That’s Not True

Annyeong..

Maaf saya ikut post FF saya. Saya masih amatir dalam membuat FF. Ini adalah FF yang sedikit bergenre YAOI. Tapi percayalah, ini bukan tentang YAOI murni kok. Jadi jangan takut untuk baca ya. Ditunggu comentnya chingu…

 

Title : “Thats Not True”

Author : MiinahHae

Genre : Frendship

Warning : sedikit yaoi, sedikit doang. ^^,

Cast:

Lee Donghae

Choi Siwon

Other Cast :

Other member Super Junior

Malam hari di dorm super junior…

“kalian hebat!” seru Ryewook yang menyambut kedatangan Eunhyuk dan Donghae.

“yeahh~ aku bisa merasakan keberadaan Eunhae disana.” Puji Siwon.

“ahaha~ kalian berlebihan.” Ujar Eunhyuk.

“atau kalian sedang ingin sesuatu dari kami, huh? Ayo mengaku saja.” sambung Donghae membuat tangan Sungmin melayang tepat dikepalanya,

“apoo..” Donghae meringis.

“kami benar-benar memujimu tapi kau malah berpikiran lain.” Ucap Sungmin.

“ya,ya,ya maafkan aku. Tapi.. terima kasih.” Jawab Donghae dengan senyumnya yang lebar. Dan semuanya larut dalam kebersamaan malam itu. Dengan beberapa makanan yang husus dibawa oleh Eunhae bertepatan dengan suksesnya single baru mereka.

“Hae.. kau tak apa?” tanya Leeteuk tiba-tiba. Semua menoleh pada Donghae.

“aku?” tanya Donghae bingung.

Eunhyuk yang duduk disamping Donghae langsung meraih wajah Donghae. Memeriksa keanehan yang terjadi pada wajah Donghae.

“kau demam Hae.” Ucap Eunhyuk. Sedikit rasa hawatir terpancara diwajahnya. Donghae menepis tangan Eunhyuk dari kedua pipinya.

“kau berlebihan hyuk.” Elak Donghae. Sungmin mengikuti jejak Eunhyuk menempelkan tangannya di wajah Donghae.

“kau benar-benar demam Hae.” Ucap Sungmin yakin.

“ahh.. tapi aku tak merasa pusing atau apapun kok. Sungguh..” jawab Donghae mengernyit bingung.

“jangan berbohong padaku.” ucap Leeteuk menatap Donghae.

“tapi aku tak berbohong.” Ucap Donghae bingung.

“tak terlalu tinggi. Tapi suhu tubuhmu yang hangat itu sudah menjelaskan bahwa kau sedikit demam.” Jelas Sungmin. Donghae menyerah. Ia hanya mengangkat bahunya, dan hendak meminum segelas air didalam gelasnya,

“jangan minum air dingin Hae. Minumlah air yang hangat.” Ucap Siwon menahan tangan Donghae.

“baiklah.” Jawab Donghae menurut. Sedikit rasa lega terpancar di wajah Siwon. Entah kenapa dia merasa jadi orang yang paling menghawatirkan Donghae saat ini.

Sekitar jam 23.30 saat itu. Leeteuk kelimpungan mencari Donghae yang hilang dari tempat tidurnya. Beberapa menit mencari, akhirnya ia menemukan Donghae yang sedang bermain game, dengan siapa lagi jika bukan Kyuhyun. Ya,, Donghae sedang bermain game dengan maknae Kyuhyun. Dan itu membuat Leeteuk melotot marah pada keduanya.

“YA!!” teriaknya dari arah pintu. Dua umat yang sedang bersenang-senang itupun terkejut dengan bentakan Leeteuk.

“hyung!! kau mengagetkan kami.” Celetuk Kyuhyun.

“kenapa kalian belum tidur?” tanya Leeteuk sedikit meredam kemarahannya.

