my wedding [it’s war] #1

Haloooo~ saya gak tau peminat ni ff masih ada atau engga, cuma yaa.. karena masih ada yang nanya di twitter jadi saya bikin lagi ini ff geje walaupun ceritanya lagi hiatus #alibi hahaha.. perlukah saya ingatkan lagi? Ini FF abstrak parah, banyak typo, alur geje dan cerita yang membosankan. Okey, sudah saya ingatkan dan selamat baca .___.v

 

Chaejin’s pov

Aku meregangkan otot-otot tanganku. Aaaaah tugas ini benar-benar membunuhku! Dosen gila! Harus kuakui, dia itu masih muda dan cukup tampan, tapi.. jika tugasnya harus tulis tangan dan berlembar-lembar kertas folio? Jangan harap aku akan memujinya tampan! Sial!

“Chaejin-ah, kau belum selesai, eoh? Ini sudah jam sebelas malam!”, ucap Kyuhyun sambil mendudukan diri di sebelahku.

Aku melirik kearah Kyuhyun kesal, ck! Ini sudah kedua puluh kalinya dia bertanya seperti itu, dan dari nadanya dia sudah jelas sedang mengejekku. Menyebalkan sekali bocah itu (==’).

“Aaah bunuh saja aku! Kyuuuuuu~ bantu akuuuu~ ini masih banyak! ya? ya? ya?”

Aku memasang tampang memelas terbaikku tapi sepertinya tidak berpengaruh pada bocah ini. Kenapa? Ayolaah dengan sangat kurang ajarnya dia malah tersenyum sambil menggelengkan kepalanya! Ck! Tidak bisa diandalkan memang!

“Shireo~ itu tugasmu, kau kerjakan sendiri! Lagipula nanti tulisannya tidak sama!”

“Astagaaa tanganku hampir putus dan kau tega sekali berkata seperti itu! Kau sudah tidak mencintaiku lagi Cho Kyuhyun-ssi? Apa arti pernikahan kita selama 3 tahun huh?”

“Kau sedang merayuku lagi Lee Chaejin-ssi? Tidak ada hubungannya dengan cinta, kau tahu? Berlebihan sekali!”

Aku menyandarkan tubuhku ke sandaran sofa, lalu melirik jam. Jam 11 malam. Demi apapun! Punggungku sangat pegal dan bersandar seperti ini rasanya sangat nikmat. Perlahan Kyuhyun meraih telapak tangan kananku, menciumnya sekilas lalu memijatnya pelan.

“Apa terasa enak?”

Hahahahaha kerasukan malaikat apa dia sampai berbaik hati memijat tanganku hah? Aku mengangguk dan aissh.. kenapa rasanya sulit sekali untuk tidak tersenyum?

Kyuhyun memijat jari-jariku dan aku sangat menikmati setiap pijatannya ditelapak tanganku. Entah kenapa rasanya perasanku jadi hangat. Ayolaaah jangan tatap aku seperti itu, aku tahu terdengar aneh tapi yaaa.. aku menyukainya.

“Sentuhanku memang selalu terasa enak kan?”

Aku membuka mata dan melirik garang ke arah namja bodoh tapi tampan satu ini.

“Jangan berpikir yang aneh-aneh atau kau akan mati!”

“Aku? Kau saja yang berpikir ke arah yang ‘iya-iya’ Nyonya babi! Hahahaha~”

Dasar mesum! Oh iya, aku hampir lupa. Aku harus memberitahunya tentang rencana piknik dengan teman sekelasku. Aku dan teman-teman sekelasku akan menyewa villa di dekat pantai dan akan berkemah juga. Berkemah! Catat! Berkemah hahahahaha sudah lama aku ingin berkemah. Walaupun nanti berkemah di halaman villa tapi tetap saja judulnya ber-ke-mah! \(TTvTT)/

“Kyu, kau sangat tampan!”

“Ck! Langsung to the point!”, Kyuhyun tidak menatapku, dia masih fokus pada telapak tanganku yang sedang dipijatnya. Aigoo~ dia cocok sekali menjadi tukang pijat.

“Lusa, aku kan pergi piknik dengan teman sekelasku, kami akan menyewa villa lalu berkemah Kyu, ber-ke-mah! Aku boleh pergi yaaaa~ Bagaimana?”

Kyuhyun menatapku dengan ekspresi tengah berpikir lalu tersenyum manis. Berdasarkan pengamatanku, jika aku meminta sesuatu dan dia tersenyum manis seperti ini, jawabannya sudah pasti..

