SK [part 9 END]

Author : CHOVLKYU

Main Cast : Shin Sang Ri

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Support Cast : ShinDong dan Lee Teuk (anggap aja mereka orang tua kyuhyun, donghae dan SangRi)

Rating : PG 16

Genre : Romance

Warning! : siap-siapkan diri untuk Chapter yang lebih.. selanjutnya ya!!!

Ps : Author freelance yang baru coba-coba buat FF. cuma pengen tahu aja kalian suka ga sama FF buatan aku atau engga sama sekali?.. plise jangan debasing, aku hanya fans yang sangat mencintai KYUHYUN OPPA sama seperti kalian, hanya ini yang bisa mengimbangi kegilaan ku pada EVIL MAGNAE..

Kritik dan saran sangat membantu aku memperbaiki di Chapt selanjutnya..

TKS B4 ya buat admin yang mau publis FF-ku ini.

SELAMAT MEMBACA!

Disclaim : No Plagiat! YES Like NO CopyPaste YES Comment

Cerita sebelumnya..

Kyuhyun menggandengan SangRi didepan pagar halaman rumahnya. Raut wajah keduanya sangat bahagia, sampai tidak terlihat bahwa mereka bukanlah pembuat masalah dikeluarganya. Kyuhyun mengecup kening SangRi dan SangRi menyambut kecupan manis itu. Kyuhyun membelai perut SangRi sebelum meninggalkan Wanita tercantik itu sendiri dirumah. Apa dia hamil? Begitulah pikir donghae, mengulang alasan yang tidak diketahuinya pasangan itu melarikan diri kesini pastilah karena suatu hal yang mereka rahasiakan. Aku sempat mendengar banyak percakapan mereka tentang hubungan terlarang yang tidak sengaja mereka umbar diruang informasi kala itu. Aku akan semakin hancur jika hal ityu memang benar terjadi. Gadisku benar dimiliki pria lain selain diriku.

Pemandangan itu sungguh membuatnya iri. Iri karena donghae pernah membayangkan memiliki keluarga kecil yang harmonis. Air matanya menetes..

SK Chapter 9…

___

Cho Kyuhyun POV

Sore ini aku kembali mengajaknya berjalan-jalan dipinggir kota dekat tempat tinggal kami. Tepi dermaga yang meperlihatkan gedung pencakar lagi yang berada disebrang kota N.Y. kami berjalan menyusuri dermaga ditemani angin laut yang bertiup, wanitaku ini membutuhkan udara yang bersih untuk kehamilan pertamanya. Aku mengajaknya berhenti disebuah kursi panjang tempat biasa aku menghabiskan waktu dulu. ditempat yang sama dan dijam yang sama.

Lagu itu kembali berkumandang. Come back to me milik Utada Hikaru. Aku tersenyum ketika mendengar lagu sedih yang sangat sakit rasanya jika sedang putus cinta. Aku pernah jadi korban lagu ini.

“ehm.. ehemm.. ehem.. ” istriku bersenandung sambil mengelilingiku. Senyumnya merekah, itu pasti untukku.

“kau menyukai lagunya honey?..”

“ehem..” jawabnya berdeham lengkap dengan senyumannya tadi dan kembali mendendangkan lagu itu.

“kemari? Aku ingin mendengarkan suara merdumu lebih dekat” perintahku agar dia masuk ke dalam rangkulanku.

“tidak sebagus itukan oppa. Suaramu bahkan menyaingin Gui Xian, penyanyi dari negeri panda itu”

“jangan bahas pria lain diantara kita, itu membuatku ragu kau 100% milikku!”

“mianhae yeobo..” gadisku bersandar tenang didekapanku.

“mau dengar sedikit cerita tentangku?”

“kenapa? Bukankah wanita akan senang jika pasangan prianya akan banyak menceritakan tentang kelebihan kekasihnya?”

