My Oddy Wife 02 End

Tittle : my oddy wife 02 [end]

Author : vea ( eunve.wordpress.com)

Cast :

–          Cho kyuhyun

–          Lee hyo ra

Rating : 13+

Genre: romance

 

Hyo ra berjalan dengan wajah masam. Baru saja ia dimarahi joon seongsaengnim karna puisi-puisi yang dikumpulkannya kemarin hancur total. Selain bahasanya yang tidak karuan, isinyapun sama tidak karuannya. Intinya hyora sama sekali tidak berbakat untuk menjadi sastrawan, dan ia juga tidak menginginkan hal itu.

“hei, lihat, itu si penulis surat cinta bukan??”

Hyo ra tersentak kaget saat didengarnya beberapa laki-laki menyorakinya. Dan diantara mereka, ia melihat ada yong ji yang tersenyum kepadanya.

“aiiissh. . .” hyo ra berjalan terus tanpa memperdulikan mereka, tapi dua orang dari segerombolan laki-laki itu menghalanginya.

“minggir!!” bentak hyo ra.

“oh cintaku. . .hanya kau yang kuinginkan dalam hidupku. . .” salah satu dari mereka berkata keras-keras seperti mendeklamasikan puisi yang disambut sorakan dari teman-temannya. Dan hal itu membuat murid-murid yang ada dikoridor itu menatap mereka penasaran.

“kubilang minggir!!” bentak hyo ra.

“aigoo. .. kenapa galak sekali. . . kalau seperti itu cintamu tidak akan diterima oleh yong ji!!”

“kau kan belum mendengar jawabannya,”

“hei yong ji, apa jawabanmu?? Kau menerimanya tidak??”

“ tentu saja sayang, aku juga mencintaimu,” teman yong ji yang berdiri disampingnya membalas sautan itu. semuanya bersorak lagi.

Wajah hyo ra sudah kesal setengah mati, ia berbalik menghadap kearah yong ji “yong ji ssi, aku harus menjelaskan semuanya, ini bukan__”

“aku tau. . .” potong yong ji sambil tersenyum. Ia berjalan menghampiri hyo ra, “aku mengerti kalau kau sangat malu dengan hal ini. . . seharusnya kau memberikan surat itu saat tidak ada orang lain bukan??”

“mwo?? A. . .apa maksudmu??” tanya hyo ra sambil berjalan mundur karna laki-laki itu terus mendekat.

“ini hal yang wajar jika kau merasa tidak percaya diri, tapi apakah kau tidak ingin mendengar jawabanku sekarang??”

“bu. . .bukan begitu. . .” punggung hyo ra membentur dinding sementara tangan yong ji mengurungnya dikedua sisi.

“kukira kau hanya gadis yang konyol, tapi kau terlihat manis jika terlihat gugup seperti ini!!”

“aku tidak gugup, aku takut!!” kata hyo ra kesal.

“kau takut aku menolakmu??”

“sama sekali ti__” ucapan hyo ra terputus karna tiba-tiba seseorang menarik yong ji dengan kasar dari hadapan hyo ra.

“yaa!! Apa yang kau lakukan??” teriak yong ji.

“cho kyuhyun. . .” gumam hyo ra shock. Ketakutannya menjadi nyata kini. Laki-laki itu mengetahuinya.

“kalau kau berani menyentuhnya lagi, kupastikan kau akan menyesal!!” kata kyuhyun dingin dengan tatapan tajam. Kemudian ia berbalik menatap hyo ra dan meraih tangan gadis itu erat-erat menariknya pergi. Membuat mata-mata yang melihatnya heran, atau shock untuk yang para gadis.

 

Kyuhyun menutup pintu ruang music tempat latihannya itu agak kasar. “apa maksud semua itu tadi??” tanya kyuhyun dingin sambil melipat tangannya.

“yaa! Apa kau sudah gila?? Kau ingin semua murid tau tentang kita??”

“ISTRIKU DIPERLAKUKAN SEPERTI ITU OLEH NAMJA LAIN, KAU PIKIR AKU AKAN DIAM SAJA MELIHATNYA??” nafas kyuhyun tersegal. Ia benar-benar marah. Dan tanpa mereka tau, teriakan kyuhyun barusan telah menarik perhatian seorang gadis yang kebetulan lewat dijalan belakang kampus. Dan sudah pasti ia shock melihat seorang cho kyuhyun sedang bersama seorang gadis. Ia mengendap-endap dan mengintip lewat jendela kacanya.

Hyo ra terlonjak kaget mendengarnya. Ia tidak pernah melihat kyuhyun semarah itu. “kau hanya salah paham kyuhyun ah. . .” kata hyo ra pelan, ada nada takut dalam suaranya.

Kyuhyun menghela nafas panjang “apa sesulit itu bagimu untuk menatapku hyo ya. . . hanya aku. . .” kata kyuhyun sendu.

Jantung hyo ra terasa sesak “jangan kau membuat semua ini seolah-olah aku yang melukaimu. . .”

“lalu apa?? yang kulihat tadi apa??”

“jika aku mengatakan bahwa aku sudah menatapmu apa kau percaya?? Aku sudah menatapmu cho kyuhyun. . .hanya kau!!”

Kyuhyun tertegun mendengarnya “lalu tadi. . .”

“itu semua gara-gara kau bodoh!!” tiba-tiba saja emosi hyo ra menjadi naik.

“kenapa aku??”

“aku menulis kata dwejji (babi) disurat cinta konyolmu itu dan. . .”

“babi??” alis kyuhyun terangkat menatapnya.

“dan ternyata aku salah tulis menjadi yong ji, jadi joon seongsaengnim mengira itu surat dariku untuk yong ji!!”

Sedetik. . . dua detik. . .

“huahahahah. . .hahaha. . . “

“yaa! Berhenti tertawa!!” bentak hyo ra kesal.

“hahah. . . bahkan menulis hangul-pun kau masih salah??”

“itu karna aku sedang kesal!!”

“huahahahah. . . .” kyuhyun memegang perutnya hingga membungkuk karna tidak bisa menahan tawa.

“tertawa saja terus, dasar gila!!” sewot hyo ra sambil melangkah pergi.

Tiba-tiba kyuhyun menahan tangan gadis itu, kemudian menariknya kedalam pelukannya.

“mianhae. . . aku tidak suka melihatmu bersama laki-laki lain, aku ini sangat pecemburu kau tau?!”

