Like A Star ver.2 part 2 (end)

 Author : Oriza Mayleni aka Alexa Han

Title : Like A Star ver.2

Cast : Han Yuri, Cho Kyuhyun

Support cast : Lee Sora, Choi Siwon, Song Raein, Kim Kibum, Lee Sungmin

Genre : Romance, Sad

Length : twoshoot

Rating : G

Backsound : Super Junior KRY (The one I love), Super Junior KRY (Just You), Kyuhyun ft The Grace (Just for one day), Jang Jungwoo (Geu gut man eun), Leeteuk ft Krystal (Grumbling)

Masih adakah yang mau baca? (“,) kalau masih, gomaewo bertubi-tubi…..

 

Kyuhyun’s POV

Yuri menangis mendengar ceritaku…aku mendekatkan wajahku lalu mengusap airmatanya. Aku tidak tahu kenapa tubuhku semakin mendekat ke arahnya…..dia menjauh saat kalung yang dipakainya tiba-tiba jatuh……lalu dia berpamitan pergi….

***

Aku memutuskan keluar RS lebih awal…..sejak kejadian itu, Yuri seperti menjauh dariku. Apa aku melakukan kesalahan?

Aku sudah bertemu appa……aku tahu appa sangat marah tapi aku tidak akan pulang sebelum dia menceritakan tentang eomma. Kita lihat seberapa lama appa akan bertahan…..

***

“Kyuhyun……” seseorang memanggil namaku saat aku hendak keluar kelas..aku berbalik, ternyata Sungmin

“ne…..ada apa?”

“bisa kita bicara sebentar?” katanya lagi….

“tentu…..”

Kami berjalan ke perpustakaan. Dia mengambil beberapa buku kedokteran…lalu kami duduk disebuah meja yang letaknya disudut.

“apa hubunganmu dengan Yuri?”

“mwo??” aku tidak mengerti kenapa dia bertanya hal itu tiba-tiba

“kuperhatikan kau sering memperhatikan Yuri….” Dia masih sibuk membuka buku-buku tebal yang tadi diambilnya. Sepertinya aku tidak sadar selama ini Sungmin memperhatikan ku….kami sering berkumpul karena dia juga anggota tim hoky dan kami 1 fakultas.

“apa salah jika aku memperhatikannya?”

“kau menyukainya?”

“ ………..” aku diam…. dia menutup bukunya lalu menatapku

“buatlah dia keluar dari masa lalu…..aku yakin kau lah orang yang bisa melakukannya…..tatapannya padamu berbeda…..”

Aku bingung dengan kalimat Sungmin barusan…..masa lalu Yuri? Ada apa dengan masa lalunya?

Sungmin pergi begitu saja…..aku benar-benar penasaran apa maksud kalimatnya….

Kuhembuskan nafas panjang saat keluar dari perpustakaan……yeoja itu benar-benar membuatku gila…dia seperti mundur teratur dariku…sudah 1 minggu ini dia menjauh dariku..setiap aku berusaha mendekatinya, dia selalu punya seribu alasan untuk menghindar dariku.

Aku mengacak rambutku frustasi…

***

Hari ini kami bertanding lagi……Yuri dibangku penonton. Aku terus menatapnya sampai mata kami bertemu, dia segera mengalihkan pandangan. Pertandingan segera dimulai……..

Kami menang……entah setan apa yang merasuki ku…aku meninggalkan teman-temanku yang sedang memegang piala dengan senang. Aku buru-buru ganti baju lalu setelah itu aku berlari ke bangku penonton…

“kita bicara….” Aku menarik tangan Yuri, aku tahu banyak yang memandang kami tapi aku tidak perduli

“Kyu….apa yang kau lakukan? Lepaskan tanganku….” Aku tidak menggubris perkataannya

Langkah ku terhenti saat aku melihat appa ku berdiri didepan pintu keluar utama, kenapa harus sekarang?

“appa……”

Yuri membungkukkan badannya….aku masih memegang tangannya erat..

“kita bicara….” Ujar appa ku

“kita ketemu di namsan….pokoknya kau harus datang. Ada yang penting mau kubicarakan….” Perintahku pada Yuri

Tanpa menunggu persetujuannya, aku dan appa ku pergi.

***

“jika appa menyuruhku ke Kanada, jawabanku tetap sama….”

“kau mau tahu tentang Eommamu bukan?” aku terkejut..apa akhirnya appa mau cerita?

