Me is Genoid? [part 2]

Author : Viehyun♥

Cast : cho kyuhyun aka lee kyumin, Nam Hyo Ra

Support Cast: lee hyuk jae (eunhyuk), choi siwon, kim heechul, lee donghae.

Rating :13

Genre :fantasy, Romance and friendship

Type: countinue

Hey..hey.. ketemu lg sma author Viehyun, disini pertanyaan kalian mungkin bakalan di jawab… ah iya penjelasan muka kyuhyun itu jadi kayak foto yangdi atas yah, itu perpaduan muka kyuhyun ma sungmin loh..biar gg penasaran, langsung ke TKP ja yach….

 

Kyuhyun POV

“Ya… kenapa kau kagetkan aku!“ bentakku pada eunhyuk yang menepuk pundakku tiba-tiba.

“aissh.. kau itu namja atau yeoja, hanya di kagetkan seperti itu kau sudah teriak. Dan sedang apa kau berdiri di depan cermin sambil menutup mukamu seperti itu?” tanya eunhyuk pada ku yang mematung di depan cermin.

“aku ingin melihat wajah baruku, untuk mengantisipasi aku tidak pingsan di tempat, jadi ku tutup muka ku dulu!” jelasku sambil menatap ke arah eunhyuk yang tertawa geli mendengar penjelasanku.

“aissh.. rumit sekali hidupmu. Lihat saja !” ucapnya sambil memutarkan tubuhku 180 derajat ke arah cermin. Dan OMO, aku bernafas lega sekarang, wajah ku yang baru ini cukup tampan, meski tak setampan wajahku yang dulu. Ku pandangi pantulan diriku di cermin itu, rasanya aneh melihat pantulanku itu, mungkin aku belum terbiasa dengan diriku yang baru ini.

“apa sekarang kau sudah lega?” tanya eunhyuk sambil melihat pantulan diriku di cermin.

“yach.. lumayan, bibirnya sedikit lebih sexy dari bibirku dulu, tunggu kenapa wajahku mirip lee sungmin member suju!” jawabku sambil memegangi bibir baruku itu.

“hah, kau itu! Ayo turun, sajangnim menunggumu di bawah, ada yang mau beliau jelaskan padamu !” dengus eunhyuk sambil meninggalkanku di kamar mandi. Aku segera mengikutinya dari belakang karena dia mengatakan sajangnim menungguku di bawah.

——–
——–

Di bawah terlihat sajangnim telah duduk membelakangiku. Dia membuka-buka sebuah dokumen, yang ku rasa dokumen itu akan dia jelaskan padaku. Sajangnim segera membalikan tubuhnya ketika dia mendengar derit langkahku.

“ah, kau sudah datang! Bagaimana dengan rumah ini?” tanya sajangnim memulai pembicaraan.

“lumayan, tapi kurasa sebaiknya ada ruangan khusus untuk bermain game disini!” jawabku ringan yang langsung di sambut dengan sikuan eunhyuk dan tawa dari sajangnim.

“hahaha.. kau itu! Oke kita langsung saja!” ucap sajangnim sambil menyalakan infokus yang ada di samping tempat duduknya.

“ku rasa aku harus menjelaskan ini dulu sebelum kau melaksanakan tugasmu!” lanjutnya sambil memakai kacamata.

“ne, sajangnim!” jawabku kaku.

“ku rasa, aku tidak setua itu sampai kau memanggilku seformal itu, panggil saja aku siwon!’ ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya.

“arraso!” jawabku singkat.

“oke, apa kau bisa lihat ini!’ tunjuknya pada layar yang menunjukan gambar orang-orang yang sedang berlalu lalang dijalan.

“tentu saja, sangat jelas malah!” jawabku enteng.

“bukan orang-orangnya, tapi warna cahaya mereka!” pintanya lagi sambil lebih menspesifikan pertanyaannya.

“warna cahaya!” jawabku sambil menyipitkan kedua mataku, untuk memperjelas penglihatanku.

“ne, kau bisa melihatnya?” tanya siwon penasaran.

“eu…ku rasa tidak!” jawabku jujur, karena memang tak terlihat ada cahaya yg mereka sebut warna cahaya jodoh itu.

“konsentrasi sedikit!” ucap eunhyuk di sambingku.

“coba, kau lihat lagi!” pinta siwon padaku.

ku kerutkan lagi mataku untuk melihat cahaya itu, perlahan ada sesuatu yang muncul di di kepala orang-orang itu. Sebuah semburan cahaya warna-warni, dengan warna yang sedikit tidak familiar di mataku.

