The Person I Love [part 5/END]

Author                  : Viehyun♥

Genre                   : AU, Romance and friendship

Type                      : continue

Rating                   : 13

Cast                       : Kim Nayeong (oc) aka you, Cho Kyuhyun, Lee Sungmin

Other cast           : leeteuk, Lee Hyukjae (eunhyuk), Park Sinmi (oc), Seohyun (snsd)

cover credit        : the original photo doesn’t belong to me, but I edited it as needed

Disclaimer           : I only own the plot,  do not take it out without permission

SAY NO TO PLAGIAT, AND SAY NO TO BASHING

THIS STORY 100% MY IMAGINATION

Annyeong annyeong  yeorobun..akhirnya kita sampai di part terakhir. Yang udah nunggu ayo langsung aja baca.,. jangan tunggu lama-lama nanti author bawa pulang lg ffnya hehehe.

Kim Nayeong POV

“baiklah, apa kalian sudah siapa mendengar siapa pemenangnya!” ucap MC yang baru saja menaiki panggung dengan semangat.

“NE…!!!” jawab para penonton yang merupakan anggota audisi juga.

“oke nama pemenang angkan muncul dilayar besar ini, jadi bersiaplah dalam hitungan ketiga.” Pekik MC itu membakar suasana.

“oke  han (satu)………du (dua)….. s……sen(tiga)…!” teriak MC itu dan semua yang menonton.

Dilayar itu terlihat sedang mengocok berbagai nama dengan cepat.

“oke kita bilang STOP bersama-sama agar kita tahu pemenangnya!” suruh MC itu pada semua penontop.

“STOP…!!!” pekik semua penonton kompak.

“itu..bukankah itu nama…!” pekik Sinmi takjub.

“JEONGMALNYO!” teriakku ketika melihat nama yang terpampang di layar besar itu.

“chukaeyo!” ucap Sinmi sumeringah.

“ne, chukaeyo kyuhyun oppa.” Ujarku seraya melihat kyuhyun yang terpaku disampingku memandangi namanya yang terpampang dilayar besar itu takjub.

“selamat.” Ucap sungmin yang duduk disamping Sinmi.

“oke, Cho Kyuhyun-ssi, silahkan anda naik kepanggung.” Pinta MC itu diantara riuh penonton.

“ayo, naik !” pintaku padanya yang sekarang memandangku seperti menyesal telah memenangkan audisi ini lagi.

“nan, geunchana.” Jawabku ketika melihat pandangannya itu.

“arraso.” Ucapnya seraya tersenyum padaku dan beranjak dari duduknya menuju panggung.

Saat kyuhyun berjalan menuju panggung banyak sekali ucapan yang ia dapat disepanjang jalan. Ketika ia berdiri diatas panggung penonton semakin riuh.

“baik , untuk sonsengnim dipersilahkan menyerahkan beasiswa dan hadiahnya pada pemenang kita.” Ucap MC itu lagi mempersilahkan dekan kami menaiki panggung untuk memberikan hadiah pada kyuhyun.

“chukae oppa.” Gumamku ketika kyuhyun tersenyum menerima hadiah yang memang pantas ia dapatkan.

Author POV

Tampak jelas kyuhyun kerepotan melayani orang-orang yang ingin berfoto dengannya. Mungkin mereka tidak ingin melewatkan kesempatan emas untuk berfoto dengan calon bintang besar.

“em… kurasa sudah cukup dulu.” Pinta kyuhyun pada kerumunan orang yang berebut berfoto dengannya. Namja itu langsung lari kearah Nayeong setelah berhasil keluar dari kerumunan itu.

“wah, superstar kita sudah datang.” Ucap sungmin yang berdiri disamping Nayeong, sinmi, dan seohyun.

“kau ini bisa saja.” Ucap kyuhyun saat sudah berdiri disamping Nayeong.

“selamat oppa.” Ujar Naeyong saat kyuhyun menatapnya.

“mianhae.” Ucap kyuhyun tiba-tiba.

“yak, wae? Kenapa kau meminta maaf padaku?” ucap Nayeong sedikit kesal.

