my wedding [picnic?]

Haloooo… saya balik lagi hahahaha dengan ff abal yang maksa *gubrakk* err… selamat membaca, semoga suka dan gak bosen :D *bow* dan gak tau nyambung atau engga sama judul hahahaha *pletak

Chaejin’s pov

Aaaah rasanya mendapat hari libur setelah ujian itu amat sangat menyenangkan! Hahahaha. Sudah seminggu ini aku tersiksa karena ujian sialan itu, sangat menyebalkan dan aku butuh istirahat otak, refreshing atau apapun yang bisa aku lakukan.

Aku beranjak ke kamar mandi untuk sikat gigi, pagi yang indah! hohohoho~ Aku mulai menyikat gigiku, kalian bertanya kenapa tidak sekalian mandi? ayolaaaah ini masih pagi dan aku LIBUR! Hahahaha menyenangkan. Sebenarnya aku ingin bangun siang, tapi entahlah rasanya aku bersemangat bangun pagi kali ini.

Pintu kamar mandi terbuka dan Kyuhyun masuk, dia tampak lelah karena akhir-akhir ini sering lembur, untung dia tidak sampai sakit. Aku sudah selesai sikat gigi dan menatapnya yang kini sedang sikat gigi.

“Apakah aku setampan itu saat sedang sikat gigi?”

“Memangnya aku bilang kau tampan?”, aissh percaya diri sekali dia!

“Tertulis di wajahmu yang bodoh itu! lagipula kenapa menatapku seperti itu hah?”, Kyuhyun mengulurkan tangannya dan mengelap ujung bibirku. Aissh membuatku berdebar-debar saja. Aku mengambil handuk kecil lalu mengelap bibirku yang ternyata tadi masih ada busa. Ck! Aku menatapnya lagi, ada yang berbeda.. ah! Kumis?

“Eh Kyu, kau tidak mencukur kumismu? lihat.. ada sedikit kumis dan janggut di wajahmu!”

“Akhir-akhir ini aku sibuk, apa aku terlihat manly?”

“Terlihat lebih tua! Ayooo aku bantu kau mencukur bagaimana?”

Kyuhyun berhenti menyikat giginya lalu menatapku,”Lihat wajahmu! Kau lebih terlihat bersemangat menyilet-nyilet wajahku ketimbang membantuku mencukur Chaejin-ku yang sadis!”

Cih! Aku menatapnya datar, memangnya wajahku terlihat seperti seorang psikopat apa? Aigoooo menyebalkan sekali sih! (==’)

Kyuhyun sudah selesai dengan kegiatan sikat giginya dan mengambil krim cukur, dengan semangat aku mengambil alih barang itu dari tangannya.

“YAK!”, bentaknya, apakah semenakutkan itu jika dibantu olehku??

“Ayolaaah sekali saja, yayaya? lagipula sepertinya menyenangkan! Kaja, kau duduk saja di.. closet! aku akan hati-hati!”

Aku mendudukan Kyuhyun di closet dan tersenyum penuh kemenangan. Perlahan aku mengoleskan krim cukur ke sekitar dagu dan mulutnya hahahaha dia tidak bisa berkutik ternyata.

“Kau sedang menggodaku?”

“Aku sedang membantumu mencukur bukan menggodamu!”

Baiklaaaah mengoleskan krim sudah, saatnya mencukur! Aku mengambil pisau cukur dari laci lalu kembali menghadap wajah Kyuhyun, aduh aku jadi tegang!

“Lee Chaejin, sumpah demi apapun! Kau terlihat seperti akan menyilet-nyiletku! Biar aku lakukan sendiri!”

“Diamlaah.. aku akan berhati-hati sungguh! Kau tidak lihat keseriusan dari wajahku huh?”

“Tidak”, ucapnya datar, aissh bocah ini.

Tarik nafaaaaass.. hembuskaaan.. baiklah, kita mulai. Aku memegang kepala Kyuhyun lalu mulai err.. menorehkan (?) pisau cukur ke wajahnya dan mulai mencukur.