“apa kau lihat?” tanya eunhyuk penasaran, karena sedari tadi aku membungkam mulutku.

“ada!” jawabku tanpa memalingkan wajahku dari layar itu, aku benar-benar takjub dengan apa yang ku lihat ini. Benar-benar indah apa penglihatan genoid seperti ini. Rasanya aku ada di dalam dongeng padahal aku hanya melihat gambar orang-orang yang berlalu lalang. Tapi aku sedikit aneh dengan orang-orang yang cahayanya berwarna gelap dan sangat banyak sekali orang dengan warna gelap itu.

“apa aku boleh, bertanya!” pintaku pada siwon yang ada di depanku, kupalingkan wajahku padanya dan WAW, cahaya yang di pancarkan namja bernama choi siwon itu sangan indah dan membuat mataku terbelalak kagum.

“boleh, apa itu?”jawabnya sambil tersenyum ramah padaku.

“kenapa ada orang-orang yang berwarna gelap seperti itu!” tanyaku sambil menunjuk salah satu gambar pria di layar itu.

“ah, dia sudah mati, jadi warna cahayanya redup dan terlihat gelap!” jawab siwon.

“oh!” aku sedikit penasaran dengan cahaya warna salah satu yeoja di layar itu. Yeoja itu tidak memancarkan cahaya apapun, apa dia termasuk criteria yang di sebut “sang pengganti” itu, fikirku dalam hati.

“em.. kalau yeoja ini! Kenapa dia tidak memancarkan warna apapun, apa diakah yang di sebut ‘sang pengganti’ ?” tanyaku lagi pada siwon.
“bukan, yeoja itu adalah anggel , dan hal inilah yang harus ku jelaskan padamu!’ jawabnya dengan wajah serius.

Ku fokuskan pandanganku pada gambar yeoja itu, dia benar-benar mirip dengan manusia bahkan sangat sempurna. Orang awam pasti tidak akan menyadari bahwa yeoja itu bukan manusia, tapi iblis yang bernama anggel. Siwon menunjukan beberapa gambar sekumpulan orang lagi, dan di setiap gambar itu selalu ada namja atau yeoja yang tidak memiliki warna cahaya.

“kau lihat, gambar-gambar tadi, itu adalah para anggel yang menyelinap di kehidupan manusia untuk mengacaukan takdir manusia-manusia itu sendiri. Dan coba kau lihat gambar ini!’ pinta siwon sambil menunjukan sebuah gambar.

“apa kau kenal dengan yeoja ini?” lanjutnya lagi bertanya padaku.
Ku pandangi gambar yeoja itu, dan tiba-tiba aku mengingat yeoja yang ada di taman dan bis waktu itu. Gambar itu memang gambar yeoja itu. Dia berdiri di pojok taman dengan baju serba putih.

“lihat ini!” pinta siwon, sambil menzoom gambar itu ke arah tangan yeoja itu. Terlihat disana kuku yeoja itu, dan benar kuku kelingkingnya lebih panjang dari kuku lainnya.

“apa dia anggel?” tanyaku hati-hati.

“ya, dia anggel.” Jawab siwon dengan wajah yang sedikit menegang.
“mereka bisa menyulitkanmu saat kau mencari sang pengganti, karena mereka bisa menyamarkan orang-orang itu, bahkan mungkin mereka bisa membuatmu salah menangkap orang, karena kau mengira mereka adalah sang pengganti!” jelas siwon geram.

“lalu caraku untuk membedakan mereka dengan sang pangganti?” tanyaku gelisan.

“mudah, dengan bau!” kini eunhyuk yang menjawab.

“bau?” tanyaku bingung.

“benar, bau ! sang pengganti yang kita cari tidak memiliki bau yang menyengat, sedangkan anggel, mereka berbau sangat menyengat.” Jelas eunhyuk.

“haha,,, berarti kau anggel, karena baumu sangat menyengat dan menjijikan!” tawaku pecah mengucapkan kalimat tadi pada eunhyuk.

“aissh, berengsek kau!” jawab eunhyuk geram sambil mengepalkan tanganya ke mukaku.

“sudah, jangan berkelahi!” cegah siwon sebelum kepalan tangan itu mendarat di wajahku.

“bau mereka itu berbeda dengan bau manusia! Biasanya mereka berbau tajam namun baunya harum dan membuat kita tertarik. Tapi hal ini pun bisa mereka tutupi dengan bau-bau yang ada di bumi.” Jelas siwon.