“appa tahu bahwa appa tidak akan bisa menyimpan ini lebih lama lagi darimu…”

Appa mulai bercerita……….

End Kyuhyun’s POV

 

Yuri’s POV

Menyebalkan sekali dia…menyuruhku ke namsan tapi dia tidak datang-datang. Aku sudah kedinginan daritadi….

Nah itu dia……aku segera berlari saat melihat Kyuhyun.

“yak!! Kau lama sekali….” Kyuhyun tiba-tiba memelukku……dia menangis?

“Kyu…ada apa? Kenapa kau menangis?” dia tidak menjawab pertanyaan ku dan masih menangis….

Aku mengelus pundaknya….kenapa aku jadi ingin menangis juga…..

“katakan padaku ada apa?” aku melepas pelukannya pelan-pelan

“eomma…..” katanya lirih

“eomma? Eomma mu kenapa?”

“aku baru tahu kenapa Ibu tiriku bilang eomma ku perusak rumah tangga….”

Aku terdiam..apa dia baru saja membicarakan hal itu dengan appanya tadi…..

“eomma ku pembantu dirumah appa dan Ibu tiriku….….appa tertekan dengan perjodohan dengan Ibu tiriku. Diam-diam appa ku menyukai Eommaku yang hanya seorang pembantu..pada suatu malam, appa pulang dalam keadaan mabuk dan dia melakukan hal terlarang pada eommaku………..eommaku hamil dan Ibu tiri ku mengusirnya………..lalu appa dan Ibu tiriku pindah ke Kanada. Appa ku sendiri tidak tahu kalau eommaku saat itu hamil……..”

Air mataku tumpah begitu saja……

“Kyu………….” Aku memegang pipinya….aku memeluknya….

“kenapa? Kenapa seperti ini?” aku bisa merasakan kepedihannya…….

***

Pikiranku tidak fokus…..aku terus memikirkan Kyuhyun. Dia sakit…….

“Raein…..bisakah aku minta tolong?”

“ne….aku bisa bantu apa?”

“gantikan aku dirapat nanti….bisakan?”

“hahhaa….kau pasti khawatir karena Kyuhyun sakit kan? Tenang…akan ku gantikan kau rapat….wkwkwkwk”

“terima kasih banyak chingu…..” aku memeluk Raein lalu segera pergi.

***

Ku ketuk pintu rumah Kyuhyun….beberapa detik kemudian dia membuka pintu. Wajahnya pucat….dia menarik tanganku lalu menutup pintu lagi. Aku kaget bukan main saat Kyuhyun memelukku dari belakang……

“aku kira aku harus menunggumu sampai jam 2…..” suaranya lembut, aku melepas pelukannya

“kau belum makan kan? Aku buatkan bubur ya…..setelah itu aku harus kembali ke kampus lagi”

Cukup 15 menit untuk membuat bubur….

“sudah selesai….harus dimakan, setelah itu minum obat. Arasseo?” aku menuangkan bubur ke dalam mangkok

“kau pergi sekarang?”

“emmm….tadi aku sudah meninggalkan rapat……”

“tidak bisakah disini lebih lama?….” aku jadi tidak tega melihat wajahnya…..sebenarnya rapat  akan selesai 20 menit lagi, perjalanan ke kampus kira-kira 10 menit. Jadi sepertinya tidak akan berpengaruh apa-apa aku ikut rapat hanya 10 menit….kalau begitu aku bisa tinggal…aku mengangguk.

***

Aku menemani Kyuhyun makan….selesai dia makan dan minum obat, kami duduk disofa.

“Kenapa kau menjauhiku?” tanyanya tiba-tiba

“…aku….” Aku tidak tahu mau menjawab apa

“apa karena seseorang yang memberikan kalung itu?”

“………….”

“jawab aku…..siapa orang itu?” dia menatapku lekat

“namanya Yesung……..Dia mahasiswa di kampus kita juga. Dia seorang photographer….”

“lalu dimana dia sekarang?”

“sudah pergi ke tempat yang sangat jauh….” Aku tersenyum pahit kearah Kyuhyun

“tahukah kau kenapa kau takut gelap?…mataku yang ku pakai ini adalah matanya….aku sempat buta karena mataku terkena cairan developer, gelap sekali…aku tidak bisa melihat apa-apa. Dia kecelakaan saat hendak menemuiku yang sedang memeriksakan mata…lalu matanya di donorkan padaku…..” air mataku tumpah…..Kyuhyun memelukku….aku menangis sejadi-jadinya……..