“Pelan-pelan Chaejin-ah..”

“Ne arasseo, apakah sakit?”

Kyuhyun menggeleng pelan lalu memejamkan matanya dan itu membuatku berdebar-debar! Aaaaah dia selalu bisa membuatku berdebar-debar seperti ini, eotteohke? Chaejin-ah~ konsentrasi! jangan sampai kau benar-benar menyilet wajah suamimu.

Aku yakin ini harusnya bisa selesai dengan cepat, tidak lama seperti ini. Aku membersihkan sisa krim cukur tadi dengan handuk dan taraaaa~ dia terlihat lebih fresh!

“Uwooooow kau tampak lebih muda Tuan Babi! Aku hebat kan?”

“Ck! berhenti menyebut suamimu seperti itu! Apa aku terlihat tampan Nyonya babi! Hm?”

Aku memutar bola mataku bosan, “Err.. aku lapar! Ayo kita sarapan!”

Aissh~ bukan ‘terlihat’ lagi, tapi.. aah aku benci mengakuinya dia sangat tampan kurasa. (.___.)

****

Aku sedang tiduran di sofa sambil menonton TV, sedangkan Kyuhyun, dia sedang asyik dengan laptop-nya sambil duduk dilantai. Apalagi kalau bukan bermain games? dia dibolehkan libur karena sudah lembur beberapa hari ini.

Kalian tahu? minggu lalu dia memarahiku gara-gara games. Masih ingat dia memasukan beberapa games di laptopku sebagai kado ulang tahun? Dia benar-benar mengecek apakah aku memainkannya atau tidak, dan minggu lalu saat dia mengecek, aku dinilai belum pernah memainkannya, padahal sebenarnya aku pernah sekali mencobanya tapi aku tidak mengerti jadi kudiamkan saja. Sakit jiwa memang! Sekarang? Aku sudah sampai level 4, jadi dia tidak memarahiku, hebat kan?

Ngomong-ngomong heeey, entah kenapa aku ingin pergi berlibur! Atau piknik? Aaah pasti menyenangkan! Pergi ke daerah pegunungan, piknik sambil menikmati pemandangan daun berguguran lalu malamnya menyewa penginapan dan berendam air hangat. Aaaaah daebak! Perlahan aku menyandarkan daguku di bahu Kyuhyun. Bocah ini serius sekali. (==’)

“Kyu”

“…”

“Kyuuuuu~”

“…”

“CHO KYUHYUN!! Aku bicara padamu!”

“Aissh~ jangan berteriak dekat telingaku, bodoh! suaramu bisa membuatku tuli!”

Jawabnya sambil tetap konsen pada laptopnya. Aku kembali menyandarkan daguku dibahunya. Bersikaplah manis Lee Chaejin.. ayo jangan menyerah! Kalahkan laptop sialan itu, pesonamu jauh lebih bagus dari laptop itu, yakinlah itu Lee Chaejin!

“Bagaimana jika kita pergi piknik? Aku butuh refreshing Kyu! Kurasa kau juga butuh refreshing, benar kan? iya kan iya kan?”

“Aku sedang refreshing, kau tidak lihat?”

“Maksudku, bagaimana jika kita cari udara segar sambil memakan bekal! Pasti menyenangkan!”

“Drama apalagi yang baru kau tonton hah?”

“Mwo?”

“Kau pasti terpengaruh drama-drama di televisi kan?”

“Ck! yang biasanya korban drama televisi itu kau!”, aissh.. bersikaplah manis Lee Chaejin,”Bagaimana, ayolaah kau tega membiarkanku mati karena bosan?”

“Tidak ada orang yang mati karena bosan Chaejin-ku yang bodoh!”

Baiklah cara terakhir, aduh.. jantungku berdebar-debar? Sialan! Diam kau jantung! Aku melingkarkan tanganku di lehernya dari belakang.

“Cho Kyuhyun-ku yang er.. tampan, ayo kita pergi!”

“Kau sedang menggodaku? merayuku? Berlatihlah dulu sana!”