“maaf, sudah menghalangi mimpimu.” Jawab kyuhyun lesu.

“anniyo oppa, nan geunchana, kalau oppa tidak pergi ke Amerika baru aku akan kecewa, karena oppa juga sudah merusak mimpiku.” Ujar Nayeong menghibur kyuhyun namun itu benar-benar tulus dari hatinya.

“maksudmu?” tanya kyuhyun penasaran.

“hem…karena kesuksesan dan kebahagian oppa juga impianku.” Balas Nayeong sambil menunjukan senyum terbaiknya pada namjachingunya itu.

“gomawo.” Ucap kyuhyun tersentuh.

“wah, kita seperti tidak dianggap disini.” Canda Seohyun eonnie dan disambat tawa kami semuanya.

-0-

“apa yang kalian rencanakan?” tanya sungmin saat melihat Sinmi dan seohyun sedang berunding dengan serius.

“em..kami sedang merencanakan pesta perpisahan kita dengan kyuhyun, bukankah kyuhyun akan pergi keamerika minggu depan.” Jawab Sinmi pada Sungmin yang sudah ikut bergabung dengan dua yeoja itu.

“hem..kasihan Nayeong padahal dia sedang menikmati kebersamaannya dengan kyuhyun tapi mereka harus dipisahkan oleh ini, satu tahu lagi.” ucap Seohyun sedih.

“jangan  sedih eonnie, bukankah ini impian kyuhyun. lagi pula aku tahu Nayeong adalah wanita yang kuat, yak an sungsim-si?” ujar Sinmi dan meminta dukungan sungmin.

“ne, nan arrayo.” Jawab sungmin menyakinkan Seohyun.

“lalu dimana kita mau melakukan pesta perpisahannya?” tanya sinmi antusias.

“bagaimana kalau diatap gedung kampus, kita lakukan dari siang sampai malam. Saat malam kita buat kembang api, eotte?” usul sungmin dan disambut dengan setuju oleh Sinmi dan Seohyun.

-0-

“neo, eodiya?” tanya Nayeong pada kyuhyun yang menelfonnya.

“aku didepan rumahmu.” Jawab kyuhyun membuat yeojachingunya kaget.

“kenapa oppa tiba-tiba datang kesini?” tanya Nayeong kita ia sudah menemui kyuhyun di teras rumahnya.

“aku ingin menunjukan sesuatu padamu, ayo ikut.” Ajak  kyuhyun pada Nayeong.

“arraso.” Jawab Nayeong dan segera naik kemotor kyuhyun.

“mau kemana kita?” tanya Nayeong ditengah perjalanan mereka.

“pantai.” Jawab kyuhyun sambil melirik sebentar Nayeong yang dibelakangnya.

“mwo, bukankah pantai sangat jauh dari sini.” Pekik nayeong kaget dengan jawaban yang diberikan kyuhyun.

“aku ingin pergi kepantai denganmu sebelum pergi.” Jawab kyuhyun bersemangat.

“oke, Pantai kami datang…!” teriak Nayeong semangat.

“apa kau suka?” tanya kyuhyun ketika kami sudah sampai di pantai.

“ne, pantai pada senja hari memang yang terbaik.” Jawab Nayeong bahagia. Mereka berdua baru sampai dipantai ketika malam sudah menjelang datang.

“apa kau tidak apa-apa kalau aku pergi ? kita akan berpisah cukup lama Nayeong-a.” Ucap Kyuhyun lirih.

“oppa… bukankah aku bernah berkata kalau mimpi oppa mimpiku juga, bukankah mimpi oppa menjadi penyanyi terkenal, dan aku tidak ingin menghalangi mimpi oppa itu.” jawab Nayeong sambil memandang lekat kyuhyun.

“kau yang terbaik Nayeong –a, gomawo.” Ucap kyuhyun mengerti dan memeluk Nayeong dengan erat.

“tapi kau harus bawa oleh-oleh dari sana, hehe.” Canda Nayeong saat tubuhnya masih dipeluk erat kyuhyun.

“dasar..” jawab kyuhyun sambil tersenyum melihat tingkah Nayeong yang selalu menggodanya.

