Divine [Chapter 3]

Tittle : Divine

Author : Iheartaemin / Christ Sella / E.Genie(Lee Jini)

Casts : Lee Jin,Lee Mina,SHINee.

Special Appearance :

Genre : Adventure,Fantasy,Myth,Drama(?).

Rating : PG-16

Length : On going.

Inspired by : Michael Scott,Percy Jackson,William Shakespeare,Nicholas Flamel,Stephenie Meyer,etc.

Tracks : Bring me to my life –Evanencence | Leave –Linkin Park | Ready or Not,Romantic,Quasimodo –SHINee | The name I loved,Vanilla Love –Onew | Saranghaneun sarama –Lee Haeri | River flows in you –Yiruma | Beautiful Goodbye,Is it OK? –f(x) | When I look at You –Miley Cyrus | What if –Ashley Tisdale |I love you –Taeyeon | etc.

Warning!! : cerita ini mengandung KEKERASAN dan MITOLOGI MITOLOGI KUNO! Yang merasa gasuka mending tutup tab ini. Dan karakter tokoh itu hanya FIKSI BELAKA,jangan bash saya kalo merasa tersinggung karna ini hanyalah karya seorang fans semata.

Note : Genie’s back.Genie’s back.Genie’s back. Jeng jeng jeng jeng. *Sherlock mode ON* :D

enibadi is weting por diz penpik (?) kk,AKU MEMBUTUHKAN CASTS. Ntar lihat aja ke paling bawah. :)

Visit my personal blog yah,Iheartaemin[.]wordpress[.]com and follow my twitter @Christsella. I do follow back^^ just mention~

=Opinions and Critics are WELCOMED,Bashes REJECTED! And Typo may APPLIED=

***

“aish!kita sudah berkeliling berkali kali dan see?we’re trapped!” umpat Jin.

Ketiga muda mudi itu sudah berkeliling tetapi mereka akan kembali ke tempat semula,Jin sudah letih sementara Mina dan Jinki mengendik kan bahu mereka,melihat Jin seperti anak kecil.

Memang Jin lebih tua 2 tahun dari Mina,tetapi justru Mina lah yang telihat lebih dewasa.

“geumanhaeyo eonnie,mengumpat seperti itu tidak akan membuat kita keluar dari hutan ini” dengus Mina.

“ne,Mina betul.” Jinki menyetujui.

“Oh,jadi kalian menyalahkan aku?” Jin menautkan alis nya dan menatap kedua nya sengit.

“aniya-“ Belum sempat Jinki menjawab,Jin sudah menjauhi kedua nya. “Biarkan saja,nanti kalau kita makin mengganggu nya,bisa bisa eonnie makin marah.sudah biasa” Mina mencegat Jinki yang hendak mengejar nya.

***

Jin POV

Jadi aku yang salah?fine.. aku akui aku memang kekanak kanak –an bahkan adik ku sendiri lebih dewasa pemikiran nya dari ku. Tapi wajar kan kalau manusia mengeluh? Huh!

Tanpa ku sadari aku sudah berjalan entah kemana dan seperti nya ini bukan tempat yang tadi. apa aku sudah keluar dari hutan jebakan itu ? geundae,nan eodinika..?

Aku menggaruk kepala ku dan celingak celinguk,”JINKI OPPA!!” teriak ku tetapi hanya desiran angin lah yang menjawab. “MINA!!!” teriak ku lagi,but no ones answer.

Aku mulai panik dan sebisa mungkin aku berusaha untuk tenang. Aku mulai membacakan doa doa semoga aku mendapat bantuan dari Nya.

Tak jauh dari tempat ku berdiri aku melihat gumpalan asap,mungkin saja itu adalah desa setempat.

Aku berjalan dengan sedikit tergesa dan aku melihat seorang nenek tua yang sedang mencuci baju di pinggiran sungai.

Sungai ini sangat jernih,bahkan aku bisa melihat ikan ikan kecil yang berenang.

“Annyeonghasimnika halmeonie.” Sapa ku dan ikut berjongkok di samping nenek ini.

“uhh,nde,ada apa gadis cantik?” Tanya nya dengan nada yang ramah dan melihat kearah ku.

“kalau boleh tahu,ini dimana,halmeonie?”

