First Kiss?

Author            :  Yeny

Cast                 :  Cho Kyuhyun

Park Su hyeon

Support Cast  :  find it by your self

Genre              : romance, marriedlife

Rating             : PG 15

Sebelumnya gomawo buat admin yang sudah memposting ff pertama aku dan reader yang sudah membaca ff ku.

Disini menggunakan sudut pandang Park Su Hyeon yah. Happy reading  ^^

 

 

@Inha University

“Yakk..! cho kyuhyun.. kau pikir aku assistenmu?”

 

Aissh… namja babo.. babo babo! dia pikir aku pembantunya apa? Setiap hari harus membawakan tasnya. Dia bahkan tak peduli dengan tatapan sisis para yeoja yang menatapku. Ya dia adalah namja populer di universitas kami. Teriakan para yeoja yang memekakan telinga menjadi makanannya sehari hari. Banyak yeoja yang mengendekatinya dan secara blak blakan menyatakan perasaannya pada Kyuhyun. Pada akhirnya mereka mendapat kata kata menusuk dari lidahnya yang setajam silet (*hahaha author lebay).

 

“ Nona Park lelet sekali kau, palliwa” katanya datar.

 

“apa kedua tanganmu tak berfungsi huh???”

 

Omo namja ini…. bagaimana bisa aku menikah dengannya. Setiap kali kita bertemu selalu saja ada hal sepele yang kami perdebatkan. Entah karena aku memakai rok mini, memakai baju mencolok, bahkan dia melarangku mengikat rambutku. Tapi bagiku itulah caranya menunjukkan perasaan cinta dan perhatiannya padaku, kyuhyun bukanlah tipe orang yang romantis, yang selalu mengeluarkan rayuan gombal dan menjijikan  untuk mengikat para yeoja dan itu sangat bukan tipeku .

 

 

 

Sesampainya di kelas aku mengambil tempat duduk disebelahnya. Kami satu universitas, satu jurusan,dan satu kelas. Kalian pasti bertanya tanya… kalau bukan namja setan ini yang mengancamku untuk mengambil jurusan yang sama. ya setelah 2 bulan lalu kamu menikah.

 

 

Flash back

 

“ yaa yakk.. mati kau”

 

teriakan yang ke sekian kali karena game di PSP sialan itu. Dia bahkan lebih banyak menghabiskan waktunya bermain game, sebenarnya siapa yeoja chingunya, aku atau PSP sialan itu? kenapa dia menjadikan aku yeojachingunya, padahal dia selalu berkencan dengan PSP kesayangannya itu. Ingin sekali membanting PSP sialan itu dan menginjak nginjaknya sampai remuk, tetapi nyaliku terlalu ciut untuk melalukannya, ya dia sangat menyeramkan jika marah.

 

“yeahh menang, cho kyuhyun kau memang habat” katanya pd

 

“Cih percaya diri sekali kau tuan Cho, akan ku akui kau hebat jika bisa mengalahkan ku. Kajja kita bertanding game”

 

“hahaha Su Hyeon kau menantangkuu? Oke akan ku buktikan kalau aku memang hebat, tapi jika aku menang kau harus menuruti permintaanku, otte?” katanya

 

“oke siapa takut, tetapi jika aku yang menang kau harus meminjamkan PSP sialan milik mu itu kepadaku selama 2 minggu. Deal? ”

 

“Oke Deal”

Pertandingannya pun dimulai. Kyuhyun dengan cekatan memencet tombol joy steak seperti raja setan yang kesetanan (?). aku tak mau kalah akupun memencet tombol joy steak seperti ratu setan yang kesetanan.

 

Pertarungan sengit pun terjadi. Ottokhe? Nyawaku semakin berkurang. Aku semakin terpojok. Sesekali kyuhyun meliriku menyaringai lebar sepetri setan menurutku.

 

“yak yakk… tamat riwatmu Hyeonie” teriaknya

 

”YOU LOSE”

 

Kalimat itu terpampang jelas pada layar laptop. Aishh jinja namja setan ini, hmm aku akui dia memang hebat walaupun aku masih lebih hebat darinya.

 

“Hahahaa otte? Aku memang hebat kan. Cho Kyuhyun dilawan”

 

Cih pd sekali dia hanya karena aku kalah bertanding game dengannya kenarsisannya kumat. Jangan sampai aku berkata kalau dia memang hebat. Bisa besar kepala dia.

 

“Kauu… curangggg, bagaimana bisa kau menyerangku terus terusan, kau tidak memberiku kesempatan untuk menyerangmu” rajukku.

 

“Ayo lah jangan membuat alasan bodoh seperti itu, kau memang payah”

 

“siapa yang kau sebut payah? Aku hanya tidak berkonsentrasi saat bertanding tadi” elakku

“Aigoo… hyeonie gengsimu setinggi langit, mengaku sajalah kalau kau memang payah dan aku hebat hahahah” tawanya bangga.

 

Aishh namja ini selalu membuatku terpojok. Baiklah ku akui kau memang hebat. Pasti sebantar lagi kenarsisannya meledak.