“sudah dengarkan saja untuk kali ini? Karena memujimu akan aku lakukan sepanjang hidupku.. tapi dengarkan aku kali ini” dia kembali diam, err.. sepertinya tersipu malu mendengarkan jurus mengertakku padanya. Menggertak tidak perlu membentak pasangan bukan? Apa aku sudah jadi kekasih yang baik?

“dulu.. pada jam yang sama ketika sebelum kita menginjakkan kaki ditempat ini beberapa tahun lalu, aku sering kesini. Menghabiskan hari-hariku yang sangat merindukanmu.. sia-sia saja aku melakukannnya karena rindu itu tidak kunjung hilang setiap kali aku datang kesini. Terlalu berat rasanya, lebih berat dari langkah kakiku yang malas beraktifitas karena terlalu jenuh merindukanmu. Terlalu sakit rasanya, lebih sakit dari penyakit penomotoraxku yang bertahun-tahun kuidap”

“apa sesulit itu?” ia terkesiap hendak menoleh kearahku. Aku mencegahnya, mengecupi puncak kepalanya.

“sangat sulit, ditambah aku menjadi salah satu langganan tempat ini dan lagu yang kau nyanyikan jagi..”

“came back to me Utada Hikaru?”

“jika tidak terputar aku akan mendengarkannya sendiri dengan earphone-ku, aku rela terjelembam lebih dalam demi merindukanmu jagi”

“itu menyiksa diri namanya oppa?”

“kau pikir itu menyiksa diri? Aku malah bersyukur jika tidak begitu. Aku tidak akan berani datang kekorea untuk merebutmu…”

“tidak sulit bagiku untuk mendapatkanmu kembali jagi. Pikirkanlah bahwa yang aku lakukan sederhana untuk memperjuangkan cinta kita. Karena perjuangan yang sangat berat adalah mempertahankan cinta kita ditengah banyaknya pengorbanan kita”.

SangRi menundukkan kepalanya, sedih “ternyata yang aku lakukan selama ini tidak berarti apa-apa dari yang yang kau lakukan untukku oppa..”

“tidak jagi.. terima kasih mau menerima cintaku yang sangat biasa ini”

Dia menyentuhkan talapak tanganku keatas perutnya yang masih datar “tidak biasa oppa.. karena ada bukti cinta kita ditengah kita saat bersama..”

Ya, anak ini bukti nyata cinta kita. Cintamu dan cintaku jagi..

Aku menatap matanya dalam “I love you”

“love you too” senyumnya membalas tatapanku.

“will you mary me?” Tanyaku lagi –lagi untuk sekian kali aku mengharapkannya.

“I.. I.. Please kyu, don’t discuss right now?..” yahh.. aku mengerti keadaannya.. aku hanya menakuti sesuatu dalam hidupku ini. SangRi masuk dalam relung dekapanku.

“oke.. I’m just scared losing you?” usai mengatakannya aku mengecup puncak kepalanya.

“I’m also scared losing you kyu .. trust me..” SangRi meyakinkan aku dengan tatapan mata yang mendalam, dari sana aku dapat melihat lingkaran hitam itu senada dengan jawabannya yang dari lubuk hati terdalam.

“yeah.. I believe in and we’ll be together forever”

___

Author  POV

Kebetulan sepasang kaki seseorang melangkah dengan santainya melewati beberapa gedung bertingkat dibawahnya. Donghae tidak menyia-nyiakan siang yang cerah ditengah kota manhattan itu. Langkahnya terhenti pada penjual Koran pagi yang belum laku terjual. Selesai membayar Koran pilihannya dia melanjutkan perjalanan santainya. Donghae kembali berhenti ditepi penyebrangan karena lampu merah sedang menyala. Donghae berdiri paling tengah diantara kerumunan orang yang akan menyebrang. Donghae membaca sedikit headline berita NY pagi ini. tidak begitu menarik jadi donghae mengabaikan koran tersebut.

