True Destiny [part 4/END]

Author                  : ChoiHanChul

Main Cast            : Cho Kyuhyun (Super Junior)

Han Hyena

Kim Hyojin

Support Case     : Kim Jaehoon

Other Member Super Junior

Rating                   : 13+

Genre                   : Romance

Warning               : Alurnya mulai acak-acakan-_-

PS                           : agak menjijikan disini adegan romantis romantisannya buahahaha

Previous Part…

“kenapa kau bohong padaku, Kyuhyun~a? Kau bilang kau adalah orang biasa. Kenapa kau berbohong, Kyuhyun~a?”, jawabku. Hatiku sakit. Aku membenci semua artis. Apalagi, yang berhubungan dengan….Super Junior.

“aku bisa menjelaskannya, Na~ya!”

Sambungan terputus. Ah, kenapa? Kenapa di saat ada namja yang aku cintai sepenuh hati ternyata dia adalah orang yang berhubungan dengan hal yang sangat kubenci?

=^=

Part 4 (Ending)

Kyuhyun’s POV

“kenapa kau bohong padaku, Kyuhyun~a? Kau bilang kau adalah orang biasa. Kenapa kau berbohong Kyuhyun~a?”, jawabnya dengan suara yang parau. Aku merasa hatiku sakit saat mendengar suaranya seperti ini.

“aku bisa menjelaskannya, Na~ya!”

Tut tut tut.

Sambungan terputus. Hah, apa salahku, Na~ya? Apa aku melakukan hal yang salah? Ah, tentu saja. Kyuhyun baboya! Kenapa kau tidak jujur dari awal?

“ada apa, Kyuhyun~a?”, kata Sungmin hyung yang tiba-tiba sudah berada di sampingku.

Aku mengacak-acak rambutku dengan kesal. Aku frustasi. Hatiku….hatiku lebih sakit daripada saat Nara menyakitiku.

“Kyuhyun~a, gwaenchana?”, tanyanya lagi karena aku tidak menjawab pertanyaannya.

“aku membuatnya marah, hyung”, jawabku sambil memejamkan mata, berusaha mengumpulkan sisa-sisa kekuatan yang ada.

“mwo? Nugu?”, tanya Sungmin hyung lagi.

“Hyena, hyung! Siapa lagi?”, bentakku kasar kepada Sungmin hyung. “mianhae, hyung”, kataku.

“kau sangat parah Kyuhyun~a. Kau bahkan lebih parah daripada saat Nara meninggalkanmu. Kau terlalu mencintai Hyena, Kyu~a”, kata Sungmin hyung.

“aku tahu”, jawabku singkat.

=^=

Author’s POV

Hyena masih terpaku di tempatnya sejak tadi. Pikirannya hanya tertuju pada Kyuhyun dan Super Junior. Kenapa Super Junior, Kyuhyun~a? Apa kau tidak tahu, ini menyiksaku? Batin Hyena.

“Na~ya, neo gwaenchana?”, kata eomma Hyena yang tiba-tiba berdiri di depan pintu.

“ne, nan gwaenchana”, jawab Hyena sambil berlalu ke kamar mandi.

Sepertinya Kyuhyun sudah menceritakan yang sebenarnya pada Hyena. Bersabarlah, Hyena! kata eomma Hyena dalam hati.

=^=

Saat ini, Hyena dan eomma Hyena sedang menuju ke rumah sakit untuk menerima donor mata itu. Perjalanan mereka diisi dengan keheningan. Tak ada satupun yang memulai pembicaraan.

Hyena terus berkutat dengan apa yang telah terjadi dan eomma Hyena hanya bisa diam seribu kata melihat keadaan anaknya seperti itu.

Duar.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari belakang mobil. Ban belakang mobil meledak. Mobil yang saat itu sedang berlaju kencang kehilangan keseimbangan dan akhirnya menabrak pembatas jalan.

Eomma Hyena syukurnya hanya terluka kecil. Tidak parah, walaupun kecelakaan yang baru saja terjadi cukup parah. Supir yang mengendarai mobil mengeluarkan darah dari kepalanya, tapi masih sadarkan diri. Sedangkan Hyena, dia sudah dalam keadaan pingsan. Sangat banyak darah yang keluar dari kepalanya.

“cepat hubungi rumah sakit!”, teriak eomma Hyena pelan.

=^=

Kyuhyun’s POV

Drrt drrt drrt.

Handphone ku bergetar. Segera kulihat siapa yang menelponku.

Han Hyena calling… Han Hyena? Aku langsung cepat mengangkat telepon itu.

“Hyena~ya, maafkan aku! Aku bisa menjelaskannya! Aku mencintaimu!”, kataku dengan cepat.

“maaf, Kyuhyun~ssi”, ini bukan suara Hyena, “aku bukan Hyena. Aku eomma Hyena”, katanya.

“ah, Han ahjumma, ada apa? Dimana, Na~ya?”, tanyaku.

“dia berada di rumah sakit”

“MWOYA? Rumah sakit? Apa yang terjadi, ahjumma?”, tanyaku dengan nada bergemetar. Apa memang aku sudah tidak ditakdirkan dengannya?

“kami mengalami kecelakaan. Sudahlah, aku akan menceritakanmu di rumah sakit. Kau harus kesini sekarang juga”, jelas Han ahjumma.

“ne. Annyeong higaseyo”, ucapku sopan. Han ahjumma membalas sapaanku dan memutuskan telepon.

“waeyo, Kyu~a?”, tanya Eunhyuk hyung yang sedang menonton TV tidak jauh dari tempatku berada.

