MWO???!! – Part 5

Author                       : Whindalee

Cast                            : All Member Super Junior

Support Cast            :

–   Kim Nana (OC)

–    Park Hye Jae (OC)

Genre                        : Brothership, Family, Comedy, Tragedy, & Friendship.

Length                       : Continue

Rating                        : PG-13

 

Sebelumnya…

 

Kulihat wajah Ryewook berubah menjadi kecewa, mungkin karena takut menyinggung perasaan Ryewook, Kyuhyunpun langsung berkata,

“Aku tidak makan ini bukan karena rasanya tidak enak Wookie-ah! Tapi karena aku memang sedang tidak berselera untuk makan! Mian… Wookie!”

“Ne, gwenchanna hyung!”, jawab Ryewook sambil tersenyum.

Aku merasa Kyuhyun semakin pintar berakting menjadi diriku dan kuyakin ideku pasti akan berjalan mulus kalau dia seperti ini. “Kenapa dia tidak jadi actor saja?!!”, batinku sambil tersenyum bahagia.

Setelah selesai makanpun aku segera memberi aba-aba pada Kyuhyun untuk mengikutiku kearah luar rumah. Diapun mengerti maksudku dan mengikutiku, yang lain tidak memperhatikan kami karena mereka sibuk merapikan ruangan makan.

Selanjutnya…

 

Author Pov

Mereka berdua kini ada diteras rumah. Heechul (Kyuhyun) pun membuka pembicaraan.

“Wae hyung? Apa kau ingin menyalahkanku lagi karena kejadian tadi?”

“Aniyo… Aniyo… Aku hanya ingin minta tolong padamu!”

“Mwo? Apa itu hyung? Tapi tunggu sebentar, aku jadi ingat saat kau memasukan sayuran kemulutku itu, hyung! Apa tidak menjijikan?”, tanyanya pada Kyuhyun (Heechul) dengan pandangan jijik.

“YA!!! Yang kumasukan ke mulut ini masih makanan, Kyu! Kenapa aku harus merasa jijik? Kau saja yang tidak suka sayuran dan perpikir seperti itu!”, ucapnya sambil menunjuk kearah mulutnya.

“Ne… Arraso! Lalu apa yang bisa kubantu, hyung?”, Tanya Heechul (Kyuhyun) dengan wajah penasaran.

“Hem… Sebenarnya ini masalah Hye Jae, sekretarisku, Kyuhyun! Aku mau kau menjaganya selama aku tidak ada didekatnya! Tapi kupastikan sepulang aku dari tempat kuliahmu aku akan keperusahaan appa untuk melihat keadaannya!”, jelasnya panjang lebar dan bingung.

Ucapan Kyuhyun (Heechul) semakin membuat Heechul (Kyuhyun) penasaran dengan tingkahnya itu.

“Ishhh.. Bukankah tadi hyung sudah mengatakannya padaku saat dikamar?”, Tanya Heechul (Kyuhyun) heran.

“Ne… Tapi ada lagi!”, jawabnya dengan senyum mematikan.

“Mwo? Ada lagi hyung?! Banyak sekali yang kau mau hyung!”

“Hey..! Kau harus bertanggung jawab dengan hal ini! Kau masih ingat Kim Nana meninggalkanku karena siapa? Dan sekarang aku mau kau mendapatkan penggantinya untukku! Saat ini aku merasa Hye Jae lah yang cocok untukku, Kyu!”, jelas Kyuhyun (Heechul) panjang lebar.

Seketika senyuman muncul di wajah Heechul (Kyuhyun) seperti telah mendapatkan jackpot yang besar.

“Ah… Ternyata dugaan kutadi benar, hyung! Kau menyimpan perasaan pada Nonaa Hye Jae ya!? Arraseo.. Aku akan melakukannya untuk menebus kesalahanku yang dulu!”, ucap Heechul (Kyuhyun) sambil tersenyum evil.

“Ne.. Gomawo Kyuhyun!”, senyumpun merekah diwajah Kyuhyun (Heechul).

“Tidak bisakah kau memanggilku dongsaeng, hyung?  Sudah lama aku tidak mendengar kata itu dari mulutmu, hyung!”, katanya penuh harapan.

“Mian…. Aku belum bisa! Mungkin jika Hye Jae sudah menjadi yeoja chingu ku nanti!”, sahutnya cuek. Wajah Heechul (Kyuhyun) berubah menjadi kecewa karena ucapan Kyuhyun (Heechul) tadi.

“Kajja, sebaiknya kita masuk! Disini mulai dingin!”, ucap Kyuhyun (Heechul) sambil menggidikan badannya yang mulai merasa dingin menuju ke dalam rumah diikuti Heechul (Kyuhyun) dibelakangnya.

