He’s Not my Soulmate

Author : queenirsa

Rating : all age

Genre  : Romance [oneshoot]

Cast     : Kim Heechul, Park Cho Ra (O.C), Kim Kibum (SuJu)

P.S       : annyeong ^-^ queenirsa imnida.. ini ff one shoot pertama aku maaf yaa kalo ceritanya rada gaje. Maklum masih amatiran hehehehehe. Jangan lupa comment yaaa.. kalo banyak yang comment mau aku buat sequel-nya.. gomawo..

http://ourhottestelf.files.wordpress.com/2011/05/heechul-1.jpg

He’s Not My Soulmate

Hari ini merupakan moment yang sangat bahagia bagiku Park Cho Ra karena hari ini aku akan diwisuda dan mempunyai gelar musisi. Selain itu, hari ini aku juga sudah berjanji pada Kibum calon suamiku untuk mempersiapkan keperluan busana pengantin kami di salah satu butik ternama di Seoul, Kim’s Boutique.

Acara wisuda pun selesai, aku dan Kibum langsung meluncur menuju Kim’s Boutique. Setibanya disana kami sangat tertarik dengan segala pernak-pernik dan busana pengantin ditempat itu, yaah maklumlah butik ini sangat terkenal karena banyak pasangan seleb Korea yang mengenakan busana pengantin rancangan pemilik butik ini.

Ketika aku dan Kibum sedang asyik melihat-lihat pernak pernik pengantin, tiba-tiba pemilik butik itu menyapa kami ramah dari arah belakang. Dan saat kami menoleh kearahnya, aku benar-benar terkejut dan tidak percaya karena orang itu adalah KIM HEECHUL??????

~Five Years Ago~

Park Cho Ra POV ~ Flashback~

“Mianhe, aku harus pergi sekarang. Jaga dirimu baik-baik. Berbahagialah selama aku pergi, agar aku tenang meninggalkanmu untuk beberapa tahun ini.” Ucapnya sambil menghapus air mata dipipiku yang tak bisa kutahan lalu mengecup keningku.

Aku hanya diam dan terus mengeluarkan air mata karena aku tidak tahu lagi harus berbuat apa selain menangis ketika harus melihat kekasih yang sangat kucintai pergi ke negeri orang dalam waktu yang lama.

“Haruskah kau pergi selama itu Oppa?” Akhirnya mulutku mampu mengucapkan kata-kata walaupun sambil terisak. “Ini sudah menjadi cita-citaku sejak dulu untuk menjadi desainer busana pengantin, dan kini semua mimpi itu sudah didepan mataku. Dan ingatlah bahwa aku selalu mencintaimu, aku juga akan sering menghubungimu.” Jelas Heechul berusaha menenangkanku.

Yah kekasihku itu bernama Kim Heechul, memang dari dulu dia sangat terobsesi untuk menjadi seorang desainer busana pengantin yang terkenal dan kini dia akan menjemput impiannya itu.