Lampu merah sudah berganti dengan hijau tanda penyebrang. Namun Donghae berhenti, berhenti bukan karena sesuatu yang dia inginkan, tapi sesuatu yang menyesakkan dadanya. Akhirnya aku bisa bertatapan langsung dengan mereka..

Pandangan donghae terpaku pada kyuhyun yang mengandeng gadis itu seperti saat donghae melihat mereka, tapi kali ini lebih melindungi digadis itu. Kyuhyun seperti takut gadisnya akan diambil oleh orang seperti dirinya, donghae. Pasangan itu terlihat mencolok dengan postur tubuh Asia dan kulit putih pucat mereka sambil bersenda gurah. SangRi beberapa kali mengelengkan kepala, ketika kyuhyun selesai mengemumkan sesuatu atau berbisik mesra, entahlah mungkin tentang masa depan mereka?

Donghae benar-benar mematung tidak berniat menghampiri atau bersembunyi dari pasangan yang bermain api dibelakangnya itu. Donghae mengepalkan tangannya seperti mempersiapkan sesuatu. Sesuatu yang makin lama-makin tidak bisa dihindarinya. Mereka akan bertemu. Dia, Kyuhyun, dan SangRi.

___

Lee Donghae POV

Tubuhku benar-benar mematung tidak bisa bergerak untuk menghampiri atau kabur dari pasangan penghiyanat itu. Aku mengepalkan tangan sekedar menguatkan diriku untuk sesuatu yang kutunggu. Sesuatu yang makin lama-makin tidak bisa dihindari karena jarak yang hampir berhadapkan. Kami akan bertemu. diriku, Kyuhyun, dan SangRi. Aku yakin tuhan memang merencanakannya ini.

Hatiku makin hacur ketika mereka terlihat sangat bahagia dikeramaan ini. SangRi berpenganggan pada tangan Kyuhyun ketika hampir berselisihan denganku.

Tubuh mereka menyenggolku tidak sengaja karena lalu-lalang orang yang  ikut menyebrang dengan kami dan tidak sengaja pula menabrak tubuhku yang berselisihan dengan mereka.

“excuse me.. sory mr..”

Aku menundukkan kepala, takut identitasku ketahuan. “yeah.. no problem”

“Oh My Gosh.. oppa..?” apa gadis itu menyadarinya?

Baru 3 langkah aku meninggalkan mereka.

“Hyung..?” aku menghentikan langkah kakiku untuk memastikan mereka menyadariku atau tidak.

“Lee Donghae?” suara lembut itu memanggilku dengan pasti. “Oppa.. mianhae”

Aku berbalik, tatapan bersalah aku dapatkan dari keduanya. Aku membalas dengan senyuman bersahabat.

Aku tidak suka melakukan ini sebenarnya, harus mengalah pada sesuatu yang seharusnya milikku, tapi itu perasaan alamiahku memberikan senyuman pada mereka. Mereka bagian dariku. Keluargaku.

___

SangRi duduk diam sambil menundukkan kepala, aku tahu itu eksperisi bersalahnya padaku saat ini. sedangkan aku menatapnya angkuh dihadapannya sambil bersandar di pagar pembatas laut dan dermaga.

“oppa mian..”

“boleh aku yang memulai berbicara?” selaku otoriter.

“aku sudah mempersiapkan ini sebelumnya..” SangRi menunduk dalam, seperti bersiap akan aku maki.

“bisa jelaskan padaku kapan hubungan terlarang kalian terjalin, jujurlah padaku karena itu satu satunya alasan aku menemuimu..”

“oppa ku mohon maafkan aku, maafkan kesalahan kami, aku..”

“sepertinya kau tidak menjawab pertanyaanku dengan benar. Perlu kuulangi pertanyaannya SangRi?”

Aku melirik kyuhyun yang sangat frustasi menjaga jaraknya dari kami, dia terlihat kacau melihat pasangannya kuhakimi lebih dulu dari pada dia sendiri. Sesekali di menjambak rambutnya ketika aku melirik sembunyi-sembunyi. SangRi mencoba menjawab pertanyaanku.

