SK Chapter 3

Title : SK (Chapter 2)

Author : 33OVLKYU

Main Cast : Shin Sang Ri

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Support Cast : ShinDong

Lee Teuk

Rating : AG [All Ages] karena ceritanya flashback ke massa kecil mereka

Genre : Romance / Love/Friends

Warning! : siap-siapkan diri untuk part selanjutnya ya..

Ps : Author freelance yang baru coba-coba buat FF. cuma pengen tahu aja kalian suka ga sama FF buatan aku atau engga sama sekali?.. plise jangan debasing, aku hanya fans yang sangat mencintai KYUHYUN OPPA sama seperti kalian, hanya ini yang bisa mengimbangi kegilaan ku pada EVIL MAGNAE..

Kritik dan saran sangat membantu aku memperbaiki di Chapt selanjutnya..

TKS B4 ya buat admin yang mau publis FF-ku ini.

SELAMAT MEMBACA!

 

Disclaim : No Plagiat! YES Like NO CopyPaste YES Comment

Cerita sebelumnya..

Shin SangRi POV

“oppa, aku takut?” aku masih betah duduk didalam mobil. Padahal aku sudah sampai didepan kantorku.

“cepat sana masuk. Memangnya kau takut apa?”

“aku takut pegawai lain akan mengejekku karena masuk bekerja dengan bantuan calon suamiku”

“hey, kau punya kemampuan. Bukan karena bantuanku atau ayah mertuamu pemilik perusahaannya”

“jinja? Baiklah kalau begitu aku akan lebih percaya diri lagi.. gomawo oppa”

“aku akan mendoakanmu. semangat” donghae membelai kepalaku sebelum meninggalkan mobilnya.

SK Chapter 3…

Shin Sang Ri POV

Flashback..

Jika membayangkan wajah anak itu, aku akan tersenyum melihatnya, berbanding terbalik dengan namja dingin yang aku sukai itu. Ia selalu mengacuhkanku setiap kali kami berdekatan dan tidak sedikitpun tanda-tanda yang menunjukan bila ia menyukaiku atau paling tidak menganggap kehadiranku.

“sayang, kenapa melamun? Terkadang tersenyum dan sedetik kemudian kau murung, kenapa?” Tanya umma yang memergokiku melamun.

Tidak mungkinkan aku mengatakan pada umma kalau aku bilang aku menyukai Cho kyuhyun, anak teman umma. Bisa-bisa umma akan mentertawakanku.

“tidak umma. Aku hanya mendapat nilai 9 dikelas, tapi satu soal yang salah karena aku tidak menjawab dan menuliskan kata ‘tidak bisa aku menyerah’ membuat aku ditertawakan teman satu kelas” tuturku bohong.

“hahhah, kau ini ada ada saja. Baiklah karena umma sedang berbaik hati bagaimana kalau kita berbelanja?” yah, sudahlah umma memang suka sesukanya sendiri.

“yeoboseo, Nyonya Cho apa kau sudah sampai? Ah, ya sebentar lagi aku turun.. aku tadi menjemput anakku dulu.. benarkah?” umma melirikku senang.

“baiklah kita tidak akan kerepotan untuk membawa mereka, kita bisa biarkan mereka bermain bersama. Biar mereka tidak bosan”

Aku tahu akhir akan seperti ini, jika umma sudah bertemu dengan temannya. Melepas anak mereka seperti hewan peliharaan yang ditinggal induknya. Tapi aku bersyukur, namja ini sibuk dengan game ditangannya sedangkan aku sibuk mengangumi wajah tampannya.

“SangRi, kau tidak ingin mencoba ini? Atau yang ini?” tidak sedikitpun aku melirik ke umma. Aku tahu mereka sedang sibuk memilihkan pakaian formal untuk kami.

“umma, jangan mengangguku!”

Kyuhyun menarik salah satu sisi bibirnya tanpa memandangku “cih, segitu cintanyakah kau pada wajahku? Sampai ummamu sendiri kau bentak” apa kyuhyun tidak suka gadis yang membentak ummanya. Wah gawat! Aku kan hanya tidak mau diganggu karena sedang meperhatikanmu.

“kyunnie, coba kemari nak, kau harus mencoba baju pilihan umma..” berbeda sekali. Ummaku memang sangat lembut jika memanggil anaknya, tapi jawabanku sungguh tadi sungguh membuat pasaranku turun dimatanya.

“ayo temui umma kita” eh, ia mengajakku?

Senyumku langsung mengembang menyambut tawaran yang mengiurkan itu. Aku tanpa disuruh aku akn mengenggam tangannya.

Kami berjalan beriringan menuju umma masing-masing. “bisa lepaskan tanganmu? Itu akan membuat semua orang melihat kita?” dengan sedih aku buru-buru melepas gandengan tangannya. Jelas memalukan!

