Find The Way [part 5]

Author            : Blackpearl

Cast                : Cho Kyuhyun, Park Hyeo Rin

Support Cast : Kang Rae Na, Lee Donghae, Choi Shinn Bi

Rating             : PG16+

Genre             : Romance

Type               : Chapters

 

Cerita sebelumnya

Hyeo rin pov

 

“Oppa? menjijikan,” ucapku. Rae na balas memelototi ku.

 

“ kalian tidak keberatan jika aku juga ikut bukan? Aku benar-benar bosan dan tidak ada kegiatan” ucap hae oppa yang tiba-tiba ikut datang dan langsung merangkul pundak kyuhyun. Dia melirik takut-takut padaku. Hei, aku tidak makan orang!

 

“tentu saja, makin ramai pasti makin bagus. Lagi pula kami hanya berdua saja oppa”

 

“ pasti akan menyenangkan!”jawab hae oppa antusias

 

“Terserah saja” jawabku berlalu meninggalkan rae na yang masih berbicara dengan kyuhyun dan donhae oppa

 

***

Hyeo rin’s apartment

 

Author pov

 

Sejak pagi-pagi sekali hyeo rin dan  rae na sudah sangat sibuk menyiapkan makan yang akan mereka bawa. Tapi mendadak hyeo rin menjadi benar-benar tidak semangat dengan acara ini. Penyebabnya? Jelas saja karna dia akan bertemu namja itu lagi bahkan seharian ini mereka akan picnic bersama. Bukan ia tak suka.tapi entalahlah. Dia sendiri masih bingung dengan apa yang sebenarnya ia rasakan terhadap namja yang di anggapnya menyebalkan itu.

 

Pukul 8 tepat kyuhyun dan hae sudah sampai untuk menjemput mereka. rae na sudah siap dengan segala atributnya yang berbau picnic. Topi dan segala macam nya. Berbeda sekali dengan hyeo rin. Gadis ini, hanya mengenakan kaus panjang bertopi berwarna kuning dengan tanktop putih di padukan celana jeans selutut dan sepatu ket senada. rambutnya hanya di ikat kuncir kuda. Dandanan yang sangat sederhana. Tapi ia tetap tampak begitu mempesona.

 

Rae na dan hyeo rin membawa segala atributnya keluar menuju mobil silver yang terparkir di plataran apartment hyeo rin. Tampak 2 orang pria tampan sedang berdiri di depan bagasi. Itu donghae dan kyuhyun. Ngomong-ngomong mereka sangat tampan hari ini. biasanya si memang sudah tampan, tapi hari ini sedikit lebih dari biasanya.

 

donghae memakai kaus berwana abu abu yang begitu pas di badannya. Kyuhyun mengenakan kemeja kotak kotak hitam putih berlengan panjang yang ia lipat sampai siku dengan kaus singlet warna hitam di dalamnya. Menampakan kulit tangannya yang putih . menyilaukan. Hanya itu kesimpulan yang dapat di tarik. Rambutnya yang di tata sedikit acak-acakan malah membuat pesonanya semakin menjadi.

 

 

 

“Oppa….”

 

Donghae menilik ke asal suara. Begitu juga dengan kyuhyun. Mata kyuhyun dan hyeo rin bertemu saat ia menoleh kea rah gadis itu.

 

Mereka tersentak. tersentak karna alasan yang sama. Terpesona oleh penampilan satu sama lain. Ini gila. Tapi ini lah yang terjadi.

 

Mereka menaiki mobil dan bersiap berangkat. Kyuhyun duduk di depan dan donghae yang menyetir. Sedangkan hyeo rin dan rae na duduk di belakangnya. Setelah  menempuh pejalanan  selama 2 jam, akhirnya sampai di danau buatan yang terletak di utara kota busan. Tempat ini menyuguhkan pemandangan hutan pinus sepanjang 2 kilometer. Begitu asri. Suhu nya sejuk dan cuaca saat ini benar-benar bersahabat.

