SK Chapter 2

Title : SK (Chapter 2)

Author : 33OVLKYU

Main Cast : Shin Sang Ri

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Support Cast : ShinDong

Lee Teuk

Rating : AG [All Ages] aja kali ya.. masih Chapt awal nih..

Genre : Romance / Love/Friends

Warning! : siap-siapkan diri untuk part selanjutnya ya..

Ps : Author freelance yang batu coba-coba buat FF. cuma pengen tahu aja kalian suka ga sama FF buatan aku atau engga sama sekali?..

Kritik dan saran sangat membantu aku memperbaiki di Chapt selanjutnya..

TKS B4 ya buat admin yang mau publis FF-ku ini.

SELAMAT MEMBACA!

 

Disclaim : No Plagiat! YES Like NO CopyPaste YES Comment

Cerita sebelumnya..

Shin SangRi POV

“mau ikut denganku?” tawarnya padaku.

“kemana? Apa kau akan menyatakan cinta lagi?” aku sudah sangat bosan jika ia terus mengatakannya lagi.

“anio, kau akan menyesal. jika tidak bertemu dengannya” ia tersenyum mencurigakan.

“apaa? Dia kembali” donghae menganggukan kepalanya sambil menarikku ke dalam mobilnya.

***

SK (Chapter 2)

At Bandara Incheon

“oppa, mana kyuhyun? Apa kau berbohong kalau dia akan pulang?”

“sayang sekali dia sudah pulang lebih dulu pergi dari kita. Mungkin kau bisa bertemu dengannya nanti..”

“ya sudahlah, mungkin dia benar-benar ingin menjauh dariku. Lagi pula besok hari pertamaku bekerja, pasti akan sulit bertemu dengannya” ucapku pasrah.

Entah kenapa aku tidak ada perasaan senang akan bertemunya. Paling tidak diwajahku. Apa aku takut menyakiti donghae jika aku benar-benar menunggu kedatangannya?

Lee Donghae POV

Setelah mengantarkan kekasihku pulang, aku langsung menuju rumahpulangMalam hari, saat makan malam..

“hey, adikku..” sapaku tiba-tiba saat sampai dirumah.

“Hyung!” kyuhyun tersenyum ceria menyambut kedatanganku. Bukankah harusnya aku yang menyambutnya? “ternyata tubuhmu masih pendek seperti dulu ya..” ejeknya padaku, kyuhyun kembali menyantap makan malamnya. Sepertinya aku terlambat ikut makan malam?

“cepat kemarilah, jangan sampai kau berebut lauk dengan adikmu? Palli!” perintah umm padaku.

Aku menghampiri mereka untuk makan bersama. Sedikit terlambat, tapi adikku ini tidak benar-benar menghabiskan  lauk yang tersedia. Apa-apaan ini semuanya makanan favoritnya?

“kenapa baru pulang? Tidak biasanya kau pulang dari kantor jam segini?” Tanya appa saat setelah aku duduk disamping kyuhyun. Ternyata benar? Duduk disampingnya saja tubuhku sangat terlihat kecil dibandingkannya. Makan apa dia di amerika? Apa disana dia banyak mengonsumsi kalsium.

“tadi aku mengantarkan SangRi pulang dulu” jawabku singkat.

Aku menyantap makanan dengan tenang tidak berniat mengobrol karena kyuhyun akan makan dalam diam. Bila diliat dari sikap kyuhyun sepertinya sikapnya tidak berubah sedikitpun.

“uhuk! Uhuk!” Eh, kenapa dia?

Aku menyodotkan gelas berisikan air putih padanya “gomawo”. Masih ingatkah dia pada SangRi? Aku harap dia tidak menyadari perasaan gadisku selama ini. Bisa-bisa aku kalah saing darinya.

“hati-hati kyunnie? Donghae-ya kenapa kau tidak mengajaknya kemari?”

