalam ruangan kulihat para dekan sedang sibuk dengan pekerjaannya, tanpa basa-basi akupun bertanya

“Mian, aku ada urusan dengan Kibum Songsaenim! Adakah diantara kalian yang bernama Kibum Songsaenim?”

“Aku, Kibum!”, jawab seorang namja yang telah mengantarku keruangan ini. Aku terkejut saat dia mengaku bahwa dirinya adalah Kibum.

“Mwo? Jadi kau Kibum Songsaenim?”, ujarku heran.

“Ne… Kyuhyun. Sepertinya kecelakaan yang kau alami cukup serius, karena Leeteuk-ssi sendiri yang mengabariku kalau kau kecelakaan dua hari yang lalu. Mianhae, aku tidak bisa menjengukmu saat di rumah sakit!”, jawabnya sambil memegang kepalaku yang masih dililit perban. Aku sedikit meringis menahan sakit.

“Ne.. Sepertinya begitu songsaenim. Mianhae!”,ucapku menahan malu.

“Gwenchanna, mana proposal yang kau akan berikan padaku pagi ini?”, tanyanya langsung dengan menyodorkan tangannya meminta proposal yang dari tadi kubawa.

“Ah, ini songsaenim! Mian, sepertinya aku tidak bisa lama-lama songsaenim, aku harus kembali ke rumah sakit untuk mengganti ini!”, ujarku berbohong sambil menunjuk kepalaku, karena aku takut jika berlama-lama dia akan bertanya macam-macam padaku.

Diapun hanya mengangguk tanda mengerti dan seketika itu pula aku berlari secepat mungkin sambil menahan malu yang dari tadi kutahan.

Flashback End

 

“Kenapa aku tidak kepikiran kalau namja itu Kibum Songsaenim? Kupikir yang namanya Kibum itu sudah tua! Aish… Tadi benar-benar memalukan!”, gumamku sendiri dengan kesal.

Tiba-tiba pintu kamarku terbuka, kulihat sosokku sendiri mendekatiku yang daritadi duduk dipinggir tempat tidur.

“Hyung, ottokhe? Kau sudah memberikan proposal itu ke Kibum Songsaenim kan?”, tanya Kyuhyun khawatir.

“…….”, Aku hanya diam.

“Hyung!”, panggilnya merenggek.

“Aish… Ne, tadi sudah kuantar langsung padanya dan membuatku malu tahu? Puas kau!!”, jawabku dengan kesal.

“Mwo? Malu? Memangnya apa yang terjadi, hyung?”, tanyanya lagi dengan wajah penasaran.

“Aku tidak mau menceritakannya padamu! Arra?”, jawabku setengah membentak.

“Arraseo… Hyung, kita belajar matematikanya sekarang saja ya?! Karena kupikir tidak ada waktu lagi!”, ujarnya padaku yang membuatku terkejut setengah mati.

“Mwo? Ani… Ani… Aku lelah hari ini!”, tolakku langsung.

“Aku juga lelah hari ini, hyung! Baiklah kalau hyung tidak mau maka aku akan menghubungi Nonna Hye Jae dan memberitahukan padanya kalau hyung menyukainya! Ottokhe?”, ujarnya mengancam.

Saat Kyuhyun mengatakan itu aku tidak bisa berkata-kata lagi. Mau tidak mau akupun mengikuti perintahnya.

Selama Kyuhyun menjelaskan pelajaran matematika, aku merasa kepalaku akan meledak. Sesekali aku bergumam sendiri sambil mengerjakan soal-soal yang diberikan Kyuhyun.

“Aaaaaahhhh…. Aku menyerah Kyuhyun!”, ucapku dalam hati. Kyuhyun yang seakan bisa membaca pikiranku diapun berkata,

“Fighting, hyung! Pelajaran ini masih panjang! Jadi jangan menyerah ya!”, ucapnya sambil mengenggam kedua tangannya memberiku semangat.