“cih kekanak-kanakan!”

Senyum kyuhyun makin lebar, ditatapnya wajah gadis yang masih kesal itu “itu artinya aku sudah tau perasaan apa yang kurasakan kepadamu, bukan hanya ingin hidup bersamamu hyo ya, tapi aku juga mencintaimu, saranghae. . .” dikecupnya singkat bibir gadis itu.

Bruuuk. . . .

Dan gadis diluar jendela itupun pingsan setelah sempat ternganga sebelumnya.

“baiklah, aku harus masuk kelas, aku sudah terlambat sekarang ini, sebaiknya kau menjelaskannya kepada laki-laki itu, atau aku yang akan turun tangan, araseo?!” kyuhyun mencium kening hyo ra singkat kemudian pergi dari ruangan itu.

“cih, dari tadi aku juga sudah mau menjelaskan pada laki-laki itu!!” gerutu hyo ra.

****

 

Hyo ra sedang membaca komik sambil bermalas-malasan sementara kyuhyun sedang main game dilaptopnya. Suara berisik kyuhyun dicampur dengan suara tawa hyo ra yang sedang membaca komik itu terhenti saat bel apartement berbunyi. Tapi kedua manusia itu sama sekali tidak berniat untuk menghentikan kegiatannya. Hingga bel itu terdengar semakin keras dan tidak berhenti.

“aiiish. . .” hyo ra membanting komiknya disofa dan beranjak dari posisi nyamannya kemudian berjalan dengan malas kearah pintu.

Dibukanya pintu dengan sedikit kesal. Ia sempat terkejut sesaat. Didepannya itu berdiri seorang gadis tinggi, langsing, berambut panjang bergelombang yang memakai gaun hitam selutut serta higheels sewarna.

“anyeong hasimnida. . .” sapa gadis itu ramah.

Hyo ra memandang gadis itu dari ujung atas hingga ujung kaki kemudian kembali lagi keujung kepala sementara gadis itu hanya tersenyum.

“kau cari siapa??” tanya hyo ra.

“apa kyuhyun ada??”

Hyo ra mengerutkan alisnya mendengar kata-kata yang merdu itu. “a. . .ada. . .” jawab hyo ra sambil membukakan pintu lebih lebar.

“tuan cho, ada tamu untukmu!!!” teriak hyo ra keras sambil kembali ketempatnya tadi sambil memungut komiknya lagi.

“kyuhyun ah.. . .” panggil gadis itu.

Kyuhyun yang sedang memainkan gamenya langsung berhenti. Ia menoleh kebelakang dan melebarkan mata “nonna??” gumamnya sambil berdiri.

Gadis itu tersenyum sambil berjalan cepat kearah kyuhyun dan langsung memeluknya “bogoshipoyo. . .”

Sementara hyo ra, tidak usah ditanya. Mulutnya mangap selebar-lebarnya melihat pemandangan itu. apalagi saat kyuhyun membalas pelukan gadis itu dan menjawab “nado bogoshipoyo. . .” mulutnya benar-benar tidak bisa ditutup lagi.

“kyuhyun ah, sudah lama sekali bukan??”

“ya, kau ini jahat sekali, tidak pernah memberiku kabar. . .” ada nada manja dalam suara laki-laki itu.

“mianhae. . . aku hanya tidak ingin mengganggumu. . .”

“kau ini bicara apa? kau kan bukan orang lain untukku. . .” kata kyuhyun lembut sambil membelai kepala gadis itu pelan yang sukses membuat hyo ra melotot maximal.

“ukhuk. . .ukhuk. . .” hyo ra batuk-batuk karna tersedak air ludahnya sendiri dan saat itulah kedua manusia itu sadar bahwa dirinya masih ada didunia.

“hyo ada apa??” tanya kyuhyun cemas sambil menghampiri hyo ra.

Hyo ra hanya menggoyang-goyangkan tangannya karna mulutnya masih terbatuk-batuk.

“aku. . . keluar dulu. . .sebentar. . .” katanya tersendat sendat dan langsung berlari keluar.

“ada apa?? siapa dia?? Apa ada saudaramu yang aku tidak tau??” tanya gadis itu pelan.

“victoria nonna, kau tidak tau siapa dia?? Inilah akibatnya jika kau tidak bisa dihubungi!!”

“memangnya siapa dia?? Apa dia pacarmu?? Kalian sudah tinggal seapartement??” tanya victoria tidak percaya.

“dia bukan pacarku nonna, tapi dia istriku. . .”

“mwoya?? Are you kidding me??” tanya victoria kaget.

“tidak. . . aku tidak bercanda. . . dia adalah istriku, kami baru menikah sebulan yang lalu, kau mau melihat foto kami??” kyuhyun tersenyum setan.

 

Hyo ra ternyata pergi kesupermarket untuk membeli beberapa makanan ringan untuk teman membaca komik. Jangan harap ia membelikan untuk tamu tidak diundang itu, cih, sampai matipun tidak akan dilakukannya. Mengingat kyuhyun yang bersikap lembut pada wanita itu membuatnya kesal. Tiba-tiba ide sesat melintas diotaknya. Bagaimana jika dia bersikap menyebalkan dan mengganggu wanita itu agar cepat pulang. Bibirnya tersenyum setan kemudian cepat-cepat kembali keapartement.

Tidak perlu menekan bell karna dia sudah tau nomer sandinya. Jadi dia langsung masuk kedalam dan. . . cho kyuhyun, laki-laki itu sedang. . . sedang. . . sedang mencium wanita itu??

Hyo ra mematung ditempatnya. Kyuhyun yang membelakanginya sama sekali tidak mengetahui kepulangannya. Dengan menahan rasa sakit dijantungnya, ia memaksa kakinya untuk melangkah mundur hingga keluar dari apartement itu. kantong plastik yang dibawanya jatuh dilorong apartement. Ditekannya dadanya yang terasa sesak kemudian berlari pergi.

Sambil menghapus air matanya yang tidak mau berhenti mengalir, hyo ra terus berlari secepat-cepatnya. Kemudian ia berhenti disalah satu kedai dan langsung duduk disalah satu mejanya. Ia memesan minuman dan menghabiskannya sendirian. Air matanya terus mengalir, tapi tak ada suara yang keluar. Semakin dadanya terasa sesak, semakin banyak ia minum.