“Ini desa Gurim,kamu tersesat?” dengan cepat aku mengangguk.

“Ck,Hutan Gurim memang sangat rumit.”

“ahh..geuriguna”

Aku tak tega melihat nenek tua ini mengangkat cucian nya yang terlihat berat,aku langsung merebut nya dari nenek ini dan melontarkan senyum tiga jari ku.

“Sini,aku masih cukup kuat untuk mengangkat nya” Nenek ini mau mengambil cucian yang ku dekap di depan perut tapi aku berbalik,”aniya,mana mungkin aku membiarkan halmeoni mengangkat nya”

“dasar!” gerutu nenek ini dan melangkah memasuki perdesaan Gurim,aku hanya mengikuti nya.

Di gerbang masuk desa ini di atas nya aku melihat tulisan tulisan kuno,dan seperti nya desa ini sudah sangat tua.

“Ireumi mwoyeyo?” Tanya nenek membuyarkan lamunan ku,”Lee Jin imnida” ucap ku sambil bungkuk 45 derajat.

“panggil saja aku Lee halmeonie,itu rumah  ku” Lee halmeonie menunjuk sebuah rumah yang lumayan besar dibandingkan rumah rumah lain nya.

“Halmeonie,kenapa lama seka- nuguseyo?” seorang namja berparas cantik menghentikan kata kata nya setelah aku memiringkan kepala ku dari balik punggung halmeonie.

“Taemin-ah,ini Lee Jin,Jin-ah,ini Taemin,cucu ku.” Lee halmeonie memperkenalkan dan dia membungkuk kan tubuh nya dan aku juga.

“o,igo..?” Tanya ku dan melirik ember cucian halmeonie.

“Ah!kamsahamnida” ucap Taemin cepat dan menyambar cucian Halmeonie.

“ayo duduk,sebentar ya halmeonie ambilkan minum,Taemin-ah temani Jini sebentar.” Halmeonie pun berlalu,tak lupa mengambil ember cucian tadi.

“Tersesat ya?” Tanya Taemin to the point,’daebak!’

“Ne,eotteokhae arasseoyo?” Tanya ku dengan melotot.

“haha,Hutan Gurim memang pantas dijuluki Eternal Trap

“eh?”

“Hutan itu memang hanya memiliki satu jalan,dan pepohonan nya mirip mirip semua,jadi siapa yang memasuki hutan itu merasa seperti terjebak,padahal sesungguh nya bukan. Itu karena tumbuh tumbuhan disana memang mirip.”

“ahh..” aku teringat Jinki oppa dan Mina,ini sudah menjelang malam,mereka berhasil keluar atau tidak ya?

“cha..” Halmeonie datang dan memberi ku teh hangat,”gomapseumnida”.

“kamu kenapa bisa tersesat?daerah disini sangat terpencil,bahkan tidak ada di peta.” Tanya Helmeonie.

“Aku datang dengan teman ku dan adik ku,kami mencari seseorang dan ditengah hutan kami telah berkeliling berkali kali tetapi tidak menemukan jalan keluar.jadi aku mengeluh dan meninggalkan mereka. Di luar sangat dingin,ini sudah hampir gelap. semoga mereka tidak apa apa,besok aku akan mencari mereka.” Well aku menyesal berpisah dengan Jinki oppa dan Mina.

“besok aku akan menemani mu mencari kedua nya. Tapi kamu mencari seseorang sampai ke pelosok pelosok ini?”

Jantung ku berdegup kencang,tidak mungkin aku menjawab kalau aku ingin bertemu Hekate,mereka kan humani.

Taemin dan Lee halmeonie menatap ku intens,aku makin gugup. Tiba tiba saja Taemin beranjak dari tempat duduk nya dan berjongkok di depan ku.

Dia meletakkan telapak tangan kanan nya ke pipi kiri ku,mata nya melihat tepat ke manik mata ku seakan mencari sesuatu. Tangan nya sangat hangat,bahkan seperti nya panas.

Tiba tiba dia tersenyum lembut,membentuk bulang sabit yang terbalik di kedua mata nya.

“aahhh.. kami sudah menunggu mu sangat lama.” Taemin berucap dan aku mengernyit heran,“Master.” Lanjut nya. Aku membelalak kan mata ku,dia tahu aku adalah Master?!