 

Keesokan harinya… ^^

 

Kyuhyun Pov

“YAAA!!!! Aku kesiangan! Aku bisa terlambat ini!”, teriakku mengagetkan Leeteuk hyung yang tadi masih tertidur.

“Aish…!!! Chullie! Kau berisik sekali! Memangnya kau mau kemana pagi-pagi begini?”, Tanya Leeteuk hyung padaku sambil mengusap-usap matanya.

“Aku harus ketempat kuliah hyung! Ada proposal yang harus kuserahkan pada Kibum songsaenim!”, jawabku tanpa berpikir panjang.

“Mwo? Tempat kuliah? Maksudmu apa sich, Chullie??”, tanyanya padaku sambil melongo. Aku sadar kalau tadi aku sudah salah bicara, buru-buru ku langsung mengelak.

“Aish.. Maksudku kemarin Kyuhyun minta tolong padaku untuk mengingatkannya menyerahkan proposal penting untuk Kibum songsaenim!”

“ Owh…..!!”, ucap Leeteuk hyung merebahkan tubuhnya kembali di kasur.

“Huh! Hampir saja aku membuatnya curiga lagi!”, gumamku pelan.

 

Lalu aku berlari keluar kamar menuju kamar yang Heechul hyung tempati saat ini. Kulihat jam sudah menunjukan pukul 07.30 a.m. Padahal minggu kemarin aku sudah berjanji pada Kibum songsaenim untuk menyerahkan proposal itu jam 08.30 a.m.

“Aish… Habislah aku!”, ucapku dalam hati.

Tiba didepan pintu kamarnya, akupun langsung mengetuk pintu agak kencang.

“KYU…. KYUHYUN…. IRONA!!!”, kataku agak panik.

Pintupun terbuka tapi bukan Heechul hyung yang membukanya, melainkan Sungmin hyung.

“Kenapa pagi-pagi sekali hyung? Kyuhyun masih tidur!”, katanya dengan wajah yang masih mengantuk.

“Hehehe.. Mian! Aku ada urusan dengannya!!”, ucapku langsung masuk kekamar tanpa meminta izin masuk pada Sungmin hyung.

“KYU…. IRONA!!!!”, teriakku dikuping Heechul hyung.

Diapun terlonjak kaget mendengar suaraku dan berteriak dengan mata yang tertutup,

“KYAAAA!!! APA-APAN KAU? AKU MASIH INGIN TIDUR!!”. Akupun membekap mulutnya dengan tanganku.

“Hyung, sekarang giliranmu menolongku!”, ucapku sangat pelan sambil tersenyum evil padanya. Mata Heechul hyung seketika terbuka ketika aku mengatakan itu.

“Bantu aku mengantarkan proposal penting ini ke Kibum songsaenim! Jebal hyung!”, ucapku yang masih pelan takut terdengar Sungmin hyung.

“Arraseo… Hanya mengantarnya sajakan? Ne.. Nanti kuantar!”, jawabnya sambil kembali tidur.

“Ya…!! Tidak bisa! Harus sekarang!”, teriakku. Sungmin hyung hanya bisa menatap kami dengan wajah bingungnya di depan pintu kamar.

“Aish.. Kau ini! Ne, aku akan pergi sekarang juga! Kenapa kau tidak bilang dari kemarin sich?!!”, ucap Heechul hyung malas dengan mata yang masih tertutup sambil menuju keluar kamar seperti mengigau.

“Ah.. Aku lupa memberitahumu, hyung!”, jawabku sambil menariknya kembali kedalam dan mendorongnya kekamar mandi.

“Chullie hyung, kau panggil Kyuhyun apa tadi?”, tanya Sungmin hyung heran karena tadi aku mengucapkan kata hyung.

“Aniyo.. Memang apa yang kuucapkan tadi?”, jawabku mengelak.

“Ani, hyung! Mungkin aku salah dengar! Mianhae!”, ucap Sungmin hyung sambil mengaruk-garuk kepalanya.

“Ne.. Gwenchanna!”, jawabku langsung.

Akupun mengambil handuk dan melemparnya kearah Heechul hyung. Tapi handuk itu mengenai wajahnya yang masih mengantuk.

“KYYYYAAAA!!!! Apa kau mau kubunuh?”, teriaknya menggelegar membuatku dan Sungmin hyung terkejut.

“Mian…….. Cepatlah mandi setelah itu kita berangkat!”, sambungku sambil berlari keluar kamar karena takut Heechul hyung mengejarku.

Setelah kami berdua rapi, akupun menyerahkan proposal ini pada Heechul hyung.