“lalu bagaimana aku membedakan antara anggel dan sang pengganti? Dari ciri-ciri mereka yang kau jelaskan padaku semuanya menurutku sulit untuk di lihat, mulai dari kuku mungkin manusia biasa juga ada yang seperti itu lalu bau kau bilang mereka bisa menyamarkan bau itu, lalu bagaimana aku membedakannya?” tanyaku frustasi.

“kau bisa membedakannya dari mata, mata anggel selalu berubah menjadi emas bila mereka bertemu dengan genoid, dan hal itu bisa kau lihat dengan jelas bila kau bertemu dengan mereka!” jawab siwon.

“kapan aku akan melakukan tugas ini?” tanyaku bersemangat.

“yang jelas secepatnya karena waktu yang kau miliki tidak banyak!” jawab siwon sambil duduk di bangkunya.

“aku harus mulai dari mana untuk mencari sang pengganti itu?” tanyaku pada siwon.

“kau harus mencari dulu siapa jodohmu, baru kau mencari sang pengganti itu!” jawab siwon datar.

“tapi kau bilang waktu ku sangat sempit lalu sekarang aku harus mencari jodohku dulu!” gerutuku sambil menatap siwon dan eunhyuk.
“masalah mencari jodohmu itu sudah ku tangani, dia ada di korea dan dia sekolah di kampus yang sama denganmu!” jelas eunhyuk padaku.

“siapa namanya?” tanyaku penasaran jangan-jangan aku mengenalnya atau bahkan mungkin dia adalahyeoja yang sudah lama aku sukai.

“namanya Nam hyo Ra!” jawab eunhyuk datar.

“MWO? Yeoja itu, bagaimana bisa dia jodohku!” teriakku tak percaya karena yeoja itu adalah yeoja yang sudah ku sukai dari dulu.

“kau kenal?” tanya siwon penasaran.

“tentu dia itu sahabatku dan aku sangat kenal dengannya!” ucapku sambil menatap pada eunhyuk dan siwon.

“wah, berarti kau harus mencari jodoh untuk sahabatmu!” ucap eunhyuk.

“sudahlah, sekarang kalian istirahat besok kau dan eunhyuk harus menemui yeoja itu dulu!” ucap siwon.

“arraso, sajangnim!” jawab ku sambil bangkit dari dudukku.

“ah, tunggu aku lupa sesuatu!” teriak siwon saat aku akan keluar dari ruangan itu.

“mwo?” tanyaku sambil berbalik menghadapnya.

“namamu sekarang bukan cho kyuhyun tapi lee kyumin, dan eunhyuk adalah kakakmu!” ucap siwon sambil menatap kearahku dan eunhyuk.

“mwo? Dia kakak-ku!” ucapku tak percaya.

“mwoya?” tanya eunhyuk kesal.

“wah, banyak sekali kejutan untukku hari ini!” ucapku sambil mendengus melanjutkan langkahku.

——
——

Ku pakai jaket putihku, sebelum aku memasuki kampusku, rasanya benar-benar aneh, yeoja yang ku sukai sejak lama harus ku jodohkan dengan namja lain. aku sungguh tidak percaya ini semua menimpa padaku, bagaimana mungkin aku harus menjodohkan yeoja yang ku sula pada namja lain. bila aku memikirkan ini rasanya dadaku sesak dan kalian tahu rasanya aku ingin membunuh anggel yang telah menghancurkan takdirku yang sebenarnya sangat indah menjadi berantakan seperti ini.

“aissh, bisa cepat sedikit tidak, jalanmu itu seperti keong!” teriak eunhyuk yang ada jauh di depanku,

“arraso!” jawabku sambil melangkahkan kakiku lebih cepat.

WAW semua orang yang berada di hadapanku semuanya memancarkan cahaya. Banyak sekali jenis warna yang ku lihat mulai yang tercerah sampai yang sedikit redup.

“aissh, sedang apa kau ini, apa yang sedang kau lihat!” teriak eunhyuk ketika melihatku hanya diam terpaku melihat dua orang namja.
“apa aku tidak salah lihat?” tanyaku pada eunhyuk.

“ne? “ tanya eunhyuk bingung.

“itu, dua orang itu! Mereka Tidak memiliki warna cahaya samasekali!” ucapku sambil menunjuk dua namja yang sedang berbincang di bawah pohon pick.

“chinca!” ucap eunhyuk tak percaya.

“jangan-jangan mereka itu ‘sang pengganti’..atau mungkin anggel?” ucapku tertegun.

