The Unforgettable Memories 2003

Author: cassandraCHO203

Cast :
Cho Kyuhyun
Lee Hyemin

And other cast

Genre: romance,angst

Rating : PG 13+

Note:

 

Ini FF pertamaku jika ada kesamaan dibagian jalan cerita mian yah, itu semua murni kecelakaan :D

________________________________________________________

Lee Hyemin POV

Menurutku hidupku sangat menyulitkan untuk siapa pun. Aku benci kehidupan seperti ini. Lebih baik aku tak usah hidup daripada seperti ini . Oh ya annyeong choneun Lee Hyemin imnida. Aku sekarang berumur 22 tahun.

FLASHBACK

“Hei kyu sedang apa kau?” Tanya ku sementara dia sibuk dengan psp nya .

“Kau tidak lihat aku sedang berkencan dengan pspku?!?!”
Dia menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari pspnya itu.

“Kau tidak perlu marah marah seperti itu tuan Cho! Aku hanya bertanya! Yasudah tenggelamlah diduniamu sendiri!” Jawabku dengan kasar melebihi kasarnya bicara dia tadi padaku sambil berlalu pergi menjauhi dia.

“Hei nona Lee tunggu aku! Aku kan hanya bercanda mengapa kau marah sebesar itu padaku?!?!” Teriak kyu tetapi aku tetap tidak menghiraukan ucapannya. Dia sudah sering membuatku kesal hanya karena pspnya itu.

“Hei aku hanya bercanda! Mengapa kau marah? Kau kan sudah menjadi sahabatku sejak lama mengapa kau masih tidak tau bagaimana sifatku huh”

Jawab kyu sambil memegang pergelangan tanganku. Dia berhasil mengejarku dan berbicara padaku. Deg. Mengapa rasanya sakit sekali ketika dia berkata ‘sahabatku’ aku menganggapmu lebih tuan Cho! Tetapi kau hanya tetap menganggapku sebagai sahabat. Ya aku hanya bisa menerima saja apa yang kau anggap kepadaku tuan Cho.

“Yayayaya terserah kau saja. Aku mau ke perpustakaan kampus dulu. Lepaskan tangamu itu.”

Aku hanya bisa mengalah padanya. Tidak mungkin aku memberontak karena tidak ingin dianggap sahabat saja. Kemudian dia melepaskan tangan yang tadinya bergelayut di pergelangan tanganku.

“Ah aku ikut kau!”

Untuk apa dia ikut aku? Ish dia memang selalu seperti ini. Kalau aku sedang marah dia pasti akan mengikuti kemana tujuanku sampai aku selesai dengan tujuanku alias aku sudah berada dirumah.

“Terserah kau saja! Asal jangan menggangguku ya.”

Selalu seperti ini aku tidak bisa mengelak jika dia berbicara dengan tujuan berbaik hati padaku. Selalu aku terlena dengan kata katanya itu.

“Hye. Aku boleh bicara sesuatu padamu?”

Tanya Kyu saat aku membaca buku akutansi yang akan kujadikan bahan bahan jawaban dari tugasku nanti yang diberikan oleh Jung Songsaenim.

“Boleh. Kau mau bicara apa?”

Tanyaku tanpa mengalihkan pandangaku dari buku ini.

“A..ak…aku menyukaimu. Bukan sebagai sahabat lagi. Tetapi sebagai laki laki yang menyukai perempuan. Apa kau mau jadi pacarku?”

Katanya dengan gugup. Kata kata yang dilontarkannya sangat menakjubkan.

“A..aku mau”

“Jinjja?”

“Tentu”

Dia terlihat begitu senang mendengar jawabanku lalu memelukku dengan erat.Ya aku mempunyai rasa yang sama denganmu Cho Kyuhyun.

FLASHBACK END

– –

 

Masa masa yang indah untuk seorang sepertiku tetapi tidak denganku. Aku benci semuanya. Mengapa aku terlahir sebagai Lee Hyemin? Mengapa? Mengapa Tuhan menakdirkanku seperti ini?

Salju yang terhembus dikaca jendela dengan damainya seperti ikut hanyut pada lamunanku. Aku hanya melamunkan bagaimana nasibku beberapa tahun lagi. Aku tidak mau meninggalkan dunia ini dengan cepat. Bagaimana nasib pangeranku? Pangeran Cho Kyuhyunku? Dia adalah alasanku bertahan hidup hingga selama ini.

Ya aku dan Cho Kyuhyun resmi berpacaran 1 tahun yang lalu tepatnya 25 Desember lalu. Saat natal tiba. Disaat salju turun dengan damai aku juga merasakan damainya hatiku karena akhirnya Cho Kyuhyun juga mempunyai rasa yang sama denganku. Dia mengungkapkan rasa itu disaat natal dan disaat kami berada diperpustakaan.

“Hyemin ah~ada kyu diluar dia sedang menunggumu cepat ganti pakaian. Dan ingat pakailah pakaian yang hangat agar kau tidak jatuh sakit lagi!”

Eomma memanggilku dan berkata ada kyu diluar. Aku merasa seperti anak idiot yang harus diperingatkan setiap aku mau keluar rumah. Mengingatkan agar aku tidak jatuh sakit lagi. Aku merasa seperti orang yang paling terpuruk didunia. ‘AKU SEHAT! AKU BUKAN ORANG PENYAKITAN!’ Aku ingin sekali berteriak seperti itu pada semua orang yang selalu mengasihaniku hanya karena penyakit ini. Tetapi itu tidak mungkin karena terlalu banyak orang yang bertindak seperti itu padaku.

“Oh baiklah eomma. Eomma,aku sudah dewasa bukan lagi anak kecil yang harus selalu butuh perhatian,aku bisa menjaga diriku sendiri maupun bagaimana cara melindungi diriku sendiri. Eomma tidak perlu khawatir padaku. Percayalah padaku eomma”

Aku berkata padanya sambil mengambil beberapa pakaian yang aku pilih untukku pakai. Eomma hanya mengelus pelan puncak kepalaku sambil menganggukan kepalanya. Aku tahu eomma sangat khawatir pada kondisiku. Karena aku juga merupakan anak tunggal dari eomma dan appa.

