Divine [Chapter 1]

Tittle : Divine

Author : Iheartaemin / Christ Sella / E.Genie(Lee Jini)

Casts : Lee Jin,Lee Mina,SHINee.

Support Casts : Yuhee,Lee Minho(as Haraboji),Lee Dongwook,etc.

Special Appearance : Kris(EXO).

Genre : Adventure,Fantasy,Myth,Drama(?).

Rating : PG-16

Inspired by : Michael Scott,Percy Jackson,William Shakespeare,Nicholas Flamel,Stephenie Meyer,etc.

Tracks : Bring me to my life –Evanencence | Leave –Linkin Park | Ready or Not,Quasimodo,Romantic –SHINee | The name I loved,Vanilla Love –Onew | Saranghaneun sarama –Lee Haeri | River flows in you –Yiruma | Beautiful Goodbye,Is it OK? –f(x) | When I look at You –Miley Cyrus | What if –Ashley Tisdale | etc.

Warning!! : cerita ini mengandung KEKERASAN dan MITOLOGI MITOLOGI KUNO! Yang merasa gasuka mending tutup tab ini. Dan karakter tokoh itu hanya FIKSI BELAKA,jangan bash saya kalo merasa tersinggung karna ini hanyalah karya seorang fans semata.

Note : ada yang nunggu FF ini ga ? :l ada deh ya? Semoga pada suka sama FF lebay ini. ><”

Visit my personal blog : Iheartaemin[dot]wordpress[dot]com :D

=Opinions and Critics are WELCOMED,Bashes REJECTED! And Typo may APPLIED=

***

Author POV

1 menit,3 menit,5 menit,7 menit,……,34 menit,

Seorang gadis mendorong tubuh nya ke permukaan air yang diselami-nya beberapa saat yang lalu.

Zrasshh…

Percikan air nya meluap ke selokan kecil yang mengitari sekeliling kolam tempat ia berada.

“whoaaa!daebak!yaaa~30 menit kamu didalam air tanpa jeda!” seru gadis lain nya yang berada di pinggiran kolam sambil mengulurkan tangan nya,bermaksud untuk menarik gadis itu untuk keluar dari wadah air raksasa itu dan memberikan teman nya itu handuk kecil.

“gomawo” kekeh si gadis ini.

“aigoo,kamu ini katak ya?” Tanya teman si gadis ini yang bernamakan Nari.

“Nari sayang,sudah ke-berapa ratus kali nya kamu menanyakan pertanyaan yang sama?” decakan terpapar dari bibir merah bak delima si gadis.

Nari pun hanya bisa mendengus dan membalas,”Sudah ke-berapa ratus kali nya juga kamu melontar kan jawaban yang sama?”

Yang ditanya hanya terus menapak kan kaki jenjang nya itu ke rest room.

“well perlu diralat,bukan jawaban,tapi balasan~” ucap nari pada diri nya sendiri yang mengekor di belakang.

***

Jin POV

Sudah berapa lama aku berada di dalam air,aku menolak air di sekitar ku sehingga tubuh ku yang mungil ini meluncur ke permukaan.

“whoaaa!daebak!yaaa~30 menit kamu didalam air tanpa jeda!” seru Nari,sahabat ku.

Dia pun mengulurkan tangan mulus nya itu kepada ku untuk membantu diri ku yang tergolong mungil keluar dari tempat favorit ku ini dan memberi ku handuk.

“gomawo” ucap ku sambil terkekeh meliat raut wajah nari yang terlihat seperti meragukan sesuatu.

“aigoo,kamu ini katak ya?” Tanya Nari.

“Nari sayang,sudah ke-berapa ratus kali nya kamu menanyakan pertanyaan yang sama?” aku pun berdecak,dari dulu dia melontarkan pertanyaan yang sama setiap kali aku habis berenang.

Nari pun hanya bisa mendengus dan membalas perkataan ku,”Sudah ke-berapa ratus kali nya juga kamu melontar kan jawaban yang sama?”

Aku malas untuk menjawab dan menapak kan kaki ku itu ke rest room untuk bersih bersih.

“well perlu diralat,bukan jawaban,tapi balasan~” ucap nari yang masih bisa ku dengar.

