My Oddy Wife 01

Tittle : my oddy wife 01

Author : vea ( eunve.wordpress.com)

Cast :

–          Cho kyuhyun

–          Lee hyo ra

Rating : 13+

Genre: romance

~firstmeet~

Kyuhyun sedang berjalan santai menyusuri deretan pertokoan. dikepalanya terpasang earphone yang terhubung dengan ipod-nya.

Braaak. . .klontang. . .klontang. . .

Kyuhyun berhenti berjalan dan menatap bengong seorang gadis yang jatuh tepat didepannya itu. gadis itu memakai sepatu kets putih celana jeans ketat tiga per empat dan kaos abu-abu yang dilapisi jaket putih. Rambutnya dipotong pendek lancip-lancip dan tanpa riasan make up diwajahnya.

“aiiish. . . dasar ajhuma pembunuh!! Bagaimana dia bisa menyuruhku mencuci piring sebanyak itu hanya gara-gara aku lupa membawa uang, aiissh. . .” runtuk gadis itu sambil berdiri, tangannya mengusap-usap pantatnya yang kotor.

“dasar ajhuma jelek!!! Kau tidak akan laku kalau galak seperti itu!!!!” teriak gadis itu keras-keras, membuat sebagian orang menatapnya aneh.

“yaa!! Dasar kurang ajar!!! Tidak punya sopan santun!!!” teriak seorang wanita dari dalam toko.

Gadis itu menjulurkan lidahnya kemudian berbalik pergi.

DUAAAK. . .

“ADAAAAWW!!!”

Tepat sedetik gadis itu berbalik, sebuah panci melayang tepat mengenai kepalanya. Kyuhyun mengerjap kaget.

“yaa!! Dasar ajhuma sadis!!! Tidak akan ada laki-laki yang mau denganmu sampai tua!!!” teriak gadis itu kemudian langsung pergi “dikira kepala ini apa seenaknya saja, bahkan ayahkupun tidak berani melempar sesuatu kepadaku!! Huh, lihat saja, kalau macam-macam lagi, kubeli toko itu, kalau perlu sampai orang-orangnya juga, bla. . .bla. . .bla. . .”

Kyuhyun hanya bisa diam menatap gadis aneh yang masih menggerutu panjang lebar itu. kemudian dipungutnya  panci itu lalu tersenyum sambil memandang sosok gadis yang semakin jauh itu.

 

~secondmeet~

Kyuhyun sedang mengotak atik ipodnya sambil melihat pemandangan dibawahnya. Saat ini ia sedang berdiri disebuah balkon kampusnya yang sepi. Dapat dilihatnya beberapa anak sedang bermain basket. Tiba-tiba ia melihat seorang dosen tua sedang menjewer telinga seorang gadis, menyeretnya ketengah lapangan. Gadis itu. . . berambut pendek lancip-lancip, gadis yang sama yang ditemuinya dua hari yang lalu.

Kyuhyun melepas earphonenya, sepertinya dosen itu sedang marah-marah. Karna jarak mereka yang tidak terlalu jauh, kyuhyun dapat mendengarnya samar-samar.

“lee hyo ra, kau benar-benar keterlaluan!! Berapa kali kau memecahkan kaca ruanganku dan menjatuhkan pot bungaku ha?? Kalau kau tidak bisa bermain tenis tidak usah ikut main!!!” bentak dosen itu.

“jadi namanya lee hyora?!” gumam kyuhyun.

“itu bukan salahku. . .” gumam gadis itu tapi tidak bisa ditangkap oleh kyuhyun.

“apa katamu??? Bukan salahmu? Coba ulangi lagi!!” teriak dosen itu

“itu bukan salahku!!!” balas gadis itu dengan keras “sudah kubilang pada bola itu agar berlari ke hye jin, tapi ia tidak mendengarkanku dan berlari kepadamu, sepertinya dia menyukaimu!!”

Seketika kyuhyun tertawa mendengarnya. Gadis itu bodoh atau apa?!

“APA KATAMU???” bentak dosen itu berang “MANA BISA BOLA MENDENGAR KATA-KATAMU BODOH!! Sekarang juga kau kuhukum!!”

Dosen itu memanggil salah satu namja yang sedang membawa bola basket, kemudian berkata sesuatu kepadanya. Tidak lama kemudian namja itu pergi dan kembali lagi dengan membawa sekeranjang penuh bola basket.

“kau tidak boleh pergi dari lapangan ini hingga kau memasukkan bola itu dengan tepat ke ring sebanyak 50 kali!!”

“mwoya???” pekik gadis itu “kim seongsaengnim, aku bukan pelempar yang handal!!”

“terserah!! Dan kalian!! Awasi gadis ini!! jika dia belum memasukkan bola ke ring sebanyak 50 kali, jangan biarkan dia pergi, atau kalian yang aku hukum!!” teriaknya pada segerombolan namja yang ada dipinggir lapangan tadi.

“oh, yoon seongsaengnim!!!” teriak gadis itu keras-keras membuat dosen itu langsung menoleh kebelakang.

Gadis itu langsung menumpahkan keranjang bola-bola itu dan kabur “maafkan aku seongsaengnim!!!” teriaknya sambil mengangkat kedua tangannya keatas seperti anak SD yang sedang dihukum.

“yaa lee hyo ra kembali kau!! cepat kejar dia!!!” teriak dosen itu sambil berusaha berlari menghindari bola-bola yang berserakan disekelilingnya.

“gadis pintar. . .” gumam kyuhyun sambil tersenyum.

 

~thirdmeet~

“copeeettt!!!!”

Kyuhyun berhenti melangkah kemudian berbalik dan melihat seorang gadis sedang mengejar seorang namja yang membawa dompet. Gadis itu. . . berambut pendek lancip-lancip. . . gadis yang kemarin dilihatnya dikampus, juga gadis yang bertengkar dengan ajhuma.

“yaa copeet!! Kembalikan dompetku!!!” teriaknya keras.

Saat copet itu berlari melewati kyuhyun, dengan sigap ia menjulurkan kakinya hingga membuat pencopet itu tersandung kemudian terjungkal.

“yaa dasar pencuri!!!” teriak gadis itu dan langsung menduduki pencopet itu, menjambak kuat-kuat rambutnya.

“aaa hentikaan!! Ini dompetmu. . . hentikan. . . lepaskan aku!!!” teriak pencopet itu.

“kalau kau berani melakukannya lagi, kau akan mati!! Mengerti?!” gadis itu melepaskan jambakan rambutnya kemudian menyambar dompetnya.

Ia membuka dompet itu kemudian mengeluarkan selembar foto dari dalamnya “ini penting untukku!! Kau ingin dompet ini bukan?? Ambilah!!”

Kyuhyun mengerutkan keningnya heran. Jelas-jelas ia melihat ada beberapa lembar uang didalamnya, kenapa malah diberikan lagi pada pencopet itu?!

“terima kasih atas bantuanmu!!” katanya pada kyuhyun sambil membungkuk sedikit kemudian melangkah pergi.