-0-

“chukae cho kyuhyun-sii, tweeeeet.” Ucap Nayeong, Sinmi, Seohyun dan Sungmin ketika kyuhyun sampai diatap gedung kampus mereka, tak lupa mereka juga  meniup terompet dan membawa kue tart yang cukup besar yang bertuliskan ‘semoga sukses cho kyuhyun’.

“gomawo.” Hanya kata itu yang muncul dari mulut kyuhyun, karena tak ada kata lain yang menggambarkan hatinya pada oranng-orang itu.

“ayo tiup lilinnya, dan memohon sesuatu agar kau kembali tahun depan lebih membanggakan kami.” Pinta Seohyun pada Kyuhyun.

“ne, oppa ayo tiup lilinnya.” Pinta Nayeong yang diikuti Sinmi dan sungmin juga.

“arraso.” Jawab Kyuhyun sambil memejamkan matanya untuk memohon apa yang ia inginkan, kyuhyun bukan hanya meminta kesuksesannya pergi ke Amerika dia juga meminta kelancaran hubungannya dengan Nayeong.

“fuhhh.” Kyuhyun meniup lilin-lilin itu ketika semua harapannya sudah ia uacapkan dalam hati.

“yeh….!!!” Pekik semua sumeringah.

“oke berarti sekarang…..ini!” pekik nayeong sambil menumpahkan kue itu ke wajah kyuhyun, tampak wajah kesal kyuhyun saat nayeong melakukan itu, namun ekspresi wajahnya langsung berubah kembali dengan senyum evilnya dan langsung berusaha membalas Nayeong.

“oppa…opp..oppa.. jangan.” Pekik Nayeong saat kyuhyun akan mengoleskan krim kue itu di wajah Nayeong.

“hahaha…menyenangkan sekali hari ini.” ucap Sinmi setelah semua acara selesai.

“jangan senang dulu acara puncak belum selesai.” Ujar sungmin yang mengeluarkan beberapa batang kembang api.

“ah, kau benar ayo nyalakan kembang apinya.” Pinta Seohyun semangat.

“tunggu, mana Kyuhyun dan Nayeong?” tanya Sinmi saat menyadari dua orang itu menghilang.

“mungkin mereka menginginkan waktu berdua sebelum besok kyuhyun pergi.” Ucap seohyun sedikit sedih.

“ayolah, jangan bersedih. ayo kita bersenang-senang, mereka berdua pasti melihat kembang api ini disuatu tempat.” Hibur sungmin pada dua yeoja yang berada bersamanya.

-0-

“mau kemana kita? Nanti yang lain mencari kita.” Ucap Nayeong saat kyuhyun menarik tangannya menjauhi atap gedung yang dijadikan tempat pesta mereka tadi.

“aku ingin berdua denganmu saja.” Jawab kyuhyun yang membuat Nayeong menjadi terdiam.

Wushhhh…duar…duaaaarrrrr..duaarrrr…suara kembang api mulai terdengar ketika kyuhyun dan Nayeong tiba di tempat yang sering di kunjungi mereka yaitu bukit belakang kampus yang terdapat bangku kayu tua yang ia sering duduki dengan kyuhyun dan menjadi saksi bisu saat mereka dikampus.

“yepuda..” pekik Nayeong saat melihat kembang apa yang menghiasi langit malam menjadi lebih indah.

“pasti ini ulah meraka.” Gumam kyuhyun mengingat tiga orang yang ia tinggalkan diatap.

Dirogonya saku celananya dan dikeluarkannya sebuah kotak berwarna hitam yang senada dengan kemeja yang ia pakai , lalu menyembunyikannya dibalik tubuhnya agar tidak terlihat oleh Nayeong.

“Nayeong-a..” ucap kyuhyun yang membuat yeoja itu melihat kearahnya.

“maukah kau menungguku?” tanya kyuhyun menatap gadis itu lekat.

“em…bagaimna yah, mungkin akan banyak pria yang mengincarku saat kau pergi nanti.” Canda Nayeong yang membuat kyuhyun tertawa melihatnya.