“aku harus ke rumah sakit sekarang, hyung! hyena kecelakaan!”, jawabku sambil buru-buru mengambil kunci mobil dan pergi. Seluruh member sudah tahu aku sudah berpacaran dengan Hyena.

=^=

 “bagaimana keadaan Hyena, ahjumma?”, tanyaku sambil terengah-engah karena berlari di sepanjang koridor.

“duduklah dulu, Kyuhyun~ssi. Hyena sedang menerima donor matanya. Walaupun dalam keadaan kritis”, jelasnya. Ada setitik kebahagiaan di hatiku, mendapatkan kenyataan bahwa Hyena mendapatkan donor mata.

“kau sudah bilang pada Hyena semuanya?”, tanya Han ahjumma. Aku hanya menunduk merasa bersalah. “dia mencintaimu Kyuhyun~ssi, tapi dia membenci Super Junior, bukan tepatnya Eunhyuk”, ucap Han ahjumma membuatku terperangah.

“wae?”, tanyaku singkat.

“begini…..”

=^=

flashback 4,5 tahun yang lalu…

Author’s POV

“Jiyoo~ya! Besok ada fanmeeting Super Junior! Ayo kita datang!”, teriak Hyena. Gadis biasa. Gadis normal.

“ne!”, kata Jiyoo, sahabat dekat Hyena.

=^=

 “wah! Kenapa ramai sekali?”, ucap Hyena. Saat ini, mereka berada di jalan yang akan digunakan untuk tempat turun dan naiknya member Super Junior.

Acara sudah selesai. Ratusan, bahkan mungkin ribuan ELF menunggu disini. Menunggu member Super Junior datang. Saat itu, Jiyoo dan Hyena adalah jewels. Penggemar Eunhyuk. Saat itu juga, member Super Junior hanya 12. Kyuhyun belum masuk waktu itu.

“itu pasti, Hyena~ya! Mereka bigstar!”m teriak Jiyoo.

Beberapa saat kemudian, satu per satu member Super Junior keluar dan memasuki van Super Junior. Sekarang tempat ini, semakin dipenuhi dengan teriakan ELF yang menakjubkan.

Leeteuk, Kangin, Yesung, Ryeowook, Shindong, Heechul, Hankyung, Sungmin, Kibum, Siwon dan Donghae keluar satu persatu. Tapi, yang sudah Hyena dan Jiyoo tunggu-tunggu tidak datang.

“Eunhyuk oppa kenapa belum keluar?”, kata Jiyoo.

“mollayo. Mungkin dia mau memberi kejutan untuk jewels!”, kata Hyena bersemangat,.

Setelah van Super Junior pergi, sesaat itu juga, Eunhyuk datang sendiri.

“wah Eunhyuk oppa!! Aaa betapa tampannya dia!”teriak Jiyoo dan Hyena.

Eunhyuk menaiki mobil pribadinya dan di saat itu juga terjadi dorong-dorongan di antara para ELF dan jewels. Hyena dan Jiyoo yang berdiri di depan pun ikut terdorong-dorong.

Karena tidak kuat menahan dorongan dari orang yang di belakang akhirnya Hyena jatuh tepat di belakang mobilnya Eunhyuk. Di saat itu pula, mobil yang Eunhyuk kendarai berjalan dan knalpot mobil Eunhyuk mengeluarkan percikan api. Dan naasnya, percikan api itu mengenai ke dua mata Hyena.

“aaawww!!”, teriak Hyena sambil menutupi kedua matanya. Lalu, terjadilah keributan yang disebabkan kecelakaan yang dialami Hyena. Tapi, Eunhyuk mengacuhkannya dan pergi.

“Hyena~ya! Gwaenchana?”, tanya Jiyoo kepada Hyena.

“Jiyoo~ya, mataku tidak bisa terbuka! Sakit sekali Jiyoo~ya!”, kata Hyena merintih kesakitan. Dia ingin menangis, tapi matanya terlalu sakit untuk mengaliri air matanya.

Sekitar 2 jam kemudian, Hyena dibawa ke rumah sakit. Setelah menunggu proses panjang, Hyena divonis buta, karena kornea matanya robek.

Flashback end..

=^=

Kyuhyun’s POV

“….begitu ceritanya, Kyuhyun~ssi. Aku tidak marah pada Eunhyuk dan Super Junior. Tapi mungkin Hyena berpikir dengan cara yang berbeda. Dia berpikir, kalau tidak ada Eunhyuk dia tidak akan begini. Tidak ada Eunhyuk berarti tidak ada Super Junior”, cerita Han ahjumma. Dadaku terasa sesak. Sakit sekali.

Operasi donor mata Hyena sudah selesai sesaat itu juga. Kami juga sudah diperbolehkan melihat keadaannya.

“kau mau masuk Kyuhyun~a?”, tanya Han ahjumma, setelah melihat keadaan Hyena. Aku mengangguk.

Sesampainya di kamar Hyena, aku melihat dia, orang yang kusayangi, terkulai lemah sambil menutup matanya.

“Hyena~ya, bangun Hyena! Aku disini!”, kataku sambil mengusap-usap tangan Hyena. Tapi tetap saja tubuh itu tidak bergerak. Air mataku menetes.

Bagaimana kalau dia tidak bangun? Bagaimana kalau ternyata operasi ini malah memperburuk keadaannya? Cho Kyuhyun, kau memikirkan apa? Seharusnya, kau lebih memperhatikan keadaan Hyena sekarang.