“apa kau mau menjodohkan anakmu dengan anakku?”

“ah, ide yang menarik. Tapi kasihan anakku jika harus disodori dua pilihan yang membingungkan. Apa aku harus membuat anak perempuan lagi agar bisa sama mendapatkan kedua anakmu”

Umma jangan memberikanku adik, bagaimana jika kyuhyun diambil adikku!

“kau ini, berlebihan sekali. Ah, kyuhyun coba kau pakai baju ini. Kau akan terlihat tampan jika memakainya” kyuhyun benuruti perintah inbunya dan menghilang dibalik kamar pas.

“Sangri, cobalah gaun ini. Umma memilih warna yang sama denganmu” aku meraih gaun itu dan melakukan hal yang sama dengan kyuhyun.

“ah, noumu kyeopta!” jerit orang tua kami bersamaan.

Tampannya. Kenapa ia menatapku seperti itu, apa aku menyeram kan dengan gaun ini. Buru-buru aku masuk kembali ke kamar pas untuk mengganti gaun ini.

“jangan” kyuhyun menahan tanganku.

“kenapa?”

“ummaku menyukai gaunmu dan katanya kyeopta, ayo kita kesana” kyuhyun mendekat ke orang tua kami.

Aku tidak bisa berkata-kata lagi. Kyuhyun berbicara padaku? Kalimat terpanjang yang pernah diucapkannya? 9 kata? 50 huruf?

Wajahku memerah saat memandang foto kmai berdua. Ummaku memaksa kami berfoto karena katanya pakaian yang kami kenakan sangat serasi. Argh! Ajjuma menyuruh kyuhyun mencium pipiku.

Cho Kyuhyun POV

Umma menjempurku kesekolah.

“kyunnie, umma ingin berbelanja pakaian kau mau ikut nak?”

“umma ingin mengajakku? itu sangat membosankan, aku banyak tugas untuk hari kelulusanku”

“ahh, kyunnie anakku yang rajin. Kau membutuhkan refreshing nak”

“yeoboseo.. nyonya Shin, aku dalam perjalanan.. maaf aku sedikit terlambat, tadi menjemput kyuhyun dulu.. bagus lah kalau begitu.. ia tidak akan mengeluh bosan” tidak mengeluh bosan? Satu-satunya yang tidak membuatku bosan adalah bermain game. Tapi jika ditemani gadis itu akan bertambah menyenangkan.

Aku dan gadis manis itu sekarang ini duduk berhadapan diruang tunggu butik langganan umma kami. Boleh aku memanggilnya gadis manis? Aku kira aku menyukainya, dia selalu bersikap nmanis didepanku.

“SangRi, kau tidak ingin mencoba ini? Atau yang ini?”umma kami sedang sibuk memilihkan pakaian formal untuk kami.

“umma, jangan mengangguku!” ia tidak mengubris ummanya, masih betah menemaniku.

Aku menarik salah satu sisi bibir“cih, segitu cintanyakah kau pada wajahku? Sampai ummamu sendiri kau bentak”

“kyunnie, coba kemari nak, kau harus mencoba baju pilihan umma..”aku menghampiri ummaku. Eh, kenapa gadis ini tidak mau menemui ummanya? “ayo temui umma kita” ajakku padanya.

Senyumnya langsung mengembang menyambut ajakanku. Err, kenapa ia mengenggam tanganku? Cho Kyuhyun focus!

Sebisaku mengontrol konsentrasi.dengan tangannya mengandengan tanganku, kami berjalan beriringan menuju umma masing-masing. “bisa lepaskan tanganmu? Itu akan membuat semua orang melihat kita?” sedikit kasar aku menyuruhnya melepas gandengan, akan ditaruh kemana mukaku ini, jika umma melihat kami bergandengan tangan pasti umma akan semakin meledekku!

“apa kau mau menjodohkan anakmu dengan anakku?” perjodohan?

“ah, ide yang menarik. Tapi kasihan anakku jika harus disodori dua pilihan yang membingungkan. Apa aku harus membuat anak perempuan lagi agar bisa sama mendapatkan kedua anakmu”

SangRi memilihku dan sudah jadi milikku! Donghae hyung harus mencari yang lain!

“kau ini, berlebihan sekali. Ah, kyunnie coba kau pakai baju ini. Kau akan terlihat tampan jika memakainya” dan membuat gadis ini semakin terpesona denganku? Oh akan aku lakukan dengan senang hati.

“ah, noumu kyeopta!” jerit orang tua kami bersamaan.

Cantik? Tapi kenapa matanya membulat? Tambah manis saja kau. Buru-buru ia masuk kembali ke kamar pas.

“jangan” aku menahan tangannya.

“kenapa?”

Err.. harus ku jawab apa? “ummaku menyukai gaunmu dan katanya kyeopta, ayo kita kesana” tidakkah kami sangat serasi dengan balutan gaun dan jas?

