Chokyulate Milk (Dream, Love, and Spirit) – Part 1

Title       : CHOKYULATE MILK (Dream,Love and Spirit)

Author  : Ryanna Shawol

Genre    : Romance,Friendship

Cast       :  1.Cho Kyuhyun as Kyuhyun

2.Manami Oku AKB48 as Manami Oku (Nam)

3.Sulli f(x) as Anzu Hinano (Anzu)

4.James Reid as Satou Kenta (Kenta/Ken)

5.Nabilah JKT48 as Yamada Miiyu (Miiyu)

6.Jonghyun SHINee as Eru

7.Lee Taemin as Tappei

8.Kim Heechul as Ichigo

9.And other..find it by your self J

FF sampah ini asli buatan saya sendiri.Hasil perenungan 7 hari 7 malam di gunung Kidul.Sebenarnya sih ini potongan dari sebagian cerbung saya.Setengah fiksi,setengah nyata.Kalau ada typo mohon dimaklumi yah pemirsa.Masih pemula.Disini bahasanya campur.Sedikit Jepang dan bagian Kyuppa sedikit korea.Oh iya,kalau ada kesamaan judul,alur,tokoh,atau apapun itu merupakan ketidaksengajaan.Happy reading ! RCL ya pemirsaaa J

 

13131313131313131313131313

Part 1/?

*Hujan sore tadi dan Milk Tea*

Ketika kita terbangun dari tidur,ada dua pilihan.Pertama,tetap bangun dan bergegas untuk mewujudkan mimpi.Kedua,meneruskan tidur dan terus bermimpi.Semua keputusan ada ditanganmu sendiri.

Horikoshi Gakuen(High School),Tokyo-August 16, 2009

“Eh,Sato Sensei bilang kelas kita bakal kedatengan siswa baru ! Katanya sih anaknya ganteng..”

“Hontou?Wah..jadi penasaran nih sama orangnya..”

“Iya,kalau bener-bener ganteng kan lumayan buat cuci mata di kelas.Anak kelas kita mana ada sih yang ganteng.”

“Hahaha..kalau aku sih buat nambah koleksi..”

Aku bergidik mendengar obrolan teman-teman perempuan di kelasku.Mereka terus saja membicarakan itu.Memang apa sih kelebihan lelaki itu?Khh..Cuma tampan saja kan?Cih..perempuan jaman sekarang..

Aku menoleh ke samping.Temanku,Anzu yang tengah memperhatikan murid-murid baru di SMA kami lewat jendela kelas.Aku dan Anzu tengah menilai ketampanan mereka.Beberapa anak diantara mereka ada yang artis,tapi menurutku biasa saja.Oh ya,batas nilainya dari 1 sampai 10.

“Sembilan..”

“Emang ada yang sembilan?Paling tinggi 7 Anzu-chan..gak ada yang sembilan..”Timpalku.

“Ada itu..yang lagi jalan sama Sato sensei…eh?Kok sama Sato Sensei sih?”Anzu bertanya padaku tanpa melepas padangannya pada lelaki itu.“Entahlah..”Jawabku cuek.

*Kriiiiiiiiiiiiing………..

“Yah segala Bel.Padahal penilaiannya belum selesai.Cowok kakkooi tadi siapa ya?”

“Anzu-Chan,udahan deh ngomongin cowoknya.Sato sensei udah masuk tuh.”Kataku setengah beteriak pada Anzu.Dia membalas ucapanku dengan cengar cengir kuda khasnya.

“Ohayou class !”

“Ohayou,sensei..”

“Baiklah.Hari ini,seperti yang sudah sensei beritahu,kita kedatangan murid baru.Cho Kyuhyun-dono,silahkan masuk,dan perkenalkan dirimu.”

*Kyuhyun POV

Namaku,Cho Kyuhyun.Lahir di keluarga yang kebanyakan dalam sinetron-banyak harta dan kurang kasih sayang.Orang tuaku bercerai dan aku sangat terpuruk dengan hal itu.Aku tinggal bersama Appaku.Appa memang memberikan semua yang terbaik untukku.Baju-baju terbaik,sepatu terbaik,dan semua barang yang diberikan Appa padaku ,each price of the things are expensive.Tapi,aku bahkan tak pernah menggunakannya.Aku lebih memilih menggunakan semua barang yang dulu Eomma belikan untukku.Andai saja aku tinggal dengan Eomma,kurasa..aku tak akan menjadi nappeun seperti sekarang.

Appa memindahkanku kesebuah sekolah elite di Jepang,dan aku tak perduli apapun itu namanya.Yang jelas,aku lebih suka disekolah lamaku.Saat aku bisa bersama Yeojachinguku,Yamada Miiyu.Ia satu-satunya orang yang paling memahamiku.Aku memang berasal dari korea,tapi bisnis Appa di jepang  membuat aku harus bersekolah disini.Tak sepenuhnya aku bersedih pindah kesini.Walau jauh dari Eomma,tapi setidaknya,Tokyolah yang mempertemukanku dengan Miiyu.

Tapi,ya..sekarang aku bersekolah di sekolah ini.Membuatku benar-benar merasa kehilangan lagi sosok yang benar-benar ku sayang.Terakhir kalinya bertemu Miiyu..Aku memberikannya sebuah pembatas buku.Nomornya sekarang tak dapat kuhubungi,entah ia menggantinya atau berniat menghindariku.Biarlah,satu yang kuharap.Miiyu masih menyimpan pembatas buku itu dan menyimpan perasaannya untukku.

Aku berhenti membayangkan Miiyu.Kembali melihat keadaan kelas baruku ini.Memang sangat luas,tapi kurasa mereka semua hanyalah orang-orang kaya yang sombong.Tanpa memperkenalkan diri ,aku berjalan menuju bangku yang kosong diurutan paling belakang.

Nam POV

Suasana kelas mendadak sepi.Aku menoleh kedepan,melihat wajah  lelaki itu.Ini yang dibilang tampan?Cih..biasa saja tuh.Aku kembali menghadap ke tembok tak acuh,lalu menghadap kedepan lagi.Waktu ak menghadap kedepan,lelaki itu sudah tak ada.Eh,boro-boro memperkenalkan diri,memberi salam saja tidak.Senyumpun tidak.Ya tuhan,lelaki macam apa ini?Lelaki yang bernama Cho Kyuhyun itu malah melenggang santai menuju bangku kosong di belakangku.

“Hm..baiklah,buka buku sainsmu halaman 56.”

