This Is?

 

Cast :

Han Seul Ra

Lee Sungmin

Choi Minho

Thunder / Park sanghyun

Jang Na Ra

Other cast you can find it by yourself :)

Author : Mrs. Kang

Lenght : Oneshoot

Rating : PG

Genre : Romance, School, little bit angst

Disclaimer : This fanfic is from my imagination

P.S : yg udah baca harus komen#maksa

*Happy Reading*

Incheon Airport

 

Seorang pria sedang berjalan diantara kerumunan orang-orang yg berlalu lalang di sekitarnya. Pria tampan ini baru saja pulang dari london setelah menyelesaikan studinya disana. Ia selalu menebarkan senyum sepanjang jalan karena sudah sekitar 4 tahun ia meninggalkan tanah kelahirannya.

 

Sungmin pov

 

Ah, akhirnya sampai juga di korea. Perjalanan london – seoul sangatlah memakan banyak waktu. Selama perjalanan menuju rumah aku hanya menikmati pemandangan yg disuguhkan oleh jalanan yg kulewati “tuan, silahkan turun sudah sampai” kata Pak Kim supir pribadiku saat sudah sampai didepan rumah yg telah kutinggalkan selama 4 tahun ini. “eomma bogoshipo” teriakku sambil berlari memeluk eomma saat kumasuk kedalam rumah “sungmin-ya,nado bogosipho bagaimana keadaanmu?” tanya umma sambil duduk di sofa ruang tamu setelah acara berpelukan tadi selesai “aku, baik-baik saja umma. Bagaimana keadaan orang-orang dirumah?” tanyaku balik “hmm. . Semuanya baik-baik saja sama sepertimu” jawab umma sambil mengelus rambutku “umma, dimana appa dan sungjin?” tanyaku karena sedari tadi.aku tak melihat merela “oh, appa masih bekerja sedangkan sungjin ia masih di kampus”. Setelah selesai berbincang-bincang dengan umma sebentar aku langsung bergegas menuju kamarku, kubanting badanku yg sangat pegal ini keatas kasur