Appa pemilik dari Lee Group Family yang sangat terkenal diseluruh Korea ini. Tetapi hanya 1 aib yang ada. Ia memiliki seorang anak perempuan penyakitan. Ya itu aku. Aku adalah aib bagi semua orang. Aku benci kenyataan itu.

Appa dan eomma selalu memperhatikan kesehatanku. Mereka tak ingin aku drop lagi seperti waktu kecil yang bisa membahayakan nyawaku. Mereka rela membuang uang banyak hanya untukku,demi kesehatanku.

Aku sangat berterima kasih pada mereka yang selalu memperhatikanku tapi aku juga ingin mandiri seperti 1 hal ini,aku bisa menjaga kesehatanku sendiri.

Setelah selesai memilih pakaian dan mengganti pakaian aku bergegas keluar dari kamar. Aku menemukan Kyu sedang duduk diruang keluarga sambil mengobrol bersama appa.

Mereka memang sangat dekat bahkan dari kyu berumur 3 tahun mereka sudah sering mengobrol seperti ini. Kyu memang mudah bergaul pada siapapun termasuk ayahku.

Kyu tampak sangat tampan,dengan jas simple dan berlapis rompi warna hijau tuanya itu. Ia terlihat sangat elegan dimataku. Ia memang sangat sempurna.

“Eh hye kau sudah selesai,cepat sekali atau aku saja yang merasa cepat karena sambil mengobrol dengan appamu ya? Hahaha”

Sahut kyu saat aku sudah berdiri didepan mereka berdua. Dia memang selalu begitu,dia berubah sejak menjalin hubungan sepasang kekasih denganku. Dia sudah jarang main psp,ataupun berurusan dengan game. Dia memang tipe laki laki yang setia. Aku bangga memiliki seorang kekasih seperti dia.

“Ah kau bisa saja. Ayo kita pergi,appa kami pergi dulu ya. Annyeong”

“Ya,aku juga ahjussi. Annyeong ahjussi dan titipkan salam pada ahjumma juga ya ahjussi”

Kyu mengatakan hal itu sambil berdiri dan menggait tanganku. Kami bergegas menuju mobil dan pergi bersama.

Setelah sampai di myeongdong,aku sedang tidak ingin pergi jauh jauh karena ya aku memang sedang tidak mood saja jadi aku pergi ketempat ini dan kyu menyetujuinya.

Kyu memilih untuk pergi ke sebuah kafe yang bernuansa warna warni dan sangat terlihat cerah.

“Hye,kita duduk disini saja ya. Darisini pemandangan terlihat sangat keren apalagi ditambah salju turun. Aku pesan makanan dulu ya”

Kyu menyahut sambil pergi. Dia memilih tempat yang indah dan aku suka tempat yang bisa langsung menatap pemandangan. Dia tahu seleraku dalam semua hal.

Setelah kembali dari memesan makanan dia duduk diseberangku. Dia menatap mataku dalam. Aku yang melihatnya juga menjadi risih.

“Kyu kenapa kau melihatku seperti itu sih?tidak biasanya huh”

Aku yang risih akhirnya berbicara padanya.

“Tidak boleh? Ah kau pelit sekali yeobo~lihat tidak salju itu turun dengan damai ya. Sayang natal sudah lewat”

Kyu malah mengalihkan pembicaraan. Jadi aku juga memutuskan untuk tidak mengambil pusing akan hal tadi.

“Ah aku lupa!!!!”

Aku sedikit berteriak padanya. Aku lupa bahwa anniversary kami telah lewat. Aku panik dan kyu hanya melihatku dengan bingung.

“Kau kenapa? Apanya yang lupa?”

“A…aku..aku lupa anniversary kita telah lewat. Mianhae kyu ah~aku bukan kekasih yang baik untukmu.”

Aku menjawab pertanyaannya dengan menunduk. Air mataku menetes. Aku tipe orang yang mudah menangis akan suatu hal. Tetapi tidak semua hal bisa kutangisi.

“Ha? Eh?!?! Hye ah~itu bukan salahmu kok. Anniversary itu kan boleh dirayakan ataupun tidak jadi tidak masalah. Jika memang hal itu diharuskan bagi siapapun tapi aku tidak akan menuntut itu dari hubungan kita. Aku sudah cukup senang apa yang kau berikan untukku. Itu sudah lebih dari cukup hye ah~”

Dia menarik tanganku yang tadinya aku gunakan untuk menahan air mataku. Dia menggenggam tanganku erat.

“K…kau..menangis?”

Sepertinya dia sadar apa yang aku lakukan karena sedari tadi aku hanya diam menunduk.

“Kau tidak perlu menangis hye ah~aku merasa seperti laki laki yang buruk untukmu. Kumohon…jebal hye ah~”

Dengan perkataannya yang seperti itu membuatku luluh dan akhirnya aku menghapus air mataku , memberanikan diri menatap dirinya yang sedari tadi sudah menatapku.

“Gomawo kyu”

Aku hanya bisa menatap dirinya sambil tersenyum untuk membuat dirinya tidak lagi khawatir karena aku menangis.

Pesanan yang tadi dipesan kyu sudah datang dan dia melepaskan tanganku untuk menyantap makanannya.

Ternyata dia memesan vanilla waffle bertabur buah stroberi dan cappucinno untukku sementara dia memesan chocolate waffle bertabur krim vanilla dan cappucinno juga untukku.

“Kyu apa ini pesanan couple?”

Tanyaku karena sepertinya ini memang sama hanya berbeda rasa saja.

“Ha? Kok kau bisa tau sih! Aish! Ini sebenarnya kejutan untukmu! Aishh”

Dia mengacak kepalanya frustasi, aku hanya bisa ketawa kecil melihat tingkahnya yang konyol itu. Ternyata memang benar tebakanku dan kyu sebenarnya memesan itu untuk kejutan tetapi aku sudah mengetahuinya duluan.

“Haha kyu kau ini saja yang babo. Ini adalah makanan spanish style dan aku sering melihatnya bahkan memakannya! Huh”

“HAH?!?! Kau pernah memakannya? Dengan siapa? Hah? Cepat bilang!!!”

“Tentu saja 22nya untukku babokyu! Untuk apa aku berikan pada orang lain karena aku sangat menyukai makanan ini!”