“mungkin, arraso kita urus dulu jodohmu, akan ku laporkan dua orang itu untuk di selediki !” ucap eunhyuk serius.

“oke!” jawabku sambil berjalan mengikuti langkah eunhyuk yang bisa di bilang cukup cepat.

Kalau tidak salah namja tadi itu satu club denganku dan kalau tidak salah namanya lee donghaem sedangkan satu lagi aku tidak mengenalnya?

Nam hyo Ra POV

Ku langkahkan kakiku perlahan mennyusuri rak-rak buku di perpustakaan kampusku. Sudah setengah jam aku mencari, tapi belum juga ku dapatkan buku yang sesuai menjadi referensi untuk tugasku.
Kakiku sungguh sudah pegal, kurasa mungkin kini kakiku akan lepas dari sendinya. Ku rebahkan dulu tubuhku di kursi yang berjajar rapih di pinggir rak-rak buku itu. Terlihat seorang namja duduk tenang di sampingku sambil membaca buku yang cukup tebal. Dia sangat serius menatap buku itu,ku perhatikan wajahnya yang begitu serius menatap bukunya. Dia sangat tampan dan penuh pesona meski di wajahnya tak ada senyuman. tak ku sadari aku menatap namja itu begitu lama.

“apa yang sedang kau lihat?” tanya namja itu tanpa mengalihkan pandangannya dari buku yang dia baca, aku sungguh kaget dengan apa yang dia katakan, berarti sejak tadi dia menyadari bahwa aku menatapnya terus.

“ne?” tanyaku pura-pura tidak mengerti.

“hem, apa menurutmu aku ini tampan?” tanya namja itu sambil menutup buku yang dia baca.

“eu….!” Aku tak sempat menjawab pertanyaan itu, karena kini wajah tampannya hanya berjarak beberapa centi dari mukaku, dan bisa kurasakan hembusan nafasnya di pipiku. Tiba-tiba suhu di sekitarku menjadi panas dan pasti kini muka ku benar-benar sudah memerah.

“hem… wajahmu seperti tomat!” ucap namja itu sambil tersenyum manis, dan dia segara pergi meninggalkanku. Ku tatap kepergiannya, di depan pintu perpustakan tampak seorang namja yang telah menunggunya, kurasa namja itu adalah temannya. Ku tatap dua namja itu hingga mereka tak bisa tertangkap lagi oleh indra penglihatanku.

“hah… kenapa aku melakukan hal memalukan seperti itu!” gerutuku sambil memukuli kepalaku sendiri.

Ku putuskan untuk mencari lagi buku referensiku besok saja, karena ku rasa aku sudah terlalu lelah. Tampak kerumunan di koridor kampusku, tumbensekali ada kerumunan seperti itu di kampusku. Tapi…. Tunggu, kenapa yeoja semua yang ada disana, apa ada artis yang datang. Ku hampiri kerumunan itu , karena akupun penasaran dengan apa yang yeoja-yeoja itu kerumuni, tapi sebelum sampai di kerumunan itu aku menabrak dua orang namja.

“aissh.. apa kau tak punya mata!” teriak salah satu dari 2 namja itu.
“mian!” jawabku, sambil membungkukkan tubuhku.

“kau!” pekik namja yang satunya lagi. Ku angkat kepalaku untuk melihat namja itu.

“neo!” ucapku kaget, ternyata namja itu adalah namja yang ada di perpus tadi.

“kau kenal?” tanya namja yang memakai kemeja putih, pada temannya yang ku jumpai di perpus.

“mungkin, iya!” jawabnya sambil terseyum padaku.

“hah.. ayo cepat kita sudah di tunggu!” ucap namja yg berkemeja putih sambil menarik temannya.

“bye!” ucap namja itu sambil tersenyum dan melambaikan tangannya padaku sebelum dia pergi.

“NAM HYO RA!” tiba-tiba terdengar suara seorang namja memanggilku. Aku segera berbalik untuk mengetahui siapakah itu, tapi saat ku lihat wajah namja itu dia benar-benar asing untukku. Ketika namja yang baru saja memanggilku itu akan menghampiriku namja satu lagi yang berada disisinya menariknya dengan cepat. Sepertinya namja itu mengucapkan sesuaatu padanya dan mereka sangat serius.

Kyuhyun POV

“aissh, kau itu bodoh atau apa?” ucap eunhyuk sedikit berbisik padaku.

“waeyo, aku sudah lama tidak bertemu dengan sahabatku itu!” ucapku sedikit kesal.