Jangan jangan dia adalah penjahat?omo!aku bersiap siap untuk kabur  tetapi dia menahan kedua lengan ku,masih sama,dia panas. Apakah dia demam?

“Jangan takut,kami bukan penjahat Jin-ah.” Halmeonie membuka suara.

“kenapa kamu tahu?” tuding ku pada Taemin. “Aku adalah Guardian.” Jawab nya seraya melepas tangan nya pada lengan ku.

“jeo..jeongmal?!” aku melongo sangkin terkejut nya. “hmm,Fire Guardian.”

Pantas saja tubuh nya panas begitu,”ku kira kau demam” ucap ku sambil duduk kembali.

Tapi aku masih belum sepenuh nya percaya. Taemin menjulurkan lengan kiri nya,di pergelangan tangan nya,tepat nya di atas urat nadi nya terdapat tato yang sangat kecil kira kira berdiameter ½ cm berbentuk api,dan warna nya merah ketua tua an.

“ini adalah symbol Guardian.pasti Guardian mu juga ada.” Taemin menurun kan lengan nya.

“jadi kedua teman itu,salah satu adalah Guardian mu?” Tanya Halmeonie.

Aku mengangguk. Tiba tiba aku punya akal untuk menolong mereka.

***

Author POV

“eotteokhae oppa,kita kehilangan jejak eonnie dan sekarang kita belum juga keluar dari hutan ini.” Mina mulai resah,langit sudah menggelap sejak tadi.

“geugobwa!” Jinki menunjuk kepulan asap di sebelah utara mereka.

“mungkin saja ada perdesaan setempat. Ayo kita kesana” usul Jinki.

Di lain tempat pada waktu yang sama…

“ayo buat api unggun!tadi aku melihat asap maka nya bisa sampai ke sini,mungkin saja kalau melihat asap,Jinki dan Mina dapat petunjuk!” ucap Jin menggebu gebu.

“kajja.” Taemin tersenyum melihat tingkah Jin yang lucu dan semangat.

Akhir nya mereka berhasil membuat api unggun,Jin berlari ke sumur di belakang rumah Lee halmeonie.

Zrassshhhhh

Jin menyiram api unggun itu berkali kali sehingga sekarang api itu mati.

“omo!kenapa dimatikan? Membuat ini sangat susah!” gerutu Taemin.

“ayaaa oppa,igobwa,asap nya.” Setelah api itu di matikan,asap nya melambung tinggi ke atas.

“ohhh,tidak terpikir ku…” gumam Taemin.

‘Semoga mereka melihat asap ini.’ Batin Jin.

“apakah mereka?” Tanya Taemin menunjuk dua orang yang mengamati sekitar nya.

“OPPA!MINA!” jerit Jin. “eonnie!”

Mereka berpelukan dan melompat lompat sambil berputar.

“gwaenchana?” Tanya Jinki cemas melihat wajah Jin yang penuh dengan hitam hitam karena usaha nya dalam mematikan api tadi.

“eh?”

Jinki mengusap pipi kanan Jin dan menatap nya cemas.

“aaa… gwaenchana! Tadi aku membuat api unggun untuk memberi kalian petunjuk. Aku pintar kan?tidak hanya bisa membuat kalian repot!” dengus Jin.

Taemin berdeham,”Ini Taemin” Jin merangkul lengan kiri Taemin.

“Jinie eonnie yeodongsaeng,MinA imnida.” Adik Jin tersenyum manis,”Jinki” ucap Jinki dingin dan melihat lengan Taemin yang di peluk Jin.

Tak perlu waktu lama Taemin menatap Jinki tajam dan begitu juga sebalik nya.

“ah ayo masuk!” Jin menarik Mina masuk ke rumah Lee Halmeonie.

Sementara kedua namja ini masih saling memberi death glare satu sama lain. Taemin maju beberapa langkah mendekati Jinki.

“aah..jadi ini Guardian nya Jinie..” bisik Taemin,nada tak suka tercampur dengan kental dalam nada bicara nya.

Jinki menautkan alis nya dan menggeram,’bagaimana bisa dia tahu?!’

“Aku adalah Fire Guardian,seperti nya kamu ada rasa terhadap Master mu.” Ucap taemin.