“lee hyo ra?? Itu kau??” sapa seseorang.

“pergi, aku ingin sendiri!”

“kau mabuk. . .”

“aku tidak mabuk!!”

“kau menghabiskan empat botol minuman ini sendirian??”

“apa pedulimu??” bentak hyo ra kesal.

“ayo kuantar kau pulang!!” orang itu menarik lengan hyo ra.

“aku tidak mau pulang, aku tidak mau bertemu dengannya. . .” hyo ra terisak pelan.

“kau sudah mabuk, ayo kuantar pulang!!”

“tidak mau. . .”

 

“yeobseo. . .oh ne, aku sedang diapartement kyuhyun. . . mwoya? Baiklah, aku pulang sekarang!!”

“kenapa nonna??” tanya kyuhyun begitu victoria menutup telphonenya.

“nikhun oppa mencariku, aku harus pulang!!”

“ayo kuantar, ah tidak terasa sudah malam. . .”

“mmm. . . istrimu belum kembali??”

“YAA, aku lupa!!!” kyuhyun tersentak seketika dan langsung mengambil ponselnya.

Tidak dijawab.

“aiiiish. . . kemana sibodoh itu pergi??!”

“kyuhyun ah, aku pulang sendiri saja, kau carilah istrimu!!”

“aniyo, ayo kuantar kau pulang dulu, sekalian mencari sibodoh itu!!”

Kedua orang itu pergi keluar apartement. Sejenak, kyuhyun termangu menatap bungkusan kantong plastik didepan apartementnya. Tiba-tiba saja perasaannya tidak enak.

“kau baik-baik saja kyu??”

“ah, ne. . . kajja!!” ditariknya lengan victoria melepaskan pandangan dari kantong plastik itu.

Setelah mengantar victoria, kyuhyun menyusuri deretan pertokoan mencari hyo ra. Pasti gadis itu tidak pergi terlalu jauh. Setelah berputar-putar hampir sejam dengan ponsel hyo ra yang tidak diangkat-angkat, tiba-tiba saja dilihatnya sosok gadis itu dipinggir jalan sedang bersama seorang namja!!

Dengan emosi, ditepikannya mobilnya kemudian menghampiri gadis itu.

“YAA Lee hyo ra!!!” serunya sambil menarik lengan gadis itu dari belakang.

Kontan hyo ra langsung limbung dan nyaris saja jatuh kalau namja itu melepaskan pegangannya.

“apa yang kau lakukan??” bentak kyuhyun.

“dia sedang mabuk. . .” saut namja itu.

“aku tidak bertanya kepadamu!!” saut kyuhyun kesal saat melihat laki-laki yang ternyata bernama yong ji itu.

“pergi kau!!!” kata hyo ra tiba-tiba sambil mendorong tubuh kyuhyun hingga mundur kebelakang.

Kyuhyun menatap kaget sejenak.

“kenapa kau ada disini?? Aku tidak ingin bertemu denganmu cho kyuhyun, aku tidak ingin melihatmu, aku tidak ingin percaya kepadamu, aku tidak mau menatapmu lagi, aku marah kepadamu, aku membencimu, benci, benci, benci!!! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!!!” teriak hyo ra penuh emosi kemudian berlari pergi.

Kyuhyun membeku ditempatnya sementara yong ji sudah pergi mengejar hyo ra. Otaknya macet mendengar kata-kata gadis itu. apa maksudnya?? Apa salahnya hingga gadis itu marah kepadanya?? Apa karna victoria?? Tapi mereka tidak ada hubungan apa-apa. . .

Kyuhyun harus memperjelas semuanya!! Kemudian, ia berlari mengejar hyo ra. Tapi gadis itu lenyap. Kyuhyun terus mencarinya, memperhatikan setiap sudut jalanan. Tiba-tiba saja tetesan-tetesan air hujan jatuh dan semakin lama semakin deras. tapi ia tidak perduli, ia tetap mencari hyo ra.

****

 

Hyo ra merasakan kepalanya sakit. ia mengerang pelan.

“kau sudah bangun??”

“ne. . .” jawab hyo ra lemah, tapi kemudian ia tersentak bangun dan duduk dengan cepat, membuat kepalanya serasa terkena hantaman palu.

Itu tadi bukan suara kyuhyun. Ia mengerjapkan mata dan menatap sekelilingnya. Ia tersentak saat melihat yong ji sedang membawa segelas teh untuknya.

“kenapa aku ada disini?? Dimana aku??”

“kau ada diapartementku, semalam kau mabuk ber__”

“MWORAGO?? Andwae!! Tidak, tidak, tidak, ini hanya mimpi, pasti hanya mimpi!!” hyo ra memejamkan mata sambil menghela nafas panjang kemudian ia membuka lagi matanya, “yaa!! Kenapa kau masih ada disini??” pekiknya histeris dan langsung menjauh.

Yong ji tertawa geli “minumlah, untuk mengurangi sakit kepalamu!!”

“omo tuhan. . . matilah aku. . . cho kyuhyun pasti akan membunuhku, eothoekeh?? Eothoekeh??” hyo ra berteriak-teriak panik sambil mengacak-ngacak rambutnya.

“kurasa dia tidak akan menemuimu lagi. . .”

Seketika hyo ra terdiam “apa maksudmu??”

“semalam kau sudah mengusirnya!!”

Mata hyo ra melotot lebar-lebar “benarkah?? Apa yang terjadi?? Kenapa aku tidak ingat?? Katakan semuanya kepadaku!!”

“tenanglah. . .” kata yong ji “semalam aku menemukanmu sedang mabuk, awalnya aku ingin mengantarmu pulang, tapi aku tidak tau dimana rumahmu, tiba-tiba saja laki-laki itu menarikmu saat aku sedang membawamu, tapi kau malah marah-marah kepadanya kemudian berlari pergi. . . aku menyusulmu dan kau sedang muntah-muntah dipinggir jalan kemudian tidak sadar diri, jadi kuputuskan untuk membawamu kemari!!”

“apa yang kukatakan kepadanya??”

“seingatku kau bilang bahwa kau tidak ingin bertemu lagi dengannya, kau tidak ingin melihatnya dan kau juga bilang kalau kau membencinya!!”

“aku mengatakan itu??”

“ya. . .”