“besok kan libur. Aku memang sering begadang main game jika besoknya libur. Kau tahu itu dengan jelas kan hyung?” jawab Kyuhyun ringan. Kali ini mata Leeteuk berpindah pada Donghae.

“aku tak bisa tidur hyung!” jawab Donghae sedikit merengek.

“kau kan sedang kurang sehat! kyu kenapa kau tak menyuruhnya tidur, malah membiarkan dia tak tidur seperti ini.” Cecar Leeteuk pada kedua dongsaeng dihadapannya.

“sudahlah hyung. aku tak apa! Jangan berlebihan.” jawab Donghae  malas sambil berlalu bermaksud kembali ke kamarnya dan tidur, menuruti apa yang dikatakan hyungnya. Kyuhyun hanya acuh dan kembali bermain. Leeteuk hanya menggelengkan kepalanya.

“kuberi kau waktu 30 menit lagi untuk bermain kyu. Aku akan kembali nanti. Awas kalau nanti belum tidur.” ancam Leeteuk sambil mengikuti Donghae. Tak ada jawaban apapun dari Kyuhyun.

  • §§§

“ada apa denganmu, huh?” tanya Leeteuk saat tiba dikamarnya.

“memangnya ada apa denganku hyung?” tanya Donghae sedikit kesal dengan perlakuan berlebihan dari hyungnya tersebut.

“aku hawatir padamu Hae.” Jawab Leeteuk tak nyambung.

Donghae hanya memijit pelan kepalanya, baru menyadari bahwa kepalanya terasa sakit.

“aku tak apa-apa hyung. percayalah.” Jawab Donghae meyakinkan Leeteuk.

“perasaanku berkata lain Hae.” Jawab Leeteuk sambil menghampiri Donghae, dan langsung memeluk dongsaeng kesayangannya itu. donghae hanya diam. Merasakan kepalanya yang terasa semakin sakit dan juga matanya yang serasa berat.

“aku tahu kau lelah.” Ucap Leeteuk.

“yeahh.. mungkin kali ini kau benar hyung.” jawab donghae yang masih dalam pelukan Leeteuk, berkata sambil menutup matanya.

“kalau begitu istirahatlah dengan baik.” Pinta Leeteuk. Ia terlihat hawatir saat merasakan nafas Donghae yang sedikit hangat menyentuh kulitnya.

“kau tidur disini juga ya.” Ajak donghae sambil menunjuk kasurnya.

“baiklah.”

Tidurlah mereka di kasur Donghae tanpa sadar seseorang memperhatikan mereka dengan pandangan cemburu.

  • §§§

Pagi harinya Donghae terbangun dengan kepala yang berat. Seseorang menahan tangannya, “tak usah memaksakan diri Hae, tidurlah lagi.” Ucapnya. Donghae memfokuskan pandangannya, dan mendapati Siwon yang sedang duduk disampingnya.

“eng.. aku kenapa Siwon-ah?” tanyanya sambil merasakan sensasi sakit kepala yang sedang melandanya.

“masih bertanya? Semalam kau menggigil Hae. Suhu badanmu tinggi sekali. Kau membuat kami cemas. Kau bahkan tak ingat akan hal itu?” tanya Siwon hawatir.

“benarkah? Aku tak ingat apapun.” Jawab Donghae singkat.

“kau sudah bangun Hae?” tanya seseorang yang baru saja datang.

“bagaimana? Sudah agak baikan?” tanyanya lagi sambil mengusap dahi Dongahe, bermaksud mengecek suhu tubuhnya.

“kukira sudah agak baik Yesung hyung.” jawab Donghae pelan.

“sudah apanya? Lihat panasmu bahkan belum turun hae.” Ucap Yesung, Donghae hanya meringis kecil.

“makan dan minum obat, okay?” tawar Sungmin yang datang sambil membawa makanan dan obat. Donghae menatap makanan itu dengan enggan.

“ayolah hae, kau harus makan.” Desak Siwon. Donghae hanya mengangguk tak pasti.