=^=

Author’s POV

Semenjak hari itu, Kyuhyun dan orang tua Hyena bergantian menjaga Hyena. Karena Kyuhyun tidak mempunyai waktu yang banyak, akhirnya dia menjaga Hyena setiap malam. Dengan seluruh sisa kekuatannya.

Semua member Super Junior juga sudah mengetahui kejadian ini dan kejadian yang sudah lalu. Semua terhenyak, terutama Eunhyuk. Dia berpikir waktu itu, itu hanya akal-akalan fans saja untuk berteriak-teriak.

“Hyena, bangunlah!”, kata Kyuhyun dengan suara yang amat lemah.

“Hyena, kau harus bertahan, kalau kau tidak ada aku tidak akan hidup. Lihat aku sekarang, aku bagaikan mayat hidup tanpa melihatmu tersenyum”, ucap Kyuhyun sambil mengelus puncak kepala Hyena.

“bertahanlah, Na~ya! Mianhae aku tak bisa menjagamu disaat kau terluka! Jadi, bangunlah, Na~ya”, kata Kyuhyun. Bahunya mulai gemetar.

“Na~ya, saranghae, jeongmal saranghae”, ucap Kyuhyun. Lalu perlahan-lahan Hyena membuka matanya.

 

Hyena’s POV

Aku tidak tahu aku ada dimana. Disini sangat gelap. Apa aku sudah mati?

“bertahanlah, Na~ya! Mianhae aku tak bisa menjagamu”, suara itu. Suara yang hadir di mimpiku akhir-akhir ini. Dan aku menyadari….itu suara Kyuhyun.

“Na~ya, saranghae, jeongmal saranghae”, aku membuka mataku perlahan. Aku melihat namja tampan dengan wajah memerah karena menangis. Wajah yang sama dalam mimpiku. Mungkinkah itu adalah Kyuhyun?

“Kyuhyun~a?”, tanyaku. Suaraku masih serak.

“ne?”, tanya Kyuhyun sambil tersenyum. Apa benar ini Cho Kyuhyun?

“kau Kyuhyun?”

“ne, Na~ya”, hatiku lega. Tapi sesaat kemudian, aku teringat dia member Super Junior.

“pergi! Pergi! Aku tak mau melihatmu! Pergi!”, usirku. Aku melihat Kyuhyun kaget.

“Na~ya! Aku bukan Eunhyuk hyung!”, katanya dengan suara parau.

“aku tidak mau mendengar nama itu, Kyu~a! Walaupun kau bukan dia, tetap saja! Aku tidak suka!”, ucapku kasar.

“Na~ya, aku mencintaimu”, ucap Kyuhyun.

“pergi!”

“baiklah, Na~ya”

Kyuhyun pergi meninggalkanku. Hatiku sakit. Maaf Kyuhyun~a.

=^=

3 hari kemudian…..

Kyuhyun’s POV

Sudah 3 hari ini aku gila. Memikirkan dia yang tidak mau melihatku lagi. Kenapa kau membuatku gila, Na~ya? Aku terlalu mencintaimu.

“Kyuhyun~a..”, panggil Sungmin hyung. Aku menghiraukannya.

“Kyuhyun~a, kau harus kembali hidup. Kau tidak boleh seperti ini. Kau harus bersikap profesional. Ingat ELF, Kyu~a!”, katanya,

“bagaimana aku bisa hidup, kalau oksigenku tak mau berada di dekatku?”, kataku. Tapi tetap menurutinya untuk bersifat profesional.

“hahaha, sudahlah, hyung!”kataku sambil tertawa dan memukul pundak Sungmin hyung yang melongo melihat kelakuanku.

“wae?”, tanya Eunhyuk hyung yang melihatku tertawa.

“siapa kau?”, teriak Donghae hyung dari dekat pintu depan.

“siapa, hyung?”, tanyaku dan menghampirinya. Aku tersenyum kecil melihatnya.

=^=

Hyena’s POV

Hari ini aku sudah pulang dari rumah sakit. Aku sudah bilang eomma bahwa aku tidak akan langsung pulang ke rumah. Aku mau ke dorm Super Junior.

Eomma sudah menceritakan semuanya padaku, kata eomma, Kyuhyun sangat mencintaiku. Jadi, karena itu, aku tidak boleh menyia-nyiakan Kyuhyun. Dia namja yang baik. Sebenarnya yang terbangun dari keadaan kritisku karena aku mendengar suaranya. suaranya. Suara yang selalu ada di mimpiku. Suara yang selalu kurindukan. Suara yang berasal dari namja yang sama. Namja yang membuatku benar-benar merasakan jatuh cinta. Namja yang membuatku menderita karena terlalu merindukannya. Namja yang membuatku harus menerima fakta, melupakan masa lalu.

Setelah sekitar 50 menit perjalanan, aku sampai di depan pintu dorm Super Junior di lantai 11. Aku tidak berani mengetuk pintunya, aku gugup.

“hahaha, sudahlah, hyung!”teriak seseorang. Suara namja itu. Namja yang kurindukan. Tanpa sadar bibirku membentuk senyuman kecil. Dia bahagia. Apakah aku saja yang menderita seperti ini? Apakah aku saja yang merindukannya selama ini? Apakah aku saja yang mencintainya?

“wae?”, suara itu membuyarkan lamunanku. Suara namja itu. Namja brengsek. Namja yang menyebabkan semua ini terjadi.

Pintu yang berada di depanku ini, tiba-tiba terbuka. Tubuhku menegang.