“nyonya Shin, lihat anak kita? Sangat serasikan mereka?”

“ne, aku bahkan ingin anakku dengan Kyunnie-mu itu.. bolehkan?” tentu boleh calon mertua.

“tentu, kau tahu kyuhyun sangat menyukai SangRi-mu itu?” umma jangan membongkar rahasianku!

Umma mengeluarkan camera digital dari tas “mau berfoto?” umma-jangan-membuatku-malu!

“siap siap? SangRi merapatlah, kyunnie kau bisa menciumnya jika kau mau?” umma, kau ini!

SangRi merapatkan duduknya. Sepertinya tawaran yang menarik?

“senyum kyunnie!”

Shin SangRi POV

Bagai disambar geledek, dua minggu kemudian ada berita kyuhyun akan berangkat keluar negeri. Tuhan jahat, kenapa menyuruh pangeranku pergi. Semestinya pangeran membawa putrinya juga ikut bersama dengannya? kenapa ia tinggalkanku sendiri. Aku merengek pada umma agar ikut kebandara, untuk mengucapkan salam perpisahan. Paling tidak, mengatakan aku menyukainnya.

“oppa?” kyuhyun syok mendengar panggilanku, ketika sedang memeluk ummanya yang sedang menangis.

“SangRi, kau?” aku mendekat kearahnya. Memukul dadanya sangat keras, sampai tubuhnya terhuyun kebelakang. Aku sudah tidak peduli lagi ia akan mengatakan aku gadis cengeng atau apa yang penting aku harus mengatakannya.

“hiks hiks..oppa jahat, kenapa kau tidak bilang akan pergi jauh. Hiks.. Apa aku boleh ikut? aku ingin dekat dengan oppa..hiks”

Bukannya menjawab ia malah membelai kepalaku. “kenapa menangis? Kau sangat jelek jika menangis. Hapus air matamu cepat?” nadanya terdengan memerintah, tapi aku merasa ada perhatian didalamnya.

“jika aku tidak menagis lagi apa oppa tidak akan pergi?”

“aku tidak bisa, itu keinginan appa. Aku harus mematuhinnya” kyuhyun tersenyum setelah aku menuruti permintaannya. Bisakah ku simpan senyuman manismu oppa.. baru pertama kalinya kau menunjukannya padaku?

“oppa harus kembali secepatnya. Emm, boleh aku menyusulmu jika aku sudah lulus SD?”

Kyuhyun mengeleng, senyuman terlihat dipaksakannya kali ini “jangan, aku tidak ingin kau mengangguku lagi!”

“tapi oppa..”

“kyunnie, cepatlah pesawatmu akan segera berangkat” kyuhyun meningalkanku yang patah hati. Cih, anak kecil seperti patah hati. Lucu sekali?

“donghae oppa, tolong jangan biarkan kyunnie pergi. Nanti kita tidak bisa bermain lagi.. oppa cepat katakan itu padanya”

“tidak SangRi-ah, selama ini kita tidak pernah bermain bersama. Kau hanya bermain berdua dengan donghae hyung”

Aku mengejar kyuhyun, memeluknya seerat yang kubisa. Aku harus menahannya, paling tidak menyimpan aroma tubuhnya dimemori otakku. Agar aku bisa dan terus mengingatnya.

“lepaskan! Kenapa kau menangis. Apa aku begitu special bagimu, aku kan selalu dingin padamu!” kyuhyun berusaha melepaskan pelukanku.

“SangRi sudahlah.. kyuhyun harus pergi. Kyunnie, jangan begitu. Baiklah aku akan menjaganya untukmu”

Aku melepas kalung yang kupunya. Benda kesayanganku yang selalu melekat padaku.

“oppa, tolong bawa ini kemanapun kau pergi. Agar kau tidak kesepian” aku tahu ia tidak mempunyai teman main selain kami (donghae dan aku).

“tidak, disana aku akan punya teman yang banyak ambillah” kyuhyun menolah kalung dengan inisial namaku. SR.

“manaku tahu kau akan mempunya teman seperti kami? Tolong oppa” aku berbalik meninggalkannya.

“umma, bisa kita pulang sekarang?” aku tidak sanggup mengatakan kata pamit dan rasa sukaku padanya. Biarlah seperti ini.

Cho Kyuhyun POV

Flashback..

Umma membantuku merapihkan pakaian yang akan dibawa keluar negeri. Sudah menjadi keputusanku untuk meninggalkan rumah dan err, gadisku itu.

“sayang, umma akan menyusulmu seminggu lagi ya.. maaf umma tidak bisa berbuat apa-apa? Kau pasti akan kesepian selama disana? Pulanglah jika kau ingin pulang, umma pasti akan merindukanmu?”