“Hahhh amin. Kiranya kau akan memakan ini dengan laki laki lain selain diriku.”

“Kau pasti cemburu kan? Haha ngaku saja kyu!”

“Tidak!!! Sudah ayo makan!”

Ya kyu memang sudah tahu bahwa selama ini aku belum pernah berpacaran dengan siapapun selain dirinya karena aku dan dia sudah berteman sejak kecil hingga kami jadi sepasang kekasih seperti sekarang.Jadi wajar jika dia kaget mendengar hal itu tetapi bodohnya ia berpikir aku akan memakan itu dengan laki laki lain selain dirinya!

I can’t leave you Mr.Cho!

– –

Malam ini malam tahun baru,hari bahagia untuk seluruh mahluk yang hidup didunia ini.

Termasuk aku yang bahagia karena hari ini keluarga Lee dan keluarga Cho akan berkumpul dirumah ini. Sebenarnya aku cukup bingung mengapa mereka semua mau berkumpul dirumahku. Kalau aku yang disuruh datang kerumah Cho mungkin aku akan bermalas malasan. Untuk apa hanya tahun baru harus berkumpul ramai ramai seperti ini.

“Hye diluar keluarga Cho sudah datang. Cepat kau keluar jika sudah selesai tidak enak kalau mereka menunggu lama”

“Yayaya eomma,aku sebentar lagi akan selesai”

Eomma keluar dari kamar dan aku segera menyelesaikan kegiatanku sedari tadi yaitu merapikan pakaianku.

Aku keluar dari kamar dan pada saat keluar kamar semua orang menyambutku dengan hangat. Aku risih sekali melihat keadaan seperti ini. Mereka pikir apa ada seorang ratu yang keluar dari kamar dengan anggunnya dan harus mendapat sambutan hangat. Aku hanya manusia biasa yang selalu ditinggi tinggikan padahal aku hanya anak seorang Lee Cheonsil tetapi sudah seperti apa.

“Ayo hye duduk. Bergabung dengan kami semua” ajak eomma sambil melambaikan tangannya.

Aku hanya menurut dan akhirnya ahjussi memulai pembicaraan.

“Kyu dan hye sudah berpacaran cukup lama bagaimana kalau dilanjutkan ke jenjang lebih serius?”

“Ah iya. Memang lebih baik seperti itu daripada berpacaran lama lama tidak baik juga.”

Aku sudah mulai bingung dengan percakapan ini. Maksud mereka apa? Ke jenjang yang lebih serius?

“Kyu,hye bagaimana kalau kalian secepatnya menikah?”

Aku tersentak mendengar ucapan ahjussi. Mwo? Mereka menyuruh kami untuk nikah cepat cepat?

“Mianhae ahjussi. Menurutku ini terlalu cepat mengingat umur kami belum terlalu dewasa”

Aku membuka suara karena ini memang terlalu cepat,menurutku.

“Itu tidak jadi masalah hye ah~yang penting kalian mengikat janji seumur hidup dahulu baru kalian memikirkan hal lain”

Elak appa. Yaampun jika sudah seperti ini bagaimana?

“Appa,eomma kalian tidak lupa kan bahwa aku memilik peny…”

“Penyakit. Ya eomma,appa bahkan ahjussi dan ahjumma sudah tahu bahkan ingat. Kau tak perlu khawatir”

“Betul itu hyemin ah~ ahjumma sudah mengetahui hal itu sejak kau masih kecil. Dan kami menerimamu apa adanya”

“Kau tak perlu cemas akan apapun hyeminnie. Semua sudah tahu penyakitmu,dan masalah umur itu hanya hal sepele”

Sahut eomma. Aku sudah tidak bisa mengelak bahkan ahjumma dan ahjussi sudah tau penyakitku dari aku kecil.

“Jadi bagaimana tuan dan nyonya Lee? Apa kalian setuju dengan rencana pernikahan ini?”

“Tentu saja kami setuju”

Jawab eomma dan appa berbarengan.

“Baik rencana ini sudah fix. Tinggal rencana tanggal mereka menikah saja”

“Betul itu. Ehm bagaimana kalau kita makan malam dulu?”

“Boleh.Ayo kita makan dulu”

Akhirnya setelah perbincangan yang menyeramkan itu telah selesai kami semua makan malam. Kyu sedari tadi hanya diam. Kenapa dia?

“Kyu kau kenapa?”

“Aku? Ehm gwenchana”

“Geotjimal”

“Ya nona Lee. Aku sedang ada pikiran. Kita bicarakan nanti saja ya setelah makan malam”

“Oh baiklah ne”

Aku jadi ingin cepat cepat selesai makan malam karena aku sudah tidak sabar mengetahui apa yang sedang ia pikirkan.

“Apa yang sedang kau pikirkan?”

Tanyaku saat kami sudah duduk diayunan taman belakang rumah.

“Aku hanya ingin melamarmu secara langsung bukan lewat omongan orangtuaku”

Jawabnya jujur. Hah? Apa yang dipikirkan olehnya hanya itu?

“Hanya itu?”

“Tentu tidak ada yang lain lagi”

“Kau terlalu babo tuan cho! Untuk apa kau pikirkan itu! Haha”

Kataku sambil menatap langit yang indah dimalam hari.

“Hah? Memangnya kenapa?”

“Gwenchana. Kau tak perlu memikirkan itu terlalu dalam”

“Itu tidak mungkin.Apalagi aku seorang laki laki,jika mungkin aku akan dianggap culun”

“Mengapa semua orang beranggapan begitu? Tetapi tidak denganku. Jika kau mau menjadi pendamping hidupku untuk selamanya saja aku sudah berterima kasih sekali padamu..”

“Justru harusnya aku yang berterima kasih karena kau mau menjadi pendamping hidupku”

“Ahaha sudahlah aku berterima kasih padamu kau juga berterima kasih padaku berarti kita seri kan?”

Dia hanya membalasku dengan senyum.Senyum terindahnya.

DUARDUARRR….

“Haaaa ini sudah tahun baru! Selamat tahun baru tuan Cho!”

“Selamat tahun baru juga nyonya Cho!”

“Eh?”

“Waeyo? Sebentar lagi kan kau akan menyandang gelar itu”

Aku hanya tersenyum simpul kepadanya. Dia benar benar laki laki yang baik.