“Tidak boleh!”

Sesuai dugaanku. (-_____-)

“Waeyo? Izinkan aku Kyuu.. hanya untuk 3 hari 2 malam!”

“Sehari saja aku tidak akan mengizinkanmu apalagi untuk 3 hari 2 malam! Cepat selesaikan tugasmu dan aku akan menemanimu disini! Ppali!”

Satu kesimpulan, Cho Kyuhyun itu sangat menyebalkan, pelit dan kejam! Aissh~

****

Hohoho kalian pikir aku akan menyerah? TIDAK! Hehehe kalian bertanya aku ada dimana? Sekarang aku ada di kantor Kyuhyun, dengan makan siang yang kubuat sendiri dengan penuh cinta. Okey, itu berlebihan dan tersengar menjijikan, bukan penuh cinta tapi penuh dengan harapan agar aku diizinkan ikut piknik dengan teman-temanku.

Ngomong-ngomong, sekarang Kyuhyun sudah naik jabatan. Abeoji melihat kerja kerasnya akhir-akhir ini dan yaa.. tidak sia-sia dia lembur hampir sebulan ini. Abeoji memberikan jabatan yang memang dari awal disiapkan olehnya, tapi beliau ingin melihat kinerja bocah maniak games itu. Okey, jabatan untuk anak seorang pemilik perusahaan. Perlu aku sebutkan? Kurasa tidak perlu.

Aku keluar dari lift dan, ini pertama kalinya aku menginjakkan kaki lagi di kantor, terlebih lagi di ruangan baru Kyuhyun. Err.. ini sekretaris Kyuhyun? Baiklah, dengan jabatannya yang sekarang, tentu saja dia sekarang mempunyai seorang sekretaris.

“Permisi, aku ingin bertemu dengan Cho Kyuhyun..”

“Maaf, apakah anda sudah membuat janji?”

Sekarang bertemu dengan si bodoh itu harus membuat janji dulu? Aissh.. tapi kalau aku bilang lebih dulu, bukan kejutan namanya. ‘Kyu, aku akan memberikanmu kejutan~ ayo kita buat janji dulu!’ Aissh tidak lucu kan?

“Err.. belum, aku ingin memberinya ini, izinkan saja aku masuk!”

“Maaf, setahu saya Kyuhyun-ssi sudah makan dan beliau tidak memesan delivery makanan, Nona ada keperluan apa?”

Tunggu apa tadi katanya? De-delivery makanan? Aku melirik ke bungkusan coklat yang ada ditanganku. MWORAGO?! DIA PIKIR AKU TUKANG ANTAR MAKANAN? YANG BENAR SAJA!? Aissh~ apa aku terlihat seperti itu?? AKU MURKA!! Okey, tahan Lee Chaejin.. tahaan..ambil nafaaas.. hembuskaan..

“Siapa namamu?”

“Aku? Lou Yi Xiao imnida..”

“Baik, Lo yi sao-ssi..”

“Lou Yi Xiao”, ralat wanita yang ada dihadapanku.

“Lo si sao?”, dia menggeleng.

“Lou Si Yao?”, Aissh.. kenapa namanya sulit sekali?

“Lou Yi Xiao”

“Lo si you? Lou.. aissh~ kenapa namamu sulit sekali sih?!”

“Kau bisa memanggilku Loura, baiklah.. ada urusan apa kau kemari err.. siapa namamu?”, tanya sambil tersenyum kepadaku, dan entah kenapa senyumnya terlihat dibuat-buat. Okey, itu hanya perasaanmu saja Lee Chaejin, tidak baik berkesimpulan seperti itu.

“Lee Chaejin imnida, okey.. Loura-ssi apakah kau tahu bahwa atasanmu itu sudah menikah?”

“Astagaa.. jadi sebenarnya anda kemari untuk mengorek informasi tentang atasanku? Dengar Chaejin-ssi, pertama.. tidak baik mengorek informasi dengan cara seperti ini, kedua.. baiklah aku informasikan padamu kalau atasanku belum menikah, jadi sebaiknya kau cepat pergi karena atasanku tidak akan suka melihat seorang pelajar sepertimu berkeliaran di kantornya”

Uwoooooow ada banyak yang perlu dikoreksi dari rentetan kalimatnya yang panjang. Pertama, aku bukan pelajar walaupun harus kuakui aku memang terlihat muda dan hey.. jangan tatap aku seperti itu! Kedua, mengorek informasi tentang si bodoh itu? Buang-buang waktu! Dan yang sangat harus diralat adalah.. Cho Kyuhyun SUDAH MENIKAH, dan istrinya adalah AKU!

