[Special Story 2] I LOVE YOU: Your Promise

Author: SofianiTaengo

Cast:

– Cho Kyuhyun

– Han Minji

Genre: Friendship, Love

Cerita sebelumnya  bisa kalian liat disini :)

Prolog ]  Part 1 ]  [ Part 2  ]  Part 3 ] [ Last Part ] [ Epilog ] [ [Special Story 1] ]

=====

“Apa yang akan kau lakukan ketika seseorang melanggar janjinya dan membuatmu menunggu seperti orang bodoh di malam yang dingin?”

-Han Minji Story-

Aku meniup tanganku yang dingin sambil sesekali menguap bosan. Aku sudah menunggu selama 2 jam. Dan bahkan tidak ada tanda-tanda kedatangan namja itu sama sekali.

Dia memang cari mati!

Aku kembali meniup tanganku dan mengusap-ngusapnya. Aku benci musim dingin. Aku tidak suka dengan udara di sekelilingku. Terlalu menusuk dan menyiksa. Dan aku juga sangat benci MENUNGGU! Apalagi menunggu seseorang yang belum pasti akan muncul atau tidak.

“Datanglah bodoh.” ujarku pelan sambil tetap meniup-niup tanganku. Udara benar-benar dingin dan menusuk. Hari pertama musim dingin. Salju mungkin akan turun besok.

Lalu aku bangkit dan mulai berjalan mondar mandir. Kalau sampai 15 menit lagi namja itu tidak datang, aku menyerah. Ini sudah kesekian kalinya dia membatalkan janjinya dan membuatku menderita hanya untuk menunggu kedatangannya. Karena pekerjaan bodohnyalah dia harus selalu membuatku sengsara. Aku sudah lelah. Dia selalu mengatakan bahwa dia tidak akan pernah mengulanginya lagi. Hajiman..ini sudah keterlaluan. Dia sendiri yang menyuruhku datang kesini dan dia sama sekali tidak muncul.

Aku memandang langit seoul yang gelap. Tentu saja. Ini sudah malam. Lalu aku melihat jam tangan di tanganku. Sudah 20 menit. Sebaiknya aku pergi. Aku tidak peduli meski saat aku pergi dia datang. Kenapa tidak datang tepat waktu? Lagipula, apa dia tidak bisa menghubungiku? Aku mencoba menelfonnya daritadi tapi ponselnya tidak aktif.

Aku memandang gedung tinggi dihadapanku. Namsan Tower. Tempat favoritku dan namja itu. Tentu saja. Kami kencan pertama kali di tempat ini.

Kami berdua bertemu saat tidak sengaja kami bertemu di depan sebuah supermarket. Dan pada saat itulah, kami sama-sama jatuh cinta pada pandangan pertama.

Ah! Daripada aku menyesal, lebih baik aku masuk kedalam menara dan menikmati pemandangan kota seoul dari ketinggian. Kebiasaanku jika sedang kesal. Pemandangan yang menakjubkan seakan-akan menguapkan amarahku.

Aku memandang ke arah datangnya kereta gantung. Tidak ada tanda-tanda sama sekali. Baiklah! Cukup sudah! Aku muak dengan namja itu!

***

Aku hendak naik lift saat tiba-tiba ponselku bergetar pelan.

“Apa?” ujarku dingin.

“Kau dimana?”

“Menurutmu dimana? Aku sudah pulang!” ujarku ketus dan berbohong. Aku tidak mau dia tau aku masih ada disini. Dia pasti akan berpikir aku sangat berharap dia datang. Walaupun memang kenyataannya seperti itu, tapi jika namja itu tau maka malu lah aku!

“Yak! Aku sudah sampai dan kau pulang?!” ujarnya kesal.

“Cho Kyuhyun! Kau pikir enak apa menunggu seseorang dimalam hari yang dingin hah?! Kau pikir aku manusia kutub?!” ujarku setengah berteriak. Namja ini. Cho Kyuhyun yang bodoh. Otaknya memang sudah terlalu penat dengan games dan mesti aku instal ulang.

“Tapi setidaknya kau bisa masuk duluan kedalam bodoh! Kaukan tau aku sangat sibuk dan aku sudah sangat berusaha datang kesini secepat mungkin!” ujarnya dari sebrang sana dengan kesal.

