Me is Genoid…..? [part 5 –the real story- ]

Author : Viehyun♥

Genre : AU,Fantasy,Romance and friendship

Type: countinue

Rating :G

Cast :

Cho kyuhyun aka lee kyumin/kyuhyun

kim heechul aka heechul

You aka Nam Hyo Ra

lee hyuk jae aka eunhyuk

choi siwon aka siwon

lee donghae aka donghae

Leeteuk aka Dennis

Lee sungmin aka Vincent

Hangeng aka Joshua

cover credit : the original photo doesn’t belong to me, but I edited it as needed

Disclaimer : I only own the plot, the characters are all belong to themselves, do not take it out without permission

SAY NO TO PLAGIAT, AND SAY NO TO BASHING

THIS STORY 100% MY IMAGINATION

Annyeong, ketemu lagi ma author viehyun..duch mianhae buat reader yang nungguin part 6 nie, jongmal mianhae karena author lama bgt bikin lanjutannya..eh iya author dah bikin wordpress sendiri loh.. klau yang mau baca ff buatan author liat ja yach di viehyunarea.wordpress.com jangan lupa komen juga yach.. gomawo^^

Author POV

“ada angin apa kalian datang kerumah kami ?” tanya eunhyuk penasaran karena jarang sekali tiga angel sehebat mereka meluangkan waktu datang kerumahnya.

“ada hal penting yang ingin kami sampaikan!” jawab namja jangkung beramput kecoklatan itu.

“apa itu?” siwon mengerutkan dahinya ketika mendengar penyataan namja jangkung bernama joshua itu.

“ini tentang masalah kyuhyun atau bisa dibilang tentang masalah yang akan berimbas pada  keberlangsungan hidup semua kaum Genoid!”Jelas pria yang di panggil Joshua itu.

“apa maksudmu?” tanya sebuah suara dari balik pintu dengan tergesa-gesa.

“kyuhyun-ssi!” pekik eunhyuk terkejut ketika melihat kyuhyun yang sekarang sudah berdiri di hadapannya.

“baik, mungkin hal ini tidak perlu kita rahasiakan lagi dari kyuhyun!” ucap siwon sambil menatap tiga angel yang duduk dengan anggun di sofa hitam ruangannya.

“mungkin ini sudah waktunya!” kini angel yang memiliki lekukan kecil seperti lesung pipi mulai angkat  bicara.

Angel itu berjalan menghampiri kyuhyun yang masih terpaku di hadapannya. Dia tersenyum ramah saat sampai di hadapan kyuhyun, aura seorang malaikat benar-benar terpancar dari sosok angel itu, sehingga membuat amarah kyuhyun teredam dengan kehadiran angel itu.

“aku Dennis, senang bertemu dengan keterunun asli genoid sepertimu!” ucap angel itu ramah.

Kyuhyun hanya tersenyum kaku saat mendengar perkenalan dari pria yang ada di hadapannya.

“aku tahu kau ingin mendengar cerita yang sebenarnya, tapi kurasa jangan disini…” ucap Dennis pada kyuhyun dan tersenyum jahil.

“ne?” tanya kyuhyun bingung.

“hal ini sangat rahasia, jadi kita bicarakan di luar, disini terlalu banyak penggosip!” ucap dennis sedikit berbisik dan menatap kearah eunhyuk saat mengatakan kata penggosip.

“aku akan ajak kyuhyun keluar.. kalian lanjutkan pembicaraan kalian.” Ucap dennis pada empat rekannya.

Nam Hyo Ra POV

Aku membuka mataku ketika cahaya matahari sudah menembus jendela kamar baruku. Rasanya tadi malam aku tidur dengan sangat nyenyak, ku kira aku akan terjaga terus tadi malam tapi aku salah.

Ku pakai gaun merah marun yang ada di lemari besar kamar ini, bukan aku ingin tampil beda dengan memakai gaun di hari seperti ini, tapi memang tidak ada pilihan lagi karena hambir sebagian besar di dalam lemari itu hanya ada gaun dan baju-baju wanita yang sangat faminim.

Ku buka pintu kamarku perlahan, ku munculkan kepalaku dari pintu itu untuk melihat keadaan sekitar, tapi sepi, tidak  ada seorangpun yang ada disana.