“oppa, tidak perlu.. hubungan terlarang itu secara tidak sengaja sebelum 3 bulan pernikahan kita oppa..”

“dan kau tidak berupaya lepas dari cinta terlarang itu bukan?” aku nolehkan wajahku ke arah kyuhyun yang menatapku marah dengan menajamkan matanya seakan ingin membunuhku setelah ini.

“demi tuhan donghae oppa, aku menghindarinya tapi ternyata janin ini tumbuh dalam rahimku.. ku mohon mengertilah..”

“oh tuhan ternyata kau juga berniat mengugurkannya, SangRi? Kau berhasil menjadi iblis jika kau berhasil menggugurkannya bukan?”

Kyuhyun berjalan cepat kemari dengan emosi yang sudah tidak tertahankan “lee donghae, jangan kau buatnya makin tertekan, dia! SangRi-ku sedang mengandung anakku!”

“diam kau brengsek! Urusanku belum beres dengan wanita yang memgandung anakmu! Sebegitu bangganya kah kau mengatakannya anakmu?! Anak hasil dari hubungan gelap!” jawabku lebih emosi.

Sekejab saja aku sudah menyesal berteriak dengan cara seperti itu terlebih menghina mereka dengan cara mendiskriminasikan anak tanpa dosa tersebut. Ya tuhan emosiku sangatlah berlebihan, kuatkanlah diriku untuk menerima kenyataan ini. Luka yang ku berikan padanya juga luka dihatiku.

Samar-samar aku mendengar bisikan isakan tangis seorang wanita makin lama makin kencang, aku tahu SangRi menyesal dengan sangat, ditambah dengan sindiran yang defentif yang aku lakukan. “kumohon oppa maafkanlah kami, kami sangat menyesal selama hidup disini, hidup kami tidaklah setenang yang kau bayangkan.. kami..” kyuhyun memeluk tubuhnya dan menyelaku.

“Lee donghae aku meminta memohon dengan sangat, jangan kau caci anakku. Cacilah perbuatan kami itu. Tapi kumohon sadarlah, kau harus tahu karena atas kehendak tuhanlah aku SangRi dan dirimu seperti ini. anak itu tidak bersalah.. kami bahkan tidak menikah seperti yang kau bayangkan diotakmu, kami bahagia diatas penderitaanmu itu”

“kalian tahu, sangatlah menyakitkan jika berada diposisiku posisi dimana aku sendiri, ditinggalkan tanpa penjelasan. Pisau ini menusuk sangat dalam sampai mematahkan tulang rusukku, beritahu aku apa yang harus aku lakukan untuk memaafkan ini semua”

“kami pergi dengan cara ini mungkin akan membuatmu melupakannya, maaf jika cara kami terlalu kasar hyung..”

“oppa ingatkah kau dulu ketika kita memulai hubungan, kau menerimaku dengan cinta yang tidak sedikitpun aku berikan untukmu, cinta ku masih pada pemiliknya. Apa salah aku medapatkan balasan cinta darinya oppa.. kau tidak sepenuhnya memilikiku hatiku hanya untuk Cho kyuhyun, hanya kyuhyun sedari awal.. hiks.. hiks mianhae. Mianhae oppaa..”

Aku terhenyak beberapa saat, SangRi benar aku tidak benar-benar memilikinya. Hatinya hanya untuk kyuhyun dan tuhan memberikan jalan untuk mereka..

“berulang kali aku memintanya untuk menikah denganku.. tapi hyung apa jawabannya? Dia tidak ingin menyakitimu terlalu dalam, dia ingin membatalkan pertunangan kalian dengan cara yang baik-baik”

“benarkah?” donghae menatap lurus pasangan itu. Tidak terpikirkan olehku mereka memiliki beban yang sama beratnya dengan yang kualami.

