my wedding [it’s war] #2

Annyeong~ maaf agak telat.. ini semua karena perubahan jadwal UTS yang hampir 2 minggu *bow* sekedar warning.. ff ini sangat panjang dan membosankan dan banyak typo walaupun insyaalloh gak sebanyak part 1 hehehe.. enjoy it!

my wedding [it’s war] #1

“Kata siapa? Aku bisa menyebutkan duì bù qǐ (maaf) dan beberapa kata lain, lagipula bahasa Inggrisku tidak terlalu buruk sepertinya!”

“Tidak, kau ikut ke hotel denganku sekarang Lee Chaejin!”

“Shireo!”

“Lee Chaejin?”

Suara berat yang familiar. Aku menoleh ke belakang. Eh? Seorang namja tinggi dan hey jangan lupakan wajahnya yang tampan itu memanggilku. Siapa dia ya?

“Kau Lee Chaejin kan?”

“Ne, kau siapa?”

Aku menatap intens pria tinggi yang sedang tersenyum padaku. Suaranya familiar tapi wajahnya tidak. Pria ini sangat tampan dengan jaket biru tua dan kaos berwarna putih. Rambutnya ikal dan err.. tampan tapi menggemaskan?

“Kau lupa padaku? Aku Chanyeol, Park Chanyeol hahahahaha sudah lama tidak bertemu dan kau tidak berubah, tetap manis seperti dulu! Hei, Kau ingat aku tidak?”

Namja ini -Chanyeol, memelukku sebentar lalu mengacak rambutku. Aissh~ Chanyeol.. Chanyeol.. omona! Aku ingat! Dia Chanyeol tetanggaku dulu bukan? Teman bermainku saat kelas 1 SD di Gwangju dulu, yang pindah ke China lalu kembali ke Korea saat SMP dan pindah lagi ke China? Aigoo bagaimana bisa dia sekurus ini? Bukankah dia gendut sekali dulu?

“Ah! Kau Chanyeol yang dulu gendut itu? Chan-Chan?”

“Kau ini tetap saja tidak pernah berubah! jangan menyamakanku dengan Chan-Chan boneka gajahmu itu aigoo .. Tapi bagaimana? aku berhasil diet bukan? dan aku sangat tampan sekarang, ne? Oh ya, kau sedang apa disini?”

“Aku sedang berlibur, kau sendiri? bukankah kau pindah ke China dulu?”

“Ne, tapi sekarang aku kuliah dan bekerja di Taiwan..oh ya bagaimana kabar Sungmin dan Hyukjae hyung? Aku jadi ingat, dulu aku, kau dan Sungmin hyung selalu main dan mandi bersama hahahaha”

Hahahaha itu benar. Dulu, aku, Chanyeol dan Sungmin oppa sering bermain lalu mandi bersama, saat masih kecil tentunya. Singkirkan pikiran kotor dari otak kalian kekekeke

“Oh iya, ka–”

“EHEM!”

Uwoooooow.. boleh aku bilang kalau aku lupa dengan namja menyebalkan disebelahku? Astaga.. wajahnya benar-benar menyeramkan. Hey, bukankah ini kebetulan yang menyenangkan?

“Err.. ah, aku lupa mengenalkan diri, Park Chanyeol imnida!”

Harus kuakui, penampilan Chanyeol memang benar-benar berubah. Dia tidak segendut dulu, tapi senyumnya yang amat sangat menyilaukan itu tidak pernah berubah dari dulu. Ckckckck

“Oh. Aku Cho Kyuhyun, oke.. Lee Chaejin, kita kembali ke hotel sekarang!”, jawab Kyuhyun datar.

Kyuhyun menarik tanganku keras. Bukan menarik tapi menyeret! Cih! dasar bocah menyebalkan dan tidak sopan! Bagaimana bisa dia bersikap seperti itu? bodooooooh!

Aku menyentak tangan Kyuhyun keras. Aissh.. masih ingatkan kalau aku sedang marah pada bocah ini?

“Cho Kyuhyun-ssi, bukankah kau akan pergi rapat dengan sekretarismu? Kalau begitu, aku akan pergi dengan Channie , kau bekerjalah dengan rajin dan serius, oke? Hahahaha Chan-chan, kaja!”

Aku menggandeng tangan Chanyeol lalu menyeretnya pergi. Kyuhyun dan Lou Si entahlah itu, aaah aku tidak peduli!

****

Kyuhyun’s pov

Ck! Aaaah apa-apaan si bodoh itu hah? Bahkan dia pergi tanpa mengenalkan aku sebagai suaminya huh? Dan kenapa ponselnya daritadi tidak bisa dihubungi. Dia seperti sedang selingkuh terang-terangan di depanku dan itu menyebalkan. Chan-chan? aissh~ apa itu? nama makanan huh?