Aku menghela nafas panjang untuk menenangkan diri, sabar Chaejin.. sabaaar! Tidak mungkin aku langsung menerobos kedalam kan? Itu memalukan. Kenapa jadi membingungkan dan tidak jelas begini? Dia hanya tinggal membolehkan aku masuk, lalu taraaa semua selesai. Ck!

“Err.. Loura-ssi, Cho Kyuhyun sedang tidak ada tamu kan? Kalau begitu, bisa izinkan aku masuk sekarang?”

“Tidak boleh! ini sudah peraturan Lee Chaejin-ssi”

Wanita itu -Loura, dia berdiri di depanku sambil melipat tangannya. Cih! Apa-apaan dia? sombong sekali. Dia hanya sekretaris, bahkan kalau aku boleh menyombongkan diri, aku ini menantu pemilik perusahaan temp[at dia bekerja. Hey, jangan tatap aku seperti itu, aku kan bilang kalau boleh.

Aku memberikan deathglare terbaikku, apa susahnya sih membolehkanku masuk? Aaah apa dia ini karyawan baru? Atau  jangan-jangan Kyuhyun tidak bilang pada karyawannya kalau dia sudah menikah? Dasar babi genit!

Pintu ruangan Kyuhyun tiba-tiba terbuka. Kyuhyun, dia tersenyum menatapku tapi entah kenapa aku jadi tidak bersemangat melihat wajahnya. Aaah dia membuat mood-ku hancur! Dia? Atau sekretarisnya? Aaaaah mereka berdua menyebalkan!

“Wow, apa ini kejutan? Boleh aku terkejut? Kau kemari mengunjungiku?”, ucap Kyuhyun sambil tersenyum. Dia menarik tanganku ke dalam ruangannya. Sebelum masuk, aku menyempatkan diri melirik ke arah Loura. Lihat kan? Ingin sekali rasanya aku mengibaskan rambut dihadapannya hohoho. Eh, kenapa tampangnya masam seperti itu? Berlebihan!

“Awalnya aku ingin mengantar bekal untukmu, tapi yang kudengar dari sekretaris-mu, kau sudah makan! Jadi sebaiknya aku pulang.. sampai jumpa dirumah!”

Aku berbalik berniat untuk pulang, tapi Kyuhyun menahan tanganku. Hohoho kena kau! Aku masuk ke ruangan Kyuhyun lalu duduk di sofa yang ada disana. Ruangannya lebih besar dari yang kemarin, bergaya minimalis dan agak di dominasi warna biru. Sangat nyaman.

“Aku sudah makan, tapi aku rasa aku masih lapar karena tadi makan terburu-buru.. mana bekalnya? suapkan untukku Lee Chaejin-ku yang sadis!”

Kyuhyun membuka kotak bekal yang aku siapkan lalu menatapku dan makanan yang ada dalam kotak bekal bergantian.

“Wow, Kau sebut ini kimbap hah?”

“Jangan dilihat dari bentuk dan penampilannya, kau kan belum mencoba rasanya.. itu enak, Kyu! Sudahlah, cepat buka mulutmu!”, Aku menyumpitnya satu lalu menyuapkannya pada Kyuhyun.

“Enak kan?”

“Masih layak dimakan.. Oh ya, kenapa kau tiba-tiba kemari? kau kesini mengantarkan bekal karena ada maksud kan? Cih! Kau ini gampang sekali ditebak, dan asal kau tahu saja Chaejin-ku yang sadis, jika ini semua menyangkut tentang piknik bodohmu, aku tidak mengizinkan!”

“Kau ini pelit sekali sih.. kau seperti ahjussi di drama-drama yang sangat protektif pada anak gadisnya! Menyebalkan!”

“Mwo? Ahjussi? Anak gadis? Asal kau tahu, aku ini pria tampan lebih tepatnya eksekutif muda tampan yang sangat protektif dan perhatian pada istrinya! Harusnya kau bersyukur memiliki suami yang protektif dan tampan sepertiku!”

Uwoooow Istri? Bahkan, sekretarismu saja tidak tahu kau sudah menikah, babi bodoh!

“Ngomong-ngomong, besok aku ada urusan di Taiwan selama beberapa hari”

“Jinja? kalau begitu aku pasti akan kesepian Kyuu.. jadi bagaimana ka–”

“Tidak! Jangan pernah berpikir aku akan mengizinkanmu pergi saat aku tidak ada!”, potong Kyuhyun sambil menyuapkan lagi kimbap kedalam mulutnya.

