Lee SM Sister 2

Lee SM. Sister

Cast : Lee Soo Mi , Lee So Mi , Lee Sae Mi , Lee Sun Mi , Lee Shin Mi , Cho KyuHyun , Lee DongHae , Kim Jong Woon , Lee HyukJae , Choi Siwon , Park Jung Soo

Support Cast : Member Super Junior , Others

Author : Park Ji Eun

Genre : Friendship , Romance , Family , Comedy

Length : Chaptered / Series

Tanpa Basa-basi lagi , mari kita mulai ^^. Happy Reading ^^

 

*******************

 

Author POV

 

“ Soo Mi~a , sedang apa kau berada di depan pintu ini? ” Tanya Yeon Hae sambil melipatkan kedua tangannya di depan dadanya.

 

“ Hehehehe.” Soo Mi menggaruk kepalanya. “ Sebenarnya aku sedang……” Soo Mi berhenti berbicara karena ia bingung menjelaskan kepada sahabatnya.

 

“ Tidak usah kau jelaskan-pun aku juga sudah tau.” Jawab Yeon Hae , Soo Mi yang mendengarnya hanya bisa terdiam membisu.

 

“ Kau sedang mengintip ke dalam kelas ini agar kau tahu apakah Park songsaenim masih berada di dalam kelas ini , iya kan? ” Jawab Yeon Hae lagi.

 

Soo Mi hanya bisa tersenyum kaku. “ Heheheh , sudahlah hal itu tidak perlu dibahas lagi. Bagaimana kalau sekarang kita ke kantin saja? Perut-ku sudah lapar.”

 

“ Pletaak !! ” Yeon Hae menjitak kepala sahabatnya. “ Kau ini sudah tidak ikut pelajaran Park songsaenim sekarang yang kau pikirkan hanya makanan saja.” Geram Yeon Hae.

 

“ Aigoo~ , Yeon Hae~a , apakah kau tidak tahu bahwa jitakan dari-mu itu sangat menyakitkan? ” Soo Mi mengelus-elus kepala-nya yang terkena jitakan.

 

“ Mungkin saja orang yang terkena jitakan atau-pun pukulan dan cubitan dari tangan-mu itu bisa langsung masuk rumah sakit , kau tau itu.” Ledek Soo Mi.

 

“ Yaaa !! aku melakuka ini juga untuk kebaikan dirimu !! ” Teriak Yeon Hae. “ Kita ini sebentar lagi akan menghadapi ujian , kau mau nilai ujian-mu lebih jelek daripada nilai yang sebelumnya? ” Soo Mi yang mendengarnya hanya bisa mengerucutkan bibirnya.

 

“ Jika kau terus seperti ini , jangan harap aku mau membantu-mu lagi untuk mengerjakan PR dan membantu-mu saat ada ulangan. Arra?! ” Yeon Hae membalikkan badannya menjadi membelakangi Soo Mi.

 

Soo Mi yang mendengarnya langsung berjalan ke depan hadapan Yeon Hae. “ Yeon Hae~a , mianhae. Tadi itu aku hanya bercanda , jadi aku mohon maafkan aku.” Soo Mi mengatupkan kedua telapak tangannya.

 

Yeon Hae berpikir sejenak , ia memang tidak sanggup melihat sahabatnya jika sudah melakukan hal itu. “ Ne , baiklah. Kali ini kau akan kumaafkan. Hajiman , jika kau melakukan hal ini lagi aku tidak akan memaafkanmu. Arraseo? ”

 

“ Jinjja? ” Soo Mi menurunkan kedua telapak tangannya yang terkatup. “ Gomawo Yeon Hae~a.” Soo Mi memeluk sahabatnya itu , Yeon Hae hanya bisa tersenyum.

 

“ Baiklah , kalau begitu sekarang kita pergi ke kantin untuk makan. Perut-ku sudah lapar sekali.” Bujuk Soo Mi pada Yeon Hae.

 

“ Ne , baiklah. Tapi , tunggu sebentar. Aku akan mengambil tas-ku di dalam.” Tunjuk Yeon Hae pada tas nya sendiri.

 

“ Baiklah , aku akan menunggu.” Soo Mi tersenyum , kemudian Yeon Hae-pun segera masuk ke dalam kelas untuk mengambil tasnya.

 

Yeon Hae-pun keluar dari dalam kelas dengan membawa tasnya dan segera menemui Soo Mi yang menunggunya di depan kelas.

 

“ Baiklah , kajja.” Soo Mi menarik tangan Yeon Hae dan menuntunnya ke arah kantin di kampus nya.

 

Sesampainya di kantin Soo Mi dan Yeon Hae segera memesan beberapa makanan yang ada di kantin tersebut.