Lee Chaejin, apa dia sudah makan malam? Okey, alasan aku tidak membolehkan ikut ke Taiwan adalah karena aku akan sangat sibuk dan tidak yakin bisa menemaninya dan harus dicatat! Dia itu mudah sekali sakit. Setidaknya jika dia di Korea, aku bisa meminta Rae atau Seara mengawasinya kan? Dan masalah berlibur di villa, mana mungkin aku membiarkan dia bersama dengan namja sialan itu berhari-hari. Kalian tahu siapa? Oke.. aku tidak perlu menyebutkan.

“Kyuhyun-ah, kau mau makan sesuatu? Ini sudah lewat waktu makan malam..”

“Aku tidak lapar, gomawo.. Aku mau istirahat di kamar saja. Yi Xiao, sebaiknya kau makan lalu  istirahat juga!”

“Ne, Kalau ada apa-apa kau bisa menghubungiku!”

“eo!”

Cho Kyuhyun.. tenang.. dia hanya sedang reuni dengan teman lama, teman masa kecil yang sudah lama tidak bertemu dan sangat dekat, yang saking dekatnya dulu mereka sering mandi bersama. Sialan! mandi bersama? Cih! APA-APAAN ITU? Aissh! Bahkan aku belum pernah mandi bersama dengannya!

Aku membuka pintu kamar, dan lihat.. sejak tadi aku mencemaskannya, menunggu di lobi karena dia belum pulang dan ketika aku kembali dia sudah ada di kamar? Dia itu benar-benar menyebalkan!

“Yak! Lee Chaejin! Kau itu apa-apaan hah? Kau meninggalkanku begitu saja dan menarik tangan namja lain? Astagaa.. kau benar-benar bosan hidup?!”

Chaejin menatapku datar lalu membuang muka. Apa-apaan dia? eh.. tunggu, apa yang sedang dia lakukan? Kenapa membereskan koper seperti itu?

“Kau mau kemana? pulang ke Korea?”

Lagi-lagi dia menatapku datar. Ck! Menyebalkan sekali ekspresinya yang seperti itu.

“Kau berharap aku pulang ke Korea? Agar bisa bebas berduaan dengan Lou Si Sou itu huh?”

“Lou Yi Xiao”

“Terserah! Aku tidak peduli Cho Kyuhyun bodoh! Jelek! Menyebalkan! Aaah.. kau tidak ingin aku ganggu kan? tenang saja, selama di Taiwan aku tidak akan mengganggumu karena aku akan pindah ke kamar lain. Anggap saja aku tidak ikut denganmu, hmm?”

Eh, aku tidak salah dengar? Bagaimana aku bisa tidur jika dia tidak tidur disebelahku! Itu Konyol, kenapa dia harus pindah kamar?

Aku menahan lengannya keras. Dasar bodoh!

“Wae? lepaskan babi bodoh! Aku mau liburan dengan tenang tanpa melihat wajah bodohmu yang menyebalkan itu!”

“Shireo! Kau tidak kasihan padaku? Bagaimana aku bisa tidur nanti? Kau ini kekanakan sekali!”

“Aku tidak kasihan padamu, dan kalau kau tidak bisa tidur, suruh saja si Lou Lou itu menemanimu babi menyebalkan! Jelek! Aaaaaaaah aku bisa gila jika dekat-dekat denganmu!”

Chaejin menyentakan tanganku lagi, aku heran.. darimana dia bisa memiliki tenaga sebesar itu? dan kenapa aku tidak bisa mencegahnya untuk tetap tinggal, ck! Aaaah.. ini benar-benar membuatku gila!

****

Chaejin’s pov

Aku membaringkan tubuhku di kasur yang sangat besaaaaar ini. Kasur besar ini hanya milikku! Dan di kasur ini aku tidur sendiri.. hohohoho~

“…”

“…”

“AAAAAH AKU BISA GILA!”

Sudah berapa jam aku berusaha tidur tapi tidak bisa dan ini menyebalkan! Eotteohke? Ini sudah jam 2 pagi dan aku tidak bisa tiduuuur. (T___T)

Okey, jujur.. yang membuatku tidak bisa tidur adalah bocah itu. Bagaimana aku menjelaskannya? Ini memalukan sepertinya. Aku tidak bisa tidur jika tidak mencium aroma tubuhnya. Setidaknya saat di apartemen, walaupun dia tidak tidur disebelahku, aku masih bisa mencium aroma tubuhnya di tempat tidur atau bajunya. Sekarang? entahlah.. aku tidak bisa mencium aroma apapun (==’).

