Get Married? Aigoo~! [part 1]

Author                     : Chakyu19

Main Cast                : Park Minra , Cho Kyuhyun

Support Cast          : member Super Junior + Park nd Cho Family

Rating                     : 15++

Genre                      : Romance, friendship, Married life

Cuap-cuap : Alohaaaa.. si penulis abal kembali dengan FF abal nd super duper gaje *lambai2 tangan bareng KYU♥*

kali ini Chakyu19 bawa FF, genrenya seperti biasa, Romance plus GaJelas.. :p

Dari dulu pengen bgt bikin FF ttg married life, asik gitu soalnya. Bakalan banyak ide yang muncul.

Nah udah kebikin, dri dulu sii, tapi baru bisa publish skarang..

Tolong, berikan tanggapan kalian buad FF ini nd buad penulisnya. Yang pedes2 juga gapapa, yg penting membangun. Cz aku butuh banget dukungan buad FF ini, harus lanjut, ato hanya sampai disini saja..

Ahh, mukadimahnya kepanjangan ya? =.=”

yaudah dee.. singkat kata..

‘Budayakan RCL, ReadCommentLike’

Love Ya♥

 

Chakyu19

 

*   *   *

 

Cahaya mentari pagi masuk melewati celah-celah jendela kamarku. Kurasakan seberkas cahaya hangat menyergap wajahku. Kuregangkan sedikit ototku dan menggeliat pelan. Perlahan kubuka kedua mataku. Uh, nyawaku belum sepenuhnya terkumpul. Pandanganku masih sedikit kabur namun detik berikutnya semua sudah terlihat jelas. Kupandangi semua yang ada di kamar ini. Nuansa elegan segera menyapaku. Warna putih gading plus karpet berwarna biru muda menghiasi kamar ini. Sebuah TV plasma beserta perangkat lainnya tergeletak di depan kasur. Di pojok terdapat sebuah sofa berwarna putih gading, di dekatnya berada sebuah pot bunga yang sudah berisi jajaran mawar putih. Bunga favoritku. Di samping sofa itu terdapat sebuah lemari yang di dalamnya berjejer buku-buku karangan penulis favoritku dengan rapi dan sesuai abjad. Di pojok satunya terdapat sebuah meja rias beserta lemari pakaian yang tentu saja berwarna putih. Di sampingnya terdapat sebuah pintu yang menghubungkan kamar ini dengan sebuah kamar mandi. Semua tampak begitu sempurna. Ya, seperti pagi ini. Begitu sempurna dan indah.

Ku alihkan pandangan ke arah tempat tidurku dan melihat seorang namja tengah tertidur dengan pulas. Wajahnya begitu polos dan tampan. Aku tersenyum dan terus memandanginya. Semua terasa sempurna buatku. Ah ia, hampir saja aku melupakannya. Aku belum memperkenalkan diriku. Park Minra imnida atau seharusnya Cho Minra imnida? Ah yang pasti Minra imnida. Seorang yeoja berumur 18 tahun, namja yang tengah tidur ini adalah suamiku, Cho Kyuhyun. Usianya 20 tahun, 2 tahun di atasku. Kalian bingung kenapa anak remaja seumuran kami sudah menikah bukan? Baiklah aku akan menceritakannya perlahan. Harap disimak oke.

 

#Flashback#

 

Seorang yeoja tengah berlari dengan cepat ke arah sebuah ruang rawat inap. Beberapa menit lalu ia menerima sebuah telepon dari eommanya. Harabeoji tengah memasuki masa kritis dan beliau hendak menemui cucu kesayangannya, Park Minra. Kecerobohan memang selalu menjadi teman sejatinya seorang yeoja yang bernama Park Minra ini. Di saat ia berlari tak sengaja ia menabrak seseorang dan orang itu akhirnya terjatuh ke selokan terdekat. Karena sedang terburu-buru dan teringat akan nasib harabeoji tersayangnya itu, dengan cepat ia kembali berlari meninggalkan orang yang naas itu.