Sama dengan pencopet itu, kyuhyun hanya menatapnya bingung. Tapi kemudian dikejarnya gadis itu “agashi, kenapa kau berikan lagi dompet itu kepadanya??” tanya kyuhyun.

Gadis itu menoleh dan tersenyum “aku hanya ingin mengambil foto ibuku. . .itu yang paling penting!!” jawabnya kemudian berlalu sementara kyuhyun hanya diam menatapnya.

*****

 

“kyaaa. . .itu cho kyuhyun!!”

“aigoo. . .dia semakin tampaan!!!”

“kyuhyun ssi. . . menolehlah kemari!!”

Kyuhyun sudah terbiasa oleh teriakan-teriakan itu. dan ia tidak mau ambil pusing. Ia memang digilai oleh sebagian besar gadis-gadis dikampusnya. Sebagai siswa jurusan music yang bisa bernyanyi dengan bagus, ia sangat populer.

Ia terus berjalan santai sambil membawa tas biolanya. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, ia merogoh saku jaketnya dan langsung menjawabnya.

“ne appa?. . . aku ada dikampus. . . aniyo, ada perlu apa??. . . oh, baiklah, setengah jam lagi aku tiba!!” kyuhyun menutup telphonenya kemudian cepat-cepat ia pergi menemui ayahnya.

Ayah kyuhyun sedang berbicang-bincang disebuah café bersama seseorang pria saat ia tiba disana. Segera dihampirinya kedua orang itu kemudian memberi salam.

“minho ssi, ini putraku satu-satunya, dia yang akan membantu kita untuk memproduseri musicnya nanti!!” kata ayah kyuhyun pada pria itu.

“oh itu bagus, jadi kita tidak perlu mencari orang lain lagi!!” saut minho.

Ayah kyuhyun adalah seorang direktur perusahaan music, dan ia mengadakan kerja sama dengan pemilik agency besar dikorea. Kali ini, akan ada sebuah boyband baru, karna itu kyuhyun dimintai tolong untuk membantu ayahnya menangani hal ini.

“bagaimana kyuhyun ah?? Kau bisa??”

“aku akan berusaha!!” jawab kyuhyun.

“itu bagus. . . kuharap kita bisa berkerja sama dengan baik!!”

“baik paman!!”

“dan kudengar kau sekolah di kyunghee university benar??”

“benar. . .”

“ah, kalau begitu sama dengan putriku, dia juga sekolah disana tapi jurusan art!!”

“oh benarkah?? Jadi mereka satu universitas??” tanya ayah kyuhyun senang.

“benar, apa kau mengenal lee hyo ra??”

Kyuhyun mengerutkan keningnya. Lee hyo ra?? Sepertinya ia pernah dengar nama itu?!

“paman?? Apa kau punya fotonya?? Mungkin saja aku mengenalnya. . .”

“oh, ada!!” minho mengeluarkan dompetnya kemudian mengambil selembar foto dan mengulurkannya kepada kyuhyun.

Difoto itu terlihat seorang gadis sedang memeluk minho ajhusi dari belakang sambil tersenyum. Kyuhyun mengerutkan keningnya “paman. . . kapan foto ini diambil?? Dia masih anak-anak!!”

“oh, maaf, aku lupa dia sudah dewasa!! Hahaha. . . bagiku dia tetap gadis kecil!!”

!!=_=

Paman itu memberikan foto yang lainnya. Kyuhyun lagi-lagi mengerutkan keningnya. Gadis dalam foto itu terlihat cemberut, rambutnya panjang dibawah bahu.

“aku tidak bisa memberimu foto yang bagus karna dia tidak suka difoto, jadi seperti itu, dia benar-benar membuatku pusing. . .”

“kenapa begitu??” tanya ayah kyuhyun penasaran.

“kurasa aku gagal mendidiknya sebagai seorang perempuan. . . dulu ia tidak seperti itu, tapi sejak masuk junior highscool dia menjadi gadis serampangan, padahal aku berharap dia menjadi gadis yang lemah lembut seperti ibunya, tapi kurasa dia lebih mirip aku saat muda!!”

Ayah kyuhyun tertawa “benarkah??”

“ya, tapi aku tidak bisa juga melarangnya, mendiang istriku berkata kepadaku agar mempercayainya dan membiarkannya melakukan hal apa yang dia suka, kurasa itu benar. . . tapi dia sangat keras kepala dan begitu lulus SMU dia malah keluar dari rumah dan tinggal sendiri. . .”

Kyuhyun terdiam mendengarnya, gadis itu. . . seperti mirip seseorang. . . dilihatnya lagi foto itu baik-baik. . . tiba-tiba ia tersentak, mata itu. . . lee hyo ra. . . adalah gadis aneh yang pernah ditemuinya.

“paman, maaf kalau aku lancang, tapi. . . bisakah kau menyerahkan putrimu kepadaku?? Aku ingin menikahinya!!”

“mwo??” kedua orang tua itu langsung shock mendengarnya.

“kyu. . kyuhyun ah. . .kau. . .kau serius??” tanya ayah kyuhyun.

“putrimu sangat menarik, aku pernah beberapa kali bertemu dengannya dan aku tau, dia gadis yang luar biasa!!”

“aku tidak tau, tapi. . . aku tidak ingin memaksa hyo ra. . .”

Kyuhyun tersenyum “aku tau. . . cukup pertemukan kami dulu. . .”

“apa kau yakin??” tanya ayah kyuhyun lagi, mendengar tentang gadis itu tadi, sepertinya ia ragu hyo ra dapat menjadi istri yang baik.

“aku yakin ayah, kumohon restui kami!!”

“sebenarnya aku juga senang, karna kulihat kau laki-laki yang baik dan bertanggung jawab. . . dan aku yakin hyo ra pasti baik-baik saja jika bersamamu, tapi apa ini tidak terlalu terburu-buru??”

Kyuhyun tersenyum “percayalah kepadaku. . .”

“baiklah, akan kuatur pertemuan untuk kalian!!”

“kamsahamnida ajhusi. . .”

****

 

Dan hari itu-pun tiba. Kyuhyun, ibu dan ayahnya sudah duduk disebuah ruangan disalah satu hotel bersama minho ajhusi.  Ibu , Ayah kyuhyun dan minho ajhusi sedang berbincang-bincang mengenai bisnis sementara kyuhyun masih diam saja. ia tengah membayangkan seperti apa gadis itu nanti. Kalau dilihat dari tingkahnya, ia pasti akan menolak kyuhyun. Tapi kyuhyun sudah mengantisipasi semuanya.

Seminggu sebelum pertemuan ini ia sudah mencari tau semua hal tentang gadis itu. dan yang paling menakjubkan, teman-teman satu kampusnya itu tidak ada yang tau siapa lee hyo ra sebenarnya. Sepertinya gadis itu menyembunyikan identitas dirinya, dan itu dapat digunakan sebagai senjata oleh kyuhyun.