“Kau pergi sendiri?”, Kyuhyun menggeleng dengan mulut penuh.

“Omo! Jangan bilang kau pergi berdua dengan sekretarismu itu!”

Kyuhyun mengangguk sambil menguyah makanannya. Baiklah, sebut aku berlebihan! Entah kenapa, aku selalu bisa merasakan aura-aura jika ada seorang wanita menyukai Kyuhyun. Dan aku merasakannyapada Lou Lou itu. Apa kalian pernah merasakan hal seperti itu pada pasangan kalian?

“Baiklah, aku ikut ke Taiwan!”

“Tidak boleh!”

“Waeyo? Kau tidak mengizinkanku pergi piknik, tapi juga tidak membolehkanku ikut denganmu? Kau itu menyebalkan sekali.. oooh apa kau ingin pergi berduaan dengan sekretarismu si Lo Si Sou itu?

“Lou Yi Xiao”, ralat Kyuhyun dan aku tidak peduli.

“Dasar genit!”

“Dia tidak genit Chaejin-ah.. dia itu baik dan kerjanya pun bagus!”

“Memangnya aku menyebut dia genit? Yang kusebut itu kau, Tuan Babi-ku yang bodoh! pokoknya aku ikut ke Taiwan!”

“Tidak boleh! Kau tidak akan betah disana karena aku akan sangat sibuk!”

Huaaaaaaaa demi seluruh strawberry cheesecake! Dia sangat egois!

****

Aku melihat pemandangan dari pesawat. Walaupun tidak ada yang menarik, setidaknya itu membuatku sedikit nyaman, walaupun jujur sebenarnya tidak. Aku melirik ahjussi yang sedang membaca koran disebelahku. Cih! tidak tampan. Okey, aku tahu dia seorang ahjussi, tapi kan biasanya ada ahjussi yang tampan.

Kalian bertanya aku akan kemana? atau kalian bertanya sekarang Kyuhyun ada dimana? Aku akan ke Taiwan dan Kyuhyun, dia duduk di kelas bisnis dengan sekretarisnya itu, sedangkan aku di kelas ekonomi.

“Err.. maaf Tuan, maukah anda tukar tempat duduk denganku? Anda bisa duduk kursi dikelas bisnis, bagaimana?”

Aku menoleh kesamping dan taraaaa siapa yang sedang berdiri disana? Cho Kyuhyun! Apa aku tidak salah dengar? tukar tempat duduk?

“Anda serius? apa tidak apa-apa?”, tanya ahjussi yang tidak tampan tadi.

“Ye..”, jawab Kyuhyun yakin.

Ahjussi tadi berdiri lalu pergi, sedangkan Kyuhyun sekarang duduk disebelahku. Uwooooow~ kesambet apa dia hah?

“Sedang apa kau disini?”

“Duduk”, jawab Kyuhyun singkat sambil menyandarkan punggungnya. Aku sudah tidak mengerti lagi dengan jalan pikirannya, tapi hey.. setidaknya sekarang yang duduk disampingku namja yang tampan bukan? Pemandangan yang indah. Hahahaha jangan tatap aku seperti itu!

“Kenapa pindah? bukankah kelas bisnis itu sangat nyaman?”

“Tapi bukankah aku pernah bilang? Aku lebih suka berada 2 cm di dekatmu. Rasanya tidak nyaman, jika tahu kau ada ditempat yang sama denganku tapi tidak ada didekatku”, Kyuhyun tersenyum lalu mengecup bibirku kilat.

Aissh~ ini kan di pesawat! Sial! wajahku pasti merah. Kenapa dia bisa mengatakan kata-kata memalukan seperti itu dengan santai sih?

“Wajahmu memerah Chaejin-ah~”

“Ya!”

“HAHAHAHA”

****

“Baiklah, Aku ada waktu kosong sampai jam 4 nanti, kau mau kemana?”

“Taman bermain?”

Dan disinilah aku sekarang, taman bermain hahahahaha~ Apa seperti bocah? siapa yang peduli? Kapan lagi aku main di taman bermain? walaupun di Korea juga ada, tapi aku jarang kesana dan kebetulan taman bermain ini tidak jauh dari hotel dimana kami menginap.

“Bisakah kau berhenti berlari seperti bocah eoh? ingat umur Lee Chaejin!”