“ah tadi aku sudah mengajaknya kemari tapi katanya dia akan meneemui dengan kyuhyun lain kali saja. Dia harus mempersiapkan diri untuk masuk kerja besok”

“sayang sekali umma sangat merindukannya, sudah lama umma tidak bertemu dengannya.. kyunnie, kau pasti juga merindukannya kan?” Tanya umma girang.

“umma, pacarnya akan marah jika tau aku merindukannya?” jawabnya dingin, atau menyidir?

“eh jadi kau merindukannya? Awas saja jika kau menyukai pacarku? Aku akan mengusirmu ke amerika lagi” ujarku menimpalinya.

“hahahhaha, kau ini donghae. Tenang saja, tau sah takut seperti itu. Lagi pula kan kalian akan bertunangan kan?” aku hanya mengangguk meng-iya-kannya, suasana kembali hening saat kyuhyun menghentikan acara makannya dalam diam.

“kyuhyun-ah, kenapa? Apa makanannya tidak cocok denganmu?”

“ah kau ini kyu, apa kau iri denganku yang akan menikah? Eh kau sudah punya pacar belum” ledekku padanya membalas serangnnya tadi tentang tinggi tubuhku.

Kyuhyun hanya tersenyum hambar “a,ah anio umma.. makanannya enak. Akhirnya aku kesampaian bisa menyantap makanan buatan umma. gomawo”

“ne, baguslah jika kau suka” kami kembali makan dalan cara yang normal. Umma terlihat panic dengan sikap kyuhyun yang begitu.

“kyunnie,, kau sudah siap dengan pekerjaan besok? Apa sebenarnya tidak menyuruhmu langsung untuk bekerja, hanya ingin kau melihat lihat suasana kantor saja. Paling tidak kau harus mempelajari cara apa untuk kau menerapkan ilmu di perusahaan kita?”

“ne, mungkin besok aku akan datang pagi untuk mengontrol kondisi kantor” kyuhyun menerapkan table mannernya saat menyelesaikan makan malamnya.

“appa umma donghae, aku duluan ke kamar. Aku harus istirahat. Selamat malam” ucapnya buru-buru pamit.

“ne, kyunnie. Mandilah umma sudah menyiapkan air panas di kamar mandimu”

Umma menyenggol kakiku dikolong meja mkan “hey, donghae. apa adikmu tersinggung dengan ucapanmu tadi?”

“umma dia bukan namja seperti itu. Dia itu evil, umma ingat julukan untuknya itukan?”

“hahaha, aku pikir anakku itu akan bertambah aneh saat pulang, ternyata dia jadi lebih dewasa dan normal ya.. hahhaha”

“dia memang menjadi dewasa dan lebih manusiawi tapi sikapnya itu membuatku takut kalau dicemburu terhadapmu. Kyuhyun pasti kaget mendengar kau akan bertunangan dengannya” umma menimpali sinis. Ummaku ini sedikit berlebihan jika berkaitan dengan kyuhyun. Hahha yang benar saja, cemburu?

___

Cho Kyuhyun POV

Sesampainya aku ditanah air, aku langsung memutuskan pulang kerumah. Tidak berniat menunggu jemputan yang umma beritakukan padaku. Paling-paling donghae dengan gadis-ku yang akan datang. Eh, untuk saat ini dia bukan gadisku. Donghae yang memeangkan hatinya untuk saat ini. Dan sampai SangRi melihatku kembali dia akan kembali mengejarku.

SangRi-ah apa kau menungguku? Sudah berapa tahun ya kita tidak bertemu? Apa kau mempersiapkan diri dan hatimu untukku? Yak, Cho Kyuhyun ada-ada saja yang kau hayalkan ini.

Dalam perjalanan pulang kerumah aku memutuskan berhenti dirumah SangRi. Tidak ada niat mampir, hanya ingin melihatnya dari jauh. Bagaimana kehidupannya tanpaku selama tidak ada aku. Apa sangat menyenangkan atau menyedihkan? Aku pikir ia akan lebih baik dariku karena donghae hyung menjaganya dengan baik, terbukti dalam waktu dekat mereka akan bertunangan. Tidak sepertiku yang menahan rindu yang tak terbendung, menyiksa diri untuk tidak berkomunikasi dengannya. Aku hanya mampu menghayalkan dan mengenang pertemanan kami yang tidak wajar. Cho kyuhyun kenapa kau ini?