 

Begitu sampai meraka langsung memanjakan kaki nya dengan berendam di tepi aliran sungai yang airnya sangat jernih. Donghae malah sudah menceburkan diri kedalam sungai dan berenang di situ. Setelah puas bermain dan berkeliling mereka menikmati santap siangnya.

 

***

 

Mereka membentangkan tikar di bawah pohon lalu mulai satu persatu membuka bungkusan makanan yang sudah di siapkan hyeo rind an rae na. rae na duduk di samping donghae. Dan kyuhyun da samping hyeo rin.  Mereka duduk saling berhadapan.

 

Mata kyuhyun melotot sempurna menatap semua makanan yang ada di hadapannya. Hampir semuanya berwarna hijau. Dia sangat-sangat tidak suka benda apapun bernuansa hijau, khususnya atas nama sayuran.

 

“yak! Kenapa semuanya berwarna hiijau?” ucapnya sedikit berteriak memandang makanan di hadapannya

 

“itu sayuran kyuhyun-ah~, SA-YU-RAN!” ucap hyeo rin sambil menekankan setiap kata yang di ejanya.

 

“kau mau aku memakan makanan kelinci ini?!” ucapnya shock

 

“apa maksudmu?” Tanya hyeo rin mengeryit sedikit kesal. Apa maksudnya mengatakan makanan di hadapannya sebagai makanan kelinci? Pikirnya

 

“ sawi, brokoli, dan rumput hijau yang biasanya dimakan kelinci, kau mau aku memakannya?”

 

“aku suka sayuran.”

 

“kyuhyun, dia tidak suka sayuran hyeo rin-ah” ucap donghae

 

“ hari ini thema makanan kita adalah `VEGETARIAN`” ujar hyeo rin semangat “jangan harap akan ada daging ayam atau sapi sini!” tambahnya sambil menuangkan saus mayonnaise kedalaman mangkuk yang berisi salad

 

“hyeo rin yang menyiapkan ini semua oppa.” Rae na menjelaskan.

 

“Sebenarnya…………., aku juga tidak begitu suka ikan dan sayuran” ujarnya sedikit berbisik. Dia sedikit takut-takut karna ada aura mengerikan yang menatapnya. Rae na memasukan sumpit ke dalam mulutnya.

 

“kau tidak suka ikan?”Tanya donghae

 

“aniyo, oppa.”

 

“ya~ikan itu sangat enak. Kau harus mencobanya” donghae mengambil potongan ikan dengan sumpit. Lalu mengarahkannya ke mulut rae na

 

“jja…coba ini” ujar donghae sambil tersenyum Rae na tampak ragu-ragu menatanya.

 

“Ini enak! hmmm……” ujarnya lagi. menyuruh rae membuka mulutnya

 

Rae na akhirnya membuka mulutnya dan mulai mengunyah makanan itu. Dia tampak berfikir. Dan setelah makanan itu lolos melewati keongkongannya dia tersenyum ke arah donghae di depannya.

 

“bagaimana?”Tanya donghae

 

“Enak oppa!”

 

“Mau lagi?”

 

Rae na mengangguk antusias Dan donghae mulai menyuapkan satu persatu Makanan yang ada di depannya.

 

“Aku mau yang itu oppa.”

 

“yang ini?”

 

“Yang itu juga”

 

Hyeo rin dan kyuhyun hanya bisa melongo menatap adegan itu. Sejak kapan acara piknik berubah jadi acara suap-suapan begitu? dan satu lagi. Dalam rangka apa sampai mereka dekat dan sok romantic begitu? menjijikan. Itu lah yang ada di pikiran hyeo

 

Hyeo rin melihat kea rah kyuhyun yang juga menatapnya di saat yang sama.  lalu mereka mengarahkan pandanganya kembali pada rae na dan donghae yang masih saling menyuapi satu sama lain. Kelihatannya, pikiran kyu sama dengannya.

 

“oppa, oppa juga harus makan” ujar rae na,

 

“ buka mulut oppa…” rae na mengarahkan sumpitnya ke mulut donghaae. donghae menerima dengan senang hati.

 

“ya~, tak bisakah kalian hentikan itu?” ucap hyeo rin sambil mengaduk salad nya. Membuat nya bercampur rata dengan mayonnaise

 

“kalian membuatku mual?” timpal kyu.