“Cepat? Kau pikir telat 2 jam setengah dari janji itu cepat?! Kalau memang tidak memungkinkan bisa datang jangan membuat janji palsu! Sudah berapa kali kau melakukannya hah?! Kau pikir setampan apa kau sampai aku akan terus memaafkanmu hah?! Cukup sudah! Aku muak denganmu!” ujarku dan mematikan ponsel lalu masuk kedalam Lift. Aku tidak peduli dengan pandangan semua orang. Aku sangat marah sekali padanya.

Yah. Namaku Han Minji. Dan kalian pasti sudah tau siapa namja bodoh yang menelfonku tadi. Cho Kyuhyun. Namja chinguku. Seorang artis super sibuk. Saking sibuknya, dia rela menelantarkanku. Tapi anehnya, dia tidak pernah sama sekali menelantarkan PSPnya barang beberapa jam. Yah, dibanding PSPnya aku mungkin sama sekali tidak penting.

Saat ini aku hendak pergi ke balkon observasi yang terletak di lantai paling atas menara Namsan Tower. Dan untuk kesana, kita perlu menaiki Lift super cepat.

Saat akhirnya aku keluar dari Lift, aku langsung melangkah menuju jendela. Memandang pemandangan Seoul di malam hari memang menakjubkan! Lampu kerlap-kerlip yang indah menghiasi gelapnya malam. Udara di dalam hangat tetapi hatiku terlanjur dingin. Aku menoleh saat mendengar cekikikan dari orang disebelahku. Ternyata pasangan yang sedang kencan. Aish! Membuatku iri saja! Aku menoleh ke arah lain dan mencoba mengabaikan remaja-remaja itu. Tapi sungguh itu sulit. Kusarankan jika kalian ke Namsan Tower, sebaiknya ajaklah pasangan kalian. Atau kalian akan sangat-sangat iri setengah mati. Namsan Tower sudah dikenal sebagai menara pasangan. Kebanyakan yang datang pastilah pasangan muda. Apalagi ditambah dengan objek Gembok Cinta.

Di sekeliling Namsan Tower terdapat pagar yang dijadikan tempat menggantung sebuah gembok. Di gembok itu kita bisa menulis permohonan kita dengan pasangan kita,lalu kita buang kuncinya. Apabila gembok itu masih bisa dibuka, konon hubungan kita dan pasangan kita akan kandas. Aku dan Kyuhyun sama sekali tidak tertarik dengan mitos seperti itu. Itu hanya akan dilakukan oleh orang-orang tidak ada kerjaan yang kebanyakan berkhayal. Bagaimana mungkin hubungan seseorang ditentukan dari sebuah kunci dan gembok? Sungguh Konyol!

Baiklah kembali ke masalahku, sekarang aku benar-benar panas. Disekelilingku pasangan. Dan mungkin hanya aku yang termenung sendirian disini. memandang pemandangan malam seoul yang meski indah tetap saja tidak bisa menghiburku.

Tiba-tiba aku merasakan mataku basah. Air mataku turun. Astaga! Sudah sangat lama semenjak aku menangis! Tapi sungguh, hari ini aku ingin menumpahkan segalanya. Aku begitu menyedihkan. Pacarku sibuk kerja, dia menduakanku dengan PSPnya (sebenarnya aku tidak usah cemburu, tapi sungguh! Dia memperlakukan PSPnya lebih manis daripada aku!), dia sering melanggar janji dan sikapnya menyebalkan! Bahkan dia tidak berusaha minta maaf padaku!

Aku meniupkan uap di kaca dan menuliskan satu kata yang paling aku rasakan saat ini, ‘Merindukannya’.

“Aku merindukanmu bodoh.” ujarku pelan.

“Nado.” jawab seseorang tiba-tiba sambil memelukku dari belakang. Aku tersentak dan melihat wajahnya sudah berada di pundakku. Aku bisa merasakan nafasnya yang berhembus di telingaku. Dan aku juga bisa merasakan wangi tubuhnya yang khas.

“Kenapa kau tau aku disini?” tanyaku heran.

“Kau pikir aku tidak punya insting? Aku tau kau selalu kesini ketika kau sedang kesal. Dan dari glagat kau di telfon tadi, aku tau kau sedang sangat marah padaku. Lagipula nona, berhentilah berteriak ketika menelfon. Semua orang bisa memandangmu aneh.” ujarnya sambil tersenyum. Senyum favoritku.