Tiba tiba dia menciumku. Tepat dibibirku. Dia menciumku lembut dan penuh perasaan. Aku hanya bisa hanyut dalam ciumannya itu.

Dia melepaskan ciumannya “your first kiss!”

Mukaku hanya bisa memerah mendengar hal itu.

Ya memang aku belum pernah berciuman dengan laki laki manapun sebelumnya.

“Aku senang first kissku dengan seorang yang belum mempunyai first kiss sebelumnya”

Ya memang aku dan dia sudah berteman sangat dekat dari dulu sehingga kamipun belum pernah berpacaran dengan orang lain. Karena mereka -teman teman sekolahku maupun teman kampusku- mengira aku dan Kyuhyun pacaran dari dulu.

– –

Sudah 1 tahun pernikahan kami berlangsung, sekarang aku hidup bersama dirinya dalam 1 atap. Bahagia tinggal bersamanya adalah hal yang kurasakan sekarang.

Aku sedang menyiapkan makan malam sambil menunggu dia pulang. Biasanya 10 menit lagi dia sudah sampai dirumah. Tiba tiba aku mual mual. Tidak biasanya seperti ini.

Aku berlari kekamar mandi pada saat mendengar suara buka pintu.

“Gwenchana hyemin ah?”

Aku mendengar suara kyu sedikit berteriak melihat aku sedang muntah dikamar mandi.

“Gw..gwen…gwenchana kyu”

Aku menjawab pertanyaannya dengan sedikit lemas karena sudah memuntahkan semua isi perutku.

“Ah itu bukan baik baik saja hye ah! Ayo cepat kau istirahat dulu lalu minum obat”

“Tidak. Aku harus menyelesaikan masakanku dulu”

“Shireo!”

Dia berteriak seperti itu sambil menggendongku ke kamar kami.

“Kau lebih mementingkan kesehatanmu atau masakan hah?”

Tanyanya dengan dingin. Dia selalu bertindak dingin jika aku mengelak perkataannya.

Aku memegang tangannya kuat kuat menahan sakit diseluruh tubuh sambil merintih.

“Sa…sak…sakit kyu ah”

Suaraku semakin terdengar seperti bisikan karena saking lemasnya.

“Gwenchana ah?”

“Bisa kau telpon Goo uisa (dokter)?”

“Ne”

Dia berlari untuk menelepon uisa. Apa sebegitu paniknya dia hingga harus berlari.

20 menit kemudian Goo uisa datang. Dia mengecek keadaan tubuhku.

“Kau terlalu lelah nyonya Cho,kanker darah itu tidak boleh terlalu lelah ataupun kedinginan. Tapi sejauh ini belum terlalu serius kok”

Ucap uisa yang membuatku lemas. Aku tidak boleh terlalu lelah? Hanya memasak dan membersihkan rumah itu membuatku lelah? Jahat sekali penyakit ini.

“Kau tidak perlu memikirkan penyakitmu, Asal tidak terlalu lelah kau tidak akan mual mual lagi. Ini resep yang harus kau tebus dan rutin meminumnya ya”

Ucap uisa kemudian keluar kamar. Setelah itu kyu masuk kedalam kamar.

“Tuh kan hye ah~aku sudah bilang kau tidak perlu memasak ataupun membersihkan rumah. Itu akan membuatmu lelah”

“Tidak kyu. Itu sudah menjadi kewajibanku sebagai seorang istri. Jadi aku harus menunaikan kewajiban itu”

“Tidak perlu! Aku tidak suka kau memasak ataupun membersihkan rumah!”

Marah kyu. Aku jadi seram sendiri,dia kalau sedang marah memang bisa membuat semua orang takut padanya.

“Mian kyu,aku tidak tau kalau kau tidak suka..”

Tadinya yang aku mendongak melihat kearahnya menjadi menunduk karena takut sekaligus menyembunyikan air mata yang sudah tak bisa dibendung lagi.

“Hye…gwenchanayo?”

“Gwenchana kyu. Aku tau aku memang tidak bisa memenuhi kriteria sebagai istrimu,seharusnya waktu itu kita tidak usah berpacaran saja. Ini akan membuatmu semakin tertekan karenaku..”

“Mengapa kau bilang seperti itu? Hah? Siapa yang bilang kau tidak memenuhi kriteriaku? Tidak!! Semua itu salah Hye ah!!!”

“Itu tidak salah kyu. Semua itu benar tetapi kau selalu menutupinya dariku”

“Aish..”

Dia hanya bisa mengacak rambutnya frustasi.

“Kau sudah tahu aku memiliki penyakit yang tak bisa disembuhkan tetapi kau tetap mau menjadi sahabatku dikala aku tidak memiliki teman.. Itu sudah cukup kyu,bukan seharusnya kau menjadi pacarku hingga menjadi suamiku seperti sekarang”

“Hei dengar nyonya Cho. Aku mencintaimu tulus dari hati bukan karena rasa kasihan. Aku tidak menganggapmu sebagai seorang yang penyakitan ataupun tidak sempurna. Dimataku kau terlihat sangat sempurna”

“Itu hanya dari matamu. Bukan dari mata orang lain. Orang lain menganggap aku mengejar mengejar cintamu demi ketampananmu”

“Siapa yang bilang? Hah? Aku mencintaimu kau mencintaiku. Apa salah jika kita membangun sebuah keluarga kecil karena didasarkan oleh cinta?”

“Terserah kau saja”

“Angkat kepalamu hyemin!”

Dia mendongakkan kepalaku paksa karena aku tidak mau menurut perkataannya.

“K…kau…menangis?”

“Gwenchana kyu..aku sudah biasa”

“Menangis adalah hal biasa untukmu?”

“Ne,menangisi penderitaanku yang tiada habisnya”

“Mianhae hyemin ah. Aku selalu menyalahkanmu..”

“Kau tidak salah kok aku yang salah”

“Jangan menyalakan dirimu lagi..”

“Memang seperti itu kenyataannya..”

“Kenyataan memang seperti itu tetapi kau juga harus berpikir positif”

“Ne tuan Cho!”

Aku mengakhiri pembicaraan yang tiada habisnya.

“Kau sudah makan?”

“Belum. Kau?”