“Nam-chan,itu cowok nilai9 yang tadi kubilang..”Bisik Anzu.Matanya mengerling ke arah lelaki itu.

“Minus 4,Anzu-chan..soalnya tingkah lakunya gak sopan.”

“Tapi..wajahnya 9 kok.”

“Yaa…9 nya only at his outside.Kok Sato Sensei  gak marahin dia sih?”

“Entahlah..”Jawab Anzu,sambil mengikuti gayaku.That’s make me feel wrath.Aku mencubit pipinya.

“Nam-chan..aish!Jangan cubit-cubit kenapa?Sakit tau..”

Yang dicubit marah,sedangkan yang nyubit ini Cuma bisa cengengesan.

“Hehehehe…”

>Skip

*Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing..

“Okay,class…pelajarannya cukup sampai disini saja.Ada pertanyaan?”

Sekelas hening.

“Yasudah sampai disini saja,ya.Sensei akhiri pelajaran kali ini.Good day,class..”

“Good day too,sensei..”

Aku menguap selebar lebarnya.Tadi pelajaran biologi,2 jam.Hoaahhhm..benar-benar membosankan.

“Nam-chan..mau ke kantin?”

“Nanti,deh,Anzu-Chan..aku butuh isitirahat sebentar.Nanti aku menyusul.

“Oke deh.Aku dulua ya..daaah..”

Setelah melambaikan tangan pada Anzu dan memastikan kelas ini sepi,aku menuju bagian belakang kelas yang lantainya luas dan bersi,lalu rebah di laintai.Dingin..

Hei,

Tunggu,

Ada yang mendengkur.Siapa?

Aku bangun dari posisi tidurku,beridi lalu menyapu pandangan keseluruh kelas.

Cho Kyuhyun.Ya ,lelaki itu.Aku menghampirinya dan duduk di sebelahnya.Aku ikut menidurkan kepalaku di meja,menghadap kearahnya.Kurasa ia menyadari kalau aku memperhatikannya.

Kyuhyun POV

Ah pelajaran apa tadi..sungguh membosankan.Sama seperti pelajaran lain di sekolah ku yang dulu.Lebih baik aku tidur,seperti sekarang ini.Memimpikan hal –hal indah seperti pergi ke pantai ditemani Onna yang cantik-cantik.

Kurasa ada yang memperhatikanku,siapa?Pelan-pelan aku membuka mataku,mengerjap-ngerjapkan mataku dengan posisi tetap menidurkan kepalaku ke arah yang sama.Dan saat mataku terbuka,kulihat evil smirk dari seorang Yeoja.Heh..Yeoja?

“OMOOOO…………..”

Aku berteriak kaget lalu bangkit dari posisiku.Yeoja itu mendekatkan wajahnya ke wajahku.Yeoja ini.. Cham yebbeoyo.

“Heh cowok gak tahu sopan santun!Bisa nggak tidur tanpa mendengkur?Berisik tau!”

Yeoja itu berteriak di wajahku.Aiish..yak! Beraninya ! Kutarik ucapanku tadi,Yeoja ini sama sekali tidak cantik.

“KAU ! Mau apa berteriak tepat didepan wajahku?!Bukankah kau yang tak ahu sopan santun?!”

Yeoja itu diam setelah kubentak.Lalu menunduk.Apa ia menangis?Ternyata dugaanku salah,Ia memberiku salam selama datang.

*Plak

“Omae !Awas saja ya!”

Yeoja itu berjalan keluar kelas seiring rasa sakit menjalar dibagian pipiku.Sambtan selamat datang paling,Jahat?Entahlah..daripada mengurusi itu lebih baik aku tidur lagi saja.Hoaahhm..”

Nam POV

Sial.Ano hito… beraninya membentakku seperti itu.

Aku berjalan menuju kantin,lalu setelah sampai aku asal duduk,memesan susu cokelat dingin kesukaanku.Tiba tiba saja ada yang menepuk bahuku.Aku menoleh.

“Kenta-kun?Ada apa?”

“Hm..gak ada apa-apa.Genki desu ka?Dari jauh,aku melihatmu.Murung sekali,kenapa?”

“Aku baik-baik saja,Kenta-kun.Mm..hanya ada sedikit…masalah..”

“Mau bercerita?”

“Hm..nanti saja,sepulang sekolah setelah perasaanku jauh lebih baik.Sekalian,aku mau ke toko buku.Mau mengantarku,kenta-kun?”

“Dengan senang hati,Nam-chan..”

“Arigatou , Kenta-Kun..”

“Dou itashimashite J Aku ke perpustakaan dulu ya,Nam-chan..mata kome ni kakarimasu ..

“Ja nee..“

Pesananku datang.Susu cokelat dingin,kesukaanku!Aku meneguknya sampai habis setengah.Ah…segarnya.Dinginnya susu ini membuatku sedikit tenang.

“Katanya sih..Cho Kyuhyun itu anak nakal.Dia suka keluyuran sampai tengah malam,minum minuman keras,merokok,tapi wajahnya tampan.Aku tetap menjadi fansnya !”

“Sama,wajahnya itu persis malaikat.Kakkooi…”

Cih,lagi-lagi anak perempuan disebelahku membicarakan lelaki itu.Tak ada topik lain?

Aku membawa susu cokelatku dan bergegas ke kelas.Daripada kupingku terbakar karena obrolan yang “Panas” ini.

Kyuhyun POV

Ternyata bosan juga dikelas terus.Lebih baik aku keluar kelas dan mencari udara segar.

Aku berjalan sampai tak sadar sudah sampai di kantin sekolah ini.Luas juga.Aku menyapu pandangan ke seluruh sudut kantin ini.Dari tadi dikelas sampai disini,banyak sekali yang memandangiku.Beberapa memberikan senyum padaku.Aku,tetap saja pada pendirianku,cuek.

Sampai sekarang aku masih kepikiran Yeoja itu.Yak…memang sih,cantik.Tapi..ah,kenapa harus aku membayangkannya lagi sih.It’s not important.

*Buk

Aw,omooo…

Kyuhyun , Baka ! Babo ! Kenapa Cuma gara-gara mikirin yeoja itu harus sampai nabrak begini sih.Mana orang yang kutabrak ini membawa minuman yang sialnya-tumpah-ke seragam-ku !Benar-benar hari yang sial.

“Hey,bocah baka ! Kalau jalan hati-hati , hahahaha…matamu ditaruh dimana,hah?”

Sial,yeoja itu..