“matilah aku. . . “ gumam hyo ra dengan lesu, tapi kemudian ia tersentak lagi “yong ji ssi. . . kita. . . kita. . . semalam kita tidak melakukan apa-apa bukan??” tanya hyo ra takut-takut.

“apa yang kau maksud dengan melakukan apa-apa??”

Hyo ra tergelagap “aku bertanya serius, nyawaku taruhannya!!”

Yong ji tertawa geli “apa kau mengharapkan terjadi apa-apa??”

“tentu saja tidak!!”

“tenang saja, aku bukan pria yang seperti itu. . . tapi aku sedikit bingung, bukankah kau menyukaiku?? Lalu apa hubunganmu dengan cho kyuhyun?? Aku heran kau bisa mengenalnya,”

“ah, itu. . . yang waktu itu kau salah sangka. . . sebenarnya aku tidak menulis namamu dikertas itu, tapi aku menulis ‘dwejji’, dan sepertinya tulisanku salah. . .”

“apa ada yang seperti itu??” tanya yong ji dengan alis terangkat.

Hyo ra mengangguk pelan “mianhamnida. . .”

“sudahlah. . . lupakan saja. . . sudah jam sembilan, kau mau kuantar pulang??” tawar yong ji.

Hyo ra menggeleng pelan “tidak usah. . . aku. . . . ige mwoya??? Jam sembilan???” hyo ra langsung melompat dan turun dari ranjang “dimana sepatuku??” jeritnya panik.

“itu!!” yong ji menunjuk sepasang sepatu disamping meja.

Hyo ra langsung menyambar benda itu dan cepat-cepat memakainya “aku ada kelas khusus hari ini, dan aku sudah terlambat, terima kasih untuk bantuanmu, anyeong!!” hyo ra langsung berlari pergi sementara yong ji menatapnya dengan ekspresi yang sulit dijelaskan.

 

Tampang hyo ra benar-benar tidak karu-karuan. Selain tidak mandi, penampilannya juga acak-acakan dan bau. Ditambah karna dia telat masuk kelas, jadi ia harus mendengarkan materi sambil berdiri. Untung hari ini kelasnya hanya satu. Setelah mengikuti kelas khusus jurusannya itu, ia berniat untuk mencari kantin karna perutnya benar-benar lapar.

Hyo ra sedang berjalan dengan lemas. Tapi sepertinya ia merasa ada yang aneh. Seperti ada yang mengawasinya. Tapi ia tidak perduli, ia harus mengisi perutnya saat ini.

“lee hyo ra ssi??”

Langkah hyo ra terhenti saat mendengar namanya dipanggil. Dengan malas ia berbalik dan seketika melotot melihat wanita itu ada didepannya. Wanita yang bersama kyuhyun tadi malam.

“aku sedang tidak bersama kyuhyun!!” kata hyo ra langsung.

“aku ingin bertemu denganmu. . . “ jawab gadis itu sambil tersenyum.

Hyo ra mengerutkan keningnya “aku??”

“kita tidak sempat berkenalan kemarin bukan?? Karna kebetulan aku melihatmu disini jadi aku menemuimu, aku hanya ingin melihat seperti apa istri cho kyuhyun!!”

“kau sudah melihatku,”

“jjagiya, sedang apa kau disini??”

Serentak hyo ra dan victoria menoleh bersamaan. Seorang namja datang menghampiri mereka.

“kau sudah menemui dosenmu?? Kemarilah, “ victoria merangkul lengan namja itu membuat mata hyo ra melebar “nikhun oppa, dia adalah istri dari kyuhyun. . .”

“jjinjayo??” tanya nikhun kemudian ia membungkuk kearah hyo ra “anyeong haseo. . .”

Hyo ra membalasnya dengan bingung.

“hyo ra ssi, maaf kami tidak datang kepernikahaan kalian, nikhun oppa sangat sibuk, tapi kalian harus datang kepesta pernikahan kami bulan depan nanti!!”

“menikah??” tanya hyo ra bingung.

“benar, nikhun oppa adalah tunanganku,”

“lalu bagaimana dengan kyuhyun??”

Victoria mengerutkan keningnya “bagaimana apa??”

“bukankah kalian ada hubungan??”

“apa maksudmu??”

“aku melihat kalian berciuman semalam!!”

Kedua orang didepan hyo ra tampak sangat terkejut “hyo ra ssi, jangan sembarangan, kyuhyun sudah kuanggap dongsaengku, mana mungkin kami melakukan itu, lagipula aku sudah memiliki tunangan!!”

“lalu yang kulihat kemarin. . .”

“kau salah paham!! Mungkin saat itu. . . ah aku tau, saat itu mataku kemasukan sesuatu, jadi kyuhyun mencoba melihatnya, pasti kau salah paham!!”

“apa itu benar??”

“apakah itu sebabnya kau tidak kembali semalam?? Kyuhyun sangat mencemaskanmu, tadi pagi aku keapartement kalian untuk berpamitan, kami akan kembali ke tailand sebentar lagi, dan kurasa dia sedang sakit!!”

“sakit??”

“ya, sepertinya dia terkena demam. . .” saut nikhun.

“aku harus pergi!!”

Hyo ra langsung berlari meninggalkan kedua orang itu. astaga. . . apa yang sudah dilakukannya?? Kyuhyun pasti akan membunuhnya setelah ini.

“kyuhyun ah??” teriak hyo ra begitu sampai diapartement. Nafasnya tersegal-segal, rasa laparnya hilang seketika “kyuhyun ah??” panggilnya lagi.

Akhirnya ditemukannya laki-laki itu sedang tidur disofa. Dihampirinya dan diperiksanya. Badannya benar-benar panas.

“kyuhyun ah. . .”

“eng. . .”

Hyo ra benar-benar panik melihatnya. Diangkatnya tubuh kyuhyun, dipapahnya ketempat tidur. diselimutinya namja itu kemudian diambilkannya air untuk mengompresnya. Kemudian ia menelphone dokter.

Setelah mendapatkan resep dokter, hyo ra pergi keapotik kemudian mampir kesuper market membeli bahan makanan. Sampai diapartement ia langsung memasak bubur untuk kyuhyun. Sambil menunggu laki-laki itu bangun, ia mandi kemudian makan. (ntar kalo gak mandi bisa bikin pingsan orang,)

Demam kyuhyun belum turun. Laki-laki itu tampak gelisah dalam tidurnya dan bergumam tidak jelas.