Dan sekarang disinilah ia berada. Kamar 0319, ruangan dimana harabeojinya di rawat. Ia menarik nafas panjang dan menghembuskannya. Diketuknya pintu itu dan segera melangkahkan kakinya ke dalam ruangan. Di dalam ruangan itu sudah terdapat beberapa orang. Appa, eomma, dan sepasang ahjuma dan ahjussi yang tak dikenalinya. Tak mempedulikan semua itu, ia segera mendekat ke arah harabeojinya. Harabeoji tampak begitu lelah, selang impus dan berbagai selang lainnya tertancap di tubuh rentanya. Kemana harabeoji yang selalu ia lihat dulu. Seorang yang kuat dan cerewet. Ia memegang tangan kiri kakeknya dan berkata dengan lirih.

 

 

 

 

*Park Minra POV

 

“harabeoji, aku datang”, ucapku lirih. Tangan yang kupegang bergerak dan seketika matanya terbuka. Wajahnya masih menampakkan rasa lelah. Sudut bibirnya melengkung membentuk sebuah senyuman.

“akhirnya kau datang, minra”, ucapnya bergetar. Aku mengelus pelan tangannya dan tersenyum.

“ne, harabeoji”, jawabku sambil tersenyum. Aku ingin menangis, tapi kutahan sekuat tenaga. Aku tak ingin menjadi beban untuk kakekku. Aku ingin ia melihatku sebagai seorang cucu yang tegar. Kakek ikut tersenyum dan memandang appa. Appa mengangguk mengerti kemudian mendekati tempat tidur kakek dan memandang ke arahku.

“minra, kakek ada sebuah permintaan dan itu di tujukan untukmu. Sebelum appa memberitahukannya, maukah kamu berjanji akan menepatinya?”, ucap appa. Aku memandang appa dengan kening berkerut. Sebuah permintaan? Untukku? Apa ini? Ah, sebagai cucu yang baik, setidaknya aku harus menuruti semua keinginan kakekku.

“ne, appa. Aku berjanji”, ucapku sambil mengangguk. Eomma yang sedari tadi berdiri di belakang appa tampak sedikit tersenyum lega. Begitu juga dengan sepasang orang yang tak kukenali itu, Aku menyernyitkan dahi, apa maksudnya?

“baiklah, karena kamu sudah berjanji, appa segera memberitahukan permintaan itu”, ucap appa dengan penuh wibawa. Aku menelan air liurku dan kutautkan kedua tanganku. Semoga bukan permintaan yang berat, ucapku dalam hati. Kakek tersenyum melihatku. Appa menarik nafas tanda ia akan segera membacakan permintaan itu. Aku memejamkan mata dan terus berkomat-kamit seraya berharap agar itu bukanlah permintaan yang berat.

“kakek memintamu agar segera menikah”, ujar appa tegas. Mataku membundar dan melihat lurus ke arah kakek seakan berkata apa-maksud-dengan-menikah! Eomma menghampiriku dan mengelus-elus pundakku. Kakek tersenyum seakan sudah tahu akan reaksiku ini.

“aku ingin kau menikah Minra. Dengan seseorang yang sudah kupilih”, ucapnya. Aku kembali membundarkan mata.

“mwoya? Hah”, aku mendengus dan tertawa kecil. “Kakek, aku baru saja lulus sma, dan aku baru 17 tahun. Tu-juh-be-las-ta-hun!”, ucapku keras. Appa melotot ke arahku dan hendak membalas ucapanku. Kakek menghentikannya.

“kakek tahu, tapi ini untuk kebaikanmu”, ucapnya lagi. Hahh, aku mendengus kesal. Kebaikanku? Baiklah, kakek mencoba menjebakku dengan berpura-pura dalam keadaan kritis. Pintar, excellent! Aku berdiri dan melangkah pergi namun ketika aku hendak melangkah ke arah pintu, tiba-tiba pintu terbuka dan jreng-jrengg. Seorang namja sedang berada tepat di depanku dengan tampang kusut plus bajunya yang kotor.

