Sister Complex [part 8]

Author : Pupuputri

Main Cast : Cho Kyuhyun, Lee Donghae

Support Cast : Lee Sungmin, member Super Junior

Rating : 15PG

Genre : Love/Friends, Super Junior, Chapter/Parts

Ps : Saya agak bingung dengan pemberian judul part ini, malah jadi agak mirip dengan judul di FF “My Neighbor” part 6. Ini part rada galau juga, ada sedikit perdebatan di dalamnya. Tetap ada teks yang saya kutip dari komik favorit saya. Kalau begitu, selamat membaca~

THIS COMPLICATED FEELING

 

CHO KYUHYUN POV

Kemarin aku mengutarakan perasaanku lagi padanya. Perasaanku kini sudah tidak bisa dibendung lagi tapi aku juga harus menyerah. Padahal aku tahu kalau dia hanya menganggapku sebagai Oppa-nya, tidak lebih tapi..setidaknya aku ingin dia tahu bagaimana perasaanku. Kalian bertanya kenapa aku harus menyerah? pertama, dia menganggapku hanya sebagai Oppa, kedua, kemarin dia menangis karena dia tidak suka aku menciumnya. Sudah jelas dia menolakku secara tidak langsung.

Padahal aku sudah bertekad untuk tidak membuatnya menangis lagi tapi sikapku kemarin malah membuat keadaan semakin parah. Untuk beberapa hari ini aku tidak ingin pulang ke rumah tapi aku juga ingin bertemu dengannya. Aku ingin melihat wajahnya, memeluknya dan meminta maaf. Aku merindukan senyumnya yang kini kian memudar, aku rindu saat-saat kami bisa bercanda tanpa kecanggungan yang menghantui kami, aku rindu semua yang ada di dirinya. Neomu bogoshipoyo, Park Jooyeon.

 

CHO JOOYEON POV

Hari ini bulan baru. Bulannya tidak ada. Bulan yang kami lihat bersama sudah tidak terlihat lagi. Kembali airmataku keluar tanpa dikomando. Sudah beberapa hari ini, Kyuhyun Oppa tidak pulang ke rumah. Tidak menelfon, tidak meng-sms, benar-benar tidak ada kabar sama sekali. Memikirkan hal ini membuat hatiku sakit saja. Aku kesepian.

Kurogoh sakuku dan memencet beberapa nomor yang sudah kuhafal di luar kepala di keypad HP-ku. Terdengar nada sambung dan tak berapa lama kemudian, telfonpun di angkat.

***

“Mian, aku menyusahkan Oppa lagi..”

“Gwaenchana, aku’kan sudah bilang kalau kau butuh bantuan, panggil saja aku dan aku akan membantumu” ucap Donghae Oppa yang duduk di sampingku.

Kami ada di sebuah taman. Sudah agak sepi disini karena ini sudah larut.

 

“Aku ini benar-benar manja ya? bentar-bentar minta bantuan Donghae Oppa..” ucapku merasa bersalah.

Tidak ada jawaban.

“Semua orang pasti punya sisi lemah, bahkan terkadang dia ingin dimanjakan. Jadi itu semua wajar, Jooyeon-ah” jawabnya sambil melihat ke atas.

Kutengokan kepalaku ke arahnya.

“Begitupun aku” ucapnya lagi sambil melihat ke arahku.

Aku tersenyum mendengarnya.

“Memang hanya Donghae Oppa yang bisa berbuat begini ya? Gomawo, Oppa..” ucapku sambil mengembangkan senyumanku.

Dia ikut tersenyum mendengarnya. Kemudian dia mengacak-acak rambutku.

“Begitu dong! Kau lebih manis kalau tersenyum”

Ucapnnya kali ini bisa membuat pipiku memanas. Akupun menunduk karena malu.

“Jadi, kau mau cerita apa?” tanyanya kemudian.

Kusiapkan hatiku untuk menceritakan kejadian waktu itu. Jujur, ini agak sulit karena aku juga tahu kalau Donghae Oppa menyukaiku. Kutarik nafas perlahan dan menghembuskannya.

“Ottokhaeyo, Oppa? Kyuhyun Oppa mengutarakan perasannya, bahkan berkali-kali. Aku tidak ingin hubungan kami berubah..” ucapku menahan airmata yang ingin keluar lagi.

