(KyuJi Couple) Someone Who Make Me Life

(KyuJi Couple) Someone Who Make Me Life Sequel 

“Don’t Leave Me”

Author             : pscho95

Main Cast        : Cho kyuhun as Him self

Kim Ji Soo (Fiction)

Support Cast   : Super Junior Member

Rating              : General

Genre              : romance

 

Ini sebagai hadiah saya bagi para pembaca di Wonderfanfiction. Terutama para pembaca fanfic saya yang pertama “Someone Who Make Me Life”J dalam rangka ultah Uri Cho Kyuhyun…

Selamat Membaca….

 

Cho Kyuhyun POV

Bermain game seharian adalah hal terbaik dalam melepas penat setelah seharian melakukan show sana-sini. Pemotretan iklan, live dibeberapa stasiun TV, wawancara, dan beberapa jadwal yang membunuh lainnya. Membunuh. Berlebihan kah jika aku berkata demikian? Aku rasa tidak. Perusahaan memberikan job yang tidak tanggung – tanggung pada kami. Dari sangat pagi hingga larut. Dan kembali bekerja di jam yang bahkan orang paling sibuk pun belum membuka matanya.

Lelah? Tentu saja. Tapi sebegai seorang artis yang kini sedang membangun nama diluar negeri hingga Amerika dan Eropa, apa daya kami untuk menolak? Bahkan jika bisa, aku akan berteriak “KAMI MANUSIA…BUKAN ROBOT” pada Lee Soo Man. Bukan hanya aku saja, aku yakin member lain juga memiliki fikiran demikian. kami juga ingin memiliki waktu pribadi dengan para member. Apa lagi sebentar lagi leeteuk hyung sudah akan wamil. Kapan lagi  kami akan memiliki waktu pribadi?

Terutama aku. Aku kini bukanlah cho kyuhyun yang bisa seenaknya bermanja dengan hyung-hyungku. Meski aku masih sering melakukan hal itu, tapi setidaknya aku kini sudah menyadari bahwa aku juga memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menjaga keluargaku. SUPER JUNIOR dan juga wanita yang telah kuminta janjinya untuk menjadi pendamping hidupku sekarang dan selamanya. Seorang wanita yang membuatku buta jika dihadapannya. Seorang wanita yang membuatku tidak bisa berpaling dirinya. Bukankah sudah pernah kuceritakan betapa sempurnanya dia dimataku?

Kim Ji Soo… ani, Cho Ji Soo. itulah namanya. Dua hari ini aku tak berkomunikasi dengannya. Biasanya dia akan menyapaku jika aku tak memberinya kabar sama sekali selama 24 jam. Cih… bukankah dia sudah seperti orang bodoh jika seperti ini? Apa dia itu polisi, menunggu 24 jam untuk mulai mencari orang hilang? Gengsinya  terlalu tinggi. Bukankah aku juga seperti itu??? Hahaha… tapi setidaknya jika aku memberinya SMS, aku akan mengetikkan minimal 4 kata. Seperti Apa kau sudah makan? Jangan melirik laki-laki lain selama bekerja!!! Sagera ganti rok atau celanamu jika diatas lutut. Aku tidak akan jatuh miskin jika kau memakai uangku untuk membeli pakaian dengan bahan banyak!!! Sedangkan dia, HAI!!! Dan rekornya adalah jagalah kesehatan!!! Just it…. bukankah dia itu parah sekali?

“ya… kyu, michoso?????” teriak leeteuk hyung yang sekarang sedang dirias didepanku.

“wae???” tanyaku bingung.

“deri tadi kau hanya senyam-senyum memandangi istri pertamamu. Apa disitu ada gambar istri keduamu telanjang???” sahut eunhyuk. Simonyet gila itu. Keundae, cakkaman. Istri keduaku telanjang?

“ya… Monyet….. Apa otakmu itu tidak pernah disapu?” teriakku. Enak saja, kalaupun di laptopku ada gambar Ji Soo yang seperti itu, akan kunikmati sendiri. Tak akan aku melihatnya ditempat yang penuh dengan setan yadong seperti mereka. Melihatnya sendiri dikamar yang sudah terkunci rapat dan kemudian mempraktekkannya langsung dengan orangnya. Bukankah itu ide yang sempurna???

Semenjak ji soo kembali, mereka tidak terlalu takut padaku. Mereka lebih tunduk pada ji soo. yah… itu bisa dimaklumi. Aura setannya itu berkali lipat dari milikku. Apa yang membuatku tersenyum sedari tadi? Disana, dilaptop itu. Fotoku dan jisoo saat ia akan mengantarku kedorm. Sehari setelah kepulangannya beberapa bulan lalu. Dia yang terkejut saat aku tiba-tiba mencium pipinya didepan pintu. Hehehe… gerakan frontal yang menjanjikan.

Perlahan aku menjulurkan tanganku untuk meraba wajahnya dilayar. Mata bulatnya, hidung mancungnya,bibir merahnya, dan…

PRAK…

Entah apa yang terjadi. Laptopku, sebuah tangan telah menyenggolnya begitu keras hingga benda cantik itu, ani hanya isi di dalamnya yang cantik itu terbanting dengan sukses kelantai. Belum habis rasa kagetku, dalam waktu yang hampir bersamaan…

KREK…

“YA…” teriakku keras. Bagus… setelah tangan, sekarang sebuah kaki menginjaknya. Dan tamat sudah riwayat laptopku. Nyawanya tak terselamatkan. Suasana ruang ganti yang tadi begitu ramai, entah kenapa tiba-tiba menjadi hening.

“m…mian kyuhyun sshi. Kami tidak sengaja. Kami berjanji akan menggantinya” dua orang bagian properti yang kini berdiri mematung dihadapanku sambil membawa sebuah pot besar.