  • §§§

 

 

Besoknya..

“Hae.. kau yakin nanti akan tampil di KBS?” ucap Leeteuk memandang donghae.

“kukira nanti sore aku sudah sehat. lagipula sekarang panasnya sudah turun kok.” Jawab Donghae mantap.

“ya sudah lah. Sepertinya yang lain juga akan berangkat karena mereka sudah ada jadwal. Kau disini bersama siwon ya.” Ucap Leeteuk.

“baiklah. Tapi dimana dia?” tanya Donghae celingukan mencari Siwon.

“sedang dalam perjalanan kemari. Tunggulah.”

“oke.”

 

Tinggalah Donghae di kamarnya sendirian. Tiba-tiba Siwon datang.

“bagaimana kabarmu?” tanyanya langsung pada Donghae.

“beginilah. Sudah membaik kukira. Kau tak ada jadwal?” tanya donghae.

“jadwalku hari ini adalah menjagamu hae.” Jawab siwon tersenyum. Donghae menemukan kejanggalan dalam senyum sahabatnya itu, namun tak ia hiraukan.

“kau sudah makan obatmu hae?” tanya Siwon tiba-tiba.

“sudah. Dan kantuknya sudah menyerang.”

“kalau begitu tidurlah. Aku akan menemanimu.” Ucap Siwon. Donghae tersenyum dan dengan cepat ia tertidur.

^Siwon POV

Ia sudah tertidur. Syukurlah. Aku lega ia sudah menjadi lebih sehat. namun hatiku tak pernah sehat. aku tak normal. Aku memang tak normal. Jika seorang namja menyukai sesama namja itu tak normal bukan? Yeahh.. sialnya itu terjadi padaku. dan aku mencintainya. Lee Donghae, aku mencintai seorang Lee Donghae.

Kulihat ia tertidur dengan tenang. Wajahnya sangat damai. Lucu sekali dia. Hatiku justru malah miris melihatnya, kenapa? Karena aku tak akan pernah bisa memilikinya bukan?!! Kadang aku menyesal kenapa aku tak jadi seorang yeoja saja sih!!

Kubuka dan kututup kembali majalah yang baru saja kubeli saat tadi perjalanan kemari. Namun gagal. pikiranku masih saja tertuju padanya, pada sesosok namja yang sedang tertidur didepanku. Hatiku berdegup kencang. Sepertinya ini tak bisa kutahan. Aku ingin, dan harus memilikinya!!

Kuputuskan mendekatinya. Kudekatkan wajahku pada wajahnya. Sedikit nafasnya menampar wajahku. Dan tanpa bisa kutahan, bibirku dengan sukses sudah menyentuh bibirnya. Manis… itulah yang kurasakan kini. Cukup lama kurasakan bibirnya yang manis itu. namun tiba-tiba kudapati matanya yang sudah terbuka lebar melihat kearahku. Dan seketika itu juga ia mendorong kasar tubuhku.

“apa yang kau lakukan!!” tanyanya murka. Aku tak dapat berkata apapun. Ia mencengkram kerahku dan memaksaku berdiri.

“jelaskan apa yang kau lakukan padaku barusan, hah?” amuknya.

“kukira aku tak usah menjelaskannya lagi. Kurasa kau mengerti.” Jawabku memandang dalam kedalam matanya yang masih melotot padaku.

“mwo?” tanyanya menunjukkan wajah yang tak percaya.

“iya. Aku mencintaimu Lee Donghae!” akuku padanya. Dia terdiam. Kukira ia sangat terkejut. Dengan cepat kuraih wajahnya, dan sekali lagi kusapu bibirnya. Sekarang sudah terlanjur untuk menyesal, bukan?!! ‘maafkan aku Hae’.

  • §§§

Siwon mencium Donghae dengan kasar. Donghae yang sedang sakit tak bisa melawan Siwon saat itu. siwon mengunci kedua tangannya dengan kuat. Agak lama Siwon memaksanya, membuat air mata Donghae mengalir tanpa izin.