“aku disini kyu, jangan khawatir, tidulah. . .” bisik hyo ra ditelinga laki-laki itu.

Raut gelisah itu perlahan memudar. Hyo ra terus mengganti kain kompresnya. Baru ketika hari sudah sore, panas kyuhyun mulai turun. Tidurnya juga terlihat tenang.

 

Hyo ra terbangun dari tidurnya saat merasa kyuhyun bergerak. Ternyata ia tertidur tadi dan saat ini diperiksanya demam kyuhyun sudah turun. Laki-laki itu mengerjap pelan sambil memegangi kepalanya.

“kau sudah bangun??” tanya hyo ra pelan sambil mengambil kain kompres dari dahi kyuhyun, memastikan demam laki-laki itu sudah turun.

“hyo. . .” panggil kyuhyun lemah.

“aku disini. . .”

Laki-laki itu langsung tersentak. Ditatapnya hyo ra dan sedetik kemudian, tangannya merengkuh tubuh gadis itu, membuatnya jatuh kepelukannya “jangan pergi. . . kumohon. . . jangan membenciku. . .”

“kyu. . .aku. . . tidak bisa . . . nafas. . .” kata hyo ra terputus-putus.

Kyuhyun tersadar dan langsung merenggangkan pelukannya “mianhae. . .”

“aniyo. . . aku yang seharusnya minta maaf. . . kemarin aku salah paham. . .”

“salah paham apa??”

“aku salah lihat. . . kukira kau mencium gadis yang kemarin itu. . . ternyata kau hanya melihat matanya yang terkena debu. . .”

“lee hyo ra, apa kau benar-benar bodoh?? Mana mungkin aku melakukan itu?? song victoria nonna sudah punya tunangan!!”

“aku memang bodoh. . . kukira kau sama dengan yang lainnya. . . tapi ternyata aku salah. . . selain orang tuaku, aku tidak pernah percaya kepada siapapun kyu, tapi sekarang aku bisa mempercayaimu. . . mianhae. . .”

“berjanjilah untuk tidak pernah pergi, apapun yang terjadi!!”

“aku janji. . . “ hyo ra melepaskan diri dari pelukan kyuhyun “kau harus makan dan minum obat dulu, aku tidak ingin melihatmu sakit!!”

“yang membuatku sakit itu kau, kemarin aku mencarimu sampai hujan-hujanan, kemana laki-laki berengsek itu membawamu??” tanya kyuhyun sambil berusaha bangun.

Hyo ra membantunya duduk bersandar dikepala ranjang “maafkan aku. . . dia membawaku keapartementnya tapi tidak ada yang terjadi!!” saut hyo ra cepat “sungguh!!” tambahnya saat melihat kilatan marah dimata kyuhyun.

“tidak ada yang terjadi??”

“tidak ada, aku bersumpah!! Kalau ada yang terjadi, kupastikan aku sendiri yang akan membunuhnya!!”

Kyuhyun tertawa geli melihat hyo ra yang mengacungkan tangannya membentuk huruf  V, diraihnya gadis itu kedalam pelukannya “berjanjilah kepadaku untuk tidak mabuk-mabuk lagi!!”

“aku berjanji. . . sekarang lepaskan aku, kau harus makan dan minum obat!!”

“obatku adalah dirimu lee hyo ra. . . cukup, kau ada disisiku maka aku akan baik-baik saja!!”

“kau tetap harus minum obat, aku sudah membelinya mahal tadi!!” hyo ra melepaskan diri kemudian pergi kedapur dan kembali lagi dengan semangkuk bubur.

“aiish. . . kenapa harus bubur?? Aku sudah tidak apa-apa, aku mau jjajangmyeon!!”

“jangan keras kepala atau aku akan pergi lagi!!”

“araseo!!” kyuhyun mengerucutkan bibirnya dan terpaksa memakan bubur dan meminum obat itu.

“kau mau kubuatkan susu??” tanya hyo ra saat ia sudah mencuci piring.

“tidak perlu. . . kemarilah, aku sangat merindukanmu!!”

Wajah hyo ra langsung terasa panas “eh, a. . . aku. . .”

Kyuhyun tergelak. Ditariknya gadis itu kepangkuannya, kemudian dipeluknya. Diletakkannya dagunya dibahu gadis itu sambil memejamkan mata “beritahu aku apa yang membuatmu tidak bisa percaya dengan orang lain?? Juga apa yang membuatmu begitu takut dalam gelap??”

Hyo ra tersentak sesaat “itu. . .”

“kau percaya kepadaku bukan??”

“dulu. . . saat aku baru sekolah SMP, aku punya seorang teman. . . aku sangat percaya kepadanya, dan dia menyukai seorang namja. . . tapi suatu hari, saat aku ditoilet, tiba-tiba ada segerombolan gadis yang datang kemudian menyiksaku. . . dan yang membuatku sakit dia ada disana. . . orang yang aku percaya. . . ada diantara gadis-gadis itu. . .” suara hyo ra tersendat sejenak “dia berbuat seperti itu karna dia bilang, orang yang disukainya ternyata menyukaiku. . . dan yang paling menyakitkan, ternyata dia berteman denganku hanya karna aku anak appa. . . karna aku punya status. . . aku benar-benar tidak percaya hal itu. . .”

Kyuhyun mempererat pelukannya. Ia diam, menunggu hyo ra untuk terus bicara.

“saat itu. . . aku benar-benar merasa sendirian. . .” tanpa sadar, setetes air mata hyo ra jatuh “mereka terus memukulku hingga aku pingsan, dan saat aku terbangun, aku ada ditempat gelap. . . aku tidak tau dimana, lama sekali hingga akhirnya ada seseorang yang menemukanku. . . aku takut kyu. . . sangat takut. . . sejak itu aku tidak mau lagi percaya kepada orang lain, aku juga tidak ingin mereka tau tentang diriku, aku benci melihat mereka yang mendekatiku hanya karna appa seorang direktur agency, aku benci itu. . .”

Kyuhyun memegang wajah gadis itu, menghadapkan kearahnya. Dihapusnya air mata itu, “kau tidak perlu takut lagi. . .ada aku disini. . . dan aku tidak akan membiarkanmu seperti itu lagi, kau tidak perlu percaya kepada orang lain, cukup percayalah kepadaku hyo, apa kau bisa??”