 

“ Ahjumma , aku ingin memesan semangkuk kimbap , semangkuk besar chajangmyon , semangkuk bokembab , kemudian semangkuk bulgogi , dan yang terakhir aku ingin memesan satu porsi seandwichi.” Ujar Soo Mi kepada ahjumma yang berada didepannya. Yeon Hae yang mendengar sahabatnya itu memesan makanan dalam jumlah yang sangat banyak hanya bisa terdiam mendengarnnya.

 

“ Ooh iya , aku ingin di seandwichi nya memakai Chiju yang banyak. Tolong diantar ke meja yang biasanya ya ahjumma. Ini uangnya ahjumma. Gomawo ahjumma.” Ucap Soo Mi lagi , sang ahjumma hanya menganggukkan kepalanya dan segera membuat pesanan Soo Mi.

 

Soo Mi dan Yeon Hae-pun langsung berjalan menuju tempat yang biasa mereka gunakan untuk makan di kantin tersebut.

 

“ Soo Mi~a , apakah kau tidak salah memesan makanan sebanyak itu? ” Tanya Yeon Hae sembari menaruh tasnya di atas meja tersebut.

 

“ Ani , tentu saja aku tidak salah.” Jawab Soo Mi tersenyum. “ Waeyo Yeon Hae~a? ”

 

“ Aniyo , hanya saja…..” Ucapan Yeon Hae terpotong ketika ahjumma tadi mengantarkan semua pesanan Soo Mi ke meja tersebut.

 

“ Silahkan , ini pesanannya.” Ucap sang ahjumma seraya menaruh semua makanan dan minuman di atas meja tersebut.

 

“ Gomawo ahjumma.” Balas Soo Mi kepada ahjumma tersebut , kemudian ahjumma tersebut berjalan menjauhi meja itu.

 

“ Karena makanannya sudah datang , mari kita makan.” Soo Mi memegang sumpit yang sudah tersedia di meja tersebut.

 

“ Kau yakin bisa menghabiskan semua makanan ini? ” Tanya Yeon Hae dengan khawatir.

 

“ Tentu saja , kau tahu kan kalau aku sudah memesan makanan seberapa banyak-pun aku akan sanggup menghabiskannya.”

 

“ Terserah kau saja , yang penting aku tidak bertanggung jawab jika kau nanti akan sakit perut.”

 

“ Tenang saja , hal itu tidak akan terjadi.” Soo Mi langsung melahap semangkuk chajangmyeon-nya setelah itu ia melahap semangkuk kimbap , Bulgogi dan bokembap , Yeon Hae hanya bisa menatap heran sahabatnya itu.

 

Soo Mi yang merasa dirinya sedang dilihat-pun langsung menghentikan aktifitas makan-nya. “ Ooon Aeee~a , nenapa au melihat kuu seperti iu? Apaah auu ingin makanan kuu uga? ” Tanya Soo Mi dengan keadaan mulutnya yang penuh dengan makanan.

 

“ Aigoo~ aku sama sekali tidak ingin makan makanan-mu itu.” Ujar Yeon Hae. “ Dan satu hal lagi , jangan pernah berbicara dengan keadaan mulut-mu yang penuh dengan makanan. Karena kau akan tersedak oleh makanan itu.” Yeon Hae menasehati Soo Mi

 

“ Hahahaha.” Soo Mi tertawa dengan keadaan mulutnya yang masih penuh dengan makanan. “ Uhuk.. uhuuk..uhhhuuk…”

 

Yeon Hae yang melihat sahabatnya itu tersedak , dengan cepat-cepat ia mengeluarkan sebotol air putih dari dalam tasnya. “ Soo Mi~a , cepat minum air ini.” Yeon Hae menyerahkan sebotol air putih tersebut.

 

Soo Mi-pun langsung meminum air tersebut. “ Huaaah , hampir saja aku mati. Gomawo Yeon Hae.”

 

Yeon Hae menggeleng-gelengkan kepalanya. “ Baru saja aku bilang agar kau tidak berbicara dengan mulut penuh makanan. Lagi pula kau seperti orang yang tidak makan satu tahun saja.”

 

“ Heheheh , aku tadi pagi tidak sempat untuk sarapan pagi. Untuk itu aku perlu makanan yang banyak untuk beraktifitas.”

 

“ Ckckckckc , kau tau. Jika ada namja yang melihat-mu dengan nafsu makan seperti itu , maka mereka akan kabur dengan cepat.”

 

“ Hahahaha , aku sama sekali tidak butuh namja. Yang terpenting sekarang adalah aku dapat menikmati hidup-ku yang bebas ini.” Soo Mi melanjutkan aktifitas memakannya lagi , sekarang ia sedang melahap satu potong seandwichi.