***

Author POV

Seorang kakek tua terbatuk batuk dan mengeluar kan sedikit darah dari mulut nya.

Dengan sigap kakek tua itu mengusap darah yang di sekitar mulut nya dengan sapu tangan yang sedari tadi ia genggam.

Si kakek hanya lah tinggal tulang dibalut kulit,tampak banyak bintik bintik hitam mendominasi seluruh tubuh nya yang menanda kan kakek ini benar benar tua,cam kan,’benar benar tua’.

“Haraboji!!” suara merdu seorang dara menggema indah di sepanjang lorong dan menyusup ke perpustakaan di ujung lorong.

BRAKK

“haraboji,kan dokter sudah bilang jangan banyak bergerak!bagaimana jika haraboji kecapaian??!” panik si gadis yang membuka pintu perpustakaan pribadi kakek tercinta nya itu.

“gwenchana..” balas si kakek yang duduk di sofa bermotifkan kuno itu pada cucu semata wayang nya itu,well secara biologis.

“omo!!darah!!ha…haraboji!ini anda bilang tidak apa apa?!” nada sedih terselip di perkataan si gadis.

“duduklah..haraboji mau bercerita..” pinta si kakek. Si gadis dengan sigap duduk di samping kakeknya.

“kamu sudah cukup dewasa untuk tahu kebenarannya,jangan bertanya dan memotong pembicaraan kakek kecuali kalau kakek bertanya..aro?”

“ye..”

“kamu tahu 4 elemen kehidupan?” Tanya si kakek dan di jawab dengan anggukan si gadis yang tak lain tak bukan adalah Jin.

“kamu pasti pernah mendengar setiap elemen ada pengendali nya.sebenar nya semua orang memiliki elemen masing masing tetapi tidak tahu bagaimana mengendalikan nya.” pernyataan Kakek jeda sebentar.

“seperti hal nya dengan diri mu nak. Tidak semua orang dapat dan boleh mengendalikan elemen elemen tersebut karena dapat menimbulkan kekacauan dan kekuatan itu perlu dibangkitkan terlebih dahulu.”

“kakek melihat sesuatu dalam diri mu,di luar batas kemampuan manusia biasa.kamu bisa tahan lama di air,tahu kenapa?” Tanya si kakek dan di jawab dengan gelengan Jin.

“kamu adalah pengendali air.” Tegas si kakek.

Mata almond Jin serasa ingin keluar dari asal nya sangkin terkejut nya si pemilik mata indah itu.

“Manusia sehebat apapun tidak akan pernah tahan didalam air selama ½ jam tanpa bantuan pernafasan. dan kakek melihat aura mu yang mulai berpijar seiring nya pertumbuhan mu nak.

Hahhh..cucu kakek sudah besar!” ucap si kakek diiringi tawa khas si kakek.

“haraboji…” lirih Jin.

Kakek mendaratkan telapak tangan nya yang rapuh itu ke puncak kepala Jin dan membelai rambut cucu nya yang bagaikan mayang terurai itu.

“dulu nya kakek pernah merawat seorang pengendali..” lirih kakek Jin dan mata nya yang sudah rabun itu menerawang dan mulai berkaca kaca tetapi dengan sigap kakek menghapus nya sebelum cairan itu tumpah.

“Amugotdo,dengarkan pesan kakek..berhubung kakek sudah tua,kakek tidak bisa menemanimu lebih lama lagi. Pergilah ke jangho1,disana ada pengendali air yang bernama Yuhee(read:yui/yuhwi) berikan surat ini kepadanya dan bilang bahwa surat ini dari kakek,tetapi sebelum itu kamu harus pergi kepada Hekate2 untuk dibangkitkan.” jelas haraboji.

Air mata sudah menggenang di pelupuk mata Jini,dan cairan bening itu pun mengairi pipi nya yang diakhiri dengan tepukan kakek Jin di pundaknya.

“we gotta move,now!” seru kakek sambil memberi Jin surat itu.

Tiba tiba dari luar datang Kim ajjushi,kepala pengurus rumah Keluarga Lee.

