Every Day With SUJU – Part 1

Title : Every Day With SUJU? (part 1)

Tag  :  Super Junior, IU

Genre : Frienship (?) Gaje!

Rating : All Age?

Author : Rahmi SarangheSUJU

Anyong, semuanya…ini FF pertama yang saya kirim ke WFF dan sebelumnya sudah pernah saya kirim keSJFF2010. MIANHE readers, lagi-lagi FF gaje dan bagi yang mencari FF yang bermutu saya peringatkan bahwa FF saya ini benar-benar tak bermutu. Semua itu dikarenakan karena authornya gaje wehehe. Lihat saja, sebenarnya pengen bikin nama asli IU tapi gak tau siapa namanya dan tak berniat juga nanya ke om google, sebenarnya bingung mau tokoh yojanya siapa, yang terpikir saat itu cuma IU karena saya suka peran dia di Dream High. So Cekidot…

*******

‘Bilang saja kau rindu padanya Hyung…’teriak Kyuhyun sadis dari seberang dimana semua orang sudah berkumpul. Mereka semua kecuali Eunhyuk, Donghae dan Yesung, sudah berdiri rapi menatap langit luas dengan menumpukan tubuh mereka ke dinding pembatas lantai atas setinggi dada itu. Sungguh pemandangan yang indah, langit senja yang berwarna jingga menjadi latar di mana sepuluh namja tampan dan keren berdiri berdampingan menapilkan punggung-punggung mereka.

‘Hyung lihat itu indah ya…’ seru Wookie ke siwon yang sudah berdiri di sampingnya.

‘Whoa…aku jarang sekali melihat ini,’ balas gestur prince itu takjub.

‘Ya, aku memang merindukan gadis tawon itu, wae? Kenapa kalo aku merindukannya? Ada apa denganmu kalau aku sangat-sangat merindukannya? Huh?’ Eunhyuk terpancing dengan ucapan Kyuhyun, memang ia merindukan gadis itu kok, yang lain juga merasakan hal yang sama, pikir Eunhyuk.

‘Yaaah bagaimana kabar IU sekarang ya,’ ujar wookie yang tadinya masih sibuk memandangi langit indah tiba-tiba menundukkan kepalanya begitu ia mendengar nama IU di sebut-sebut. Ia memandang ke bawah di mana mobil-mobil yang berlalu lalang di jalanan terlihat kecil. ‘Aku juga merindukannya,’ tambah Wookie kelabu, yang lain mengangguk-angguk setuju, bahwa mereka juga merindukan gadis itu kecuali seseorang yang hanya memandangi sejumput awan jingga berarak di atas mereka. Rindu… dari sekian banyak orang di sini entah kenapa hanya dirinya yang menyetujui kata itu hanya di dalam hati saja.

 

*****

Flashback

Namanya IU, ia adalah putri dari teman ayah Hyung menejer yang artinya IU adalah adik Hyung menejer juga. Ya…Hyung menejer sudah menganggap IU adiknya sendiri. Oleh karena itu Hyung menejer ingin selalu dalam keadaaan mampu untuk membantu IU. Begitu IU mengatakan ingin melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi orang tuanya tidak bisa berbuat apa-apa karena kemiskinan yang membelit mereka dan Hyung menejerlah yang membantu. Tapi, IU tidak mau menerima bantuan itu secara cuma-cuma IU bilang ia ingin bekerja sambil kuliah agar ia bisa membiayai kuliahnya sendiri. Sekarang ia berkuliah di jurusan tata boga dengan uang hasil jerih payahnya sendiri, uang hyung menejer yang terpakai untuk biaya pendaftaran pun telah ia kembalikan. Hyung menejer hanya geleng-geleng kepala menanggapi kekeraskepalan IU. IU bilang bantuan Hyung yang mencarikan ia pekerjaan adalah sebuah kebaikan yang tak akan sanggup ia balas seumur hidupnya. IU selalu berkata disetiap kesempatan Hyung Menejer adalah malaikat tak bersayapnya. *Tunggu! ini sebenarnya kisah Hyung menejer atau super junior sih?* (readers garuk2 kepala bingung)

Ya…Jika teringat saat-saat itu, hari-hari pertama IU mulai bekerja bahkan hingga saat ini pun IU selalu merasa ia adalah gadis paling beruntung di dunia. Di situlah IU, pada hari paling bersejarah dalam hidupnya, di depan 13 belas namja-namja tampan yang pintar menyanyi, menari, ngelawak, ngemci dan lain sebagainya. IU ternganga matanya melotot, tas yang tadi berada dalam genggamannya terlepas tanpa ia sadari.

‘A…apakah mereka nyata?’ ujar IU terbata-bata tak percaya, air liurnya hampir saja menetes dari mulut yang menganga. IU merasa kakinya melemas tak mampu lagi menginjak bumi. ‘Apakah aku bermimpi?’ ujarnya lagi terduduk lemas dilantai.

Tiga belas pasang mata itu menatapnya geli. Seorang namja yang membukakan pintu ketika ia datang dan berdiri tidak jauh dari IU kembali menghampiri IU sambil tersenyum memamerkan lesung pipinya yang mungil. Dengan tenang Namja itu berjongkok meletakkan sebelah tangannya dibahu IU sambil berujar,’yaaa…IU-ah kau tidak apa?’ IU perlahan-lahan menatap Namja yang bernama Teuki itu dengan ekspresi seorang yang linglung.

