The Sweet Melodies [part 5]

Author                      : AlexaHan

Main cast                 : Lee Dong Hae, Han Yuri

Rating                       : PG 13

Length                       : Chapters

Genre                        : Romance

 

The Sweet Melodies part 5

Yoojin, Yuri, dan Chaerim sudah akrab dihari pertama.

“ya ampun….aku kan harus membeli Ipod, jika Donghae oppa menjemputku, akan ketahuan. Walaupun nantinya dia juga akan tahu tapi kan tidak seru jika dia juga ikut saat aku membelinya” Yuri menepuk jidatnya lalu mengeluarkan Hpnya dan menelpon Donghae

“yeoboseyo…apa sudah pulang? Aku akan kesana sekarang” jawab Donghae dijung sana

“tidak perlu……eh…bukan begitu, aku ada pelajaran tambahan jadi oppa tidak usah menjemputku. Yasudah ya…..gurunya sudah masuk, annyongggg!”

Donghae menghembuskan nafas panjang, dia ingin sekali melihat Yuri tapi lagi-lagi harus ditunda. Baru saja Hpnya ditutup, ada lagi telpon yang masuk. Kali ini dari ayahnya.

“yeoboseyo appa…ada apa?”

“bisakah kau jemput Yoojin disekolah. Dia baru pindah jadi pasti tidak tahu wilayah Korea dengan baik”

“tapi kan dia bukan anak kecil………”

“sudahlah jangan membantah…lakukan saja yang ayah bilang”

Kali ini suasana hatinya benar-benar buruk. Dia terpaksa melakukan perintah ayahnya. Sebuah sms masuk

“from : appa “Yoojin sekolah di Kirin Art School”

“Kirin Art School? Yuri kan sekolah disitu juga. Etteokhe???? Baiklah…aku jemput saja lalu mengajaknya ke café dan merundingkan soal pertunangan bodoh ini”

***

“Yoojin-ssi…apa kau mau ikut kami jalan-jalan?” ajak Chaerim

“maaf tapi aku sudah ada acara lain. Lainkali pasti aku tidak akan menolak”

“baiklah kalau begitu, kami pergi duluan ya…” Yuri dan Chaerim meninggalkan Yoojin didepan sekolah

Selang beberapa menit Yuri dan Chaerim meninggalkan Yoojin, Donghae datang lalu Yoojin masuk kemobil.

***

“heyy…memangnya Ipod ini untuk siapa? Lama sekali memilih-milih daritadi…” ujar Chaerim sambil mengulum permen lolinya

“hehhe…sebentar lagi ya…aku tidak tahu dia suka model dan warna bagaimana….”

5 menit kemudian Yuri menjatuhkan pilihan pada Ipod bergambar bunga dandelion berwarna biru langit+hitam.

“motifnya manis sekali……..aaaaa…ini pasti untuk pengeranmu itu ya…iya kan?” goda Chaerim

Yuri dengan cepat menjitak kepala Chaerim “berisik………”

***

“ada yang ingin kubicarakan denganmu…..jadi kita ke café sebentar” ajak Donghae yang masih fokus menyetir

“ne………..” jawab Yoojin

Dicafe

Donghae dan Yoojin memesan minuman lalu Donghae membuka pembicaraan

“apa kau tidak keberatan dengan rencana orang tua kita?”

“apa maksud oppa tentang rencana pertunangan?….aku sama sekali tidak keberatan” jawab Yoojin santai

“MWO? Tapi kan kau tidak tahu aku ini orang seperti apa dan yang lebih penting aku tidak menyukaimu”

“aku sering mendengar tentang oppa dari paman Minwoo. Aku sama sekali tidak keberatan jika oppa tidak menyukaiku karena aku tahu perasaan orang bisa berubah dengan cepat”

“perasaanku tidak akan berubah…aku sudah menyukai orang lain”

“benarkah???” ekspresi Yoojin terlihat sedikit kecewa tapi dia tetap memasang wajah ceria “aku akan membuat oppa melupakan orang itu dan mulai melihatku”

“apa?????…..” Donghae tertawa pahit “aku menyukainya sejak umurku 10 tahun dan sekarang masih tetap menyukainya bahkan rasa suka ku lebih besar”

“sudah kubilang aku akan berusaha. Maaf oppa…aku tidak ingin melanjutkan pembicaraan ini. Aku pulang dengan taxi saja” Yoojin berdiri dan memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan itu agar tidak kearah yang makin tidak ingin didengarnya

“Yoojin-ssi…….pikirkanlah semua ini….kau pasti akan menyesal nantinya”

Donghae melaju dengan cepat, dia masih tidak habis pikir dengan apa yang diucapkan Yoojin barusan. Sekarang dia hanya ingin membaringkan badannya dan mengistirahatkan otaknya sejenak lalu mencari ide lagi untuk membatalkan pertunangan menyebalkan ini.