Donghae Oppa masih mendengarkan.

“Aku memang menyayanginya tapi..bukan ini yang ku inginkan..”

Airmataku akhirnya jatuh. Kugigit bibir bawahku kuat-kuat untuk menahan suara isakku. Tiba-tiba kurasakan tanganku digenggam.

“Kalau begitu, apa yang kau inginkan?” tanyanya.

Hening.

“Aku..”

“Kau tidak mencintainya’kan?” tanyanya lagi dan kali ini pertanyaannya berhasil membuatku tersentak.

“A..aku..”

Lidahku kelu. Apa sulitnya bilang kalau aku memang tidak mencintainya? Rasanya rasa sakit di hati ini akan bertambah kalau aku mengatakannya.

“Kalau kau memang tidak mencintainya, katakanlah dengan jelas” ujarnya.

Aku hanya bisa melongo menatap Donghae Oppa mengatakan hal tersebut.

***

Hari itu juga aku langsung di ajak ke dorm untuk bertemu dengan Kyuhyun Oppa. Jantungku berdegup kencang, airmataku juga tidak jarang keluar, pikiranku sudah kalut. Apa aku benar-benar harus mengatakannya? Mungkin ini jalan terbaik tapi..aku takut semuanya akan berubah begitu aku mengatakannya.

Tidak lama kemudian, kami sudah sampai di dorm. Setelah naik lift, Donghae Oppa membukakan pintu dorm Kyuhyun Oppa. Kupikir semua orang belum tidur karena lampu masih terang benderang dan benar saja. Mereka semua sedang berkumpul di depan TV, Ryeowook Oppa dan Sungmin Oppa sedang memasak.

“Mana Kyuhyun?” tanya Donghae Oppa pada Oppadeul.

“Di kamarnya. Annyeong, Jooyeon-ah~” sapa Teuki Oppa.

“Annyeong Oppa..” ucapku dengan senyuman yang dipaksakan.

Tanpa buang-buang waktu lagi, Donghae Oppa langsung menarik tanganku menuju kamar Kyuhyun Oppa. Jantungku semakin berdegup kencang, aku tidak siap. Apa aku harus mengatakannya sekarang juga?

Tapi saat Donghae Oppa mau membuka pintunya, ternyata pintunya dikunci. Donghae Oppa mencobanya lagi berkali-kali dan kini dia menggedor pintunya.

“Yak! cepat buka!” perintahnya.

Ini agak menyeramkan. Aku merasa akan terjadi hal yang buruk kali ini. Aku terus menguatkan genggaman tangan Donghae Oppa. Bisa kurasakan keringat dingin mengucur di pelipis wajahku.

“Aish! sabarlah, Hyung!” teriak Kyuhyun Oppa dari dalam.

Dia membuka pintunya dan begitu aku melihat wajahnya, kontan langsung kutundukan kepalaku.

 

LEE DONGHAE POV

Cukup sudah! Aku tidak mau melihat Jooyeon menangis lagi! Segera kutarik dia menuju dorm untuk bertemu dengan Kyuhyun. Aku sudah muak dengan curhatan Jooyeon yang isinya hanyalah Kyuhyun yang mengutarakan perasaan padanya lagi. Aku tahu mereka bukanlah saudara kandung tapi kenapa Kyuhyun tidak bisa membaca situasi? Sudah jelas Jooyeon merasa tertekan akan perasaannya itu sedangkan Jooyeon tidak bisa menolaknya dengan jelas.

“Mana Kyuhyun?” tanyaku langsung begitu masuk.

“Di kamarnya. Annyeong, Jooyeon-ah~” sapa Teuki Hyung pada Jooyeon.

“Annyeong Oppa..” ucapnya dengan senyuman yang jelas dipaksakan.

Tanpa buang-buang waktu lagi, langsung kutarik tangannya menuju kamar Kyuhyun. Tapi saat aku mau membuka pintunya, ternyata pintunya dikunci. Kucoba lagi berkali-kali dan kini kugedor pintunya.

“Yak! cepat buka!” perintahku.

Bisa kurasakan tangan Jooyeon mengenggam tanganku semakin erat.

“Aish! sabarlah, Hyung!” teriak Kyuhyun dari dalam.

