I LOVE YOU [PROLOG]

“Waktuku mungkin akan terhenti…ketika kau berhenti bernafas…kehidupanku akan mati…ketika kau berpaling kepada yang lain…otakku akan berhenti berpikir…ketika kau membenciku…

Hidupku akan berubah ketika hidupmu juga berubah… aku akan mati ketika kau mati… aku akan sedih ketika kau sedih… aku akan bahagia ketika kau bahagia.. semua hidupku bergantung padamu… jika kau tumbuh dengan baik… maka aku akan tumbuh dengan baik… semua hidupku ada padamu… semua yang aku punya ada padamu.. anugerahku yang paling berharga.. adalah dirimu..”

Prolog

Aku tergeletak di jalan yang sepi. Salju yang mulai turun membasahi wajahku. Samar-samar aku mendengar suara isakan seseorang di sampingku. Kumohon..jangan menangis. perlahan aku mencoba menggerakan tanganku. Membelai lembut rambut hitamnya. Dia menengadah dan memandangku.

“Kau hidup!” teriaknya bahagia. Tapi tidak menghentika rasa khawatirnya. Aku hanya tersenyum kecil.

“Kumohon bertahanlah. Sebentar lagi bantuan datang.” Ujarnya pelan. Aku ingin sekali menghapus air matanya dan mengatakan bahwa aku baik-baik saja. tapi mulutku seakan terkunci. Aku hanya bisa memberikan senyumanku untuk mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. tidak! Semua tidak baik-baik saja. tubuhku mulai menggigil. Dan rasa sakit di punggungku mulai terasa kembali. Tapi rasa sakit memikirkan perpisahan yang mungkin akan terjadi antara kau dan aku lebih menyakitkan lagi. Dia merasakan tanganku yang menggigil. Dia mmelepaskan mantelnya dan memelukku erat. andai kau lakukan ini setiap saat. Ketika aku menangis dan membutuhkanmu. Tapi kenapa kau melakukannya ketika semuanya akan berakhir?

“gwenchana?” tanyanya. Aku mengangguk. Saat ini kebohongan adalah sesuatu yang bisa membuatnya tetap bahagia.

“hei..kau ingat dulu,saat kau menyelamatkanku dari sumur dekat rumahmu itu? aku belum sempat mengatakan terimakasih karena keburu dibawa ke rumah sakit. dan baru kali ini aku bisa mengatakannya… gomawo.” Ujarnya pelan. Aku bisa merasakan air matanya turun dan mengenai pipiku.

“dan aku belum membayarnya. Aku akan membayarnya ketika kau sembuh. Aku rasa kita jarang sekali bertemu sekarang.” ujarnya. Aku merasakan sakit yang amat sangat di dadaku. Apakah ada kata sembuh bagiku sekarang. beberapa saat kemudian aku melihat cahaya berwarna merah biru mendekati kami. Aku bisa mendengar beberapa orang datang dan menghampiri kami. Lalu merasa sangat lelah dengan semua ini. dan semuanya menjadi gelap.

***

Annyeong!! Author Sofiani kembali setelah semedi di lubang kecoak (?) lagi ngubek-ngubek file saat nemu FF ini.. Daripada mubazir mening share aja disini.. 

Tapi karena FF ini perlu beberapa perombakan, admin bakal share prolognya dulu.. semoga kalian suka.. :D

29 thoughts on “I LOVE YOU [PROLOG]

  1. Spertinya cerita yang menarik + mengharukan…..#lanjut baca part 1
    *New Reader*

    kya-nya itu pov Cwo deh….
    dari kata2-nya sih… #Sok Tau!!
    hehehhe…

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s