 

“nde… kau memang hebat, dan aku payah. Kau puas?” teriakku

 

“Aigo… Nona park kau emosional sekali. Karena aku menang kau harus menuruti permintaan ku?”

 

“baiklah Tuan Cho apa permintaanmu?” tanyaku malas

 

“menikahlah denganku”

 

Flash back end

 

Begitulah aku bisa menikah dengannya. Cih pernikahan macam apa itu? Kalah bertanding game? Aish.. park su hyeon babo! Seharusnya kau tidak menantangnya main game  waktu itu. Hmm kalau dipikir memang tidak ada ruginya menikah dengannya hahahaha, dia tinggi, putih, tampan pintar, apa perlu ku sebutkan semuanya? Ya dia manusia paling sempurna yang diciptakan tuhan. Tetapi sifatnya nggak ketulungan dia suka meneriaki ku dan memperlakukannku sesukanya dia pikir aku boneka huh. Setelah menikah dengannya aku tahu kebiasaan buruknya dia tidak suka bersih bersih, benci setengah mati dengan sayur sayuran dan setiap hari menyuruhku membuatkan ramyeon dan jjangmyeon kesukaannya.

 

“Su Hyeon besok pagi  eomma menyuruh kita kerumahnya”

 

“Baiklah, aku rindu pada eomma kita kan jarang berkunjung kerumahnya”

 

“kajja kita pulang “ katanya seraya menggandeng tanganku.

 

Omo jantungku… jantung ini berdetak lebih cepat dari biasanya, jarang sekali kyuhyun melakukan skinship denganku. Jangan berfikir kami pernah melakukan “itu”, aku tidak ingin hamil dulu  sebelum kami lulus dari universitas.

 

**

@Apartemen

Sesampainya di apartemen, aku langsung menuju kamar ku dan melesat ke kamar mandi. Sedangkan kyuhyun menuju kamarnya. Kami memang tidur terpisah, wae? Karena aku khawatir kyuhyun menyerangku.

 

TOK.. TOK.. TOK

Siapa itu kyuhyun kah? Lagipula mau apa dia malam malam begini?

 

“Yakk.. cepat buka pintunya” teriaknya

 

“Ne ne” sahutku.

 

“Waeyo? Kau ingin tidur bersamaku?” ejeku

 

“aishh siapa yang ingin tidur bersamamu, baboya” sergahnya

 

“lalu?” tanyaku

 

“Hyeonie~…” dia mendekat kepadaku.

 

“Wa…waeyo?” tanyaku gagap. Dia terus mendekat sampai aku terpojok ditembok

 

“Hyeonnie~..” pangilnya datar sambil menddekatkan wajahnya kewajahku. Sial mengapa aku jadi gugup begini. Omo jantungku.. Cho kyuhyun kau mau membuat aku serangan jantung?.

 

“Mau a..apa kau?” omo dia mendekatkan wajahnya sampai dahi kami bertemu. Reflek aku langsung menutup mata.

 

“ Buatkan aku ramyeon” bisiknya didepan telingaku.

 

“Yak.. babo kau minta ramyeon? Kenapa kau tak membuatnya sendiri” teriakku

Haahh wajahku panass, cho kyuhyun babo, mungkin sekarang wajahku sudah menyerupai kepiting rebus

 

Dia terkekeh pelan “aku kan tidak bisa memasak. Kau mau besok muncul berita ‘seorang Cho Kyuhyun mati karena memakan ramyeon buatanya sendiri’ ?

 

“kau tidak akan mati hanya karena memakan ramyeon yang ke enceran babo!” bentakku.

 

“kenapa wajahmu memerah? Kau malu”

 

“karena aku sedang marah, babo!”

 

“Jinjaeyo?” tanyanya. Dia menyeringai evil dan mendekatkan wajahnya ke wajahku.

 

“N..nde. baiklah akan kubuatkan ramyeon” kataku sambil mendorongnya agar aku terlepas dari pelukannya. Tapi tenagaku kalah kuat dengan kyuhyun

 

“yak… lepaskan aku” aku meronta dalam dekapannya tapi sia sia, dia malah semakin erat memelukku. Dia mendekatkan wajahnya dan Chu~ aku membelalakan mataku, apa yang dialakukan? Omo.. Dia menciumku? Itu ciuman pertamaku, ottokhe? Aku mencoba mendorong tubuhnya tetapi tetap saja dia tidak melepaskan ku, ciumanya malah semakin dalam. Dia melumat bibirku lembut seakan tidak mau menyakitiku. Dan aku menutup mataku menikmatinya, akupun membalas ciumanya. Setelah beberapa saat dia melepaskan ciumannya.

 

”sekarang kau malu atau marah? Wajahmu memerah”

 

‘’…’’ aku tidak menjawabnya. Mungkin benar wajahku sekarang memerah, aku menundukan kepalaku.

 

“hahahaa.. kau malu? Apakah  itu ciuman pertamamu?” tanyanya

 

“lepaskan aku, akan ku buatkan ramyeon” dia melepaskan pelukannya, akupun segera berlari menuju dapur. Terdengar dia tertawa keras dikamarku.