Hyo ra menatap mata kyuhyun sejenak kemudian akhirnya ia mengangguk pelan. kyuhyun menutup kedua mata gadis itu kemudian berbisik “sama-sama gelap bukan?? Tapi kau harus tau, ada aku disini, jadi tidak perlu takut lagi, araseo??”

Hyo ra tidak menjawab, tapi ia malah terisak.

“yaa kenapa menangis lagi??”

Isakan hyo ra bertambah kencang “sebenarnya kau ini siapa?? Kau tiba-tiba datang padaku, membuatku bingung!!”

“apa kau percaya kalau aku ini malaikatmu??” tanya kyuhyun sambil tersenyum.

“aniyo!! Malaikat tidak ada yang sadis sepertimu!! Memaksa menikah! Juga tidak ada yang cerewet sepertimu, tidak mau makan sayur, tidak bisa memasak, kerjaanmu hanya bermain psp dan bermalas-malasan!!”

“yaa jangan beberkan semua keburukanku!!”

“kau lebih mirip setan!! Tapi kau seperti setan pelindungku. . . aku bingung dengan semuanya kyu. . . kenapa saat kau menyentuhku rasanya jantungku mau berhenti, kenapa berada disisimu membuatku tidak takut lagi, kenapa saat melihatmu bersama gadis lain rasanya berbeda. . . jantungku memang terasa mau berhenti, tapi tidak sama saat kau ada didekatku, rasanya sakit. . .”

Kyuhyun tersenyum lembut “itu artinya, aku sudah membuatmu jatuh cinta kepadaku. . .”

“benarkah??”

“ya. . . tidakkah kau ingin mengucapkannya??”

Hyo ra menatap bingung “apa??”

“saranghaeyo lee hyo ra. . .” bisik kyu lembut.

Sontak wajah hyo ra langsung memerah. Gadis itu menundukkan wajah dengan gugup.

“apa balasanmu hmm??” tanya kyuhyun lagi.

“na. . .nado. . . saranghaeyo kyuhyun ah. . .” jawab hyo ra pelan, pelan sekali hampir tidak terdengar. Tapi itu sudah cukup untuk kyuhyun.

“rasakan. . .” kata kyuhyun tiba-tiba sambil menarik kepala hyo ra kedalam dekapannya, meletakkannya didadanya “apa yang kau dengar??”

Hyo ra terdiam sesaat “jantungmu. . .”

“apa kedengarannya sama dengan punyamu??”

“ya. . . kedengarannya sangat keras dan lambat. . . sama sepertiku. . .”

“itu juga yang kurasakan saat kau ada didekatku lee hyo ra. . . jadi kumohon, jangan pergi dariku karna aku tidak lagi sekedar mencintaimu. . . aku membutuhkanmu hyo. . . aku membutuhkanmu untuk hidup. . .asal kau ada, semuanya akan baik-baik saja. . .”

Hyo ra termangu, ia tidak tau harus menjawab apa. tiba-tiba saja terdengar suara ponsel. Hyo ra melepaskan dirinya dari pelukan kyuhyun “ponselmu bunyi,”

“biar saja,” saut kyuhyun sambil menahan gadis yang mau beranjak dari pangkuannya itu.

“su. . .sudah malam kyu. . . sebaiknya kau tidur. . .”

Kyuhyun semakin mempererat pelukannya diperut gadis itu. kemudian ditariknya selimut dengan salah satu tangannya menutupi setengah dari tubuh mereka “aku belum mengantuk. . .” bisik kyu tepat ditelinga hyo ra.

“kau harus istirahat,” kata hyo ra gugup sambil mencoba melepaskan tangan kyuhyun yang melingkar diperutnya.

“aku sudah sembuh. . . kau sudah mengobatiku hyo. . .” “kyu. . .aku. . .”

“mmm. . .??” kyuhyun membenamkan wajahnya keleher gadis itu.

Tangan hyo ra mencengkeram tangannya erat-erat “kyu. . .jan. . .jantungku. . .”

“tidak akan berhenti. . .” bisik kyuhyun

 

Hyo ra berjalan dengan lemas. Badannya terasa sakit semua. Jalannya juga sedikit timang. Matanya agak merah karna baru tidur jam dua pagi. Untung hari ini ia hanya ada kelas sejarah, yang membuatnya bisa tidur nyenyak tadi. Setelah ini ia tidak ingin pulang dulu. Ia masih belum siap bertemu dengan kyuhyun, apalagi setelah kejadian semalam. rasanya ia ingin menghilang saja.

Bruuuk. . .

“ah. . .maaf aku tidak melihatmu. . .”

Hyo ra hanya diam saja melihat bajunya yang basah terkena minuman yang dibawa gadis itu “tidak apa-apa. . .” katanya singkat.

“kau. . . lee hyo ra, benar??”

“ya. . .”

“apa hubunganmu dengan kyuhyun oppa??”

Hyo ra tersentak seketika. Dilihatnya gadis itu sedang menatapnya, juga kedua temannya yang ada dibelakangnya.

“a. . .apa maksudmu??”

“jangan berpura-pura, kemarin lusa aku melihatmu sedang bersama kyu oppa di ruang music!!”

Hyo ra menatapnya terkejut “kau salah lihat, itu bukan aku!!”

“yaa lee hyo ra, kau pikir ada berapa gadis yang berpenampilan buruk sepertimu?? Kau ingin bilang mataku ini rabun ha??”

“matamu memang rabun!!” saut hyo ra cuek.

Plaak. . .

“yaa!” sudut bibir hyo ra terasa perih “kenapa memukulku??”

“jangan mendekati kyu oppa! gadis sepertimu tidak pantas bersamanya, setidaknya kalau gadis itu seperti taeyeon eonni baru kami rela!!”

“memangnya apa urusanmu??” bentak hyo ra kesal.

“tentu saja urusan kami, kau menggoda kyu oppa, itu sangat memalukan!!”

“mwoya?? Menggoda?? Jaga mulutmu! Yang terlihat menyedihkan itu kalian, mengejar orang yang jelas-jelas tidak tertarik pada kalian!!”

Plaak. . .

Lagi-lagi, tamparan itu mendarat dipipi hyo ra.

“kuperingatkan kau, jauhi kyu oppa!!”

“aku tidak mau, aku tidak perduli, aku bukan hyo ra yang dulu!!” teriak hyo ra sambil mendorong gadis itu hingga membentur dinding koridor.

“kau. . .”