Aku mengendus bau minuman yang dibawanya.Baunya..

Omo..susu cokelat!Aku benar-benar benci ini.

“Lagi-lagi kau,cih..sampai bosan aku melihatmu.Kau lihat?Bajuku sekarang kotor karena susu cokelatmu itu!Dan,Omae !Lihat saja nanti,akan kubalas perbuatanmu.”

Yeoja itu benar-benar membuat hariku ini penuh kesialan.Bajuku kotor dan aku tidak membawa jaket atau apapun yang bisa kupakai.Dengan muka miris dan baju yang berbau susu cokelat yang-sudah-jelas-tidak-kusuka-ini ,aku berjalan kembali ke arah kelas.Yeoja yang tak kuketahui namanya itu,malah senyum-senyum sendiri.Senang sekali melihat aku menderita.

*At class XI.2

*still kyuhyun POV

Aku meratapi kembali nasib sialku.Susu cokelat dan gadis itu.Grrr..

Tiba-tiba saja ada jaket melayang di kepalaku.Jaket itu berwarna hitam dan berhoodie.

“Anggap saja aku membayar hutangku.”

Aku menoleh dan mendapati Yeoja yang membuat hariku sial itu.Aku mengamati wajahnya perlahan.Mirip Miiyu..tapi kelakuannya jelas berbeda dengan Yeojachinguku itu.

“Hutang apa?Rasanya kau tak pernah berhutang denganku..”

“……”

“Hei,jawab!Itu sebuah pertanyaan,bukan pernyataan..”

“Tadi..aku merasa bersalah.Susu cokelatku tumpah di seragammu.Gomenasai..”

Ternyata,yeoja ini gak seburuk yang kubayangkan.Ia memang manis.Mungkin Tuhan mengirimkannya padaku sebagai pengganti Miiyu di sekolah ini.Aku sedikit tersenyum.Ia mendongakkan kepalanya,lalu ikut tersenyum juga.

Nam POV

Ia tersenyum.Benar kata Anzu,ia memang Kakkooi.Tapi aku tetap mengecapnya Lelaki yang tak tahu sopan santun.Lelaki itu-Cho Kyuhyun,tiba-tiba saja membuka seragamnya .. Aku menutupi mataku dan berteriak sambil lari keluar kelas.

“SUKEBEEEEEEEEEEEEEE……………..”

Kyuhyun POV

Lucu sekali yeoja itu.Menganggapku namja yadong.Hahaha…aku kan mau mengganti bajuku.Setelah bajuku terlepas,aku memakai jaket yang tadi diberikan yeoja itu.Bau jaketnya harum.Tapi kenapa Yeoja itu tiba-tiba baik ya?Bukankah tadi pagi ia menamparku dan membentakku.Ah,Yeoja memang susah ditebak.

>Skip

*Kriiiiing………….

Akhirnya,bel pulang.Aku menggendong tasku dan berjalan keluar kelas,tanpa bersalaman dengan seosangnim disini.Memangnya ore(Aku-Jepang kasar) pikirin.

Appa sebenarnya menyuruh supir untuk menjemputku,agar sepulang sekolah aku tak keluyuran lagi.Tapi diam-diam aku pulang,menutupi kepalaku dengan hoodie dan berjalan keluar pintu gerbang sekolah.Aku  berjalan menuju studio langgananku, tempat yang sudah kujadikan rumah ke2.Disana nyaman,ada tempat tidur dan semua fasilitas yang lengkap,seperti rumah kecilku.Jarak studio itu tak jauh dari sini,aku hanya harus berjalan lebih cepat.

>Sesampainya di studio

“Hey,Kyuhyun ! Kau kembali,haha…mau rokok?”

“Thanks,Bro..you know what I want..”

“Bagaimana sekolah barumu itu?Menarik?Apa banyak Onna(wanita) yang sexy disana?”

“Yaa…mungkin,aku tak tahu.Kalau kau mau tahu,sekolah saja disana.”

“Aish..Boy,kau ini.Sekolah dan berkutat dengan buku-buku itu ? Blaah..”

“Hahaha..sekolah tak seperti yang kau bayangkan,Ichigo..”

Itu Ichigo,teman se-Bandku.Ya,aku punya Band.Band yang tak pernah terkenal.Memang tak ada niatan untuk menjadi artis,kami membentuk Band karena mempunyai kesamaan dalam banyak Hal.Aku-Ichigo-Tappei-Eru.Kami sama-sama suka berpetualang,suka musik  dan suka keluyuran.Ichigo (Keyboardis)tipikal orang yang menarik,flamboyan.Eru(Bassis),tipe namja yang paling bisa meluluhkan hati Yeoja.Dan Tappei(Drummer),ia berbeda dari yang lain.Ia tak bisa berbicara,bisu.Tapi , hatinya putih.Dia tak pernah mau merokok walaupun kami menyuruh.Dan sekarang kami tak pernah memaksanya merokok atau meminum shochu lagi.

Aku menghisap pelan rokokku,dan menghembuskan asapnya.Ah..lega ..Rasanya semua masalahku ikut melayang bersama asap rokok itu.

“Kyuhyun,ambil gitarmu.Mainkan lagu yang setidaknya membuatku sedikit senang..”Ucap Eru,bassis Band tanpa nama kami.

“Yaa..kau putus lagi dengan kekasihmu itu,Eru?”Kataku menggodanya,memang biasanya hanya hal itu yang membuatnya bersedih.Oh ya,asalkan kalian tahu.Walaupun kami anak nakal,kami ini Namja yang setia dengan satu Yeoja.

“Yaa..Yakko yang memutuskanku.Dia bilang aku selingkuh.Selingkuhpun tak ada niat,apalagi melakukannya..”

Aku cekikikan pelan,lalu membuang rokokku dan menginjaknya—lalu mengambil gitar dari dalam studio.Aku duduk disebelah Eru,Ichigo disamping Eru dan disamping Ichigo Tappei.

Aku mulai memetik gitarku,memecah keheningan Tokyo sore itu.