“kenapa sepi sekali?” gumamku saat tubuhku sudah benar-benar keluar dari kamarku.

“sedang apa kau disini?” tanya seseorang mengejutkanku.

“heechul!” ucapku kaget ketika melihat sosok yang berbicara tadi.

Kenapa namja ini ada disini? Apa dia juga tinggal di rumah ini agar di lindungi oleh kyumin?

“kenapa kau disini?” ucapku lagi pada namja yang selalu membuat jantungku berdetak kencang itu.

“aku kan yang bertanya pertama padamu, kenapa kau balik bertanya!” ujar heechul sambil tertawa geli.

“aku, tinggal disini.” Jawabku sedikit ragu.

“mwo? Kau tinggal disini, berarti kita satu rumah sekarang.” Heechul menepuk pundakku dan tertawa lagi.

“wah ternyata kyumin membuat rumah ini menjadi seperti penginapan saja.” Gumam heechul tak begitu jelas, tapi samar-samar aku bisa mengerti maksud ucapannya.

“ayo, turun kau belum sarapankan?” ajaknya padaku yang sedari tadi hanya terdiam.

Aku mengikuti langkah heechul menuruni tangga rumah ini menuju ruang makan yang ada di lantai satu, aku memang masih canggung berada di dekatnya tapi entah kenapa aku merasa senang dan nyaman kalau ada di dekat satu namja ini.

“rasanya sama saat bersama dengan kyuhyun.” Gumamku di sela-sela langkahku menuju ruang makan.

Tapi tiba-tiba heechul berhenti berjalan sehingga aku menabrak punggunya.

“ada apa?” tanyaku padanya dan mencoba melihat apa yang terjadi di depan heechul sampai dia menghentikan langkahnya dengan tiba-tiba seperti itu.

“ah, anio ayo kita makan.” Jawab heechul dan kembali melanjutkan langkahnya,

tapi rasanya dia menyembunyikan sesuatu karena sifatnya tiba-tiba menjadi anaeh dan dia menjadi sering melamun.

Buktinya saat kami sudah makan, dia hanya memainkan sumpitnya dan tidak memakan makanannya. Ketika aku mengajaknya bicara, dia menjawab dengan terbata-bata.

Heechul POV

Apa yang ku lihat tadi itu ? aku yakin itu adalah sayap, tapi apa mungkin manusia mempunyai sayap?

ah, benar malaikat, hanya mahluk itu yang mempunyai sayap putih seperti itu. aku sedikit bingung dengan apa yang kulihat tadi, kulihat hyora yang duduk di hadapanku, apa tadi dia juga melihatnya?

“apa kau percanya dengan adanya malaikat?” tanyaku pada yeoja yang sedang asik dengan makanannya itu.

“ne?” tanya wanita itu sedikit bingung.

“ah, angel….aku percaya, waeyo?” Jawab yeoja itu dan kembali melahap makanannya.

“apa kau tahu malaikat itu seperti apa?” tanyaku lagi pada yeoja bernama hyo ra itu.

“em….kalau tidak salah malaikat itu memiliki sayap putih seperti angsa di punggungnya, hanya itu yang ku tahu, wae?” jawab hyo ra sedikit berfikir.

“anio, aku hanya tiba-tiba teringat cerita temanku yang melihat malaikat.” Jawab ku asal dan langsung melahap makananku yang sedari tadi ku mainkan.

Author POV

Kyuhyun menghembuskan nafas beratnya ketika sudah tiba di taman belakang rumah mewah yang dia tempati. Sekarang dia berdiri di bawah pohon maple yang daunnya kini mulai menguning bersama Angel bernama Dennis, angel yang baru dia kenal beberapa menit yang lalu.

“wah, disini sangat nyaman!” gumam dennis sambil menghirup udara segar yang ada di sekitarnya.

“apa kau tahu, dulu tempat ini cukup gersang, tapi lihat sekarang disini sangat indah dan menyejukan mata.” Ucap Dennis kembali karena tidak ada tanggapan dari kyuhyun.