“apa kau lupa, kau itu bukan cho kyuhyun lagi, dan apa kau lupa wajahmu itu sudah berbeda dari wajahmu yang dulu, pasti sekarang yeoja itu tidak mengenalimu!” jawab eunhyuk dengan wajah seriusnya.

“arraso!” ucapku setelah memahami situasi yang sekarang ku hadapi.
Aku dan eunhyuk melangkah mendekati hyo ra yang memang sedari tadi masih mematung melihat kerahku.

“annyeong, kami mahasiswa baru disini dan dosen kim bilang kau bisa membantu kami untuk menemukan fakultas yang kami cari!” ucap eunhyuk ramah saat berada di hadapan hyo ra.

“ah, ne! oh..mahasiswa baru itu kalian!? jawab hyo ra ramah.

“kalau begitu lewat sini!” lanjut hyo ra menunjukan jalan.

Sebenarnya aku sudah sangat hapal dengan denah kampus ini tapi untuk mendekati hyo ra aku dan eunhyuk harus melakukan ini.

“gomawo!” ucapku saat sampai di dalam kelas.

“ne, chosoamnida!” ucap hyo ra sambil tersenyum ramah. Dia benar-benar tidak berubah sama sekali dari nam hyo ra yang dulu ku kenal.
“ah, choneun lee kyumin imnida!” ucapku sambil tersenyum ramah padanya.

“ah,kalau!” ucap hyo ra sambil melirik kearah eunhyuk.

“hem..lee hyuk jae imnida, tapi panggil saja eunhyuk!” jawab eunhyuk setelah menyadari tatapan hyora.

“em..ku dengar mahasiswa baru itu hanya satu orang!” ucap hyora ragu.

“ah, ne aku hanya mengantar dongsaengku saja!” ucap eunhyuk.

“ne, dia hyungku!” ucapku pada hyora, meski ada sedikit rasa kaku di lidahku untuk mengatakan eunhyuk adalah hyungku.

“ah, sudah siang aku harus kembali ke kantor, tolong jaga adikku!” ucap eunhyuk sambil berpamitan pada hyora.

“ne tentu saja!” jawab hyora dengan yakin.

Eunhyuk membalikan tubuhnya dan berjalan lurus melewati koridor, d tengah perjalanan ada dua orang namja yang menyenggol tubuh eunhyuk. Namja-namja itu adalah namja yang ku lihat di bawah pohon pick tadi.
Apa itu sengaja di lakukan eunhyuk? Fikirku dalam hati.

“ah, sebaiknya kita masuk sebentar lagi dosen datang!” ucap hyora membunyarkan pemikiranku.

Aku duduk di samping hyora, persis seperti aku dulu saat masih menjadi cho kyuhyun. Aku melihat sekeliling untuk memasikan jangan-jangan ada sang pengganti di kelasku. Tapi semua orang di dalam kelasku ini berwarna.

“itu kan!” pekik ku saat melihat dua namja yang menubruk eunhyuk tadi masuk ke dalam kelas.

“ne?” tanya hyo ra bingung.

“annio!” ucapku sambil memalingkan wajahku.

Nam hyo Ra POV

Ku pandangi namja bernama lee kyumin itu yang ada di sampingku. Aneh memang rasanya, aku merasa sudah sangat akrab melihat tingkah laku namja ini. Rasanya perilaku namja ini sangat mirip dengan kyuhyun sahabatku yang sedang terbujur kaku di rumah sakit.

“genchana?” tanya kyumin sambil menatapku.

“ne?” tanyaku bingung.

“ekspresi mukamu terlihat sangat sedih tadi!” ujar kyumin sambil tersenyum lembut.

“tidak ada apa-apa kok!” ucapku menyakinkan.

“apa kau ada masalah, katakan saja aku bisa menjaga rahasia !
” ucap kyumin sambil tersenyum jahil padaku.

“hem, aku sedang memikirkan sahabatku saja, dia sedang koma di rumah sakit!” jawabku lirih.

“ah, mianhae! Aku malah membuatmu semakin sedih dengan pertanyaanku.” Ucap kyumin merasa bersalah.

“anni!” ucapku mengelak.

>>>>

“kau mau makan apa?” tanyaku pada kyumin saat sampai di depan kantin kampus.

“em,mungkin bulgogi!” jawab kyumin, yang membuatku teringat lagi dengan kyuhyun karena kyuhyun juga sangat menyukai bulgogi.

“arraso!” jawabku sambil meninggalkannya menuju kantin yang menyediakan bulgogi.