 

            ありがとう 気にしてない しょげるのは 慣れている
arigatou kinishitenai shogerunowa nareteiru
親切な その笑顔が 何よりも 胸を打つ
chisetsuna sonoegaoga naniyorimo muneotsu
もう少し ほんの少し このままで 居たいけど
mousukoshi honnosukoshi konomamade itaikedo
終電の アナウンスが 僕たちを 引き離す
tsudenno anaunsuga bokutachio hikihanase
日々の忙しさに 失くしかけてた 想いをそっと
hibinokisogashisani dakushikaketeta omoiosotto
例えば 白い雪の欠片になり 遠い空から あなたを見守ろう
tatoeba shiroiyukinokakeraninari toisorakara anataomimamorou
決して溶けたりしないように 愛の数だけ 降りしきるから きっと
keshitetoketarishinaiyouni ainokasunake urishikirukara kitto

またいつか 偶然に 会えたなら いいのにね
mataitsuka guzenni aetanara iinonine
それまでは 風邪なんかも 引かないよう 元気でね
soremadewa kazenankamo hikanaiyou denkidene
新しい季節は めぐり来るけど 想いはずっと
atarashiikisetsuwa nugerikurukedo omoiwazutto
例えば 薄紅色の花になり 淡い香りで あなたを包もう
tatoeba rusubenihironohananinari aoikaonide anataotsuzumou
決して枯れたりしないように 愛の日差しで 咲きほこるから きっと
keshitekaretarishinaiyouni ainohizashide sekihokorukara kitto
世界中どこにいても 側に 感じる
sakaijuudokoniitemo sobani kanjiru
優しい その声を 忘れない
yasashii sonokoeo wasurenai

例えば 白い雪の欠片になり 遠い空から あなたを見守ろう
tatoeba shiroiyukinokakeraninari toisorakara anataomimamorou
決して溶けたりしないように 愛の数だけ 降りしきるから きっと
keshitetoketarishinaiyouni ainokasunake urishikirukara kitto
例えば 薄紅色の花になり 淡い香りで あなたを包もう
tatoeba rusubenihironohananinari aoikaonide anataotsuzumou
決して枯れたりしないように 愛の日差しで 咲きほこるから きっと
keshitekaretarishinaiyouni ainohizashide sekihokorukara kitto

(For Tomorrow-Lee Sungmin Super Junior)

                   Setelah lagu tadi selesai,teman-temanku bertepuk tangan.Tappei yang terlihat menikmati tak henti-hentinya memberikan wajah yang berseri-seri.Aku meletakkan gitar kembali didalam studio dan bermain catur dengan teman-temanku.

#Drrrtt..Drrttt…

Handphone ku bergetar,kurasa aku tahu siapa yang menelpon.

Tentu saja,Appa.

Aku sama sekali tak menghiraukannya.Kucabut baterai Handphoneku dan kembali bermain catur.Tiba-tiba saja hujan turun,memaksa kami untuk masuk kedalam studio,karena teras studio basah terguyur hujan.

Nam POV

Aku mengayuh sepedaku pelan,menanjaki bukit terakhir yang ada di sepanjang jalan ini.Oh ya,kau tahu?SMA tempatku bersekolah itu merupakan sekolah elite.Hanya orang ber-uang dan artis-artis kaya saja yang dapat masuk kesana.Tapi,aku beruntung.Aku mendapatkan beasiswa saat aku test masuk sekolah disana.Oh ya,walaupun aku berasal dari keluarga yang kurang mampu,siswa-siswi  disana tetap menerimaku dan berteman denganku tanpa membeda-bedakan.Mereka memang baik ^_^

Seusai membeli komik di toko buku bersama  Kenta,aku melanjutkan kegiatan sehari-hariku lagi.Dikeranjang sepedaku,tinggal 5 botol susu yang tadi kuambil dari rumah Paman Eguchi.Paman Eguchi mempunyai peternakan sapi dan usaha pembuatan susu dan yoghurt.Aku merupakan pegawainya.Sebenarnya paman Eguchi tidak mau mempekerjakanku karena aku masih SMA.Tapi aku memohon padanya agar aku diberi pekerjaan Agar aku bisa membantu  Okaa-san dan Otou-san.^_^ Dan akhirnya,paman Eguchi memberikanku pekerjaan ini.Sederhana,aku cukup mengantarkan 10 botol susu dan yoghurt setiap harinya.Upahnya juga lumayan,cukup untuk uang jajanku sehari-hari dan membeli keperluan dirumah.

*Saaaaaaaaaa…

Yah,Hujan..bagaimana ini.Padahal sudah dekat,apa aku berteduh dulu saja ya?

Aku menengok ke kanan dan ke kiri,sampai mataku tertuju pada sebuah bangunan yang tampak sepi.Aku memapah sepedaku menuju bangunan itu.Sepintas bangunan itu tampak seperti studio musik.

Sampainya di studio itu,aku berteduh diterasnya dan mencoba menghangatkan badan dengan menggosok tanganku.Hhh…dinginnya.Ah,jaketku tadi sudah kupinjamkan ke Kyuhyun.Sekarang,aku harus bertahan dengan seragamku yang tipis dan basah ini.Brr…samui..

Kyuhyun POV

Aku melongok ke luar jendela studio,masih hujan.Malah hujannya sangat deras.Dingin sekali,memang sebentar lagi di Tokyo akan musim dingin.Untungnya Tappei baik,membuatkan kami semua teh.Teh milik Eru,Ichigo dan Tappei itu milk tea.Punyaku bukan.Seperti yang kalian tahu,aku benci susu,apalagi susu cokelat.

Sambil meminum tehku,aku kembali melihat keadaan di luar lewat jendela.Ada seorang yeoja yang duduk meringkuk di kursi teras kami.EH,MWO?Yeoja?

“Eru..ada seorang Onna diluar,apa itu Yakko?”

“Bukan,yakko tidak pernah pakai seragam seperti itu.Bukannya itu seragam yang sama dengan sekolahmu?”

Aku kembali melihat ke jendela.Ne,benar.Seragam sekolahku.Aku keluar menghampiri gadis itu.Aku menunduk,dan memiringkan kepalaku untuk melihat siapa Onna itu.Ya Tuhan…yeoja di sekolah tadi !

Buru-buru aku melepas jaket yang sebenarnya jaketnya dan memakaikan jaket ini padanya.Aku membopongnya kedalam dan mendudukkannya didekat penghangat ruangan.

“Kyuhyun..itu temanmu atau pacarmu ?”Kata Eru menghampiriku.

“Bukan,bukan dua duanya.Tahu namanya saja tidak.”

“Ada baiknya kau memakai baju,Kyu..kau juga bisa kedinginan.Ichigo,ambilkan handuk.Tappei,buatkan lagi milk tea nya.”

“Ya..”