“neo… jika mengganti aku juga sanggup. Yang aku permasalahkan adalah isinya babo. Kenapa kau tidak berhati-hati?”

“kyu… sudahlah, disini banyak orang. Jangan mempermalukan dirimu sendiri” kata leeteuk hyung menenangkanku. Tanganku terkepal sempurna menahan amarah. Laptop itu berisi semua dokumen pribadiku. Fotoku, keluarga, super junior, starcraft yang bahkan hampir kumenangkan, dan yang terpenting adalah foto ji soo.

“AAARGH… tidak usah diganti. Yang aku butuhkan bukanlah laptopku. Tapi dataku” dan segera saja aku memungut laptop yang sudah tak berbentuk dan memasukkannya ke tempat sampah. kemudian aku pergi. Aku tak bisa menjamin akan tetap tenang jika berada didalam sana.

Ω

Sesaat semua orang yang ada didalam ruang super junior terdiam. Bahkan dua orang ynag tadi tidak sengaja merusakkan laptop kyuhyun gemetaran. mereka terlalu shock melihat reaksi kyuhyun. Memang tidak ada yang berlebihan, hanya saja teriakannya dan pandangannya. Bahkan leeteuk yang sudah lama mengenal kyuhyun, sempat menahan nafas sejenak. Mengerikan…

“hyung… kyuhyun tak pernah semengerikan itu. Meskipun pada dasarnya dia sudah mengerikan” kata siwon mencoba memecah keheningan setelah semua orang meninggalkan ruangan, Kecuali member super junior. Sebenarnya ryeowook ingin menyusul kyuhyun, tapi dicegah oleh yeseung. Kyuhyun butuh ketenangan.

“hanya sekali…”

“mwo???”

“hanya sekali aku melihatnya sebegitu marah. Saat seseorang tiba-tiba memutuskan hubungan dengannya tanpa alasan” kata leeteuk sambil mencoba mencocokkan kembali ekspresi kyuhyun dengan malam itu.

“apa yang yang kau maksud adalah Ji Soo” tanya yesung.

“aku yakin isi laptop itu ada  hubungannya dengan Ji Soo. apa kalian sependapat denganku?” tanya leeteuk yang mendapat anggukan mantap dari semua member.

Ω

Cho Ji Soo POV

Laki-laki itu. Laki – laki yang menunjukkanku arti sebuah kemanuasiaan dalam hidupku. Katakan padaku, apa kekurangan darinya selain menyebalkan dan memiliki lebih dari satu istri. Laptop dan PSP. Aku sudah menyerah jika ia sudah bertemu istrinya yang itu. Meski dia bilang bahwa lebih enak jika bermain-main denganku, tapi intensitas dengan kedua istrinya itu lebih banyak.

Tersenyum, berbicara selain ya dan tidak, bisa bersikap sedikit lebih hangat, dan bisa sedikit mengekspresikan perasaan. Hal-hal sederhana namun sangat penting bagi manusia “normal” pada umumnya . semua itu tak pernah kumiliki. Setidaknya sebelum aku bertemu dengan Evil yang selalu seenaknya sendiri.

dia dengan mudahnya menarikku kedalam kehidupanku dan memerangkapku disana. Aku masih ingat, kami hanya pasien yang dirawat dirumah sakit yang sama. Waktu satu minggu terakhir yang seharusnya dimanfaatkan oleh laki-laki itu untuk memulihkan keadaannya karena operasi infeksi telinga, justru dihabiskan untuk merecoki hidupku. Dan saat dia pulang…

“kim ji soo sshi” panggil kyuhyun padaku yang saat itu ada ditaman. aku hanya diam dan meliriknya sinis…

CHU…

Dengan seenaknya dia mengecup bibirku. Aku tentu saja sangat shock. Baru saat itu ada seseorang yang berani mendekatiku dan tiba-tiba menciumku tanpa ada izin dariku. kemudian ia memelukku. Erat dan juga nyaman.

“Kim Ji Soo sshi ayo kita pacaran” sebuah ajakan untuk berpacaran paling tidak romantis yang pernah aku dengar.

“MWO?” tentu saja aku terkejut. Dan kalian tahu apa reaksi kyuhyun. Ia berteriak kegirangan. Entah apa sebabnya.

“wae?” tanyaku bingung

“kau…kau bicara padaku. Kau bicara padaku. Bahkan para dokter saja menyerah menghadapimu. Dan sekarang kau… kau… WOW!!! UNBELIEVEABLE” ia berteriak-teriak seperti orang gila sambil mengguncang-guncang bahuku. Dan saat itu pulalah aku tersadar. Aku memang telah mengeluarkan suaraku padanya. Suara yang pada saat itu aku bahkan tak bisa mengenalinya kalau itu adalah suara milikku. Aku sudah terlalu lama diam.

“jadi kuputuskan sekarang kita pacaran. Jangan pernah membiarkan laki-laki lain mendekatimu. Arasseo?” dan bodohnya aku, aku malah mengiyakan laki-laki itu.

Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Miss Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Miss Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)

Ringtone dari apple hitam pemberian kyuhyun, menginterupsi lamunanku tentangnya. Tertera nama leeteuk oppa sebagai caller disana. Tanpa pikir panjang kau langsung mengangkatnya. Sepertinya ini tentang kyuhyun gila itu.

“yeobseo…” leeteuk oppa menceritakan semua hal yang terjadi hari ini. Dan astaga, aku bahkan tidak percaya. Entah leeteuk oppa yang melebih-lebihkan atau memang seperti itu. Kyuhyun hampir menerkam seseorang karena orang itu tidak sengaja merusakkan laptopnya. Tapi aku tidak begitu kaget, bukankah aku sudah bilang tadi bahwa dia sangat mencintai istrinya yang non manusia itu.