“Pertama aku ini sedang berjalan cepat, bukan berlari. Kedua.. ingat umurku atau umurmu? Ck! Aku lupa kalau aku kemari bersama seorang ahjussi!”

Aku melirik Kyuhyun yang sedang berkacak pinggang menatapku. Tidak menakutkan sama sekali hohohoho.

“Setidaknya duduk dulu sebentar ne? Aku benar-benar lelah..”

“Tapi, disana ada rumah hantu! Nanti kita masuk, ne?”

“Kau itu kan penakut, memangnya berani hah? ingat terakhir kali kita nonton film horor? Kau bahkan menyuruhku berdiri di depan pintu kamar mandi sambil bernyanyi saat kau ingin buang air kecil, ck! Memalukan!”

Perlukah dia mengatakan itu keras-keras? Walaupun aku yakin banyak orang yang tidak mengerti dengan perkataannya, tapi setidaknya kecilkan suaranya karena itu memalukan! Sungguh!

Dddrtt..dddrtt..

Kyuhyun merogoh sakunya dan dengan cepat ia menjawab teleponnya.

“Ada apa? Aku sedang di taman bermain,” wajah Kyuhyun tampak serius mendengarkan si penelepon yang entah siapa itu.

“Ne, kau datang saja kemari, istirahatlah sebentar karena aku tahu itu sangat melelahkan! Aku tunggu.. tidak apa-apa, kau boleh mengajaknya”

Kyuhyun memasukan ponselnya lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi.

“Nugu?”

“Loura”

“Dia akan kemari?”

Kyuhyun memejamkan matanya lalu mengangguk. Err.. membuatku kesal saja. Kenapa dia harus menyuruh wanita itu kemari?! Aku tidak sukaaa.. apakah wajar? Aah entahlah, aku tidak suka, tidak suka dan tidak suka.

.

Rumah hantu. Entah kenapa aku jadi tidak bersemangat karena ada dua wanita dibelakangku, Loura dan sepupunya. Karena jujur saja aku tidak mengharapkan dia datang, ditambah dia juga membawa turut sepupunya. Sekedar info Loura itu orang China, dan sepupunya ini tinggal di Taiwan. Masa bodoh! Mereka benar-benar mengganggu!

Aku melirik ke arah pintu masuk, demi apa ada tulisan ‘Dilarang Menyakiti Hantu’? hahahaha~ demi apapun, siapa orang bodoh yang akan menyakiti hantu-hantu menyeramkan itu eoh?

“Kyuhyun-ssi~ eotteohke? Aku takut~”

“Ne, aku juga takuuut!”

Aku berbalik ke belakang. Uwooow apa-apaan mereka hah? Kenapa menggamit kedua lengan Kyuhyun seperti itu? Mereka sudah bosan hidup? Aku menatap Kyuhyun sangar, apakah aura membunuhku sudah cukup bagus dan terasa?

Kyuhyun berjalan duluan lalu menatapku dengan tatapan ‘harap maklum’. Aku menerobos ke depan lalu berjalan sendiri di depan. Catat! Sendirian dan di depan!

“Chaejin-ah, kau yakin berjalan didepan?”

“Jangan pedulikan aku, babi bodoh! Aku bukan penakut!”

Aku berjalan di depan sendirian dan ruangan ini sangat gelap. Tidak terlalu gelap karena ada penerangan sedikit untuk membuat kesan menyeramkan, ditambah dengan udara dingin yang cukup menusuk. Tapi entah kenapa ini terasa tidak menyeramkan. Aaaaaah rasanya aku ingin mengigit wajah ‘harap maklum’ Kyuhyun tadi. What the hell?

Seseorang menahan lenganku. Aku berbalik dan ada hantu wanita dengan muka hancur menahan lenganku sambil menyeringai. Seringaian macam apa itu? Jelek sekali!

“APA KAU PEGANG-PEGANG HAH? MENYEBALKAN!”

Dengan keras aku menepis tangannnya lalu mendorong hantu itu sampai terjungkal dan pergi. Jahat? Aku tidak peduli dengan hantu itu. Aaaah Cho Kyuhyun! Kau menyebalkan sumpah!

.

.

Keluar dari rumah hantu yang aku rasakan adalah kesal. Aku tidak suka membayangkan dua wanita itu menempel terus-terusan pada Kyuhyun, dan kenapa mereka keluar lama sekali huh? Apa aku yang terlalu cepat?

“Chaejin-ssi, kau benar-benar berani tadi! Hebat sekali!”