Pintu terbuka. Praang. . . sebuah sepatu melayang mengenai vas bunga dan menjatuhkannya hingga pecah. Seorang gadis muncul dengan tampang aneh dan rambut acak-acakkan sambil meronta-ronta dalam cekalan dua orang bodyguard.

“lepaaassssss. . . . yaa lepaskan aku brengseeek!!!” teriaknya sambil meronta. Sebelah tangannya menggenggam sepatu kets “kubilang lepas atau mati kalian!!”

Ayah dan ibu kyuhyun shock melihatnya, ia menoleh kearah kyuhyun seakan bertanya apa-kau-yakin-akan-menikah?? Sementara kyuhyun hanya tersenyum menatap gadis itu.

“lepaskan dia. . .” perintah minho ajhusi “hyo ra, ada tamu disini, bersikaplah sopan!!”

“kenapa appa memaksaku kemari?? Juga memakai baju seperti ini??” protes gadis itu, tampak rok gaun itu sedikit robek, sepertinya sudah terjadi perang besar tadi “aku sudah bilang tidak mau menikah!! TIDAK MAU!!!” tandas gadis itu.

“ini masih perkenalan hyo ra. . .”

“apapun itu aku tidak mau!!!”

“paman biar aku saja yang berbicara dengannya!!” kyuhyun beranjak dari duduknya sementara hyo ra langsung mengangkat sepatunya.

“jangan mendekat!!” katanya sambil menatap kyuhyun tajam.

Kyuhyun tertawa melihatnya “benar-benar gadis jadi-jadian!!”

“apa?? apa katamu?? Yaa! Tetap disitu!!” pekik gadis itu karna kyuhyun berjalan mendekatinya.

“aku ingin berbicara denganmu!!”

“tidak ada yang perlu dibicarakan, aku tidak mau menikah titik!!” teriak gadis itu sambil mundur kebelakang hingga membentur tembok.

Setelah dirasa kyuhyun cukup jauh dan orang tua-orang tua itu tidak bisa mendengar ia berkata pelan sambil menatap hyo ra “kau sudah lupa kepadaku nona??” tanyanya.

“aku tidak mengenalmu!!” saut hyora ketus.

Kyuhyun tersenyum “aku tau itu. . . kita pernah beberapa kali bertemu. . .dan percayalah aku tau semua hal tentangmu!!”

Hyora mendengus “berhenti bermain-main, ini tidak lucu!!”

“tentu saja aku tidak main-main!! Aku ingin menikah denganmu, dan itu serius! Kurasa kau akan menyetujuinya. . .”

“apa?? jangan pernah bermimpi!! Aku tidak akan menikah denganmu!!”

“oh tentu saja akan,” kyuhyun semakin memelankan suaranya “kalau kau tidak mau seluruh kampus tau identitasmu yang sebenarnya!!”

Hyo ra tersentak, matanya membelak menatap kyuhyun yang tengah tersenyum lembut. “a. . .apa. . .maksudmu. . .??”

“sudah kukatakan tadi, aku tau semua tentang dirimu lee hyora!!”

Wajah hyora berubah pucat, matanya menatap takut. Kyuhyun jadi penasaran, kenapa gadis ini tidak ingin identitasnya diketahui??

“jadi bagaimana lee hyo ra ssi??”

Gadis itu tidak menjawab. Ia berjalan menghampiri ayahnya, meletakkan sepatunya dimeja “jadi appa. . . kapan aku akan menikah??” tanyanya datar.

Kyuhyun tersenyum melihatnya dari belakang sementara kedua orang tuanya langsung berpandangan seakan bilang wow-hebat-sekali-pesona-anak-kita!!

“kau. . .kau serius??” tanya ayah hyora.

“bilang saja kapan aku harus menikah??” ulang hyora.

“kita akan menikah dua minggu lagi!!” saut kyuhyun dari belakang yang membuat semua orang terlonjak kaget.

“kyuhyun ah, tapi kau masih kuliah. . .” protes ibu kyuhyun.

“eomma tenang saja, minggu depan aku sudah berkerja diperusahaan appa!!” jawab kyuhyun “kau setuju bukan hyora ya??”

“terserah. . .” jawab hyora dingin meskipun jelas-jelas ia menatap kyuhyun dengan tatapan membunuh.

“tapi, mana mungkin kami mempersiapkan semua itu hanya dalam dua minggu??”

“tidak perlu besar-besaran paman, cukup keluarga saja yang hadir. . .”

“tapi. .. “

“pesta pernikahan kami bisa dilakukan kapan-kapan, dan satu lagi, jangan sampai orang lain tau. . . kami tidak ingin ada masalah nantinya dikampus ataupun kedepannya,”

Ketiga orang tua itu hanya bisa menatap kyuhyun bingung, tapi mereka tidak membantah. Lagi pula kalau pernikahan mereka diadakan besar-besaran, kampus pasti akan tau identitas asli gadis itu.

****

 

2 minggu kemudian pernikahan berjalan lancar meskipun sang mempelai wanita tidak bahagia sama sekali. Hyo ra terus bermuka masam sehingga kyuhyun terpaksa mengancamnya agar gadis itu tersenyum dan hasilnya, gadis itu malah tersenyum dengan aneh.

“andwaeee appaaa. . . aku tidak mau tinggal dengannya!!!” hyo ra menjerit2 sambil memegang sudut dinding erat-erat sementara kyuhyun menariknya erat-erat pula.

“yaa, kau sudah menjadi istriku sekarang!!” bentak kyuhyun.

“andwaeeeeee…….” Jerit gadis itu.

Karna tidak sabar dan takut dilihat orang, kyuhyun langsung menggendong (lebih tepatnya memanggul) gadis itu “gyaaaa. . . . turunkan aku!!!!” jerit hyo ra sambil memukul-mukul punggung kyuhyun.

Kyuhyun tidak menggubrisnya dan membawanya keapartement mereka-mulai sekarang. Namja itu menjatuhkan tubuh hyora keatas tempat tidur dengan kesal “kau benar-benar merepotkan!!”

“salah sendiri kau menikahiku! Sudah tau aku tidak mau masih saja kau paksa!!”

“aku tidak memaksamu!!”

“kau mengancamkuu!!!” jerit hyo ra.

Kyuhyun tertawa geli “kau benar-benar menarik jagiya!!”

Hyo ra kesal setengah mati “dari sekian banyak gadis kenapa harus aku?!!”

Kyuhyun semakin tergelak, “sebaiknya kau mandi, kita makan diluar setelah ini,”

“andwae!!” hyo ra melipat tangannya kemudian memalingkan wajahnya.

Kyuhyun menghela nafas pelan kemudian berlutut didepan gadis itu, dipegangnya bahu hyo ra membuat gadis itu kaget “apa yang kau lakukan??”

“kumohon hyo ya, saat ini kau adalah tanggung jawabku. . . aku tau kau belum siap dengan kehidupan ini, akupun demikian, tapi entah kau percaya atau tidak, aku tidak akan pernah main-main denganmu, mungkin saat ini belum bisa dikatakan cinta, tapi satu-satunya hal yang kuinginkan adalah hidup bersamamu, mengenalmu lebih jauh, dan aku akan terus menunggumu hingga kau siap untuk hidup bersamaku. . .”

