Bad Boy Good Boy! [part 1]

Err.. haloooo *lambai-lambai tangan* saya kembali menggiring FF sinetron abal yang tidak kalah abal dari ff sinetron yang kemaren hehehehe *PLAK* okey, untuk part 1 ini nampaknya agk panjang dan membosankan .__. selamat membaca~

“jin.. ngun..”

Samar-samar aku mendengar suara seseorang. Aissh.. mataku tidak bisa dibuka, kenapa rapat sekali? eotteohke?

“Chaejin-ah, bangun!”

“…”

“Lee Chaejin, bangun pemalas! Gadis macam apa kau ini hah??”

Suaranya makin jelas, keras dan tidak hanya itu, sekarang tubuhku berguncang-guncang, membuatku mau tidak mau membuka mata. Aaaaaah sesulit itukah membuka mata? Perlahan aku menyipitkan mata dan sesuai dugaanku, bocah ini! Aissh.. aku masih butuh tidur. (==)

“Haeee, 5 menit lagi oke?”

“Yak! kau mau ke sekolah jam berapa hah? Sekarang sudah jam 7, aku tidak akan mau mengantarmu kalau kau tidak bangun 2 menit dari sekarang!”, sekarang dia mulai menarik-narik selimutku.

“Tidak adakah ancaman yang lebih baik dari itu?”

“Bisa kupastikan Hyukkie juga tidak akan mengantarmu dan kau ter-lam-bat!”

Kudengar Donghae menutup pintu kamarku. Tunggu! sekarang jam 7 dan tidak akan diantar ke sekolah? itu berarti aku akan kesiangan dan aku akan dihukum membersihkan lapangan atau yang lebih parah lari berkeliling lapangan sepuluh kali?? mati kau Lee Chaejin!!

“Haeeeeeeeee tunggu aku!”

***

Uwooooow nyaris saja! Ini benar-benar bahaya, ck! Aku melirik jam, 5 menit aku belum sampai, aku akan benar-benar mati. Aku menghela nafas sebelum masuk ke dalam kelas yang sudah ramai.

Astaga, aku lupa mengenalkan diri hohoho. Aku, Lee Chaejin, kelas 2 SMA, err.. perlukah aku memberitahu kalian umur? hobi? penyanyi idola? warna favorit? aaah sudahlah, menurutku itu tidak penting! Seperti di komik saja.

Sedikit informasi, aku tinggal bersama kedua kakak tiriku, Donghae dan Eunhyuk. Kalian tahu? mereka kembar tapi benar-benar tidak mirip! Sejak orangtuaku bercerai, aku tinggal bersama dengan ayah dan ibu tiriku. Tapi sekarang kami hanya tinggal bertiga plus pembantu kesayanganku, Jung ahjumma, karena ayahku harus bekerja dan menetap di Thailand bersama ibu tiriku tentu saja.

“Chaejin-ah, kau baru datang?”

Aku melirik ke arah sumber suara yang sudah sangat familiar ditelingaku, tentu saja, dia teman sebangku-ku namanya Han HyeonSeok hohohoho~

“Ne, hampir saja aku telat dan bernasib seperti mereka!”

Aku menunjuk ke arah lapangan, disana ada beberapa siswa yang sedang berjalan jongkok sambil berkeliling di lapangan HA HA HA kau sedang beruntung hari ini Lee Chaejin.

“Pakai ini, aissh.. kenapa kau suka sekali berpenampilan seperti ini hah? rambutmu berantakan dan cepat benarkan pakaianmu!”, Hyeon Seok menyodorkan sisir ke arahku. Aku mengambil sisir dan menyisir rambutku asal, sedangkan Hyeon Seok membantuku merapikan dasi. Ck! Kenapa kita tidak sekolah dengan menggunakan pakaian bebas saja hah?? Menggunakan kaos dan celana jeans? itu tidak buruk. (==)

“Oh iya, Hyunie oppa tidak akan mengajar hari ini, kau sedih? hahahaha”

“Jinjayo? kenapa? dia sakit? dan berhenti menyebutnya ‘Hyunie’!”

“Kau cemburu? Itu maniss hahaha.. dia tidak sakit, kudengar dia harus menyelesaikan tugas akhirnya!”