 

“Aku tidak mau makan makhluk hijau ini?” lanjutnya lagi.

 

“wae yo?”

 

“Sudah jelas kan! Rasannya tidak enak”

 

“Kau bahkan belum mencobanya, tapi sudah memfonis”

 

“Aku tetap tidak mau!”ujarnya seperti anak  balita yang mogok makan

 

“Ini enak,”

 

“Sejak kapan makanan kelinci itu rasannya berubah jadi enak? Aku-EUMmmmmph”Hyeo rin menyumpal mulut kyuhyun dengan memasukan salad kedalamnya.

 

Kyuhyun melotot dan bersiap akan memuntahkannya.

 

“TELAN!”seru hyeo rin galak.

 

Rae na dan donghae tertawa geli melihat hyeo rin yang berhasil memaksa kyuhyun memakan salad itu.

 

“Telan saja kyu, rasanya tidak sebur-” donghae tidak sempat melanjutkan kalimatnya, karna takut. Kyuhyun menatapnya dengan pandangan

 

Aku-Akan-Membunuhmu-Jika-Kau-Ikut-Ikutan!

 

Kyuhyun dengan terpaksa mengunyah makanan yang menurutnya itu adalah makanan kelinci. Dia sedikit takut karna wanita di hadapannya akan memutilasinya hidup-hidup jika ia sampai memuntahkan isi mulutnya.

 

Kyuhyun berfikir sejenak dan dengan sedikit tidak rela saat makanan itu ia telan. Karna ternyata rasanya memang tidak seburuk yang ada di pikirannya.

 

“ bagaimana rasa makanan kelinci? Enak kan.”ejek hyeo rin. Dia menatap salad itu kembali dan tersenyum. Perasaannya sedikit senang, tapi ia tidak tahu kenapa

 

“Aku mau lagi,” ucap kyuhyun pelan nyaris berbisik sambil memalingkan pandanganya kea rah lain. Wajahnya sedikit memerah. Dia malu?

 

Hyeo rin tersenyum geli mendengar kalimat yang terlontar dari bibir kyuhyun.  Gadis ini mengambil salad lagi dengan sendoknya dan mengarahkan nya ke mulut pria itu. Kyuhyun membuka mulutnya dan memakannya. Mereka sama sama tersenyum. Entah mengapa Ada perasaan hangat yang menyelimuti  mereka.

 

Hyeo rin baru akan membuka mulutnya dan memasukan sendok makanan kedalamnya, tapi belum sempat makanan itu sampai kyuhyun sudah memotong nya dengan kalimat serupa.

 

“Aku mau itu juga.”ujarnya dengan tersenyum seperti bocah. “yang di tangan mu” lanjutnya. Gadis itu mendesah pelan.

 

“ kau punya tangan dan kau bisa makan sendiri tuan cho! Kau mau aku menyuapimu seperti mereka?”ujarnya sambil melirikan ujung matanya ke arah rae na dan donghae.

 

“Jangan harap! Aku-tidak-akan-mela-ku-kannya” sungutnya dengan penuh penekanan.

 

Donghae dan rae na, tertawa puas melihat ekspresi kyuhyun yang langsung cemberut persis seperti anak ayam yang di marahi induknya. Bagi mereka ini adalah tontonan yang menarik.

 

“berhentilah tertawa!” ucap kyuhyun kesal pada dua orang di depannya

 

***

 

Hyeo rin berjalan jalan mengintari jalan setapak yang mengelilingi danau buatan tersebut. Pemandangan di sekeliling danau bagitu indah mengajaknya untuk menjelajah. Ia berjalan sambil menyentuh bunga-bunga yang sengaja di tanam sebagai pagar pembatas antara tepi jalan setapak dengan danau .

 

Dia begitu asyik memperhatikan pemandangan yang ada di hadapannya. Sampai tidak menyadari ada seseorang yang dari tadi asyik menjadikannya objek pemandangan. Pria itu berjalan di belakang hyeo rin dan terus memperhatikan setiap gerak tubuh dan mimic senang yang di pancarkan gadis ini.