Dia membuka pintunya dan begitu melihat wajahnya, kontan Jooyeon langsung menundukan kepalanya. Raut wajah Kyuhyunpun tidak kalah kaget, diapun beralih melihatku dengan wajah bete.

“Ada apa sih?” tanyanya.

“Jooyeon ingin bicara denganmu” ucapku sambil melihat ke arahnya.

“Bicara apa?” tanya Kyuhyun sambil melipat tangannya di dada.

“Gwaenchana, aku ada di sampingmu. Katakanlah dengan jelas” ujarku berbisik padanya yang masih menggenggam tanganku.

Kulepaskan genggamannya dan mendorongnya pelan.

 

CHO JOOYEON POV

“Gwaenchana, aku ada di sampingmu. Katakanlah dengan jelas” ujar Donghae Oppa berbisik padaku.

Dilepaskannya genggamanku dan mendorongku pelan. Kuberanikan untuk melihat Kyuhyun Oppa yang kini melipat tangannya di dada. Aku tahu, dia pasti sedang bete.

“O..Oppa..aku..”

“Pulanglah”

Satu kata itu membuat jantungku berasa berhenti berdetak.

“Aku sedang tidak mood bicara denganmu, jadi pulanglah, ini sudah larut” lanjutnya lagi.

Tubuhku menegang. Airmataku mau jatuh.

“Yak! Yang benar saja! Dia hanya ingin bicara padamu! Tidak bisakah kau mendengarkannya sebentar saja?!” teriak Donghae Oppa.

“Sudah kubilang, aku sedang tidak mood. Nanti sajalah!”

Saat Kyuhyun Oppa akan berbalik menuju kamarnya lagi, Donghae Oppa langsung menarik kerah baju Kyuhyun Oppa dan mendorongnya hingga terdengar suara keras saat tubuh Kyuhyun Oppa didorong ke pintu.

“Dia jadi menderita karenamu! Kau juga tahu itu’kan?!! Apa kau mau menyingkirkannya dari kehidupanmu begitu saja?!!!” teriak Donghae Oppa.

Pemandangan ini begitu mengerikan. Kenapa semuanya jadi begini?

“Ada apa ini? Kenapa kalian teriak-teriak?!” tanya Teuki Oppa dan member lainpun langsung mengerubungi kami.

Menyimpang dari jalur.

Kyuhyun Oppa tidak menjawabnya. Donghae Oppa menatapnya garang. Seumur hidup baru kali ini aku melihat Donghae Oppa semarah ini.

“Terserah kau saja karena orang yang akan berada di sampingnya adalah aku” ucap Donghae Oppa tegas.

Terpecah belah..

Donghae Oppa melepaskan genggamannya dari Kyuhyun Oppa dan berbalik ke arahku yang sedang menangis. Donghae Oppa menarik tanganku keluar dari dorm. Bisa kulihat wajah bingung dari Oppadeul begitu kami pergi.

Dan hancur…

“Jooyeon-ah, uljima..” ucap Donghae Oppa begitu kami berada di basement.

“Aku akan tetap disini, di sampingmu. Uljima..” ucapnya lagi dan kini memelukku erat.

Aku terisak hebat di pelukannya.

Itu percuma. Kalau tidak ada Kyuhyun Oppa, semuanya tidak akan sama lagi. Aku tidak mau kehilangannya.

 

CHO KYUHYUN POV

“Ada apa sih? Kenapa kalian bertengkar? Ada apa ini sebenarnya?” tanya Teuki Hyung begitu mereka pergi.

Tidak kuhiraukan pertanyaannya yang seperti kereta api lewat itu. Akupun masuk dan membanting pintu keras, tak lupa kukunci pintunya. Teuki Hyung menggedor-gedor pintu kamarku sambil mengomel tidak jelas. Kututup wajahku dengan bantal. Aku teringat ucapannya tadi.

“Terserah kau saja karena orang yang akan berada di sampingnya adalah aku”

“Aish!” ku acak rambutku frustasi.

Kenapa jadi begini? Begitu melihat Jooyeon, otakku langsung mogok dan aku ingin sekali memeluknya. Tapi kenapa dia menggenggam tangan si ikan kembung itu dengan erat? Membuatku kesal saja! Lagipula kenapa dia belum pulang jam segini? Dia pasti curhat lagi pada ikan kembung itu soal kejadian waktu itu dan si ikan kembung itu langsung marah. Jelas saja dia marah karena dia juga menyukai Jooyeon!