Begitu IU menatap Teuki dan fokus pada wajah teuki kesadaran langsung menyergapnya.

‘Oh…aku tidak apa-apa. Anyonghaseo, IU-imnida. Mulai sekarang aku akan bekerja dengan giat.’

IU mendadak berubah seratus persen dari gadis linglung ke gadis enerjik dan ceria. Lalu, IU berkenalan dengan semua member SUJU. Itulah hari pertama IU memasuki dorm SUJU, IU sempat memarahi hyung menejer karena tidak memberitahunya bahwa tempat ia bekerja adalah dorm boyband favoritnya. IU adalah FLF. Alasan mengapa IU menyukai Super Junior dan menjadi ELF masih merupakan sebuah misteri bagi reader semuanya. (apaan sih? gak jelas!)

Lalu, hari-hari berikutnya adalah hari-hari dimana IU selalu bersyukur kepada Tuhan. Selalu ada hikmah di balik semua peristiwa. Ia yang dulu selalu bertanya kenapa ia dilahirkan untuk menjadi orang yang miskin dan tidak memiliki apa-apa, sekarang ia bisa menjawab pertanyaan itu dengan hati yang terasa sangat lapang,’karena aku miskin makanya aku bisa bertemu dengan Hyung-hyung SUJU setiap hari.’  Yaa, ‘Hyung’ IU lebih senang memamnggil mereka Hyung dari pada Oppa, lihat, betapa Istimewanya IU, ia  pun diizinkan untuk memanggil SUJU dengan sebutan apapun sesukanya. Aku lebih suka memanggil Hyung semua dengan panggilan Hyung, sesuka aku ketika mendengar para dongsaeng suju memanggil Hyung-hyung sujunya. Entah kenapa itu terasa indah didengar, kata IU di hari pertama mereka berkenalan. ‘Boleh Hyung?’ Iu menatap ke 13 pasang mata yang sedang menatapnya. ‘Yaa..IU-ah kau mesti berbahasa korea yang baik dan benar, tapi, terserah kau saja, berbahasa seperti apa kau sendiri yang berhak menentukan,’ Ujar leader Teukie bijaksana sambil terkekeh kecil.

IU mengerjakan semua pekerjaan dorm, mulai dari membersihkan semua ruangan lantai 12 dan lantai 11 dorm SUJU (maaf aku lupa lantainya betul gak sih pengetahuanku tentang segala macam soal SUJU masih segede kutu, uwaaaa *mewek dikolong meja sambil gigit ujung baju*), termasuk kamar mandi dan kamar hyungdeul SUJU, tahu kan laki-laki itu gimana, banyak yang tidak rapinya dari pada rapinya, pakaian-pakaian yang entah siapa meletakkan sembarang tempat tau-tau sudah di situ aja, buku-buku dan benda-benda lainnya yang tidak pada tempatnya, piring-piring kotor yang berserakan di ruang makan, pakaian-pakaian kotor di kamar mandi yang harus di antar ke laundri dan disusun kembali ke lemari, sepatu ke-13 anggota suju yang berserakan di depan pintu, sekaligus memasak makan siang dan makan malam untuk anggota SUJU yang akan berada di dorm jika jam makan siang dan makan malam datang, semuanya dilakukan IU tanpa mengeluh. IU sejauh ini senang-senang saja. IU mencintai pekerjaannya. Lagi-lagi karena? Yak betul! Suju! Tunggu! Biar kujelaskan dulu! Readers semua jangan pada mudah percaya dengan variety show dan reality show yang ada Super Juniornya, apa lagi variety, reality show  yang memperlihatkan kebersihan dan kerapian dorm suju, semuanya terjadi semata-mata hanyalah karena aku yang selalu membersihkan dan merapikannya, pikir IU yang entah ditujukan untuk siapa. Dengan jadwal Oppa-oppa SUJU yang padat, mereka mana mungkin sempat membersihkan dan merapikan segala macam kecuali beberapa member yang memang terkenal rapi dan bersih yang salah satunya seperti Eunhyuk hyung. Begitu-begitu, meskipun pernah dibilang si Eunhyuk hyung agak susah untuk mandi dan terkenal memiliki kaki yang bau, Eunhyuk hyung memiliki kamar yang selalu rapi dan bersih. Orang seperti apakah Eunhyuk hyung? pikir IU lagi sambil menatap langit-langit dengan tatapan nanar menerawang.

‘Huaaaa..hah hah,’ hampir saja IU tejungkang karena keterkejutan yang teramat sangat. Ya iyalah, orang yang baru saja IU pikirkan sedetik yang lalu dengan ekspresi menerawang pula, tiba-tiba dan tanpa aba-aba mendadak muncul begitu saja di depan wajahnya. Masih melekat di benak IU bagamana wajah Eunhyuk Hyung begitu dekat dengan wajahnya, sampai sampai teringat jelas dengan detil, lobang hidungnya, mata bulat yang dibelalakkan seolah-olah bola mata Eunhyuk Hyung hendak melompat keluar dan berpindah ke kerangka mata IU.

‘Ah Hyuuung…’IU merajuk masih memegangi dadanya. ‘Kau membuat aku kaget setengah mati.’ Eunhyuk malah tertawa ngakak.

 

TBC…

 

Kansamida sudah memberikan sedikit perhatian pd FF gaje ini…MIANHE sebelumya…seharusnya panggilan seorang cewek ke cowok yang lebih tua darinya kan Oppa ya? tapi di sini kubikin ‘hyung’, mianhe, sengaja! haha.

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s