 

Senyumnya. Apa pun yang ada pada gadis ini selalu berhasil menyita perhatiannya.

 

“Ya! Sejak kapan kau mengikutiku seperti setan ha?”

 

“Siapa bilang aku mengikutimu? Kau percaya diri sekali nona penyihir. Aku sedang menikmati pemandangan di sekitar danau”

 

“ kau pikir aku bodoh, jelas-jelas kau sedang mengikutiku!”

 

“apa aku  terlihat begitu kurang kerjaannya sampai repot-repot mengikutimu he?”

 

“isshh…..terserah kau saja” gadis ini mendengus sebal dan berlalu meninggalkan kyuhyun. Kyuhyun malah tersenyum melihat gadis ini kesal. Dia semakin ingin menggodanya. Kyuhyun berjalan mensejajarkan langkahnya dengan hyeo rin.

 

“kau itu pemarah sekali”

 

“ aku juga tidak tahu, kalau di dekat setan sepertimu entah kenapa aku jadi suka sekali marah.”

 

“yak! Apa kau bilang!”

 

“ kau. setan.” ucap hyeo rin dengan wajah polos

 

Kyuhyun meenyengir dan mencubit kedua pipi hyeo rin gemas. membuat gadis ini mengerang kesakitan.

 

“awww.., appeo!!” Kyuhyun tertawa dan langsung lari meninggalkan hyeo rin.

“Ya!! Jangan lari kau!!!!”

 

mereka menghabiskan waktu dengan saling kejar kejaran di taman. Ntah bagaimana caranya acara picnik jadi lebih mirip acara kejar-kejaraan anak TK. Dan akhirnya berhenti karna sudah kelelahan. Nafas mereka saling berpacu. Hyeo rin sendiri sudah tidak ingat kapan ia bermain lari-larian seperti ini. Rasanya sudah lama sekali.

 

Ia duduk lalu membaringkan badannya yang sudah kelelahan di rerumputan hijau. Kyuhyun duduk di sebelahnya dan ikut berbaring tepat di samping gadis ini.

 

“Hei bodoh, kenapa kau sangat menyebalkan?”

 

“ tapi bukankah sisi menyebalkan dari diriku yang paling kau suka?”ucapnya sambil tersenyum dan memiringkan kepalanya menatap gadis di sampingnya yang sudah kelelahan.

 

Hyeo rin hanya membalasnya dengan kekehan saja. Dia tau bahwa pria ini benar.

 

Kyuhyun memiringkan tubuhnya dan menopang kepalanya dengan sebelah tangannya.

 

“Hei kau tidak bisa ya sekali saja berhenti memanggilku dengan Ya, Setan, Kurang Ajar Atau Bodoh dan semacamnya. Jelek sekali!” ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya

 

“Kau berniat aku memanggilmu apa? Pintar, tampan, dermawan, ?atau panggilan seperti para fans mu yang brutal itu `princeKYU`?isshhh…”

 

“Ha ha nona park hyeo rin-ssi, Jadi matamu sudah terbuka sekarang dan mengakui kalau aku tampan, begitu?” hyeo rin tersenyum sinis dan bangkit utuk duduk

 

“Aigooo………kau tuan cho kyuhyun-ssi, kenarsisan mu benar-benar sudah tidak bisa di tolong lagi! benar-benar sudah akut!

 

“Bagaimana dengan panggilan yang sama dengan sahabatmu itu?”

 

“Mwo??kau mau aku memanggilmu ‘oppa’ begitu?”

 

“Setidaknya itu lebih baik dari pada Ya, Setan, Kurang Ajar Atau Bodoh dan semacamnya”

 

“Silahkan saja terus berkhyal cho kyuhyun-ssi”

 

“Menurutku dalam waktu dekat kau akan memanggilku dengan panggilan itu, bisa ku pastikan itu.” Sahut kyuhyun sambil menunjukan seringai evilnya.

 

“Mungkin aku akan memanggilmu begitu jika aku benar-benar sudah sangat sial.”