“ku rasa langsung saja kau ceritakan apa maksud perkataan pria tinggi tadi di ruangan siwon hyung!” kyuhyun menatap pria bernama Dennis itu dingin..

“oke, akan ku jelaskan.” Jawab pria itu jauh berbeda dengan kyuhyun, pria itu tersenyum sangat ramah.

“hfuh..!” Dennis menghela nafasnya sebelum menjelaskan fakta besar pada kyuhyun.

“apa kau tahu kenapa kau bisa di ikuti oleh anggel lebih dari satu?” tanya dennis memulai penjelasannya.

“molla, untuk apa aku bertanya kalau aku sudah tahu!” kyuhyun mendelikkan matanya dan sedikit menatap sebal pada malaikat yang berdiri di sampingnya itu.

“baiklah, akan ku jelaskan. Seperti yang kau tahu genoid itu adalah manusia yang hampir kehilangan takdirnya karena ulah kaum Anggel, tapi sebelum menjelaskan masalahmu, kau harus tahu bagaimana terbentuknya kaum genoid, angel dan anggel .” jelas Dennis sambil menatap kyuhyun yang terus melihat ke arahnya dengan serius.

“semua orang pasti sudah tahu sejarah terbentuknya  angel dan anggel atau iblis, tapi belum banyak orang yang tahu sejarah terbentuknya kaum genoid. Bisa di bilang terbentuknya kaum genoid ini tidak lepas hubungannya dengan dua mahluk yang di sebut malaikat dan iblis itu sendiri. kaum genoid itu terbentuk karena adanya hubungan terlarang dari malaikat dan iblis.” Dennis berhenti sejenak untuk meneruskan penjelasannya. Terlihat raut gelisah dari wajahnya yang semula sangat tenang dan damai.

“maksudmu?” tanya kyuhyun karena Dennis berhenti berbicara.

“begini, dulu mungkin sekitar beribu-ribu abad yang lalu terjadi guncangan besar dalam perkembangan zaman kaum angel dan anggel, guncangan yang sangat besar itu adalah ketika seorang malaikat mencintai seorang iblis, dan bisa di bilang hubungan mereka itu adalah hubungan yang mustahil dan tidak boleh terjadi karena bisa membuat siklus kehidupan malaikat dan iblis menjadi kacau balau.” Dennis kembali menarik nafasnya sebelum melanjutkan kalimatnya yang sangat sulit keluar dari mulutnya itu.

“tapi suatu hari ada sebuah hubungan iblis dan malaikat yang terlepas dari perhatian para petinggi kedua kaum itu, sehingga lahirlah seorang anak yang menghancurkan siklus kehidupan iblis dan malaikat, yang di sebut genoid berdarah murni. Namun para tetinnggi tidak habis akal. mereka membunuh anak itu dan melenyapkan iblis  dan malaikat yang melanggar aturan mereka, tapi ada satu hal yang mereka tidak tau  sebenarnya anak yang disebut mereka genoid itu tidak satu orang tapi ada 2 karena mereka kembar. Sampai disini apa kau mengerti?” tanya dennis sambil menatap kearah kyuhyun yang terlihat sangat serius mendengarkan penjelasannya.

“aku mengerti, tapi apa hubungannya semua ini denganku?” kyuhyun menjawab dennis masih dengan nada sinisnya.

“oke aku tahu kau sudah tidak sabar, begini karena salah satu anak itu tidak mati maka disinilah awal terbentuknya kaum genoid, tapi dari yang kau tahu kaum genoid saat ini bukanlah keturunan murni, karena mereka berasal dari para manusia yang masuk ke dalam jebakan anggel.”

“apa siwon dan eunhyuk keturunan darah murni genoid?” tanya kyuhyun di sela-sela penjelasan Dennis.

“bukan, mereka bukan keturunan murni genoid, tapi karena pengabdian mereka yang sangat baik maka mereka di angkat menjadi kaum genoid golongan bangsawan.” Ujar dennis dengan yakin.

“lalu?” tanya kyuhyun tak sabar.