“siapa kau?”, kata, tidak, teriak seorang namja yang seingatku bernama Donghae. Donghae oppa. Aku malah menundukkan kepalaku. Ternyata, aku belum siap menerima semua ini.

Sekelebat kejadian yang dulu kualami muncul di benakku. Pandanganku tiba-tiba menjadi kabur, karena mataku yang sekarang dipenuhi air mata. Air mata yang kutahan agar tidak menetes.

“siapa, hyung?”, tanya seseorang. Itu Kyuhyun. Aku masih menundukkan kepalaku. Aku tidak berani menatap wajahnya.

“Na~ya..”, panggil Kyuhyun dengan suara lembut. Secara reflek aku mengangkat kepalaku. Memperlihatkan raut kesedihan di wajahku.

“kau kenapa, Na~ya?”, tanya Kyuhyun sambil memegang pergelangan tanganku. Hangat. Aku menundukkan kepalaku lagi.

“ini Hyena mu?”, tanya Donghae oppa. Hyena mu? Kenapa aku sangat suka mendengarnya? Aku masih menundukkan kepalaku. Masih menahan air mata yang kali ini bertambah banyak.

“ne, hyung. Han Hyena”, jawab Kyuhyun yang masih memegang pergelangan tanganku. Seakan dia tidak membiarkan aku lari.

“Han Hyena? Dimana? Aku mau bertemu dengannya”, suara namja brengsek itu lagi. Aku harus segera pergi dari sini. Aku belum mau melihat mukanya.

Aku menarik tanganku, tapi Kyuhyun memegang tanganku terlalu kuat. “lepaskan aku, Kyu~a”, kataku memohon pada Kyuhyun.

“Na~ya, kau harus bisa menerima kenyataan. Kau tidak bisa seperti ini terus”, kata Kyuhyun.

“tidak, Kyu~a. Aku belum siap”, kini air mataku sudah mengalir.

Tiba-tiba Kyuhyun memelukku. “jangan menangis Hyena. Tidak akan terjadi apa-apa. Pegang janjiku, aku akan menjagamu meskipun itu harus merelakan nyawaku. Percaya padaku tidak akan apa-apa”, kata Kyuhyun sambil mengusap kepalaku. Entah kenapa, suaranya membuatku tenang.

Tanpa perintah dari otakku, tanganku tiba-tiba bergerak untuk membalas pelukannya. Pundakku mulai bergemetar. “aku belum siap, Kyu~a”, kataku.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dan memegang pipiku, “kau akan siap. Ingat, aku ada disini. Aku akan melindungimu. Lagipula tidak akan terjadi apa-apa, cobalah untuk percaya padaku”, kata Kyuhyun. Aku mengangguk. Kyuhyun tersenyum dan memelukku sekali lagi. Pelukan singkat.

“saranghae, Na~ya. Jeongmal saranghae”, kata Kyuhyun sambil menatap mataku dalam.

“nado, Kyuhyun~a”, kataku sambil menunjukkan senyum termanisku padanya.

Kyuhyun menarik tanganku untuk masuk ke dorm. Aku tidak tahu sejak kapan Donghae oppa sudah masuk kembali ke dalam dorm.

“sudah pelukannya?”, tanyanya yang kini duduk di depan TV. Pipiku memanas.

“hyung…”, kata Kyuhyun dengan nada dingin.

“kau Han Hyena?”, tanya Eunhyuk yang tiba-tiba berdiri di sampingku. Aku secara tidak sadar langsung meremas lengan kaos Kyuhyun. Aku takut.

“tidak apa-apa”, ucapnya menenangkanku sambil mengusap-usap kepalaku. Dan entah kenapa, aku percaya. Aku mengangguk ke arah Eunhyuk.

“maaf atas kejadian yang dulu. Kukira itu hanya akal-akalan fans agar aku keluar dari mobil. Jeongmal mianhae, Hyena~ssi”, ucapnya. Aku merasa bebanku terangkat semua. Kebencianku terhapus. Benar kata Kyuhyun, tidak akan terjadi apa-apa.

“ah, gwaenchana, Eunhyuk~ssi”, kataku sambil tersenyum. Kyuhyun menepuk-nepuk pundakku.

“panggil aku oppa!”, kata Eunhyuk bersemangat. “kita berteman sekarang!”, lanjutnya.

“ne, oppa”

“tidak! Dia saja tidak pernah memanggilku oppa! Aku tidak mau mendengarnya memanggilmu oppa, hyung!”, kata Kyuhyun tiba-tiba dari belakang tubuhku.

“untukmu, itu pengecualian Cho Kyuhyun”, kataku sambil mengeluarkan senyuman sinisku terhadapnya. Senyuman yang sudah lama tidak kutunjukkan semenjak aku berada di dunia gelap itu. Senyuman kebahagiaanku.

“yak, Han Hyena kau tidak bisa seperti itu!”, katanya masih berteriak-teriak di depanku. Sedangkan aku malah dikerubungi Donghae oppa, Ryeowook oppa dan Sungmin oppa untuk berkenalan.

“aaa, neomu kyeopta! Lebih baik kau berpacaran denganku saja daripada dengan Kyuhyun!”, kata Donghae oppa menggoda Kyuhyun.

“apa-apaan kau, hyung! Dia milikku!”, teriak Kyuhyun di dekat telingaku.

Aku menjitak kepalanya, “aish, bisakah kau diam? Kau berisik sekali? Kau mau aku terancam tuli karena berada di dekatmu?”, teriakku.