“ Hyung-nim,kita harus cepat tidak ada waktu lagi si bungsu sudah menunggu,mereka sudah mengetahui nya..” suara Lee ajjushi bergetar,Lee ajjushi sudah seperti adik nya kakek Jin.

“siapa ‘mereka’?!” jerit Jin.

Kakek mengusap air mata cucu kesayangan nya itu,”jangan bersedih,kita akan bertemu lagi secepatnya.yaksok.” tutur si kakek.

Air mata yang daritadi Jin tahan akhir nya pun tumpah,Lee ajjushi menarik paksa siku Jin dan memisah kan tangan si kakek dan cucu yang tadi nya terpaut(bayangin deh secara slowmotion)

“ANDWAE!!!Haraboji!!!!!!!!” Jin pun histeris dan v neck baju nya sudah basah akibat ketakutan dan air mata nya.

Si kakek hanya tersenyum sendu dan mengucapkan “sa-rang-hae” sebagai kata perpisahan.

Jin hanya menggeleng gelengkan kepala nya dan menangis tersedu karena ia tau,kalau ia pergi,ia tidak tahu kapan lagi akan bertemu kakek nya itu.

Sementara itu,mereka menelusuri lorong bawah tanah yang entah kapan ada di rumah ber-aksen eropa kuno nya itu.

Lee ajjushi membukakan pintu mobil kepada Jin dan disambut oleh adik angkat nya itu,lalu pintu mobil pun ditutup dan mobil yang disetir oleh Lee ajjushi melaju kencang membelah jalanan yang sepi itu.

“eonnie…” suara adik Jin,Mina terdengar parau,kentara kalau si adik baru saja menangis. “saeng!” peluk si gadis pun melayang pada yeodongsaeng yang sangat dia sayangi itu.

“Ajjushi,what the hell is happening ?!” jerit Jin yang lebih mirip dengan cicitan.

Mereka memasuki kawasan hutan yang sangat rindang,bahkan udara diluar pun terasa di dalam mobil,yang sudah memelan.

“kamu adalah pengendali air.” Setelah sekian lama,Lee ajjushi pun membuka suara.

“I knew” balas Jin sambil memalingkan muka nya menghadap jendela di samping nya.Mina hanya bisa menghela nafas.

“Mina mempunyai kekuatan healing..” lanjut Lee ajjushi.

“healing?” tawa nanar si gadis meledak,”what a drama?!” dengus nya.

“dia bisa menyembuhkan orang,tetapi tidak dengan diri nya sendiri.”perkataan ajjushi terhenti dan melanjutkan,”maka jaga dia baik baik.”

Tampak,Jin menghembuskan nafas nya dengan kasar,sementara Mina terlihat acuh tak acuh.

Ya,Mina sudah tahu sejak lama kalau dia memiliki kekuatan Healing.

***

“Dimana si pengendali itu?!” bentak seorang namja berwajah rupawan.

“pengendali?apa maksud anda?” Tanya Lee Minho,berpura pura tidak tahu.

“kamu tahu apa akibat nya kalau berbohong?” Tanya namja itu lagi.

“Sebenar nya apa yang anda katakan?pengendali?pengendali apa?pengendali rumah??Lee lagi cuti,anak nya baru pulang dari LA..” jawab Lee dengan kening yang berkerut.

Tampak raut wajah namja bermuka rupawan itu seperti benang kusut,diam diam Lee tertawa dalam hati.

“GOTJIMAL!!!” bentak nya lagi setelah sadar dari lamunan nya.

“ckk,gini aja,kamu nyari Lee ke busan di da-“ Lee Berdecak dan perkataan nya di potong oleh namja tadi.

“ah dwasseo~” Nada bicara Namja bermuka rupawan tersebut melunak.

Namja tadi melirik Lee yang berbaring lemah di tempat tidur,setelah Kim membawa si kakak-adik tersebut Lee bergegas ke kamar nya dan berpura pura –Tidak sepenuh nya berbaring di tempat tidur.

“Haraboji,neo gwenchanseumnika ?” Tanya namja itu dengan sopan.

Lee tersentak,di balik muka nya yang sangar ternyata dia masih ada sisi nurani nya.

“Ye,Gwenchanseumnida.” Jawab Lee dengan lemah.