“anak yang terlewat oleh para petinggi itu, lalu mendirikan organisasi yang di sebut genoid, dan penerus anak itu saat ini adalah siwon karena dia tidak memiliki anak. Tapi ada fakta baru yang ditemukan oleh ku dan siwon beberapa tahun yang lalu. Ketika sorang genoid memasuki wilayah angel tanpa izin , panggil saja genoid itu Kibum. dia akan di leyapkan oleh petinggi angel, namun genoid itu tidak mati karena ilmu petinggi angel itu tidak mempan padanya. Dari situlah terungkap bahwa anak pertama yang dibunuh oleh para petinggi ribuan abad yang lalu itu sebenarnya tidak mati. Anak pertama keturunan murni genoid itu belum mati.” Jelas Dennis sambil menatap tajam kerah kyuhyun.

“maksudmu…?” Pekik kyuhyun tak percaya.

“begini, sepenarnya bila kita kronologiskan, dahulu itu ada 2 anak genoid yang akan di bunuh namun salah satunya selamat dan mendirikan organisasi yang kita sebuat kaum Genoid, tapi setelah penelitian beberapa kali ternyata kaum genoid tidak bisa mati bila di bunuh oleh angel atau iblis kecuali oleh sesame kaum mereka . Sehingga di simpulkan anak yang dulu di musnahkan itu belum mati dan anak itu masih hidup sampai sekarang. Dan yang paling mengejutkan adalah ternyata anak pertama keturunan murni genoid itu adalah kau, CHO KYUHYUN-SSI!” ujar Dennis yang semakin membuat jantung kyuhyun  berdetak lebih cepat atau bahkan tersentak kencang.

“jangan bercanda, apa buktinya kalau aku ini anak itu?” tanya kyuhyun yang masih tidak percaya dengan kata-kata yang di sampaikan Dennis padanya.

“menurut info yang ku dapat dari Vincent, saat kau di bunuh oleh para petinggi, tubuhmu melakukan pembekuan sel. Dan mungkin baru duapuluh tahunan yang lalu tubuhmu itu mengalami ‘pencairan sel’.. sehingga kau terlahir kembali.dan bukti yang jelas adalah hasil sempel darahmu sangat cocok dengan kembaranmu dulu” Jawab Dennis menjelaskan asumsinya.

“Jadi hal itu kah yang membuat para anggel ingin membunuhku?” tanya kyuhyun dengan suara yang sedikit bergetar.

“ku rasa mereka bukan ingin membunuhmu, tapi mereka ingin mengajakmu bergabung dengan mereka, karena kekebalanmu terhadap ilmu para angel.”

 Hyo ra POV

“apa kau mau pergi keluar?” tanya ku pada namja yang sudah berpenampilan rapih di hadapanku.

‘ne, aku mau ke kampus, waeyo?” jawab namja itu acuh sambil memakai sepatu hitamnya.

“kau boleh pergi keluar?” pekik ku tak percaya, kenapa heechul boleh pergi keluar sedangkan aku tidak, apa alasan dia disini tidak sama denganku?

“ne?” tanya heechul tak mengerti dengan ucapanku.

“kau di ijinkan keluar oleh kyumin?” tanyaku mengintrogasi heechul.

“tentu saja, kau itu aneh..memangnya kita ini sedang di penjara.” Jawab heechul sedikit terkekeh dengan pertanyaanku yang menurutnya konyol.

“aku pergi dulu oke!” lanjut heechul sambil berlenggang pergi menuju lantai bawah.

Heechul POV

Aku sedikit bingung dengan ucapan hyora saat di dalam rumah tadi, apa maksudnya aku boleh keluar dari rumah ini? Apa dia tidak di ijinkan pergi dari rumah ini oleh kyumin? Tapi apa alasannya?

“ah, apa peduliku!” gumamku sambil mengibaskan tanganku dan meneruskan langkahku menuju gerbang rumah besar ini.

Langkahku terhenti ketika ku melihat dua orang sedang mengobrol di bawah pohon maple yang ada di halaman samping rumah ini, aku mengerutkan dahiku untuk memperjelas penglihatanku.

“kyumin dan… itu bukankah pria yang kulihat tadi pagi, pria bersayap!” gumamku saat aku sudah mulai jelas melihat dua sosok namja itu.

“Ah, sudahlah aku sudah terlambat!” gumamku lagi sambil menekan tombol yang membuat gerbang besar di hadapanku itu terbuka beberapa meter.