“aish, appo, Han Hyena!”, teriaknya.

“baiklah oppadeul, aku pamit dulu! Annyeong higaseyo! Terima kasih sudah menerimaku disini!”, ucapku sambil tersenyum.

“yak, mau kemana kau, Han Hyena?”, ucap Kyuhyun saat melihatku meninggalkan dorm.

“Kau mau kemana?”, tanya Kyuhyun sambil terengah-engah karena mengejarku. Sekarang dia memakai alat penyamarannya. Aku tidak menjawabnya.

Aku berjalan terus ke arah taman di dekat apartemen. Kebetulan taman ini sudah sepi.

“yak! Kau ini kenapa sebenarnya?”, kata Kyuhyun sambil membalikkan tubuhku ke arahnya. Aku tercengang. Setampan inikah dirinya? Inikah namjachinguku?

“Han Hyena!”, katanya mengangetkanku dari lamunanku.

“aish, kau ini kenapa? Kau diberi makan apa di rumah sakit sampai berubah seperti ini?”, tanya Kyuhyun.

Aku tertawa. “kau yang kenapa, Kyuhyun~a? Kau berisik sekali!”

“apa kau sudah jatuh cinta pada namja lain jadi kau berubah begini?”, tanyanya. Aku mengangguk.

“yak, siapa? Aku akan…..”, aku mencium pipinya tiba-tiba, dia melongo menyadari apa yang kulakukan.

“yak, jangan memasang wajah seperti itu, babo! Kau terlihat seperti orang bodoh! Ah kau memang bodoh! Dulu aku jatuh cinta pada Cho Kyuhyun yang ‘katanya’ seorang pekerja kantoran biasa. Tapi, ternyata aku menyadari aku jatuh cinta pada Super Junior Cho Kyuhyun”

 

Kyuhyun’s POV

“yak, jangan memasang wajah seperti itu, babo! Kau terlihat seperti orang bodoh! Ah kau memang bodoh!”, baru saja aku akan marah padanya tapi tiba-tiba dia melanjutkan, “Dulu aku jatuh cinta pada Cho Kyuhyun yang katanya seorang pekerja kantoran biasa. Tapi, ternyata aku menyadari aku jatuh cinta pada Super Junior Cho Kyuhyun”

Aku tercengang dengan apa yang barusan dia katakan. Aku tidak menyangka dia akan seperti itu.

“aish, aku cuma berkata seperti itu, wajahmu sudah berubah menjadi orang bodoh! Cho Kyuhyun baboya!”, teriaknya.

“aish”, dengusku.

“tapi yang kukatakan serius, Kyuhyun~a”, katanya.

“ya, aku tahu. Mana ada yeoja yang tidak tahan dengan pesonaku”, godaku.

“jangan terlalu percaya diri, Cho Kyuhyun!”, katanya sambil menjitak kepalaku.

Aish, kenapa dia jadi kasar begini, “aish, kenapa kau jadi kasar begini? Mana Han Hyena yang dulu lemah lembut?”, kataku. Dia menatapku marah.

“yasudah, kalau begitu tinggalkan aku!”, katanya.

“sayangnya, aku tidak bisa, Na~ya”, ucapku sambil memeluknya.

“aku tahu. Kau memang tidak bisa hidup tanpaku”, katanya. Aish.

“aish, kau menggelikan, Hyena~ya! Kenapa kau tidak seperti dulu?”, kataku masih tetap memeluknya.

“kalau begitu cintai saja Han Hyena yang tidak berguna itu! Cintai saja Han Hyena yang kau janjikan akan menerimanya apa adanya”, serunya marah tapi tidak melepaskan pelukanku.

“aku memang menerimanya, kan? Sampai sekarang pun aku masih menerimamu, walaupun sifatmu berubah”, kataku sambil melepaskan pelukanku. Dia tersenyum. Kupikir ini saatnya.

Aku mengeluarkan kotak kecil dari kantongku dan berlutut, aku membuka kotak itu, “would you marry me, Na~ya?”, aku melihat Hyena tersenyum. Dan semburat merah muncul di pipinya yang indah.

“yak, kau tidak pantas seperti ini Kyu~a! Kau terlihat konyol!”, teriaknya. Apa-apan dia?

Baru saja aku akan berdiri dan memarahinya, dia cepat-cepat menyela, “I know you’ve known what I’ll say! You know I’ll say I do to marry you, I’ll say I do to be your everlasting friend during our life”, aku tercengang dia mengatakannya dengan cara yang berbeda dengan yeoja lainnya. Tentu saja, karena dia yeojachingu ku.

Aku memakaikan cincin ke tangannya. Ah, akhirnya aku berhasil memilikinya.

=^=

beberapa bulan kemudian….

Akhir-akhir ini, Hyena selalu datang ke dorm Super Junior. Tidak, dia selalu menemaniku kemana pun aku pergi. Dia sekarang menjadi asisten pribadiku. Dan sebentar lagi dia akan menjadi asisten pribadiku selama hidupku. Hyungdeul belum mengizinkanku dan Hyena menikah sebelum Hyena dan hyungdeul dekat. Tapi itu sudah berhasil, tinggal menunggu 3 bulan lagi kami akan menikah. Undangan pun sudah jadi, tinggal disebarkan. Sebenarnya, menurutku, 3 bulan itu terlalu lama. Aku ingin segera menikahinya.

Sekarang, aku dan dia sedang bertanding bermain game. Tak kusangka ternyata, seorang Han Hyena adalah gamer. Ah, Tuhan memang baik padaku.