Aissh~ menyebalkan! Baiklah, cara terakhir. Aku masih tetap memeluknya dari belakang, aduh jantungku. Perlahan aku menyentuhkan bibirku ke leher Kyuhyun dan menenggelamkan wajahku disana, taktik untuk sedikit membuyarkan konsentrasi dan menyadarkan bahwa pesonaku jauh lebih bagus daripada laptop itu. HA HA HA~

****

Aku tersenyum menatap Kyuhyun yang masuk mobil malas-malasan dengan senyum penuh kemenangan, catat! Kemenangan atas pesonaku yang ternyata jauh lebih menarik dari laptop sialan itu HAHAHA.

Kami akan menginap sehari, dan untuk perbekalan piknik, aku sudah membuat sandwich dan menggoreng beberapa makanan cepat saji, memotong buah lalu membawa beberapa makanan instan serta cemilan yang ada di kulkas! hohoho terkadang aku lebih suka acara yang dadakan seperti ini.

“Kau sangat senang?”, tanyanya.

“Ne! Wae? kau tidak senang pergi denganku? semenyebalkan itukah? err.. atau kau sebenarnya ingin istirahat di rumah? mianhae..”

Kenapa aku jadi tidak enak ya? mungkin saja dia sedang lelah dan ingin beristirahat di rumah, aaaah istri macam apa kau Lee Chaejin?

“Bodoh!”

Kyuhyun tersenyum, senyum favoritku! Dia tersenyum lalu mengecup bibirku, sial! hanya dengan sentuhan kecil seperti itu saja, mukaku pasti memerah.

—-

Aku menatap Kyuhyun datar, aaaaaaaaaah kenapa ke PANTAI? Aku ingin ke daerah pegunungan bukan ke PANTAI!

“Yak! kenapa menatapku seperti itu? mana tatapan penuh cintamu tadi saat membujukku untuk pergi hah?”

Tatapan penuh cinta? memang tadi aku menatapnya seperti itu ya? sepertinya tidak. (==)

“Kenapa kita ke pantai? Aku kan bilang kita cari udara segar Kyuu.. udara segar pegunungan! Aku kan ingin berendam air hangat dengan suasana pegunungan, bukan berenang di pantai dengan udara sedingin ini!”

“Suruh siapa kau tidak bilang dengan detail dan malah tertidur selama perjalanan? Ck! Sudahlah.. kita sudah sampai jadi nikmati saja, lagipula tidak ada bedanya kurasa!”

“Bilang saja kau ingin melihat para wanita yang sedang berbusana seksi di pantai kan?”, aku menyipitkan mataku, menatapnya.

“Mworago? kau sensitif sekali sih, aissh~ aku kesini bukan karena ingin melihat wanita dengan busana seksi!”

“Omo! Kau ingin melihat pria dengan busana seksi? hahahaha”

“YAK! LEE CHAEJIN!”

Aku tersenyum lalu mengecup pipinya kilat, dasar bodoh! Tapi kemanapun, asal dia menemaniku kurasa tidak masalah sebenarnya walaupun tetap saja aku ingin ke gunung. Aku keluar dari mobil lalu mengirup udara sebanyak-banyaknya, aduh anginnya besar sekali! Segaaaaaar..

“Ayo kita piknik! Keluarkan keranjangnya Kyu!”

“Kau memerintahku?”, tanyanya dengan wajah cemberut.

“Aniyo, aku menyuruhmu! heeey, mana semangat berliburmu Kyu?? HAHAHA pantai tidak buruk ternyata!”

Sepertinya dia marah hahahaha tapi entah kenapa aku senang menggodanya seperti itu, wajahnya saat kesal sangat lucu. Ayolaaah jangan tatap aku seperti seorang istri yang menyebalkan, sekali-kali aku yang membuatnya marah tidak apa-apa kan?

Aku melepas sepatu untuk merasakan pasir pantai di telapak kakiku. Sedangkan Kyuhyun memakai kacamatanya lalu mengeluarkan keranjang dan menyiapkan alas untuk kami duduk tidak jauh dari mobil, pantai tidak seburuk itu ternyata hohoho~

“Kemarilah, jangan seperti bocah!”