***

Donghae berhenti didepan ruangan music, senyuman muncul diwajahnya saat melihat Yuri yang sedang sibuk degan laptopnya. Rasa lelah seketika hilang hanya dengan melihat wajah gadis itu.

“oppa………..” Yuri kaget melihat Donghae yang hanya berdiri diambang pintu

“sedang apa?”

“ahhh…tidak….aku hanya sedang memilih lagu untuk ujian besok. Mau membantu aku memilih lagu?”

Donghae mengernyitkan dahinya “tapi aku tidak bisa mendengar…………..”

“ayolah………coba dulu..yayayayayaa” Yuri menggoyang-goyang tangan Donghae

“iya baiklah………….” Jawab Donghae dengan penuh senyuman

Donghae memakai headphone lalu Yuri memutar lagu. Baru beberapa detik, Donghae ingin melepas Headphonenya namun Yuri menahannya. Wajah Donghae terlihat sedikit pucat tapi dia berusaha bertahan dan akhirnya bias menyelesaikan 1 lagu.

“bagaimana oppa? Baguskan? Seharusnya oppa lebih banyak mendengarkan instrument biola. Melodi-melodinya bisa membuat pikiran tenang”

“sepertinya iya….baiklah mulai sekarang aku akan mencoba mendengar alunan suara biola setipa hari”

“oppa sudah berjanji jadi harus menepatinya….ini untuk oppa”

“apa ini?”

“hadiah….ingat ya…oppa harus menepati janji. Aku ke kamar dulu….annyongggggggggg” Yuri sadar wajahnya sedikit memerah saat menyerahkan hadiah pada Donghae jadi dia lebih memilih kabur

***

#backsound – 2AM (This Song)

Donghae merebahkan badannya setelah mandi lalu membuka hadiah yang diberikan Yuri. Ada kartu ucapan didalamnya

oppa….jika kau sudah membaca kartu ini, pasti kau sudah melihat hadiahnya kan? Aku tahu kau pasti bisa membeli Ipod sendiri tapi jangan dilihat dari Ipodnya….lihatlah isinya. Jangan lupa didengar ya……..melodi-melodi yang keluar dari biola itu sangat manis dan indah, oppa tidak akan menyesal mendengarnya. Sepertinya aku sudah terlalu banyak omong X_x baiklah aku akan berhenti dan memberikan kesempatan pada oppa untuk mendengarnya. Seseorang baru bisa kemasa depan setelah melupakan masa lalunya….masa lalu yang indah untuk diingat tapi yang buruk harus dilupakan sama seperti biola, saat suara sumbang keluar, pemain biola tersebut akan mencoba berkali-kali sampai suara indah keluar..saat suara indah keluar, pemain biola tersebut akan melupakan suara sumbang dan menganggapnya sebagai pelajaran awal yang tidak perlu diratapi. Kenapa harus meratapi jika akhirnya bisa membuat suara yang merdu? Mengapa harus mengingat kenangan buruk  jika bisa melupakannya dan melangkah kedepan ^^”

“dasar….katanya ingin berhenti bicara tapi nasehat akhirnya panjang sekali” Donghae memutar Ipod yang diberikan Yuri. Mulai mendengar lagu satu persatu sampai akhirnya tertidur.

Tepat jam 8 Yuri turun ke bawah untuk makan malam. Dilihatnya Minwoo dan Donghae sedang mengobrol.

“Yuri…ayo kemari….” Panggil Minwoo

“ne ahjussi…..”

“malam ini kita akan kedatangan tamu special. Yuri juga harus mengenalnya” kata Minwoo setelah Yuri duduk

Tak berapa lama muncul seorang gadis yang wajahnya tak asing bagi Yuri.

“selamat malam semua” sapa gadis tersebut

“Yoojin ssi………” Yuri agak kaget, apakah yang dimaksud tamu special adalah Yoojin

Donghae seakan tidak percaya dengan apa yang dilakukan appanya. Kenapa bisa mengundang Yoojin makan malam tanpa bilang padanya dulu.