“ini, Kyuhyun~a”, kata Heechul hyung tiba-tiba. Sejak kapan dia berada di dorm lantai 11? Dia memberikanku sebuah undangan. Undangan pernikahan untukku.

Kim Jaehoon’s and Kim Hyojin’s wedding…

Hyena menepuk pundakku dan tersenyum. Dia kira aku akan sedih melihat undangan ini? Untuk apa aku sedih jika sudah ada yeoja yang tidak akan menyakitiku?

“kau akan menemaniku untuk menghadirinya, kan?”, tanyaku yang disusul anggukkan kepalanya. Aku mengacak-acak rambutnya pelan.

“yak, Cho Kyuhyun! Apa yang kau lakukan? Sudah untung aku mau menemanimu, kenapa kau malah menyiksaku?”, teriaknya.

“aku memiliki hak untuk menyiksamu Han Hyena! Karena kau akan segera menjadi milikku”, kataku sambil melanjutkan game yang tertunda.

Aku bisa melihatnya memberikan tatapan membunuhnya padaku melalui ujung mataku. Lalu, dia kembali memfokuskan matanya ke arah game dan dia tersenyum tipis. Hah, kau bahagia, kan karena kau segera akan menjadi milikku? Memang, sudah kubilang dari awal akan lebih baik namanya menjadi Cho Hyena.

Kemudian kami berdua mulai bermain game lagi. Tidak selamanya game itu buruk, kan? Buktinya, karena game lah kami menjadi lebih dekat.

=^=

Jam 11:11 pm. Sudah malam. Tiba-tiba aku merindukan Hyena. Ini parah baru saja beberapa menit yang lalu aku bertemu dengannya tapi aku sudah rindu padanya. Aku harus cepat-cepat menikahinya.

Aku berjalan ke kamar Hyena. Semenjak Hyena menjadi asisten pribadiku, dia ikut tinggal di dorm. Mungkin setelah kami menikah kami baru akan pindah ke apartemen kami berdua.

Aku melihatnya yang sedang tertidur pulas. Manis sekali. Mungkin aku akan menjadi orang paling bahagia di dunia apabila menjadi orang yang terakhir kali melihatnya sebelum dia tertidur, dan menjadi orang pertama yang melihatnya ketika dia terbangun.

Aku mendekati wajahnya. Hanya melihatnya saja. Tapi, lama-kelamaan aku semakin mendekat dan mencium bibirnya. Hangat. Aku tersenyum kecil. Untungnya Hyena tidak menyadari apa yang telah kulakukan.

“apa yang kau lakukan, Kyu~a? Cepat kembali ke kamar! Kalau tidak, kuyakin kau bisa melakukan sesuatu yang lebih parah ketika Hyena tertidur!”, omel Sungmin hyung. Aish, dia mengganggu saja.

=^=

Hari ini adalah hari dimana Hyojin dan Jaehoon menikah. Aku dan Hyena berangkat terpisah dengan hyungdeul. Lagipula, mereka juga tidak mau melihatku dengan Hyena. Mereka kesal karena aku, sang magnae, akan melangkahi ke 12 hyungdeul ku.

Hari ini, Hyena berdandan cantik sekali. Melihatnya membuatku ingin menggantikan posisi Jaehoon dan Hyojin yang kini sedang menerima ucapan selamat dari para tamu.

 

Hyojin’s POV

Hari ini hari dimana aku akan menikah dengan Kim Jaehoon. Beberapa hari setelah dia meninggalkanku, dia menemuiku. Dia memintaku dengan sangat untuk kembali padanya. Karena aku masih mencintainya, akhirnya aku menerimanya kembali.

Aku memakai gaun putih, aku tidak percaya bahwa ini aku, Kim Hyojin akan menikah dengan Kim Hyojin. Betapa beruntungnya aku.

Setelah pengucapan janji, kami menjalani resepsi pernikahan. Banyak tamu yang datang. Setelah beberapa saat, akhirnya aku melihat sepasang kekasih. Kyuhyun dan Hyena. Mereka terlihat cocok sekali. Dan yang mengejutkan adalah Hyena sudah bisa melihat?

Kyuhyun tidak memakai alat penyamaran apapun. Karena seluruh dunia sudah tahu, bahwa Cho Kyuhyun sudah memiliki yeojachingu bernama Han Hyena. Itu sudah menjadi rahasia umum. Sepertinya, dia memang sangat ingin memamerkan yeojachingu nya itu pada orang lain.

“annyeong haseyo. Han Hyena imnida”, kata Hyena sambil membungkuk ke arahku.

“annyeong! Kim Hyojin imnida! Maaf pertemuan pertama kita buruk sekali! Dan Kyuhyun~ssi maafkan apa yang telah kukatakan padamu”, kataku sambil tertawa.

“aku sudah memaafkanmu, Hyojin~a. Ohya, perkenalkan ini tunanganku”, katanya sambil menggenggam tangan Hyena.

“Jaehoon~ssi, kau harus menjaga Nara dengan baik. Jangan lupa kau harus cepat-cepat punya anak! Siapa tahu Hyojin berbalik memandangku lagi”, ucap Kyuhyun pada Jaehoon sambil melirikku. Jaehoon mengangguk sambil tersenyum. Aku bisa melihat Hyena menyenggol tangan Kyuhyun dengan wajah evil nya? Sejak kapan dia mempunyai sifat seperti Kyuhyun seperti ini?