“Ah.. Ne.. Akan kucoba terus, Kyu!”, jawabku secara paksa yang sebenarnya sudah tidak sanggup memasukan rumus-rumus matematika ini ke dalam kepalaku.

“Baguslah kalau begitu!”, jawab Kyuhyun sambil tersenyum evil karena senang melihat penderitaanku.

 

Satu bulan kemudian

 

Author Pov

Sudah satu bulan Kyuhyun dan Heechul saling tertukar tubuh. Mereka juga mulai khawatir kalau-kalau mereka tidak bisa kembali ketubuh masing-masing. Tapi Kyuhyun dan Heechul tetap menjalani kehidupan dan aktivitas sebagaimana mestinya.

Kyuhyun (Heechul) yang telah berhasil melewati ujian matematika Kyuhyun diminggu-minggu sebelumnya dengan nilai B+, walau tidak sebagus nilai Kyuhyun yang aslinya. Rutin keperusahaan appanya untuk memantau Park Hye Jae dari kejauhan karena dia selalu menghawatirkan Hye Jae dan sepulang kuliah selalu menyempatkan dirinya ke café keluarganya untuk kerja sambilan.

Heechul (Kyuhyun) yang mulai terbiasa dengan pekerjaannya sekarang, karena setiap saat Hye Jae selalu membimbingnya dalam mengambil keputusan maupun memberikan nasehat pada Heechul (Kyuhyun).

 

Diruang keluarga..

Semua sedang berkumpul diruang keluarga, salah satu dari mereka ada yang memberikan ide cemerlang.

“Hyung, bagaimana kalau besok kita berlibur ke pantai Haeundae? Bukankah sudah lama kita tidak berlibur hyung? Jebal hyung!”, ujar Ryewook pada Leeteuk sambil menarik-narik lengannya.

“Ne, sepertinya itu ide yang bagus hyung!”, sambung Siwon.

“Iya hyung! Kan sudah lama kita tidak berlibur.. Apalagi sejak appa dan eomma ke Jepang bulan kemarin!”, kata Donghae seraya membela Ryewook dan Siwon.

Leeteuk pun terlihat sedang berpikir dan akhirnya memutuskan,

“Arraseo… Besok kita akan ke pantai Haeundae!”, jawab Leeteuk.

Seketika ruang keluarga menjadi ramai karena keputusan Leeteuk.

“Jinjja hyung? Gomawo..”, sahut Ryewook dengan wajah berseri-seri.

“Ne, cheonmaneyo saeng!”, jawab Leeteuk.

Kemudian mereka masuk ke kamar masing-masing untuk mempersiapkan apa yang akan di bawa untuk berlibur ke pantai besok.

“HYA..! Hae! Kau kemanakan celana santaiku? Apa kau menyembunyikan barangku lagi?”, teriak Eunhyuk dari kamarnya.

“Mian hyung, kemarin aku pakai celana itu! Hyung cari celana lain saja…”, jawab Donghae di ruang tamu tanpa merasa bersalah.

“Aish.. Kau ini seenaknya saja pakai celana orang!”, umpat Eunhyuk kesal dengan suara yang naik jadi 10 oktaf.

“Mian… ”, sahut Donghae sambil tertawa. ^^

“Hyung, mana IPodku?”, teriak Heechul (Kyuhyun) dikamar Leeteuk.

“Ini ada padaku! Bukankah aku sudah bilang aku pinjam IPod mu, hyung!”, ujar Kyuhyun (Heechul) di ruang keluarga.

“Mwo? Bukankah itu memang IPod mu, Kyu? Kenapa harus pinjam ke Chullie?”, tanya Leeteuk heran.

“Owh.. Aku kalah taruhan dengannya hyung. Jadi IPod ini sudah bukan milikku!”, jawab Kyuhyun (Heechul) bohong.

“Ah…”, ujar Leeteuk sambil menganggukkan kepalanya.

 

Keesokan paginya..

 

Leeteuk Pov

“Kya… Kita kesiangan! Kajja, bangun semua! Bukankah kita akan berlibur?”, teriakku di depan kamar dengan sengaja untuk membangunkan mereka semua.