BRAK…

Terdengar suara pintu yang dibanting begitu keras. Dia, seseorang yang baru saja aku fikirkan. Kini dia sudah ada didepanku. Menatapku dengan pandangan, entahlah. Sedih, menyesal, marah? Tidak ada lagi tatapan teduh yang biasa membuatku bertekuk lutut padanya “Kyu…” sapaku

“ternyata kau masih ingat masih memiliki seorang suami bernama cho kyuhyun hah?” katanya sinis. Ada apa ini. Tidak biasanya kyuhyun bersikap seperti ini. Apakah gara-gagra kejadian tadi?

“w..wae? kenapa kau bicara seperti itu, apa gara-gara laptopmu. Itukan hanya laptop, kau bisa mem…”

“hanya laptop? Hanya laptop kau bilang? Yang ada dilaptop itu adalah semua data pribadiku dan semua game yang dengan susah payah kutamatkan” teriaknya

“kau kan bisa mengulanginya dari awal kyu, dan semua data pribadi? Kau kan bisa berfoto lagi, kau bisa…”

“apa kau hanya menganggap semua kenangan selama ini hanya sebuah memori yang dengan mudah kau isi dengan data baru? Apa kau selalu menyepelekan masalah seperti ini? Disitu, semua foto-fotomu dan juga fotoku yang dengan susuah payah kuambil tersimpan.”

“kita bisa berfoto lagi kyu…”

“aku mengajakmu saja kau sudah menolaknya mentah-mentah. Terkadang aku berfikir, apa disini hanya aku yang memiliki perasaan yang begitu besar sedangkan kau tidak? Bahkan sekedar memberiku kabarpun kau tak sudi”

“CHO KYUHYUN!!!” apa sih sebenarnya yang dia bicarakan. Apa belum cukup bukti yang kuberikan selama ini. Tidak mencintainya? Pertanyaan bodoh apa itu? Bahkan selama ini ia terus membuatku merasakan rasa itu berkembang semakin kuat setiap harinya hingga terkadang aku tak sanggup untuk menahannya. Membuatku begitu mudah jatuh kedalam pesonanya hanya dengan merasakan desah nafasnya.

“WAE? Apa aku salah?”

“NEO…”

“jangan berikan tatapan dinginmu itu. Aku sudah muak melihatnya. Aku mau tidur dan aku tak mau memperpanjang perdebatan ini jika kau tidak ingin ku tawan diranjang tanpa membiarkanmu istirahat hingga besok pagi” kata kyuhyun dengan nada mengancam.

Ω

Cho Kyuhyun POV

Inilah salah satu hal yang paling menyiksa didunia versiku, cho kyuhyun. Kemarin malam sepertinya aku memang keterlaluan. Secara fisik aku tertidur. Tapi otakku sama sekali tetap beraktifitas. Sepertinya Ji soo tidak tidur bersamaku. Dan itulah pokok permasalahannya. Dia sudah bagaikan obat tidur untukku. Aku tak akan bisa tidur nyenyak jika tidak ada dia.

Saat aku bangun aku menemukan sebuah surat digenggaman tanganku. Aku yakin dia yang meletakkannya.

mianhae, jika kau memang merasa begitu. Tapi bukankah itu sangat tidak adil bagiku. Kau menawanku, dan tidak memberiku kesempatan sama sekali untuk merasakan jatuh cinta dengan namja lain selain dirimu. Karena kalau tidak kau pasti akan membunuhku kan??? ^_^

Untuk saat ini, izinkan aku menenangkan diri sejenak. Selama ini aku bukannya tidak memperdulikanmu. Aku selalu mengontrol keadaanmu melalui leeteuk oppa. Tapi kali ini, aku akan benar-benar melepasmu untuk beberapa saat….”

P.S: aku akan kembali membawa apa yang kau mau jauh lebih besar hingga kau tak akan meragukanku lagi

Cho Ji Soo

Aku melempar kertas itu dan membuka lemari pakaiannya. Dan semuanya masih lengkap. Syukurlah. Setidaknya ia tidak akan lama dan tentunya dia tidak jauh. Aku berlari, menyisir seluruh apartement dan dorm suju. Tapi hasilnya nihil. Aku juga menelfon semua rekan kerjanya.

Satu hal, “nona ji soo mengambil cuti untuk dua minggu” cukup membuatku seolah tak memiliki kekuatan untuk berdiri. Dia cuti selama dua minggu??? Ji soo ya, kau ingin balas dendam padaku hah? keterlalauan jika seperti ini caranya. Tapi cara seperti ini sangat tepat jika kau ingin segera mnnjadi janda karena ditinggal mati olehku. Bukankah aku sudah pernah bilang agar kau tetap disisihku, karena eksistensimu adalah faktor terbesar dari keberlangsungan hidupku ji soo ya!!!

Ω

Dua minggu. Sepetinya ji soo memang tidak main-main dengan rencananya untuk melepas kyuhyun sementara. Ia benar-benar seperti dimakan bumi. Kyuhyun yak bisa menemukannya dimanapu. Setiap kari kyuhyun mencoba menelfonnya, mengirimi email, dan juga sms. Tapi nomornya juga tidak aktif.

Meski kyuhyun tampak baik-baik saja, ia terlihat tidak sehancur saat ji soo meninggalkannya tanpa kabar selama 2 tahun. Tapi hatinya, kyuhyun bahkan mulai mati rasa. Kembali bertemu dan hidup bersama ji soo dengan status yang lain. Dimana ji soo kini adalah mutlak miliknya, membuat kyuhyun semakin candu padanya.