“Aish! Baiklah! Aku tidak bisa membohongimu sekarang.” ujarku kesal. dia terkekeh pelan dan mengeratkan dekapannya.

“Kau menunggu berapa lama?” tanyanya pelan.

“2 jam.”

“Selama itu? Dan kau menunggu diluar? Di tengah udara dingin yang menusuk itu?” tanyanya lagi.

“Ne. Memangnya dimana lagi aku harus menunggu? Aku tidak berani menunggu di dalam. Aku takut kau malah mencariku. Ponselmu tidak bisa dihubungi.” jelasku dengan sedikit rasa kesal. Dia lalu membalikan tubuhku. Dan sekarang aku bisa melihat wajahnya. Dia tidak mengenakan penyamaran apapun.

“Kau gila?” tanyaku heran.

“Wae?”

“Kau mau semua orang melihatmu?” peringatku.

“Aku tidak peduli.” ujarnya serius. Aku diam. Jika dia sudah sangat serius, aku pasti tidak bisa berkutik.

“Mianhae.” ujarnya lagi dengan singkat. Aku tidak membalas apapun. Aku masih terlalu syok memandang wajahnya yang hanya berjarak beberapa senti dari wajahku. Dan aku juga tidak bisa meredam debaran jantungku yang seakan-akan mau meledak.

“Mian telah membuatmu menunggu. Mian telah membuatmu kedinginan. Aku tau kau mungkin bosan mendengar kata maaf dariku, tapi sungguh. Aku sudah mengusahakan yang terbaik untuk menepati janji. Sepertinya aku bukan pria yang baik untukmu. Dan… aish! Kau taukan aku bukan pria yang bisa berkata romantis. Hanya saja kau harus tau bahwa aku benar-benar menyesal. Bahkan membuat gadis setegar dirimu menangis.”

“Ani! Aku tidak menangis!” ujarku berbohong.

“Jangan pernah berbohong padaku nona Han. Aku tau kau menangis. Lihat saja matamu.” ujarnya. Aku bungkam. Dia memang tidak bisa dibohongi.

“Kau tidak mau berteriak padaku?” tanyanya.

“Untuk apa? Kau sudah menjelaskan. Aku tau kau sibuk. Kau dituntut untuk profesional. Aku tidak pernah memaksamu kalau memang kau tidak bisa. Tapi kau terlalu bodoh dan tidak mau mendengarkanku. Kau hanya memaksakan diri sendiri. Aku juga selalu sabar walau kau menduakanku dengan PSPmu itu. Dan aku juga tahan diri saat melihatmu bersentuhan dengan wanita lain.” ujarku pelan dan menunduk. Aigo! Pasti saat ini pipiku sudah memerah. Aku paling tidak bisa jujur dengan perasaanku sendiri. Aku malu!

Lalu tiba-tiba namja itu mengangkat wajahku dan mencium bibirku. Aku kaget. Ini adalah PERTAMA KALINYA dia mencium bibirku di depan umum secara terang-terangan. Aku bisa melihat bahwa beberapa pasangan memandang kami. Tuhan! Dia mau membunuhku?! Saat dia melepaskannya, aku masih tidak bisa mengontrol jantungku sendiri. Tuhan! Apa aku akan mati sekarang?

***

“Yak! Ini sudah malam dan kau masih saja memaksaku untuk makan?” ujarku kesal saat diseret olehnya menuju ke restorant di lantai bawah.

“aku tadi tidak sempat makan karena menyusulmu kesini. Jadi kau WAJIB menemaniku.” ujarnya memaksa. Aku menyerah dan pasrah diseretnya ke restorant unik di Namsan Tower ini.

Kenapa aku bilang unik? tentu saja. Restorant ini bukan sembarang restorant. Selain kau bisa memandang pemandangan indah kota seoul, kau juga bisa melihat kota seoul hingga 360°! Karena di menit 48/120, restorant ini akan berputar. Unik kan? Coba saja datang kesini dan kau akan ternganga. Selain itu interiornya yang mewah dan megah membuat resto ini sangat cocok untuk dipakai kencan oleh pasangan.