“aissh..yeoja babo, kalau begitu akan kuubah kau menjadi jelek agar tidak ada yang menyukaimu selain aku.” jawab Kyuhyun ikut bercanda seperti Nayeong.

“haha..oke, karena tidak ada ibu peri sepertimu lagi di dunia ini yang bisa merubahku.” Jawab Nayeong dengan sedikit tertawa geli.

“mwo, ibu peri? Apa bisa yang lebih keren dari itu, misalnya malaikat pelindung?” ucap kyuhyun kesal dengan julukan yang diberikan Nayeong untuknya.

“arraso, kalau setan pelindung ?” jawab Nayoeng balik bertanya.

“mwo..setan aissh..kau ini.” keluh kyuhyun yang membuat dirinya memanyunkan bibirnya sejenak.

“arraso..arraso…aku hanya bercanda.” Ucap Nayeong takut kyuhyun marah padanya.

“meski kau menyebutku evil, tapi evil yang baik ini memberimu ini.” ujar kyuhyun memperlihatkan kotak hitam kecil itu pada nayeong dan membukanya , membuat isi kotak itu terlihat oleh Nayeong.

“akan ku pakaikan.” Ucap kyuhyun seraya mengambil kalung yang ada didalam kotak itu dan memakaikannya ke leher Nayeong dengan hati-hati.

“kau suka?” tanya kyuhyun ketika kalung itu sudah melingkar indah di leher nayeong.

“ne, nan nomu nomu joha.” Jawab Nayeong sambil memeluk kyuhyun.

“tunggu aku, aku akan kembali nanti dengan lebih baik lagi dari sekarang.” bisik kyuhyun tepat di samping telinga Nayeong.

Cup. Ciuman lembut itu turun tepat dikening Nayeong.

“saranghaeyo.” Ucap kembali kyuhyun setelah mencium kening nayeong.

“nado.”

-0-

1 tahun kemudian

“aissh apa ini?” tanya Nayeong setelah mendengar lagu pilihan Sinmi yang akan dipakai sahabatnya itu di audisi tahun ini.

“wae, apa seburuk itu.” tanya sinmi murung.

“bukan buruk, tapi lagu ini terlalu biasa  untuk audisi.” Ujar Nayeong memberi saran pada Sinmi.

“bagaimana kalau lagu ini, kurasa ini cocok untuk ceritamu dan sungmin.” Usul Nayeong memberikan sebuah CD pada Sinmi.

Selama 2 bulan terakhir ini Sinmi dan Sungmin telah menjadi kekasih dan Seohyun eonnie pun sudah mendapat pasangannya yaitu leeteuk sanbaenim. Mereka berempat sangat serasi satu sama lain.

“ah, ku dengar Juri tahun ini ada yang di datangkan dari Amerika.” Ujar Sinmi saat mengingat info yang ia dapat hari ini.

“benarkah, wah..semakin berat saja audisi tahun ini.” ujar Nayeong serius.

“nayeong…nayeong-ah..lihat ini.” teriak Sungmin dari kejauhan dengan memegang sebuah majalah ditanngannya.

“ada apa?” tanya Nayeong panik.

“lihat siapa yang akan menjadi juri di audisi kampus kita.” Pinta Sungmin sambil memperlihatkan  isi majalah itu yang memangpang foto seorang namja yang tidak asing untuk mereka apalagi Nayeong.

“kyuhyun oppa!” ucap Nayeong terkejut saat melihat gambar itu.

“jadi kyuhyun yang akan menjadi juri, juri dari Amerika itu dia.” Pekik Sinmi yang tak kalah terkejut dari Nayeong.

“itu alasannya ketika ku telfon cara bicara dia aneh.” Gumam  Nayeong dengan tersenyum melihat gambar namjachingunya yang terpampang di majalah itu.

-0-

“kyuhyun apa kau sudah lihat ini?” tanya manager pada kyuhyun yang sedang duduk menatap kosong keluar apartemennya.

“apa itu, hyeong?” jawab kyuhyun ketika melihat apa yang dibawa oleh managernya itu.