“Istirahat yang banyak,soal tadi lupakan saja. Saya pamit dulu” Namja tadi pun berlalu.

“Ireum?” Tanya Lee sebelum namja tadi menghilang.

“Just call me Kris” jawab namja tadi dan berlalu.

***

“Kita akan pergi menemui Hekate.” Lee Ajjushi menyadarkan Jin dari lamunan nya.

Hekate?nugunde?’ batin Jin dan alis nya pun bertaut.

“Kita akan pergi kepada Hekate,Sang Dewi sihir.” Kim ajjushi seakan tahu apa yang di pikiran Jin.

“Dewi?bagaimana kita bisa menemui nya?” suara Jin sudah lebih baik dari pada tadi.

“Itu lah,kita akan meminta bantuan kawan lama kakek mu.” Jawab Lee ajjushi yang mengingatkan Jin pada kakek –yang entah bagaimana nasib nya.

“haraboji…-“ Jini menggantungkan perkataan nya,”he’s safe,as long if you’re not there” sahut Lee ajjushi.

“wae?” Tanya Jin.

“Para tetua3 dan humani4 telah mengetahui keberadaan mu,mereka mengincar ke empat Master –Pengendali. Selain itu kita juga harus mengumpulkan ketiga pengendali lain nya sebelum ‘mereka’ menemukannya terlebih dahulu. Yang mereka butuhkan adalah pengendali,bukan keluarga nya,selama kamu tidak berada di dekat kakek mu,dia akan panjang umur.trust me” jelas Lee Ajjushi.

“Ajjushi,anda tahu film The Last Airbender?” Tanya Jin dengan datar. Seketika tawa Lee Ajjushi pun meledak dan menyebabkan Mina terbangun dari lelap nya. “Aku juga berpikir begitu” sahut ajjushi diiringi gelak tawa mereka,Lee Ajjushi dan Jin.

“kalian terlihat aneh” komentar sang adik,tetapi tak lama dia pun ikut tertawa.

“Ingat,kita harus mencari ketiga pengendali lain nya.” Lee Ajjushi mengingatkan.

Kedua yeoja tersebut hanya mengangguk ngangguk kan kepala menyetujui.

***

Sebuah mobil memasuki komplek rumah yang elit.

“Dimana ini?” Tanya Jin. “Busan” Jawab Lee Ajjushi sambil memarkirkan mobil.

“wahh..teman lama kakek kaya ya..?” Lee Ajjushi terkekeh “well ini rumah ku” sahut nya.

“mwo?!!” pekik kakak beradik itu,”bukan nya kita mau mencari teman lama kakek?” Tanya Mina dan Jin mengangkat kedua bahu nya.

Mereka pun menyusul Lee Ajjushi memasuki rumah elit itu,tak kalah mewah dari rumah kakek mereka.

“yeobo!” seorang wanita berumur 30-an mungkin?menyambut Lee ajjushi.

“dimana dia?aku membawa kakak beradik itu” bisik Lee ajjushi pada wanita di sebelah nya.

“OMO!cham yeppeoyo..” kagum Wanita itu dan menghampiri Jin.

Tanda Tanya berada diatas kepala Jin kalau ini adalah komik.

“haha,naneun Soeun –iyeyo,Dongwookie anae.” Jelas wanita tadi.

“mwo?!” untuk kedua  kali nya mereka terkejut. “ah waeyo?” Tanya Soeun,’Ajjhuma’(?)

“Anda terlihat muda,saya pikir Ajjhuma adalah adik Lee ajjushi..” jawab Jin.

“aigoo…hahahahh” Pipi Soeun ajjhuma merona. “Adeul-ah!!!!!!!!” Teriak Soeun ajjhuma tapi tidak ada jawaban.

“mungkin lagi tidur” ucap suami nya. “ayo duduk dulu..” ajak Lee Ajjushi,Soeun ajjhuma pergi ke dapur untuk membuatkan minuman.

“Eonnie,aku ke toilet dulu ya” Mina diantar Lee ajjushi ke toilet. Tinggal lah Jin sendiri. merasa bosan karena ketiga insan ini tak kunjung kembali,Jin pun memutuskan untuk berkeliling.