Aku mengambil bajuku yang memang sengaja kusimpan di studio ini.Dengan inisiatif sendiri,aku membawa kaosku yang ukurannya kecil dan jeans yang sudah tak muat kupakai.Nantinya,ini akan kuberikan pada yeoja itu agar dia mengganti baju dan tidak kedinginan.Aku mengambil handuk yang Ichigo bawa,mengusapkannya pelan pada rambut yeoja itu.Yeoja itu..tampaknya kedinginan seperti membeku.Matanya kosong,bibirnya bergetar.

“Onna..yang tak kuketahui namanya,ganti dulu bajumu..aku kasian,kau kelihatan sangat kedinginan.”

Nam POV

“Onna..yang tak kuketahui namanya,ganti dulu bajumu..aku kasian,kau kelihatan sangat kedinginan.”

Tubuhku benar-benar seperti membeku,otakku tak dapat mencerna dan merespon apa yang orang-orang disekitarku bicarakan.Aku hanya mendengar kata barusan yang suaranya mirip seperti suara Kyuhyun.

“Ini,minum dulu..kurasa kau akan lebih baik kalau meminum ini..”

Aku merasakan asap yang mengepul dari cangkir yang diberikan seorang lelaki—yang tak kukenal.Asapnya mengenai wajahku dan sangat hangat,aku mengambilnya lalu meminumnya.Mm..Milk tea,enak sekali..

Setelah keadaanku agak baikan,aku berdiri dan beranjak pergi dari sini.Aku sudah tidak mendengar suara hujan yang turun di luar.

“Arigatou atas bantuan kalian,Kyuhyun-San dan yang lain…”

Aku menundukan kepalaku,lalu bergegas menuju pintu ruangan ini,saat hendak keluar,ada yang menggenggam tanganku.

“Kau,duduklah dulu dan ganti bajumu dengan ini…jangan menyiksa tubuhmu,tak baik..apalagi kau seorang onna..kau pasti lemah,bisa jadi besok kau sakit..”

Benar katanya,dengan setengah hati (?) aku mengambil baju yang ia berikan .

“Kyuhyun-san,kamar mandinya dimana?”

Ia menunjuk sambil berkata,”Disana..”

“Arigatou..”

Aku mengganti bajuku dengan baju yang tadi Kyuhyun berikan.Entah baju siapa,yang jelas besok harus kukembalikan.Setelah selesai,aku meilipat bajuku yang basah dan keluar dari kamar mandi ini.

Kyuhyun POV

“Kyu..ternyata murid di sekolahmu cantik ya,beruntung sekali kau..”

“Heh?Kau tak tahu perangai lain dari onna itu.Dia…”

*cklek..

Onna yang tak kutahu namanya itu keluar dengan baju yang kuberikan.Rambutnya yang basah tergerai lurus.Wajahnya kembali segar.Memang benar kata Eru barusan,dia memang yebbeoyo.

Nam POV

“Ah..terimakasih Kyuhyun-san atas bantuanmu dan teman-temanmu.Sepertinya aku harus bergegas melanjutkan perjalananku.Sekali lagi,Arigatou..”

“Dou itashimashite,..tapi sebelum kau keluar,boleh aku bertanya siapa namamu?”

Salah seorang dari teman Kyuhyun bertanya padaku.Aku memandang kearah kyuhyun,ia malah bengong.

“Mmm..Manami Oku.Panggil saja Nam.Permisi,Tadaima.Ja nee..”

Aku bergegas mengambil tasku yang basah dan memasukkan baju basahku kedalamnya.Aku keluar dan kembali menggoes sepedaku mengantar botol-botol susu yang menunggu.

Aku menuju ke rumah Ahra Onee,salah satu pelanggan susu paman Eguchi.Dengan pandangan lurus kedepan,aku menggoes sepedaku.Sambil menikmati udara segar yang menyapu wajahku.Walau dingin menusuk sampai ketulang-tulang rusukku,aku tak menghiraukannya.

Sepanjang jalan,yang aku lihat hanyalah anak-anak yang sepertinya habis hujan-hujanan tadi.Aku suka Hujan.Karena,kalau aku menangis hujanlah yang menutupi kepedihanku.

Sampai di rumah AHra Onee yang bercat hijau,aku menekan tombol bel.

*Ting noong..

“Eguchi’s Farm Milk..”Teriakku.

Kyuhyun POV

Yeoja tadi sudah pulang.Untung saja Eru sempat menanyakan namanya.Namanya Nam.

“Onna itu mirip sekali seperti yang di foto ini,Kyu..”

Ichigo menunjukkan foto Miiyu yang ada ditangannya.

“Itu Miiyu,dan itu Nam.Jelas berbeda,Ichigo..”

>Skip

Author POV

Malam datang.Langit yang gelap datang menyapa.Senyap-senyap terdengar suara gitar yang dipetik,memecah keheningan malam itu.Tapi,suara gitar ini jelas berbeda.Bunyinya tak merdu,seperti orang yang baru pertama kali belajar memainkannya.

“Jreeeng…..jreeeng”

Ternyata asal suaranya dari sebuah kamar seorang perempuan.Paras wajahnya yang cantik,selalu menyiratkan semangat.Tekad untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang ditulisnya di memo kecil.Memo itu ia tempelkan pada gambar pohon di dinding kamarnya.Pohon Mimpi,begitu ia menamainya.

“Yeaahhh..akhirnya,aku sudah hapal kunci dasar…”

“Anak otoo-san belum tidur ya?”

“Hehehe..iya,otoo-san.Aku gak akan pergi tidur sebelum bisa bermain gitar..”

“Jangan dipaksakan kalau kau mengantuk ya,Otoo-san tidur duluan.Jangan tidur malam-malam,oke?”

“Ya otoo-san..Oyasumi..”

“Ganbatte ne,anakku..”

“Ya,otou-san..selalu..”

Perempuan itu punya banyak mimpi yang ditempelkan pada pohon mimpinya.Beberapa sudah diceklis.Itu berarti sudah terwujud.Ada 3 pohon yang ada di lukisan dindingnya.

Pohon pertama bertuliskan : Dream.Isinya mimpinya yang belum terwujud dan sedang ia kejar.Seperti “Bisa bermain Gitar”,“Mendapat peringkat bagus disekolah”,dan masih banyak lagi.

Pohon kedua : Love.Isinya mimpi yang akan ia wujudkan demi orang yang ia sayang.Dan juga nama-nama orang yang ia sayangi dan permohonan untuk orang itu.Seperti “Mengajak Otoo-san dan Okaa-san berkeliling dunia”,“Anzu Hinano.Semoga kami terus bersahabat..”.