Aku berbalik lalu berlari menghampirinya yang kini sedang merebahkan diri, matahari tidak terlalu terik bahkan nampaknya agak mendung. Aku mengeluarkan beberapa makanan lalu meliriknya, sepertinya dia pegal sudah menyetir lama.

“Kau mau makan apa? sandwich?”

“Boleh, tanpa sayuran! singkirkan tomatnya lalu suapi aku”

“Kau bisa makan sendiri, kenapa harus aku suapi? berapa umurmu hah?”

“Mana semangat berliburmu Lee Chaejin?”

“Tidak ada hubungannya dengan itu Cho Kyuhyun-ku yang bodoh! Aaah sudahlah, Ayo buka mulutmu!”, Aku membuka lapisan sandwich dan mengeluarkan tomatnya. Ck! merepotkan.

Kyuhyun tersenyum lalu membuka mulutnya, dengan cepat aku menjejalkan sandwich itu ke mulutnya.

“YAWK! Kauw mauwm mewmbunuwhkuw hawh?! uhukk..”, ucapnya dengan mulut penuh, omo dia tersedak?

“Habiskan makananmu dulu baru bicara!”, Aku menyodorkan sebotol air putih lalu menepuk-nepuk punggungnya pelan.

****

Acara piknik tadi siang kurang lama menurutku, kenapa? karena hujan yang tidak diundang dan tidak pernah aku masukan dalam list-ku tiba-tiba muncul. Sekarang aku dan Kyuhyun berada di hotel tidak jauh dari pantai.

Aku melirik jam, jam 7 malam. Hujan sudah berhenti dan perutku lapaaaaaaar!!

“Kyuu.. aku lapar!”

“Pesan makanan saja lewat telepon!”, Aku melirik ke arah Kyuhyun yang sedang tiduran sambil memainkan benda kecil berwarna hitam. ‘Tidak ada laptop, PSP pun jadi’ itu sepertinya prinsip seorang gamer yang dipegang oleh Cho Kyuhyun. Ck! Siapa orang menyebalkan yang menciptakan PSP??

“Yak! Cho Kyuhyun! Mana semangat berliburmu hah?”

“Semangat berliburku diserap olehmu semua Lee Chaejin-ku yang sadis!”

“Cho Kyuhyun-ku yang bodoh, ayolaah memangnya kau tidak lapar? lagipula apa enaknya makan di dalam kamar hotel seperti ini hah?”

“Bagaimana kalau kita ‘makan’ yang lain?”, Kyuhyun menatapku lalu err.. menyeringai? aissh~ dasar bocah mesuuuum!

“Kaja! Kaja! Aku lapaaaaaaar! lapar! lapar! lapar!”

“Kau sedang merengek?”

“Aku sedang lapar bukan merengek! Aissh~ Babi Kyu, ayo kita makan atau aku akan memakanmu hidup-hidup!”

“Kau mau ‘memakanku’? dengan senang hati! hahahaha”

Aku hanya bisa menatap Kyuhyun datar, sumpah! Aku lebih suka jika suamiku maniak games daripada berotak yadong seperti ini, dan aku yakin Hyuk oppa pasti berpengaruh banyak tentang hal ini. (==)

****

Kyuhyun menggenggam tanganku, sekali lagi, kini aku berhasil mengalahkan pesona PSP menyebalkan itu! Sekarang, aku dan Kyuhyun berada di depan sebuah restoran seafood, tapi penuh. Aissh ini kan bukan hari libur tapi kenapa bisa sepenuh ini? (o.O)

“Sudah kubilang restoran akan penuh!”, ucap Kyuhyun datar.

“Kapan kau bilang restoran akan penuh? Aissh~ lihat disana ada dua kursi kosong Kyu!”

“Kau tidak lihat dimeja itu ada orang hah?”

“Aku kan tidak bilang mejanya kosong, tapi disana ada kursi kosong untuk dua orang Cho Kyuhyun, kaja!”, Aku menarik tangannya tapi dia menahanku.