“Kyu… ayo kita rayakan ulang tahunmu malam ini di H&G” teriak leeteuk

Ω

“saengilcukha hamnida….. saengilcukha hamnida….. saengilcukha hamnida uri kyuhyun… saengil cukha hamnida”

Semua member super junior, beberapa member SNSD, F(x), dan SHINee berkumpul disebuah handel & gretel untuk merayakan ulang tahunku. Semuanya tampak bersemangat dan berteriak menyuruhku meniup lilin. tapi semuanya berbanding terbalik denganku. Aku hanya bisa menatap miris kue berwarna coklat itu. Bukankah itu kesukaannya? Dia seperti orang kelaparan jika berhadapan dengan coklat.

“lihatlah aku ji soo ya, bahkan hanya dengan mengingatmu saja aku bisa merasakan kehangatan yang begitu menenangkan disini” batinku sambil memegang dadaku sebelah kiri.

Aku ingin kebahagiaan dan kesehatan selalu melingkupiku dan kelurgaku serta Super Junior. Juga, Kembalikanlah wanita itu disisihku, akan kulakukan apapun agar dia kembali menemani hari-hariku. Kembali membuatku tersenyum dan tertawa karena tingkah bodohnya, membuatku marah karena selalu melukai dirinya sendiri, selalu membuautku seolah bermain dengan malaikat maut karena dia sering membuatku lupa bernafas karena kecantikannya. Kembalikan kesempurnaan itu kepadaku…

FUH…

“Hyung!!!” pekikku kaget saat ruangan tiba-tiba menjadi sunyi dan gelap gulita saat lilin berbentuk angka 25 dihadapanku mati.

“Hyung… neo odiya???” teriakku

“YA… jangan main-main”

“Leeteuk hyung, Qiannie, min…”

Saranghaetjanha uri hamkkehan manheun nal dongan
Hamkke apahaethjana seoroui irin juldo moreugo
Neon eodi itneun geoni naui moksori deullijil anhni
Apeun nae shimjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda michidorok
Gaseumi nunmul nunmuli ddo neoui gieoki
Han bangul han bangul ddo nae gaseume heulleo naerinda
Ureodo ureodo jiwojiji anhneun gieokeul ttara
oneuldo bin nae gaseumeul tto jeokshinda
Johahaetjanha Jageun nae misoe useojwitjanha
Hamkke ureosseotjanha naui nunmure apahaetjanha
Jigeum eodi itneun geoni jichin nae moseupi boijil anhni
Apeun nae shimjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda michidorok
Gaseumi ( gaseumi) nunmuli (yeah) ddo neoui gieoki (gieoki yeah)
Han bangul han bangul ddo nae gaseume heulleo naerinda
Ureodo ureodo jiwojiji anhneun gieokeul ttara
oneuldo bin (nae gaseumeul) nae gaseumeul tto jeokshinda
Naegero durawajullae maeil ne ireum bureumyeo
Jichin gidarim soge (gidarim soge) neoreul chaja hemaeneun najanha (ah)
Sarangi nunmuri neowaui chueogi
Han bangul (Oh) han bangul tto nae gaseume heulleo naerinda (heulleo naerinda)
Ureodo ureodo jiwojiji anhneun gieokeul ttara
Oneuldo bin nae gaseumeul tto jeokshinda

Aku baru tahu istilah ”bidadari tersesat dibumi” itu nyata. Cantik??? Sepertinya lebih dari itu. Wanita didepan sana, tampak begitu sempurna dalam balutan gaun putih panjang dengan belahan panjang disebelah kiri hingga selutut memamerkan kakinya yang jenjang dan juga bagian atas yang sedikit terbuka. Kulitnya bahkan terlihat sangat bersinar dibawah sorotan lampu melebihi kristal yang menjadi ornamen di bagian pinggang dan rambutnya.

Dan aku juga baru tahu ada suara sebagus ini selain taeyon nuna. Apa dia artis baru milik SM? Memories menjadi lebih indah saat dia yang menyanyikan dengan diiringi biola dari henry.

“Saengil cukhae… nae kyuhyun” m…mwo? nae kyuhyun? Memangnya dia siapa?

Seketika setelah wanita itu menyudahi aksi panggungnya, sebuah proyeksi foto tepampang jelas didepan sana. i..itu. bukankah semua itu adalah foto yang dari laptopku yang rusak dua minggu lalu?

Jangan-jangan…

Belum sempat aku melanjutkan asumsiku, sebuah sesuatu telah menempel dibibirku. Sesuatu  itu melumat bibirku pelan. Meski dalam kegelapan, aku sekarang tahu. Sensasi ini dan wangi parfum ini. Ini adalah milik nya. Ya tuhan,… secepat inikah kau mengabulkan doaku?

Saat aku mulai menelusupkan lidahku untuk memperdalam ciuman kami, dia mendorong tubuhku. Sial… kalau tidak ingat ini adalah tempat umum, aku pasti sudah menelanjanginya saat ini juga. untung saja, karena setelah itu, lampu kambali menyala.

Dan yang aku lihat saat ini…

“YA…..” teriakku.

Ω

“YA…” teriak kyuhyun padaku. Apa lagi sih??? Apa dia hanya bisa marah-marah dalam hidupnya.

“W…wae?” tanyaku gugup. Aku takut dia menyerangku atau dia ingin balas dendam karena aku pergi tanpa kabar selama dua minggu.

‘NEO… sudah berapa kali aku bilang hah? Aku tidak akan jatuh miskin jika harus membelikanmu pakaian dengan bahan yang lebih?” teriaknya dengan tatapan membunuh.