Dan pohon terakhir : Spirit.Isinya tentang kata-kata motivasi dan.Kata-kata motivasinya banyak,beberapa diantaranya dari tokoh penemu di dunia.

Oh ya,cita-citanya..”Komikus beken ,Dokter,dan Penyanyi”

Perempuan itu mengambil memonya,dan menuliskan hal baru yang akan ditempelnya di pohon-pohonnya.Ia menempelkan memo itu di pohon love.Isinya..

Cho Kyuhyun.Semoga ia berubah dan kelak tidak hanya sekedar menjadi teman yang baik.

Ya,perempuan itu..Manami Oku.Perempuan yang selalu ceria serta semangat dan tak mengenal keputus asaan.

Nam POV

Aku mulai belajar gitar sejak Anzu memperlihatkan sebuah foto padaku.Foto Sungha Jung-gitaris asal korea yang tentunya sudah master dalam bermain gitar.Tak sepertiku,masih abal-abal.Baru bisa kunci dasar.Itupun sudah kemajuan,kkkkkke~.Gitar yang kupakai ini dibelikan Otoo-san kemarin lusa.Waktu itu aku sedang mengobrol dengan Otoo-san kalau aku ingin sekali bisa bermain gitar.

Ternyata Otoo-san malah benar-benar membelikanku gitar.Walaupun gita second-an,tapi bunyinya sangat merdu di telinga.Otoo-san bilang,ia sangat senang waktu mendengar aku mauu bermain gitar.Dan otoo-san juga bilang begini,

“Nam..suatu saat,kalau sudah bisa bermain gitar,mainkan lagu favorit Otoo-san setiap hari.Jangan lupa,kau juga harus belajar memasak..masakan Otoo-san sup yang enak,ya..”

Sejak saat itu,aku serius belajar bermain gitar juga memasak sup.Waktu pertama membuat sup,sup ku benar-benar memalukan.Rasanya aneh,campurannya juga asal.Okaa-san memarahiku sambil menjewer telingaku.Kkkkkke~aku bukannya tidak bisa,tapi belum bisa..begitu kata Otoo-san sambil menyemangatiku.

Aku juga tak melupakan cita-citaku.Selain serius belajar bermain gitar..aku juga tetap membuat komik.Aku sama sekali tidak ikut sekolah komik.Selain tidak ada uang,aku juga lebih senang belajar sendiri.Lagian,pen menggambar yang kupunya hanya sedikit.Beberapa komik sudah selesai kubuat dan yang paling kusuka.. “Sahabat Langit”.Rencananya besok komik ini akan kutunjukan pada Anzu.

*Saaaaa…..

Yaak…hujan lagi.Malam ini sudah cukup dingin dengan guyuran hujan sore tadi.Ngomong-ngomong tentang hujan sore tadi..aku jadi ingat Kyuhyun.Sebenarnya,ia tak begitu menyebalkan juga.Hanya saja,ia tak sopan.Teman-teman Kyuhyun sangat baik.Mereka juga sopan.Terutama salah satu dari mereka yang terus tersenyum padaku.Aku tak tahu siapa namanya.Besok akan kutanyakan pada Kyuhyun—sekalian mengembalikan bajunya.

Kyuhyun POV

Yeoja itu,benar-benar membuatku kesal.Bagaimana tidak,sampai sekarang aku masih memikirkannya.Memang,ia tak seburuk yang kupikirkan pada awal bertemu.Saat pertama bertemu,yang kulihat ia hanyalah Yeoja tukang marah-marah yang sensitif.Tapi,yang kulihat sore tadi justru berbeda.Hanya ada Nam yang lemah dan lembut,layaknya yeoja yang lain.

Aku kembali rebahan di kasur lipat studio.Sudah malam,tapi aku sama sekali tak bisa tidur.Wajah Nam dan Miiyu berganti-gantian berputar di otakku.Membuatku semakin stress dan sama sekali kehilangan rasa mengantuk.

“Kyuhyun..gak pulang?”

“Nggak,Eru…malas.Yang ada kalau pulang aku malah dimarahin Otoo-san.”

“Terus,besok sekolah gimana?Baju seragammu kan ada dirumah..nanti kau menyesal,gak bisa ketemu Nam-san..”

“YAAAK!Eruu ! Berhenti mengejekku!”

Kami terlihat seperti anak kecil sekarang,saling memukul dengan guling sambil tertawa lebar.Ichigo melihat ke arah kami sambil meneguk shochunya.Tappei sudah tertidur pulas,mungkin ia lelah..

“Yaaak!Jangan bertingkah kekanakan kalian..kalau tak berhenti,jatah shochu kalian kuminum sekarang juga..hahaha”

Aku berhenti memukul Eru dengan guling tadi.Aku berjalan mendekati Ichigo dan ikut meneguk sochu bersamanya.Eru juga.Kami beramai-ramai meneguk shochu.

Kepalaku pusing rasanya—entah sudah berapa gelas shochu yang kuminum.Aku melihat jam,sudah jam 12 malam.Aku berjalan sempoyongan ke arah pintu.

“Eru,Ichigo..aku pulang dulu.Besok aku kembali lagi..ja nee”

*Braaaaak

Aku menutup pintu terlalu kencang.Tapi rasanya eru dan Ichigo tetap saja tak menghiraukan.Mereka sudah terlalu banyak minum shochu,sampai-sampai mabuk dan kehilangan kesadaran.

Author POV

Kyuhyun berjalan kaki menuju rumahnya.Jalannya masih sempoyongan,tapi tatapannya masih cukup jelas.Ia memasuki sebuah kawasan perumahan elite,lalu berjalan kesebuah rumah yang sangat besar.Bisa dibilang,rumah itu rumah paling mewah yang ada di kawasan perumahan itu.Kyuhyun memencet bel rumah berkali-kali sampai satpam rumahnya membukakan pagar.Kyuhyun masuk dan berjalan menuju pintu masuk ke rumahnya.Di depan pintu,rupanya Appanya tengah menunggunya,dengan perasaan cemas sekaligus marah.

“KYU!SAMPAI KAPAN KAU MAU JADI NAPPEUN SEPERTI INI HAH?KAU MAU MEMBUAT APPA MALU DENGAN SIKAPMU INI?”

Kyuhyun hanya diam sambil menundukan kepalanya.Ia malah mangap-mangap dam melet-melet,seakan meledek Appanya yang benar-benar marah itu.