“. . . . .”

“apa kau bisa mengerti sekarang??”

“. . . . .”

“hyo jawab aku. . .”

“. . . . .”

“yaa lee hyo ra!!! Jangan membuatku takut!!” kyuhyun menyentak tubuh gadis itu membuatnya mengerjap kaget.

“eh, oh, n. . ne. . . “ jawabnya linglung.

Kyuhyun tertawa kecil mendengarnya, dirapikannya poni hyora “baiklah, kalau begitu aku yang mandi duluan,”

Kyuhyun beranjak kemudian menuju kamar mandi.

“aduuuh. . .jantungku. . .” keluh hyora sambil menggeletak ditempat tidur sementara kyuhyun hanya bisa tergelak menatapnya.

 

Hyo ra memakan makanannya dengan lahap, rakus lebih tepatnya. Ia sengaja memesan makanan yang mahal-mahal yang banyak agar kyuhyun kapok. Tapi sepertinya kyuhyun tidak keberatan. Laki-laki itu tengah menatapnya dengan ekspresi yang sulit digambarkan.

“kelihatannya semua makanannya enak. . .” komentar kyuhyun sambil melihat istrinya yang seperti sebulan tidak makan itu.

“kenapa tidak kau coba sendiri??” saut hyo ra dengan mulut penuh.

Kyuhyun meringis “baiklah. . .” jawabnya kemudian mengangkat dagu hyo ra, mengusap sisa makanan dibibir gadis itu dengan ibu jarinya lalu di jilatnya “kau benar, sangat enak. . .”

Kyuhyun tersenyum menatapnya sementara hyo ra hanya bengong melihatnya. “kenapa berhenti??” tanya kyuhyun.

Gadis itu mengerjap kemudian langsung menyambar segelas air dan meneguknya hingga habis, kemudian ia menyambar gelas kyuhyun juga dan meminumnya hingga habis sementara kyuhyun hanya tergelak melihatnya. Dari pengamatannya, gadis ini pasti belum pernah berpacaran sama sekali.

“hyo ya, ada yang ingin kutanyakan kepadamu. . .” kata kyuhyun tiba-tiba “apa kau pernah jatuh cinta sebelumnya??”

Nyaris saja hyo ra tersedak mendengarnya. Gadis itu mengusap mulutnya kemudian menatap kyuhyun aneh “kata orang-orang jatuh cinta itu sangat menyenangkan, tapi aku tidak tau. . . dan aku juga tidak percaya, karna aku tidak bisa mempercayai orang lain. . .”

Kyuhyun tertegun mendengarnya. Ia melihat ada kesedihan dimata gadis itu. sebenarnya apa yang disembunyikan gadis ini?? “kalau begitu aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku. . . aku juga akan membuatmu percaya kepadaku, dan selama itu, kumohon, jangan menatap laki-laki lain, kau hanya boleh menatapku, araseo??!”

Hyo ra terdiam “kenapa kau memilihku??” tanyanya kemudian “kenapa kau memilih untuk hidup bersamaku??”

“aku tidak tau. . .” jawab kyuhyun jujur “pertama kali melihatmu bertengkar dengan ajhuma penjual ramyeon itu aku menganggapmu gadis yang aneh. . .”

“kapan itu?? kenapa aku tidak ingat?? Terlalu banyak ajhuma yang bertengkar denganku!!”

Kyuhyun tergelak “aku tau. . .” katanya lembut “kemudian, kedua kalinya aku melihatmu kabur dari seongsaengnim saat dihukum dilapangan basket itu. . . menurutku, kau gadis yang menarik. . .”

Hyo ra memiringkan kepalanya berfikir “aku juga tidak ingat itu. . . aku terlalu sering dihukum,”

“dan ketiga kalinya, aku membantumu menangkap pencopet. Tapi yang membuatku heran saat itu, kau hanya mengambil foto ibumu dan memberikan dompetmu kepada pencopet itu. . . saat itu, aku tau, hatimu penuh rasa kasih. . .”

“itu. . . kau. . .”

“kau ingat sekarang??”

“jadi kau namja itu??”

Kyuhyun tersenyum lembut “aku ingin mengenalmu lebih jauh lee hyora, hatiku mengatakan kau orang yang tepat untukku, dan aku yakin, aku akan bahagia bersamamu. . .”

Hyora terdiam menatap kyuhyun. Awalnya ia kesal pada laki-laki dihadapannya itu. bagaimana bisa ia memaksa hyo ra untuk menikah dengannya sementara mereka tidak saling kenal. Tapi saat ini, entah kenapa jantungnya berdebar lebih kencang saat mendengar kata-kata laki-laki itu?? bisakah ia mempercayainya??

“ayo kita coba. . .” kata hyo ra pelan.

“mwo??”

“ayo kita coba untuk hidup bersama!!”

Kyuhyun melebarkan matanya “kau serius??”

“tapi aku ada syarat!!”

“apa itu??”

“aku tidak ingin orang lain tau tentang pernikahan kita, jadi bila dikampus kita bertemu maka pura-puralah tidak mengenalku. . .dan aku tidak ingin kau melarangku melakukan hal apapun yang kusukai. . .”

“jika itu masih dalam tahap wajar dan tidak dilarang hukum aku tidak akan melarangmu, untuk menyembunyikan pernikahan kita, baiklah aku setuju!!”

Hyo ra tersenyum “aaaa. . . aku jadi kenyang sekali. . . kau saja yang menghabiskan makanan ini!!”

“mwo?? Bukankah kau yang memesan semua ini?? tadi kau makan seperti orang kelaparan, kenapa sekarang tiba-tiba bilang kenyang??”

“itu karna aku sedang kesal tadi. . . kalau aku sedang kesal, aku suka makan ataupun minum!!”

“jadi sekarang kau sudah tidak kesal lagi??”

“aniyo!!”

“apa. . . kau sudah mulai menyukaiku??” goda kyuhyun “hyo ya, ini malam pertama kita bukan??” kyuhyun mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum setan.

Buuurrrff. . . .

Hyo ra menyemburkan air yang diminumnya kemudian melotot menatap kyuhyun “apa maksudmu?? Jangan berfikir yang aneh-aneh!!!” bentaknya kemudian meraih sumpitnya lagi dan mulai menjejalkan makanan kemulutnya dengan kesal membuat kyuhyun tergelak.

“jadi kau kesal lagi eh?? Habiskan saja semuanya dan sebulan lagi kau akan berubah menjadi babi!!” tawa kyuhyun.

Hyo ra semakin rakus memakan makanannya “yang lebih mirip babi itu kau!!” balasnya kesal.

Kyuhyun semakin tertawa mendengarnya. Ah, sepertinya hidupnya tidak akan pernah membosankan lagi. . .