“inikan sudah panjang. Kau lihat, belahannya juga Cuma sebatas lutut”

“memang panjang, tapi lihatlah bahkan punggungmu bisa dilihat kemana-mana, dan apa ini? Sejak kapan kau suka baju dengan potongan dada rendah seperti ini hah?”

“i…ini, aku tinggal memakainya saja. Eunhyuk oppa yang membelikannya untukku” kataku jujur. Pada awalnya aku takut bertemu kyuhyun. Tapi ia bilang kyuhyun tidak akan bisa marah kalau aku memakai baju ini. Dan sepertinya kau salah orang untuk masalah ini.

Ω

Lihatlah dia dengan polosnya berkata “inikan sudah panjang. Kau lihat, belahannya juga Cuma sebatas lutut”. Cuma sebatas lutut? Ya tuhan, lalu kau kemanakan penutupp punggungmu itu hah? Dan saat aku tahu biang kerok dari semua ini, aku langsung melemparnya dengan sepatuku.

“YA… Cho Kyuhyun Michoso???” teriak eunhyuk. Biar saja, seenaknya saja dia memamerkan tubuh yeojaku kesemua orang.

“Kau yang gila….. baju apa yang kau pilihkan untuk ji soo hah?”

“tapi itu sangat sexy hyung” mwoya? Bahkan taemin, si anak ingusan itu sudah bisa bicara seperti itu?

“leeteuk hyung aku pinjam jasmu…” kataku pada leeteuk hyung.

“gui xian… apa kau tidak lihat? Semua orang disini memeakai pakaian satu lapis. Bahkan kau juga hanya memakai kemeja kan?” victoria menyahuti pertanyaanku. Oh… jadi seperti ini. Kalian mengerjaiku begitu? Ok… jika ini permainan kalian. Kalian tunggu saja besok…

“AISH…..Neo…pabo yeojaya!!!”

Ω

Kyuhyun memang benar-benar evil maknae, kyuhyun salalu mengumbar skandal hung-hyungnya, kyuhyun akan melupakan segalanya jika berhubungan dengan game. Begitulah pandangan orang tentang uri kyuhun. Tapi orang didepanku ini, benarkah dia orang itu.

“YA… Kau terlalu berlebihan kyu” senyumku tersungging lebar melihat adegan didepanku ini. Kyuhyun yang mati-matian mencari akal agar istrinya mendapat posisi duduk yang nyaman menurut dirinya. Mengingat kami sengaja mengerjai kyuhyun dengan menyuruh ji soo memakai gaun seperti itu. Dan kami, sengaja memusatkan pesta ditengah ruangan. Sehingga kami semua bisa menjadi center. Serta tak satupun dari kami semua yang memakai jaket ataupun jas.

Hasilnya??? Tara…. kyuhyun terus menyuruh ji soo untuk memepet di sandaran kursi. Ia akan segera melotot ke arah ji soo jika yeoja itu melepaskan punggungnya. Selain itu, kyuhyun meletakkan tangannya diatas paha ji soo. memegangi belahan gaun ji soo agar tidak terbuka. Bayangkan, ia menjalani pesta hampir tiga jam dengan posisi seperti itu.

Uri kyuhyun kini telah berubah menjadi laki-laki dewasa. Dan aku tentu saja bangga. Ia kini mulai belajar memanggil kami hyung. Meski prosentasenya masih 0,000 sekian persen dari total keevilannya, setidaknya itu sudah termasuk sebuah kemajuan. Bermain game? Aku jadi bertanya-tanya sendiri, apa iya yang dia lakukan itu bermain game. Title masternya itu seharusnya sudah bisa dicopot. Aku sering melihat kyuhyun yang memekik tertahan saat ia kalah bermain game. Dan penyebabnya adalah, ia sama sekali tidak fokus pada gamenya. Melainkan Ji Soo yang kebetulan sedang ada di sekitarnya. Mungkin wanita itu benar-benar candu bagi kyuhyun atau mungkin ia juga terlalu protektif hingga terus-terusan memantau keadaan ji soo padahal objek yang ia khawatirkan tak lebih dari 1 meter dari tempat ia berada???

Ω

“Ji Soo ya… mana kadomu? Sejauh ini menurut dewan juri, kado seohyunlah yang paling istimewa. Kami penasaran. Bukankah kau menyiapkan kado itu sudah dari 2 minggu yang lalu?” teriak shindong oppa. Ya… ini benar-benar menyebalkan. Ini diluar rencana. Seohyun yang paling istimewa???

Saat ini member super junior dan SHINee sedang menilai seberapa istimewa kado untuk kyuhyun. Semua kado dibuka saat itu juga. Sebagai juri adalah leeteuk oppa, eunhyuk oppa, siwon oppa, minho dan juga key oppa. Dan menurut mereka, kado seohyun lah yang paling istimewa dan paling layak dikenang.

Seohyun memberi kyuhyun satu stel syal, topi musim dingin, dan juga sweater dengan masing-masing sulaman terdapat tulisan “our lovely kyuhyun”. Mwoya??? Lovely….. ok! Teruskan saja seokyu couplemu itu.

Saat aku akan menyerahkan kadoku pada kyuhyun yang aku simpan dalam tas ransel milik leeteuk oppa, tiba-tiba victoria menyerahkan sebuah kotak persegi panjang berwarna putih tulang kepada kyuhyun. Tentu saja sesuai aturan, kyuhyun langsung membukanya.

“WOW… PSP terbaru!!! Aigo, qiannie gomawoyo” sebegitu senangkah anak itu mendapatkan PSP terbaru. Sepertinya sia-sia saja aku menyerahkan kadoku. Ekspresi kyuhyun mengatakan bahwa PSP itu yang dia inginkan. Sia-sia semuanya!!!