“apa kau masih mencintainya?”

“……………”

“karena kau merasa bersalah padanya makanya kau menjauh dariku?”

“………….”

“kau harus melupakan masa lalumu…….jangan terpuruk terus”

Aku terus diam……….

“Yuri-ah…….bisakah kau melupakannya dan mulai melihatku?”

Aku rasa memang inilah saatnya melepaskan masa laluku……Sungie…mianhaeyo…..

Kyuhyun memelukku erat……….

Dia merebahkan kepalaku di pundaknya.

End Yuri’s POV

 

Kyuhyun’s POV

Sekarang aku mengerti tentangnya…tentang masa lalunya………

***

Aku memandangi wajah malaikatnya saat sedang tidur. Saat aku menyentuh pipinya, dia terbangun.

“OMO…..jam berapa ini Kyu?”

“8 malam….”

“MWO? Kenapa tidak membangunkanku?” dia mengerucutkan bibirnya

Aku mencubit pelan pipinya “kau tidur sangat nyenyak, mana mungkin aku membangunkanmu….”

Tiba-tiba darah keluar dari hidungnya……..

“Yuri…hidungmu….”

Dia berlari ke kamar mandi. Aku mengetuk pintu kamar mandi berkali-kali.

“kau tidak apa-apa?”

“ne….aku tidak apa-apa Kyu…hanya mimisan biasa”

Kemudian dia keluar…..wajahnya jadi pucat.

“kau sakit?” aku mengelus rambutnya

“sepertinya karena terlalu sering begadang jadinya kelelahan….”

“ck….babo….kalau begitu kita ke Dokter….”

“tidak usah…..istirahat saja sudah cukup….aku pulang….”

Yuri melesat pergi…….

***

@Campus

Aku sedang memandangi Yuri dari dalam kelas ku. Dia dan teman-temannya sedang sibuk dengan kamera. Aku berlari cepat saat Yuri tiba-tiba pingsan…..

Tanpa babibu lagi, aku menggendongnya lalu aku masuk ke dalam mobil Siwon. Kami ke RS…aku terus mendesak Siwon agar lebih cepat. Lagi-lagi darah keluar dari hidung Yuri……..

***

“bagaimana keadaannya dokter?” kataku setelah dokter yang memeriksa Yuri keluar dengan seorang suster

“kami sudah melakukan pemeriksaan…..hasilnya akan keluar besok. Sekarang dia harus istirahat…….”

“baiklah terima kasih dokter” kataku seraya membungkukkan badan

“kami permisi…..”

Aku masuk lalu duduk disampingnya. Wajahnya benar-benar pucat….sejak kapan dia sakit? Kenapa tidak pernah sekali pun mengeluh kalau dia sakit….aku harap penyakitnya tidak serius. Aku menggenggam tangannya yang bebas dari jarum infus.

“kalian masih ada kegiatan kan? Kembalilah…aku akan menjaganya…” kataku pada Siwon dan Sora

“kalau begitu kami pergi….nanti kami akan kesini lagi….” Siwon menepuk pundakku

“hati-hati………”

***

“Kyu………………..” aku membuka mata saat mendengar suara lemah tersebut, aku lihat Yuri sudah sadar.

“mian aku ketiduran….” Dia tersenyum

“kau pasti lelah…pulanglah….aku sendiri tidak apa-apa….”

“ani….aku mau menjagamu disini…….”

“aku sakit apa?”

“dokter bilang hasil pemeriksaan akan keluar besok……..sudahlah jangan khawatir……istirahat saja…..”

Dia mengangguk perlahan…….

Aku menemaninya terus. Tadi Siwon dan Sora mampir lalu jam 10 mereka pulang.

Keesokan siang…………….

“dokter aku tidak apa-apa kan?”

“ahh…ne…tentu saja……baiklah sudah selesai…..” ujar dokter setelah selesai menyuntikkan obat

“maaf….bisakah anda ke ruangan saya sebentar?” ujar dokter padaku, aku mengangguk

“aku segera kembali….” Kataku sambil mengelus rambut Yuri

***

“aku ragu dengan diagnosa awal yang kulakukan jadi waktu itu kami melakukan CT scan dan ternyata memang  benar………Nona Han menderita leukemia stadium akut…..” aku seakan tidak percaya dengan pernyataan dokter barusan

“ne????……leukimia? tidak…pasti diagnosa anda salah…..”