Kyuhyun hanya tertawa dan membisikkan sesuatu ke telinga Hyena. Sesaat kemudian, pipi Hyena memerah dan Kyuhyun mengacak-acak rambut Hyena sambil tersenyum.

“hei, kalian berdua! Sudahlah jangan bermesra-mesraan disini! Harusnya kamilah yang bermesraan seperti itu, yang menikah kami!”, kata Jaehoon tiba-tiba dengan nada bercanda. Kyuhyun hanya tertawa kecil lalu menggenggam tangan Hyena.

“untuk kalian berdua, gyorhon chukha deurimnida!”, ucap Kyuhyun dan Hyena bersamaan.

“dan ini”, kata Kyuhyun sambil memberikan sesuatu ke Jaehoon dan aku.

Cho Kyuhyun’s and Han Hyena’s wedding. Undangan pernikahan? Mereka akan menikah? Aku tersenyum melihat kartu undangan yang berada di tanganku saat ini.

“wah, mau menyusul rupanya”, kataku.

“haha, iya”, kata Hyena sambil tertawa kecil.

=^=

3 bulan kemudian…..

Kyuhyun’s POV

Aku menunggu Hyena di atas altar. Sambil tersenyum, karena melihatnya kesusahan dengan gaunnya. Walaupun seperti itu, dia tetap cantik. Istri seorang Cho Kyuhyun memang harus cantik, kan? Haha, menggelikan.

Appa nya Hyena memberikan tangan Hyena kepadaku. Aku bisa merasakan tangannya yang dingin dan berkeringat. Aku yakin dia sangat gugup. Karena aku merasakan hal yang sama.

Akhirnya tibalah saatnya aku yang memakai tuxedo dan Hyena yang memakai gaun yang indah mengucapkan janji suci.

Betapa cantiknya Hyena saat memakai gaun itu. Yeoja cantik, dan namja……….tampan? Setidaknya itu yang dibilang orang-orang, kan?

Seperti biasa, pengucapan janji dimulai dari mempelai pria. Aku berdoa supaya tidak akan terjadi kesalahan kata saat aku berbicara sedikitpun, karena Hyena sudah susah payah agar tidak terjatuh saat menuju ke altar ini.

“Aku, Cho Kyuhyun, menerimamu, Han Hye-Na, menjadi istriku, sahabat tetapku, pasanganku yang setia, kekasihku, dan ibu dari anak-anakku sejak hari ini dan seterusnya. Dalam kehadiran Tuhan, keluarga, dan sahabat kita, aku menawarkan perjanjian ini secara sungguh-sungguh, menjadi pasangan setiamu dalam sakit ataupun sehat, dalam susah ataupun senang, dan dalam kebahagiaan ataupun penderitaan. Aku akan mencintai apa yang sudah aku ketahui dan mempercayai apa yang belum aku ketahui tentangmu. Aku dengan tidak sabar mengantisipasi kesempatan untuk menua bersamamu, mengetahui akan menjadi wanita seperti apa kau nantinya, dan jatuh cinta sedikit lebih banyak daripada yang kulakukan sebelumnya setiap harinya. Aku berjanji akan mencintaimu tanpa syarat, mendukungmu untuk mencapai keinginanmu, menghormati dan menjagamu, untuk tertawa dan menangis bersamamu, untuk menghargaimu, dan untuk bertahan bersamamu seumur hidupku”

Aku tersenyum lega saat aku menyelesaikan kata-kataku. Aku bisa melihat wajah Hyena memerah. Membuatnya terlihat semakin cantik.

Sekarang giliran Hyena. Aku bisa melihat Hyena mengatur napas sebelum mengucapkan janji yang sangat sakral itu.

“Aku, Han Hye-Na, menerimamu, Cho Kyuhyun, menjadi suamiku, pasangan hidupku dan satu- satunya cinta sejatiku. Aku akan menghargai pernikahan kita dan lebih mencintaimu tiap harinya dibandingkan yang kulakukan pada hari sebelumnya. Aku akan mempercayaimu dan menghormatimu, tertawa dan menangis bersamamu, mencintaimu dengan setia dalam susah ataupun senang, tanpa menghiraukan rintangan yang mungkin akan kita hadapi bersama. Aku memberimu tanganku, hatiku, dan cintaku, dari hari ini dan seterusnya, selama kita hidup”

Ternyata Hyena melakukannya dengan baik. Aku tersenyum padanya. Kami telah mengucapkan janji. Tinggallah satu janji lagi yang harus kami ucapkan bersama-sama.

“Memohonlah dengan sangat padaku agar tidak meninggalkanmu. Kemana kau pergi aku akan pergi dan dimana kau tinggal aku akan tinggal. Sahabat-sahabatmu akan menjadi sahabatku, dan Tuhanmu akan menjadi Tuhanku. Dan dimana kau mati, aku akan mati dan disanalah aku akan dimakamkan. Semoga Tuhan memberkati dan tidak ada sesuatu apapun kecuali kematian yang akan memisahkanmu dariku”

Aku bisa melihat orang-orang tersenyum bahagia saat kami menyelesaikan pengucapan janji itu. Terutama appa dan eomma ku, appa dan eomma Hyena juga.

Aku baru menyadari bahwa Hyojin datang bersama Jaehoon. Hyojin tersenyum ke arahku sambil menunjukkan perutnya yang membesar. Dia hamil? Cepat sekali? Jaehoon tersenyum bangga ke arahku. Tapi, aku teringat bahwa masih ada kelanjutan dari ini semua. Kini tibanya saat pemakaian cincin pernikahan. Kenapa aku jadi gugup begini?