“ne,gwenchana aku akan merindukanmu juga umma. Aku harus mematuhi appa, ini kan perjanjian antara laki-laki umma? Jika aku mendapat nilai terbaik dari donghae maka aku akan melanjutkan sekolah keluar negeri untuk perusahaan”

“hiks.. anak umma” umma memelukku. Ada pesan yang inginku sampaikan.

“umma, mau menjagakan SangRi untukku? Aku akan meminta donghae hyung melakukannya?” aku melirik donghae hyung yang berdiri didekat pintu kamar kami.

“hyung, mau menjaganya untukku? Kemarilah, aku tidak marah padamu karena harus aku yang pergi..” donghae menghampiri kyuhyun dan ummanya.

“kau menyukainya kyunnie?”

“umm, sepertinya begitu. Aku tahu aku masih kecil tapi setiap kali ia didekatku, aku merasa tubuhku lengkap” aku mengenang kebersamaanku dengan SangRi yang minim komunikasi.

“hyung, sangat menyukai PSPku kan? Lakukanlah seperti ynag aku lakukan. Mungkin SangRi mau bermain denganmu jika kua memainkan ini” aku menyerahkan PSP kesayanganku.

“kembalilah jika kau ingin pulang. Aku akan mengembalikan SangRi padamu kyuhnnie”

Kami bertiga menangis untuk berpisah.

Shin Sang Ri POV

Sudah berminggu-minggu aku merindukannya.

“annyeong SangRi?” sapa donghae saat sampai dirumahku.

“oppa, jangan ganggu aku?” sekarang ini jika umma kami bertemu donghae oppa akan menemaniku bermain. Tapi sayangnya aku yang akan menggantikan peran kyuhyun oppa berperan dingin, seakan tidak tertarik dengan objek sekitarku.

“SangRi-ah katakan apa yang bisa membuatmu kembali seperti dulu?”

“bawa kyuhyun oppa kembali kesini oppa?”

“itu tidak mungkin SangRi..”

Donghae memberikan PSP milik kyuhyun oppa “ini, baiklah ini mungkin bisa membuatmu mengurangi rindumu”

“ini? Ia memberikannya padaku?”

“tidak, ini hanya kupinjamkan untukmu? Kyuhyun memberikannya padaku”

“oppa kau mau memainkannya seperti yang biasa kyuhyun mainkan. Aku rindu kyuhyun saat memandangnya seperti itu. Bermain game dan terus betah mengacuhkanku”

“tapi.. baiklah jika itu bisa membuatmu melihatku”

8 tahun kemudian..

TBC..

PS: semoga responnya positif, karena otakku dalam keadaan sangat baik untuk meneruskan FF ini (tau deh kalian suka atau engga) udah 11 halaman terpanjang yang pernah aku buat.. mungkin chapt berikutnya udah kembali lagi ke massa dewasa mereka. Kalo kalian penasaran dengan kelanjutannya, aku bakal kirim ff ini secepatnya tapi kalian harus komen di chapter ini ya.. kalo bisa cantumin nama kalian (asli) dan umur ya..

Dan sekali lagi diharapkan komen kalian ‘BERGUNA BUAT SAYA’ , seperti yang udah di janjikan sama saya dulu.. kemungkinan rating akan naik terus di setiap  Chapeternya.. (jadi anak kecil menjauh!) karena beberapa hari kedepan ada special edisinya.. (kalo ga banyak tugas kuliah)

Semoga kalian tau maksud aku minta nama dan umur.. (mungkin mau comblangin sama oppadeul) hehheheh.. udah dulu ya.. udah ke banyakan ngebacot neh..

 

58 thoughts on “SK Chapter 3

  1. baguus flashbacknya :3 bayangin kyu sama sang ri kayak pengantin gitu iih pasti imut hehehehe >.< cintanya donghae kuat banget ya, storyline bagus aku suka hheehehe :)

  2. kyu walaupun keliatannya cuek,tp sebenernya perhatian ya.aku pengen jadi teman masa kecilnya deh haha.btw ini komen aku yg ke-6.jadi udh bisa dpt wp nya kan eonnie?kamsahamida ya eonnie udah buat ff ini.aku suka banget^^

  3. hiks..hikksss…hikkk..ss..*lebay*
    flashbacknya penuh dengan air mata t.t
    tuh…si kyu nitipin aja ko ke donghae..tp………u,u

  4. kyu nya kenapa hrs muna pake pura-pura ga peduli sama sangri segala sih eonn haha tp jujur aku lebih suka ke tipe cowok yg kayak gitu nghaha mencintai diam diam karena aku juga begitu T_T oke skrg aku lanjut part 4!

  5. gara2 gensinya kyuhyun tinggi sih jd sangri di ambil donghae kan , tp aku yakin dihati sangri pasti masih ada kyuhyun heheheh *soktau*

    Lanjut baca part selanjutnya :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s