 

“ Yaaa !!! Lee Soo Mi !!! Semua yeoja itu pasti membutuhkan seorang namja. Kau ini cantik Soo Mi~a , hanya saja tingkah laku-mu itu yang perlu diubah. Kau kan sudah tau bahwa banyak namja di kampus ini yang suka pada dirimu. Tapi sayangnya , mereka langsung kabur ketika melihat-mu sedang makan. Aku bisa membantu-mu jika kau mau.” Jelas Yeon Hae panjang lebar.

 

“ Eh? Mian , Yeon Hae~a. Tadi kau berbicara apa? Aku tidak mendengarnya.” Tanya Soo Mi yang sedang bersiap-siap akan memasukkan satu potong seandwichi terakhirnya ke dalam mulutnya.

 

“ Aisssh , sudahlah lupakan saja. Aku tadi tidak berbicara apa-pun.” Ucap Yeon Hae sebal

 

Memang , jika sudah menghadapi tentang makanan Soo Mi tidak akan mendengarkan siapa-pun yang sedang berbicara dengannya. Yeon Hae sangat benci akan hal itu , namun sayangnya sifat Soo Mi yang satunya itu sudah tidak bisa diubah lagi.

 

“ Sudahlah , lanjutkan saja memakan makanan-mu itu. Setelah itu kita harus cepat-cepat ke kelas , karena sebentar lagi adalah waktunya pelajaran Han songsaenim. Kau tau kan jika ia tidak suka ada murid yang terlambat dengan alasan apapun.”

 

“ Ne , baiklah. Tinggal potongan seandiwichi ini yang terakhir.” Soo Mi langsung memasukkan satu potong terkahir seandwichi tersebut ke dalam mulutnya.

 

“ Aku sudah selesai mengisi tenagaku.” Soo Mi merentangkan kedua tangannya ke atas.

 

“ Kalau begitu saatnya kita ke kelas , kajja.” Kali ini giliran Yeon Hae yang menarik tangan Soo Mi.

 

*******************

“ Huaaa , syukurlah kita belum terlambat masuk pelajaran Han songsaenim.” Ucap Soo Mi dan Yeon Hae lega secara bersamaan.

 

Tiba-tiba Yeon Hae melihat ada sesuatu yang janggal pada pergelangan tanggan Soo Mi. “ Soo Mi~a , kemana gelang yang aku berikan padamu itu? Apa kau meninggalkannya di rumah? ”

 

“ Eh? Gelang? Aku selalu memakainya kok , ini ada di pergelangan tanganku.” Soo Mi menunjukkan pergelangan tangannya pada Yeon Hae.

 

“ Gelang apa yang kau maksud? Di pergelangan tanganmu itu tidak ada gelang sama sekali.” Ujar Yeon Hae.

 

“ Jinjja? ” Soo Mi terdiam membisu sejenak , dua detik kemudian ia baru menyadarinya. “ Kyaaa , Omo!!! Bukankah tadi pagi aku memakainya?  Kyaaa , Eotteokhae? ” Soo Mi berteriak dengan paniknya , menyadari bahwa gelang pemberian dari sahabatnya itu tidak melingkar di pergelangan tangannya.

 

“ Omo!!! Apa jangan-jangan gelangku terjatuh karena bertabrakan dengan namja yang tadi pagi? ” Gumam Soo Mi

 

“ Soo Mi~a , kau tahu kan bahwa gelang itu hanya ada dua di dunia ini? Dan gelang itu aku sendirilah yang mendesainnya , apa gelang itu sekarang hilang? ”

 

“ Aniyo , aku tidak menghilangkan gelang itu. Hanya saja….” Ucapan Soo Mi terhenti , ia binggung harus bagaimana menjelaskannya pada sahabatnya.

 

“ Pokoknya aku tidak mau tahu , bagaimana-pun juga gelang itu harus ketemu.” Ucap Yeon Hae kemudian ia masuk ke dalam kelas terlebih dahulu , meninggalkan Soo Mi yang masih dalam keadaan binggung dan penuh dengan rasa bersalahnya karena telah menghilangkan gelang tersebut.

 

*******************

 

“ Yeon Hae~a , apakah kau hari ini pulang sendirian lagi? ” Tanya Soo Mi dengan senyumnya , Yeon Hae hanya diam saja. Ia tidak menggubris pertanyaan dari sahabatnya sendiri.

 

“ Bagaimana kalau hari ini kita pulang bersama lagi? ” Tawar Soo Mi.

 

“ Soo Mi~a , tolong jangan ganggu aku untuk hari ini. Aku sedang ingin sendiri , jika kau ingin pulang , pulanglah sendiri. Aku akan dijemput oleh Appa-ku.” Jawab Yeon Hae , setelah itu ia langsung pergi dari hadapan Soo Mi.