Aku benci diriku yang seperti pengecut ini! Apa aku benar-benar harus melepaskannya dan membiarkannya bersama Donghae?

 

CHO JOOYEON POV

Sejak kejadian itu, Kyuhyun Oppa tidak pernah pulang ke rumah ataupun menghubungiku lagi. Hanya Donghae Oppa yang selalu ada di sampingku. Dia begitu memperhatikanku dan selalu mendengarkan keluhanku. Seandainya saja aku menyukai Donghae Oppa, aku pasti bahagia saat ini. Tapi kali ini aku benar-benar tidak bisa menerima perasaan Donghae Oppa. Pikiranku masih kacau balau karena masalah ini.

Aku khawatir pada Kyuhyun Oppa. Apa dia makan cukup? Apa dia sehat-sehat saja? Begitu banyak pertanyaan di benakku. Aku tidak bisa berhenti memikirkannya. Aku sudah berusaha menghubunginya tapi nihil. Dia selalu menghindariku, kurasa dia benar-benar menarik dirinya seutuhnya dariku.

Kutatap bintang yang begitu banyak di langit. Dulu aku sering membuat rasi bintang bersama Kyuhyun Oppa. Begitu banyak kenangan yang telah kami lalui bersama dan kini semuanya akan pudar dan berakhir.

Aku benar-benar egois. Padahal aku sudah menolak Kyuhyun Oppa, tapi kenapa aku merasa aku yang telah ditolak olehnya? Ketika dia menyuruhku pulang, terlihat jelas dia tidak ingin melihat wajahku lagi. Aku juga benar-benar jahat. Aku sudah membuat 2 Oppa yang kusayangi bertengkar hanya karena aku tidak tegas. Rasanya aku ingin bumi menelanku saat ini juga.

Dadaku sesak. Airmataku kembali keluar. Kutahan mati-matian isak tangisku agar tidak ada yang dengar, padahal aku juga tahu tidak siapa-siapa disini. Aku tahu kita tidak mungkin tetap seperti ini. Tidak mungkin tetap seperti Oppa dan dongsaeng, tapi..

“Kamu tidak berniat untuk tidur di tempat seperti ini’kan?”

“Sungmin Oppa?”

Aku kaget. Kontan aku langsung terduduk begitu melihat Sungmin Oppa berada di depanku. Segera kuhapus airmataku dan berusaha membuatnya senormal mungkin.

“Sedang apa Oppa disini?” tanyaku.

“Kau sendiri?” tanyanya balik.

“Oppa, aku bertanya padamu duluan” ujarku kesal.

“Haha, mian. Aku dimintai Kyuhyun untuk kesini dan menemanimu” jawabnya.

Aku kaget mendengar nama Kyuhyun Oppa disebut. Segera kutengokan kepalaku pada Sungmin Oppa.

“Kyuhyun Oppa?” tanyaku memastikan.

“Ne. Dia bilang kau pasti ada disini dan dia menyuruhku untuk menemanimu. Sebenarnya aku tidak boleh bilang hal ini padamu, aish! Kyuhyun pasti membunuhku!” ujarnya sambil mengacak-acak rambutnya.

Aku tidak bisa berkata-kata. Apa ini artinya dia..?

“Dia begitu mengkhawatirkanmu, Jooyeon-ah..” pernyataan itu seolah menjawab pertanyaanku.

“Ji..jinjja?” tanyaku tak percaya.

“Ne. Dia itu gengsinya tinggi, dia tidak bisa menghubungimu karena Donghae selalu memperhatikanmu. Dia merasa kau sudah tidak membutuhkan dirinya lagi..”

“Andwae! Itu tidak benar! Aku sangat membutuhkannya!” teriakku spontan.

Sungmin Oppa kaget mendengar teriakanku.

“Dia adalah Oppa yang sangat berarti bagiku, aku tidak pernah berpikiran seperti itu” ucapku dengan suara pelan kali ini.

Kini sebuah senyuman terkembang di wajah Sungmin Oppa.