“Belum juga. Aku tadi sedang memasak”

“Lebih baik kita pesan makanan. Aku tidak mau kau sakit karena belum makan,biar nanti dapur aku yang bereskan saja”

“Yayaya”

Dia memang laki laki yang baik,tetapi jika sudah debat dengannya aku pasti kalah. Kata katanya sangat tajam. Tetapi dari sisi lain aku suka,ia masih memperhatikanku dari sorot matanya sudah terlihat bahwa ia sangat ketakutan aku kenapa kenapa.

Saranghaeyo Cho Kyuhyun! Aku tidak ingin melihatmu sedih karena aku!

“Hye. Makanan nya sudah datang. Ayo kita makan!”

“Ne”

Aku keluar dan disana -meja makan- terlihat banyak hidangan istimewa. Sudah berapa lama aku melamun? Sampai secepat ini tetapi sudah terhidang banyak makanan.

“Kau yang memesan ini semua?”

“Ne”

“Untuk apa kau memesan makanan sebanyak ini?”

“Untuk badanmu yang kurus itu! Haha”

Sekelibat aku melihat diriku sendiri dari atas sampai bawah. Ternyata aku memang sangat kurus. Aku tidak berisi sama sekali.

“Ya memang aku kurus,tidak berisi dan tidak sexy seperti seperti yeoja diluar sana..”

“Eh? Kau marah lagi? Aku hanya bercanda hye ah~kau tidak kurus seperti apa. Kau hanya butuh sedikit gizi lagi mungkin kau akan terlihat sangat sempurna”

“Aku tidak sempurna. Bagaimana caranya untuk menjadi sangat sempurna? Toh aku pasti akan mati sebentar lagi”

“Eh? Untuk apa kau bicarakan tentang kematian sekarang? Kau masih bisa hidup 70 tahun lagi”

“Itu tidak mungkin. Sekarang saja rasanya sudah sangat lelah hidup”

“Sudah lebih baik tidak usah dibicarakan! Ayo makan”

Sekarang dia yang mengalah bicara. Aku hanya berbicara apa adanya bukan untuk merendahkan diri. Tetapi kyu selalu salah sangka.

– –

Apa lebih baik aku akhiri saja pernikahan ini? Aku sudah tidak tahan melihat kyu yang terlalu protective padaku.

“Morning minnie~morning kiss dong..”

Setelah dia bangun dia selalu seperti itu. Dia terkadang manja tetapi dia juga bisa bersikap dewasa.

“Shireo kyunnie!!”

“Wae?”

“Kau jorok!”

“Kau selalu seperti itu! Atau aku yang menciummu duluan?”

“Andwaeeee!”

Tiba tiba dia sudah berada diatasku dan aku berada dibawahnya. Dia mulai mendekatkan wajahnya ke wajahku. Cup! Kecupan itu berlangsung cukup lama. Dia mulai menghisap bibir bawahku kemudia bibir atas.

Aku melepaskan ciuman itu. Nafasku tersengal sengal. Dia juga sama seperti itu.

“Tuan Cho! Kau mau membunuhku ya? Tidak lucu jika besok pagi dikoran terdapat topik panas ‘seorang istri meninggal dunia karena kehabisan nafas saat berciuman dipagi hari’!”

“Hahahaha kau ini ada ada saja!”

Katanya sambil mencubit pipiku.

“Cepat mandi! Setelah itu sarapan . Aku sudah menyiapkan sarapan!”

Pada saat sarapan aku membuka mulut

“Kyu..apa lebih baik kita menyelesaikan rumah tangga kita saja ya?”

“Ehm? Me..menyelesaikan? Apa maksudmu?”

“Kita bercerai..”

“Hah? Kau gila? Pernikahan kita belum genap 2 tahun hye!”

“Aku tidak gila kyu. Memang belum 2 tahun. Maka itu aku ingin kita bercerai saja”

“Atas apa kau minta cerai?”

“Aku tidak cocok lagi denganmu. Kau terlalu sempurna,dan kau juga berhak mendapat perempuan sempurna,bukan aku”

“Kau sempurna. Itu semua sudah cukup!”

Tegasnya. Mengapa susah sekali kau melepaskanku tuan Cho?

“Dan sampai kapanpun aku tidak akan menceraikanmu”

Sambungnya lagi. Aku diikat olehnya seumur hidup. Aku senang akan hal itu tetapi aku sadar maut sebentar lagi akan menjemputku. Aku tidak ingin dia menjadi duda karena sebelum meninggal aku belum melepasnya.

“Jika kau tidak ingin hal itu,baik. Kau harus mencari perempuan lain!”

“Shireo!”

“Harus!”

Ya ini satu satunya alasan lagi. Ia tidak boleh kesepian saat aku meninggalkannya nanti. Dia harus memiliki pendamping hidup lain selain aku.

“Mengapa kau terlalu mementingkan kematianmu? Itu masih sangat lama! Kau tak perlu membuat semua rencana gila itu!”

“Tidak! Itu sebentar lagi! Tidak ada yang tahu kapan aku akan meninggalkan dunia ini. Jadi aku harus merencanakan semuanya dari sekarang”

“Terserah! Tapi aku tidak akan mengabulkan permintaanmu yang itu! Aku pergi dulu! Annyeong!”

Dia mengalah dari perdebatan ini dan berangkat ke kantor.

Berminggu minggu berlalu. Aku dan kyu menjalankan hidup seperti biasa walapun aku sering kelelahan juga.

Aku tidak tahu kenapa tiba tiba sekarang aku bisa berada ditempat yang bernuansa putih dan berbau alkohol. Aku seperti berada dirumah sakit.

“Erghhh…”

Erangku karena badanku terasa sakit semua dan aku sadar ada selang infus yang menempel ditanganku.

“Kau sudah sadar ternyata! Syukurlah!”

Ucap seseorang terdengar samar. Tapi aku mengenal suara itu. Itu suara kyu.

“K..kyu?”

“Ne,ini aku”

“Mengapa aku bisa ada disini?”

“Pada saat aku pulang aku menemukan kau pingsan dirumah jadi aku langsung membawamu kerumah sakit”

“Ke….kenapa aku bisa pingsan?”

“Kata dokter kau kecapean lagi. Dan ini sudah 2x kau drop hye ya”

“Oough..”