“maaf….tapi itulah kenyataannya….kami sudah melakukan pengujian berulang-ulang dan hasilnya tetap sama…………”

Mataku berkaca-kaca…..

“masih bisa sembuh bukan?” aku tahu kalau stadium akut sudah sangat parah dan kemungkinan sembuh sangat sedikit tapi aku berharap ada jawaban lain dari dokter

“maaf…………”

***

“bagaimana? Apa kata dokter?”

“hanya…..hanya kelelahan dan kurang tidur……dokter menyuruhmu untuk tidak tidur larut lagi…kau harus menurut…mengerti?”

“ne……………kalau begitu aku bisa pulang kan? Aku tidak suka RS….”

“ani….perawatanmu belum selesai…” aku mencoba berekspresi senormal mungkin

“berapa lama lagi?”

Aku semakin bingung mau menjawab bagaimana….

“tidak lama lagi……”

3 weeks later………

Keadaan Yuri semakin parah, aku takut tidak bisa menyembunyikan ini lebih lama….

Aku sekarang sedang termenung memandang wajahnya yang sangat pucat…..kenapa? kenapa begini? Apa aku harus kehilangan orang yang kucintai lagi? Ani..aku tidak mau itu terjadi….aku harus membuatnya tetap disisiku….tanpa seizinku, cairan bening keluar dari mataku…..terus tanpa bisa kuhentikan……aku membenamkan wajah ku ditangannya…

“Kau menangis?”

“Yuri…….”

“kenapa kau menangis Kyu?…aku baik-baik saja…uljima…” dia mengusap air mataku…..

Aku memeluknya erat……

“kenapa kau harus merahasiakannya padaku?” katanya tiba-tiba

“mwo?” aku menatap matanya lekat

“leukemia bukan? Kenapa tidak memberitahuku dari awal?”

“…Yuri….”

“seharusnya kau beritahu aku dari awal…..kau tahu hidupku tidak lama lagi…aku tidak mau menyia-nyiakan 1 hari pun……” hatiku rasanya perih melihat dia menangis

“aku…aku ingin sisa-sisa hariku kuhabiskan denganmu……” lanjutnya

“siapa bilang hidupmu tidak lama lagi? Aku tidak akan membiarkan kau pergi…..”

Apakah musim gugur ini akan jadi musim gugur menyedihkan seperti 15 tahun lalu????……

***

Aku tidak bisa tidur, aku terus memikirkannya. Perasaanku benar-benar tidak enak….rindu sekali padanya. Segera aku mengambil mantel dank e RS.

Aku tahu jam besuk sudah habis tapi aku memohon pada suster sampai akhirnya suster tersebut mengijinkanku masuk.

Aku membuka pintu pelan-pelan agar dia tidak terbangun….aku mengusap rambutnya pelan….dia terbangun…

“mianhae aku membangunkanmu……” aku lalu duduk disebelahnya

“gwenchana…kenapa semalam ini kesini?”

“bogoshipda…….”

“yang benar saja…baru tadi sore kau kesini Kyu…..” dia tertawa pelan

“tidurlah lagi, aku akan menemanimu…..”

***

“Kyu…aku bosan, bisakah bawa aku jalan-jalan…jebal….” Mohonnya padaku

“andwae….kau harus tetap disini….”

“tapi aku bosan sekali…aku mau menghirup udara segar….sebentar saja….” Dia terus meminta

Akhirnya aku meminta ijin dokter, awalnya dia tidak memberi ijin tapi akhirnya dia memberiku ijin mengajak Yuri jalan-jalan sebentar.

***

“segarnya……” Yuri menutup mata lalu tersenyum sambil menikmati angin semilir ditaman ini….

Kami duduk disebuah bangku……

Aku menyandarkan kepalanya dibahuku…

“Kyu…..” panggilnya

“emmmm…..”

“aku mau jadi bintang……”

“mwo?”

“seseorang pernah bilang padaku, orang yang telah pergi akan jadi bintang dan menerangi orang yang dicintainya…….aku juga ingin seperti itu….”

“apa yang kau katakan? Jangan berkata aneh begitu…..”

“Kyu…maukah kau berjanji untukku?”

“berjanji apa?”