Siwon terus memaksa Donghae hingga ia secara perlahan membuka kancing piyama Donghae. Saat itulah pegangan Siwon melonggar, dan Donghae pun berhasil melepaskan tubuhnya dari Siwon dan langsung meninju wajah Siwon, membuat namja jangkung itu tersungkur.

“BRENGSEK! Sebenarnya kau kenapa hah?” bentak Donghae setelah meninju wajah Siwon.

“kau tak normal Siwon-ah! Kukira kita sahabat!!” bentak Donghae lagi sambil menahan airmatanya yang sebenarnya sudah keluar sejak tadi.

“mianhae. Tapi inilah perasaanku Hae.” Jawab Siwon yang kembali berhasil memancing amarah Donghae.

“itu tak boleh Siwon-ah!! Itu tak benar!!” teriak Donghae sambil menghampiri siwon dengan mengepalkan tangannya kuat.

“sadarlah!!” teriak Donghae yang langsung meninju wajah Siwon lagi, dan lagi. Tepat disaat itulah datang Eunhyuk dan langsung memisahkan mereka. Lebih tepatnya menahan Donghae agar tak lagi memukul Siwon. Sedangkan Siwon sama sekali tak membalas.

“ya! Cukup! Kau kenapa Hae!” ujar Eunhyuk sambil menahan Donghae yang terus berontak dalam genggamannya.

“Lepaskan!!” teriak Donghae pada Eunhyuk. Eunhyuk memandang Siwon tak mengerti. Meminta penjelasan.

“sadarlah brengsek!!” teriak Donghae lagi hendak menggapai Siwon. Namun Eunhyuk menahannya dengan sekuat tenaga.

“arrrrrrghh!!” teriak Donghae frustasi dan langsung melorot dipelukan Eunyuk.

“ya.. ya.. Lee Donghae!!” panggil Eunhyuk panik saat Donghae terduduk. Matanya kosong.

“apa yang terjadi Siwon-ah?” tanyanya lagi meminta penjelasan. Siwon hanya tertunduk dan mencoba membantu Eunhyuk menggendong Donghae menuju tempat tidur. namun Donghae menepis tangan Siwon dan hendak menyerang Siwon lagi.

“cukup Hae!! Cukup!!” teriak Eunhyuk merangkul Donghae lagi.

Donghae merasa shock. Dengan kata lain ia merasa jijik pada perlakuan Siwon terhadapnya. Itu wajar saja bukan?!

Tubuhnya yang sedang tidak sehat itupun sama sekali tidak membantunya. Namun meski demikian, ia tak berhenti menjerit dan meronta dari Eunhyuk. Eunhyuk semakin panik sedangkan siwon hanya terdiam.

“PERGI!!” teriak Donghae akhirnya membuat Siwon langsung lari keluar dorm. Eunhyuk yang sibuk tak dapat menahan kepergian Siwon.

  • §§§

“bagaimana? Apa yang terjadi padanya?” tanya Leeteuk yang baru saja datang.

“ahh aku tak tahu hyung. saat aku datang ia sudah mengamuk dan menyerang Siwon. Tadi itu aku sangat panik!!” jelas Eunhyuk.

“Siwon? Ada masalah apa antara Siwon dan Donghae? Lalu dimana dia?” tanya Leetuk panik.

“Siwon pergi setelah Donghae mengusirnya.” Jawab Eunhyuk lagi. Leetuk mendesah pelan dan pergi menuju kamarnya.

“aku akan menemuinya dulu.” Ucapnya.

“dia sedang dibujuk makan oleh Yesung hyung.” ucap Eunhyuk membuntuti hyungnya tersebut.

“Hae?” sapa Leeteuk mengusap pipi Donghae. Donghae sadar, dia membuka matanya namun tatapannya entah kemana. Leeteuk menatap Yesung, “ia tak menjawabku daritadi.” Ujar Yesung.