“kalau iya kenapa?bukan urusan mu” ucap Jinki dingin sambil meninggalkan Taemin dan menyenggol bahu kiri Taemin dengan bahu kiri nya.

“mari kita bersaing secara sehat.” Jinki menghentikan langkah nya dan terpaku.

Jinki berbalik dan menatap Taemin sengit,”ya!kalian berdua ngapain?masuk,Halmeonie memasak makan malam untuk kita.” Teriak Jin dari ambang pintu.

“ne!” sahut Taemin sambil memasuki rumah nya,tak lupa tersenyum kepada Jin.

“ck” Jinki berdecak kesal dan mendelik kepada Taemin yang ‘seenak jidat’ nya merangkul Master nya itu.

***

“Jadi apa rencana kalian?” Lee Halmeonie datang membawa nampan berisi cemilan dan teh.

Sekarang mereka ada di ruang tengah setelah menikmati hidangan dari Lee halmeonie.

“kami akan pergi ke utara,mencari Yggdrasil dan menemui Hekate.”

“kenapa tidak bilang daritadi?” Taemin berdecak dan menghempaskan tubuh nya di samping Jin.

Jinki yang sedari tadi berdiri di samping rak buku melihat Taemin yang duduk di samping Jin dan merangkul nya,dia tidak mau kalah,Jinki duduk diantara kedua nya –Jin dan Taemin.

Jinki tersenyum lebar kepada Taemin yang sekarang merangkul nya,Taemin pun melihat Jinki aneh dan menarik lengan nya.

Mina yang duduk di karpet depan sofa yang di duduki mereka bertiga terkikik melihat Jinki yang cemburu,sedang kan Jin hanya memakan cemilan tanpa mengetahui apa yang terjadi diantara kedua insan tersebut.

Lee halmeonie tersenyum dan mengulum tawa,”Ini adalah utara.”

“ne?” Jin melepas pandangan nya dari cemilan dan melihat Lee halmeonie.

“Ini adalah utara.” Ulang Lee halmeonie.

“Dahaengida!” Jin bersorak dan berdiri,Jinki dan Taemin pun ikut berdiri.

“kita di Utara?…..LARI!!!” Mina melihat eonnie nya itu dan mulai menjauh dari eonnie nya.

Taemin terkejut dan mengikuti Mina bersembunyi di samping perapian,Lee halmeonie?melihat mereka heran. “waeeee?”

“kita di Utara!!wooo” Jin pun mulai heboh,mencari sasaran untuk dipeluk nya –kebiasaan Jin kalau sangat senang.

Jinki yang di sebelah nya pun jadi korban Jin. Jinki pun membalas memeluk pinggang Jin dan tersenyum lebar. Jin memeluk leher Jinki dengan erat,agak sesak sih bagi Jinki,tapi..hehehe ^^v

“eonnie kalau sudah senang,dia akan memeluk siapa pun orang di sebelah nya,waktu itu aku sampai masuk rumah sakit karena sesak nafas!” Mina memasang muka datar dan menghembuskan nafas dengan kasar.

Taemin pun melongo,’ku pikir ada monster..’ batin nya.

Dengan sigap Taemin memisahkan kedua nya yang berpelukan,”haengbokhae?”

Jin mengangguk  dan tersenyum cengengesan,Taemin merentangkan tangan nya lebar lebar,Jin bermaksud untuk memeluk Taemin tetapi Jinki sudah mendahului nya.

Jinki memeluk Taemin dengan sangat erat sampai sampai Taemin muka nya memerah karena sesak.

“pikhyeo!!!” Taemin terbatuk batuk,Jin melerai kedua namja itu.

“neo deuli wae irae,aissh jeongmal..”

“sudah,ini adalah Utara,kalian mau mencari Yggdrasil untuk apa?” Lee halmeonie membuka suara.

“Aku belum dibangkitkan.”

“Taemin,kurasa ini sudah saat nya.istirahat lah terlebih dahulu” Taemin mengangguk,”ayo aku antar kalian ke kamar. Besok aku akan mengantar kalian ke pohon raksasa itu.”

***

Tok tok tok..

Halmeonie memasuki kamar yang Jin  tempati setelah mengetuk pintu.

“musun iriseyo halmeonie?”