 

~~~~~

 

Toktokktokk. . . .

 

“hyung, turunlah umma dan appa memanggilmu untuk makan malam” teriak sungjin dari luar kamar

 

Agh, ternyata aku tadi ketiduran “Ne, sebentar sungjin-ah” teriakku dari dalam kamar.

 

Dap dap dap. .

 

Suara derap kaki sungmin sangat terdengar saat menuruni anak tangga “appa bogoshipo” kataku sambil memeluk appa saat sampai di ruang makan “nado bogoshipo sungmin-ya” kata appa seraya membalas pelukanku “ehem. . Hyung kau tidak kangen padaku?” sindir sungjin karena aku tidak memeluknya dan otomatis aku melepas pelukanku dengan appa”ah, ne sungjin bogoshipo” kataku sambil memeluknya setelah selesai berpelukan dengan appa. “ayo, kita mulai makannya” kata appa yg langsung memimpin berdoa(?). Setelah selesai makan malam aku dan keluargaku berkumpul diruang keluarga “ehem, sungmin-ah appa mau bilang sesuatu yg serius kepadamu” kata appa sambil menatapku “ne? Appa mau bicara apa?katakanlah” kataku sambil berusaha santai “emmm, begini sebenarnya appa telah menjodohkanmu dengan anak teman appa” kata appa yg berhasil membuatku kaget setengah mati “MWO?” kataku masih dengan tatapan kaget “Ne, bagaiman kau mau atau tidak?” tanya appa dan entah kenapa aku malah menganggukan kepalaku dam berarti aku telah menerima perjodohan itu. Aish, ada apa dengan otakku?-__- “aku percaya pada appa dan umma. Pasti pilihan kalian adalah yg terbaik untukku” kataku yg membuatku takjub setengaj mati kenapa aku bisa mengeluarkan kalimat seperti itu?

 

Aku kembali memikirkan perkataan appa tadi. Aku akan menyamar menjadi mahasiswa disalah satu universitas dikorea untuk mengetahui bagaimana “calon istriku” itu.

 

Hhoam. . . Hari sudah pagi

 

yeah, hari ini adalah hari dimana aku akan menyamar sebagai salah satu mahasiswa di seoul university. Hmm, seharusnya aku sudah menjadi CEO di perusahaan appa akan tetapi demi mengetahui calon istriku aku rela untuk menjadi mahasiswa yg kedua kalinya-_- sebenarnya aku tidak suka tapi mau gimana lagi? “umma. . .appa annyeong” sapaku saat sampai diruang makan “hyung, kau terlihat pantas menjadi mahasiswa meskipun sebenarnya kau sudah tua” kata sungjin mengeluarkan pujiannya busuknya

 

PLETAK. . .

 

Kujitak kepala sungjin pelan “ah, hyung appo” katanya sambil mengusap kepalanya yg habis kujitak “umma, appa aku berangkat dulu ya” pamitku sebelum berangkat kekampus.

 

Sesampainya dikampus aku berjalan untuk mencari kelasku hmm, aku merasa sedikit risih karena semua yeoja disini melihatku dengan tatapan kagum. Aku berlalu melewati mereka semua yg menatapku hmm. . . Sekarang aku sudah sampai didepan kelasku yaitu kelas jurusan managemen(?) kelihatannya aku agak sedikit terlambat masuk ke kelas karena pelajaran sudah dimulai. Aku masuk kedalam kelas itu dan seperti biasa semua yeoja dikelas ini melihatku dengan tatapan kagum kecuali satu yaitu yeoja yg duduk di bagku nomor 2 dari belakang.”mianhe seongsanim aku tidak tahu kalau jam sudah dimulai aku murid baru disini” kataku minta maaf kepada Mr. Choi kulihat name tagnya yg tak lain adalah guru yg mengisi pelajaran hari ini “ah, jadi kau Lee Sungmin murid baru itu?” tanya Mr. Choi “ne” “kalau begitu perkenalkan dirimu” kata Mr. Choi menyuruhku memperkenalkan diri “annyeonghaseyo Lee Sungmin imnida bangapseumnida” kataku seraya membungkukan badan “sungmin-ssi kau duduk dibangku sebelah seul ra-ssi” kata Mr. choi menyuruhku duduk hmm. . Hanya bangku sebelah yeoja jutek itu yg kosong berarti aku akan duduk sebelah bangku yeoja jutek itu dan sebentar siapa tadi namanya seul ra? Apakah seul ra itu yg diamksud oleh appa? Hmm. .  Lebih baik kutanyakan nanti padanya, “annyeonghaseyo Lee Sungmin imnida” kuperkenalkan diriku pada yeoja yg duduk disebelah kanan bangkuku “annyeong, Han seul ra imnida” jawabnya dingin sedingin-dinginnya tanpa menatap wajahku. Hmm, dan ternyata dia adalah Seul Ra calon istriku. Selama pelajaran tadi aku hanya  memandangi wajah Seul Ra. Aku akui dia sangatlah cantik akan tetapi tidak dengan sikapnya ia amat sangat jutek-_- apakah aku kurang tampan sampai-sampai ia tak mau melirikku sedikitpun.

 