 

Aku menyentuh bibirku, hangat. Mengapa dia menciumku? Apakah dia mencintaiku? Aaargghh… aku mengacak rambutku frustasi. Omo aku lupa, kyuhyun minta ramyeon. Awas kau cho khyuhyun akan ku buat bibirmu bengkak.

**

“Kyu irrona” astaga dia masih tak bergeming.

 

“Kyuhyun bangun” teriakku di depan telinganya.

BRUKK

 

Kyuhyun menarikku hingga jatuh dipelukannya. Omo namja setan ini apa yg dilakukannya.

 

“Yakk lepaskan, apa apaan kau hah?” aku meronta didalam pelukannya.

 

“5 menit”

 

“M..mwo” tanyaku

 

“biarkan begini, hanya 5 menit” pintanya

 

Dia masih memejamkan mata. Ku perhatikan wajahnya. Ku telusuri setian onci wajahnya. Omo dia tampan sekali, aku baru menyadari selama ini aku mempunyai suami setampan ini.

 

“apakah aku setampan itu sampai kau memperhatikanku tanpa berkedip?”

 

“yak sudah lebih dari 5 menit, cepat lepaskan aku. Kita akan terlambat ke rumah eomma”

 

**

@Cho family

TOK.. TOK.. TOK

Kyuhyun menggedor  gedor pintu gerbang eomma. Cukup lama ia menggedor gedor pintu itu, ya benar saja jarak pintu gerbang dengan rumah cukup jauh. Bisa ku pastikan tidak ada yang akan membukakan pintu.

“Yak cho kyuhyun apakah kau akan tarus menggedor gedor pintu itu, apakah kau tidak ingin memencet tombol yang ada disebelahmu?” bentakku

“Yaaaak kenapa kau tidak mengingatkanku dari tadi, lihatlah tanganku terluka!!” teriakknya sambil mengulurkan tanganya. Omo benar tangannya lecet, itukan karena perbuatannya sendiri. Kenapa menyalahkan ku?

“Kenapa kau babo sekali, kau menyakiti diri mu sendiri. Kajja kita masuk kerumah disini dingin. Setelah aku memencet tombol, pembantu eomma membukakan pintu unuk kami.

“Su Hyeon ah~ lama sekali kau tidak berumah eomma” katanya sambil memelukku.

“Maaf eomma, kami baru berkunjung sekarang. Kami harus menyelesaikan skripsi” kataku

“Kemana kyuhyun, apakah dia marah?” bantinku

“Wae? Kau mencari kyunyun? Dia tadi berjalan ke kamarnya. Kau pasti lelah, istirahatlah” kata eomma

“ Nde eomma” kataku

 

Aku menuju kekamarnya. Omo dia sedang berselingkuh dengan PSP sialan itu. Aku berjalan ketempat tidur dan duduk disampingnya. Apa apaan dia? Dia menggeser duduknya menjauhiku, aku tak mau kalah akupun mengambil tempat duduk lebih dekat. Omo namja setan, dia semakin menggeser duduknya.

“Apakah kau marah?”

“…” dia tidak menjawabku

“Hei aku bicara denganmu” kataku mengguncan tubuhnya

“Oh kau bicara denganku”  aishh jinja!! Kekanak kanakan sekali dia.

”Kemarikan tanganmu, lihatlah kau terluka. Tunggu sebentar akan ku ambilkan obat” kataku seraya berjalan kedaour mengambil obat untuknya

Setelah mengambil obat aku mengobati tangan kanannya yang terluka. Ku kompres tangannya dengan air hangat dan ku obati. Omo dia terus memperharikanku, membuatku gugup saja.

“Kenapa kau melihatku seperti itu?” tanyaku

Dia mendekat dan meraih dagu ku. Dalam sekejap bibirnya menyapu lembut bibirku. My second kiss, setelah kemarin aku mendapatkan my first kiss. Entah kenapa aku suka caranya menciumku itu membuatku nyaman.”

“Dengarkan aku Hyeonie” katanya sambil melepaskan ciumannya.

“Aku senang kau memberikan ciuman pertamamu kepadaku. Asal kau tahu, itu juga ciuman pertamaku”

Aku membelalakan mataku tak percaya, dia belum pernah berciuman sebelumnnya, tetapi kenapa dia kelihatannya mahir sekali melakukannya.

“Jinjayo? Apakah kau tidak pernah berciuman dengan mantan pacarmu dulu”

“Annio, kau yang pertama” dia meraih daguku dan mencium kemali bibirku.

 

-end-

 

Hoooaaa bagaimana? Gaje kah

Kritik dan saran aku terima =)

*Leave your comment

 

 

 

56 thoughts on “First Kiss?

  1. suka bangettt ceritanyaaaa!!
    anyeong perkenalken saya reader baru,baru keracunan FF saat dikejar-kejar judul skripSHIT. T.T
    mau minta ijin ngubek-ngubek blog nya :)

  2. Huaaaa… Daebak thor, tapi maunya jangan langsung end~ thor, mksudku dilanjutin lagi, ditunggu ya thor FF nya yang lain. Gomawo~ (:

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s