Aku bergegas menuju halte bis terdekat dari rumah ini, ku lihat seseorang sedang duduk di halte bis itu.

“donghae!” panggilku ketika sudah dekat dengan pria itu.

Dia hanya tersenyum sekilas padaku dan kembali menatap lurus kedepan.

“apa rumahmu di sekitar sini?”tanyaku pada namja itu.

“annio.” Jawabnya singkat.

Rasanya aneh melihat sikap donghae seperti ini, biasanya dia akan berbicara panjang lebar dan  bergurau padaku.

“lalu kenapa kau disini?” tanyaku lagi sedikit penasaran.

“apa kau ingin tahu kenapa aku disini?” jawab donghae dengan nada suaranya yang sedikit berubah dan kini dia menatapku dengan tajam.

“ne? “tanyaku tak mengeti dengan perubahan sikap dan nada bicaranya itu.

Author POV

Seorang pria berlari menuju tempat kyuhyun dan Dennis dengan tergesa-gesa, pria itu terlihat sangat panic dengan beberapa kertas yang di genggamnya. Nafasnya memburu dan langkahnya semakin cepat ketika dirinya semakin dekat dengan Kyuhyun dan Dennis.

“ada apa?” tanya Dennis saat melihat pria itu sudah berdiri di hadapannya.

“lihat ini!” pinta pria itu sambil menunjukan kumpulan kertas yang di genggamnya.

“apa? Kapan dia keluar?” tanya Dennis terkejut sambil balik bertanya pada eunhyuk yang masih mengatur nafasnya setelah melihat isi kertas-kertas itu.

“sepuluh menit yang lalu, siwon bilang kita harus berkumpul di dalam sekarang!” jawab eunhyuk sambil bergegas menuju ke dalam rumah.

“ada apa ini, aku tidak mengerti?” tanya kyuhyun, saat mereka mulai bergegas menuju rumah putih dihadapannya. Kyuhyun sama sekali tidak mengerti dengan masalah apa yang menimpa mereka sekarang.

“aku jelaskan di dalam” jawab Dennis sambil terus berjalan di depan kyuhyun.

Tiga pria itu berjalan sangat cepat dan tergesa-gesa ke dalam rumah putih itu, sesampainya di dalam, siwon, Joshua dan Vincent sudah menunggu mereka, raut kecemasan juga terpantul dari wajah tiga namja itu.

“jelaskan padaku!” pinta kyuhyun saat dirinya sudah ada di dalam.

“aku jelaskan, tapi tunggu kita berkumpul semua!” jawab Dennis menenangkan kyuhyun.

“siapa? Kita semua sudah disini” ucap kyuhyun tak mengerti.

“ada apa? Kenapa kalian memanggilku?” terdengar suara seorang yeoja yang baru saja memasuki ruangan besar itu.

“Hyora! Kenapa kalian memanggilnya juga?” ucap kyuhyun tak percaya dengan apa yang di lakukan lima namja di hadapannya itu.

“kita harus melibatkannya juga saat ini!” jawab Vincent dengan suara yang menenangkan.

“tapi, bukankah itu bisa membuat gagal segalanya?” pekik kyuhyun panic.

“tidak, asal bukan kau yang memeberitahunya!” kini yang menjawab Joshua.

“oke, hentikan waktu kita terbatas!” bentak dennis di sela-sela perdebatan kyuhyun dengan dua angel itu.

Seketika semua orang di dalam ruangan ini terdiam. Ucapan Dennis memang membuat seluruh orang menurut padanya, tak kecuali kyuhyun.

“oke, disini keadaan cukup genting jadi jangan berdebat dahulu, nyawa heechul sedang di pertaruhkan disini.” Jelas Dennis ketika keadaannya sudah sedikit menenang.

“apa maksudmu nyawa heechul di pertaruhkan?” tanya Hyora tak mengerti dengan arah pembicaraan enam namja di hadapannya.

“mungkin ini semua tidak masuk akal untukmu, tapi ini terjadi dengan nyata dihadapanmu!” jelas siwon sambil memberikan beberapa kertas yang semula di genggam Dennis.