“Tempat ini indah ya? Kalian sering kesini?” tanya Sungmin Oppa.

“Ne, dulu dan sekarang sudah tidak mungkin lagi..” jawabku lemah.

Hening. Sungmin Oppa menatap bintang yang begitu banyak malam ini. Tempat ini adalah salah satu tempat favoritku dan Kyuhyun Oppa. Hanya lapangan berumput yang letaknya tak jauh dari rumah kami, tapi dari sini kami bisa melihat bintang yang terhalangi lampu kota dengan jelas. Sejak kecil, kalau aku sedang memiliki masalah dan ingin sendiri, pasti aku akan datang kesini. Tidak ada yang tahu kecuali Kyuhyun Oppa.

“Sejak dulu, Kyuhyun paling dekat denganku dan dia selalu menceritakan semuanya padaku. Bahkan soal kau yang bukan adiknya” jelasnya.

Kalimat terakhirnya membuatku tercengang. Jadi..?

“Jadi Oppa sudah tahu?” tanyaku.

“Aku juga tahu siapa yeoja yang disukainya” jawabnya dengan senyum kemenangan.

“Mwo? Jadi dulu Oppa pura-pura tidak tahu?” tanyaku tak percaya.

Dia ini salah satu Oppa yang paling kupercaya, tapi kenapa malah begini?

“Yak, aku tidak mau dibunuh Oppa-mu itu. Lagipula aku juga sudah berjanji padanya, tapi sekarang’kan kau sudah tahu semuanya”

Iya sih..

Tiba-tiba saja tangan Sungmin Oppa menutup mataku. Belum sempat aku bertanya, dia sudah bicara duluan.

“Kuharap kamu tidak terjerat dengan apa yang ada di depan mata sehingga tidak melihat bintang yang paling dekat denganmu..”

DEG!

“Karena terlalu dekatnya, hingga tak terlihat. Makanya jangan kau lupakan bintang yang bersinar terang itu, ya?”

Airmataku keluar. Akhirnya aku mengerti. Alasan kenapa aku tidak bisa menerima Donghae Oppa. Itu karena aku sudah terlanjur menyukai Kyuhyun Oppa dan Sungmin Oppa adalah orang yang mengajariku arti sesuatu yang berharga padaku.

Karena begitu aku menutup mataku, aku dapat melihatnya. Karena terlalu dekat, aku tidak dapat melihatnya. Orang yang paling kusayangi. Kyuhyun Oppa.

 

CHO KYUHYUN POV

BRUK!

Lagi-lagi aku terjatuh.

“Yak! fokuslah! Sebentar lagi konser kita akan digelar dan kau malah kacau saat latihan!” teriak Eunhyuk Hyung.

Aku tidak bisa menjawab ataupun membela diriku karena itu memang benar. Aku benar-benar kacau hanya karena yeoja bernama Park Jooyeon. Kududukan diriku di pojokan dan meminum air mineralku. Kulirik sebentar si ikan kembung itu. Kami tidak pernah bicara lagi sejak kejadian itu. Para member menanyakan kenapa tapi aku malas menanggapinya dan sepertinya si ikan kembung itu juga tidak bicara apapun, termasuk pada pasangan homonya itu.

Kutatap layar HP-ku yang bergambar foto kami berdua, aku dan Jooyeon. Jauh sebelum dia mengetahui kebenaran ini. Dia sedang apa ya? Bagaimana kabarnya? Sungmin Hyung belum kembali sampai sekarang.

Sengaja kusuruh Sungmn Hyung untuk mengeceknya di lapangan itu, siapa tahu dia disitu. Bukan kejam kok, Sungmin Hyung memang sekalian mau membeli cemilan untuk kami. Ku usap keringat yang bercucuran dari pelipis wajahku.

“Kyuhyun Oppa!”

DEG!

Suara itu? Jooyeon? Segera kutengokan kepalaku ke arah pintu.

“Oppa! hwaiting! Sa..”

Sa?

“Saranghaeyo, Oppa!”

DEG!

Apa aku tidak salah dengar? Dia bilang ‘saranghaeyo’? apa aku harus pergi ke THT ya?

“Yak! kau sedang apa? Ayo semangaaat! Kalau kau loyo begitu, nanti Jooyeon tidak menyukaimu lagi lho!” kali ini Sungmin Hyung datang.