.

Aku menatap cermin dan lihatlah mataku. Aissh benar-benar jelek, buruk dan menyedihkan! Semalaman aku tidak bisa tidur. Tolong dicatat! Karena tidak bisa tidur, bukan karena menangis semalaman.. Menangisi bocah itu? Yang benar saja.

ddrtt…dddrtt.. ada pesan?

from : Park Chanyeol

Chaejin-ah, kaja kita jalan-jalan!
Aku jadi tour guide-mu, bagaimana?
Aku tunggu di lobi 15 menit lagi! ^^

Sekarang err.. jam 9. Apa tidak terlalu pagi? Aah.. lagipula aku juga belum sarapan. Oh ya, apa dia sudah sarapan? Bukankah dia bilang akan sangat sibuk hari ini? Kalau dia lupa makan bagaimana? Lee Chaejin.. kau tenang saja, ada sekretaris cantik dan seksi yang sepertinya bersedia menemani bocah itu selama 24 jam. (–..–)

Sudahlah! Ayoooo mana semangat berliburmu Lee Chaejin?! Hop! Hop! Hop!

Aku mengganti bajuku dengan celana pendek jeans dan kaos abu-abu serta vest berwarna hitam. Bagaimana penampilanku? Kurasa sudah cukup bagus. Hey, jangan tatap aku seperti itu, aku sudah mandi!

.

Aku turun ke lobi dan kulihat Chanyeol sudah menungguku di sofa yang ada di lobi. Dia tampan dan hahaha dia juga memakai kaos abu-abu dan topi hitam.

“Channie~ maaf lama dan hahaha kita sehati sekali hari ini!”

“Hahahaha baju? Ne, kurasa kita berjodoh!”

“Aissh~ Aku tidak mau berjodoh denganmu hahaha”

“Karena kekasihmu yang kemarin itu?”

“Dia bukan kekasihku!”

Yayaya.. Kyuhyun bukan kekasihku kan? Dia itu suamiku.

“Jinjayo?”

“Aah sudahlah.. kita mau kemana?”

“Aku juga belum tahu, tapi aku ingin berbelanja hari ini, temani aku ne?”

“Tapi traktir aku sarapan! Aku belum sarapaaan~”

“Sudah jam 9 dan kau belum sarapan?? Kaja!”

Uwoooow bocah ini langsung menyeretku ke mobilnya yang ada di parkiran dan membawaku ke sebuah café. Aku dan Chanyeol mengambil tempat duduk dekat jendela aaah pancake madu ini enak! Aku melirik kea rah pintu masuk dan kalian tahu? Ini kebetulan seperti yang ada di drama-drama. Astagaaa kenapa Kyuhyun dan si Lou Lou itu juga ada disini? Aku jadi tidak nafsu makan. (-____-)

“Chaejin-ssi, kau makan disini? Kau sedang kencan?”, Aku menatap malas kearah wanita menyebalkan itu. Wowowowow siapa yang menyuruh mereka duduk disini hah?! Okey, Kyuhyun tidak apa-apa tapi siapa yang mengizinkan wanita itu duduk disini juga? Menbuatku emosi jiwa saja!

“Siapa yang sedang kencan eoh? Kau tidak lihat aku sedang sarapan? Bodoh!”

“Ne, kami tidak sedang kencan, hanya sarapan bersama er..”

“Lou Yi Xiao”

“Oh, ne.. salam kenal, aku Park Chanyeol!”

Apa aku kasar? Siapa peduli, cih! Aku melirik Kyuhyun yang entah kenapa hanya diam saja menatapku datar dan itu menyebalkan. Kenapa mendadak jadi canggung seperti ini? Huweeeee Kyuuu lihat aku dan tersenyum. Jangan dekat-dekat dengan wanita itu, kumohon! Okey, aku tahu itu menjijikan. Anggap kalian tidak membacanya!

“Kyuhyun-ah, kau mau pesan apa? Atau mau aku pesankan?”, Tanya Lou Lou saat pelayan menghampiri kami. Astagaaaa lagaknya sudah seperti dia saja yang istri Kyuhyun. Kau sedang menggoda suami orang di depan istrinya huh? Kau mengajak perang denganku Lou Si Sou. Lou Yi Xiao? Aku benar? Uyeeey!

“Pancake susu dan espresso?”

Kyuhyun? Espresso? Yang benar saja! Bahkan dia lebih suka bubble milk tea daripada espresso!

“Tidak, pancake tidak akan membuat dia kenyang! Chanyeol-ah, katakana pada pelayan itu, Pesan sandwich tanpa sayur dan err.. kau punya bubble milk tea? Jika ada pesan satu, err.. half of sugar without ice and with more pearls please..”