“ini majalah yang ku dapat dari wartawan.” Jawab manager itu sambil menyerahkan majalah itu pada kyuhyun.

Tertulis disana dengan jelas nama kyuhyun yang akan menjadi juri di audisi tahun ini dikampusnya.

“kenapa ini bisa tersebar?” tanya kyuhyun panik.

“entahlah, tapi kurasa ini sudah terlambat, karena berita ini pasti telah tersebar di korea.” Ujar manager kyuhyun diplomatis.

“hah, rencaku mengejutkan Nayeong dalam acara itu gagal sudah.” Gerutu kyuhyun kesal.

“bagaimana kalau kau buat kejutan lain?” usul Manager kyuhyun sumeringah.

“apa itu?” tanya kyuhyun penasaran.

Kim Nayeong POV

“hem…kapan dia datang?” gumamku sambil memandangi fotoku dan kyuhyun setahun lalu saat aku mengantarnya ke bandara.

Meski kami sering saling menelfon tapi rasanya aku selalu merindukannya. Apa dia tidak memberi tahu kedatangannya kesini karena ingin memberi kejutan padaku? Hah..entahlah akan ku tanyakan langsung saat dia pulang, tidak sabar rasanya bertemu dengannya setelah satu tahun ini.

Kyuhyun sekarang sudah menjadi penyanyi terkenal di Amerika dan korea, 3 bulan lalu ia sudah masuk nominasi pendatang baru di Grammi award, meski ia tidak menang tapi aku tetap bangga padanya dan aku yakin tahun depan dia akan memenangkannya. Terkadang aku selalu cemburu ketika ia berduet dengan penyanyi wanita atau suting dengan artis-artis cantik. Tapi setelah ku renungkan itulah resiko memiliki pacar seorang namja tampan, berbakan dan terkenal. Dan kurasa aku tidak terlalu terkejut karen hal itu pernah kualami saat kyuhyun masih menjadi mahasiswa. Tapi bedanya dulu semua orang dikampus tahu aku pacarnya tapi sekarang karena menejemennya melarang mengatakan itu karena takut fans mundur, maka kyuhyun tidak mengatakan aku adalah pacarnya. Meski aku sedih tidak diakui menjadi yeojachingunya tapi setidaknya dengan begitu kehidupanku tetap normal tanpa dikutuk fansnya, dikejar wartawan atau diperlakukan berlebihan oleh orang lain.

“hari audisi 3 hari lagi, dia datang hari apa yah?” gumamku lagi saat melihat kalender yang terpajang di meja belajarku.

DRRTDRRTTTT Ponselku bergetar dan saat kulihat ada satu pesan disana, ku puka pesan itu dan saat ku baca pengirimnya mataku membulat melihat nama siapa yang terpampang disana.

“oppa!” pekiku seraya langsung membaca pesan apa yang tertulis disana.

‘lihatlah keluar jendela!’

“lihat keluar jendela.” Gumamku setelah membaca pesan itu. segera ku langkahkan kakiku menuju jendela kamarku dan ku buka perlahan gordeng putih yang menutupi.

Tampak seseorang sedang berdiri disamping sebuah motor hitam yang taka sing untuk.

“kyuhyun oppa.” Pekikku ketika wajah orang itu tampak jelas dimata.  Tanpa fikir panjang aku langsung turun kelantai satu agar bisa bertemu dengan namja yang sangat ku rindukan itu.

“lama tidak bertemu.” Uacap kyuhyun ketika aku sudah sampai ditempannya berdiri.

“kau pulang.” Ucapku sumeringah.

“ne, Nayeong-a.” ucapnya lembut dengan menunjukan senyumnya yang sanat kurindukan itu.

“ayo naik.” Pintanya dengan menyerahkan helm kearahku.

“mau kemana kita?” tanyaku saat aku sudah duduk dibelakangnya dan memeluknya erat dari belakang.

“kau akan tahu nanti.” Jawab kyuhyun penuh teka teki.

“kita sampai.” Ucap kyuhyun saat mesin motornya telah ia matika. Aku pandangi daerah sekitarku yang taka sing lagi, hanya saja saat ini sudah malam.