“kalian pasti kenal karena satu sekolah kan?” ujar Minwoo lalu menyuruh Yoojin duduk disebelah Donghae. Dengan segera Donghae berpindah tempat duduk.

#backsound – Stay (You)

“sebelum kita mulai makan….Yuri, ini Yoojin…calon tunangan Donghae”

Raut tidak percaya terpancar jelas diwajah Yuri. Bagaimana bisa?????

“appa…………..” Donghae mulai tidak tahan dengan arah pembicaraan ini

Yuri memaksakan sebuah senyum “a….geuraeyo…..”

“Yuri ssi….kita pasti akan tambah akrab. Aku tidak menyangka ada takdir yang begini bagus” ujar Yoojin

“ne……” Yuri menjawab datar dengan sebuah senyum yang lagi-lagi dipaksakan

Selama makan, Donghae menatap Yuri yang sedari tadi menundukkan wajahnya.

“paman….aku sudah selesai makan. Masih ada tugas sekolah yang harus kukerjakan, aku naik duluan” Yuri membungkukkan badan lalu beranjak dari kursinya. Donghae terlihat ingin melakukan hal yang sama namun ditahan appanya.

“Donghae antar Yoojin pulang” perintah Minwoo setelah mereka selesai makan dan mengobrol singkat

Mau tidak mau Donghae harus mengantar Yoojin. Bagaimana Yuri sekarang?

“Oppa……..aku senang sekali malam ini. Kita jadi lebih dekat”

Donghae sama sekali tidak menghiraukan Yoojin dan tetap focus menyetir.

“Oppa…jangan mengira dengan mengacuhkanku seperti ini aku akan membatalkan pertunangan ini. Aku tipe orang yang akan mempertahankan apa yang ku mau”

“benarkah? Kita lihat berapa lama kau akan bertahan”

***

Wajah Yuri masih manyun sejak tadi.

“Apa benar yang dikatakan paman tadi? Donghae oppa punya tunangan…tapi kenapa dia tidak pernah bilang padaku? Wae?” Yuri sibuk dengan pikirannya sendiri sampai tidak sadar Hpnya berdering sejak tadi. Yuri membuka Flip Hpnya dengan kasar.

“yeobeoseyo….”

“keluarlah….ada yang ingin kujelaskan”

“maaf….aku sangat lelah dan besok ada pelajaran tambahan jadi bicaranya besok saja”

“tidak bisa……..sebentar saja…ayolah” pinta Donghae

“kalau begitu bicara ditelpon saja”

Donghae terdengar menghembuskan nafas panjang. Dia tidak menyangka begitu susah membujuk Yuri keluar.

“jangan salah paham. Yang tadi bukan rencana ku….appa yang merencanakannya”

“lalu?”

“lalu apa? Aku minta kau jangan salah paham lagi. Aku akan menyelesaikan ini segera jadi aku mohon bersabar dan percayalah padaku”

Mata Yuri berkaca-kaca, dia mencoba menahan tangis “oppa…aku sama sekali tidak salah paham. Untuk apa juga aku salah paham. Aku bukan siapa-siapa mu kan” airmata membasahi pipi Yuri

“mwo??? Han Yuri apa yang baru kau katakan?”

“tidak ada yang perlu dijelaskan karena memang tidak ada kesalahpahaman yang terjadi. Itu saja”

“kenapa kau bicara begitu? Kau tahu jelas apa yang kumaksud………”

“aku ngantuk. Sudah dulu” Yuri segera mematikan Hpnya, dia tidak ingin berharap lagi setelah malam ini terlebih setelah percakapan 4 matanya dengan Minwoo beberapa saat yang lalu saat Donghae mengantar Yoojin.

TBC………….

Hahhaha kata” dari Yuri ke Donghae ancurrrrrrrrrrrrrrrr………… maklum author gak berbakat bikin kata-kata *gubrakkkkkkkkkkkkkk*…………………*menghilang*

13 thoughts on “The Sweet Melodies [part 5]

  1. Huwaaahh…baguuss..
    maap br bisa komen. q mau lanjut ke chap berikut na…
    haaaa…q ketinggalan…huhuu TT
    Pokk na q sukaaaa…sukaaaa…ama ini FF. :)

  2. yah jd sedih gini,,,, pasti appa y tau donghae suka yuri jd dia tunangun donghae deh,,, pa ada sesuatu sampe appa y ngelakuin itu n bicara 4 mata ma yuri pasti buat nyuruh yuri ngelepasun donghae….

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s