Gadis itu menjambak rambut hyo ra, kedua temannya langsung memegang lengan hyo ra kuat-kuat, menghempaskan gadis itu kedinding. Hyo ra menendang gadis kuat-kuat dan seketika itu juga kedua teman gadis itu menginjak kaki hyo ra kuat-kuat.

Plaak. . .

Gadis itu menampar hyo ra lagi “kau itu harus diberi pelajaran agar tau diri!!”

Sudut bibir hyo ra sudah mengeluarkan darah, ia meringis kesakitan “kalian itu sangat menyedihkan!!”

“apa katamu?? Bilang sekali lagi!!”

“aaaarrgh. . .” hyo ra berteriak kesakitan saat gadis itu menjambak rambut hyo ra.

Hyo ra medorong kedua gadis yang menahan tangannya hingga terlepas kemudian membalas menjambak rambut gadis itu “gadis-gadis seperti kalian itu tidak pantas hidup, bagaimana bisa kalian menilai orang lain tanpa melihat diri sendiri??!”

Kedua teman gadis itu langsung memegangi hyo ra lagi. Gadis itu menarik syal hyo ra, salah satu kancing bajunya ikut tertarik hingga memperlihatkan  lehernya yang jenjang dan tampak kemerahan bekas kissmark.

“apa itu, ternyata kau gadis murahan juga!!”

Beberapa orang mulai berkerumun, tapi mereka malah tidak membantu sama sekali dan bertaruh satu sama  lain.

Air mata hyo ra mulai keluar “kalian menjijikkan!!”

“kau memang benar-benar kurang ajar!!”

 

Kyuhyun menggeliat pelan dalam tidurnya. ia sudah sadar, tapi masih memejamkan mata. Saat dirasanya terlalu sunyi, ia mengerjap-ngerjapkan matanya. kosong. . . tempat tidur disebelahnya kosong. Kyuhyun tersentak dan langsung bangun.. Ia menatap sekelilingnya dan melihat tas ransel gadis itu tidak ada ditempatnya. Sepertinya ia sudah berangkat kekampus.

Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya lagi ketempat tidur. bibirnya tersenyum lebar. Tapi sedetik kemudian ia kembali tersentak. Ia ada kelas hari ini dan. . . akan dimulai 20 menit lagi. Secepat kilat ia berlari kekamar mandi.

Kyuhyun datang kekampus dengan tergesa-gesa. Ia tidak memperdulikan teriakan-teriakan gadis-gadis yang dilewatinya. Ia berjalan cepat menuju lantai dua. Tatapan matanya terhenti sesaat saat akan naik tangga. Ia melihat kerumunan murid-murid dikoridor. Tapi ia sedang buru-buru. Baru selangkah kakinya naik tangga, tiba-tiba ia berhenti. Fikirannya tidak enak. Akhirnya diputuskannya untuk melihat kerumunan itu.

Susah payah ia menerobos kerumunan itu. begitu sampai didepan jantungnya terasa berhenti. “HENTIKAN!!!” teriaknya keras, membuat semua yang ada disitu terdiam.

“oppa. . .” gadis itu terbelalak dan kedua temannya langsung melepaskan cekalannya.

Hyo ra istrinya itu langsung merosot jatuh saat cekalannya itu terlepas. Dengan cepat kyuhyun meraihnya. Melepas jaketnya dan menutupi tubuh hyo ra.

“hyo mianhae. . . aku terlambat. . .” lirihnya.

“kyu. . .” tiba-tiba saja hyo ra menutup matanya tidak sadarkan diri.

“hyo?? Hyo ya??” kyuhyun menggoyang-goyang tubuh gadis itu pelan. tanpa berkata apa-apa kyuhyun menggendong gadis itu, melarikannya keruang kesehatan dibawah tatapan pelajar-pelajar yang ada disitu.

 

Kyuhyun mengusap luka memar hyo ra dengan teramat pelan. ia benar-benar meruntuki dirinya sendiri yang tidak bisa menjaga hyo ra.

“diluar banyak gadis-gadis yang ingin tau, kau benar-benar terkenal kyuhyun ah. . .”

Kyuhyun tersenyum pahit “aku tidak ingin menjadi terkenal nonna!”

Wanita itu tersenyum lembut “baru kali ini kau membawa seorang gadis, siapa dia??”

Kyuhyun menoleh menatap wanita perawat itu “dia adalah hidupku. . . nonna, boleh aku minta bantuanmu, panggilkan taksi untukku, aku mau membawanya pulang!!”

“baiklah. . .” wanita itu berjalan keluar ruangan.

Kyuhyun menggenggam tangan hyo ra erat-erat “hyo. . . bangunlah. . . aku ada disini. . .”

“kyu. . .” hyo ra bergerak pelan. ia meringis kesakitan.

“kau sudah bangun??”

Hyo ra mengerjapkan matanya “kyu. . .” panggil gadis itu dengan suara bergetar.

“aku disini. . . jangan takut, aku disini!!” kyuhyun memeluk kepala gadis itu lembut.

“yaa, kenapa kau disini??” jerit hyo ra tiba-tiba.

Kyuhyun menatap bingung “memangnya aku harus dimana??”

“apa. . . apa mereka tau tentang kita??”

Mata kyuhyun berkilat marah “persetan mereka tau atau tidak, aku tidak perduli lagi!! Kau milikku hyo ra, kau istriku, aku tidak perduli lagi mereka tau atau tidak!! Jangan sembunyikan lagi hubungan kita, dan untuk statusmu, kau tidak perlu khawatir, ada aku disini. . . cukup percaya kepadaku, kau punya diriku!!”

Hyo ra bangun sambil terisak pelan “dasar bodoh!!”

“kau mengataiku bodoh??” tanya kyuhyun dengan mata melotot.

“kau bodoh bodoh bodoh!!!” isakan hyo ra bertambah kencang.

“ya, aku memang bodoh. . . maafkan aku karna terlambat menolongmu tadi. . .”

Pletak. . .

“yaak appo!!” kyuhyun memegangi kepalanya sambil mendelik kesal.

“kenapa tidak bilang dari tadi?? Tadi aku mati-matian menutupi hubungan kita, lihat wajahku, ini sakit tuan babi!! Tau begitu biar kubeberkan saja semuanya biar mereka shock sekalian!!”

Kyuhyun tidak tau harus tertawa atau  menangis. Direngkuhnya gadis itu, dipeluknya erat “mianhae. . .”