Kyuhyun POV( kyumin)

Aku memandanng kepergian gadis itu.

DRTDRTRT

Tiba-tiba Hpku bergetar di dalam saku celanaku, segera ku rogoh saku celanaku untuk menganbil handphone ku itu.

“yeobuseyo?” ucapku saat mengangkat telfon itu.

“ini aku eunhyuk!” ucap namja di seberang sana.

“ada apa?” tanyaku penasaran.

“apa kau melihat dua namja yang menabrakku tadi di koridor?” tanya eunhyuk.

“ne, aku lihat, kalau tidak salah namja yang memakai topi itu bernama donghae, tapi satu orang lagi aku tidak kenal!” jawabku datar.

“kau harus hati-hati karena diantara mereka berdua ada yang berstatus anggel dan sang pengganti!” ucap eunhyuk serius.

‘bagaimana kau tahu?” tanyaku bingung.

“ketika aku menabrak mereka, ada aura dan sedikit tercium bau khas anggel !” ucap eunhyuk menjelaskan.

“bagaimana kalau mereka berdua itu anggel?” tanyaku pada eunhyuk.
“bisa saja makanya aku mengatakan padamu untuk waspada!” ucap eunhyuk. Sedikit terdengar rasa kesal dari nada bicaranya.

“arraso!” jawabku mengerti sambil menutup flip telfonku.

“ini untukmu!” ucap hyora sambil membawa nampan yang berisi dua porsi bulgogi dan dua botol air mineral,

“gomawo!” ucapku saat yeoja itu sudah duduk di sampingku.

.>>>>
>>>>

Kulangkahkan kakiku menuju taman yang ada di dalam kampus ini untuk mencari dua namja yang menabrak eunhyuk tadi, dan bravo mereka ada di sana. Sangat tampak jelas mereka berdua itu tidak memiliki cahaya warna di mataku karena diantara mereka sangat banyak warna-warna yang menjulang ke langit dari setiap mahasiswa yang ada di taman ini.

“hey!” ucapku ramah pada namja yang bernama donghae.

“ne” jawab donghae sambil tersenyum ramah.

“apa aku boleh duduk disini!” ucapku mencari alasan untuk bisa dekat dengan mereka.

namja yang bernama donghae itu hanya mengangguk menjawab pertanyaanku, sedangkan pria yang ada di sampingnya masih terfokus pada buku yang sedang ia baca.

“em, apa kau murid baru? Aku belum pernah melihatmu sebelumnya!” ucap donghae saat aku duduk di sampingnya.

“ne, aku baru pindah ke seoul!” jawabku.

“wah, semester ini banyak sekali yang pindah ke kampus ini!” ucap donghae sambil tersenyum padaku.

“ne?” jawabku pura-pura tak mengerti, untuk memancingnya menjelaskan pria yang ada disampingnya.

“ah, kemarin lusa heechul juga baru pindah kesini!” jawab donghae sambil menunjuk pria yang ada di sampingnya.

“ah, memang kau pindahan dari mana?” tanyaku pada namja yang bernama heechul itu.

“aku dari busan!” jawab namja itu singkat.

“oh!’ ucapku mengerti.

“em, apa bisa kita menjadi teman? Kebetulan aku disini belum memiliki teman sama sekali!” ucapku pada donghae dan heechul.

“tentu, lagi pula aku tidak memilih teman sama sekali!” ucap donghae ramah.

“wah, gomawo!” ucapku sambil tersenyum lebar pada ke dua namja itu.

>>>>
>>>>

“aku pulang!” ucapku saat memasuki ruang tamu rumah baruku yang sangat luas dan mewah itu.

“dari mana saja kau!” tanya eunhyuk sinis.

“aku habis jalan-jalan!” ucapku datar.

“dengan dua namja itu kan?” tanya eunhyuk masih dengan nada sinis.
“ne, aku sedang mencari data tentang mereka!” ucapku tanpa merasa aneh pada nada bicara eunhyuk.

“wah, pintar sekali kau?” ucapnya dengan nada menyindir.

“maksudmu? Aku melakukan itu untuk mempercepat tugasku ini!” ucapku membela diri.

“tapi jangan melakukan itu sendirian, apa kau sudah merasa hebat, kau itu masih genoid baru!” bentak eunhyuk sambil membulatkan mata sipitnya padaku.

“hah, aku masih baik-baik saja bukan !” ucapku tak menerima bentakannya.

“aku tahu, tapi disini aku yang bertanggung jawab tentangmu!” jawab eunhyuk sambil menunjuk kea rah tubuhku.