Aaah aku tidak beruntung hari ini! Lee Jonghyun tidak akan mengajar, dia guru seni musik sementara karena guruku yang asli sedang cuti, Kalian tahu? dia amat sangat tampan apalagi ketika sedang bermain gitar.. itu sangat kereeeen, aku benar-benar menyukainya. Ayolah, jangan menatapku seperti itu, setidaknya dia masih kuliah dan umurnya masih err.. 22? 23? entahlah, yang jelas dia masih muda. Tapi, harap digaris bawahi, bukan hanya aku yang menyukainya dan itu menyebalkan!

“Jadi pelajaran kedua nanti kosong? aaah tidak asik! Oh ya, ini sudah bel, kenapa guru-guru itu seperti malas mengajar? aissh~ menyebalkan! lebih baik tidak usah masuk kalau seperti ini!”, Hyeonie menaruh sisirnya kembali ke dalam tas.

Aaaah aku butuh tiduuuuur!

****

Author’s pov

Seorang namja sedang asik berkutat dengan benda hitam kesayangannya dan mengulum lolipop di perpustakaan. Apa benda hitam itu adalah buku? bukan. Benda hitam itu adalah sebuah PSP. Kalian tahu kan PSP itu apa kan? benda yang sangat praktis dibawa untuk kalian para gamers.

Cho Kyuhyun. Tertera di seragamnya yang agak berantakan. Berantakan? Ayolaah, dia tidak memakai dasi yang seharusnya melingkar manis di kerahnya, dua kancing baju yang terbuka, jas yang tergeletak sembarangan dan rambutnya yang coklat seperti habis terkena badai. Itu namanya berantakan kan?

“Aissh.. aku kalah lagi kan? sial!”

Kyuhyun menguap lalu meregangkan otot-otot tubuhnya. Dia merasa tubuhnya pegal-pegal, bagaimana tidak pegal? Dia menunduk hampir satu jam sambil bersembunyi di samping rak paling belakang dan pojok. Kenapa bersembunyi? dia masih sadar dan takut ketahuan membolos saat jam pelajaran karena bermain games. Hal itu bisa menambah daftar ulahnya dan sebagai gantinya, PSP kesayangannya itu bisa disita oleh Seunghyun seonsaengnim. Cara mengambil barang yang sudah disita oleh Seunghyun Seonsaengnim itu amat sangat susah! Dia sudah pernah mengalami hal itu, dia bertekad itu adalah yang pertama dan terakhir kalinya.

“Bosaaaaaaaaan!”, ucapnya sambil melempar batang lolipop ke lantai.

tap

tap

tap

Kyuhyun refleks agak merundukkan tubuhnya saat mendegar suara langkah kaki yang semakin dekat dengan posisinya duduk. Sebenarnya Kyuhyun ingin mengintip siapa yang datang, tapi jika dia melakukan itu, persembunyiannya akan ketahuan. Jadi dia hanya duduk manis sambil menundukan tubuhnya lagi.

“Aku merindukanmu! Bagaimana keadaanmu hm? sudah sembuh?”, terdengar suara berat seorang pria.

“Nado. Aku sudah agak baikan dan kau, jaga kesehatanmu.. kau sangat sibuk akhir-akhir ini, iya kan?”

“Haha arasseo, hey.. kau membolos huh?”

“Aku bilang aku masih tidak enak badan, kau tidak mengajar?”

             ‘Eh, mengajar?’

Kyuhyun mengernyitkan dahinya lalu memutuskan untuk mengintip sedikit dari sela-sela buku di rak. Awalnya ia agak terkejut melihat gadis yang memakai seragam sama sepertinya, tapi selanjutnya ia hanya tersenyum kecil melihat dua orang yang sedang berpelukan itu.

                ‘Aissh.. kenapa mereka seperti itu di sekolah?’

“Sebentar lagi, aku benar-benar merindukanmu!”

****

“Kyuuuuuuuu~ kau sudah makan? aku membawakan roti ini untukmu!”

“Kyunnie, kau haus? ini jus untukmu!”

“Jus yang itu asam, lebih baik kau minum jus ini saja!”

“Kau suka permen kan? ini untukmu!”