 

 

*Cho Kyuhyun POV*

 

Hahh, apa lagi ini. Tiba-tiba saja eomma menelponku dan memberitahukanku untuk segera ke rumah sakit. Memangnya siapa yang sakit coba? Padahal aku sedang seru-serunya berkencan dengan pspku. Bayangkan saja, aku sudah level 99 dan hendak mencapai tahap akhir. Jika saja eomma tak mengancamku dengan kata-kata ‘jika kau tidak datang, maka lihat saja apa yang eomma lakukan pada babymu itu’. Hah, benar-benar menyebalkan. Dan disinilah aku sekarang, tengah berjalan celingukan mencari dimana lokasi ruangan 0319. Sedang asik-asiknya berbingung ria, tiba-tiba saja seorang yeoja dengan cepat berlari dan menabrakku. Sialnya aku terjatuh dan terjungkal ke arah selokan di dekat tempat aku tengah berdiri tadi. Dan apa ini, yeoja itu tidak menolongku ataupun meminta maaf. Ia malah kembali berlari terburu-buru dan meninggalkanku. Untung saja tempat ini tengah sepi, jika tidak, aku benar-benar tak tahu akan menaruh mukaku dimana. Hahh, aku mendengus kesal. Aku segera keluar dari selokan itu dan mencari sumber air terdekat. Kubersihkan noda yang menempel hampir di semua bagian di kaos yang tengah kukenakan. Sialan, yeoja itu membuat jaket kesayanganku hancur. Ku cuci jaket itu dan memerasnya dengan geram.

“lihat saja, akan kucari yeoja itu dan kubuat ia bertanggung jawab akan semua ini”, ucapnya disertai dengan senyuman evil. Dering ponsel membuatnya terkejut dan segera mengangkatnya.

“ne, eomma… Ne, aku sudah di sini… Aku? Di sebuah taman… Ah, arraseo, 5 menit lagi aku sampai’, kututup flip ponselku. Segera kubersihkan lagi noda yang menempel itu dan melangkahkan kakiku ke tempat yang eomma perintahkan tadi.

 

 

 

@ kamar 0319

 

Aku mengetuk pintu pelan dan melangkah masuk. Tapi apa yang kutemukan. Hah, surprisee. Yeoja gila tadi sudah berada di dapanku. Apakah ini keberuntungan ataukan kesialan? Ah, aku tak peduli dengan ini. Kutatap matanya dengan pandangan membunuh serta evil smileku.

 

 

*Park Minra POV

 

“kau…”, ucapku bergetar. Ia memandangku dengan tatapan plus senyuman membunuh.

“kita bertemu lagi”, ucapnya dingin. Aku mengernyitkan dahi, kupandangi makhluk di depanku ini dari ujung kaki ke ujung kepala lekat-lekat.

“nuguseyo?”, ucapku polos. Aku benar-benar tidak mengenal makhluk ini. Bagaimana bisa dia mengatakan ‘kita bertemu lagi’ padaku? Ia membelalak heran dan menatapku dengan pandangan hey-apa-ini.

“kenapa kau begitu berantakan? Habis di kejar anjing setress ya?”, tanyaku polos. Lagi-lagi ia membelalakkan matanya semakin lebar. Disilangkan kedua tangannya di depan dadanya dan kembali memandangku dengan tatapan membunuh.

“ya”, ucapnya singkat. Aku mengangguk dan membulatkan bibirku seraya berkata ‘Oo’. Ia kembali memandangiku dan mendecak kesal.

“hey, jangan pura-pura. Bukankah kau yang menabrakku tadi!”, ucapnya dengan raut wajah yang kesal. Aku benar-benar bingung. Ada apa dengan namja ini. Apa ia gila? Ia bilang apa tadi? Menabraknya? Hah, apa itu. Tunggu, apakah dia orang yang kutabrak tadi. Astaga, eotteokeh? Aku benar-benar panic saat menyadarinya. Ia tersenyum.

“kau sudah ingat”, serunya. Aku melihatnya. Astaga, ia nampak begitu berantakan. Kaos yang ia kenakan hampir seluruhnya basah dan berbagai noda melekat di jeansnya. Takut-takut aku memandang matanya dan menyiratkan permohonan maaf.