“kampus?” ucapku ragu.

“ne.” jawabnyadan langsung menggandeng tanganku menuju suatu tempat di kampusku ini.

“kenapa kau ajak aku kesini?” tanyaku masih bingung.

“karena tempat inilah yang menjadi saksi pertemuanku dan perpisahan kita dulu.” Jawab kyuhyun sambil terus berjalan membimbingku.

“khususnya tempat ini.” ujar kyuhyun ketika kami sampai di ukit belakang kampus yang sering kami berdua kunjungi.

“hem..kau masih ingat.” Ucapku tersenyum karena kenangan dengan kyuhyun dulu terlintas di benakku saat ini.

“tentu.” Jawab kyuhyun bangga.

“ah, benar kenapa kau tidak memberi tahuku kau akan pulang?” tanyaku kesal ketika mengingat hal itu.

“aku ingin memberi kejutan padamu tapi wartawan itu malah menghancurkan rencanaku itu, menyebalkan.’” Jelas kyuhyun kesal.

“hahaha, itulah resiko menjadi artis, kau tidak bisa menyembunyikan rahasia.” Ucapku seraya tertawa meledeknya, hal yang sudah lama tidak aku lakukan padanya.

“hah, kau ini tapi buktinya aku bisa menyembunyikanmu.’ Ucapnya m=yang membuat taaku terhenti.

“wae?” tanyanya cemas ketika wajahku menjadi murung.

“hem..anniyo hehe.” Jawabku berbohong karena sesungguhnya didalam hati kecilku aku ingin diakui oleh orang banyak bahawa aku dan kyuhyun adalah sepasang kekasih.

“aku merindukanmu Nayeong –ah..” ucap kyuhyun sambil memelukku.

“nado, oppa.” Ucapku membalas pelukannya dan mempereratnya. Sudah lama aku tidak merasakan hangat pelukannya dan sudah lama aku tidak mencium aroma tubuhnya.

“kau semakin cantik, apa ada namja yang  menggodamu saat aku tidak ada?” tanyanya tanpa melepas pelukannya.

“tentu saja ada, tapi hatiku hanya untukmu oppa.” Jawabku dengan sedikit bercanda.

“kau ini, emh…aku benar-benar merindukanmu, limat menit lagi seperti ini mungkin penyakit rinduku akan sembuh.’ Ucapnya semakin mempererat pelukannya.

“lima menit? Sebentar sekali, berarti rasa rindumu kecil oppa.” Omelku padanya dan langsung mengundang tawanya.

“haha…baiklah aku akan memelukmu selamanya kalau begitu.” Jawabnya padaku.

“hem…kau ini.” jawabku sambil mendekap tubuhnya yang kurasa menjadi lebih tinggi.

“sekarang kita kemana?” tanyaku saat kyuhyun membawaku kembali ketempat motornya diparkir.

“kau mau kemana akan kuantar.” Jawab kyuhyun sambil menatapku.

“em…namsan tower, eotte?” usulku padanya.

“oke.” Jawabnya singkat dan langsung membawaku menuju tempat yang kuusulkan.

“hujan.” Pekikku ketika kami masih ditengah perjalanan

“lita berteduh dulu.” Ajak kyuhyun dan langsung meminggirkan motornya kesebuah tempat teduh di depan toko CD di pinggir jalan.

“kau kedinginan?”tanya kyuhyun saat aku memegangi bahuku dengan tanganku.

“pakai saja ini.” ucapnya sambil membuka jasnya yang tadi tertutup mantel tebalnya.

“gomawo.” Ucapku menerima jas itu. ia memakaikannya ketubuhku dan mengelus tanganku agar lebih hangat.

“kenapa?” tanyanya ketika aku menghirup aroma yang ada di jasnya.

“hem..aku suka aroma tubuhmu oppa.” Jawabku malu.

“kau ini, kenapa menciumi jasku seperti itu, kenapa tidak orangnya saja.’ Candanya dengan medekatkan tubuhnya kearahku.

“mwo, mwoya?” ucapku terkejut.