“Gomawo!”, Ucap Kyuhyun dengan poker face-nya, sambil mengambil semua makanan dan minuman yang disodorkan padanya lalu pergi. Biasanya dia malas meladeni para gadis-gadis itu, tapi berhubung dia tadi belum sarapan, jadi lumayan kan? hohoho tidak perlu jauh-jauh ke kantin. (==)

Cho Kyuhyun, pria tampan, cuek, dingin, pintar dan tampak sangat keren saat sedang mengendarai motor sport yang selalu mengantarnya ke sekolah. Itulah apa yang ada dipikiran para gadis yang ada dihadapannya sekarang. Sosok yang sempurna eh? bahkan namanya ada di peringkat nomor 3 dari 10 pria tampan di sekolah.

“Yak! membolos dimana kau tadi hah?”, seorang namja dengan tinggi diatas rata-rata merangkul bahunya.

“Main games, untuk apa aku belajar dengan guru yang membosankan seperti itu? aku bisa belajar sendiri kalau aku mau, Shim Changmin!”, jawabnya dengan mulut penuh.

Changmin menatap bosan pada sahabatnya itu.

“Kau benar, dia sangat membosankan! Aku saja hampir mati kebosanan, dan harusnya kau itu mengajakku! Teman macam apa kau hah?”

kriiiiinggg… bel masuk.

“Justru karena aku ini teman yang baik, jadi mana mungkin aku membolos mengajakmu hah? lagipula aku ini sudah pintar HAHAHA aissh.. sudahlah! aku mau membolos lagi, bilang saja aku sakit oke?”

Kyuhyun berlenggang meninggalkan Changmin sendirian. Changmin menghela nafas lalu kembali ke kelas, dia sudah terbiasa dengan sifat sahabatnya yang memang memiliki hobi bermain games, suka membolos dan tapi entah kenapa dia sangat pintar bahkan bisa dibilang jenius.

***

dddrrtt..

                from: Sungmin hyung

Hae, sepertinya aku akan datang minggu depan!
aku akan memberi kejutan pada Chaejin! ^^

“Hyukie, Sungmin hyung katanya akan datang!”

“Jinjayo? Kapan?”

“Minggu depan hahaha dia akan datang memberi kejutan pada Chaejin hahaha bocah itu pasti senang!”, ucap Donghae sambil meminum cappucino-nya.

“Tentu saja dia pasti sangat senang! Chaejin sangat merindukan Sungmin hyung!”

Donghae mengetik pesan balasan pada Sungmin sambil tersenyum membayangkan ekspresi Chaejin saat bertemu dengan Sungmin nanti.

to: Sungmin hyung

Ne hyung! nanti kabari aku lagi, ne? ^^

“Hyukie, nanti sore aku ada acara, kau yang menjemput Chaejin ya?”, tanya Donghae sambil melirik ke arah Eunhyuk yang sedang asik dengan laptop-nya.

“Oke, tidak masalah! lagipula aku sedang tidak sibuk, siapa tahu nanti aku menemukan gadis cantik disana hahahahaha aisssh.. aku benar-benar butuh pacar!”

“Dasar playboy! Kau sudah putus dengan err.. siapa namanya? Hyora? Hyerim?”

“Hyora, dia tidak asik! sangat manja dan cengeng, membuatku pusing!”

“Kau mencari mangsa untuk mempraktekkan video ‘gulat’ yang sedang kau tonton hah?”

“Sssst.. yak! ikan! kalau ada yang dengar bagaimana hah? Aku sengaja mengambil tempat di pojok agar tidak ketahuan, kau ini menyebalkan sekali sih.. ck! lagipula aku tidak akan mempraktekan hal ini kecuali dengan istriku!”

Donghae memutar bola matanya bosan jika sudah menyangkut soal hobi kembarannya itu. Kembaran? ya ya ya, Donghae dan Eunhyuk adalah saudara kembar, mereka lahir pada hari yang sama dan hanya selang beberapa menit. Soal wajah, Err.. Eunhyuk menyerupai pangeran monyet, sedangkan Donghae pangeran ikan. *digeplak*

“Sudahlah, Aku pergi dulu oke? jangan sampai lupa menjemput Chaejin atau ucapkan selamat tinggal pada laptop kesayanganmu dan koleksi berhargamu itu!”, ujar Donghae sambil mengepalkan tangannya ke arah wajah Eunhyuk.