“arra..arra..! mianhae!” ucapku mengalah padanya.

“hah, sungguh melelahkan! Ikut aku!” ujar eunhyuk sambil berjalan menuju sebuah ruangan.

Aku mengikuti langkah eunhyuk menuju ruangan itu.

“lihat ini!” ucap eunhyuk sambil memberikan sebuah foto padaku saat kami sudah ada di dalam ruangan itu.

“siapa ini?” tanyaku bingung.

“itu donghae!” ucap eunhyuk datar.

“mwo? Kenapa kau memperlihatkan ini padaku!” tanyaku pada eunhyuk.

“ini bukti berarti bukan donghae jelmaan anggel itu!” jelas eunhyuk padaku.

“mwo berarti yang merupakan jelamaan anggel itu heechul!” ucapku tak percaya.

“menurut data yang kami cari latar belakang heechul sangat tidak jelas dan data kepindahan heechul ke kampusmu itu pun tidak tercatat secara terperinci di kampusmu, ini sebuah kejanggalan untuk kita tapi kita belum bisa menganmbil keputusan kalau heechul lah anggel dan donghae sang pengganti!” ucap eunhyuk mengeluarkan info yang baru saja dia dapatkan.

“berarti kita harus menyelidiki dua orang itu lebih lanjut lagi!” lanjut eunhyuk meneruskan penjelasannnya.

“tapi, dari penyelidikanku tadi siang, filingku lebih menuju donghaelah sang anggel itu!” ucapku sedikit menimbang.

“alasannya?” tanya eunhyuk mengintrogasi.

“ketika aku berjalan dengan mereka berdua rasanya saat aku di dekat donghae ada aura tertentu yang ku rasakan, dan aura itu sangat mengganggu untukku, meski donghae sangat bersikap baik padaku sedangkan heechul sangat bertingkah dingin padaku, tapi hal ini pun bisa di bilang cukup janggal. Tapi ada satu hal lagi yang membuatku tidak nyakin dengan pemikiranku!” ucapku ragu.

“apa itu?” tanya eunhyuk semakin penasaran.

“saat di dekat heechul aku merasa mencium bau sesuatu yang sangat jarang aku hirup, apa mungkin itu bau anggel?” jawabku balik bertanya pada eunhyuk.

“apa kau sudah mencoba menatap matanya?” tanya eunhyuk sambil mendekati posisi tubuhku berdiri sekarang.

“aku belum mencobanya cara itu, apa kau kira mereka tidak akan aneh bila aku tiba-tiba menatap mata mereka tiba-tiba!” jawabku sedikit bercanda karena aku merasa suasana menjadi sedikit menegangkan.

“itu memang, apa lagi reaksi untuk menunjukan mereka anggel atau bukan cukup lama muncul!” ucap eunhyuk membenarkan ucapanku.

“tenanglah, mungkin akan ku coba besok!” ucapku santai sambil menepuk pundak tegap eunhyuk yang lebih rendah dari pundakku.

Nam hyo Ra POV

Ku tatap wajah kyuhyun yang masih tak berekspresi itu lekat-lekat. Tubuhnya masih hangat tapi tidak bergerak sama sekali. Kenapa bisa seperti ini? Kenapa temanku ini tiba-tiba mengalami kecelakaan setragis itu? Tanya ku dalam hati dengan menahan air mataku yang sebentar lagi akan mengalir keluar.

“kyuhyun-ah, tadi di kampus aku bertemu dengan orang yang cukup mirip denganmu, apa kau bisa mendengarku?” ucapku lirih padanya.

Aku dan kyuhyun memang sudah berteman dekat sejak masih duduk di bangku SMA, dan saat dia menjadi seperti ini aku sangat kehilangan kyuhyun. Ketiadaan kyuhyun di sampingku sangat menggangguku sekarang.

“ah, hyura-shi, kau datang!” ucap omma kyuhyun saat memasuki ruang rawat kyuhyun.

“ne, ajjuma!” jawabku sambil berdiri dari dudukku.

“hem, ajjuma sangat senang kau bisa menemani kyuhyun seperti ini!” ucap omma kyuhyun sambil duduk di samping putranya yang masih tertidur dengan lelap itu.

“hem, mungkin hanya ini yang bisa hyora lakukan saat kyuhyun seperti ini!” ucapku lirih.

“tenanglah, kyuhyun pasti bangun, dia tidak akan terus seperti ini!” ucap omma kyuhyun sambil mengelus rambut coklat kyuhyun.