“berjanjilah kau akan hidup dengan baik….kau harus menjaga kesehatanmu dan kau harus selalu tersenyum….jika tidak, aku akan sedih disana…..jadilah dokter yang hebat dan sembuhkan banyak orang…”

“sudah kubilang jangan berkata seperti itu…aku…tidak akan membiarkan kau bersama Yesung lagi, aku tidak mau dia memilikimu lagi…..dan aku tidak mau kau jadi sesuatu yang hanya bisa kulihat tapi tidak bisa ku gapai…”

Aku tidak bisa menahan air mataku…kurasakan bahu ku basah…aku tidak sanggup menatap wajahnya….

“Kyu….gomaewoyo……”

Tangannya yang sedari tadi kugenggam tiba-tiba dingin….sedingin angin musim gugur yang sedang berhembus…aku menutup mataku berharap rasa sakit ini terbang bersama angin….apakah ini akhirnya?….

“Yuri…tidakkah kau mencintaiku? Kenapa hanya bilang terima kasih….” Aku tahu dia sudah tidak bisa menjawabku lagi….

“diam artinya kau mencintaiku…..” aku tersenyum pahit lalu mencium keningnya…dingin seperti tangannya…

***

Pemakaman sudah semakin sepi…aku masih tidak mau beranjak dari tempat menyedihkan ini…

“Kyuhyun-ah…..” Siwon memegang pundakku

“aku masih ingin disini….”

“…kalau begitu kami pergi….” Suara tangisan Sora semakin samar seiring dengan perginya dia dan Siwon…sekarang hanya ada suara angin…..dan bau bunga lily….

“Yuri Babo….kau suka disini hah? Disini dingin…..dan saat malam akan sangat gelap….kau pasti takut dan tidak suka kan? Jika tidak suka, kenapa tidak bertahan?…..bukankah kau mau jadi sutradara? Dasar bodoh….besok adalah hari wisuda, tapi kenapa kau malah pergi duluan. Kau belum membuat film bagus…kenapa sudah pergi? Kenapa?…”

Aku terus berbicara pada gundukan tanah yang masih baru dengan bunga lily diatasnya…..tenggorokanku terasa sangat kering….

***

Aku sudah mendapatkan gelar dokter ku….. aku memutuskan kembali ke Kanada. Bertahan di kota ini sepertinya aku tidak mampu….

Aku sudah membereskan semua barangku…..sesekali aku menatap ke arah jendela….dulu, setiap pagi aku akan melihatnya tersenyum manis sambil menghirup udara….tapi mulai sekarang aku tahu aku tidak akan melihat sosoknya lagi.

Aku duduk disofa sebentar sambil membawa sebuah  figura….fotonya yang kuambil diam-diam saat pertama kali aku melihatnya tersenyum dipagi hari…

“Yuri-ah….kau sangat cantik…maaf aku mengambil fotomu tanpa izin…..kau tidak marah kan?”

“kau bahagia disana?….aku harap kau bahagia…..tapi, bisakah aku meminta sesuatu?”

“jangan kembali pada Yesung…..jangan bersamanya lagi, tunggu aku….kau mau berjanji mau menunggu kan? Aku sudah berjanji untuk hidup baik seperti katamu, kau juga harus janji padaku……”

“aku akan ke Kanada…..aku tetap akan mengunjungimu…..”

Aku merebahkan kepala ku di Sofa…rasanya kepala ku berat sekali. Aku memejamkan mata lalu memeluk figura yang berisi fotonya itu……

“Saranghaeyo……….” Airmataku menetes mengiringi kalimat perpisahan ku padanya……

End Kyuhyun’s POV

 

Author’s POV

Yuri menepuk-nepuk pipi Kyuhyun tapi Kyuhyun tidak bangun juga….

“Kyu ireona…ireona…” Yuri mengguncang tubuh Kyuhyun semakin kuat

“Kyuhyun bangun……Cho Kyuhyun!!!!”

Mata Kyuhyun terbuka lebar, Kyuhyun terbelalak melihat siapa yang ada didepannya.

“kau mimpi buruk ya? Daritadi menyebut namaku terus….tahukah kau susah sekali dibangunkan? Aku jadi takut…..” Yuri mendengus

Kyuhyun masih menatapnya lekat….

“wae? Kenapa melihatku seperti itu?”

“apa ini mimpi?”

“bukan…kau sudah bangun Cho Kyuhyun…cepatlah cuci muka supaya sadar…”

“kau nyata? Kau benar ada disini?…..”

“kau aneh sekali sih…aku disini daritadi….”