Jin POV

Jiruhae..

Aku menaiki tangga,banyak sekali figura figura di pajang di sepanjang dinding tangga.

Ada foto seorang anak,kira kira 4 tahun. Neomu kwieyeowo.. ><

Setelah menapaki kaki ku di undakan tangga terakhir,mata ku tertuju ke balkon,keren sekali pemandangan dari balkon ini.

Aku tidak pernah tahu kalau Lee ajjushi itu kaya!!!daebak! Rumah Lee ajjushi beraksen modern dan minimalis,berbeda dengan rumah ku –yang sebenarnya rumah kakek ku yang beraksen eropa kuno.

Aku terus melangkahkan kaki ku yang gatal ini dan di ujung ada sebuah kamar,aku penasaran dengan kamar ini.

Ku putar kenop pintu nya lalu ku geser ke samping,dan..

“woahhh….” Decak ku kagum. Kamar yang di dominasi Hitam putih,Dinding nya berwarna putih bersih,di Ujung Tengah ada seperti panggung rendah dengan tempat tidur putih berbantal&berselimut hitam, di bawah nya ada karpet persegi berbulu hitam.

Lalu di samping kanan ada pintu kloset berwarna hitam,di samping kiri ada pintu lain,kamar mandi mungkin?

Di sudut kiri samping pintu ada meja belajar. Dan didepan tempat tidur ada gorden hitam yang besar tergolong giant.

Penasaran,ku buka gorden nya dan lagi lagi aku berdecak kagum,ternyata ini jendela raksasa dan ada bay window seat nya.

Tanpa ba bi bu aku loncat ke sofa jendela itu dengan posisi duduk ala jepang dan memandangi danau di belakang rumah ini. Aku menempelkan tangan ku ke kaca jendela itu,seakan akan aku bisa menyentuh pepohonan di luar.

Kamar ini sangat keren!apa ini kamar Lee Ajjushi?aii~ maldo andwae,mana mungkin Lee ajjushi begitu up to date? Lihat saja,ada Playstation,Laptop di meja dekat jendela dan di samping nya ada Ipod.

Oh iya,tadi Soeun ajjhuma memanggil anak nya,mungkin ini kamar anak nya.

Kira kira berapa usia anak nya?

Apa foto foto yang dipajang itu adalah anak nya?

Tapi masa anak 4 tahun bisa main laptop?

Banyak pertanyaan berkecamuk di otak ku,inti nya aku pe-na-sa-ran.

(…Is it OK? –f(x))

Tiba tiba sebuah handuk terletak di puncak kepala ku dan menyadarkan ku dari lamunan.

Ku ambil handuk kecil itu dari kepala ku,“wangi shampoo(?)” ucap ku terheran heran.

“ssh..datang darimana handuk ini?” aku mendongak ke atas dan berpikir jangan jangan jatuh dari langit. Kening ku mengerut heran,

Eh tunggu… jangan jangan..

Aku berbalik ke belakang dan melotot kaget,mendapati seorang namja –woahh dia ganteng sekali! Omo omo dia shirtless!!!hanya memakai celana selutut berwarna putih,cocok dengan kulit nya. Dan lihat,dia punya garis garis sixpack!walau masih samar,but wow he’s flawless!! *-*

Tersadar dari lamunan ku –lagi masih dengan mata melotot,aku sibuk menenangkan detak jantung ku yang melompat lompat.

“Nugu…seyo?” Tanya nya.

OMO SESANGE! Suara nya bak malaikat! Omo,I’m going to faint soon..

Aku menutup mata dengan kedua tangan ku,aku baru ingat dia shirtless!

Derap langkah itu mendekat,kalau boleh aku simpul kan,Laki laki itu menghampiri ku! ><

DAG DIG DUG jantung ku melompat kesana kemari,sekarang wangi maskulin menyeruak memasuki rongga hidung ku. Dan entah kenapa aku merasa nyaman di dekat nya. Ada sensasi yang entah bagaimana ku deskripsikan kalau ku di dekat namja ini.

Dia meraih kedua tangan ku dan membuat ku membuka mata,dia belum memakai baju!!