Seul Ra pov

 

Pelajaran sudah selesai, rasanya aku ingin pulang sekarang dan tidur dirumah karena badanku amat sangat capek hari ini dan tadi ada murid baru bernama Lee Sungmin huh, apa sih bagusnya dia, ganteng?tidak keren juga tidak tetapi semua yeoja terpanah kepadanya seperti sahabtku Nara dia amatlah tergila-gila pada sungmin padahal baru beberapa jam berkenalan cish, “Seul Ra, sungmin sangat tampan ya?” tanya Nara 100kali samapi membuatku enek dengan perkataannya itu “darimana tampannya?” tanyaku sambil berjalan dahulu meninggalkan Nara karena aku sudah bosan mendengarkan ocehannya tentang murid baru bernama Lee Sungmin “yak! Seul Ra kau mau kemana” teriak Nara yg kuacuhkan tetapi “Sherlyn Han” teriak seseorang dari belakangku dan kenapa dia bisa tahu nama itu? Nama itu adalah nama yg kugunakan sewaktu aku tinggal di amerika bersama thunder oppa dan yg sering memanggilku dengan nama itu hanyalah thunder oppa atau jangan-jangan dia ada disini. Tetapi saat aku menengok kebelakang tak kulihat seseorang disana huh, apa mungkin aku salah dengar. yah, mungkin aku salah dengar. Kulangkahkan kakiku dengan malas menuju pintu utama kampus ini. Akan tetapi seperti ada orang yg mengikuti dari belakang tetapi setiap aku menengok kebelakang tak kutemukan sesorang. Sampailah aku didepan pintu utama aku menunggu Pak Hwang sopir pribadiku tak biasanya Ia telat menjemputku, huh hari ini aku sungguh merasa sangat malas sekali aku ingin cepat sampai rumah dan tidur, tiba-tiba ada seseorang yg menutup mataku dengan kedua telapak tangannya “Yakk! Siapa kau?” teriakku sambil berusaha melepas telapak tangannya yg menutupi mataku dan saat kuberbalik badan ternyata itu thunder oppa “Yakk oppa kau menakutiku saja, oppa bogoshipo” kataku sambil memeluknya erat “nado bogoshipo Seul Ra-ya” balas oppaku. Thunder oppa adalah sepupuku yg tinggal di Amerika sebenarnya ia dulu tinggal di seoul karena ayahnya mendapat tugas di amerika jadi ia dan keluarganya juga harus pindah ke amerika dan dulu jika aku sedang liburan pasti aku akan mengunjunginya. “ah, oppa lepaskan nanti aku bisa mati kalau kau peluk terus” kataku samil melepaskan pelukanku. Eh, apakah aku tak salah lihat sepertinya saat aku sedang berpelukan dengan thunder oppa Lee Sungmin murid baru itu menatapku dengan tatapan tidak suka? Ah masa bodolah yg penting sekarang aku bisa bersenang-senag dengan thunder oppa kekeke~

 

Sungmin pov

 

Saat aku hendak pulang tak sengaja mataku menangkap sesuatu yg menyakitkan hati yeah, kalian pasti tahu aku meliaht Seul Ra berpelukan dengan seorang namja dan sepertinya mereka sangat akrab sekali, apakah Seul Ra mempunyai namjachingu? Sepertinya Seul Ra menyadari kalau aku meliahtinya dengan tatapan tidak suka dan dia melepas pelukannya dengan namja itu. Dan sekarang mereka malah bergandengan tangan dan pergi menuju mobil namja itu, apa jangan-jangan mereka akan kencan?molla-_- ah, kenapa dengan hatiku ini? Apakah aku cemburu melihat mereka bermesraan? Daripada aku melihat CALON ISTRIKU dan seorang namja bermesraan lebih baik aku pulang dan menyegarkan pikiranku yg terbakar oleh api cemburu.

 

“umma, annyeong” sapaku tak bersemangat setelah sampai rumah dan lebih baik aku duduk dulu sebelum masuk kamar dan tidur “ah, sungmin kau sudah pulang?bagaimana calon istrimu apakah dia cantik?” tanya umma sambil duduk disebelahku “Ne, dia cantik umma” jawabku seadanya dan emang kenyataannya Seul Ra itu cantik. “umma, aku kekamar dulu” kataku sambil berlari menuju kamarku

 