“jaga kandunganmu.. aku ikhlas melepasmu” air mataku sudah menetes deras “maafkan kami oppa.. ak akuu.. jangan menangis oppa, aku masih merasa bersalah jika kau masih menangis? Hiks.. hiks” yah, inilah kelemahanku, aku bisa lebih lemah didepan wanita.

Kyuhyun menghampiriku yang mulai saling bersautan tangisan “hyung.. ku mohon jangan salahkan SangRi, aku..” aku memberikan senyumanku pada bocak itu. Bisa-bisa ia akan mengejekku jika tahu aku menagis seperti ini.

“Kyu, bisa ikut aku?” pintaku dengan nada yang datar saja. aku mengusap kepala adik iparku. Yah, panggilan itu lebih cocok untuknya dariku. Tapi lain dengan tatapan kyuhyun yang menganggapku seolah tidak ikhlas melepas SangRi.

Kyuhyun langsung mencecarku dengan permintaannya yang memberatkan posisinya sebagai adik yang tidak sopan “hyun aku.. maaf, kau bisa memukul, menedang atau menyiksaku sesuka hatimu tapi, jangan kau.. jangan kau minta gadisku karena aku..” emosinya seakan akan terpancing. Ia ketakutan aku akan merebut kembali miliknya. Wajahnya kacau penuh kepanikan bagai aku sang malaikat maut yang akan membawa cinta terlarang mereka agar kupisahkan.

Bukk!

Satu hantaman keras mendarat didadanya. Sedikit pelajaran untuknya karena berani mengambil sikap untuk meperjuangkan cintanya. Dongsaeng-ah hyung tidak akan setega itu padamu, kau menderita penomotoraks sejak kecil, tidak mungkin Hyung mencelakakan adikku.

“Hyung..” aku memeluk nya dengan erat. Hah, ternyata serindu ini pada Captain Cho-ku. “Captain Cho yang nakal!”

“ini bahkan pelukan pertama kita sejak kepulanganmu ke korea, maaf hyung aku baru melakukannya disini..”

“maafkan kami hyung..” kami melepas pelukan dengan ringan. Aku menyukai kata-katanya. Kyuhyun dengan sangat bangga menggambarkan perasaannya tentang gadis itu.

“tidak, hyung yang seharusnya meminta maaf.. melupakan janjiku padamu untuk menjaga SangRi..  janji laki-laki kan? maaf, cinta membuat seseorang menjadi egois..”

“begitupun denganku yang membawa kabur calon tunanganmu ke sini hyung.. gadis itu membuatku gila dengan membuatku egois juga hyung..”

“aku tidak bisa melepaskan gadisku untukmu, hyung.. gadisku mengandung buah cinta kami..”

“yah, aku tahu itu.. mau buat perjanjian sekali lagi, Captain Cho?”

“janji laki-laki?” kyuhyun tersenyum, mengangguk yakin. Jahat sekali aku diriku ini, membuat adikku yang lama tak jumpa dengan mempermainkan emosinya dan air matanya itu. Sepertinya kami sudah kembali akrab malah lebih akrab dari biasanya. “akan aku lakukan untuk menebus dosaku padamu hyung..”

“aku yakin kau bisa menepatinya tapi jika tidak, aku akan merebut emm.. calon istrimu menjadi istriku juga. hhehe”

“apa?! Jangan membuat aku ketakutan hyung..”

Aku melepaskan cincin pertunangan ku dengan SangRi “bahagiakan dia..” kuserahkan cincin mas putih itu ketelapak tangannya yang terbuka.

“hyung..” kyuhyun menatapku tidak percaya.

“sudahlah..”

“aku tidak akan berjanji.. itu tujuan hidupku hyung..” kami saling tersenyum puas, tanda persetujuan deal janji laki-laki kami. Pelukan hangat untuk menggantikan jabatan tangan ala pebisnis.

Lega hatiku mengikhlaskan mereka bersama. Rasanya bahkan lebih indah dari pada memiliki kekasih seperti SangRi. Lalu, apa imbalannya untukku?

Gwenchana Lee Donghae, mereka berhak bersama..