 

***

 

Hyeo rin pov

 

Entah sejak dari kapan, Aku mulai merasa nyaman dengan kehadirannya. Dia sangat menyebalkan. Selalu membuatku kesal. Tapi setiap aku kesal pasti selalu tersenyum. Aku merasa lebih sering tersenyum sekarang. Aku bahagia? Entahlah aku bingung.

 

Pria di sampingku ini, entahlah ku rasa aku menyukainya.

 

***

 

Kami sudah terlalu lama bermain-main di sini. Kami sudah puas bermain seharian. Saat nya pulang. Jika tidak pulang sekarang akan kemalaman nanti.

 

“Hari sudah sore, seperti nya kita harus pulang” ujar donghae

 

“Yaah….padahal aku masih ingin bermain di sini. “

 

“Lain waktu kita bisa kesini lagi.”

 

“Ayo”

 

Mereka menaiki mobilnya dan akhirnya pulang. Cuaca mulai berubah mendung sekarang. Tapi mobil mereka tiba-tiba mogok di jalan. Donghae segera turun dari mobil nya mengecek mesinnya. Di ikuti kyuhyun di belakananya.

 

“Ada apa? “

 

“Aku tidak tahu, radiatornya ku rasa bermasalah.”

 

“masih bisa di perbaiki?”

 

“ akh..aku rasa masih bisa bertahan sampai di distrik depan, di sana ada bengkel. Kita bisa berhenti di sana”

 

“jja, kita harus segera ke sana sebelum malam”

 

***

Vehicle’s Repair

 

Di bengkel kendaraan, Mereka sibuk sendiri-sendiri. Donghae berbicara dengan montir yang menangani mobilnya, rae na sibuk menelepon orang tuanya, kyuhyun sendiri sibuk menghubungi seseorang yang entah siapa.

 

kyuhyun lalu mendatangi donghae menanyakan bagaimana kondisinya mobilnya. Tak lama setela mereka berbicara, keduanya mendatangi hyeo rin an rae na yang sedang duduk di kursi tunggu.

 

“Bagaimana oppa?” Tanya hyeo rin pada donghae

 

“Apa kita bisa pulang?” Sambung rae na sedikit cemas. Donghae mengusap rambut belakangnya.

 

“Eumm….kerusakannya cukup parah. Jadi….sepertinya mobil ini harus menginap satu malam disini.”

 

“Otokhe?” rae na makin cemas sekarang

 

Kyuhyun baru selesai menelpon seseorang dan kembali menghampiri mereka.

 

“di seoul sedang cuaca buruk. Supirku tak bisa menjemput kemari”

 

“Apa tidak ada jalan lain?” Tanya hyeo rin

 

“aku sudah mencari informasi. Ada halte bus di dekat sini. Kita bisa pulang dengan naik bus. Untuk tujuan seoul, 2 kali naik bus, sampai di distrik gangnam kita harus pindah ke bus lain. Itu memakan waktu 3 jam.

 

“Tidak apa-apa” ucap hyeo rin tersenyum

 

“Bus terakhir berangkat setengah jam lagi. Kita masih bisa mengejarnya jika kita bergegas.” Ujar kyuhyun lagi.

***

Mereka berempat bergegas menuju halte bus terdekat. Dan mereka sampai tepat 5 menit sebelum berangkat. Bus penuh sesak. Dan tak adalagi kursi. Mereka terpaksa berdiri. Kondisi bus berhimpit-himpitan. Rae na sudah aman bersama donghae. Tapi pegangan hyeo rin terlepas dari kyuhyun. Sehingga mereka terpisah agak jauh. Hyeorin berdesak-desakan dengan penumpang lain. Tubuhnya terasa di himpit. Dan nafasnya sesak. Kyuhyun menghampiri hyeo rin dan merangkulnya.

 

“Merapatlah, agar kita bisa lewat”

 

Hyeo rin mengangguk. Kyuyun melihat sekeliling ke tempat yang sedikit kosong. Ada di ujung. Kyuhyun mendekatkan tubuhnya pada hyeo rind an melangkah menuju tempat yang sedikit kosong.