****

 

Tinggal beberapa hari dengan gadis itu membuat kyuhyun mengerti kebiasaan-kebiasaannya. Ia tidak bisa tidur dalam gelap, minimal harus ada satu lampu tidur yang menyala. Dilihat dari tingkahnya yang serampangan, ternyata gadis itu pandai memasak. Yang terpenting ia bisa membuat jjajangmyeon. Selain itu, ia juga suka bermain games. Mereka pernah bermain sampai tengah malam. Yang paling buruk, gadis itu sulit dibangunkan. Sama seperti dirinya, hohoho. . .

“huahahaha. . .hahaha. . .” kyuhyun tertawa tergelak-gelak.

“yaa berhenti tertawa seperti orang gila!!” hyo ra merebut album foto dari tangan kyuhyun.

“huahahah. . . tampangmu. . .tampangmu. . .” kyuhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya karna sibuk tertawa.

“diam kau tuan cho!! Atau aku akan menyumpal mulutmu dengan brokoli!!”

“huahahaha. . . bagaimana kau bisa tersenyum seperti itu?? huahaha. . .”

Dengan cemberut hyo ra membuka album foto pernikahan mereka yang baru dikirimkan itu. difoto-foto itu wajah hyo ra tampak masam, dan sekalinya ia tersenyum, senyumnya sangat aneh. Tampangnya masih masam, tapi bibirnya meringis lebar sekali menunjukkan gigi-giginya seolah akan periksa gigi.

“benar-benar tidak serasi denganku yang terlihat tampan, huahahahah. . .” kyuhyun tertawa berguling-guling ditempat tidur.

“cih, percaya diri sekali kau!! sebaiknya album ini dibuang saja!!” saut hyo ra sambil melangkah keluar.

Seketika kyuhyun terkesiap. Ia bangun dan langsung menahan gadis itu “mana bisa kau membuangnya bodoh?!” bentaknya sambil merebut album itu.

Hyo ra tidak melepaskannya “ini sangat memalukan!!” protesnya.

“itu adalah hari yang penting, mana bisa kau membuangnya?!” tolak kyuhyun.

“aku tidak mau melihat foto ini!!!” hyo ra tidak mau kalah.

Akhirnya mereka saling tarik-menarik album itu. kyuhyun mengangkatnya tinggi-tinggi, tapi gadis itu tidak mau melepaskannya meskipun ia sudah berjinjit-jinjit.

“lepaskan hyo!!”

“andwae!!”

“lep__woooo. . .”

Bruuuk. . .

Karna tubuh kyuhyun terlalu condong kebelakang, akhirnya ia jatuh ketempat tidur. dan hyo ra yang tidak mau melepaskan album itupun ikut jatuh menimpa tubuh kyuhyun. Tubuhnya membentur kyuhyun keras dan bibirnya sempat menyentuh kulit leher kyuhyun. Untuk sesaat, hening seolah waktu berhenti. Keduanya saling bertatapan, yang terdengar hanya detak jantung mereka.

TULILUT LILUTLILUT. . ..  (bunyi apa ini??!)

Bunyi itu berbunyi nyaring, menyadarkan keduanya. Hyo ra tersentak dan cepat-cepat bangun “ma. . . maaf. . . aku. . . aku mau mandi dulu, “

Kyuhyun bangun perlahan masih dalam keterpanaan (jiah bahasa gua, kekekek). Diambilnya ponselnya yang berbunyi nyaring itu.

“ne appa?? . . . mwo?? Besok?. . . araseo. . .ne, hanya tiga hari bukan?? . . .baiklah. . .”

Kyuhyun menutup ponselnya sambil menghembuskan nafas keras. Ia berjalan menuju dapur dan menghabiskan sisa susu coklatnya. Ia tersenyum sendiri saat mengingat kejadian tadi. Gadis bodoh, seenaknya saja ingin membuang momen bersejarah itu.

“AAAAAARRRRGGHH……….”

Teriakan itu membuat kyuhyun terlonjak kaget. Ditaruhnya gelas itu kemudian berlari dengan cepat kekamar mandi.

“hyo ra ada apa?? hyo???” digedor-gedornya pintu, “hyo ra jawab aku!! Hyo?”

Tidak ada respon sama sekali dari dalam sana. Akhirnya dengan terpaksa kyuhyun mendobrak pintu kamar mandi itu (gak yakin kyuhyun bisa, dia kan gak punya otot kayak siwon #plak).

BRAAAK. . .

Pintu kamar mandi terbuka, tetapi gelap. Kyuhyun memincingkan matanya mencari sosok hyo ra melalui cahaya lampu kamar yang masuk dari pintu. Kemudian ia menemukan sosok gadis itu sedang meringkuk dibawah samping washtafel. Cepat-cepat dihampirinya gadis itu.

“ada apa?? apa kau baik-baik saja??” tanya kyuhyun cemas.

Gadis itu tidak menjawab. Ia hanya memeluk lututnya erat-erat dan membenamkan wajahnya dalam-dalam. Tubuhnya yang dibalut baju handuk terlihat gemetar hebat. Tanpa bertanya lagi kyuhyun mengangkat tubuhnya, menggendongnya dan membawanya keluar dari kamar mandi yang sepertinya lampunya perlu diganti karna mati.

Kyuhyun merasakan tubuh gadis itu gemetar hebat. Tanganyan memeluk leher kyuhyun erat-erat. Kemudian ia mendengar isak tangis. Hyo ra terisak dalam dekapannya. Kyuhyun duduk diatas sofa hingga posisi gadis itu kini ada dalam pangkuannya. Dipeluknya erat gadis itu.

Hyo ra masih terisak sambil membenamkan wajahnya keleher kyuhyun. Ia hanya bisa membelai-belai lembut kepala dan punggung hyo ra dengan diam. Baginya, percuma untuk bertanya kepadanya saat ini.

“tenanglah. . . aku disini. . .” bisik kyuhyun “kau akan baik-baik saja. . .tidak perlu cemas. . .”

Isakan hyo ra mulai memelan. Dan agak lama kemudian, bergantikan dengan deru nafas teratur gadis itu. tubuhnya juga sudah berhenti bergetar. kyuhyun tau, gadis itu sudah tidur. dibiarkannya gadis itu tidur dalam dekapannya, dirapikannya rambut gadis itu. ditatapnya sejenak, entah apa yang mendorongnya, tapi perlahan dengan pasti, bibirnya mengecup kening gadis itu lembut.

****

 

“kau sudah mau pergi kekampus??”

“ya, “ jawab hyo ra sambil mengikat tali sepatu ketsnya.

“aku harus ikut apa keluar kota 3 hari, dan berangkat nanti sore!!”

“baiklah. . . “ kata gadis itu “tapi, lampu kamar mandi sudah kau ganti bukan??”

“ya, aku sudah menyuruh seseorang untuk membetulkannya, saat kau pulang nanti pasti sudah tidak ada masalah!!”

“kau tidak kekampus??”