“Oh… Ji soo ya, mana kadomu? Kau tidak akan setega itu  untuk tidak memberiku kado kan?” tanya kyuhyun. Aish… kenapa disaat seperti itu dia mengeluarkan smirknya? Kau mau mebuatku sesak nafas kyu?

“eum… tadi, bukankah tadi sudah kuberi?”

“kau beri????” tanyanya. Sebisa mungkin aku mencari alasan agar kyuhyun tidak curiga. Reflek aku menunjuk bibbirku. Ya, anggap saja ciumanku tadi adalah kado untukmu dariku kyu…..

Ω

Mata. Kyuhyun adalah orang yang paling ahli dalam membaca mata ji soo. kyuhyun bilang mata itu penuh kesenduan namun sarat akan kehangatan dan kejujuran. Dan yang ia lihat saat ini adalah ji soo sedang berbohong padanya.

“kau bohong…..” sahut kyuhyun dingin.

“m…mwo?aniya!!!!!” keyakinan seorang cho kyuhyun, bisakah disangkal dengan hanya kata aniya? Tentu saja tidak.

“kau tidak bisa berbohong padaku cho ji soo sshi”

Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Miss Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Miss Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)

“yeobseo!!!!!” sebuah telepon menginterupsi ketegangan diantara mereka. Dan itu adalah telepon milik ji soo. ji soo tampak hanya menunduk dan mendengarkan orang ditelfon itu berbicara. Sedikit ada rasa takut saat matanya bertemu pandang dengan mata kyuhyun. Ji soo menyadari, hanya lelaki itulah yang bisa menundukkannya dalam segala hal. Dan setelah ia menutup telepon tersebut, ji soo langsung berpamitan pergi.

“siapa bilang kau boleh pergi?” tanya kyuhyun. Sepertinya ia marah karena ji soo berbohong padanya disaat seperti ini.

“aku ada urusan pekerjaan. Oppa, onnie, mianhae aku harus pergi. Maaf merepotkan kalian annyeong!!!!!” pamit ji soo

“Ya…ya…ya!!!….” teriak kyuhyun

“tenang saja, aku bisa menutupinya dengan ransel, dan aku membawa mobil temanku. Annyeong” tampak raut kecemasan yang begitu sangat saat ji soo melangkahkan kakinya keluar H&G.

“Siwona, bisa kau bayarkan ini semua dulu? Nanti akan kuganti?”

“semuanya sudah dibayar oleh ji soo!!! kyu” sahut yesung.

“MWOYA???”

“karena itulah kami datang, begitu banyak makanan gratis disini kyu. Hahahaha…” kata amber menimpali. Den setelah itu secepat kilat kyuhyun menyusul ji soo. ia takut yeojanya kenapa-napa. Meski kyuhyun jarang berolah raga, langkahnya yang panjang dan cepat membuatnya mudah menyusul ji soo.

Ω

“Ck…” hanya itulah respon ji soo saat aku memasuki mobilnya. Ani, bukankah dia bilang tadi ini mobil temannnya? Sebuah ferrari putih yang sangat bertolak belakang dengan kepribadian ji soo. tapi ini sangat coock untuknya. Haruskah aku membelikan jisoo mobil seperti ini juga? Sepertinya itu ide yang bagus.

Aku kasihan melihatnya selalu memakai bis kemana-mana.

“kau tidak kaget aku masuk kemobil ini? Kau tidak melarangku?” tanyaku penasaran.

“apa kau mau keluar kalau aku mengusirmu? Paling-paling nanti kau langsung menciumku agar aku diam dan setelah itu mematuhi semua omonganmu” gerutunya.

“hahaha… aku mendengarmu nona cho!!!” aku senang ia mulai menghafal apa yang biasa aku lakukan. Ancaman yang selalu berubah “petaka”. Hahaha… lihatlah, wajahnya merah sekali. Aish, jangan memancingku untuk melakukan hal yang lebih dengan wajahmu itu ji soo ya.

Ω

“hahaha… aku mendengarmu nona cho!!!” shit… setajam apa sih mata dan pendengaran cho kyuhyun itu? Padahal aku hanya menggumam, apa sebegitu jelasnya bagi kyuhyun. Aku yakin wajahku sudah seperti hidung badut.

Aku merasa sedikit hawa tidak mengenakkan dari jok samping. Dengan perlahan aku mengalihkan pandanganku dan kyuhyun… ia menatapku begitu intens. Ia terus melihatku dari atas kebawah. Omo… mau apa dia.

“k..kyu!!! ini masih tempat umum kyu” kataku sambil menyilangkan tanganku didepan dada. Aku takut jika setan evil yadongnya kembali. Biasanya kyuhyun tidak akan susah – susah untuk melepas kancing bajuku, tapi akan merobeknya. Dan diluar dugaanku, dia malah memelukku. Terasa sangat hangat dan entahlah, posesifkah??? Seolah-olah kyuhyun menahanku selamanya.

“aku tidak akan bertanya kemana saja kau selama dua minggu ini. Mungkin aku memang keterlaluan malam itu. Setidaknya sekarang kau sudah kembali. Kau tahu, betapa gilanya aku saat aku menemukan surat brengsek itu?  Memikirkan berjuta peluang kejadian diluar sana yang bisa membuatmu menghilang dari pandanganku untuk selamanya. Jangan pergi lagi. Bertahanlah disisihku… aku benar-benar tidak akan hidup tanpa kau ji soo ya” kata kyuhyun. setiap ia mengakriri kalimatnya, ia akan lebih mengeratkan pelukannnya padaku. Hingga tak ada pilihan, untuk aku membalas pelukannya. Berkali-kali ia mengambil nafas besar dan mengeluarkannya perlahan. Kepalanya yang ia letakkan di leherku, memberikan sensasi hangat diantara udara yang begitu dingin.