“kemari.” Ujarnya yang langsung merangkulku dan membuat jarak tubuhku dengannya semakin dekat.

-0-

“bukankah hari ini hari audisi, apa kau sudah bertemu dengan kyuhyun?” tanya sungmin padaku saat aku ada di dalam kelas.

“belum.” Ucapku berbohong padanya karena kyuhyun bilang aku tidak boleh memberi tahu siapapun.

“ah, apa kau sangat merindukannya?” kini Sinmi yang bertanya padaku.

“tentu, mana mungkin aku tidak merindukannya.” Jawabku menggerutu.

“haha, lihatlah yang menderita penyakit rindu akut sampai begitu marah saat di tanya seperti itu.” ucap seohyun eonnie menggodaku.

“aissh kalian ini, sudah kalian bersiap saja untuk audisi.” Ucapku sambil meninggalkan mereka keluar kelas.

Ku ambil ponselku untuk menelfon kyuhyun oppa.

“oppa eodiso?” tanyaku saat telfonku diangkat.

“aku dijalan menuju kampus, wae?” tanya kyuhyun padaku yang menelfonnya.

“anniyo, hanya ingin tahu oppa sedang apa sekarang.” Jawabku malu-malu.

“haha, kau ini. ah iya bersiaplah saat aku sampai nanti, ada sesuatu untukmu.” Jawab kyuhyun membuatku penasaran.

“apa itu?” tanyaku tertarik.

“lihat saja nanti, kalau begitu sudah dulu jagiya…” Ucap kyuhyun penuh misteri dan langsung menutup telfon.

“apa yang ia rencanakan?” gumamku curiga.

-0-

“baik untuk peserta audisi dapat dafatar ulang di pintu sebelah kiri terlebih dahulu dan untuk penonton bisa masuk pintu sebelah kanan.

“oke aku daftar ulang dulu, dan ah sungmin oppa temani Nayeong saja ne?.” pinta Sinmi pada namjachingunya itu. karena dia dan Seohyun eonnie akan mengikuti audisi itu.

“arraso…..” jawab sungmin gemas pada Sinmi dan langsung mengantarku ke kursi penonton aku duduk di bangku jajaran pertama tepat di depan panggung. Aku memilih tempat duduk itu karena kyuhyun yang menyuruhku, entah apa tujuannya menyuruhku seperti ini.

“selanjutnya ini adalah peserta terakhir kita Lee Sinmi.” Ujar MC memanggil nama sahabatku itu untuk naik keatas panggung.

“lagu apa yang ingin dinyanyikan?” tanya MCitu pada sinmi.

“judul lagunya neo hanaman, only you dari as one.” Jawab Sinmi sedikit gugup

“oke kalau begitu kita sambut ini dia Lee Sin MI…..” Teriak MC itu memancing gemuruh tepuk tangan penonton.

“wah sinmi bagus sekali menyanyinya.” Ucapku sambil bertepuk tangan penuh semangat saat sinmi sudah turun dari panggung. Sekarang aku bisa melihat kyuhyun yang duduk dibangku juri dipinggir panggung sebelah kiri. Sesekali ia melihat kearahku dan tersenyum. Rasanya hanya dengan ia tersenyum aku sudah sangat senang.

“wah peserta audisi terakhir yang luar biasa sekali.” Ucap MC itu saat Sinmi telah turun.

“baik, kali ini ada penampilan special dari juri kita, yaitu cho kyuhyun.” ucap MC itu membuat penonton menjadi riuh kembali.

“aku akan menyanyikan sebuah lagu untuk seseorang yang ada disini.” Ucap kyuhyun membuatku tegang karena ia melihat kearahku.

“judul lagunya adalah listen to you.” Jawabnya dan tersenyum kearahku.