“kelasku masih dua jam lagi!!” jawab kyuhyun “jika kau pulang nanti aku tidak ada berarti aku sudah berangkat,”

“mmm. . .” gumam gadis itu sambil memakai ranselnya “ah ya, aku belum sempat membereskan dapur dan kau jangan coba-coba menyentuhnya!! Kau bisa membuat semua piring pecah atau kompor meledak nanti!!”

“yaa aku tidak sebodoh itu!!”

“tidak bodoh apa?? memasukkan lasagna ke microwife tanpa melepas bungkusnya, kau bisa menghancurkan apartement ini, jadi jangan sentuh apapun!!”

“araseo!! Aku hanya akan menyentuh pspku, kau puas??” saut kyuhyun sebal “jam berapa kelasmu?”

Hyora melirik jam tangannya “kira-kira setengah jam yang lalu,”

“setengah. . . mwoya?? Jadi sekarang kau sedang terlambat??”

“kau pintar,” senyum hyo ra kemudian melegang pergi “aku berangkat dulu!!”

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya pelan. “jangan lupa kabur jika akan dihukum!!” teriak kyuhyun.

“aku ingat!!!” balas hyo ra kemudian terdengar pintu ditutup. Gadis itu sudah pergi.

Kyuhyun kembali berjalan kekamar, meskipun gadis itu serampangan tapi ia gadis yang bersih. Barang-barangnya terlihat rapi. Errr. . . kecuali buku-buku komiknya yang bertebaran dilantai. Satu lagi kebisaan gadis itu, ia bisa membaca komik dimanapun tempatnya. Ditempat tidur, disofa, didapur, meja makan, kadang juga sambil berguling-guling dilantai, bahkan dikamar mandi, ckckc. . .

Dan ajaibnya, ia selalu tertawa sendiri seperti orang gila. Dan kalau sudah ada komik ditangannya, jangan harap ia akan menoleh ketika dipanggil.

 

Kyuhyun baru saja datang ketika seorang gadis berlari-lari dari arah kejauhan dikoridor yang sepi itu. Suara seorang pria terdengar keras.

“YAA LEE HYO RA BERHENTI KAU!!!”

Kyuhyun menghentikan langkahnya saat melihat hyo ra dengan panik berlari-lari mau bersembunyi. Tepat ketika gadis itu akan melewatinya, dengan sigap ditariknya tangan itu, membawanya merapat kedinding yang agak dalam disebelah pot besar. Tidak lama kemudian terdengar langkah seseorang yang berlari melewati mereka. Kyuhyun menghembuskan nafas lega setelah langkah itu tidak terdengar lagi.

“mmmfff. . .”

Ia tersentak, ternyata tangannya masih membekap mulut gadis itu. segera dilepaskannya.

“yaa kau ingin membunuhku heh??” bentak gadis itu.

Kyuhyun meringis lebar “kau ini, lain kali jangan terlambat lagi!!”

“dia mengejarku bukan karna itu!”

“lalu??”

“baru saja aku tidak sengaja menabraknya, tangannya terkena kopi panas yang dibawanya,” hyo ra meringis.

Kyuhyun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, “baiklah, kelasku dimulai sebentar lagi!! Kau hati-hatilah!” dikecupnya kening gadis itu kilat kemudian berjalan pergi sementara hyo ra terpana menatapnya.

Gadis itu masih linglung dengan apa yang baru saja dilakukan kyuhyun, ditatapnya punggung laki-laki yang semakin jauh itu.

“gyaaaaa. . .kyuhyun oppa!!”

“dia sangat tampan. . .”

Hyo ra mengerutkan keningnya saat melihat ada beberapa gadis yang berteriak-teriak ketika kyuhyun lewat. Sebenarnya siapa sosok namja yang dinikahinya itu?? karna penasaran, ia menghampiri beberapa gadis yang baru saja menjeritkan nama kyuhyun itu.

“hei, apa kalian tau laki-laki tadi??” tanyanya.

“kau tidak tau kyuhyun oppa??”

“astaga. . . kasihan sekali. . .” komentar gadis-gadis itu kemudian melegang pergi.

Hyo ra cemberut mendengarnya. Ditatapnya gadis-gadis itu masam “kalau kalian tau orang yang kalian puja-puja itu adalah suamiku, pasti akan menarik!!” gerutunya pelan.

“YAA LEE HYO RA!!”

“aigooo. . . kenapa dosen botak itu terus mengejarku?” pekik hyo ra dan langsung kabur lagi.

 

Hyo ra pulang apartement mereka dan langsung menjatuhkan dirinya ditempat tidur. apartement itu kosong karna kyuhyun sudah pergi. Ia berguling-guling ditempat tidur yang besar itu sambil tertawa senang. Malam ini ia bisa main game sampai puas tanpa harus rebutan dengan bocah itu, hohoho. . . tapi melihat apartement yang sepi itu membuatnya merasa sedikit. . .err. . kesepian. Biasanya mereka selalu saja saling mengejek, bahkan ketika akan tidur sekalipun. Ditatapnya bagian tempat tidur disebelahnya yang kosong itu. selama ini mereka memang tidur dalam satu ranjang meskipun tidak pernah melakukan apapun.

Tiba-tiba ponsel hyo ra berbunyi. Dari cho kyuhyun. . .

“ye??” jawab hyo ra langsung.

“apa yang kau lakukan??”

“aku mau membaca komik!!”

“sekarang ada dimana??”

“diapartement,”

“kau tidak mendapat masalah bukan??”

“yaa cho kyuhyun, kau sudah bertanya itu berulang kali kepadaku!! Aku baik-baik saja!!”

Hyo ra menutup telphonenya dengan kasar. “belum ada sehari pergi, dia sudah menelphone tiga kali!!” gerutu hyo ra pelan kemudian melempar benda itu keranjang kemudian mulai mengambil komik-komiknya.

 

Hyo ra sedang mengaduk-ngaduk tasnya, mencari buku notenya. Sebentar lagi pelajaran bahasa akan dimulai. Akhirnya ditemukannya buku itu dibalik tumpukan komiknya. Dibukanya buku itu dan menemukan selembar kertas. Dibacanya tulisan pada kertas itu.

 

Pertemuan pertama yang aneh. . .

Itulah saat kita bertemu. . . kau tidak menyadarinya, tetapi aku terus menatapmu,

Dan pertemuan-pertemuan selanjutnya, kuharap kita bisa menjadi satu selamanya. . .

Aku tidak tau apa ini namanya cinta, dan percaya atau tidak, ini juga pertama kalinya untukku. . .

Aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya, dan kuharap kau juga begitu. . .

Bisakah kau hanya menatapku?? Tataplah aku, karna aku disini selalu menatapmu. . .

Dan disetiap detik waktumu, percayalah, aku selalu ada untukmu. . .

 

Hyo ra mengerutkan keningnya. Itu jelas bukan tulisannya. Jadi hanya satu orang tersangkanya, cho kyuhyun!! Apa dia sudah gila?? Untuk apa membuat surat cinta konyol macam ini??