Aku menatap Kyuhyun yang tersenyum padaku. Apa aku harus tersenyum juga padanya? Huh! Aku melirik Lou Yi Xiao lalu sedikit mengibaskan rambut hohohoho..

.

.

Uwooooooow berjalan-jalan dengan Chanyeol itu menyenangkan tapi SANGAT MELELAHKAN! Tadi aku dan Chanyeol pergi ke berbagai tempat, dan lihatlah.. ada banyak bungkusan ditanganku dan Chanyeol. Kalian pikir itu punyaku? Tentu saja bukan! Itu semua punya Chanyeol ckckckck~ dia benar-benar hobi berbelanja dan astagaaa kakiku hampir putus.

Tapi kami juga sudah berwisata kuliner dan sekarang perutku benar-benar kenyang. Hohoho aku tadi mencoba ‘BaoBing’ itu adalah ice cream dengan banyak buah-buahan dan ‘cong you bing’ err.. sejenis pancake? aaaah itu benar-benar enak!

Aku dan Chanyeol sekarang sudah memasuki parkiran hotel. Aku melirik jam, sudah jam 5 sore? tidak terasa. Kyuhyun sekarang sedang apa ya?

“Sampai!”

“Jeongmal gomawoyo Channie~!”

“Cheonmaneyo, lagipula sekarang hari Sabtu, dan aku libur.. lagipula kalaupun ahri ini aku bekerja atau kuliah, aku pasti lebih memilih bolos untuk menemanimu hahahaha!”

“Aissh~ berlebihan! Kalau begitu aku turun, ne? hati-hati!”

Chanyeol tersenyum lalu mengacak-acak rambutku. Omo! Senyumnya benar-benar menyilaukan~ haruskah aku pakai kacamata hitamku sekarang?

“Chaejin-ah, ayo kita makan malam bersama! Besok kau pulang ke Korea kan?”

“Boleh hahaha tapi kau yang traktir!”

“Deal! Lagipula katanya kau ini sedang berlibur, tapi kenapa hanya 3 hari? tidak seru!”

“Hahahahaha kalau begitu kau saja yang liburan ke Korea dan aku akan jadi tour guide-mu! Sudah ya, nanti hubungi aku saja..”

Aku turun dari mobil Chanyeol dan aaaaah kakiku pegal. Bayangkan saja, berapa puluh toko yang kami kunjungi?? Perlahan aku menyeret kakiku menuju lift.

Baru juga sampai di lobi rasanya aku ingin menendang pot besar yang ada di sudut ruangan, hingga hancur. Tidak peduli kakiku akan patah atau retak. Apa-apaan mereka? Kyuhyun, bocah itu menggendong Lou Yi Xiao dengan err.. ala pengantin baru?

“Cho Kyuhyun!”

“Chaejin-ah? Baru pulang? Oh ini.. Xi You tadi terjatuh dan kakinya terkilir jadi aku membantunya!”

Aku melempar deathglare terbaikku pada bocah yang kelewat menyebalkan. Huweeeeeee tenggelamkan aku sekarang! Tidak.. tenggelamkan saja wanita itu sekarang!

“Turunkan-dia-sekarang-Cho Kyuhyun!”, ucapku dengan penuh penekanan di setiap katanya. Kalian ingin bilang aku jahat? tega? terserah! Aku tidak suka melihatnya menggendong gadis lain seperti itu. Iri? TIDAK! Walaupun jujur dia tidak pernah menggendongku seperti itu karena aku tidak suka, tapi bukan berarti dia harus menggendong wanita lain seperti itu kan?

“Jangan kekanakan Lee Chaejin, kakinya sedang sakit, kau lihat? bengkak.. dan bahkan dia tidak bisa berdiri dengan benar!”

“Tapi kau bisa bantu dengan cara memapah Cho Kyuhyun, cepat turunkan dia sekarang!”

Aku menatap Kyuhyun garang dan aaah kenapa mataku panas? menjijikan! Andwaee.. tahan! tahan!

“Kyuhyun-ah, kau bisa menurunkan aku..”

“Tidak, aku tahu kakimu terluka agak parah, lihat saja bengkaknya, kau harus segera diobati karena malam ini kita akan makan malam dengan Tuan Zhang kan?”

Menyebalkaaaaaaaaan! Adegan lovey dovey yang menyebalkan dan menjijikan! Kenapa seolah-olah aku adalah peran antagonis atau cameo disini huh? Eommaaaa~

“Gomawo Kyu..”

“Kalian menyebalkan!”

“Lee Chaejin!!”