“ah, tadi aku sedang terburu-buru.. eh, apa yang kau lakukan di kamar ini?”, tanyaku. “kau mengikutiku?”, tanyaku lagi. Ia tersadar dan memandang sekeliling.

“kyuhyun-a, akhirnya kau datang”, seru ahjuma yang sedari tadi berada di kamar kakek. Kyuhyun? Siapa itu? aku tidak mengenalnya.

“kenapa kau begitu berantakan kyuhyun-a?”, Tanya eomma seraya menghampiri namja itu. ige mwoya? Siapa sebenarnya namja ini. Kenapa eomma mengenalnya sedangkan aku tidak. Aku mengernyitkan dahi dan memandang appa dengan tanda tanya. Kakek kelihatannya sadar akan reaksiku.

“kalian sudah saling mengenal ternyata. Kalau begitu kakek tak perlu lagi memperkenalkan kalian”, ucap kakek disertai senyuman. Mwo? Saling kenal? Dengan siapa? Namja ini? Kakek, please dee. Namja itu memandang kakek dengan tatapan yang sama denganku.

“apa maksudnya?”, tanya namja pabo itu. kakek mengernyitkan dahi. Ahjussi asing itu menghampiriku dan menepuk pelan bahuku.

“aku senang kau akan menjadi menantuku, Minra-a”, ucapnya. Aku kembali memasang aksi membundarkan mata plus tatapan bingung. Bagaimana bisa ahjussi asing ini mengatakan hal yang begitu mengerikan seperti ini. Aku memandang appa meminta penjelasan.

“dia adalah namja pilihan kakekmu”, ucap appa sambil menunjuk ke arah namja pabo itu. mwoya? Namja pilihan kakek? Artinya dia yang akan segera menikah denganku! Aigoo, apa ini?

~ TBC ~

 

Gimana readers? aneh? gaje? itumah udah biasa… hehe~apapun pendapat kalian, please, tinggalkan di kolom Komentar..

author sangat menghargai sapatah duapatah kata dari kalian..

Love ya readers sayangss.. ♥♥♥

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“dia adalah namja pilihan kakekmu”, ucap appa sambil menunjuk ke arah namja pabo itu. mwoya? Namja pilihan kakek? Artinya dia yang akan segera menikah denganku! Aigoo, apa ini?

“maksud appa?” tanyaku masih tak mengerti.

“dia calon suamimu, Minra-ah”, ujar eomma bijak sambil tersenyum satu sama lain dengan ahjumma asing.

“calon suami? Dia?” kutatap namja pabo itu dari atas ke bawah.

“kenapa kau memandangiku seperti mau menelanku?” Tanya namja pabo itu  heran.

“nde?” seketika aku tersadar. “menelanmu? Mana mungkin, emang aku saudara sumanto!”, seruku kesal. Appa, eomma, harabeoji dan sepasang ahjumma dan ahjussi tertawa mendengar ucapanku. Aku menautkan alis, memangnya ada yang lucu ya? Sementara semua orang tertawa akan kata-kataku, si namja pabo itu kembali melancarkan tatapan membunuhnya, mengunciku tepat di kedua bola matanya, membuatku bergidik ngeri. Hiyaaaa~ aku mau dinikahin sama dia? Adwaeeee~ serem gini.

“Kalian akan bertunangan tiga hari lagi, arraseo!”, harabeoji menatapku dan namja pabo ini sambil tersenyum sumringah. Nde? Tunangan? Apalagi ini?

“kalian itu aku sama dia?” ucapku polos sambil menunjuk namja pabo itu, membuat ia membuka lebar-lebar mulutnya.

“geurae, siapa lagi!” appa menjawab dengan semangat.

“MWOYA?” aku dan namja pabo berteriak bersamaan, saling memandang dengan tatapan heran satu sama lain.

“aku? Sama namja pabo ini? Tunangan?”