Kyuhyun langsung memeluk Yuri erat.

“ternyata Cuma mimpi……jarhanda….”

“kau mimpi apa?”

“mimpi yang sangat buruk..aku tidak mau mengingatnya…” Kyuhyun masih enggan melepas pelukannya

“ckckckck…makanya kau harus berdoa sebelum tidur…..” Yuri melepas pelukan Kyuhyun

“kau berkeringat sekali….” Yuri mengusap keringat dikening Kyuhyun

“aku menyebut namamu terus sewaktu tidur?” ujar Kyuhyun yang masih melingkarkan tangannya dipinggang Yuri

“ne….’Yuri-ah jangan pergi…jebalyo…’….lucu sekali wajahmu, seharusnya ku foto saja…wkwkwkkw”

“yak!!!!!!….ini tidak lucu…” Kyuhyun melayangkan death glarenya

“hahahahaha…..kau mimpi apa memangnya? Ceritakan padaku, aku penasaran…apa jangan-jangan dimimpi mu aku pergi dengan namja lain ya? Benarkan? Kekekekkek…”

“anio….kau pergi, pergi selamanya….” Kyuhyun menundukkan wajahnya, Yuri yang tadi tertawa langsung diam

“jangan khawatir Kyu….aku tidak akan kemana-mana…..” Yuri membingkai wajah Kyuhyun dengan tangannya

“janji?”

“ne…..” Yuri mengangguk mantap

Kyuhyun tersenyum lalu mendekatkan wajahnya…..dikecupnya bibir Yuri lembut.

***

“bersulang!!!!!!!!!!!!!!”  Sora, Yuri, Siwon, Raein, Kibum merayakan kelulusan mereka

“kemana Kyuhyun?” ujar Kibum

“dia ada urusan lain katanya….” Jawab Yuri

“bagaimana dengan appanya?” tambah Sora

“mereka sudah lebih baik, appanya tidak lagi memaksa Kyuhyun mengikuti keinginannya…”

“baguslah….” Kata Raein dan Kibum bersamaan

Mereka ber5 bersenang-senang….Raein dan Kibum berencana pindah ke California dan menikah disana. Sedangkan Siwon dan Sora bertunangan.

End author’s POV

 

Yuri’s POV

Ting tong….bel rumah berbunyi. Aku segera berlari dan membuka pintu. Seorang kurir ternyata….

“benarkah ini rumah nona Han Yuri?” ujarnya

“ne….aku sendiri…..”

“ini paket untuk anda…silahkan tanda tangan disini…”

Aku menandatangani tanda terima tersebut…

“saya permisi…” ujarnya sopan

“ne…gamsahamnida….” Aku membungkukkan badan

Kubuka kotak tersebut perlahan…..apa ini? Sebuah dress berwarna putih lengkap denga high heels yang sangat cantik. Ada kartu juga….

“kau pasti sudah menerimanya kan? Bagaimana kau suka gaun dan sepatunya? Ahra noona membantuku memilihnya untukmu. Nanti malan jam 8 aku akan menjemputmu, pakai gaun itu..dandan yang cantik tapi jangan berlebihan…hahahahah…(your PrinceKyu ^^)”

Senyum mengembang diwajahku…ckckckck….apa-apaan dia…Prince? Lebih cocok EvilKyu…..

***

Senyuman terus mengembang diwajahku….begitu juga dengan Kyuhyun. Dia tampan sekali malam ini dengan setelan jas formal, tapi memang dia tampan sih pakai apa saja.

Kami sampai di restoran. Aku sedikit bingung saat masuk restoran ini. Semua pasangan yang sedang makan memakai baju berwarna hitam…catat..semuanya.

“Kyu…lihatlah mereka semua memakai warna hitam..apa jangan-jangan tema restoran malam ini adalah hitam…berarti kita salah….”

“anio……ini pasti Cuma kebetulan….” Kyuhyun menggandeng tangan ku lalu kami duduk disebuah meja. Seorang pelayan datang…lalu kami memesan makanan.

“Chukkaeyo sutradara Han…..” katanya dengan senyum manis

“gomaewo dokter Cho…….” Aku balas tersenyum

Makanan datang…

“aku ke toilet sebentar….” Katanya

Aku mengangguk…..

End Yuri’s POV

 

Author POV

Suasan restoran tersebut sangat romantis…..Yuri masih menikmati makanannya sambil sesekali memperhatikan pasangan lain. Kyuhyun masih di toilet.