“Baiklaaah..  aku tidak peduli! Permisi, dan maaf mengganggu adegan lovey dovey kalian! Silahkan dilanjutkan, anggap saja aku ini nenek sihir dalam cerita Cinderella atau cameo yang tidak penting!”

Kau menyebalkan Cho Kyuhyun! Babi bodoh! Babi menyebalkan! Kau benar-benar membuatku marah!

****

Kyuhyun’s pov

Aku sekarang ada di sebuah restoran milik Tuan Zhang. Tuan Zhang ini adalah salah satu investor di perusahaanku. Ya, aku sedang makan malam dengan Tuan Zhang dan istrinya. Udara malam hari yang segar dan pemandangan kota yang sangat bagus. Romantis? Mungkin.. tapi tidak jika tepat di sebelah mejamu ada pemandangan yang menyebalkan seperti di café tadi pagi. Aaah ini lebih parah!

Aku melirik Chaejin yang sedang makan malam bersama namja itu. Apa aku melakukan kesalahan lagi? melihat tatapan matanya tadi, sepertinya dia benar-benar marah padaku. Ayolaaah.. Xi You sedang sakit karena terkilir, ia terpeleset karena heels-nya yang tinggi, lalu aku membantunya. Apa salah?

Chanyeol, ck! pria itu menyebalkan.. dilihat dari sudut apapun, kurasa aku lebih tampan. Kecuali harus kuakui wajahnya lebih manis tapi hey, lihat senyumnya yang terlalu dibuat-buat itu. Terlalu sumringah dan sungguh membuatku muak!

Baiklah.. pertanyaannya adalah, kenapa mereka nampak seperti sedang dinner romantis? Kenapa meja mereka tepat disebelah mejaku? dan kenapa aku tidak bisa melakukan apa-apa untuk menyeret Chaejin? Untuk pertanyaan terakhir, jawabannya adalah karena aku sedang makan malam dengan rekan bisnisku. Kalau tidak ada Tuan Zhang dan istrinya dihadapanku, aku sudah menyeret Chaejin dan  mengurungnya di kamar hotel sekarang juga.

Tadi Pagi? Kepalaku terlalu pusing untuk melakukan hal itu. Pdahal bisa saja aku memukulnya seperti apa yang pernah aku lakukan pada Jonghyun dulu. Aissh.. tidak ada namja bodoh itu, sekarang ada namja lain yang sama menyebalkannya.

“Kyuhyun-ssi, apa makanannya tidak enak?”

Aku melirik Yi Xiao -dia juga bertugas sebagai penerjemah dalam pertemuan bisnis ini. Yi Xiao tersenyum lalu membisikan kalau Tuan Zhang bertanya apakah makanannya tidak enak. Sekedar informasi, aku fasih mengucapkan bahasa mandarin tapi err.. yaa tidak terlalu paham artinya.

“Makanannya sangat enak hahaha”

“Chaejin-ah, kenapa kau memotong dagingnya seperti itu? Apa dagingnya keras? kemarikan, biar aku potongkan untukmu!”

Aku melirik ke meja Chaejin dan Chanyeol. Chanyeol tersenyum lalu mengambil piring Chaejin dan lihatlah.. namja itu sekarang sedang memotong-motong daging steak milik Chaejin. Aku? adegan lovey dovey apanya? bahkan adegan mereka sekarang lebih menjijikan. Perlu aku ceburkan bocah itu ke kolam renang ini sekarang?

Apa tadi katanya saat melihatku dan Yi Xiao? nenek sihir dalam cerita cinderella? memangnya ada hah? dia benar-benar bodoh! Cameo? aah otaknya benar-benar bermasalah dan yang jelas adegan dihadapanku benar-benar membuatku tidak nafsu makan.

“Kyuhyun-ssi, bagaimana jika kau bernyanyi? Kudengar suaramu bagus.. hahaha lagipula ini restoranku, tidak usah sungkan, bagaimana?”

Eh, ternyata istri Tuan Zhang fasih berbahasa Korea. Apa tadi katanya? bernyanyi? Emm.. suaraku memang bagus dan aku sangat tahu itu.

“Kyuhyun-ah, ayo benyanyi! Ayo~”, Yi Xiao tersenyum menatapku, menyemangatiku eoh? Aku melirik ke meja Chaejin yang sedang memakan makanannya. Dia melirikku lalu wow! Apa-apaan itu? Dia membuang muka? mengacuhkanku? Aissh~ Baiklah.. kita lihat saja, apa kau bisa mengacuhkanku dan lebih memilih memperhatikan bocah itu saat aku sedang bernyanyi? Pesonaku jauh lebih kuat, kalian tahu?