Gadisku tidak menampakkan aktifitas dirumahnya. Hari semakin gelap aku memutuskan untuk pulang, karena keluargaku sudah menghubungi beberapa kali untuk mengetahui kabarku. Baiklah aku pulang. Home sweet home.

Makan malam kali ini sangat berbeda dari sebelumnya. Setelah beberapa tahun menetap dinegeri orang akhirnya aku kembali ke rumah, dimana keluarga menungguku untuk pulang. umma dengan kasih sayangnya selalu menghubungiku dan mendoakanku selama jauh dari peluk keluarga, appa dengan segala kebijakannya yang membuatku mau tidak mau harus patuh, namun saat aku disana appa selalu menyemangatiku untuk tetap semangat dan akan sangat bangga jika anaknya kembali. Dan donghae bocah yang tidak bisa diam dan cengeng itu harus aku akui sebagai hyungku. Berbeda sekali dengan hyung yang selalu digambarkan dewasa, penyayang dan sebagainya khas teladan bagi adik. Tapi dia berkebalikkan denganku. Oh ya , ada beberapa sifat yang aku ambil darinya. Selalu tenang dan tahu bagaimana menempatkan diri menjadi namja yang cool. Hyungku itu panutanku selama kecil dulu”

kenapa baru pulang? Tidak biasanya kau pulang dari kantor jam segini?” Tanya appa saat setelah donghae duduk disampingku.

“tadi aku mengantarkan SangRi pulang dulu” jawabnya enteng.

“uhuk! Uhuk!” harus aku akui aku kurang siap jika harus ada pembicaraan mengenai SangRi-ku itu. Aku sangat sensitive jika mendengan namanya 12tahun ini.

Donghae hyung menyodotkan gelas berisikan air putih padaku “gomawo”.

“hati-hati kyunnie? Donghae-ya kenapa kau tidak mengajaknya kemari?”

Ku mohon jangan bahas wanita diantara kami sekarang, umma kumohon!

Atau sebaiknya aku mengungsi ke apartement-ku? Appa membelikan kami apartement saat lulus SMA beberapa tahu yang lalu jika mendapat nilai yang memuaskan. Tapi maaf donghae, aku yang mendapatkannya.

“ah tadi aku sudah mengajaknya kemari tapi katanya dia akan menemui kyuhyun lain kali saja katanya. Dia harus mempersiapkan diri untuk masuk kerja besok”

Sialan, aku lupa kalau dia akan bekerja dikantor yang aku ambil alih besok. Apa ia hanya ingin bertemu dengan ku seorang diri saja.

“sayang sekali umma sangat merindukannya, sudah lama umma tidak bertemu dengannya.. kyunnie, kau pasti juga merindukannya kan?” Tanya umma girang.

“umma, pacarnya akan marah jika tau aku merindukannya?” jawabku dingin. Bagian dari strategiku agar tidak membahas SangRi.

“eh jadi kau merindukannya? Awas saja jika kau menyukai pacarku? Aku akan mengusirmu ke amerika lagi” ujarnya menimpalinya.

Eh, mengusirku? Akan aku pastikan gadisku dalam pelukanku dan membawanya bersama, donghae.

Appa berkelakar “hahahhaha, kau ini donghae. Tenang saja, tak usah takut seperti itu. Lagi pula kalian akan bertunangan kan?” donghae hanya mengangguk meng-iya-kannya, suasana kembali hening saat aku menghentikan acara makan dalam diam.

“kyuhyun-ah, kenapa? Apa makanannya tidak cocok denganmu?”

“ah kau ini kyu, apa kau iri denganku yang akan menikah? Eh kau sudah punya pacar belum” ledeknya lagi, kenapa kami jadi perang sindiran!