Ditengah nyanyiannya dia memberiku isyarat untuk menghampirinya, tapi aku ragu karrena aku takut salah mengartika, tapi setelah beberapa kali kyuhyun memberi isyarat aku mulai nyakin dan menghampirinya. Penonton tampak bingung dengan apa yang ku lakukan, tapi kyuhyun berjalan mendekat keujung panggung tempat aku berdiri saat ini dan kini ia berjongkok dihadapanku, suara penonton semakin riuah saat kyuhyun melakukan itu. perlahan ia mencondongkan tubuhnya kearahku, wajahnya semakin dekat dengan wajahku meski ia terus bernyanyi, tapi tiba –tiba cup, bibirnya menyentuh bibirku kilas dan sontak semua penonton terkesiap kaget dan kembali berteriak riuh namun kali ini lebih kearah ricuh.

Kyuhyun menyuruhku naik keatas panggung dan disaat itu ia menyuruh pemusik menghentikan aktifitasnya dan kini hanya suara riuh penonton yang dapat kudengar.

“kalian semua pasti kaget dengan apa yang ku lakukan tadi pada gadis ini, namun aku kali ini ingin memberikan pengakuan tentang sesuatu yang kututupi sejak setahun lalu.” Ucap kyuhyun menjelaskan tidankannya padaku tadi, namun di fikiranku sekarang apa dia akan mengatakan hubungannya denganku kesemua orang, kalau itu yang terjadi itu tidak boleh, karirnya akan hancur nanti.

“mungkin teman kampusku dulu sudah tahu yeoja ini,  iya dia adalah pacarku saat di kampus setahun lalu. Dan mungkin kalian tahu kalau aku putus dengan gadis bernama Kim Nayeong ini saat aku pergi ke Amerika, tapi sebenarnya kami tidak putus, karena kami masih berpacaran sampai saat ini.” Ucap kyuhyun membuatku terkejut dan seluruh penonton atau bahakan yang menonton lewat TV pun terkaget-kaget.

“maukah kau bertunangan denganku?” pinta kyuhyun tiba-tiba dengan mengeluarkan kotak kecil berwarana putih. Dibukanya kotak itu dan dapat kulihat disana sebuah cincin cantik.

“aku menanti jawabanmu Kim Nayeong?” tanya kyuhyun kembali saat aku hanya terdiam.

Aku hanya mengangguk dan anggukan itu memancing teriakan penonton dan semua orang yang ada disini. Kyuhyun mengeluarkan cincin itu dan memasangkannya di jari manisku. Dan kini cincin pengikat aku dan kyuhyun sudah melingkar disana.

“saranghae.” Ucap kyuhyun mengecup keningku. Dan momen itu tidak dilewatkan oleh wartawan agar mengabadikannya.

Wartawan langsung mendekat kearahku dan kyuhyun, tampa memberi aba-aba para wartawan itu memotret kami dengan saling bergantian. Aku hanya terpaku saja ditempat itu karena aku bingung harus melakukan apa.

“jangan tegang, tersenyumlah.” Bisik kyuhyun di telingaku.

Setelah mendengar bisikannya aku berusaha untuk tersenyum kearah kamera yang menyorot kearahku. Dapat ku dengar riuh penonton yang kurasa mereka ada yang senang dengan pengumuman besar ini dan pasti ada juga yang benci dengan pengumuman ini. dan dapat ku dengar juga para wartawan yang berebut memberi pertanyaan padaku dan kyuhyun, tapi aku dan kyuhyun hanya diam seraya memberi senyuman pada wartawan itu, dan aku nyakin besok fotoku dengan kyuhyun terpajang di berbagai majalah, tabloid atau bahkan TV.

“Mianhae.” Bisik kyuhyun padaku di tengah keriuhan ini dan mengedipkan satu matanya kearahku.

THE END

Eotte? Eotte?..gimana akhirnya memuaskan atau engga? Mian kalau engga memuaskan buat reader, otak author udah mentok pas bikin ending ini, maklum ngerjainnya pas tengah malem jadi odah gg konek, tapi gomawo buat reader yang udah ngikutin ff ini, kalau boleh kasih saran baca ff buatan author yang lain juga yach..hehe promosi, oke kalau gitu komen yang banyak di bawah yah.^^

9 thoughts on “The Person I Love [part 5/END]

  1. Seru.. ternyata surprise yg diberikan Kyu oppa untuk Neyoung benar2 tdk terduga.. So Sweet.. Really like this ff

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s