“Aissh.. ara ara , aku masih ingin hidup! sudah sana pergi, kau ini bawel sekali!”

Donghae meninggalkan Eunhyuk yang kini konsentrasi pada tontonan ‘gulat-nya’ yang semakin panas. Sesekali Eunhyuk mengedipkan matanya takjub, bergumam ‘daebak’ dan ‘waw’ atau seperti sekarang, ia tersenyum sendiri sambil mengusap-usap perutnya.

BRAK!

“Ini pesanan anda, lemon tea dan spaghetti tuna pedas!”

Eunhyuk mengusap dadanya, dia benar-benar kaget! Eunhyuk menatap gadis yang menaruh pesanannya tadi dengan tajam. Bagaimanapun dia adalah tamu, masa dilayani seperti itu?

“Aissh.. Yak! kenapa kau menaruh piringnya seperti itu hah?”

“Waeyo? kaget?”, tanyanya datar. Eunhyuk menatap gadis berambut pendek itu dengan pandangan ‘tentu-saja-bodoh!’

                ‘Apa-apaan dia hah? kaget? tentu saja! dasar gila!’

“Tentu saja! Kau ini benar-benar.. aissh~ apa kau selalu seperti ini saat melayani tamu hah? kalau kau melayani tamu seperti itu, tidak akan ada yang betah datang kesini lagi!”

“Jinjayo? mianhae.. sepertinya aku hanya refleks bersikap seperti itu saat ada orang berotak yadong yang datang! permisi..”, ujar gadis itu sambil membawa nampan yang dibawanya untuk mengantarkan pesanan Eunhyuk.

   ‘yadong? aku? MWORAGO?!’

****

Chaejin’s pov

Jonghyun tidak mengajar hari ini dan itu menyebalkan, harusnya sekarang aku bisa melihatnya bermain gitar dan tersenyum manis. Kalian tahu? hahaha semua siswa dan siswi disini memanggilnya hyung atau oppa karena dia masih muda, tapi aku tidak berani menyebutnya seperti itu. Kenapa? baru berhadapan saja mukaku sudah panas, sungguh! dan itu menyebalkan! kenapa dia amat sangat tampaaaan??

Aku berjalan menuju belakang sekolah, lebih baik bermain basket di lapangan belakang daripada aku mati bosan. Semoga tidak ada orang, karena sebenarnya memang disana agak sepi. Ddrrttt… ponselku bergetar.

from: fishae

jin-ah, nanti yang menjemputmu hyukkie, oke? ^^

Baru aku mau membalas pesan Donghae, seseorang menabrakku daaan.. prak!

Astagaaa lihatlah hasil perbuatannya.. ponselku mendarat dengan tidak mulus di lantai, catat! SANGAT TIDAK MULUS! Aaaaargh dasar bodoh! Aku memungut ponselku cepat lalu menatap garang orang bodoh dihadapanku.

“Wae? kenapa menatapku seperti itu?”, tanyanya dengan muka innocent.

“YAK! KALAU JALAN PAKAI MATAMU!”

“Aku jalan pakai kaki, bukan pakai mata!”

“Maksudku, apa kau tidak lihat ada seseorang yang sedang berjalan tidak fokus karena membaca pesan di ponsel dihadapanmu hah?”, aku menatap namja itu dengan tajam.

“Kau sendiri yang tidak fokus lalu kenapa menyalahkanku?”

“Setidaknya kau yang sedang fokus kenapa tidak melihatku yang memang sedang tidak fokus jalan didepanmu hah? kau lihat? ponselku jatuh mengenaskan… cepat minta maaf!!”

“Sireo!”, ucap namja itu dengan mukanya yang menyebalkan. Sumpah! Kalau kalian melihatnya, aku yakin kalian ingin menjejalkan sepatu ke wajahnya.

“Sesulit itukah minta maaf? Ck! cepat minta maaf dan ganti rugi ponselku atau..”

“Tadi minta maaf, sekarang tambah ganti rugi? kau ini banyak mau sekali ckckck”

“Setidaknya, kau menawarkan diri ganti rugi biaya service ponselku!”

“Untuk apa berbasa-basi seperti itu? Ck, merepotkan! Si-reo!”, ucapnya dengan ekspresi meremehkan.