“aku mau pulang!”

“ne, ayo kita pulang, pakai jaketku,”

“tidak perlu!” kata hyo ra masih sebal.

“apa kau yakin??”

Hyo ra menatapnya bingung. Kyuhyun berdehem  pelan “mm. . .itu, dilehermu bekasnya masih belum hilang. . .”

*BLUSSING*

Seketika hyo ra menarik selimutnya lagi hingga ke kepalanya “babi sialan, mati saja kau!!” jeritnya tertahan.

Kyuhyun tergelak, kemudian wanita perawat tadi menghampirinya “taksinya sudah sampai. . .”

“ne, gomawo nonna!!”

“hyo ayo kita pulang!!” ajak kyuhyun sambil menarik selimut gadis itu.

“andwaeee!!! Aku mau pulang sendiri!!”

“yaak, jangan bertingkah lagi, kau ingin diterkam lagi huh??”

“tapi aku tidak mau melihatmu!!”

Kyuhyun mendengus, “jawaban macam apa itu?!”

“dia kenapa?? Apa dia sudah sadar??”

“yoon nonna, kau tenang saja, dia sedang terkena sindrom pemalu!!”

“apa kau bilang??” seketika hyo ra menyibak selimutnya dan melotot kesal kearah kyuhyun.

“lehermu. . . ada apa dengan  lehermu??” tanya yoon eun hye.

“……….”

“aaaaaarrrghhh. . . .” hyo ra menutup kepalanya lagi dengan selimut.

Kyuhyun tergelak “nonna, berjanjilah untuk berpura-pura tidak melihatnya!!”

Wanita itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya “memangnya apa yang kulihat?!”

Kyuhyun tersenyum kemudian menarik selimut hyo ra “ayo pulang!!”

Gadis itu menutupi wajah dengan kedua tangannya “jangan melihatku. . .” gumamnya sambil duduk.

Kyuhyun mengalungkan jaketnya keleher gadis itu kemudian berbalik “naiklah. . .”

“mwo??” hyo ra membuka tangannya dengan bingung.

“nyonya cho, kenapa kau sangat bodoh??”

“diam babi jelek, jangan menoleh kearahku!!” bentak hyo ra sambil melingkarkan lengannya keleher kyuhyun, memeluknya erat.

Kyuhyun menggendong gadis itu dipunggungnya kemudian berjalan kearah pintu “gomawo nonna. . .” ucap kyuhyun yang dibalas senyuman oleh eun hye.

Begitu pintu terbuka, tampak wajah-wajah shock yang menghiasi sepanjang koridor. Kalau sebelumnya mereka hanya mendengar rumor, dengan minimumnya saksi mata, sekarang mereka bisa melihat dengan jelas, bahwa semua rumor itu adalah fakta!!

Hyo ra membenamkan seluruh wajahnya pada leher laki-laki itu, setelah ini ia minta pindah kampus saja, hal itu terlalu memalukan.

“kyuhyun ah, apa dia pacarmu??” teriak salah seorang namja, teman kyuhyun.

“aniyo!! Dia istriku!!” balas kyuhyun sama kerasnya yang sukses membuat semua yang tengah menatapnya, membelakkan mata.

“cho kyuhyun, kau benar-benar menjatuhkan imagemu sendiri!!” bisik hyo ra.

“aku tidak perduli dengan image, yang kutau, you’re my oddy wife!!”

“and you are my dwejji!!”

“sebaiknya mulai sekarang kau memanggilku yeobo jjagi. . . atau aku akan membungkam mulutmu seperti tadi malam!!”

“yaa mana bisa begitu??!” bentak hyo ra, digigitnya leher kyuhyun pelan.

“aah. . . jangan menggodaku, atau kau akan menyesal, aku tidak keberatan sekali-kali kissing didepan umum!!”

“pabo!!”

Kyuhyun tertawa geli, ia tidak perduli lagi dengan apapun saat ini, selama gadis itu ada disisinya, ia tidak butuh apa-apa lagi. . .(err. . . kecuali psp ya, XD)

 

FIN

 

52 thoughts on “My Oddy Wife 02 End

  1. Hahaha… Lucuuuu…. Bikin yang sequelnya dong…… *banyak mau* ‎​ƗƗ‎​°˚˚˚°ƗƗ‎​‎​°˚˚˚°ƗƗ‎​‎​‎​°˚˚˚° pokoknya kerenn!!!!! ╭(^▽^)╯

  2. kyu sma sora mesra bgt dh. .jd irii,mau juga d.gend0ng sama kyu *siapa lu siapa kyu. .?
    ..but,nice fanfic. .d.tnggu karya lainnya,author. . :D

  3. hahaha… suka kata2 yang terakhir. selama gadis itu ada di sisinya, ia tidak perlu apa2 lagi, kecuali psp nya. hahaha… kyuhyun dan psp itu udah ky anak kembar siam aja. selalu ada ber2

  4. bagus bgt critanya..
    gemes bcanya knp hyora ga ngelawan ja si tu cwe” reseh !!!
    tp kyuhyun so sweat bgt dech jd pengen ^^
    bwt sequel nya donkz kyanya bkal seru tuh d kmpus pas smua tw kyu dah merried ^^

  5. aduh… kasian hyo. untung dia cewek yg kuat. akhirnya hubungan mereka d publikasikan… XD. sekuel…. bikin sekuelnya dong

  6. waaaaahhhh…!!!!!!!
    aku mau sequelnya dunk….
    Author yg baik,,,bikin sequelnya dunk,,,plissss……..
    Aku suka bgt ma pasangan ni,, lucu bgt…

    Hwaaaa…Kyu Oppa sjak kapan jd dewasa bgt ky gtu,,,,haah,,,,pengen dunk punya suami kayak Kyu oppa *ngimpi*

    Ayo Thor,,,smangat bikin sequelnya….

    Gomawoo buat FFnya yg jinja DAEBAK…

  7. Kurang panjanggggg !!!!!!! Kenapa cuman 2 part (╥ ﹏ ╥) padahal ceritanya rame bgt bgt bgt lho! Sequelnya dongski !!!!!!

  8. huwa, nomu nomu joahae. ska bget ma epep nih. lgi obrak abrik eh txta nemu epep inih. critax daebak bget dah. ska bnget ma krakter cwe ma cwox. .

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s