“ada apa huh? Kau mau cerita padaku?” bujuk Leeteuk, Donghae masih tak merespon. Dirabanya kening Donghae, dan Leeteuk barnafas keras.

  • §§§

“apa kau berhasil menghubungi Siwon?” tanya Sungmin pada Kyuhyun yang masih sibuk dengan ponselnya. Kyuhyun menggeleng.

“Donghae tak mau bicara sedikitpun. Sedangkan kita tak tahu apapun. Ini membuatku frustasi.” Kesal Sungmin sambil membanting tubuhnya di sofa.

“kau lebay.” Sahut Kyuhyun asal. Sungmin meliriknya, “ya! Bagaimana aku tak berlebihan, lihat kondisi Donghae. Aku begitu hawatir.” Balas Sungmin.

“yah, aku memang belum melihatnya.

^Kyuhyun POV

Hatiku mencelos melihat keadaan Hae hyung. ia begitu pucat. yesung hyung masih belum menyerah membujuknya untuk bicara. Kulihat semangkok bubur utuh yang belum disentuh dimeja dekat kasurnya.

“kemana teuki hyung dan juga Eunhyuk hyung?” tanyaku pada Yesung hyung. setahuku tadi mereka disini.

“mereka keluar mencari Siwon.” Jawab Yesung. Kuhampiri Donghae hyung.

“hyung..” sapaku sambil meraih tangannya. Panas…

“kau belum makan?” tanyaku, “belum.” Malah Yesung hyung yang menjawab. Dia itu payah.

“ya hyung,, aku tak bertanya padamu.” Jawabku ketus.

“aku haus.” Tiba-tiba suara Hae hyung yang serak terdengar.

“huh? Kau haus?” tanya Yesung hyung terlihat senang.

“kuambilkan minum ya.” Kataku cepat dan langsung mengambilkan minuman hangat untuknya.

“bagaimana perasaanmu?” tanya Yesung hyung saat selesai membantu Donghae hyung untuk minum.

“aku lelah.” Jawab Donghae hyung singkat.

“tidurlah. Kami akan menjagamu.” Ujar Yesung hyung sambil mengusap kepala hae hyung. kuselimuti tubuhnya yang panas itu. dan tak lama ia terlelap. Aku dan Yesung hyung saling memandang dan menghela nafas lega secara bersamaan.

  • §§§

“demamnya tinggi sekali!! Bagaimana ini? Kita ke rumah sakit hyung?” tanya Sungmin yang sedang menunggui Donghae. Ada Eunhyuk juga yang sudah tertidur sambil menggenggam tangan Donghae.

Tak menjawab pertanyaan Sungmin, Leeteuk langsung mendekati Donghae yang menutup matanya dengan keringat di sekujur tubuhnya, “hae, ireona. Bilang pada hyung apa yang sakit?” tanyanya sedikit berbisik pada Donghae. Ia menekan handuk di kepala Donghae. Ia sangat terlihat hawatir.

“sungmin-ah, kita berikan dulu obat. Jika besok pagi tak bereaksi kita pergi ke rumah sakit.” Ucap Leeteuk memutuskan.

Mereka memberikan obat pada Donghae dengan hati-hati. Tak lama kemudian mata Donghae sedikit terbuka. Ia memanggil hyungnya lirih, “hyung..” panggilnya. Spontan Leeteuk menepis rasa kantuknya dan kembali fokus pada Donghae.

“kau perlu sesuatu hae?” tanya Leeteuk hati-hati. Donghae menggeleng dan mencoba bangun.

“istirahatlah. Kau mau apa?”. Lagi-lagi Donghae menggeleng dan duduk meski agak oleng. Ia menatap Leeteuk dengan mata yang sayu.

“ada apa,hmm?” tanya Leeteuk lagi. Donghae malah terisak, membuat Leeteuk panik.