****

Chaejin’s pov

Kenapa dia juga harus makan di restoran ini dan kenapa mejanya harus tepat disebelahku? Membuatku kesal saja! Aku memakan steak yang sudah dipotong oleh Chanyeol. Dia benar-benar perhatian. Kyuhyun? Perhatian? Dunia gonjang-ganjing!

Aku melirik kesamping mana bocah itu?

“Annyeong.. err, aku akan menyanyikan lagu untuk seseorang yang special!”

Aku melirik ke panggung kecil di sudut restoran. Uwoooooow dia akan menyanyi? Cho Kyuhyun-ku yang bodoh akan menyanyi untuk seseorang? Aku melihat Kyuhyun yang sekarang duduk dibelakang sebuah keyboard dan apa dia melihat ke arahku atau.. aku berbalik dan si Lou Lou itu ada disebelahku?

Isn’t she lovely
Isn’t she wonderfull
Isn’t she precious
Less than one minute old
I never thought through love we’d be
Making one as lovely as she
But isn’t she lovely made from love

Isn’t she pretty
Truly the angel’s best
Boy, I’m so happy
We have been heaven blessed
I can’t believe what God has done
through us he’s given life to one
But isn’t she lovely made from love

.

Aissh~ terlihat sekali kalau babi genit itu sedang tebar pesona. Aah kenapa aku baru sadar jika bocah itu sangat genit? Menyebalkan!

Kyuhyun berjalan ke bangkunya setelah selesai menyanyikan lagu terkutuk itu. Zzz.. entahlah, aku tidak suka! Apalagi jika ingat adegan di lobi tadi. Sudahlah..

“Aku tidak menyangka suaramu benar-benar bagus!”

Aku melirik ke meja sebelah, seorang wanita paruh baya yang satu meja dengan Kyuhyun bertepuk tangan keras sambil tersenyum begitu pula Pria disebelahnya, dan wanita menyebalkan -yang entah kenapa aku malas sekali menyebutkan namanya, itu tersenyum lalu menarik tangan Kyuhyun duduk. Cih! Apa-apaan itu?

“Wow.. kau menyanyi sangat baik tadi! Kyuhyun-ssi, kau menyanyikan itu untuk Nona Lou Yi Xiao? aaaah kau romantis dan kalian memang terlihat serasi!”

JLEB!

“Sudah aku duga, kalian ini sebenarnya sepasang kekasih kan?”

JLEB! JLEB!

Huaaaaaaaa~ cukup! Sudahi perih ini! Okey, itu berlebihan. AKU EMOSI! AKU MARAH DAN AKU MURKA! Okey, tahan Chaejin.. jangan sampai kau melempar steak lezat ini ke wajah Lou Yi Xiao atau Kyuhyun.

“Chanyeol-ah.. aku ingin ke toilet!”

Aku beranjak dari dudukku. Melewati meja Kyuhyun dengan kesal. Jangan salahkan kebodohan atau keseimbanganku yang payah, salahkan kenapa Tuan babi bodoh itu membuatku kesal sehingga aku tidak memperhatikan jalanku dan berakhir dengan..

BYUUURR!

.

.

Aku melemparkan jas Kyuhyun ke kasur. Ini memalukan! Amat sangat memalukan! Jatuh tercebur kedalam kolam di depan sainganmu. HUAAAAAAA~ MEMALUKAN! Dan si bodoh itu tidak berhenti tertawa sejak tadi di jalan. Tidak punya perasaan!

“HAHAHAHA Kau ini payah sekali sih.. sudah tahu tidak biasa memakai sepatu tinggi berjalan asal seperti itu, Ck! Cepat mandi agar tidak sakit sana!”

“Aku bisa mandi dikamarku, kenapa kau harus membawaku ke kamarmu hah?”

“Waeyo? Ini kamar hotel, bukan kamarku Lee Chaejin-ku yang sadis! Lagipula tidak ada istilah ada kamar-ku atau kamar-mu yang ada itu adalah ‘kamar kita’ dan bukan disini tapi di apartemen kita.. Sekarang cepat ganti bajumu.. pakai saja bajuku dulu atau mau aku gantikan, hmm?”, Kyuhyun menyeringai dengan wajahnya yang membuatku ingin melempar meja ini ke wajahnya.

Aku mengambil baju Kyuhyun lalu ke kamar mandi. Aissh~ menyebalkan!

.

Aroma Kyuhyun. Aku mencium baju yang kukenakan dan ini sangat nyaman hahaha.. kaos panjang dan celana training yang okee.. sangat besar, aku tahu tapi ini membuatku hangat dan nyaman.