Aku hanya bisa bengong. Tidak kuhiraukan teriakan dan sorakan Hyungdeul. Segera kudekati yeoja itu dan menatapnya. Dia menangis lagi?

GREP!

Aku kaget. Tiba-tiba saja dia memelukku erat.

“Mianhae, Oppa..hiks..sudah membuatmu menunggu karena itu kembalilah..hiks..” ucapnya terisak.

DEG!

Apa ini artinya..? kutatap Sungmin Hyung dan dia menganggukan kepalanya. Kubalas pelukannya dan mengecup puncak kepalanya.

“Ne..mianhae sudah membuatmu menangis, nah uljima” ucapku sambil melepas pelukannya.

Kusingkirkan bulir-bulir airmata itu dari wajahnya dan tersenyum manis. Akhirnya dia memiliki perasaan yang sama denganku.

 

CHO JOOYEON POV

Setelah kusadari perasaanku, segera aku dan Sungmin Oppa pergi menuju ruang latihan SuJu. Sungmin Oppa bilang, Kyuhyun Oppa sedang latihan dance dengan member lain. Begitu sampai disana, akupun membuka pintunya dan berteriak.

“Kyuhyun Oppa!”

Kyuhyun Oppa menengokan kepalanya ke arahku. Ada raut kaget di wajahnya.

“Oppa! hwaiting! Sa..” ucapku tertahan.

Gwaenchana, Jooyeon-ah! Kau pasti bisa mengatakannya!

“Saranghaeyo, Oppa!”

Akhirnya terucapkan juga. Sebuah rasa plong menghinggapi perasaanku saat ini. Perasaan ini begitu meluap-luap, belum pernah aku merasakannya bahkan pada Minho Oppa sekalipun dan ingin kutumpahkan sekarang juga.

Kyuhyun Oppa masih melongo mendengar pernyataanku. Tiba-tiba saja Sungmin Oppa masuk dan ikut berteriak.

“Yak! kau sedang apa? Ayo semangaaat! Kalau kau loyo begitu, nanti Jooyeon tidak menyukaimu lagi lho!”

Dia berjalan mendekatiku masih dengan wajah kagetnya.

GREP!

Entah kemasukan setan apa, tiba-tiba saja tubuhku memeluknya erat. Aku begitu merindukan sosok ini. Aku bahkan sudah lupa kapan terakhir kali aku memeluknya. Dia tidak membalas pelukanku.

“Mianhae, Oppa..hiks..sudah membuatmu menunggu karena itu kembalilah..hiks..” ucapku terisak.

Perlahan, dia membalas pelukanku dan mengecup puncak kepalaku pelan.

“Ne..mianhae sudah membuatmu menangis, nah uljima” ucapnya sambil melepas pelukanku.

Dihapusnya airmataku yang masih mengalir itu dan tersenyum manis. Senyuman yang begitu kurindukan. Kali ini bukan senyum evil yang dia keluarkan tapi senyum tulus. Dan aku sangat menyukai senyumannya itu.

Aku tidak boleh melupakan sesuatu yang berharga bagiku, ada disini. Aku takut..aku takut akan perubahan. Aku yang manja dan egois ini mengacau-balaukan perasaan semuanya. Menolak kenyataan, sehingga sesuatu yang paling berarti bagiku jadi terluka.

“Oppa, aku telah banyak melukaimu. Jeongmal mianhae..saranghaeyo…”

Senyuman yang berarti bagiku ada disini.

PLOK PLOK PLOK!

Tiba-tiba suara tepuk tangan bergemuruh di seluruh ruangan. Omo! Aku lupa disini ada SuJu Oppadeul dan aku baru sadar kalau daritadi mereka pasti menonton adegan aku menyatakan cinta dan ketika kami berpelukan. Aish, malunya!

“Chukhae, maknae! Akhirnya cintamu dibalas juga!” ucap Teuki Oppa.

“Yang langgeng ya!” ujar Yesung Oppa.

“Yak! jangan lupa traktirannya!” kali ini Hyuk Oppa yang bicara.

Jakkaman! Kenapa..?

“Kalian sudah tahu Kyuhyun Oppa menyukaiku?” tanyaku.