“Ingat hyung, serahkan proposal ini langsung ke tangan Kibum songsaenim di ruang dekan!”, jelasku.

“Tapi aku tidak tahu yang namanya Kibum itu yang mana!”, tanyanya bingung.

“Kau kan bisa tanya, hyung!”, jawabku asal.

“Iishh…!!!”, dengus Heechul hyung kesal.

 

Setelah sarapan selesai, aku berniat untuk segera keperusahaan appa. Tapi aku baru ingat kalau aku tidak bisa mengendarai mobil. “ Ottokhe? Apa aku harus menggunakan taksi? Tapi mereka bisa curiga kalau aku keperusahaan appa menggunakan taksi!”, batinku.

“Hah! Aku pergi bersama Leeteuk hyung saja!”, ucapku senang.

Akupun mencari Leeteuk hyung yang ternyata ada dikamarnya sedang memakai dasi.

“Hyung, aku ikut denganmu ya keperusahaan appa?!”. Leeteuk hyung menatap kuheran dan menaikan alis matanya sebelah.

“Bukankah kau punya mobil sendiri, Chullie-ah! Tumben sekali kau mau ikut denganku!”, tanyanya.

“Ne… Tapi aku sedang malas mengendarai mobil sendiri, hyung! Kau lihat, kepalaku ini masih terluka! Kau mau aku kenapa-kenapa saat bawa mobil sendiri?”, jelasku sambil tersenyum dalam hati.

“Arraseo… Arraseo… Ne, kajja kita berangkat sekarang!!”, ajak Leeteuk hyung yang berjalan keluar rumah menghampiri mobilnya.

Saat kuhendak naik mobil Leeteuk hyung, tiba-tiba Heechul hyung menarikku dan membisikkan sesuatu.

“Ingat perjanjian kita semalam dan selamat bersenang-senang diperusahaan appa!”, ucapnya pelan sambil tersenyum penuh arti.

Lalu akupun masuk ke mobil Leeteuk hyung, mendengar ucapan Heechul hyung tadi jadi membuatku gugup karena aku tidak tahu harus melakukan apa disana.

“Chullie, sepertinya hubunganmu dengan Kyuhyun lebih baik sekarang!”, tanya Leeteuk hyung membuyarkan lamunanku.

“Owh… Ne, hyung!”, jawabku dengan senyum yang dipaksakan. Selama perjalanan menuju perusahaan appa kami hanya diam, karena aku tidak mau salah bicara disaat seperti ini.

Saat tiba diperusahaan appa dan baru saja aku akan melangkahkan kakiku kedalam gedung bersama Leeteuk hyung, seorang yeoja cantik menghampiriku dan berkata,

“Heechul-ssi, kenapa baru datang jam segini? Apa kau lupa kita ada rapat dewan direksi pagi ini?”

“Mwo? Rapat??! Tunggu sebentar aku ingin menghubungi seseorang dulu!”, jawabku sambil meninggalkan mereka.

“Jangan lama-lama, Heechul-ssi!!”, ucapnya.

“Ne….”

Kuambil ponselku yang ada disaku celana dan mencoba menghubungi Heechul hyung.

“Yeoboseyo… Hyung! Kenapa kau tidak bilang kalau ada rapat pagi ini? Aish, apa yang harus aku lakukan, hyung?”, tanyaku panik saat telepon ku sudah diangkat Heechul hyung.

“Kau bisakan bertanya pada yang lain? Memangnya hanya kau saja yang bisa melakukan hal seperti tadi?”, jawab Heechul hyung diseberang sana. Lalu…

Tut… Tut… Tut…

Heechul hyung memutuskan pembicaraan secara sepihak.

“Ish.. Seenaknya saja dia menutup telepon! Akukan belum selesai bicara!”, gumamku sendiri sambil memajukan bibirku.

Akupun kembali masuk keperusahaan, disana Nonaa Hye Jae dan Leeteuk hyung ternyata masih menungguku di tempat yang sama.

“Kajja.. Heechul-ssi! Kau tidak maukan para dewan direksi menunggu kita?”, ucap Leeteuk hyung dengan merangkulku.

“Ah.. Ne, hyung!”, jawabku pasrah.

“Kali ini aku pasti mati!!!”, ucapku dalam hati, karena aku tidak tahu apa yang akan dibicarakan saat rapat akan berlangsung. Keringat dinginpun sekarang sudah membasahi tubuhku, aku tahu pasti sekarang wajahku pucat. Tapi kami tetap berjalan menuju ruang rapat diikuti Sekretaris Park Hye Jae.

 

 

 

 

 

Tbc…

Please comment & like

Gomawo.. ^^

One thought on “MWO???!! – Part 5

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s