Aku duduk dibalkon dan Kyuhyun dating lalu duduk disebelahku. Aaah~ perjalanan yang menyebalkan. Kejadian di café, lobi dan restoran benar-benar menyebalkan. Adegam mana yang menurut kalian menyebalkan? Bagiku semuanya! Sejak di kantor dan bertemu dengan Lou Yi Xiao, itu menyebalkan!

“Lee Chaejin! Kau menangis? Waeyo?”

Huweeeeee memalukan! Aku menangis? Dan dia bertanya kenapa? BERTANYA KENAPA? Dengan keras aku menggigit tangannya yang lebih menggiurkan dari daging steak yang tadi aku makan.

“YAK!”

Aku melepaskan tangannya lalu menjambak rambutnya keras. Bodooooooooooooh!

“KAU MENYEBALKAN! AKU MEMBENCIMU! Huaaaaaaa kenapa kau masih bertanya kenapa aku menangis hah? Babi bodoh!”

“Aisssh~ aaaww.. Chaejin-ah.. ak- ini sak.. aishh~ Henti—aah ini BENAR-BENAR SAKIT!”

Uwoooow apakah terlalu keras? Aku melepaskan tanganku dari rambutnya dan err.. ada beberapa helai yang terlepas. Sepertinya dia tidak bohong soal sakit. Hey, jangan tatap aku seperti itu!

“Aissh~ YAK! KAU BENAR-BENAR SADIS! Omona.. kau lihat? Rambutku.. aissh~”, Kyuhyun mengusap-usap kepalanya sambil meringis.

“Mianhae.. apa sakit?”

“TENTU SAJA!”

Aku mengusap rambut Kyuhyun pelan. Rambutnya agak ikal berantakan dan halus, aku paling suka menyentuh rambut Kyuhyun.

“Masih sakit?”

“Hanya agak pusing..”

“Separah itukah efek jambakanku?”

Kyuhyun memelukku. Huaaa jangan memelukku seperti ini karena aku jadi ingin menangis lagi aaaah.. cengeng dan itu menjijikan!

“Aku pusing karena efek kau tidak tidur disampingku.. aku tidak bisa tidur semalaman kau tahu? Jadi malam ini kau harus tidur denganku!”

“Tuan babi, kenapa kata-katamu ambigu?”

“Kau pasti memikirkan hal yang ‘iya-iya’ kan?”

“Mesum!”, Aku mencubit pinggangya keras. Ck! Mesum!

.

Aku rasa aku bisa tidur nyenyak malam ini. Kenapa? Karena Kyuhyun tidur disebelahku. Err… Ngomong-ngomong Lou Yi Xiao dan Chanyeol bagaimana ya? Tidak peduli soal wanita itu, kalau Chanyeol, besok pagi saja aku hubungi dia hohohoho~

“Kyu, bagaimana jika kau ganti saja sekretarismu.. pindahkan saja dia!”

“Aku tidak mungkin memecat Yi Xiao, karena pekerjaan dia bagus..”

“Aku kan bilang pindahkan, bukan berarti harus dipecat..”

Kyuhyun menatapku lalu tersenyum mengejek, “Lihat dirimu.. Kau seperti ahjumma-ahjumma yang protektif pada anak laki-lakinya agar tidak jatuh cinta pada gadis miskin seperti di drama-drama Hahahahaha”

Aku? Ahjumma? Cih! Aku ahjumma lalu dia apa??

“Kau tahu? Dibanding Tiffany, Dia lebih menakutkan.. Dari tatapannya saja aku tahu kalau dia benar-benar menyukaimu dan sepertinya dia suka sekali berada dekat-dekat denganmu dan pamer kepaku. Aissh~ menyebalkan!”

“Kau cemburu? Tenanglaaah~ Aku ini pria yang tidak mudah tergoda, kecuali kau yang menggodaku!”

“Jinja? Memangnya kau tidak pernah berpikir untuk selingkuh?”

“Tentu saja tidak! Kau pikir aku ini pria apa hah?”

“Pria genit yang bahkan tidak memberitahu sekretarisnya kalau dia sudah menikah! Betapa menyebalkannya dirimu Babi Cho! Aah.. aneh sekali, kau tidak mungkin tidak tergoda sama sekali.. kau tahu? Bahkan aku pernah berpikir untuk berselingkuh dengan Jonghyun, atau Jinki, Chansung teman kuliahku yang benar-benar baik dan tampan.. Melihat Chanyeol pun sepertinya dia lumayan..”

Hei, kalian pikir aku serius mengatakannya? Tentu saja tidak. Tidak ada yang jauh lebih baik dari Cho Kyuhyun-ku yang bodoh tapi menyebalkan , kekanakan dan sangat.. err tampan?