___

Shin SangRi POV

Malam ini tepat malam natal, kami merayakannya dalam keheningan dan penuh cinta. Aku tidak habis pikir bagaimana kyuhyun bisa betah berlama-lama tinggal dinegeri orang dan tanpa pulang disetiap natal dan tahun barunya. Tapi suatu waktu aku pernah bertanya padanya tentang itu. Alasannya, ia takut rindunya semakin menjadi jika harus pulang-pergi dan secepatnya menyelesaikan pendidikannya untuk melamarku. Boleh aku bangga?

Coba kyuhyun mengatakannya padaku waktu itu, aku akan sabar menunggunya dan akan menyemangatinya untuk menyelesaikan pendidikannya. Demi menikahiku tentunya. Hahah, berpacaran LDR, mungkin akan sangat amat ku timbangkan jika dulu dia mengatakannya.

“oppa makan sayurannya?” perintahku saat makan malam hampir berakhir.

Saat memasak masakan malam natal kami membagi tugas. Aku memasakan masakan khas natal dan kesukaannya dan kyuhyun menyiapkan meja makan untuk kami. Aku bahkan tidak yakin kalau ini dalah malam natal. Kyuhyun membuat suasana makan malam kami menjadi  Canddle Light Dinner. Kyuhyun memakai tuxedo dan aku mengenakan white dress,  Romantis bukan?

“oppa ayo makan sayurannya?” peintahku lagi.

“tidak mau!” kyuhyun malah sibuk memisahkan sayuran dan kalkun dengan cutleris-nya. Yah, anggap saja ini ini latihan mengurus anak kecil, sebentar lagi kami akan punya bayi. Anggap saja kyuhyun anak kecilnya. ^_^

Menekan rasa jengkelku pada suamiku sendiri, aku merendahkan diri untuk memohon padanya dengan keibuan. Kyuhyun menyukai sifat wanita yang alamiah dalam diriku “yeobo..makanlah sayurannya?” kyuhyun mengeleng ringan. Kalau sudah begini, anakku akan bisa membujuknya.

“oppa.. coba kau pegang perutku, anak kita ingin kau memakan habis sayurannya” rayuku padanya. Aku menarik tangannya keatas perutku.

“aish! Jinja?”  Tanyanya frustasi, aku tau dia akan memakannya jika aku tidak membujuknya karena permintaan jabang bayi ini.

“baiklah” Kyuhyun langsung menyendokan semua sayuran keatas piringnya. Walla! Terima kasih sayang.. kau memang anak omma yang baik. Aku mengelus perutku sayang.

“dihabiskan ya oppa?” senyumku puas saat melihat lahapnya kyuhyun memakan sayuran.

“apa?” semburnya kaget. Hhahha, lucu sekali kyuhyunku ini, dengan mulut yang penuh sayuran dia panic setelah mendengar aku memintanya menghabiskan sayuran. hahhaaha

“anakmu yang meminta?” bujukku bohong. Jika tidak seperti ini kyuhyun akan semakin tidak menyukai sayuran.

Dengan enggan ia mencoba mengabulkan permintaanku “baiklah, Akan aku habiskan!” kyuhyun menyuapkan sayuran yang ada di piringnya dengan lahap. Tidak ada keterpaksaan diwajahnya. Dia benar-benar memakan sayuran. Anak pintar.. ingin sekali aku mengelus kepala suamiku itu.. hehhehe

“Tapi kau tidak boleh menolak permintaanku untuk bercinta malam ini ya?”

“mwo? Bercinta?”

“emm.. malam ini akan turun salju, kita harus saling menghangatkan bukan?” kyuhyun membentuk arah panah jam 5 pada cutleris-nya dipiring, tanda ia sudah selesai makan. Terima kasih anakku, appa benar-benar menghabiskan sayurannya.