“Chaejin-ah, masih ada restoran lain kau tahu?”

“Tapi aku ingin makan di restoran ini Kyuuu, kau dengar sendiri kan kata orang yang kita tanyai tadi, restoran ini sangat enak! amat sangat sangat sangat enak!”

“Berlebihan! Dia hanya bilang sangat enak, bukan amat sangat sangat sangat enak!”

Aissh~ bocah ini! Ck! Aku menariknya kuat sampai berdiri di depan meja, err.. kursi kosong yang letaknya dekat jendela.

“Permisi.. boleh kami ikut duduk disini? meja lain penuh!”

“Ne? Oh, silahkan!”

Aku tersenyum lalu duduk dan menarik tangan Kyuhyun untuk duduk disebelahku.

“Kenalkan, aku Lee Donghae dan ini tunanganku Samantha Hwang!”

“Annyeong, aku Lee Chaejin dan ini Cho Kyuhyun!”

Aku tersenyum pada pria dihadapanku dan tunangannya. Mereka pasangan yang serasi, dan baik hati. Kenapa aku baik? mereka tersenyum dan mengizinkanku untuk duduk disini ahahahaha aku benar kan?

“Maaf kami mengganggu acara kalian..”, ucapku sambil tersenyum tiga jari.

“Kami? Kau saja..”, ucap Kyuhyun pelan tapi aku bisa sangat jelas mendengarnya. Aaah bocah ini tidak tahu tata krama. Ck!

“Gwaenchana, kalian sudah pesan? sekalian kami juga baru mau pesan, err.. Fishy, kau mau makan apa hm?”, tanya gadis yang bisa aku pastikan bernama Samantha, fishy? ikan makan ikan? huahahahahaha~

Aku mengambil buku menu dan melihat menu apa yang enak, err.. kepiting asam manis? sepertinya enak~ atau udang ya? err..

“Kyu, kau mau pesan apa?”

****

Kenyaaaaang~ tidak sia-sia aku memaksa dan sedikit membuang harga diri ikut makan di meja orang, hahahaha kepiting yang tadi aku makan amat sangat sangat enak! Aigoo..

“Kalian mau jalan-jalan dulu?”, tanya Donghae.

Aku melirik Kyuhyun dan akhirnya dia mengangguk setuju. Kenapa dia daritadi diam terus ya? kan tidak sopan. Apa dia marah? eotteohke?

“Kau yakin mau jalan-jalan dulu?”, bisikku pelan

“Kenapa tidak? kita kesini untuk berlibur kan?”, ucapnya cepat, tapi kenapa dia nampak tidak suka? membuatku merasa bersalah saja. Ck!

Kami berjalan ke arah pantai yang ternyata sangat ramai, uwoooow banyak lentera yang dipasang dipinggir pantai. Kalian tahu? ini mengingatkan saat aku dan Kyuhyun berbulan madu dulu, walaupun pantai yang kami kunjungi jauh lebih indah.

“Kalian masih berpacaran sudah pergi berdua seperti ini? apa orang tua kalian mengizinkan?”, tanya Samantha, yang aku tahu, Donghae lebih tua dari Kyuhyun 2 tahun, dan Sam lebih tua 2 tahun dariku, ajdi aku harus panggil eonni dan oppa. Tapi tunggu, apa katanya tadi? pacaran??

“Memangnya kami belum bilang? kami ini suami istri, dia istriku!”, ucap Kyuhyun datar dengan penekanan di kata ‘istriku’ (==’)

“MWORAGO?”, ucap mereka bersamaan, ada yang aneh? reaksi mereka sungguh berlebihan.

****

Aku bersandar di kepala kasur sambil menatap foto-foto di camdi hahahaha mulai dari fotoku dan Kyuhyun saat piknik di pantai tadi, lalu foto-foto tadi bersama Donghae oppa dan Sam eonni! Hahahaha aku suka semua foto ini!

“Kau senang?”, tanya Kyuhyun saat keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.

“Ne, sangat senang! walaupun hanya sebentar, memangnya kau tidak senang?”