“mianhae… aku tidak akan mengulanginya lagi. Ternyata sulit…”

“mwo???”

“hidup tanpamu. Sangat sulit. 4 tahun bersamamu membuatku bergantung padaku. 2 minngu aku sendiri, membuatku sadar aku bukanlah ji soo yang kuat hidup sendiri seperti dulu. Sekarang aku hanyalah ji soo yang selalu membutuhkan cho kyuhyun untuk hidup dengan manusiawi” tak ada respon dari kyuhyun. ia kembali ke kebiasaannya. Kyuhyun selalu suka menciumi leherku seenaknya sambil memelukku. Yah… biarkanlah seperti ini. Kami butuh bernafas untuk kembali menjadi manusia normal, saling merasakan kehidupan satu sama lain itulah nafas kami. Hanya seperti ini, sesuatu hal yang kecil. Namun berdampak begitu besar.

Epilogue

“Ige Mwoya???” tanya kyuhyun dengan wajah masam saat aku memberikan sebuah kotak berwarna hitam dengan pita blue sapphire diatasnya. Kyuhyun marah padaku karena ia tahu bahwa aku keluar dari lembaga riset bio-kimia F.B.I, aku malah bekerja sebagai salah satu agen di intelegen Korea Selatan. ia takut jika aku kembali dilukai, jika tetap didunia kriminal seperti ini.

Aku dan kyuhyun sekarang berada di sebuah pelabuhan mati. Suasananya sangat gelap dan sepi. Sebenarnya aku sedikit takut. Meskipun aku adalah mantan anggota FBI, aku bukanlah agen yang dilatih dengan kemampuan bela diri seperti steven seagal ataupun para agen-agen FBI yang ada di tayangan-tayangan film Hollywood. Aku hanya orang yang ahli dibalik layar. Hanya menciptakan, mengatur strategi, mengorek informasi dan meng-hack. Just it… nothing special right?

“Ehem… bukalah. Itu, hadiah dariku!!!” kataku dingin. Bagaimanapun aku masih ingin menjaga image yang sedari dulu kubangun. Meski aku perlahan-lahan sudah menjadi gadis yang hangat, setidaknya itu didalam pandangan kyuhyun. karena dialah satu-satunya orang yang bisa masuk ke area paling pribadiku sekalipun. Tapi masih ada titik nyaman dimana aku menjadi seseorang yang tak peduli dengan apapun yang terjadi didunia ini.

Kyuhyun dengan mukanya yang masam itu membuka kotak dariku dengan sangat kasar. Aku ingin sekali tertawa. Tapi, aku takut dia tambah marah.

“Laptop? Kau… hanya memberiku laptop? Aish… kau benar-benar, seohyun saja membuatkanku….”

KLAP…

“YA…Soo-ya, ige mwo….ya?” tanya kyuhyun dengan intonasi yang semakin melemah diakhir kalimat.

“disitu ada MP3 player. Dengarkan saja. Kau akan tahu kadomu apa dari situ….”

Disaat seperti ini,berani-beraninya ia menyebut seohyun. Tanpa basa-basi aku langsung mematikan lampu mobil sehingga keadaan benar-benar gelap gulita. Setela memberi tahu kyuhyun tentang MP3 Player yang memang kusediakan didalam kotak, Dengan gerakan yang sangat hati-hati aku langsung keluar. Menghadap laut yang begitu luas dan gelap namun entah, aku merasakan begitu banyak kebahagiaan dan kebebasan disana.

Cho Kyuhyun POV

Aku tak habis fikir dengan anak satu itu. Apa dia tidak memiliki rasa takut sedikitpun? Setelah kejadian 2 tahun tang lalu, aku benar-benar protektif terhadapnya. Aku hanya tidak ingin ada hal sekecil apapun yang bisa merenggutnya dariku. Tapi dia, dengan seenaknya kembali bekerja dibidang yang sama.

Saat disebuah pelabuhan mati, aku sengaja menyindirnya karena dia memberiku kado sebuah laptop sedangkan seohyun membuatkanku satu set rajutan. Bukan karena itu sebenarnya, aku hanya ingin membalas dia karena tidak mendengarkan nasehatku.

“Annyeong kyu… entah ini berlebihan atau tidak. Aku bukanlah orang yang bisa mengungkapkan perasaan dengan baik. kau tahu itu. Kalau aku tidak bisa bersikap hangat padamu, dan kau merasa jengkel karena itu, datanglah keruangan yang gelap dulita, dan bawalah lap top dariku. Setidaknya disana akan ada cahaya dari dua malaikat yang akan memberimu kehangatan. AngeKyu & AngeSoo. Apakah itu terlalu memaksa??? Hehehe… aku rasa tidak. Kau dengan dandanan persis seperti si VCR SS4 yang menggunakan sayap seolah-olah sedang mencium gadis biasa dengan gaun putih dan rambut panjangnya yang tertiup angin di taman bunga dalam senja yang begitu indah.

Sekarang bukalah. Disitu tidak ada tombol power. Kau sering mengeluh dan berteriak kalau donghae oppa sering mengotak-atik laptopmu. Jadi jika kau ingin menyalakan, tekan beberapa saat di tengah handmouse dengan jempolmu. aku menggunakan sensor tanganmu sebagai tombol on offnya.

Tunggu… hehehe! Aku membuatnya khusus untukmu jadi, semuanya adalah tentang kau cho kyuhyun. jika biasanya kau menyalakan laptop atau PC, pertama yang akan tampil adalah perpaduan antara warna biru, hijau, dan putih dengan tulisan welcome. Sekarang kau lihat, itu warna favoritmu dan juga,… kau lihat tulisannya? WELCOME TO GameGyu World.