“Kau kuajak kesini untuk makan Nona Han, bukan bengong seperti orang bodoh. Berhenti memasang wajah bodohmu itu.” ujarnya pelan mengagetkanku. Aku baru sadar bahwa aku sudah duduk dihadapan kyuhyun dan masih terlalu asik mengamati interior restrorant.

“Kau bahkan mempunya tampang lebih bodoh daripada aku.” balasku cepat karena pelayan sudah mendekati kami. Saat kyuhyun memesan, aku hanya memandang keluar jendela. Memanjakan mataku dengan kerlap-kerlip lampu kota seoul yang seakan tak pernah padam. Aku tersenyum. Akhirnya aku bisa menikmati pemandangan indah dengan perasaan bahagia.

“Aku akan menggantinya.” ujarnya tiba-tiba.

“Apa?”

“Aku akan menggantinya.” ujarnya lagi

“Mengganti apa?” tanyaku bingung. Dia lalu tersemyum.

“Mengganti senyummu yang hilang. Aku akan membuat kau tersenyum seperti saat kau memandang pemandangan diluar.” ujarnya. Aku memandangnya tidak mengerti.

“Intinya, aku akan membuatmu bahagia.” ujarnya.

-The End-

***

HALO! Ada yang kangen sama Author?! *tebar kembang* Kali ini author datang lagi membawa cerita romantis gagal >< Mian kalo lama ya.. lagi sibuk dan ide mandet.. inipun nulis asal selama 1 jam… hahaha 

makanya kalau rada ngawur dan ga nyambung maklum saja ya.. Authormu ini sudah terlalu stress sama urusan sekolah *curcol* Cerita ini cuman nampilin sisi Minji POV doang.. habis kalo dibuat KYuhyun POV kaga keidean.. 

Oke jangan lupa komen,kritik, saran harapa dan sebagainya… hargai usaha auhtor yang udah susah payah bikin FF ini.. >< *deep bow*

34 thoughts on “[Special Story 2] I LOVE YOU: Your Promise

  1. Special Story 2 lebih ngena dihati aku dibandingin yg Special Story 2… bumbu2 romantis, sedikit hurt, dan galaunya dah ada… n akan lebih perfect klo dibagian penutupnya dibuat lebih nendang lagi #ckckck reader ini ngomong apaan sih kata author.. :)
    pokoknya,, good job buat author d(^-^)

    NB: salam kenal buat Mbak Author dr Q.BeeMaya, saya reader baru, mohon petunjuk (sambil membungkukkan badan 180′)

  2. Good story, cukup lama juga dr special story 1 nya.. tapi pas lihat ada kyu oppa jd lsg ingat ini ff sambungan yg bbrp bln lalu.. cute story Han Minji sabar ya Kyu oppa memang sibuk.. suka sm pasangan ini.. Great story auhtor.. Thanks

  3. untung minji maafin kyu..
    kasian kyu kalo ga dimaafin. minji juga kasian sih..
    kyu tu manis banget ya. hahaha
    kapan indonesia ada tempat kayak namsan?

    seru fanficnya.. aku tunggu fanfic lainnya

  4. hua..hiks..hiks..
    Pengen ke namsan tower, tp ditemenin sam hyun oppa..
    Hehe..
    Keren ko author..
    Tp tar da lnjtnnya lg g?
    Abs cerita ttg hbgn mereka masih gantung menurutku..
    Tambah lagi ya partnya..

    Jia Jung

  5. Kangen author apa ceritanya yaa?? 22nya deh… Yaah kok sedikit thor?? Huhuhu tp gpp deh… Udah abis ni thor ceritanya? Ada lanjutan lg ga?

  6. Kren thor! :) ak suka.. Hehe..

    Widiihh, kren bgt tuwh resto.a! Bisa bolak-balik gtu! Mw donk kesna, ama kyuppa.. :p #ditendang minji! Kekeke..

    Lnjut yawh thor utk special story lainnya! :) author!! Jjang!! Kyuhyun-minji!! Jjang!!

  7. bogoshipo thor…
    pokoknya 6 huruf Daebak..hahahahha…

    jd envy ma tuh couple, saling melengkapi satu sama lain..

  8. akhirnya setelah menunggu lama special story 2 lahir *?* juga xD
    thor bwt yg special story 3 nya ya SECEPATNYA ! *maksa* hahaha aku suka ceritanya , daebak :D

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s