Err.. ottoke? Oke kami memang tinggal serumah dan banyak melakukan hal seperti pasangan suami istri lain lakukan kebanyakan, tapi kami melakukannya atas dasar cinta. Meskipun kami tidak terikat tali pernikahan tapi kami percaya keajaiban itu akan datang, dimana aku dan Kyuhyun akan bersama selamanya.

“kau harus tahu jagi..” kyuhyun mengeluarkan sebuah cincin dari kantung celananya. Cincin itu.. ommo?

“kyu..”

“ne, cincin ini cincin pertunangan kau dan hyung bukan?” aku mengangguk lemah, aku takut kalimat apa yang akan kyuhyun katakan padaku ini.

Kyuhyun menarik dirinya dari kursi meja makan, kyuhyun berlutut dihadapanku untuk menggenggam tanganku “aku mohon kemarin adalah hari terakhir kau menolakku, jagi. Aku ingin harapan kita bisa jadi kenyataan?”

“would you marry me, jagi? Hyungku sendiri telah menyerahkannya dirimu dengan syarat padaku..” syarat?

“syarat? Kalian bertaruh lagi?”

“tidak juga.. hyung hanya memberikan wejangan saja”

“yakin tidak ada unsur lainnya kyu?” tanyaku lebih mengintrogasinya.

“emm tidak, cepatlah terima aku dan kita bercinta!!!” ucap kyuhyu tidak sabaran.

“yak! Sabalah sebentar, aku tidak ingin terburu menerimamu? Mwo? Mana cincin untukku? Massa hanya untukmu saja?” tolakku mentah mentah.

“aish! Kau kalau kau tidak sedang mengandung akan ku tarik kau keranjang. Cepat terima dulu? Akan aku ambil kan punyamu nanti?”

“mwo? Kau tidak punya yang baru untukku! Shireo aku tidak mau!”

“yak, akan aku belikan yang lebih bagus dan mahal saat digereja nanti, tapi tolonglah kau terima dulu lamaran ku ini?”

“aigyo.. pelit sekali kau ini.. baiklah akk..”

“tunggu.. tunggu.. biar aku ulang.. romantislah sedikit?” sela kyuhyun asal.

“jagi, maaf aku tidak memberikanmu cincin yang baru, yang lebih bagus dan yang lebih mahal, itu artinya bukannya aku pelit hanya saja.. aku takut terlalu lama mengabiskan waktu untuk melamarmu diwaktu yang tepat. Kumohon jangan ada lagi penolakankan karena aku tidak tahu lagi cara yang tepat untuk melamarmu yang benar. Aku katakan ini sungguh dari hatiku yang paling dalam..” kyuhyun menarik nafasnya dalam dan mencoba setenang mungkin.

“Shin SangRi, would you marry me? would you change your family name to Cho?”

“Cho Kyuhyun yang melamarku, kau salah menilaiku tentang keinginanku yang menginginkan cincin yang baru, yang lebih bagus atau yang lebih mahal, aku hidup denganmu bukan karena mencari harta, tapi aku menginginkan kasih sayang tulus dan cintamu saja. Aku akan menagih janjimu dialtar nanti tentang cincin pernikahan kita yang sesungguhnya. aku juga takut kehilanganmu karena sering kali kutolak. Tapi sungguh aku mennyukai caramu melamarku dan mencurahkan cintamu selama ini, aku tidak akan menolakmu lagi. Aku katakannya sungguh dari hatiku yang paling dalam..”

“untuk yang terkasih, aku bersedia”

Kyuhyun mengisyaratkan dengan bahasa tubuhnya agar aku menyematkan cincin itu. Berbeda dengan pasangan yang lain pada umumnya, aku malah yang lebih dulu menyematkan cincin ini padanya.

“terima kasih kau sudah mau menerima diriku, tunggulah aku sebentar saja, Karena aku akan membawakan cincinmu yang kau simpan”

“pergilah, aku akan sangat sabar menunggumu disini sayang..”