Tiba-tiba pasangan lain yang tidak terlalu jauh dari meja Yuri memutar lagu milik Kim Dongryul. Yuri tersenyum karena lagu tersebut adalah lagu kesukaannya. Yuri kaget saat ada pasangan lain yang memutar lagu itu lagi….kini semua pasangan yang ada direstoran memutar lagu tersebut dengan Hp mereka. Yuri menggaruk kepalanya yang tidak gatal…..lampu tiba-tiba padam…..

End Author’s POV

 

Yuri’s POV

“OMO…..kenapa lampunya padam?”

Sekarang lampu utama di panggung pemain musik menyala…aku melihat sesosok namja…Kyuhyun? Sedang apa dia disana? Apa dia mau bernyanyi? Musik mulai mengalun…….

saranghanda malhago nar batachulttaeyen
do isang nanun banrakae obotago chashin isskae malhaenohgo
Charananun yokshimein mohana jijiman
tto haru jongil guteye senggagein nan-mam juryoyo
semi manhaso (aijorom)
kobi manhaso (pabojorom)
irohge nayu khyottyoso u-nunke mitoji-jiga hanhoso
Nomu juhaso nomu bochaso
nunur ttumyon ta sarajil-kkaba jom muturoyo

 

perlahan Kyuhyun mendekat kearah ku….. dia masih bernyanyi… aku masih berkutat dengan pikiranku…apa yang sebenarnya dilakukannya…..

 

 


jugo shipundae (nae motunjol)
batgo shipundae (nae mamul)
namduljorom hal su issnun-gon da hamkke narugo shipunde
mami kupheso suki jupaso
khusiri muto manjige duerkkabwa buranhehajyo
usge hajweso (aijorom)
ulgae hajweto (pabojorom)
iron solremul byon saengae tto hanbon nukkil so issikae hajweso
mitkae hajweso himi twejweso
Nunul ttumyon joumuro hanun mal jom komawoyo
naegae wajwuiso kkumkkuke haejweso
uriranun solmurul jun kudae

 

Kyuhyun berlutut dihadapanku. Aku mengubah posisi dudukku hingga sekarang aku berhadapan dengannya. Jantungku berdegup sangat kencang……dia mengeluarkan sesuatu dari sakunya….. sebuah kotak kecil berwarna blue sapphire….dibukanya kotak tersebut dan ternyata cincin…


na sarangheyo…………

 

Dia berhenti bernyanyi lalu……

“Would you spend many days with me until your dark hair turns white?”

Aku cengo….sepertinya otakku bekerja sangat lamban memproses kalimatnya barusan…air mataku jatuh begitu saja….

“aigoo….aku memintamu menjawabku…kenapa menangis???” Kyuhyun mengusap cairan bening di pipiku

Aku tidak perduli ada berapa banyak pasang mata yang memperhatikan kami. Aku memeluk Kyuhyun erat…..

“jadi pelukan ini artinya ‘iya’ ?” katanya sambil tertawa

Aku melepaskan pelukanku….lalu aku mengangguk….

“gomaewo…….” Kyuhyun mengelus pipiku pelan lalu dia memelukku…..

”will you promise me just one thing that no matter what happens we will love each other?” lagi-lagi aku hanya mengangguk menjawab pertanyaannya

“Will you marry me?” disaat seperti ini dia masih bisa tersenyum evil tapi aku suka……….

“I DO” ujarku mantap

***

One month later…………..

“Yuri-ah kau cantik sekali…..”

“gamsahamnida Ahra eonni…….”

“aigoo….siapkah kau jadi nyonya Cho?” katanya dengan senyum evil seperti Kyuhyun..dasar kakak-adik

“ne…..”

Seseorang mengetuk pintu….ternyata appa…

“apakah sudah siap?” ujar appa sambil tersenyum

“ne…appa…adik iparku sangat cantik bukan?” ujar Ahra eonni

“cantik…sangat cantik…..”

Aku lalu melingkarkan tanganku di lengan appa….kami berjalan ke altar…..

ada Sora dan Siwon juga Kibum dan Raein dibangku undangan…….mereka tersenyum kearahku…..Jimin dan halmeoni juga hadir, seminggu yang lalu dia mendapat donor mata dan kalung bintang yang selama ini kupakai akhirnya ku serahkan padanya….dialah yang berhak memakainya…..aku tersenyum kearah mereka semua……

End Yuri’s POV

 

Kyuhyun’s POV

Aku tegang sekali……kubalikkan tubuhku saat semua tamu undangan bertepuk tangan…aku yakin, orang yang kutunggu datang…….