Aku hanya tersenyum hambar “a,ah anio umma.. makanannya enak. Akhirnya aku kesampaian bisa menyantap makanan buatan umma. gomawo”

“ne, baguslah jika kau suka” kami kembali makan dalan cara yang normal. Umma terlihat panic dengan sikapku yang sangat blak-blakkan.

“kyunnie,, kau sudah siap dengan pekerjaan besok? Appa sebenarnya tidak menyuruhmu langsung untuk bekerja, hanya ingin kau melihat lihat suasana kantor saja. Paling tidak kau harus meneliti cara apa untuk kau menerapkan ilmu yang kau pelajari di amerika untuk perusahaan kita?”

“ne, mungkin besok aku akan datang pagi untuk mengontrol kondisi kantor” aku menyelesaikan makanku dan menerapkan table ala American.

“appa umma donghae, aku duluan ke kamar. Aku harus istirahat. Selamat malam” ucapku buru-buru pamit.

“ne, kyunnie. Mandilah umma sudah menyiapkan air panas di kamar mandimu”

Umma menyenggol kakiku dikolong meja mkan “hey, donghae. apa adikmu tersinggung dengan ucapanmu tadi?”

“umma dia bukan namja seperti itu. Dia itu evil, umma ingat julukan untuknya itukan?”

“hahaha, aku pikir anakku itu akan bertambah aneh saat pulang, ternyata dia jadi lebih dewasa dan normal ya.. hahhaha”

“dia memang menjadi dewasa dan lebih manusiawi tapi sikapnya itu membuatku takut kalau dicemburu terhadapmu. Kyuhyun pasti kaget mendengar kau akan bertunangan dengannya, SangRi kan dari dulu selalu mengikuti kyuhyun kemanapun dia pergi” umma menimpali sinis. Sapanjang aku naik ke kamarku aku masih mendengar mereka saling tuduh kesalahan karena sikapku. Lama meninggalkan rumah juga membuat keluarga kami kaku padahalkan kami satu keluarga.

Mungkin besok pagi aku akan menyampaikan ke pindahanku pada umma. Umma pasti akan mengerti kondisi anaknya ini.

Keesokan harinya..

At Cho Corporation

Ayah sungguh berlebihan, ingin melihat kemampuan anaknya mengurus perusahaan secepat ini. Aku saja baru pulang sudah disuruh mengurus perusahaannya. Akan aku buat ia ketar ketir dengan ulahku dikantor. Percuma aku punya julukan evil.

“pecat pegawai yang kemanpuannya dibawah standar perusahaan. Perusahaan kita memerlukan pegawai yang siap dalam persaingan global” titahku bijak.

“tapi tuan, semua pegawai yang kita punya sudah memenuhi standar”

“itu kan standar yang dulu. Pelajari standar yang kubuat dan segera seleksi pegawai yang lolos tes wawancara. Perusahaan ini harus bisa tembus ke Pasar Internasional”

“baik”

Shin SangRi POV

“oppa, aku takut?” aku masih betah duduk didalam mobil. Padahal aku sudah sampai didepan kantorku.

“cepat sana masuk. Memangnya kau takut apa?”

“aku takut pegawai lain akan mengejekku karena masuk bekerja dengan bantuan calon suamiku”

“hey, kau punya kemampuan. Bukan karena bantuanku atau ayah mertuamu pemilik perusahaannya”

“jinja? Baiklah kalau begitu aku akan lebih percaya diri lagi.. gomawo oppa”

“aku akan mendoakanmu. semangat” donghae membelai kepalaku sebelum meninggalkan mobilnya.

TBC

 

NB: semoga responnya positif.. dan diharapkan komennya ‘BERGUNA BUAT SAYA’ , karena beberapa hari kedepan ada special edisinya.. (kalo ga banyak tugas kuliah)

38 thoughts on “SK Chapter 2

  1. tuhkan bener ,part ini udah mulai menengangkan saya suka , kalau udah mulai ada greget2nya gitu heheeh

    baca part selanjutnya :))

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s