“Ish, hyung! Kita kan mau berlibur, bukan menghadiri rapat kan? Kesianganpun tidak jadi masalah, hyung!”, sahut Kangin yang keluar dari kamarnya sambil mengusap-usap matanya yang terlihat masih mengantuk.

“Berangkat lebih pagi akan menyenangkan, Kangin-ah!”, jawabku.

“Kajja… Bangun semua! Yang terlambat akan hyung tinggal!”, teriakku lagi.

Seketika mereka berhamburan keluar kamar dan sampai akhirnya berebut untuk masuk kamar mandi.

“Ya… Aku duluan!”, ejek Yesung pada yang lainnya.

“Hyung, kita mandi bersama-sama saja..”, pinta Donghae memelas.

“Andwe…!”, jawab Yesung singkat sambil menutup pintu kamar mandi.

“Ish….”, umpat Donghae kesal.

 

Setelah kami siap, kami pun segera berangkat menuju pantai Haeundae. Aku satu mobil dengan Yesung yang mengendarainya, bersama Kyuhyun, Donghae, Eunhyuk, dan Sungmin. Sisanya ikut dimobil Siwon. Selama perjalanan kami tertidur, kecuali Yesung yang serius membawa mobilnya dan pandangannya itu tidak lepas dari jalan.

Tak terasa 4 jam waktu perjalanan telah kami lalui dan akhirnya sampai di pantai yang kami tuju.

“Hyyyyyaaaaaaaa…. Appa.. Eomma! Disini indah sekali!”, teriak Eunhyuk yang langsung berlari dari mobil Yesung.

“Iya, disini memang indah..!”, batinku.

Pasir pantai yang putih, desiran ombak yang bergulung, angin pantai yang sejuk, dan pohon-pohon yang berjejer rapi membuat kami kagum dengan pemandangan disini.

“Hyung! Disini ada lapangan volly. Kajja, kita main disini.”, teriak Kyuhyun yang membuat kami semua mengalihkan mata kearahnya.

“Ne…!”, sahutku sambil berlari kearahnya dan yang lainnya pun mengikutiku.

“Kita main volly ya, hyung?!”, ajak Kyuhyun lagi.

“Ne, kau, Siwon, Eunhyuk, dan Donghae. Kalian satu regu denganku! Yang lain tak apakan dengan Shindong?”, tanyaku pada mereka.

“Gwenchanna, hyung!”, jawab mereka serempak.

“Lalu siapa yang akan jadi wasit?”, ujar Sungmin.

“Ah.. Aku saja yang jadi wasit karena aku tidak mau bermain volly.”, sahut Heechul langsung menawarkan dirinya.

“Arraseo..!”, jawabku.

“Kajja, kita mulai sekarang!”, ucapku sambil menservice bola ke daerah lawan. Heechul yang menjadi wasit berdiri di bawah pohon kelapa yang cukup tinggi.

Saat permainan tengah berlangsung, bola yang Donghae service ke daerah lawan, langsung diterima oleh Shindong dengan pukulan yang cukup kuat hingga bola itu mengenai pohon kelapa, yang akhirnya buah itu jatuh dan akan mengenai Heechul.

Namun, aku jadi lebuh terkejut lagi saat Kyuhyun berlari kearahnya berusaha menolong Heechul dengan berteriak,

“KYUHYUN…..”. Aku jadi bingung kenapa Kyuhyun memanggil namanya sendiri? Kulihat Kyuhyun mendorong tubuh Heechul agar terhindar dari buah kelapa yang akan menimpanya. Tapi naas, kulihat kepala mereka berdua terbentur ke pohon yang ada didekat mereka saat ini.

“CHULLIE… KYUHYUN…!!”, teriakku menghampiri mereka dengan berlari, yang lainnya juga tidak kalah panik saat melihat kejadian itu.

 

 

 

 

Tbc

Please comment & like

Gomawo.. ^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s