“Punggungku sakit karena harus menggendong tubuhmu yang berat itu!”

“Jadi kau tadi terpaksa menggendongku? kalau begitu jangan pernah menawarkan diri menggendong tubuhku yang berat!”, Aaaah menyebalkan sekali bocah ini. Suruh siapa tadi menawariku untuk digendong hah?”

“Hahahaha bodoh! Hey, aku lelah bisakah aku tidur bersandar padamu?”

“Hah?”

Kyuhyun mengambil camdi dari tanganku, menaruhnya di meja. Dengan perlahan dia merebahkan tubuhku lalu menyandarkan kepalanya di dadaku.

“Aaah nyamannya! tapi debaran jantungmu mengganggu hahahahaha apa aku selalu membuatmu berdebar seperti ini?”, aigoooo itu memalukan! Apakah sangat terasa? benar-benar memalukan!

“Tapi, aku agak maklum jika terasa agak rata”, ucapnya datar

“YAK! Menyingkir dari atas tubuhku!!”, dengan keras aku menjambak rambutnya dan mendorong tubuhnya. Kenapa dia itu menyebalkan sekali? Tidak sopan!

“Ssst~ diamlah!”, Kyuhyun melingkarkan kedua tangannya dipinggangku. Geli!

Perlahan, aku mendekap kepalanya lalu mengelus rambutnya yang agak basah, aroma shampoo yang dia pakai membuatku nyaman. Shampo hotel ternyata bisa sewangi ini ya? Aku suka aromanya.

“Hari ini kau pasti sangat lelah! Kau marah karena tadi aku memaksamu makan di meja orang?”

“Tidak juga dan aku tidak marah, hanya saja aku ingin menghabiskan waktu denganmu tadi, jadi liburan kita yang sebentar ini tidak sia-sia, kau tahu?”

“Mianhae..”

Aku mengeratkan pelukanku dan mengusap-usap punggungnya pelan.

“Jadi.. sekarang kita tinggal berdua! Apa yang akan kita lakukan?”

“Jangan berpikir yang ‘iya-iya’ Cho Kyuhyun!”

“Bagaimana kau bisa tahu?”

“Aku istrimu! Ck! Tidurlah..”, Aku memainkan rambutnya. Halus.

“Kau tahu? kenapa aku lembur akhir-akhir ini? Appa memarahiku, katanya aku hanya bisa bermain games, itu menyebalkan! Dia tidak tahu betapa jenius anaknya ini, jadi aku lembur untuk menunjukkan bahwa aku juga bisa memajukan  perusahaannya..”

Eh, kenapa dia tiba-tiba bercerita ini? Aigoo dia dimarahi karena games? Apa dia juga bermain games di kantor? Omo! dasar bocah aneh, tapi aku juga tidak tega melihatnya harus lembur seperti itu akhir-akhir ini. Dan harui ini aku sepertinya membuat dia sangat lelah hohoho. Aku mengelus-elus punggungnya, dan dia semakin mengeratkan pelukannya dipinggangku.

“Kyu, err.. boleh aku menciummu?”

Dengan cepat Kyuhyun mensejajarkan wajahnya di hadapan wajahku dan langsung menciumi bibirku. Aissh~ dasar bocah bodoh! AKu menjitak kepalanya keras dan mendorong bahunya.

“Aku ingin menciummu, bukan ingin kau cium! bodoh!”

“Apa bedanya? sama saja kan nanti? bibir kita saling bersentuhan, hm?”

“Beda! Err.. pejamkan matamu, cepat!”

Kyuhyun memejamkan matanya dan sedikit mengulum bibirnya sendiri, lihat tampangnya sekarang ahahaha~ menggelikan! Dengan perlahan aku menarik kepalanya mendekat ke arah wajahku, dan mengecup bibirnya. Beberapa kecupan dan akhirnya aku mulai melumat bibirnya perlahan dan dia mulai membalas ciumanku, hangat daaan manis.

Aku mendorong bahunya sebelum ciuman tadi berakhir err.. agak jauh (-__-)

“Itu tadi, ciuman terima kasih karena kau sudah menemaniku!”