Aku yakin,telinga ku sekarang memerah. Namja ini menumpukan kaki kanan –bagian tulang kering nya ke samping paha kiri ku sedangkan kaki sebelah nya lagi tetap pada habitat(?) nya.

Dia menyunggingkan smirk nya,”tidak baik lho memasuki kamar namja sembarangan..” ucap nya dengan pelan dan menunduk mendekati wajah ku.

“m..mi..mian” ucap ku terbata. “sekarang hanya kita berdua disini,dan ruangan ini kedap suara loh,so-“ dia menggantungkan ucapan nya sementara aku membulat kan mata almond ku ini,aku menatap bibir pink nya itu.

Dia mendekat dan mendekat,kepala ku sudah lengket di kaca jendela di belakang,tangan nya berada di samping kepala ku, mengunci nya.

Hidung nya sudah menyentuh hidung ku dan mata nya masih menatap mata ku intens,aku tidak tahan dipandangi seperti itu dan menutup mata ku.

Namja POV

I yeoja nuguya? Aku baru saja siap mandi dan kedatangan yeoja asing.

Tapi dia sangat manis,aku bermaksud untuk mengerjai nya dan entah kenapa jantung ku melompat lompat dengan tidak semesti nya. Dan demi Tuhan,otak ku menolak untuk berbuat seperti ini,tapi lain hal nya dengan tubuh ku,sungguh tak bisa diajak kompromi!

Kutatap dia dengan seksama,menelusuri setiap lekuk wajah nya. ‘yeppeo’.

dia menutup mata nya dengan erat dan kulihat telinga nya memerah. Aku tersenyum dan….

To Be Continued!

Hua ha ha ha ha *evil laugh* geu namja nugunika? Lee—Taemin? Or.. Lee—Jinki?

Ottaeyeo nae iyagi ? gimana cerita ku ini ? masih abal abal kah ?

Kkk,udah tau kan ini cerita tentang apa? ^^v

Keterangan : 1 Jangho –Desa terpencil di korea selatan,dan desa terindah di korea. 2 Hekate –Dewi Sihir Yunani,tinggal di Underworld bersama Persefone dan Hades. Biasa nya sosok Dewi ini tidak terlihat/invisible,Dia adalah satu satu nya Dewi yang bisa sihir. Dikatakan juga Dewi bulan,sama dengan Diana,tetapi sisi gelap nya. 3  Tetua –Bisa dikatakan sebagai leluhur. Ada Tetua yang baik,tak jarang juga Tetua itu jahat dan serakah. 4 Humani –Manusia biasa,atau bahasa Harry Potter nya disebut dengan Muggle. :)

Kalo ada yang kurang ngerti Tanya aja ya  melalui twitter. ^^

Find me on : Twitter [@Christsella] Facebook [Christ Sella] Me2day [christsella] Cyworld [Iheartaemin] ~

Gidaeya,SHOW SHOW SHOW! Annyeong! *waving hands*

4 thoughts on “Divine [Chapter 1]

  1. keren2, walau pun masih agak bingung sama ceritanya..
    Ni kaya avatar ya, terobosan baru ni…
    Tu namjanya sapa ya??
    Penasaran…
    Ditunggu part 2 ya..
    Fighting..

    Jia Jung

  2. aku suka aku sukaaaa!!!! Woaaaa pasti authornya baca the alchemyst, the magician, the sorciers dan 2 buku lain karangan michael scott kan? Aku juga penggemar michael scott novel dia daebak banget

  3. anyeong haseyo^^
    ceritanya keren bnget
    aku jdi penasarn sama peran cwok yg blom dsbutin nmanya
    tpi q msih agak bgung nih, knapa jin diungsiin?? critanya d kejr2 ma kris gtu?
    trus kris sfatnya sbenernya baek ato jhat sih? ngak kbyang deh klo kris bentk2 kakek udh tua gtu
    mkanya kan alim gtu#lho kok mlah curhat 0.o
    sekian aja maaf klo bnyak omong
    n aku tnggu kelnjutanny^^
    klo bsa krisnya munclnya bnyakin yah#plaaaakkkkkkk
    kekekeke
    gomawo >0<

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s