Aku menatap Hyena, dia sama terlihat gugupnya denganku. Semoga saja, kami tidak melakukan kesalahan karena kami tidak melakukan kesalahan apapun sedari tadi.

Aku yang pertama kali memakaikan cincin pernikahan ke jari manis tangan kiri Hyena. Cincin itu sangat cantik di jarinya yang lentik.

Kini giliran dia, belum sempat cincin itu masuk ke jariku, cincin itu terjatuh, menggelinding entah kemana. Semua orang terlihat panik. Termasuk eomma dan appa aku dan Hyena

“ah, ini dia!”, teriak Leeteuk hyung. Dia memang duduk di depan di dekat kami, jadi wajar saja kalau dia yang menemukannya.

Lalu cincin itu, diberikan pada Hyena dan dia memakaikannya padaku. Kenapa dia bisa sangat bodoh sampai menjatuhkan cincinnya segala? Semua orang tertawa.

“babo! Kau membuatku malu! Ini diliput media, kau tahu?”, kataku dengan suara pelan saat dia selesai memakaikan cincin itu ke jariku.

“jangan begitu, Tuan Cho! Aku tahu kau sangat mencintaiku”, kata Hyena sambil memamerkan senyumnya.

“percaya diri sekali kau!”, balasku. Kami berdebat di depan semua orang. Tapi, mereka tidak tahu kalau kami sedang berdebat. Sungguh ajaib (?)

“kalau kau tidak mencintaiku, kenapa kau mencium bibirku di saat aku tidur? Itu mencuri namanya!”, katanya. Mataku terbelalak saat dia mengatakan hal itu. Darimana dia tahu? Ah ya, hanya satu orang yang tahu itu dia adalah…..Sungmin hyung.

Aku memberikan tatapan tajamku kepadanya. Dan dia hanya tersenyum tanpa dosa sambil mengangkat kedua jarinya sehingga berbentuk huruf ‘V’. Aish, dia itu membuatku malu saja.

“sudahlah jangan begitu toh itu bukan hal buruk”, kata Hyena.

“aish, tapi itu….”, baru saja aku ingin melanjutkan kalimatku, dia menarik tengkukku dan menciumku. Aku kaget dibuatnya.

Aku bisa mendengar para tamu undangan bersorak-sorak. “wah, Hyena mencium Kyuhyun duluan! Sudah tidak sabar rupanya(?)”, hahahaha, konyol.

Dia melepaskan ciumannya, lalu dia tersenyum menunduk. Pipinya memerah. Aahh, neomu yeppeoyo!

Aku mau menggodanya, jadi aku menarik wajahnya dan menempelkan bibirku ke bibirnya. Aku bisa merasakan tubuhnya tersentak tapi tidak menolak.

Aku bisa mendengar orang-orang bersorak-sorak lagi, “wah, Kyuhyun ternyata agresif (?)”, teriak seseorang, sepertinya itu suara Eunhyuk hyung. Aish, apa-apaan dia!

Aku melepaskan ciumanku, aku bisa melihat pipinya bertambah memerah.

“saranghae, Na~ya”, ucapku sambil mengelus pipinya di depan semua orang. Orang-orang berteriak llagi, “wawawawahhh!”

“nado saranghae, Kyu~a!”, balasnya.

“panggil aku oppa!”, pintaku. Aku bisa melihatnya tersenyum.

Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, “sayangnya aku tidak mau, Kyu~a”, katanya. Aish, dia selalu saja begitu. Tapi itu yang membuatnya spesial. Dia istriku. Asisten pribadiku selamanya.

The End.

=^=

KYAAAAAAAA!!!!! Selesai selesai! *lapkeringet* endingnya menjijikan ya? Aku aja buatnya mual(?) ada yang ngerasa endingnya berasa pernah liat? Haha, orang aku terinspirasi dari drama korea. Judulnya apa ya? Lupa-_- Pokoknya itu salah satu drama korea yang aku suka. Eung…ada yang mau afterstory nya? Kalo mau ya aku buatin idenya udah ada kok~ udah ah, terima kasih sudah baca~ comment sekali lagi ditunggu. *tebarbungabarengheechul*

12 thoughts on “True Destiny [part 4/END]

  1. romantis……….afterstory nya donk chingu…..pnsaran ni ama khidupan ornikhan mreka n gmn klu hyenany hamil n punya ank…….pst seru dh…….

  2. after storynya please !!!!!! ini kenapa ceritanya bisa rame begini ya? :( kalau bisa after storynya panjangin dikit jangan one shoot … kekekeke

  3. waaaaaaaaaaaaaaaaa akhirnyaaaaahhhhhh. sip! ide ceritanya emang dari awal udah bagus banget. pengemasan ceritanya juga. cuma di sini masih ada typo juga. contohnya, “Kim Hyojin akan menikah dengan Kim Hyojin”. Aku sempet tergelak bacanya, but it’s oke. Dan lagi-lagi nama nara muncul. Harus hati-hati, takutnya berujung berabe :D
    Satu hal! Di sini si magnae kyuhyun ditindas mulu, ya? Maksudnya, disakiti mulu. Akhirnya bisa juga magnae satu ini tersiksa. muehehehehhehehehhe~
    btw, kamu betulan KyuNaFfection, ya? soalnya janji pernikahannya persis seperti yang dibuat yuli eonni. wohooooowwwwww!!!!
    Ps: Eunhyuk-nya kesian amat di sini. Sini, abang! W peluk sini!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s