Kyuhyun tersenyum, senyum favoritku lagi! Dia mengecup pipi, bibir, dan leherku aissh membuatku merinding!

“Sama-sama! tidak ada adegan suami-istri?”, tanyanya sambil menatapku tajam. Cih! mesum! Aku menggeleng keras dan dia kembali memeluk sambil menyandarkan kepalanya di dadaku. Aku balas memeluknya dan memainkan rambutnya perlahan, dia sangat manis! Aissh~ jantungku berdebar-debar lagi kan? dan sudah bsia dipastikan dia mendengarkan itu!

“Aku tahu kau sangat mencintaiku kan? bersyukurlah memiliki suami sempurna sepertiku!”

“Mwo?? sempurna? astagaaa darimana kau punya pemikiran seperti itu hah?”

“Karena aku suamimu, Chaejin-ku yang sadis! Jaljayo..”

Aisssh kata-katanya membuatku, aaah wajahku pasti memerah dan jantungku? tidak usah ditanya! Jaljayo..

END

Eaaaaa mulai deh, errr… ff abal dan enath hehehe.. lagi-lagi saya dapet inspirasi dari readers yang ngusulin KyuJin piknik ^^v , terima kasiiiiih~~ hehehehe ayo kasih lagi masukan buat saya, kritik dan saran diterima asal jangan bashing! dan saya butuh berlibur juga nampaknya *menghilang* #stressUTS

Kalau ada banyak salah ketik maaf, saya lagiburu-buru .___. *menghilang lagi*

122 thoughts on “my wedding [picnic?]

  1. bngung nie mw blang pa tp yg jelas daebak chingu..
    Jd senyum-senyum ndrie nie..
    Kta-kata ny jg bgus bgt..palagi wktu chaejin blg fishi?..ikan mkan ikan..hehe..ksian bgt haeppa..
    HWAITING chingu..

  2. wah. … kyujin piknik nih ye~~~
    uh so sweet mereke adegan terakhir >///<

    eon, gmn kalu ff kyujin dibuat sedih banget? ? tapi sepertinya nggak cocok ya.

  3. blum lama nie aq baru tau klo ad yg nmanya ff,, 1x baca ternyta seruuuuuu bgt, critanya unik2… dan be2rapa x aq baca ff, aq sering baca istilah “yadong” di be2rapa ff yg aq baca, awalnya aq gak ngerti artinya apa??? tp aq gak terlalu mikirin,, trus setelah baca ff nie, aq baru ngerti artinya istilah “yadong” dan ternyata artinyaaaa…”………………” hua..ha..ha..*tertawa terbahak-bahak*,, uhuk..uhuk..(tersedak)

  4. first.. pic nya lucuuuuuuu bgt marsha :-D :-D

    imuuuuuuutttt , hheheheheh

    woaaa.. chaejin byk kemajuan ya… pande ngerayu kyu. terus minta dium lg. hahahhha, biasa nya si kyu tuhh.. hohohoh

  5. halo authorr.. salam kenal aq reader bru.. mywedding ff ny bagus yaaa.. aq dah baca dr awal my wedding ampe terakhir ff ni :D
    bkin lg author my wedding hehehehe…
    hidup kyujin kkkk

  6. hahahha keren bngt y ini…
    q ngakak ketawa wkt kyu bilang dada chaejin rata…~Lol~
    aduuuh kpn punya bayi yah mereka…wakakakak

  7. thor banyakin dong ff KyuJin couple’y ..
    kesengsem nih ama nih couple setan wakaka
    yak yak yak..
    klo bisa di buat chapter..
    good job thor b^0^d

  8. wkwkwkw baca FF kyujin bikin ngakak n tawa mulu….padahal dah mlm gini ckckc…FF nya lucu bgt n romantisnya jg ada…terhibur deh..

  9. Banyak typo tp bodo amat dah.. Soalnya udh terbius ama critanya yg wokeeh bgt..
    Sllu sk ff my wedding.. Adaaaa aja ide nya..

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s