“Kalau itu sudah dari dulu tapi kami baru tahu kalian bukan saudara kandung itu akhir-akhir ini saja, wae? Kaget ya? Keke!” celetuk Hyukjae Oppa.

“Nah, pokoknya kalian harus akur dan jadilah pasangan yang harmonis” kali ini Sungmin Oppa yang angkat bicara.

“Pokoknya aku minta di traktir samgyupsai” ujar Hyuk Oppa.

“Aish! kau ini Hyung!” Kyuhyun Oppa sudah speechless.

“Haha..” aku jadi geli melihat mereka.

Tiba-tiba ekor mataku menangkap sosok yang keluar dari ruangan ini.

“Donghae Oppa..?”

TBC

Part selanjutnya adalah part terakhir #sujudsyukur. Jadi nantikanlah~, oh iya nanti juga akan ada edisi specialnya, harap dukungan kalian ya~

29 thoughts on “Sister Complex [part 8]

  1. haaakh…lagi2 donghae yg ngalah. huuumm…
    ama q aja dah sini…kkekekek *dilempar ELFISH
    uda mo slesai aja…huhuuu :(

  2. happy for kyu,,,
    tapi kasian donghae… T___T
    alasan klasik, “cinta tak harus memiliki”…
    smangat thor buat next chapternya,,, ^^

    • Na dukuunggg lanjutan.a!
      Khukhukhuu~ xD

      Huhu, donge ksiaaan.. Pasti kecewa banget :(
      oppa, sabar yaa~ masi byk fishy dluar sana yg ngarepin kamu!
      Haha :P

      OK, Hwaiting author!

  3. Omo omo omo
    Hae kenapa? Aigo dia pasti sakit hati
    Aish jooyeon-ah kau ini bimbang sekali sih dari awal. Ckckck
    Tapi syukur jooyeon akhirnya bisa menyatakan perasaanya
    Dan kata-kata yang diucapkan umin itu keren sekaleee hahaha
    Donghae oppa yang sabar. Aku masih menunggu kok *eh hahaha
    Lanjut chingu :D

  4. asyiiikkkkkkk,,,,
    akhirnya….
    walo sdih ngeliat hae oppa tp.. ttp sng krn kyu n jooyeon at last jadian…
    wahh..
    chukkae,,,,,, :D
    lanjutttt…
    ga sbar….

  5. langsung baca kilat dri part 1 smpe yg ini..
    sumpah ya thor unyu banget ceritanya
    kecewa tapinya udh mau di penghujung part terahir aja..
    tpi serius thor suka bngt ceritanya :3
    donghaenya kabor ke samudra jngan2 lol ikan disko~ cupcup :*

  6. MWOYA? uda mau slese nih crita? aaaa jangannnn kalo nanti abis harus ada edisi special yaa~! ini kerennn lanjut terus yaa~! :D

  7. aigo udah ada aja yang pt 8 o.o
    haaa author jangan ditamatin dulu ceritanya T.T
    ini seru banget. kalo ditamatin bikin edisi special dong ya yayya *maksa*
    fighting!!!

  8. aaaaa seruuuuu asliiii!!!! semogaaa hariini dipost sama authornyaa part 8nya heheh author baik deh ehehehhe ^^^ plsssss :))

  9. pas baca partnya jooyeon blg sarangheo ma Kyu, q ketawa-ketiwi ndiri kyk org gila,,, seru n mendebarkan ja bwt q,,hehehehe,,, Hwaiting chingu,,!! di tunggu last capt,,^^

  10. kyu jahatttt seenak jidat ngatain hae ikan kembung,mana ada ikan kembung setampan donghae oppa!! sini bang sama saia aja *peluk donghae*

  11. wah~ ada yang lagi patah hati #lirikDonghae
    sabar bang masih banyak kok gadis” cantik yg lain..cup,,cup,,cup #tepuk”punggungHaeppa
    Evil Kyu seneng banget tuh. pesta 7 hari 7 malem dia.. hehhehehehe ^^v

  12. Pengumuman buat chingudeul yang belom tahu, saya udah punya blog sendiri #bangga #kibasponi, ada sekitar 5 FF baru yang masih pending di WFF tapi udah saya post di blog saya. Kalo punya waktu, silakan mampir ya~ pupuputri.wordpress.com, gomawo ^_^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s