“dasar babi!!” maki hyo ra pelan sambil menuliskan kata ‘dwejji’ dikertas itu. (dwejji=babi).

Tidak lama lee seongsaengnim kemudian tiba dan mulai mengajar. Hyo ra menguap beberapa kali, menurutnya pelajaran ini sangat membosankan. Dan akhirnya, ia tertidur.

Joon seongsaengnim melihat keganjilan dikelas itu. perlahan dihampirinya meja hyo ra. Ia melihat selembar kertas tertindih tangan hyo ra. Ditariknya kertas itu membuat gadis itu mengerjap kaget.

“kulihat kau sudah membuat sebuah puisi nona lee!!”

“mwo??” hyo ra tersentak “bu. . .bukan itu. . .”

Joon seongsaengnim tidak menggubris. Ia membawa kertas itu kedepan kelas “kurasa kita mendapatkan satu contoh bahasa komunikasi yang tepat anak-anak!!” katanya sambil menatap hyo ra tajam.

Hyo ra menelan ludah. Matilah ia sekarang. Joon seongsaengnim mulai membacakan surat itu. seisi kelas hening karna joon seongsaengnim membacakannya dengan pembawaan yang sangat bagus.

“. . . dan disetiap detik waktumu, percayalah. .. aku selalu ada untukmu. . . yong ji. . .”

“woooooo……” sorakan itu terdengar begitu nama itu disebut.

“yong ji ssi, sepertinya ada yang menyukaimu,” kata joon seongsaengnim sementara hyo ra tersentak mendengarnya.

“yong ji??” gumamnya bingung. Jelas-jelas ia tadi menulis dwejji, apa tulisan hangulnya salah?? ditatapnya yong ji, teman sekelasnya yang duduk tidak jauh darinya itu, dan dia tersenyum kepada hyo ra.

“matilah aku. . . cho kyuhyun bodoh!!” gumam hyo ra sambil membentur-benturkan keningnya kemeja sementara anak-anak masih bersorak riuh.

 

Hyo ra sedang pusing setengah mati. Joon seongsaengnim menghukumnya untuk menulis tiga puisi cinta dalam tiga bahasa dan harus diserahkan hari ini juga. Jepang, cina, dan inggris. Didepannya banyak kamus-kamus jepang, cina dan inggris. Sementara gumpalan kertas-kertas berceceran disekitarnya.

Hyo ra mengacak-ngacak rambutnya frustasi. Mana bisa ia membuat puisi cinta?? Apalagi dalam tiga bahasa. Sementara dalam bahasa korea saja belum ada satupun yang jadi. Seharusnya hari ini ia bebas karna mata kuliahnya hanya dua. Tapi gara-gara surat cinta konyol itu dia harus menghabiskan waktunya dikampus.

“cho kyuhyun. . . mati kau!!!” desisnya sambil meremas kertas kuat-kuat yang lagi-lagi gagal menjadi puisi.

Tiba-tiba ponselnya berbunyi. Nama laki-laki yang sedang tidak ingin dilihatnya muncul dilayar ponselnya.

“apa??” bentaknya kesal.

“ada apa denganmu??” tanya kyuhyun bingung.

“apa otakmu sudah sinting ha?? Untuk apa kau menulis surat cinta dinoteku??”

“kau suka??” tanya kyuhyun tanpa dosa.

“tidak sama sekali!! Itu konyol, dan membuatku susah!!”

“yaa aku sudah berusaha berkata jujur tapi kau malah tidak menganggapnya sama sekali!!”

“gara-gara suratmu itu aku harus membuat puisi cinta dalam tiga bahasa!! Kau dengar?? PUISI CINTA!!! Lebih baik aku memotong rumput sehalaman kampus daripada harus membuat puisi konyol seperti itu!”

Terdengar suara gelak tawa kyuhyun “apa kau sedang berada dalam masalah??”

“masalah besar tuan babi!!” saut hyo ra berang “jangan menghubungiku lagi, aku sibuk!!!”

Hyo ra menutup ponselnya dengan kasar kemudian melepas batrainya dan menggeletakkan benda itu diatas rumput begitu saja bersama gumpalan-gumpalan kertas miliknya.

 

Akhirnya puisi hyo ra selesai ketika hari sudah malam. Entah bagaimana caranya gadis itu menyelesaikannya. Yang jelas, saat ia mengantarkan tugas itu kerumah joon seongsaengnim, dosen itu langsung mengerutkan keningnya ketika membaca lembar pertama. Tapi hyo ra cepat-cepat pamit. Entah puisinya itu hancur atau tidak, itu urusan besok.

Begitu sampai diapartement ia langsung menjatuhkan dirinya ditempat tidur “seumur hidupku baru sekarang aku menginap dikampus seharian, awas kau cho kyuhyun!!” maki hyo ra sebal.

Terdengar bell apartement berbunyi. Dengan malas hyo ra beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju pintu. Tapi bell itu terus berbunyi, sepertinya orang yang memencetnya tidak sabaran. Hyo ra mempercepat langkahnya dengan kesal. Dibukanya pintu dengan kasar.

Greeeep. . .

Begitu pintu terbuka, semuanya terjadi dalam hitungan detik yang tidak bisa diproses oleh otak hyo ra secara langsung.

Cho kyuhyun, laki-laki itu langsung memeluknya erat membuatnya terhuyung mundur kebelakang.

“ah. . .akhirnya aku melihatmu. . .” desah kyuhyun “bogoshipoyo. . .”

Hyo ra hanya diam mematung sementara kyuhyun mempererat pelukannya dan membenamkan wajahnya dalam-dalam keleher gadis itu, menghirup aromanya. Agak lama kemudian, dilepaskannya gadis itu “apa kau baik-baik saja??” tanya kyuhyun.

“. . . .. “

Melihat hyo ra yang masih mematung membuat kyuhyun tertawa geli. Dikecupnya kilat bibir gadis itu. sementara hyo ra, jangan ditanya, rohnya sudah seperti tercabut dari raganya.

“lee hyo ra sadarlah!!” kyuhyun menyentakkan tubuh hyo ra dengan keras.

“ADUH JANTUNGKU. . . . JANTUNGKU TUHAN. . .” teriak hyo ra histeris sambil mudur dan berjongkok. Tangannya mendekap tubuhnya erat-erat sambil mengambil nafas sebanyak-banyaknya.

Kyuhyun tergelak melihatnya. Gadis itu berlari kearah lemari es, membukanya dan mengambil sebotol air. Langsung diteguknya botol itu hingga setengahnya. Dipelototinya kyuhyun yang masih tergelak.

“kau mau membunuhku hah??” bentaknya.

“aku tidak menyangka responmu sebagus itu,” kata kyuhyun yang tawanya sudah mulai reda.

“bagus kau bilang??” hyo ra mendelik kesal.

Kyuhyun tertawa geli “buatkan aku makan, aku sangat lapar!!”

“kenapa tadi memencet bell?? Bukankah kau sudah tau nomor sandinya?!”