Tidak sampai 2menit kyuhyun datang dengan cincin diantara jari tangannya. Senyumnya mengembang ketika berlutut lagi dihadapanku “SangRi, sekarang kau resmi menjadi Nyonya Cho Kyuhyun, teruslah disiniku dan jangan pernah berniat meningalkanku”

“ne, aku bangga memiliki nama baru dai keluargamu kyu..” kyuhyun menyematkan dengan senyuman renyah ketika memasangkan nya dijari manisku.

“lalu apa lagi?”

“kau tidak sabar untuk malam pertamanya jagi? Bercinta dimalam natal? Huh?”

“aiash! Yak!! Cho Kyuhyun hati-hati? Aku takut terjatuh!!!” jeritku refleks karena kyuhyun membawaku ke kamar kami.

Sepertinya kami tidak akan ikut misa natal besok? Mungkin kelelahan malam ini..

“ah oppa!” kyuhyun menjatuhkan tubuhku diatas ranjang.

Malam natal ini kami menghabiskan sepanjang malam untuk menikmati malam dingin untuk saling menghangatkan, bercinta. Semoga kandunganku tidak bermasalah mengingat lahapnya kyuhyun melahap sayuran tadi. Menghangatkan diri dikala kami sangat merindukan keluarga. Semoga ketika pagi datang, doa kami menjadi kenyataan dan dikabulkan tuhan.

THE END

PS: Dan sekali lagi diharapkan komen kalian ‘BERGUNA BUAT SAYA’..

Ada yang mau jadi pasangannya donghae disini ga? Karena SK belum berakhir.. ^__^

15 thoughts on “SK [part 9 END]

  1. Akhirnya PUBLISH jga …

    Mengharukan … :’)
    Bgus thor,…
    Terus berkarya :) dan bikin FF2 Kyu SangRi lagi yah … Aku akan slalu baca dn komen :)

  2. ini belum berakhir kan chingu?????
    ya ampun donghae oppa kau baik sekali *cium donghae*
    gmn rasany jd pcar donghae ya????
    aku mau chingu jd pasangan donghae oppa,sklian ngobatin kegalauan ga liat suami trcinta yg dtg ke sini ;(
    utk part ini aku suka bgt,apa lgi pas adegan kyu ngelamar sangri,,ngelamar dgn mksa tp romantis..hahaha sepertiny kyu bgt itu..wkwk
    semangat chingu utk lanjutannya…
    jgn lupa sya jd psangan donghae oppa..haha (maksa dikit)

  3. Akhirnya part ini di rilis juga, sdh ending rupanya. Cinta kyu oppa and SangRi begitu besar, sebetulnya SangRi tdk terlalu salah kpd Donghae oppa krn cintanya setulusnya hanya untuk Kyu oppa. Dan akhirnya stlh mendapatkan penjelasan scr rinci Hae oppa bs menerima hal tsb, ketiga org tsb sebetulnya sama2 mengalami dilema hati namun seiring berjalannya waktu akhirnya bs saling mengikhlaskan. Aw aw Kyu oppa nakal pas ngelamar SangRi koc ada syarat2 aneh sich. Smg sll awet dan diliputi everlasting love for KyuRi couple ini. Great story author. Thanks

  4. baru nemu FF ini, ikut baca yaa~ dari awal, kalo udah selsai baca aku komen ..
    lagi nyari couple buat donghae chinggu? OC punya aku bsia gak “kim yeonji” namanya ,
    kalau gak bisa juga gpp.
    permisi aku ikut baca dulu yaa

  5. Sy mw jd pasanganx donghae!?!! #semangat 45
    annyeong Dhita imnida a.k.a Choi Haeta
    FF x bagus bgt!!! Feelx dapet!

  6. Aaaahhh akhirnya di publish juga :D keren chingu!! SK nya belom kelar? Mau donggg jadi pasangannya DongHae-oppa ;;) hihihi

  7. Omg
    Akhirnya happy end
    n hae oppa sudah mengikhlaskan mereka
    sini aku temenin oppa dr pd kesepian,hehehe

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s