Gadis itu segera membaca apa yang tertulis di dalam kertas itu, matanya sedikit membulat ketika membaca setiap lembar kertas yang di pegangnya. Sesekali kepalanya pun menggeleng menandakan ketidak percayaannya terhadap isi tulisan yang ada di dalam kertas itu, yang jelas-jelas menjelaskan tentang situasi sebenarnya yang menimpa dirinya, heechul, dan siapa sebenarnya kyumin dan lima namja di hadapnnya itu.

“ini bohong!” gumam hyora setelah semua tulisan di dalam kertas itu dibacanya. Gadis itu menatap kyuhyun dengan tatapan nanar. Tapi kini air matanya mulai mengalir dari pelupuk matanya.

“apa isi kertas itu, kenapa hyora..?” ucap kyuhyun masih bingung dengan situsinya saat ini. Kyuhyun segera mengambil kertas-kertas itu dan membacanya.

“semua sudah jelas, dan sekarang semuanya sudah mengetahui situasi yang sebenarnya. Dan saat ini kita tidak bisa mundur dan sebaiknya kita semua harus bekerja sama!” ujar siwon memecah keheningan.

“heechul sudah tertangkap dan kini bukan hanya takdir kyuhyun yang di pertaruhkan, tapi seluruh kaum angel, iblis dan genoid, karena hal ini akan memicu pertempuran yang tertunda berabad-abad yang lalu, pertempuran tiga dimensi!” jelas Dennis.

>>>>>

>>>>>

Wanita itu terduduk lemas di sofa merah yang terpajang di ruang tengah rumah putih itu. ketika enam namja yang baru ditemuinya sedang  sibuk mendiskusikan situasi yang mereka hadapi di balik pintu coklat yang ada di samping sofa yang ia duduki. Tatapannya kosong seakan memikirkan sesuatu yang tidak bisa ia mengeti dengan akal sehatnya. Berulang kali dia mencerna situasi yang dia hadapi, tapi tak sedikitpun jalan keluar yang dia harapkan muncul di benaknya.

Terdengar suara derit pintu yang di geser perlahan dan sesosok namja jangkung muncul dari balik pintu coklat itu. Perlahan namja itu menghampiri wanita yang masih terduduk lemas di sofa merah. Tangannya terlihat seakan ingin menepuk pundak wanita itu, tapi ada keraguan disana.

“hyora, neo genchana?” tanya kyuhyun pada yeoja yang masih terduduk dengan pandangan kosong, setelah ia beranikan diri menyentuh pundak yeoja itu lembut.

“aneh, semuanya tidak bisa ku mengerti, kau bukan kyuhyun kan?” Ucap yeoja itu sambil menatap kyuhyun dengan tatapan bingungnya. Ketika melihat namja yang berdiri di hadapnnya dan menatapnya penuh kecemasan, perlahan air mata yang sedari tadi di simpannya kembali meleleh dari pelupuk matanya,

“mianhae, aku memang kyuhyun” ucap kyuhyun sambil tertunduk.

“ini tidak masuk akal.” ujar hyora lirih dan menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya yang sudah basah dengan air mata.

“sekali lagi maafkan aku yang membawamu dan heechul terseret dalam masalah ini.”ucap kyuhyun semakin tertunduk dan tidak berani menatap gadis yang terduduk disampingnya.

“kalau kau kyuhyun, lalu siapa namja yang terbaring di rumah sakit saat ini?” tanya hyora dengan suaranya yang terdengar lirih dan isak tangis masih samar-samar terdengar.

“itu tubuhku, dan tubuh yang ku pakai sekarang adalah tubuh orang lain.” jawab kyuhyun singkat.

“aku belum mengerti situasi sekarang, tapi dari surat itu aku tahu kalian membutuhkan bantuanku, jadi aku akan berusaha membantumu dan yang lainnya untuk keluar dari masalah ini.” Kini suara hyora lebih terdengar bersemangat dan ada nada penuh harap dari kata-katanya.

Seketika kyuhyun mengangkat kepalanya dan menatap takjup pada yeoja yang kini sudah tersenyum padanya dengan penuh ketegaran dari garis wajahnya.