Semua sistemnya sama dengan laptop yang biasa kau gunakan. Hanya saja tampilannya yang kurubah. Dan ada satu lagi, bukalah folder game. Pilih game dengan judul sKYU CRAFT!!!”

“omona, ini adalah starcraft 2. Game yang baru saja ingin kubeli. Tapi… “

“hahaha… lagi-lagi maaf. Aku rasa itu memang berlebihan. Itu semua legal loh. Bukan hasil bajakan atau apapun. Termasuk semua tokoh dalam starcraft yang kuganti dengan kau, dan juga member super junior. Satu lagi, aku akan muncul untuk memberimu hadiah saat kau menang dalam satu tingkat. Terserah mau kau apakan laptop ini. Aku tidak masalah. Setidaknya aku sudah berusaha untuk membuat. Jangan samakan aku dengan seo hyun. Aku bukanlah dia yang suka melakukan aegyo ataupun hal-hal lemah gemulai lainnya. Itu sedikit membuatku geli kyu. Kalau kau ingin membuatku cemburu, aku rasa Amber adalah pilihan yang tepat….^_^” Omo… jinja, ini bahkan lebih dari yang aku harapkan. Bukan karena laptop atau isinya. Dia terlalu polos bahkan untuk hal seperti ini. Aku, benar-benar terharu.

Kuarahkan pandanganku kesekitar. Ah… aku baru sadar kalau ji soo mematikan lampu mobil. Pantas sangat gelap. Disana, tepat ditepi pantai. Gaun putih panjangnya terlihat bersinar ditengah kegelapan malam. Sama persis dengan gambar karakter malaikat dilaptopku. Hanya saja, dia beratus kali lipat lebih indah dan cantik.

Dengan gerakan pelan aku berjalan kearahnya. Saat sudah dekat, kau langsung memeluknya dari belakang. Punggungnya yang terbuka terasa sangat dingin. Kuletakkan kepalaku diantara leher dan pundaknya.

“K…kyu!!! Aish… kau membuatku kaget saja” rengutnya. Aigo… apa tidak bisa dia menghilangkan ekspresinya yang seperti itu? Membuatku ingin menerkamnya saja!!!

“Hmmm…”

“Ehem… kau suka? Hadiahku terlalu norak ya?” tanyanya? Bukankah sudah jelas. Itu sangat berharga untukku. Aku hanya diam. Menghirup dan menghembuskan nafas sebanyak mungkin dari lehernya. Sangat nyaman. Sungguh aku tidak tahu, apa jadinya aku tanpa yeoja ini. Jika semua orang bahkan ji soo sendiri bilang bahwa ji soo lah yang bergantung padaku karena dia tidak punya siapa-siapa, mereka salah besar. Akulah yang sebernarnya bergantung begitu banyak padanya.

“kau tidak suka? “ tanyanya lagi. Dan aku hanya diam.

“oh… kau tidak suka ya? Baiklah. Lebih baik aku buang saja” ji soo melepaskan tanganku. Mebuatnya seketika menjadi bebas dari rengkuhan eratku. Tapi aku masih tidak rela. Aku masih sangat merindukannya. Kutarik kembali dia hingga kembali kepelukanku. Memeluknya dengan lebih erat. Sangat erat. Bahkan mungkin kini dia sulit bernafas.

“johae… nan nemu joahe. Gomawoyo. Mianhae aku tadi marah-marah padamu. Terserah. Apapun yang kau lakukan terserah. Asalkan kau bahagia dan nyaman. Tapi berjanjilah padaku untuk tetap kembali dan pulang dengan selamat setiap harinya. Aku mengijinkanmu…”

“Kyu… kau kemasukan setan dari mana?” mwoya? Lihatlah dia. Sungguh perusak suasana. Cih…

“YA… Neo jinja. Aish molla. Aku tidak jadi memaafkanmu. Chaja. Akau mau pulang”

“Mana bisa begitu? Kyu… ayolah. Kau tadikan sudah memaafkanku…ya…ya…ya” sejenak aku tertegun. Apa aku baru saja salah dengar? Ji Soo merajuk padaku? Sekarang siapa yang kerasukan setan? Aku bersikap manja kan sudah biasa. Sedangkan dia?

Hahaha… rajukannya benar-benar kuabaikan. Ini moment langka. Biar saja dia seperti itu. Aigo… indahnya malam ini.

“Kyu… Ayolah…”

“MOLLA… aku mau pulang”

“KYU…”

“Aish… jinja. Dia lebih mengerikan jika merajuk seperti ini. Wajahnya benar-benar berpotensi membuatku menjadi srigala yang haus kasih sayang…..”^_^

Otte? Sepertinya yang ini agak gimana gitu??? Kalau menurut reader sendiri gimana??? Bagusan ini apa yang pertama “ someone who make me life???”

 

21 thoughts on “(KyuJi Couple) Someone Who Make Me Life

  1. Unnie.. mau requuest doonk.. shae ttg Donghae Oppa dong.. hehe.. Thx beforee.. ( ื▿ ืʃƪ)

  2. baguuss smuaa !
    kedua duanya oke banget , aku suka ! :D
    suka sikap protect nya kyu disini , sikap jelousnya juga bikin ketawa , hehee
    ditunggu past selanjutnya ya chinguuu ,, ^^

  3. waa.. kyu oppa. dikau protektif bnget >< heheh.. tp gpp aq suka koq.. wkwk
    tp agak serem jg nie soo unnie ternyata anggota FBI. wow
    ok dech. di tunggu ff KyuJi couple selanjutnya. hwaiting!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s