Jawabanku terdengar seperti erangan karena aku ingin duduk saja susah sekali.

“Biar kubantu..”

Kyu membantuku duduk.

“Cepatlah cari seseorang yang bisa mengertimu seperti aku mengerti dirimu..”

“Jangan katakan itu lagi..”

Katanya tenang…tenang tetapi seperti ada ketakutan dalam cara dia berbicara.

“Aku bilang cari wanita yang lebih sehat dariku!”

Teriakku. Aku sudah benar benar diambang emosi sekarang. Mengapa dia tidak mau mendengar ucapanku.

“A..aku…tidak bisa”

“Wae?”

“Hatiku hanya untukmu bukan untuk wanita lain”

“Baik. Bagaimana caranya untuk mengembalikan hatimu yang sudah kuambil? Cepat bilang!”

“Tidak semudah itu!!!!”

“Jebal kyu ah~aku sudah tidak kuat”

“Mian aku tidak bisa..”

“Kau bilang kau akan menuruti permintaanku apapun itu..”

“Kecuali permintaan anehmu itu hye ya!”

“Aku mohoooonnnn”

“Ehm. Aku tidak bisa memberi hatiku untuk siapapun aku sudah terlanjur cinta seumur hidup denganmu…”

“Tapi hidupku hanya bertahan beberapa tahun lagi..”

“Yasudah. Aku menyerah. Aku akan mencari wanita lain. Tetapi dengan 1 syarat. Kau tetap menjadi istriku!”

– –
Deg! Kenapa rasanya sakit sekali ketika ia bilang seperti itu. Tetapi kau harus tahan hye ya! Kau yang menyuruh suamimu berbuat seperti itu dan kau juga yang harus tanggung resikonya sendiri.

Kumohon Tuhan cepat cabut nyawaku. Sebelum aku melihat mereka berdua nanti bermesraan. Aku tidak kuat. Lebih baik aku bunuh diri daripada harus menunggu nyawaku dicabut olehmu. Tetapi melihat senyumnya yang bebas seperti menahanku berbuat itu.

Kau tau Cho Kyuhyun. Kau adalah malaikat tak bersayap yang diberikan Tuhan padaku. Aku sangat berterima kasih pada Tuhan yang begitu mencintaiku hingga diberikan malaikat sepertimu. Tetapi bodohnya aku sebentar lagi aku akan membagi malaikatku ini kepada orang lain.

Aku tidak tau nantinya wanita lain itu mencintaimu seperti aku mencintaimu atau tidak. Yang jelas namamu sudah terukir jelas dihatiku.

– –

Pernikahan kedua Cho Kyuhyun sudah berjalan 1 bulan lebih. Dan itu artinya sekarang kyu punya 2 istri. Istri kyu itu memiliki paras yang cantik,lembut,dan baik.

Dia bernama Park Re Na. Dia benar benar sempurna untuk kyu. Diapartemen ini aku seperti budak mereka berdua.

Sekarang aku memang tetap tidur dikamarku bersama kyuhyun tetapi tanpa kyuhyun. Dia sering tidur bersama rena.

Dia lebih mencintai yeoja itu daripadaku. Tapi aku ikhlas memberi itu semua pada rena. Rena memang berhak mendapat itu semua.

Kyu memang tetap mencintaiku tetapi tidak seperti dulu. Walaupun kyu masih tidur sekamar denganku tetapi sangat jarang.

Aku baru tau kalau cinta terbagi 2 tidak lah enak. Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak boleh iri!

– –

Rena mengabari aku dan kyuhyun bahwa dia sedang mengandung anak kyu pada saat makan malam. Kyu yang memang sudah menginginkan hal itu tentu sangat senang. Aku turut senang dengan berita itu.

Tepat sebulan kemudian aku mengandung juga. Aku tidak tau mengapa aku bisa mengandung disaat rena juga mengandung.

Mendengar hal ini kyu malah marah.

“Apa? Kau mengandung? Gugurkan anak itu!”

“Wae? Mengapa kau begitu jahat? Ketika kau tau rena sedang mengandung kau sangat senang. Tetapi ketika kau tau aku sedang mengandung kau malah marah. Apa memang kau sudah tidak mencintaiku lagi?”

“Bukan itu! Aku memperdulikan kesehatanmu! Kata dokter kau tidak boleh mengandung! Itu membahayakan kesehatanmu!”

“Terserah kau saja. Yang jelas aku akan tetap mempertahankan janin ini sampai dia lahir kedunia!”

“Kumohon hye ya~itu tidak baik untuk kesehatanmu! Aku lebih baik kehilangan anakku daripada kau!”

Kyu..aku tak tau mengapa sifatmu berubah sejak menikah lagi. Tapi 1 hal,bayi kita adalah anakmu juga. Mengapa kau setega itu padaku? Bayi kita memang masih sangat kecil bahkan ia belum lahir kedunia,tetapi dia bisa mendengar semua percakapan kita.

“Tidak akan kyu! Aku juga ingin diberi kesempatan untuk menjadi seorang ibu. Jika memang Tuhan mau mengambil nyawaku saat anak kita lahir,itu tidak masalah untukku”

Jawabku datar. Tanpa ekspresi memandang kosong terhadap dirinya yang sedang menggoncangkan tubuhku.

Dia berlutu didepanku.”Hye kau boleh melanggar semua perintahku,hanya 1 hal yang tidak boleh kau langgar dariku. Ini”

Dia memegang perutku yang masih rata.

“Anakku,mianhae maafkan appa. Appa sangat jahat padamu. Dan bersihkeras berniat menggugurkan dirimu. Ini semua appa lakukan agar eommamu tetap bersama appa. Memang appa tau eommamu hanya hidup beberapa tahun lagi. Tetapi jika dia tetap mempertahankan dirimu itu sama saja memotong waktu appa untuk bersama eommamu. Appa telah menjadi appa yang buruk untukmu sebelum kau lahir kedunia…semoga kau mendengar apa yang appa bicarakan dan semoga juga eommamu mendengar ini untuk mengerti apa yang appa khawatirkan”

Ucap kyu sambil mengelus perutku sambil menitikkan air matanya. Aku berlutut mensejajarkan dirinya.