“gpmawo!” kata itu langsung terluncur dari mulut kyuhyun dan iapun ikut tersenyum pada yeoja itu.

Hyora POV

Ku baringkan tubuhku di atas ranjang putih yang berornamenkan renda berwarna biru muda di setiap sudutnya. Ku akui aku belum menerima kenyataan yang ada dihadapnku sekarang, tapi hatiku menyuruhku untuk ikut berpartisipasi dalam hal ini. Mungkin karena hal ini menyangkut heechul. MWO? Heechul? Kenapa aku berfikiran seperti ini?kenapa aku berfikir semua ini untuk heechul bukan untuk kyuhyun?

“AH..ada apa denganku ini?” teriakku di dalam kamar yang luas ini,

“focus, lagi pula aku belum tahu tugasku apa disini?” ucapku lagi sambil mengacak rambut coklatku.

TOK TOK TOK

Terdengar pintu kamarku di ketuk dan beberapa detik kemudian seorang pelayan dengan pakayan lengkapnya memasuki kamarku.

“nona, tuan siwon memanggil anda ke ruang makan.” Ucap pelayan wanita itu lembut padaku.

Ku lirik jam yang melekat di tembok putih kamarku. Ini belum waktunya makan malam, kenapa siwon memintaku keruang makan? Ah, mungkin dia ingin membicarakan tugasku disini! Fikirku dalam hati.

“ne, aku akan turun” jawabku setelah menyadari pelayan yang menunggu jawaban dariku.

Pelayan itu tersenyum ramah sebelum ia meninggalkan kamarku. Ku rapihkan bajuku yang sedikit kusut sebelum turun ke ruang makan yang ada di lantai satu. Terlihat empat namja sudah duduk di kursi ruang makan kecuali eunhyuk dan namja yang memiliki lekukan seperti lesung pipi di wajahnya. Kyuhyun tersenyum ketika melihatku yang baru saja menuruni tangga dan duduk di kursi kosong di sampingnya.

“apa kau sudah membaik?” tanya siwon sambil tersenyum padaku.

“ne” jawabku sambil membalas senyumnya.

Ku tatap namja yang baru ku temui hari ini, aku belum tahu nama mereka tapi yang jelas aku tahu mereka bukan manusia, atau mungkin disini hanya aku yang manusia.

“aku Vincent.” Ucap seseorang di sampingku, dan ternyata itu  pria manis yang memakai kemeja putih.

“ah, ne..cheoneun Nam Hyo Ra imnida.” jawabku memperkenalkan diri.

“dan ini Joshua.” Lanjutnya sambil menunjuk pria jangkung yang duduk tepat di hadapan kyuhyun. Pria itu hanya tersenyum sekilas padaku.

“kalau pemimpin kami Dennis mungkin masih berdiskusi dengan eunhyuk.” Lanjut kembali Vincent setelah melihatku yang seperti mencari seseorang.

“perkenalannya mungkin cukup!” kini terdengar suara dari belakang ku dan ternyata itu adalah dennis dan eunhyuk.

“hyung, kau sudah selesai!” ucap Vincent sambil mempersilahkannya duduk di bangku paling ujung yang Nampak seperti bangku untuk pemimpin.

“ne, aku sudah selesai mungkin kita bisa mulai pembagian tugasnya sekarang!” jawab Dennis sambil membuka beberapa kertas.

TO BE CONTINUE

Ok, gimana nich chingu part 5? Wah penasaran kah reader dengan tugas mereka, dan siapa saja yang akan mereka jumpai di tugas mereka masing-masing? oh iya author juga bakal kasih liat isi suratnya di part 6 yach…biar author cepet bikin part 6 reader rus komen yach.. yang buanyak..^^

 

11 thoughts on “Me is Genoid…..? [part 5 –the real story- ]

  1. aaaaaaaa seru thor berasa nonton film2 fantasy hollywood! wkwkwk. btw hyora nya ntar sm siapa tuh eon? kyuhyun kah? atau heechul? *penasaran* lanjutannya jgn lama2 dooooong hehew :D

    • gomawo dah nunggu ff buatan author..part selanjutnya dah autor kirim kok tunggu aja yach eon..gomawo dah baca and komen..^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s