“ne, ajjuma!” jawabku sambil tersenyum getir.

>>>>
>>>>

“hyora-ah!” teriak seseorang saat aku akan memasuki kelasku.
“kyumin!” ucapku saat melihat orang yang memanggilku itu.

“hah, jalanmu cepat sekali!” ucap kyumin sambil mengatur nafasnya yang masih memburu.

“mian, aku benar-benar tidak tahu kau mengejarku!” ucapku merasa bersalah.

“hey!” ucap seorang namja sambil menepuk pundak kyumin.

“wah, kalian kenapa disini?” tanya kyumin pada dua namja yang baru saja datang itu, Dan aku sangat terkejut ketika melihat namja yang memakai kemeja biru itu, bukankah dia yang aku temui di perpus saat hari itu? Pikirku dalam hati.

“kami juga akan masuk kelas ini!” jawab namja yang memakai kemeja biru.

“ah, iya apa kalian sudah kenal dengan hyora?” tanya kyumin sambil menarik tubuhku ke dekat dua namja itu.

“kurasa kami kenal tapi tidak mengetahui namanya?” jawab namja yang memakai jas putih.

“oke, kalau begitu aku kenalkan, ini lee donghae dan ini kim heechul!” ujar kyumin menjelaskan nama dua namja yang ada di hadapanku.

“annyeong, cheoneun Nam Hyo Ra imnida!” jawabku memperkenalkan diri.

“hello!” ucap namja yang bernama kim heechul sambil tersenyum manis padaku, ternyata namja yang membuat aku salah tingkah saat di perpus itu bernama kim heechul.

Kyuhyun POV (kyumin)

Baju putih? Bukankah ini tanda tanda dari anggel. Pikirku dalam hati ketika melihat penampilan heechul yang memakai kemeja putih dan sepatu putih. Tapi bisa saja ini kebetulan? Pikirku lagi.

“ah, sudah mau masuk sebentar lagi dosen datang!” ucap hyora membunyarkan lamunanku tentang status heechul.

“ne, kita masuk!” ajak donghae pada kami semua.

“hello, anak-anak selamat pagi!” ucap dosen Han saat memasuki kelas.

“pagi!” jawab seluruh mahasiswa dengan serempak.

“oke kali ini kita akan mempelajari salah satu indra yang sangat penting dalam tubuhku kita, yaitu indra penglihatan, apa kalian sudah mempelajari indra ini?” tanya dosen Han dengan bersemangat.

“oke, agar mempermudah mempelajari indra ini bagaimana kalau kita mengamati terlebih dahulu mata teman kalian yang ada disamping!” lanjut dosen Han.

“coba sekarang kalian amati, mata teman kalian itu dan ada apa saja di mata mereka?” ucap dosen Han memberi intruksi.

Ini kesempatan bagus untuk melihat siapa diantara donghae dan heechul yang merupakan anggel! Ucapku dalam hati. Kebetulan sekali aku duduk dengan heechul dan donghae tepat ada di sampingku, jadi aku bisa melihat kedua pasang mata namja-namja itu.

“oke, sekatang kalian bisa memulainya!” ucap dosen Han yang langsung membuat para mahasiswa menatap mata teman yang ada di samping mereka, begitupun dengan aku.

“wah, ini sangat menggelikan!” ucap heechul, saat mulai menatap mataku.

Aku hanya berkonsentrasi untuk menatap kedua pasanga mata yang ada di hadapanku itu. Kini sudah berjalan 2 menit aku menatap mata heechul. Tapi belum ada perubahan sama sekali.

‘berapa lama aku bisa melihat perubahannya?’ tanyaku frustasi dalam hati.

Tunggu, bukankah matanya tidak berwarna seperti ini tadi, apa mungkin ini yang di sebut perubahan warna pada mata anggel saat melihat genoid ? berarti dia ini benar-benar anggel. Mungkin kah?

-TBC-

Yaps, part 2 selesai..o_0

Reader pada suka gg ma ff part nie, moga suka yah.. apa pada makin penasaran? Siapa yah yang jadi anggel sebenarnya donghae atau heechul? Oke semuanya ada di part selanjutnya..hehehe. jangan lupa komen yach reader, gomawo^^

6 thoughts on “Me is Genoid? [part 2]

  1. wuiihhh,, q bcax mla part yg ne,, tpi asik dech kyknya,,, btw,, ftonya tuch stengahnya dari Kyu n Umin y,,, pas ngeliat q ga ngeh,, tapi ftonya bgs kok,, d tunggu ja lah next partnya,,,^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s