“Uljima kyu..tidak apa waktu kita terpotong karena anak kita. Walaupun dia yang nantinya menyebabkan aku mati,jangan salahkan dia. Dia tidak tau apa apa. Ini semua sudah menjadi keputusanku untuk mempertahankan dia”

Jawabku sambil mengusap air matanya. Dia memelukku erat,sangat erat.

“Tidak. Kau tidak boleh pergi! Tidak bolehhh!!”

Dia berteriak sambil memelukku. Tangannya bergetar hebat.

“Sudah uljima. Kita lihat saja nanti. Yang penting kau mengurus rena. Kasihan dia kau telantarkan dia hanya karena aku”

“Tidak. Dia pasti bisa mengerti,dia ada disini juga karena kau..”

“Dia juga manusia dan perempuan kyu. Setiap wanita juga butuh kasih sayang..”

“Kau wanita kan? Kau juga butuh kasih sayang! Hampir 2 bulan ini kau terus murung apa itu karena aku?”

“Tidak kok kyu”

“Kau bohong!”

“Aku serius”

“Kau sering melamun,menghindariku bahkan jarang bicara padaku. Hanya hari ini saja kau mengatakan bahwa kau hamil dan kita berbincang panjang. Tidak biasanya..aku merindukan ini semua”

“Aku sering melamun hanya karena senang melihat keakraban kalian..”

“Bukan senang,tetapi iri lebih tepatnya hye~”

Mwo? Dia seperti jantung hatiku. Dia tahu bagaimana perasaanku ketika aku melihat mereka berduaan.

“Aku juga rindu masa masa dimana kita hanya berdua diapartemen ini..”

Lanjutnya lagi…Tuhan kuatkanlah dia..

– –

Bayi rena sangat lucu. Anaknya perempuan. Bernama Cho Ji Na. Dia bayi yang imut dan menggemaskan. Aku tidak tahu anakku berjenis kelamin apa. Karena selama mengandung aku memang sengaja tidak mau melakukan USG. Biar jadi kejutan spesial saja.

Jika 1 bulan lagi anakku lahir,berarti semakin singkat waktuku untuk melihat Kyu.

Waktu yang kutunggu tunggu akhirnya datang juga.

Ternyata aku melahirkan bayi perempuan juga. Aku yang menyuruh kyu supaya dia saja yang memberi nama.

“Ah..anakku dua duanya perempuan! Lucu sekali! Hye ya~bagaimana dengan namanya? Kau sudah memberi nama belum?”

“Be..belum..kau saja yang memberi nama agar special”

“Ehm bagaimana kalau Cho Hyejin?”

“Ya nama itu bagus juga..kau memang pintar dalam memberi nama..”

Mungkin untuk sesaat dia lupa akan penyakitku tetapi aku tidak akan lupa. Waktuku hanya hitungan menit sepertinya.

“Kyu..biarkan untuk sementara aku memelukmu seperti ini..mungkin lain kali aku sudah tidak bisa berbuat seperti ini lagi kepadamu..”

Kataku dengan suara nyaris tak terdengar.. Tadinya dia memeluk Hyejin tetapi akhirnya dia menyuruh rena untuk memeluk anakku sebentar.

“Eomma dan appa kita belum datang ya? Oh biarlah mereka tidak khawatir dengan keadaanku. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu..”

“Mwoya? Rena bisa kau keluar sebentar?”

“Ne oppa,eonnie aku keluar dulu ya..”

Jawab rena bergegas keluar sambil membawa Hyejin digendongannya.

Aku berkata dengan segala kekuatan yang masih tersisa ditubuhku. Badanku terasa sakit semua,kepalaku pusing.
“Kyu,kita sudah hidup bersama selama 23 tahun karena kita sudah berteman sejak umur kita 2 tahun. Merupakan waktu yang cukup lama haha. Aku sangat senang pernah menyandang sebagai teman Cho Kyuhyun,pacar Cho Kyuhyun dan yang terakhir nyonya Cho. Cerita cinta yang abadi tak lekang oleh waktu. Kita pasti akan terus bersama walaupun sebentar lagi dunia kita akan berbeda…Kenangan indah yang kita ukir bersama takkan kulupakan. Kau adalah teman sekaligus suami yang baik. Kau menerimaku apa adanya. Kau adalah first kissku,first boyfriend,first loveku. Kau adalah laki laki yang pertama dan yang terakhir dihidupku. Yah walaupun aku tahu,aku bukan yang terakhir untukmu,tetapi aku yakin aku adalah yang pertama. Terima kasih kepada appa dan eommamu yang mau menerimaku apa adanya. Terima kasih kyu. Saranghaeyo Cho Kyuhyun..”

Ucapku panjang lebar. Tetapi kemudian suaraku semakin menipis dan aku terasa bebas. Sebelumnya aku mendengar suara kyu berteriak “hyemin bangun!!!!!!!! Kau tidak boleh meninggalkan aku!!! Hikshikshiks jeongmal nado saranghaeyo Cho Hyemin…”

Dia menciumku untuk yang terakhir kalinya.

– –

Aku tidak pernah meninggalkan mu Cho Kyuhyun. Tetapi aku hanya ‘pindah tempat’ saja. Itu bukan berarti aku meninggalkanmu kan?

Hidup yang tadinya berat menjadi bebas sekarang. Walaupun hatiku sangat sakit berjauhan denganmu tetapi ini adalah kehendak Tuhan bukan kehendakku. Aku tidak bisa menolak kehendakNya.

– –

Cho Kyuhyun POV

Dia….wanita yang sangat hebat. Dia masih bisa bertahan hingga 23 tahun padahal penyakitnya bisa terbilang ganas. Kanker darah..siapa yang menginginkan penyakit itu? Tidak ada yang mau! Termasuk dia…dia juga tak ingin punya penyakit seperti itu!

Tetapi Tuhan berkehendak lain. Dia memiliki penyakit itu sejak ia masih kecil. Namun ia masih bisa hidup dengan ceria seperti kebanyakan wanita lain. Ia tidak terlalu memikirkan itu terlalu dalam. Ia berubah menjadi pemikir yang dalam ketika dia sudah menikah denganku.

Aku tidak tau mengapa dia bisa berubah drastis seperti itu. Setauku dia bukanlah orang yang bisa cepat berubah.