“CIH ! KAU INI,SUDAH PULANG LARUT,MASIH  MINUM SHOCHU JUGA ,HAH?!SUDAH BERAPA KALI APPA INGATKAN?!KALAU TERUS-TERUSAN BEGINI,APPA TAK SEGAN-SEGAN MEMBUANGMU KE ORPANAGE SAJA!”

Masih seperti tadi,Kyuhyun tetap diam.Ia tak menghiraukan perkataan Appanya.Ia malah berjalan masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu dengan kencang,lalu merebahkan diri di kasurnya.Entah apa yang ia pikirkan.Beberapa menit kemudian,mata Kyuhyun mulai menutup dan ia tertidur pulas.

Kamar Kyuhyun bercat biru-warna kesukaannya dan Miiyu.Ia memajang banyak foto Miiyu di dinding kamarnya.Ia juga memajang foto keluarganya,saat masih lengkap.Appa-Eomma-Eonnie-dan Kyuhyun.Di foto itu,mereka tersenyum bahagia.Masih terpancar jelas wajah Appa dan Eomma nya yang penuh cinta.Mereka bahagia atas keluarga kecil yang dihasilkan atas pernikahan mereka.Tapi..kini semua berubah.Kyuhyun tak pernah menceritakan sebab perceraian orang tuanya—kecuali pada Tappei,Eru dan Ichigo.Bahkan kepada Miiyu pun ia tak pernah bercerita sedikitpun.Ia tak ingin nantinya dianggap anak lemah oleh Miiyu.

Malam itu,malam yang berbeda dalam pandangan Nam dan Kyuhyun.Nam sudah tertidur sambil memeluk gitar putihnya.Sedangkan Kyu,tertidur sambil memeluk bingkai foto keluarganya itu.Bulan dan Bintang-bintang malam itu menemani malam mereka.

Hati yang tulus mencinta,takkan lelah untuk bertahan,takkan menyerah tuh berjuang.Karena dia percaya,bahagia pasti ia temukan.

Nam POV

Ohayou ! Aahh…rasanyaaku cukup tidur tadi malam.Aku menaruh gitarku,lalu mengambil handuk dan mandi.Rumahku sangat sederhana.Hanya ada 2 kamar tidur yang sempit,dan ruangan luas yang menjadi tempat aku dan orang tuaku makan,berkumpul,dan juga memasak.Kamar mandi di rumahku terpisah,ada dibelakang.Aku harus berjalan melewati taman kecil dibelakang rumahku.

Aku bergegas mandi,membasuh lelahku semalam.Setelah selesai,aku berlari ke arah kamar hanya dengan berbalut handukku.Kkkkke~ini sudah menjadi kebiasaanku.Padahal Okaa-san sudah memarahiku berkali-kali.Aku tetap saja suka begini.Anak muda—semakin dilarang malah semakin berontak.Kkkke ~

Di kamar,aku mengambil seragam sekolahku hari ini.Baju putih dan rok kotak-kotak merah-hitam.Dasinya sewarna dengan rok.Lalu ada rompinya,rompinya juga sama.Sebagai pemanis,aku mengambil topi berwarna merahku.Maniskan aku?Kkkkke~

Yaaa..seperti orang kebanyakan.Sebelum berangkat,aku sarapan..lalu pamit pada orang tuaku.Aku mengambil sepedaku yang kuparkirkan di samping rumah.I’m ready for school today !

Kyuhyun POV

Hoaaahhhmmm……sudah jam berapa ini?Ah..masih jam setengah 7.Aku bangun pagi hari ini.Haha..

Sebenarnya aku malas untuk sekolah hari ini,tapi..entah mungkin ada setan yang merasukiku,aku jadi sedikit bersemangat untuk sekolah.Aku bergegas mandi,memakai seragam,sarapan,lalu berangkat ke sekolah.Berjalan kaki,seperti biasa.

Ahh..yak!Aku lupa mencuci jaket milik Nam.Besok sajalah aku mengembalikannya,sekarang aku minta dicucikan saja dulu pada Jung Ahjumma.Aku memeriksa isi tasku,sepertinya buku pelajaran hari ini sudah disiapkan Jung Ahjumma.

Setelah sarapanku habis,aku bergegas keluar rumah dan berjalan kaki menuju sekolahku.

Aku mungkin sudah gila.Sepanjang jalan,aku hanya memikirkan Nam,sambil tersenyum-senyum sendiri.Aih…cho Kyuhyun,kau benar-benar sudah gila.Aku meneruskan berjalan,masih saja memikirkan Nam.Sampai seseorang yang kukenal sedang menggoes sepedanya.Ia memakai seragam sekolah yang sama denganku.Ah,iya!Itu sepeda Nam,aku berlari menghampirinya dan mendorong sepedanya dari belakang.

Nam POV

Aih,kenapa laju sepedaku jadi cepat dan ringan begini.Aku mengerem sepedaku,dan bunyi benda jatuh.Eh,benda atau orang?Atau..hantu?

Beranikah aku menatap ke belakaang….

Ah,itu Lelaki yang jatuh.Eh?

Aku memarkirkan sepedaku,lalu berlari kecil ke arah lelaki itu.Ternyata Kyuhyun.Aih..salah sendiri mendorong sepedaku.

“Kyuhyun-san,kau baik-baik saja?”

Kyuhyun POV

“Yaaak!Begini yang baik-baik saja?!Kau lihaaat?Wajahku baru saja mencium aspal..daan seragamkuu…”

Aku berhenti mengoceh.Waktu kupandang wajah Nam,rasanya dunia tiba-tiba berubah.

Deg!

Aish…kyuhyun,kenapa kau jadi deg-degan begini?

Tapi..hari ini Nam terlihat sangat cantik.Wajahnya,mengingatkanku dengan Miiyu.Benar-benar mirip Miiyu.

“Hey,cowok Baka ! Kenapa malah bengong begitu,hah?!Beberapa menit lagi bel sekolah berbunyi !”

Yaaak!Yeoja ini,berubah menjadi nenek sihir lagi.

“Bisakah berhenti berteriak?!Kau mau merusak pendengaranku?!”

Aku bangun,lalu membersihkan seragamku yang kotor karena terjatuh tadi.Seragamku penuh pasir.

Entah,mungkin sekarang aku tambah gila.Aku menaiki sepeda Nam,

“Hey ! Cepat naik ! Kau mau terlambat,hah?!”

“Yak ! Cowok Baka ! Ini sepedaku,cepat turun ataaau..”