Kau tidak mau? Baiklaaaah.. Aku melirik ke benda hitam yang ada di saku blezernya, aissh lihat pakaiannya.. lebih parah dariku! Dengan satu gerakan cepat aku mengambil benda hitam itu dari sakunya.

“YAK! KEMBALIKAN PSP-KU!”

“Uwoooow sepertinya kau sayang sekali pada benda ini HA HA HA.. Sireo! minimal kau minta maaf PSP-mu tidak akan kubanting, kalau kau mau menservice ponselku, maka aku akan mengembalikan PSP-mu ini”

Baiklah, ini memang hal yang sepele dan tidak penting. Aku tahu itu, tapi minimal dia hanya perlu bilang minta maaf, sesulit itukah? lagipula ini penting! jatah bulananku sudah habis, bagaimana nasib ponselku tercinta ini nanti? Sebenarnya aku bisa saja minta pada Donghae –karena Eunhyuk pelit– tapi bulan lalu aku sudah memintanya untuk membelikan sneakers baru.

“Aku tidak mau minta maaf karena aku tidak salah, cepat kembalikan atau..”

“Atau apa hah?”

Dia mendekatkan wajahnya, refleks aku memegang erat PSP-nya, takut direbut lagi olehnya. Dia namja dan aku yeoja, tentu saja dengan mudah dia bisa merebutnya lagi kan? (==’)

“Kau kucium, hmm? cepat kembalikan!”

“Mesum! Sireo, setujui dulu menservice ponselku!”

“Sudah kubilang itu bukan salahku, oooh.. kau benar-benar ingin kucium ya?”, ucapnya lagi sambil menjilat bibir bawahnya. Menjijikan!

“Mwo?? dasar mesum! Lagipula kau tidak akan semudah itu bisa menciumku!”

“Jinja?”

Omo! omo! namja ini semakin mendekatkan wajahnya, eotteohke? tenang, dia tidak akan berani melakukannya, sekali lagi dia mendekatkan wajahnya, bisa kupastikan PSP-nya mendarat tidak mulus di lantai seperti ponselku dan wajahnya tidak akan selamat!

“Masih tidak mau mengembalikan hah? baiklah, kau yang minta!”

TBC

FF sinetron abal lagi~ dan saya mengangkat cerita yang sudah pasaran memang hahaha tapi dilanjutkan atau tidaknya sesuai pesanan kalian.. saya harap ada kritik saran serta masukan buat ini ff sinetron abal *bow* dan buat publish, saya usahakan seminggu sekali deh hehehe .___.v

105 thoughts on “Bad Boy Good Boy! [part 1]

  1. Nyebelin ih bikin penasaran! GOOD JOB THOR!! *acungin 10 jempol*
    jangan 1 minggu sekali dong kelamaaaaaan tau!-_- #maksa
    Pokoknya ditunggu part selanjutnya yaa!! ;)

  2. Sungmin siapanya chaejin sih?
    Yg good boynya jjongie apa sungmin ya? Penasaran,
    Klw yg bad boy sih pasti kyu, udah ketebak #plak hehe…

  3. ffnya manda emang seru bgt, bikin ketagihan…
    btw cewe yg bilang hyukkie yadong tu siapa???ahh bikin penasaran deh…
    sekarang yg yadong gak cm hyukkie… kyu jg ikutan… baru ketemu udah ancemannya nyium… haha aq mauuu… #plakk
    lanjutannya cepet ea….!!

  4. Lanjut!!! Lanjut!!! Lanjut!!!
    bakalan aq teror ini hahahaha…
    itung2 udh berapa kali ya baca ini ff??? banyak dah pokoknya..
    lanjutin ya.. yaa.. yaaa.. yaaaa…..
    Lanjutin Pokoknya!!!!

  5. Aiiisssh chinguuuu ini ff daebaaaak sangaad!!
    Omona lanjutannya masih lama lg yah cz data2 nya hilang.. Omona >o<..
    Smoga mood mu sllu bgs biar ff ini lanjuuuut scepatnya..
    Pnasaran apa kyu bs cium chaejin.. Nyahahaha..
    Fighting ('▿^)ง !!

  6. Daebakk kaleee!!! Lanjutin thooor! Ffnya bikin senyam senyum ndiri niih. :3 lanjutin cepetan yaaak hehehe

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s