Aku mencintai dia lebih dari apapun. Tidak ada yang bisa menggantikan dia dihatiku. Aku percaya bahwa dia masih berada didekatku. Dia tidak pergi. Dia hanya tidak tinggal dirumahku melainkan rumah Tuhan. Rumah yang sangat dekat dengan hatiku.

Cinta tidak harus memiliki” pepatah itu mungkin sangat benar. Aku sekarang tidak memilikinya lagi tetapi aku masih mencintainya. Dia anak tunggal dari pemilik LGF. Tetapi dia tidak manja,justru eommanya yang selalu memanjakan diapun,ia suruh untuk berhenti memanjakannya. Ia terus berusaha menjadi anak yang mandiri.

Kata kata “aku mencintaimu” itu tidak cukup menggambarkan betapa aku mencintaimu Hyemin.

Kau adalah ibu yang baik. Walaupun nyawamulah yang menjadi taruhannya. Kau sangat menyayangi anakmu. Ya memang kau belum sempat mengurusnya sendiri,tetapi sebelum itu Tuhan juga sudah melihat betapa kerasnya perjuanganmu selama ini. Hingga kau menentang untuk menggugurkannya saja itu membuat aku bangga memiliki istri sepertimu. Aku yakin anakmu kelak juga memiliki sifat yang sama seperti dirimu.

Seorang yang lucu,berusaha mandiri,pantang menyerah,penyayang,rendah hati itu hanya kau seorang Hyemin ah~

Tetapi Tuhan mengapa kau mengambil Hyemin secepat ini? Dia tidak pantas untuk mendapat hukuman seperti ini. Dia tidak memiliki salah apa apa. Lebih baik aku saja yang mendapat ini semua bukan kau melimpahkan pada Hyemin. Gadis yang sangat kucintai.

– –

Sekarang aku hanya bisa merenungkan ini semua. Terlalu cepat Hyemin pergi dari sisiku. Waktu 23 tahun tidaklah lama. Aku butuh 100 tahun lagi untuk bersamanya hingga aku puas menggambarkan isi hatiku padanya.

“Kyu! Bagaimana keadaan hyemin? Dia baik baik saja kan?”

Tanya eommanya hyemin. Mereka baru sampai dirumah sakit 40 menit setelah Hyemin menghembuskan nafas terakhirnya.

“Mi..mianhae appa eomma”

“Mian? Untuk apa?”

Aku berlutut didepan mereka berdua mengeluarkan semua penyesalanku.

“Aku tidak menjaga amanat kalian dengan baik..”

“Aku telah lalai dalam mengerjakan tugas sebagai suaminya Hyemin..”

“Aku telah membiarkan dia pergi dari dunia ini..”

Ucapku penuh penyesalan sambil menunduk. Aku benar benar merasa bersalah telah mengambil Hyemin dari keluarga mereka,bukannya menjaga tetapi aku malah membiarkan dia pergi.

“A…ap…apa? Apa maksudmu Cho Kyuhyun?”

Ucap appa Hyemin. Suaranya bergetar. Ia pasti marah mendegar putri satu satunya telah meninggal.

“Hye..hyemin meninggal..”

“MWO?!?!?!”

Ucap appa dan eomma. Mereka pasti terkejut. Aku tau itu semua. Tapi nasi telah menjadi bubur. Ini semua sudah terlanjur.

“Apa maksudmu? Dimana anakku sekarang?”

Tanya appa yang sudah benar benar geram. Sementara eomma hanya bisa diam menahan kekesalannya.

Aku mengantar mereka masuk kedalam kamar. Disana terdapat rena dan hyejin juga.

“Hyemin!!!!! Jangan tinggalkan appa dan eomma!!!! Jebal hyemin ah~”

Setelah melihat keadaan anaknya yang sudah tenang disana. Appa hanya bisa meraung sementara eomma sudah pingsan.

Mereka tidak tahu betapa kehilangannya aku. Dia sudah seperti setengah nyawaku.

“Rena? Kau rena bukan?”

Tanya appa,sontak rena terkejut.

“Ne ahjussi aku Park Rena annyeong”

“Kau istri keduanya Cho Kyuhyun kan?”

“Ne..”

“Kau senang melihat istri pertamanya meninggal?”

Tanya appa dingin. Aku tau appa memang mudah kasar dengan orang yang tidak disukanya.

“Tidak ahjussi. Dia sudah kuanggap sebagai eonnie kandungku..”

Jawab rena dengan mata berkaca kaca.

“Geotjimal! Dan anak itu? Apa itu anak Hyemin?”

Tanya appa menunjuk Hyejin yang tertidur dalam gendongan Rena.

“Ne ahjussi. Dia Cho Hyejin. Anak dari eonnie dan Cho Kyuhyun oppa..”

Dia meletakkan eomma yang pingsan disofa lalu mengambil Hyejin dari gendongan Rena.

“Neomu kyeopta..kau mirip sekali dengan eommamu..”

– –

Sudah 3 hari sejak peninggalan Hyemin dari kami. Ia sudah dimakamkan. Sementara Hyejin tinggal dirumah appa dan eomma nya Hyemin.

Seluruh staff LGF dan CGF berkabung. Mereka terus membawakan ucapan bela sungkawa mendengar hal ini. Bagaimana tidak,sosok Hyemin dikedua perusahaan ini cukup berperan penting.

Ia sangat peduli dengan staff yang kurang mampu ataupun jika ada lebih uang perusahaan dia yang menanganani. Ia membagi sedikit dari penghasilan itu untuk orang kurang mampu. Semua orang baik padanya begitu pun sebaliknya.

Kenangan Hyemin bersamaku tidak akan pernah kulupakan. Karena itu adalah bagian hidupku juga. Hingga sekarang apartemen kami masih tetap sama isinya. Dan Rena kusuruh tidur dikamar lain -bukan kamarku bersama Hyemin-

Memori diotakku boleh hilang. Tetapi memori dimana ada kenangan indah bersamamu tidak boleh hilang.

Saranghaeyo Cho Hyemin…

-the end-

 

Kalo banyak typo maaf ya D: visit my WP too https://ilovemyspecialworld11.wordpress.com/ kamsha ^^

6 thoughts on “The Unforgettable Memories 2003

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s