Darisini aku bisa melihat sesosok yeoja mengenakan gaun pengantin sedang menggandeng tangan appa..dia cantik sekali…aku tersenyum kearahnya…. Aku meraih tangannya, segera setelah appa melepaskan tangannya.

“kau gugup?” kataku pelan

“ne…” jawabnya

Upacara sakral ini dimulai…….

Tepuk tangan dari semua tamu undangan menggema di ruangan terbuka ini saat aku mencium bibir yeoja yang sekarang ada dihadapanku dengan wajah merah…..dia Han Yuri atau sekarang sudah berubah menjadi Cho Yuri….mulai sekarang saat aku bangun dari tidur, wajah manisnya lah yang akan kulihat…..

“Kyu walaupun kita baru kenal dan kita tidak sempat berpacaran lama, tapi aku yakin 1 hal……”

“apa?”

“bahwa aku mencintaimu……”

“ara…..nado saranghaeyo Cho Yuri………” aku kembali mencium bibirnya

“ya..ya..ya….ditunda dulu untuk nanti malam. Sekarang waktunya berfoto…..”  Ahra noona tiba-tiba berdiri ditengah kami

“Noona..kau merusak suasana romantis kami…..”

“hahahahahaa…..maaf….baiklah….ayo aku foto kalian…duduk disana. 1 2 3………..”

-End-

 

Akhirnya selesai juga ni FF abal dan gaje……..berbunga-bunga banget waktu buat FF ini ^^…..apakah perasaan readers berbunga-bunga juga waktu baca? Kalau gak juga gpp *mojok*….rencana awalnya sih endingnya Yuri bener-bener meninggal dan matanya didonorin ke Jimin tapi salah satu teman request happy ending, ya udah deh dirubah *author bimbang*…tapi jujur gak tega juga endingnya Yuri meninggal, gak sanggup ninggalin Kyu *ditimpuk SparKyu*. lamarannya terinspirasi waktu nonton On The Spot :D *korban acara TV*……finally thanKyu banget buat yang udah baca dari ver 1 – ver 2….yang baca gak semuanya juga thanKyu *nangis Bombay* *hug readers*….yang penasaran arti lagu diatas, ini aku kasih translatenya sebagai penutupan…^^ sampai jumpa dengan Han Yuri di FF yang lain, anyongggggggggg!!!!!!!!!!!!!!!

 

When you tell me that you love me and you accept me
I say to myself confidently that I have nothing else I need
Although I feel ashamed of my growing greed
I think about you all day again and I feel uneasy

I have a lot of envy (like a child)
I have a lot of fears (like a fool)
I can’t believe that right now you are near smiling at me
I am so happy that it’s overwhelming to me
I fear that when I open my eyes everything will disappear
So I can’t fall asleep

I want to give you (my everything)
I want to feel (your heart)
Everything that others do I want to share with you
My heart is too hasty and narrow minded, I feel anxious, I feel nervous
That everything will disappear
I am worried

For making me laugh (like a child)
For making me cry (like a fool)
For making me feel this flutter in my heart once again
For allowing me to trust you, for being a strength to me
When I open my eyes the first word I want to say is
Thank you so much

For being here by my side, for letting me dream
For being you who gives “US” as a present
I love you

(Kim Dongryul – Like A Child)

6 thoughts on “Like A Star ver.2 part 2 (end)

  1. iish.. author jahat mempermainkan perasaanku..
    aq dah mewek-mewek baca yuri kena leukimia terus meninggal,
    tapi taunya kyu mimpi buruk, iiisshh kau daebak thor berhasil nipu reader *kaburrrr aaahh kekeke~~ ^_^V

    hhaaah~ akhirnya happy ending
    daebak d^_^b
    ditunggu ff slanjutnya

  2. ternyata mimpi..
    Aku ketipu, kirain yuri beneran meninggal..
    Akhirnya happy ending..
    Chukkae..chukkae..
    Ditunggu ff berikutnya ya author..
    Daebak…

    Jia Jung

  3. padahal udah siapin sapu tangan sama baskom tuh tadi pas si yuri mau deatch! Wk eh mimpi astaga authornya ngerjain tapi, daebak lahhh!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s