“hyung..” panggil Donghae sambil terisak. Leeteuk segera memeluknya.

“tenanglah, semua baik-baik saja okay.” Bujuk Leeteuk sambil mengusap kepala Donghae. Sementara Donghae menangis lebih keras berusaha menumpahkan semua kekesalannya hari ini. Leeteuk menepuk-nepuk punggungnya.

Eunhyuk yang tidur pun tiba-tiba terbangun dan terlihat hawatir pada keadaan Donghae. Begitupun dengan semua member yang melihat mereka dipintu. Kecuali Siwon tentunya..

  • §§§

“apa yang kau lakukan pada Donghae hah?” teriak Eunhyuk saat Siwon datang pagi itu. siwon tak menjawab.

“jawab aku brengsek!!” Eunhyuk yang tak sabar langsung meraih kerah Siwon dan hendak melayangkan tinjunya.

“berhenti hyuk. Kita dengar alasannya terlebih dahulu.” Ucap Leeteuk bijak.

  • §§§

“Hae-ya.. ireona.” Panggil Yesung sedikit panik saat Donghae tak juga merespon panggilannya sama sekali. Sungmin menepuk-nepuk pipi Donghae perlahan mencoba membuat Donghae tersadar. Namun nihil.

“hyung, obatnya tidak bekerja. Kita harus benar-benar membawanya ke rumah sakit kurasa.” Ryeowook angkat bicara.

“ya. Tolong panggilkan Leeteuk hyung.” Pinta Yesung pada Ryeowook.

“dia dan Eunhyuk hyung sedang membicarakan sesuatu dengan Siwon hyung.” jawab Kyuhyun di ambang pintu.

“dia datang?” tanya Sungmin, Kyuhyun mengangguk.

“tapi Donghae tak bisa menunggu Kyu.” Ucap Yesung, “aku akan kesana, kalian jaga Donghae dulu.” Lanjutnya.

^Yesung POV

Kenapa disaat seperti ini mereka masih bisa memperhatikan yang lain sih. Kesehatan Donghae lebih penting. Setelah collaps semalam, Donghae tak juga membuka matanya. Sedangkan suhu tubuhnya terus naik. Bagaimana aku tak hawatir.

Saat menuju ruang tamu, kudengar sedikit perdebatan diantara meraka,

“kumohon, biarkan aku bertemu dengannya. Izinkan aku meminta maaf.” Pinta Siwon. Aku dapat mengenali suaranya.

“tidak!! Kau telah menyakitinya Siwon-ah. Aku kecewa padamu.” Apa Leeteuk hyung marah pada Siwon? Apa masalahnya berat.

“kumohon..” pinta Siwon lagi.

“renungkan dulu kesalahanmu, jika keadaan Donghae membaik baru aku mengizinkanmu bertemu dengannya.”. yeahh.. kukira perkataan Leeteuk hyung benar. Dan aku segera menghampiri mereka.

“hyung.. bisakah kita membawa Donghae ke rumah sakit saja? keadaannya menurun.” Kataku langsung.

“apa dia belum mau makan?” tanya Eunhyuk.

“bahkan dia tak membuka matanya sedikitpun Hyuk.” Ucapku mengadu.

“baiklah Hyuk, siapkan mobil. Kita akan bawa Donghae ke rumah sakit.” Perintah Leeteuk hyung dan mengacuhkan Siwon.

“bolehkah aku ikut?” tanya Siwon tiba-tiba.

“tidak. Kau pulang saja Wonie.” Ucap Leeteuk hyung dingin. Leeteuk hyung semarah ini?!!

  • §§§

Leeteuk membawa Donghae yang tak sadarkan diri dipunggungnya. Semua menatap Donghae hawatir. Tentu saja. donghae dibawa dalam keadaan pingsan? Tidur? mereka bahkan tak tahu.