“Atau apaaa?Kau mau menggoes sepeda ini sendiri?Jarak sekolah masih jauh,jangan menolak pertolonga orang lain !”

Mungkin yeoja itu mau tak mau langsung duduk di boncengan sepedanya.Aku tersenyum,kali ini smirk evil.Entah aku sekarang merasa senang atau bagaimana.Aku langsung mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi.Hahaha,…aku suka saat-saat seperti ini,Nam langsung memeluk pinggangku agar tak jatuh.

“YAAK!CHO KYUHYUN BAKA!AWAS SAJA,MATI KAU SAMPAI DI SEKOLAH!”

Yeoja ini,benar benar menepati perkataannya yang mengatakan aku-akan-mati-sampai-disekolah.Sesampainya disekolah,bukannya berterimakasih,ia malah menendang kakiku.Tepat pada tulang keringku.Appo…sakit sekali.Belum berhenti sampai di situ penderitaanku.Ia memukuliku dengan tasnya.

“YAK ! BERHENTI !”

Aku dan Nam sama-sama berhenti saat itu juga,lalu diam berdiri mematung.Itu Sato seosangnim.

“Jangan bertengkar disini ! Lebih baik kalian masuk ke kelas sekarang.Sudah mau Bel !”

Nam disebelahku langsung membungkukan dirinya.Aku?

Aku malah menarik tangan Nam dan berlari ke arah kelas.Hampir seluruh murid di sekolah memperhatikan kami.

“YAAAAAAAA!CHO KYUHHYUUUUN-SAN ! KAUU MEMBUATKU MALU ! BAKA!”

Haha..aku senang membuatnya marah,….

>Skip,

Selama pelajaran ,aku sama sekali tak memperhatikan Sato seosangnim.Aku malah memperhatikan Nam yang duduk tepat didepanku.Aku melemparinya kertas-kertas bahkan penghapusku.Ia menaruh kertas di mejaku tanpa mengubah posisinya yang menghadap kedepan(Ngerti maksudku,kan?)Aku membuka gulungan kertas itu.Ada tulisannya..

Baka.Cowok Baka.

 

Aku membalas tulisannya,melempar gulungan kertas itu kemejanya.

Aku menulis => Nenek sihir.Kau persis nenek sihir.

Aku mendengarnya mendengus kesal,lalu menaruh kertas itu ke kolong mejanya.Aku sukses membuatnya marah lagi.Hahaha…

*Kriiiiiiiiiiiiiiing…..

Yeah,akhirnya .. bel

Saat hendak melangkahkan kakiku ke luar kelas,ada yang menyelengkat kakiku.Dan..aku jatuh.

“Cowok payah.Sudah Baka,payah pula.Cih,lemaah..”

Yak,yeoja ituu..

*Pluuuk

Hey,dia mulai lagi ! Ia melemparkan kantung plastik yang berisikan sesuatu ke kepalaku.Setelah itu,ia berjalan melangkahi kepalaku ke luar kelas,bersama temannya.

“YAAAK ! NENEK SIHIR TAK TAHU SOPAN SANTUN !”

Aku mengambil kantung plastik tadi.Isinya..baju yang kemarin sore kupinjamkan padanya.Aku mengambil baju itu lalu menghirup harumnya.Sangat harum.Ternyata nenek sihir itu niat juga mencuci bajuku.Tepat di sela-sela lipatan bajuku,ia menyelipkan surat.

Kyuhyun-san..terimakasih atas bantuanmu . Bajumu sudah kucuci,bilang terimakasih juga padaku ! Kkke~ngomong-ngomong,bilang terima kasih juga pada teman-temanmu,terutama satu anak yang tersenyum terus kepadaku.Milk tea kemarin enak sekali,siapa yang membuatnya?

Salam,

Manami Oku

Namja yang senyum terus padanya?Siapa?-_-Aku melipat kertas kecil itu dan menaruhnya di kantung seragamku.Aku berjalan ke arah kantin,berharap bertemu nenek sihir itu disana.

Sesampainya disana,aku mencari nenek sihir itu.Rupanya ia sedang duduk bersama temannya,aku menghampirinya dan menepuk bahunya.Mungkin ia kaget,sampai-sampai minumannya menyembur keluar dari mulutnya.

“Uhuuk…siapa sih berani-beraninya mengangetkanku,yaak!Ternyata kau lagi,cowok Baka..”

Aku memberikan smirk evilku,lalu duduk disebelahnya.

“Tappei..”

“Huh?Maksudmu?”

“Yaa..kau kan tanya siapa yang membuat milk tea itu,kan?Namanya Tappei..dan lelaki yang kau maksud,…mungkin Tappei juga..”

Ia tersenyum,manis sekali.

“Bilang padanya terima kasih,dan kapan-kapan..buatkan aku Milk Tea lagi..”

>Skip

Still Kyuhyun POV

Sepulang sekolah,seperti biasa..aku berjalan kaki menuju studio.Kali ini,langkah kakiku terasa berbeda.Aku lebih bersemangat.

“Tadaiimaaaaaaaaaaaaa…..”

“Yaa ampuun…jangan teriak Kyu ! Kau merusak permainan musik kami !”

“Haha…maaf,eru.Oh ya,Tappei..ada salam…”

Tappei mengerutkan keningnya,

“Dari Nam,onna yang kemarin datang kesini..katanya,terimakasih untuk Milk teanya”

Tappei mengangguk dan tersenyum.Aku menarik tangannya ke arah dapur.Tangan tappei masih menggenggam stick drum.Eru dan Ichigo menatapku aneh.Aku tak mengacuhkannya.

Di dapur,aku menghadap ke arah Tappei sambil menggenggam bahunya kuat.

“Tappei..bisakah kau mengajariku?”

Dia menaikan sebelah alisnya..Aku membisikkan keinginanku padanya.

Ia tersenyum,mengangguk,lalu mengarahkan jempolnya padaku.

Aku memberikan smirk evilku,rasanya jadi tak sabar…

TBC

Please don’t be silent rider.RCL please.Kritik pedas malah lebih dihargai dari pada diam.Kkkkk~

Saya,Ryanna..undur diri.Udah ditunggu Onew Oppa.Annyeong ^_^

2 thoughts on “Chokyulate Milk (Dream, Love, and Spirit) – Part 1

  1. Baru kali ini aku ngebaca ff perpaduan antara bahasa korea sm jepang kkkkk. Kereeen! ^^ can’t wait for the next part!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s