“sudah tidur?”

Jin menggeleng,”ajik.”.

“aku hanya ingin memberi mu ini,mungkin akan bermanfaat.”

Lee halmeonie memberi Jin sebuah kantong kuno dan melanjutkan,”itu adalah drachmas1,uang di Underworld.”

“gamsahamnida.”

“berhati hati lah,jaga diri mu dan kawan mu.”

Jin tersenyum dan menjawab,”pasti.”

***

“halmeonie,jaga diri.” Jinki hormat 90 derajat,diikuti kakak beradik itu.

“Jin pamit ya halmeoni.”

“Jaga mereka,Taemin-ah. Hati hati,bahaya menanti kalian.” Pesan Lee halmeonie.

Mereka berempat mengangguk dan mulai melangkah pergi.

“dimana pohon itu?” Tanya Jinki.

“tepat di tengah hutan Gurim.”

“hutan penuh jebakan itu??!”

“hmm”

“kamu tahu jalan?”

“Jangan panggil aku penduduk Gurim kalau tidak tahu arah Gurim.” Tak lama kemudian setelah berjalan,tampak pohon raksasa yang berdiri kokoh.

“apakah itu?” Jin yang bersama Mina di depan menunjuk sebuah pohon yang berdiri kokoh menjulang tinggi.

Mereka semua mendongak dan mengamati pohon itu,”sudah lama aku tidak kesini” Taemin berbisik.

“bagaimana cara masuk nya?” Tanya Mina.

“darawa” Jinki berucap singkat setelah melihat lubang kecil di bawah pohon.

Mereka merangkak masuk ke lubang kecil di akar pohon itu,setelah itu mereka seperti dihisap dan di putar putar.

Mereka,terutama Mina menjerit tak karuan.

BUKK

Jinki meringgis,dia terjatuh dan bergidik ngeri melihat sekeliling nya,tengkorak dimana mana,gelap,hanya ada beberapa api yang menyala. Disini sangat panas!

Debuman yang lebih keras terdengar oleh telinga Jinki,Taemin dan Mina juga tak jauh beda dengan nya,terjatuh dan kesakitan.

“gwaenchana?” Jinki mengangkat Mina dan mengulurkan tangan nya kepada Taemin.

“hmm,dimana eonnie?”

“ku pikir dia bersama kalian?!”

Mereka mulai panik karena Jin tidak terlihat sama sekali.

Jinki jalan tergopoh gopoh sambil memegang siku nya yang sakit,”Jin-ah..” panggil Jinki dengan suara kecil.

Tiba tiba ada bayangan yang besar di belakang mereka yang terlihat oleh Mina,dia menahan nafas dan menjerit,”aaaaaa!!!!!” dan…

DUARRRR!*Suara bom xD*

TO BE CONTINUED!

Keterangan : 1Drachmas –Uang berbentuk koin,biasa nya dipakai untuk membayar tukang perahu(?) di Underworld. :D

Maaf ya kalo part ini agak pendek ^^

Aku ngetik part ini dalam 7 jam lohh*ga boong* itu pun otak aku sudah terkuras habis. >< di part selanjut nya baru ada petualangan petualangan nya,don’t miss it ya.

Mian kalo ngecewain. Ho ho ho :) tunggu kelanjutan nya ya readersdeul. /ngarep kalo mau nanya nanya tentang mitologi mitologi,saya siap berbacot bacot ria dengan anda melalui twitter. v(*ω*)v

AKU MEMBUTUHKAN BEBERAPA SUPPORTING CAST! Namja/Yeoja. Aku usahain semua aku buat jadi cameo. Komen dibawah dengan format: nama asli,namkor,umur,twitter.

You guys should talk to me,check me out (σ._.)-σ : Twitter [@Christsella] Facebook [Christ Sella] Me2day [christsella] Cyworld [Iheartaemin] ~

Gidaeya,SHOW SHOW SHOW. Annyeong!! c(^^,c)

6 thoughts on “Divine [Chapter 3]

  1. akhirnya, dimulailah petualangan mereka…
    Tapi taemin tu guardiannya sapa?
    Trus yg jd master n guardian energi lain sapa?
    G sabar nungu lanjutannya..
    Fighting ya…

    Jia Jung

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s