Setelah beberapa jam dirumah sakit akhirnya Donghae siuman. Dokter bilang, Donghae shock. Hanya Leeteuk dan Eunhyuk yang tahu apa penyebabnya karena hanya didepan merekalah Siwon mengakui kesalahannya. Mereka tidak menyalahkan Siwon sepenuhnya, karena memang kondisi Donghae yang tak baik saat itu. namun sedikit rasa kecewa tentu hinggap di hati mereka. Masalah Siwon bukanlah masalah kecil.

“ini dimana?” tanya Donghae mengernyit bingung.

“selamat. Akhirnya kau masuk rumah sakit hyung.” celetuk kyuhyun. Shindong menjitak kepalanya.

“bagaimana perasaanmu?” tanya Leeteuk.

“ugh..badanku sakit hyung..” jawab Donghae sedikit mengerang.

“mau kupanggilkan dokter?” tanya Eunhyuk. Donghae meggeleng.

“disini saja. kalian jangan pergi.” Pinta Donghae. Semua mengangguk.

“Siwon?” tanya donghae ragu.

“kau ingin bertemu dengannya?” tanya Eunhyuk hati-hati.

“aku bersalah karena telah memukulnya.” Ucap Donghae sambil tersenyum lemah.

“kau yakin?” tanya Leeteuk kali ini.

“ya.” Jawab Donghae mantap.

“baiklah. Kau istirahatlah dulu. Kubangunkan jika dia sudah ada disini.” Ucap Leeteuk. Donghae mengangguk lebih ceria.

 

2 jam kemudian Siwon datang terengah-engah.

“apa dia sudah siuman?” tanyanya pada semua yang ada diruang rawat Donghae.

“ya. Dia sedang tidur. aku memintamu kesini karena dia yang minta Wonie. Jadi jangan kecewakan dia untuk yang kedua kalinya. Kau mengerti?” ucap Leeteuk. Siwon mengangguk tak yakin.

Siwon menghampiri Donghae. Perlahan ia genggam tangan namja yang sangat ia cintai itu. rasa itu belum mau hilang dari hatinya. Dia mengumpat dalam hati jika mengingat hal itu.

Donghae bangun dan mendapati Siwon disampingnya, “Siwon-ah..” panggilnya lemah.

Dan tanpa aba-aba siwon langsung menangis saat itu juga.

“uljima. Mianhae..” ujar Donghae meski agak tidak terdengar. Tangisan siwon semakin menjadi.

“mianhae.. aku memukulmu dan mengusirmu.” Ujar Donghae lebih jelas kali ini.

“tidak..tidak..” Siwon menggeleng cepat, “aku yang salah Hae! Maafkan aku. Kumohon! Aku lancang!” tegas Siwon. Donghae tersenyum, dan lalu mencoba duduk. Ia merangkul Siwon perlahan.

“kita sahabat bukan?!” tanya Donghae. Siwon mengangguk, meski hatinya terasa sakit saat tahu Donghae tak membalas cinta tak wajarnya itu.

“kau harus berubah untukku dan yang lain juga.” Ucap Donghae lagi. Siwon mengangguk lagi tanpa bisa berkata apapun.

“janji?” tanya Donghae meyakinkan.

“aku berjanji.” Jawab Siwon tegas.

Leeteuk dan Eunhyuk tersenyum lega. Sedangkan yang lain tersenyum janggal, tak mengerti dengan apa yang sedang terjadi didepan mereka. Perlahan Yesung mendekati Leeteuk, “hyung, bisa kau cerita sebenarnya apa yang terjadi?” tanyanya. Leeteuk tersenyum, “rahasia.” Jawab Leeteuk tersenyum jahil.

“ugh..” Yesung mengacak rambutnya frustasi.

 

-END-

6 thoughts on “That’s Not True

  1. sedikit nyesek baca nie ff,, wonie oppa q kenapa jd sperti tuh?? T.T
    tapi selebihnya bagus ceritanya…… (^_^)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s