“aku? Sama yeoja gila ini? Tunangan?” aku dan si namja pabo ini kembali bersuara secara bersamaan. Harabeoji terkikik geli memandangi ekspresi kaget kami berdua. Tunggu kami? Aigoo~ aku tak sudi menyebut namja pabo itu berdua denganku. Heuhh~=.=’’
”ahh, kakek tak salah pilih kalian benar-benar cocok!” kakek

“nde, appa. Bicara saja sampai barengan gini” appa

“kelihatannya mereka benar-benar jodoh bukan, Park-ssi?” ahjussi asing

“nde, tak sia-sia abonim menjodohkan mereka” eomma

“hahaha~ kelihatannya mereka akan akur” ahjumma asing

Euhh~ akur-akur gimana! Ga lihat apa, si namja pabo ini memandangku dengan tatapan super membunuhnya? Emang apasih kesalahanku? Bukannya hanya membuatnya terjungkal ke selokan terdekat dan membuat lukisan di kaos dan jaketnya?

*   *   *

#Cho Kyuhyun POV~

 

Aku benar-benar telah melupakan jaket plus kaosku yang sudah begitu indah dengan noda-noda yang melekat di sana. Si yeoja gila ini memang benar-benar gila! Apakah otaknya belum di upgrade atau memang tercipta hanya sampai Pentium satu? Begitu di dalam kamar 0319, aku dikejutkan dengan Beberapa berita yang sukses membuat mulutku menganga layaknya sepatu yang belum di sol(?). pertama, aku dijodohkan! Catat, seorang Cho Kyuhyun yang ketampanannya selangit dijodohkan! Mau di taruh dimana harga diriku sebagai namja tertampan! Berita kedua yang sukses membuatku mulas adalah calon istriku itu adalah seorang yang sukses membuatku ‘nyungsep’ di selokan dan membuat goresan yang indah pada kaos dan jaket kesayanganku. Ditambah lagi dengan berita ketiga bahwa tiga hari lagi akan diadakan pertunangan antara aku dengan yeoja gila ini! Argghh~ sungguh. Kurasa ini benar-benar hari tersial dalam hidupku dan jika ada orang yang benar-benar ingin kumakan, ia adalah yeoja gila yang super duper polos ini!

Aku terus memandanginya dengan tatapan super membunuhku. Menguncinya pada kedua bola mataku. Ia bergidik ngeri, kemudian bersembunyi di balik seorang ahjumma yang kuketahui bahwa ia adalah eommanya.

“kurasa malam ini kita akan mengadakan dinner untuk merayakan pertemuan kedua calon pengantin kita, bagaimana menurutmu Cho-ssi?”, kakek tua itu menatap appa dengan senyuman.

“ah, aku rasa juga begitu. Kita akan berkenalan secara resmi”

“ja! Bagaimana jika dirumah kita saja abonim?” Tanya ahjuma asing.

“ah, ide bagus”

“baiklah, kalau begitu, sampai ketemu nanti malam, Minra-ah” eomma menepuk pundak yeoja gila itu sambil tersenyum manis.

“kalau begitu kami permisi dulu” appa membungkukkan badan kemudian bergandengan tangan bersama eomma ke luar ruangan.

45 thoughts on “Get Married? Aigoo~! [part 1]

  1. Nice ff thor :D
    jangan lama2 yah update nya. Aku tunggu nih. Benar kata yang lain gaya bahasanya dihalusin dalam percakapannya. Itu aja saranku. Lanjut yah thor.

  2. Wawww…. Critanya seruuu dan bkin pnsran.
    Ngmong” ksian jga y Kyuhyun. nsbnya ckup sial hri ituuu :D
    Oya, gk tau knpa aku sneng deh bca bgian wktu Kyuhyun kcmplung slokn :D Hahahah….

    D tnggu ya part slnjtnya…. :)

  3. Mr. cho kelemahannya terletak pada PSP =.=” dasar maniak game. PSPnya udah seperti istri kesayangan #irisamaPSP .. ckckckck
    lajut thor~ :)

  4. Ini part 2 nya udh ada belom? Serius, aku baru nemu ni ff sekarang dan baru baca.. Aku Online dr Hp, susah deh mau search nya, lagian dgn tampilan WP versi Mobile beda ama yg dulu, SUSAH!
    Yg tau, please reply koment aku dan kasih tau Link nyaa..
    Gomawo ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s