 

Bus itu tiba tepat pukul 6 dan mereka berempat naik kedalamnya. Setelah sampai di distrik ghangnam. Mereka harus berpisah karna sabway ke tempat mereka berbeda jalur. Donghae bersama rae na dan kyuhyun mengantar hyeo rin.

 

Hyeo dan kyu duduk bersebelahan. Sepanjang jalan mereka lebih banyak diam. Entah karna lelah, atau tak punya topic pembicaraan. Selama ini jika mereka sudah mulai berbicara. Yang keluar dari mulut mereka adalah argument tak jelas, teriakan, cibiran dan sindiran. Tak pernah ada kata-kata yang bagus. Mereka selalu memperdebatkan hal yang tak penting.

 

Mereka baru saja berdamai hari ini. baik hyeo maupun kyu tak ingin merusak perdamaian yang sudah susah payah di bangunnya. Jadi diam akan lebih baik. Sesekali hyeo rin mengalihkan pandangannya ke arah di pria di sampingnya. Kadang pandangan mereka saling bertemu. Tapi mereka kikuk sendiri. Bis semakin kosong dan hanya tinggal mereka berdua saja yang ada di dalamnya. Suasananya benar-benar membuat mereka salah tingkah.

Tingkah Mereka seperti anak smp yang baru pertama kali kencan. Jika ini bisa di sebut kencan. Kikuk tak jelas. Hyeo rin hanya meremas remas ujung baju nya. Tingkah khasnya saat gugup. Sedangkan pria di sampingnya malah menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal. Aneh. Sesekali mereka saling bertatapan.

 

Kalau tidak rasa seharusnya sikap mereka biasa-biasa saja kan?

 

***

 

Mereka sampai di seoul, cuaca sangat buruk. Hujan begitu deras tak henti-hentinya menyiram kota seoul. Kyuhyun dan hyeo rin sampai di pemberhentian bis terakhir. Tak ada taksi atau pun kendaraan umum yangberlalu lalang. Payung pun tak ada. Jarak halte dan apartment masih cukup jauh,

 

“Ah…hujan seperti nya tak akan berhenti dalam waktu dekat. akan kemalaman jika menunggu sampai reda. Tidak ada jalan lain selain harus nekat”ucap kyuhyun

 

Kyuhyun melepaskan kemejanya dan menjadikan nya sebagai payung, mereka berlari beriringan menerobos derasnya hujan.

 

15 menit akhirnya mereka sampai, dengan keadaan basah kuyup. Pakaian mereka basah dan rambutnya juga.

 

Rambut kyuhyun basah dan acak-acakan, pakaian yang ia kenakan juga basah kuyup membuas lekuk tubuhnya tercetak dari balik kaos hitam yang ia kenakan. Ngomong-ngomong tu buhnya bagus. Bahu kekarnya dan dadanya yang bidang terlihat jelas, di tambah lagi rambutnya yang basah, sangat mirip dengan pemain iklan shampoo.

 

Hyeo rin menelan ludah sendiri. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya cepat, mencoba menghapus pikiran pikiran bodoh yang hinggap di kepalanya. Tapi sepertinya tak berhasil dengan mudah. Suhu dingin, ada seorang pria di dekat mu, dan cuaca mendukung, tidak kah itu suatu kondisi yang gawat?Di tambah mereka yang saat ini sama-sama menggigil kedinginan karna nekat menerobos dingin nya suhu malam dan derasnya hujan.

 

Tapi sepertinya tidak hanya hyeo rin yang berfikir seperti itu. Kyuhyun pun sedang memikirkan hal yang sama. Dia masih tercatat sebagai lelaki normal yang masih tertarik pada wanita termasuk anatomi nya. Apalagi gadis yang di hadapannya ini adalah gadis yang membuatnya tak pernah punya alasan untuk tidak tertarik

 

Beberapa kali ia sempat menahan napas dan menelan ludahnya saat hyeo rin melepaskan kuncir rambutnya dan mengibas-ngibaskan rambut panjangnya yang lembab. Sama dengan kyuhyun pakaian hyeo rin pun basah membuat lekuk tubuhnya tercetak jelas walaupun pakaian yang ia kenakan masih kategori kaos yang tebal. Ini pemandangan yang eksotis.