Hari ini adalah hari keduaku dimana aku menjadi mahsiswa. Mr. Choi memulai ceramahnya yang panjang lebar yg membuatku mengantuk tetapi sebagai anak yg baik aku memperhatikannya ceramahnya meskipun tak kudengarkan dan kumasukan otak “Oke, saya akan memberikan tugas kelompok kepada kalian semua dan harap perhatikan karena saya tidak akan mengulangi perkataan saya lagi” Kata Mr. Choi setelah selesai berceramah “sekarang saya akan umumkan kelompoknya”

 

“Park JinRi dengan Lee Minho”

 

“Lee RiRa denga Lee jinki”

 

“Jang Nara dengan Kim Jonghyun”

 

“ dan kau Lee Sungmin kau berkelompok dengan Seul Ra”

 

“……………………………”

 

“……………………………”

 

Jinjja? Ini sebuah keajaiban aku bisa berkelompok dengan Seul Ra.

 

Sekarang aku dan Seul Ra sedang mengerjakan tugas yg diberikan oleh Mr. Choi di sebuah cafe dekat kampusku keadaan hening sampai akhirnya aku membuka suara “Seul Ra yg ini bagaimana maksudnya?” tanyaku basa-basi “Aish, kau babbo sekali masak begini saja tidak tahu?” tanyanya sambil mengambil tugas yg kukerjakan “begini caranya” katanya saat selesai menyelasaikan tugasku. Ternyata selain cantik ia juga pintar sayang ia sangat jutek.

 

DRTTT…..

 

DRTTTT. . . . .

 

Getaran hape Seul Ra mebuatnya berhenti mengerjakan tugas dan mengangkat telfonnya

 

“Yoboseyo” tanya Seul Ra kepada si penelfon yg tak kutahu siapa

 

“……………”

 

“mianhe, oppa sekarang aku sedang mengerjakan tugas dengan temanku di cafe dekat kampus, oppa jemput saja aku disini” kata Seul Ra yg mebuatku bertanya-tanya siapakah penelefon itu?

 

“…………………”

 

Seul Ra mematikan sambungan telfonnya “Siapa itu?” tanyaku karena cemburu “memang kau siapaku?bertanya-tanya seperti itu?” jawabnya sedikit marah “aku calon suamimu babo” jawabku tak sadar karena dilanda cemburu “MWO? Calon suamiku?kau jangan mengaku-ngaku sungmin-ssi” jawabnya marah “ah, lupakan perkatannku tadi aku tadi mabok” kataku karena takut dia curiga “aish, namja babbo” gerutunya pelan tetapi masih bisa kudengar “apa yg kau katakan?” tanyaku takut kalau salah dengar “ah, aniyo lupakan saja” jawabnya sedikit gelagapan, kita melanjutkan pekerjaan kita yg tertunda yaitu mengerjakan tugas tetapi tak lama kemudian Seul ra melambaikan tangannya seperti memanggil seseorang dan saat kulihat ia melambaikan kepada siapa ternyata ia melambaikan tangannya kepada namja kemaren yg berpelukan dengannya huh, namja itu menggangu kencanku(?) dan Seul Ra. “oppa, kenalkan dia temanku dan sungmin-ssi kenalkan dia sepupuku” katanya manis tidak seperti saat berbicar denganku dan apa katanya namja itu sepupunya Jinjja? Kalau begitu kenapa aku kemaren cemburu kalau itu sepupunya “annyeonghaseo thunder imnida bangapseumnida” katanya memperkenalkan diri padaku “ah, annyeonghaseo Lee Sungmin imnida” kataku balik memperkenalkan diri dan sepertinya thunder seumuran denganku.

 

1 jam berlalu

 

“Sungmin-ssi, kita pamit pulang dulu ya. Tugas kalian sudah selsaikan?” tanya thunder kepadku karena sepertinya Seul Ra sudah bosan “Ne, Silahkan pulang kita sudah selesai” kataku “annyeong” kata thunder dan Seul Ra “annyeong”

 

Seul Ra pov

 

Hari ini adalah hari minggu dan  ternyata sekarang jam 4sore ah, gilaa aku tidur berapa jam? “Seul Ra bangulah” teriak umma dari luar pintu “Ne, umma aku sudah bengun masuklah” kataku menyuruh umma masuk “hmm, mandilah dan dandanlah yg cantik dan pakailah gaun yg paling bagus karena nanti malam kita akan ada makan malam dengan rekan bisnis appa dan katanya anaknya baru saja lulus dari universitas london, dan perusahaan itu adalah miliknya” kata umma to the point “ah, umma aku tak usah ikut ya? Aku malas” kataku sambil bertiduran lagi karena memang sebenarnya aku malas untuk ikut ke acara seperti itu “shireo, kau harus ikut!” kata umma dan langsung keluar dari kamarku. dengan terpaksa aku bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi, sekarang