Aku menatap tajam wanita yang baru keluar dari pintu bertuliskan ‘EXIT’ itu. Hei hei hei kenapa tangannya masih berada disana huh? Kenapa dia masih menggandeng lengan Kyuhyun? Sepupunya saja sudah tidak.

Aku melirik ke arah Kyuhyun dan dia sedang.. tersenyum? Sesenang itukah dia lengannya digandeng oleh Loura hah?

“Kyuhyun-ssi, kita harus bersiap-siap untuk pertemuan jam 4 nanti dengan investor!”

“Jinja? Chaejin-ah kau istirahat di hotel saja, kaja!”

Kyuhyun menggandeng tanganku tapi dengan cepat aku melepasnya. Aku masih kesal. Mungkin kalian berpikir aku kekanakan dan berlebihan, tapi sebut saja aku seperti itu.

“Waeyo?”

“Aku masih ingin jalan-jalan, kalau mau pergi.. pergi saja! Nanti aku ke hotel sendiri..”

“Astagaaa~ kau itu buta arah! Di Korea saja aku masih khawatir kau akan tersesat apalagi disini! Bahkan kau hanya fasih dan tahu mengucapkan ‘Xièxiè’ (terima kasih) saja!”

“Kata siapa? Aku bisa menyebutkan duì bù qǐ (maaf) dan beberapa kata lain, lagipula bahasa Inggrisku tidak terlalu buruk sepertinya!”

“Tidak, kau ikut ke hotel denganku sekarang Lee Chaejin!”

“Shireo!”

“Lee Chaejin?”

Suara berat yang familiar. Aku menoleh ke belakang. Eh? Seorang namja tinggi dan hey jangan lupakan wajahnya yang tampan itu memanggilku. Siapa dia ya?

TBC

Perasaan saya berkata ini cukup panjang *halah*. Saya tahu ni ff tambah abal dan geje karena udah lama gak nulis hahahaha dan ini twoshot yang akan berakhir gak jelas sodara-sodara. Tumben sekali bukan? si ‘TBC’ nongol, karena si ‘END’ lagi jarambah *bahasa internasional* dulu hahaha. Okey, kritik dan saran diterima.

Lanjutannya? minggu depan beres UTS hehehehe *menghilang

151 thoughts on “my wedding [it’s war] #1

  1. Lanjutkan !! Hohoho *mekso (¬_¬ “) *
    Go go go ! Bagus banget (y) (y) (y) (y) *nambah gempol kaki ^.^*
    Gαк sabar jadi nya aku , gimana ini kelanjutan nyaa (._.)
    Si laora apakah itu di buang saja lah *di gampar author (¤¬_¬)ノ*(>˛<") *
    Buat author nya sippp beud deh (y) \(ˆ▽ˆ)/ •ωª•κª•κª•κª•

  2. kyujin…. <3
    ah, ska bgt sma critanya
    dan hey loura, karna kau si hantu jdi pelampiasanny si chejin, kasian ckckck
    di tunggu klanjutannya ya

  3. daebak ^^

    aku uda nunggu lama ini ff kyujin , akhirnya ada lagi , aku suka couple ini ! pada stress :D *lebih menjurus ke evil*

    wah wah wah wah , si chaejin so so-an di tinggal kyu , klo nyasar kasian kyu nyarinya ! ini di taiwan , bkn korea chaejin ! jdi penasaran siapa yg ketemu ama chaejin :)

  4. Wakakakakakk…
    Jangan kuatir thor…kami tetap akan tunggu kyujin my weddingnya,
    hiyaaaah…kesel tuh sma skertaris
    centil banget dah…
    Lah itu sapa lg thor? Ayo chaejin jg bwt kyu jeles XD

  5. si lou lou itu, genit banget sih….
    ckck…. emosi liat si lou lou…ahk siapa itu nmnya, tidak jelas -____-” pokoknya tayyyydaakk sukaaa…
    ayoo chaejin hajar c”lou lou genit itu..huh..
    hahhahah,,,,,

  6. baru buka wff dan langsung search my wedding……………
    udah ada yang baru…..
    keren keren sumpah bikin ngekeeeek (y)

  7. anyeong,,,waw keren deh ceritanya dan lucu banget sama pasangan ini ngakak banget deh ayoo semangat chingu buat yang amazing lainnya :D

  8. udah lama gag baca ff my wedding
    Makin seruu aja heheh *.*
    Apalagi skrang ada cewek genitnya lgi makin bikin chaejin gondok aja hahaha :D

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s