“aku hanya ingin mengejutkanmu. . .” jawabnya sambil meringis.

“kenapa kau pulang hari ini?? kau bilang 3 hari bukan??”

“ternyata bisa selesai lebih cepat dari yang kukira, lagipula aku ingin cepat-cepat pulang untuk melihatmu,”

Hyo ra meneguk minuman itu lagi “tuan babi, lama-lama kau bisa membunuhku. . .” gerutunya sementara kyuhyun tertawa geli sambil masuk kedalam kamar mandi. Gadis itu termangu sesaat, tangannya menyentuh bibirnya sendiri “itu . . .ciuman pertamaku. . .” gumamnya linglung.

 

Kyuhyun masuk kedalam dapur saat hyo ra meletakkan sepanci bibbimbab. Laki-laki itu tampak segar setelah mandi. Rambutnya terlihat basah dan berantakan. Ia mengenakan kaos longgar dan celana pendek. kemudian mereka makan berdua.

“sebenarnya apa yang terjadi tadi??” tanya kyuhyun.

“haruskan aku menceritakan hal yang memalukan itu?”

“tentu saja,”

“aku tidak mau!!”

“ayolah, akan kubelikan komik nanti,”

“setuju!!” jawab hyo ra cepat sementara kyuhyun hanya tertawa geli. Dia sangat mudah disogok dengan komik.

“joon seongsaengnim mengambil surat itu dan membacanya didepan kelas tadi,”

“kenapa bisa??”

“aku tidak tau, waktu itu aku tertidur, tiba-tiba dia sudah ada dihadapanku dan mengambil surat itu!”

“kau tidur didalam kelas??” alis kyuhyun terangkat sebelah.

“aku benar-benar mengantuk saat itu, malamnya aku bergadang main game.  . .” cengirnya.

“kau ini. . . “

“baiklah, habiskan saja bibbimbabnya, aku mau mandi!!” kata gadis itu sambil beranjak dari duduknya.

“hyo buatkan aku coklat. . .” kata kyuhyun saat melihat gadis itu keluar dari kamar mandi, tangannya sibuk memencet-mencet stick pspnya.

Tanpa banyak komentar, hyo ra menuju dapur dan membuat segelas coklat.

“aaargh. . .” pekik hyo ra.

Kyuhyun yang mendengar itu, langsung berlari menuju dapur. “ada apa??” tanyanya panik.

“jariku. . . tersiram air panas. . .”

“kenapa bisa begitu? Coba kulihat??”

Hyo ra menunjukkan jari telunjuknya yang memerah. Tanpa ragu lagi, kyuhyun memasukkan jari itu kemulutnya, menghisapnya sementara hyo ra terpaku melihatnya.

Setelah agak lama, kyuhyun melepaskannya “masih sakit??” tanyanya lembut.

Hyo ra tidak mampu menjawab. Ia hanya bisa menatap wajah kyuhyun dan mulai merasakan jantungnya berdetak lambat lagi. Jari-jari tangan kyuhyun menyentuh wajahnya lembut dan ia otomatis memejamkan matanya saat wajah kyuhyun mendekat. Dapat dirasakannya hembusan nafas hangat laki-laki itu menerpa wajahnya. Dan sedetik kemudian, sesuatu yang lembut dan hangat, menyentuh bibirnya. Bibir cho kyuhyun. . .

“kyu. . .jantungku. . .hh. . .” gumam hyo ra.

“tahanlah agar jantungmu tidak berhenti berdetak, aku ingin seperti ini lebih lama. . . “ bisik kyuhyun dan mulai melumat bibir gadis itu lagi. dan hyo ra mulai melakukan hal yang sama, membalas ciuman kyuhyun.

Kemudian gadis itu melepaskan ciumannya dengan paksa dan membenamkan wajahnya dibahu kyuhyun. Dapat diciumnya aroma tubuh kyuhyun yang wangi. Seperti bunga lavender yang bercampur dengan aroma air hujan, aroma yang lembut. Mereka tetap seperti itu hingga nafas mereka mulai normal.

“apa yang sudah terjadi. . .” gumam gadis itu tanpa bergerak.

Kyuhyun tersenyum sambil mengecup leher gadis itu singkat “terima kasih. . .” bisiknya pelan. dibelainya punggung gadis itu lembut kemudian melepaskan pelukannya untuk menatap wajah gadis itu.

“jangan melihatku seperti itu!!” kata hyo ra sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.

Kyuhyun tergelak ditariknya kedua tangan gadis itu dengan paksa dan melingkarkannya kelehernya lagi, mendekap gadis itu lagi “kau mau memberitahuku tentang puisi yang kau buat tadi??”

“aku sudah lupa dan jangan menanyakan hal itu kalau kau ingin hidup!!”

Kyuhyun tertawa geli “baiklah. . . ayo kita bermain game, kalau kau kalah kau harus membuatkan puisi untukku!!”

“aku lebih suka membersihkan toilet daripada harus membuat puisi!!” gumam hyo ra pelan.

Kyuhyun semakin tergelak “ayolah, kalau kau menang, aku akan bersabar mendengarkan puisi darimu. . .”

Hyo ra terdiam sesaat “yaa!! Itu sama saja!!” protesnya keras sambil melepaskan pelukkannya.

Kyuhyun tidak berhenti tertawa “aku bercanda, kalau kau menang, akan kubelikan komik untukmu, bagaimana??”

“10 komik!!”

“setuju!!”

****

Tbc. . .

55 thoughts on “My Oddy Wife 01

  1. whahahaha pasangan aneh tapi malah romantis abiiissss ><
    gak sabar BANGET pengen baca part selanjutnya
    fighting thor!!!!!

  2. lucu! Suer thor*lebe* sya suka ceritanya, make me cengengesan gj tengah malem. Hahaha
    hyora, knapa bsa se-serampangan bgt, n se-blak2.an bgt, suka dhe ama sifatny,
    nice ff thor! XD
    part 2 cpet publish yaa!*tereak pake toa*

  3. seru cerita y…..
    suka sama karakter Hyo ra y,,, sikap y cwe bermasalah tp polos bgt n kyk y menyimpan banyak misteri yg dia tutupin n cuma fokus sama diri y n cuek sama lingkungan sekitar…..
    daebak,,,,, Lanjut……

  4. waaahh
    seru banget nih!!
    kyuhyun yang pria idaman kampus ternyata romantis juga..
    aku ga nyangka kalo kyu yang mencalonkan diri buat nikah..
    hihihi
    wah, kisahnya hyora sama yongji gimana tuh?
    baca part 2 nya ah…

  5. sumpah keren mampus…
    gila kyuuu mana bisa bgtu???
    hebet-hebat ma hyo sampe kyu jatuh cinta gtu….
    hadeeuuuhhh seruuuuuuuuuuu bgt

  6. suka bgt !!!! kyaaaaa ingin tukeran tempat sama hyora :(((( next part end ya ? semoga dibuat sequelnya !!! ceritanya rame bgt sih. bacanya aja sampe deg-degan :’)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s