“Kau pernah berpikir seperti itu?”

“eo!”

Kyuhyun membalikkan badannya memunggungiku. Aissh~ Dia marah? Hahahaha lihatlah sikapnya yang kekanakan. Mana mungkin aku mengatakan itu dengan serius kan? Aissh..

“Kyuhyun-ah~”

“…”

“Kau marah?”

“…”

“Katakanlah sesuatu!”

“Sesuatu!”

Astagaaa apa-apaan itu? Bodoh sekali dia! Aku membalikan tubuhnya kasar dan menatap wajahnya. Aissh~ dia sangat tampan dan jantungku berdebar-debar. Selalu dan selalu dan selalu saja seperti itu.

“Cho Kyuhyun-ku yang bodoh, kau yang terbaik!”

Aku mengusap kedua pipi Kyuhyun yang berjerawat itu lalu mencium kening Kyuhyun dan mengecup bibirnya yang tebal itu.

“Tentu saja, tidak ada pria yang lebih baik dan tampan dariku untuk menjadi suamimu. Catat itu baik-baik! Dan ingat itu saat kau berniat untuk selingkuh dariku Lee Chaejin-ku yang sadis!”

“Kupertimbangkan!”

Kyuhyun, bocah itu memeluk pinggangku dan mencium bibirku. Aissh~ aku selalu lemah jika dia sudah menciumku seperti ini. Bibirnya yang tebal itu melumat bibirku intens dan Kyuhyun sedikit menggigit bibirku, mebuatku membuka mulut dan err.. lidahnya yang lihai itu menjelajahi mulutku.

Omo! Sejak kapan posisi kami berubah? Sejak kapan dia berada diatasku? Sesaaaak! Aku mendorong tubuh Kyuhyun. Udaraaa aku butuh udaraaaa!

“Omo! Hhh.. kau mau mebunuhku?”

“Tidak! Aku ingin ‘memakanmu’ Lee Chaejin! Tapi.. badanmu agak demam, jadi tidak sekarang kurasa.. sebaiknya kita tidur!”

Kyuhyun merebahkan tubuhnya disampingku. Kurasa dia benar, kepalaku agak pusing..

“Kyu..”

“Mwo?”

“Peluuuuk~”

Apa aku terlihat manja? Sudahlah, aku benar-benar ingin dipeluk olehnya. Kyuhyun terkekeh pelan lalu memelukku. Hangat dan aku suka aroma tubuhnya. Kurasa aku akan mimpi indah dan tidur nyenyak. Perang? Entahlah.. gencatan senjata dulu untuk kali ini. Jaljayo~

.

.

.

“Chaejin-ah..”

“Hm?”

“Kapan-kapan kita harus mandi bersama!”

“MWORAGO! YAK! MESUM!”

END

Krik..krik.. gaje? gak nyambung? kepanjangan? yayaya.. saya tau ini endingnya gak banget (-____-)v maaf tidak sesuai harapan hehehe tapi di komen oke? kritik dan saran saya terima.. dan maaf saya gak bisa bales komen kemaren-kemaren *bow* tapi saya baca! serius! dan terharu :’)

Maaf buat typo yang kemaren dan udah diusahan diminimalisirkan buat part ini hehehe.. dan tenyata pria itu adalah Park Chanyeol, dan jujur.. saya gak tau mana Chanyeol, baru liat fotonya doang *plak

145 thoughts on “my wedding [it’s war] #2

  1. beneran deh kalau aku jd chaejin terus liat lou yi xiao kayah gitu sama kyuhyun pasti pengen diceburin aja ke laut , jd orang genit banget >.<

  2. Daebak chingu..
    Eh apa2n itu? Mandi bersama? Kyuhyun! Kau mesum jagi, otakmu telah terkontaminasi virus yadong eunhyuk oppa..
    Eunhyuk oppa,,kau apakan suamiku!!

    Terlepas dari kalimat gaje d atas, ff ini keren banget..
    D tunggu ff lainnya^^

  3. kok jadi tekanan batin sama s’lou2 ntu yah dasar sekertaris ganjen !!!!!!!!!! Kyu babo !!!!!!!!!! ngga berperasaan !!!!!!!!!!!!!!

  4. Wwkkkkkk
    duuuhh chingu~ya ff mu jeongmal daebak. Jinja.
    Aku ampe ga berhenti ketawa baca ni ff.
    Lucu tappi lucunya ga berlebihan yang bikin garing. Ini bener-bner mengocok perut.
    Konfliknya emang biasa, tappi chingu kemas(?) menjadi ff yang luasr biasa.. Kekeke

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s