 

Tapi ia berusaha menekan nya jauh jauh, dan menyuruh gadis ini untuk masuk.

 

“Ah..masuklah, kau bisa masuk angin, aku sudah menyuruh supirku untuk menjemput kemari”, ujar kyuhyun.

 

“kau-”

 

“Tenang saja, sebentar lagi ia akan sampai, aku akan menunggu di sini.”

 

Hyeo rin menunduk dan melangkahkan kakinya masuk ke gedung, tapi baru beberapa langkah ia berbalik

 

“Kyuhyun-ssi”

 

“ne”

 

“ah…kau mau masuk, minum teh hangat atau coklat panas,”

 

Kyuhyun tersenyum dan ikut masuk ke dalam gedung bersama hyeo rin. Keduanya masuk kedalam lift.

 

“go..gomaweo, sudah mengantarku” ujarnya gugup

 

“aku tidak melakukannya gratis jika kau mau tahu”

 

Kata-kata itu langsung membuat gadis itu mendengus lemah. Tapi tak heran, dia sudah menduga pria itu seperti itu, tapi tak menyangka kalau pria itu akan sebegitu jujurya mengatakan nya.

 

“aku tarik kembali ucapanku”

 

“Sudah kuduga, dia bukan tipikal orang yang tanpa pamrih, tapi baiklah setidaknya dia sudah jujur kan?” batin hyeo rin

 

Pria di sampingnya malah tersenyum, dan dalam gerakan yang tak terbaca. Tubuhnya sudah mendorong tubuh gadis itu ke dinding. Menyudutkannya.

 

Mata hyeo rin membulat sempurna, percampuran perasaan kaget, gugup dan sebagainya.

 

Menyadari tubuh mereka yang saling berdekatan begitu, membuat rona merah di wajahnya muncul. Di tambah lagi tatapan menghipnotis dari pria yang 15 cm lebih tinggi darinya itu. Tapi untungnya ia segera tersadar dan tidak terhanyut oleh tatapan itu. Matanya mulai focus. Tanganya mendorong bahu pria itu membuat sedikit jarak antar tubuh mereka.

 

“Yak! Apa yang kau la-Eummmphh!nng..”

 

Entah kerasukan setan dari mana, tiba-tiba Kyuhyun sudah membekap bibir gadis itu dengan bibir nya sendiri

 

TBC

Anyeong!!!!!!!!!!!

Aku bingung mo ngelanjutin di bagian akhir. Sampai di ujung malah otakku mampet. Ga tau deh, mungkin banyak yang ga nyambung ya? Di sambung-sambungin aja lah yak,wkwk

Gomaweo admin, gomaweo reader yang dah nyempetin baca & coment dari awal ampe-akhir.

Comment terus ya….

Ghamsahamnida*deep boww

 

 

 

 

 

Ps.

24 thoughts on “Find The Way [part 5]

  1. Jangan bilang kyu nepsong(?) dan mau ngeyadong! #plak heheheh
    Lanjutannya ditunggu banget… Penasaran banget sama mereka…..

  2. kyu y udah ngak busa nahan tuh ngeliat hyo…..
    sebenar y q sedikit oenasaran n nunggu2 konflik klimaks apa yg bakal muncul tp tanda2 y blm bakal ada konflik kyk y???? bakal ada konflik kan????
    kyu kno ngak tembak ja hyo y,,,, jd geregetan nih ma mereka berdua….
    Lanjut……

    • ha ha ha, tau aja deh lw dia dah nahan busa,
      konflik? eummm….sebenarnya aku juga ga tau mau di bikin konflik apa, ini ff pertama aku yang ber-chapter, aku juga baru belajar2, jadi mungkin kagak ada konflik pelik*hoho ^^
      ceritanya ngambang ya? hehe, harap maklum ya,
      tapi aku usahain di part lanjutnya untuk lebih baik dari yang ini,
      :-) gomaweo commentnya

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s