aku sudah selesai mandi dan berpakaian, hari ini aku menggunakan white dress 10cm diatas lutut dan membiarkan rambut coklatku yg panjang tergerai bebas dan tak lupa kuberi poni. Aku berjalan turun untuk menemui umma dan appa “ah, nomu yeppoda” puji umma setelah meliaht penampilanku dan membuatku sedikit malu. Selama di perjalanan aku hanya memandangi keadaan seoul dimalam hari. “ayo kita turun sudah samapai” kata appa menyadarkanku dari lamunanku. Sekarang aku berdiri didepan gedung perusahaan mewah dan terpampang jelas bahwa nama perusahaan itu adalah Send Bill setahuku send bill adalah perusahaan milik keluarga Lee. Sekarang aku berjalan memasuki perusahaan mewah itu. Hmm, perusahaan ini keren aku sangat suka desainnya “annyeonghaseyo Mr. Lee” sapa appa kepada Mr. Lee pemilik perusahan ini “annyeong, Mr. Han”

 

“Sebentar kupanggilkan anakku” kata Mr. Lee  “Sungmin-ah, Sungjin-ah kemari” kata Mr. Lee sambil melambaikan tangannya yg mengisyaratkan untuk kemari tak lama kemudian anaknya datang “Perkenalkan ini anak bungsuku namanya Lee SungJin” kata Mr. Lee memperkenalkan anak terakhirnya kalau begitu dimana kakaknya kalau dia anak terakhir “annyeonghaseyo Lee Sung Jin imnida” kata sungjin memperkenalkan diri “annyeonghaseyo, Han Seul Ra imnida” kataku balik memperkenalkan diri “mianhe, aku terlambat tadi ada urusan sebentar” kata seorang laki-laki dibelakangku dan sepertinya aku mengenal suaranya itu seperti. . . .

 

langsung saja ku menghadap kebelakang dan ternyata. . .

 

“perkenalkan dia anak pertamaku namanya Lee Sung Min. Dia juga yang akan mengurus perusahaan ini setelah kemarin lulus dari university of england” kata Mr. Lee yg membuatku bertambah kaget setelah lulus?bukannya dia masih semester 3 sama sepertiku? “annyeonghaseyo Lee Sungmin imnida” kata sungmin sambil mebungkukkan badannya “KAU? Ternyata selama ini kau berbohong?” tanyaku sambil menunjuknya dengan jari telunjukku “Ne, sebenarnya aku menyamar menjadi mahsiswa untuk mengetahui calon istriku” jawab sungmin enteng sambil tersenyum yg membuatku pingin muntah “Aish, nappun namja!” kataku lumayan keras “Perkenalkan namaku Lee Sung Min” kata sungmin memperkenalkan diri lagi(?) “aku sudah tau!” kataku jutek “kau tidak tanya siapa calon istriku?” katanya yg amat sangat tidak penting “tidak untuk apa aku bertanya hal itu toh, itu juga bukan urusanku!” jawabku masih jutek “Hmm, Kalau begitu akan kuberitahu siapa calon istriku” katanya lagi “terserah kau, meskipun aku tahu juga tak akan berpengaruh untukku?” jawabku sejutek-juteknya “Jinjja? Kalau calon istriku kau Han Seul Ra bagaimana?”

 

v—FINAL—v

 

Put your Hands Up, Put your Hands Up, put, put, put, put, put

 

Put your Hands Up, Put your Hands Up, put, put, put, put, put

 

Gimana readers?*ngedipin mata* jelekkah?busukkah?mengagumkankah? atau bikin readers mati penasaran *plak*lebay

 

hmm, FF  ini aku buat setelah selesai UAS Bhs. Inggris dan TIK yg sangat sangat menguras otak, pikiran dan energi dan hasilnya nilai tesku lumayanlah gak busuk-busuk amat 82*plakk

 

Waktu tes dan belajar otakku kumat dan berimajinasi tentang bang umin yg makin cute dan ganteng ^^ dan alhasil saya mendapatkan cerita yg  bisa kalian lihat seperti diatas kekeke~~ mianhe banyak typo aku males nge-editnya

 

Yang baca harus komen kalau gak komen gue datengin(?) kalian satu-satu untuk gue suruh  komen#plakk kalau mau dilanjut komen minimal 15!*emang ada yg minta lanjut?* kkkkk~~

 

Oya, baca juga thank’s For Lee Soo Man#promosi FFnya juga aku post di RFF jadi kalian tinggal search aja nantikan juga ketemu ^^v kalau uda baca jangan lupa komen biar aku tambah semangat buatnya

 

Don’t be SILENT READERS

 

See you soon ^^ *peluk cium untuk readers tersayang*plakk

7 thoughts on “This Is?

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s