 

Soo Mi semakin merasa bersalah karena telah menghilangkan gelang pemberian sahabatnya sendiri , ia dan Yeon Hae sudah bersahabat sejak SMP. Soo Mi memahami dan mengerti semua yang ada pada diri Yeon Hae , begitu-pun sebaliknya. Akhirnya , Soo Mi-pun pulang ke rumahnya dengan keadaan Lesu.

 

#Di Rumah…

 

“ Aku pulang…” Ucap Soo Mi dengan lesu.

 

“ Eonni , eonni sudah pulang? ” Tanya sang dongsaeng yaitu Lee Shin Mi.

 

“ Ne….” Lagi-lagi Soo Mi hanya menjawab pertanyaan dari dongsaengnya dengan lesu dan tidak bersemangat , sang adik yang melihatnya-pun terheran-heran.

 

“ Eonni , apa eonni sedang sakit? ” Tanya Shin Mi khawatir.

 

“ Ani , eonni hanya sedang kecapekkan saja.” Jawab Soo Mi dengan tersenyum , ia tidak ingin membuat dongsaeng kesayangannya itu menjadi khawatir. “ Eonni ke kamar dulu ya.” Soo Mi-pun langsung masuk ke dalam kamarnya.

 

Shin Mi hanya bisa terdiam , ia binggung dengan keadaan eonni-nya. “ Shin Mi~a , sedang apa kau berdiri di depan pintu kamar Soo Mi eonni? ” Tanya Sae Mi dan So Mi yang baru keluar dari kamar mereka.

 

“ Aniyo , tadi aku melihat ada yang berbeda dari Soo Mi eonni.” Balas Shin Mi

 

“ Ada yang berbeda? Apa itu? ” Sae Mi dan So Mi menjadi penasaran dengan apa yang dikatakan dongsaengnya itu.

 

“ Tadi , aku melihat bahwa Soo Mi eonni hari ini pulang dengan tidak bersemangat. Dan ketika aku mengajaknya berbicara Soo Mi eonni hanya menjawab-nya dengan singkat.  Padahal biasanya eonni selalu bersemangat , tapi hari ini sangat berbeda.” Jelas Shin Mi.

 

“ Jinjja? ”  Sae Mi dan So Mi yang mendengar penjelasan dari Sae Mi hanya bisa kaget , karena biasanya eonni mereka tidak pernah seperti itu.

 

*******************

 

#Malam Harinya

 

Ketika waktunya makan malam , Soo Mi masih terdiam. Eomma , appa dan dongsaengnya yang melihatnya hanya terheran-heran. Makanan kesukaannya yang telah disediakan di atas meja itu-pun sama sekali tidak disentuh oleh Soo Mi sedikit-pun.

 

“ Soo Mi~a , kenapa makanannya tidak kau makan? ” Tanya sang eomma yang khawatir melihat keadaan anaknya. “ Apa makanannya tidak enak? ” Tanya sang eomma lagi.

 

“ Eh? Aniyo , masakan eomma enak kok. Hanya saja… aku sedang tidak nafsu makan.”

 

“ Jinjja? Wah ternyata eonni bisa tidak punya nafsu makan juga? ” Sahut Sun Mi.

 

“ …………” Soo Mi hanya diam , ia tidak menanggapi perkataan dari Sun Mi. Sun Mi yang melihatnya-pun jadi ikut-ikutan terdiam. Suasana di meja makan itu-pun menjadi sunyi , sampai sang appa mulai berbicara.

 

“ Shin Mi , Sae Mi dan So Mi. Bisakah kalian menghubungi Leeteuk , Eunhyuk , dan Yesung? ” Tanya sang Appa.

 

“ Waeyo appa? ” Jawab Shin Mi , Sae Mi dan So Mi secara serempak.

 

“ Besok appa akan mengadakan pertemuan dengan teman bisnis appa yang baru pulang dari amerika , dan appa juga akan mengundang semua teman bisnis appa yang lainnya. Jadi appa ingin mengundang Namjachingu kalian , lebih tepatnya appa ingin mengundang Super Junior untuk menjadi bintang tamu di acara appa tersebut. Apakah kalian bisa meminta tolong untuk mereka tampil di acara appa besok malam? ”

 

“ Jinjja? ” Shin Mi , Sae Mi dan So Mi berteriak senang , karena sang appa ingin mengundang Super Junior. Jadi mereka bertiga mempunyai waktu yang lebih lama untuk bertemu namjachingu mereka dari waktu yang biasanya.

 

“ Tentu saja bisa , nanti kami akan menghubungi mereka.”

 

 

TBC

 

*******************

3 thoughts on “Lee SM Sister 2

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s