Tanpa terasa waktu telah menunjukkan pukul 11.00 siang, dan 15 menit lagi saatnya pesawat yang ditumpangi Heechul  akan lepas landas. Sebelum dia pergi aku memberinya kalung perak yang bertuliskan namaku dan Heechul dengan bentuk bintang yang berkilauan dengan beberapa butir permata. “Pakailah ini, dan jangan pernah Oppa melepasnya. Sarangheo Oppa.” Kataku sambil memeluknya untuk terakhir kali. “Gomawo. Nado saranghae.” Jawab Heechul. Aku sudah tak kuasa lagi, akhirnya tanpa disadari aku menangis di airport dan semua orang memandangku tapi aku tidak menghiraukannya dan terus menangis. Setelah pesawat menuju Paris yang ditumpangi oleh Heechul lepas landas lalu aku pulang kerumahku dengan mata sembab karena menangis sepanjang jalan.

~~~~~

Keesokan harinya aku mencoba mengirim e-mail pada Heechul karena aku ingin tahu bagaimana hari pertamanya di Paris.

Oppa..

Bagaimana hari pertamamu di Italia? Pasti menyenangkan bisa melihat suasana Paris yang mempesona..

Aku sangat merindukanmu Oppa. Kau baik-baik saja kan? Hwaiting Oppa!! Sukses selalu untukmu.. Saranghae….

Aku benar-benar merindukannya saat ini walaupun baru satu hari Oppa meninggalkanku ke Paris. Tidak lama kemudian Oppa membalas e-mail ku.

Jagiya…

Hari ini berjalan lancar, aku baru menerima materi awalku diperkuliahan. Disini suasananya sangat romantis, seandainya saja kau ada disini sekarang aku pasti akan mengajakmu berkeliling menikmati keidahan kota Paris ini.

Aku juga sangat meridukanmu Jagi, aku baik-baik saja. Gomawoyo. Kau juga, jaga dirimu baik-baik karena aku tidak mau sesuatu yang membuatmu bersedih jadi berbahagialah disana. Nado saranghae….

Setidaknya hanya lewat e-mail lah aku bisa  berkomunikasi dengan Oppa ku itu. Selama satu bulan penuh kami saling melepas rindu lewat e-mail. Sampai pada suatu hari, aku tidak tahu apa yang terjadi pada Heechul Oppa. Tidak biasanya dia tidak membalas e-mail yang aku kirimkan padanya. Dan tidak pernah tahu kabarnya lagi.

~~~~~~

Setahun berlalu. Sekarang aku sudah lulus dari SMA dan tidak berjarak berapa lama aku dapat kabar kalau aku diterima di Kirin University. Kirin merupakan salah satu universitas yang bergengsi di Korea dan aku adalah salah seorang mahasiswa baru jurusan seni musik di universitas tersebut.

Seperti biasanya, sebagai mahasiswa baru punya kewajiban untuk mengikuti ospek jurusan yang panitianya tidak lain adalah para sunbae yang hampir semuanya bermuka masam dan galak jika berpapasan dengan mahasiswa baru.

~~~~~~~

“Cho Ra iroenna! Hari sudah siang, apa kau mau dihukum lagi oleh sunbae mu?” Umma membangunkanku dari tidur lelapku sambil menggerek gorden kamarku hingga cahaya matahari masuk kekamarku dan menyorot tepat ke wajahku yang membuatku semakin tidak bisa membuka mata karena silau. “Ne umma” sahutku sambil malas.

Aku langsung mandi disambung berganti pakaian. “aahh jebbal..” aku menatap style-ku dicermin yang sangat tidak ada menarik-menariknya sama sekali. Bayangkan saja, aku harus dikucir 8 yang katanya menandakan jumlah tangga nada dengan busana stelan era ’80-an yang sangat kuno.

~~~~~~~

Ternyata benar saja apa yang Umma-ku bilang, hari ini aku terlambat. Aku berlari sekencang-kencangnya dari gerbang dan langsung masuk barisan peserta yang terlambat lainnya sambil mengatur nafasku yang engos-engosan.

“apa kalian tidak punya jam dirumah, hah?” bentak salahsatu sunbae dengan tatapan kejam. Kami tidak berani menjawab pertanyaannya. “kalian punya telinga tidak? Kenapa kalian tidak menjawab pertanyaanku?” bentaknya lagi. ‘aigoo, sunbae itu tampan tapi galaknya ga ketulungan.’ Gumamku dalam hati. “apa yang kau pikirkan?” tiba-tiba sunbae itu sudah ada didepanku, sontak aku kaget setengah mati lalu menundukan wajahku. “siapa yang menyuruhmu menunduk, hah? Jawab pertanyaanku tadi!” ketusnya, aku yakin dia sudah kesal sekali menghadapiku yang hanya diam saja dari tadi. “mian sunbae, aku tidak memikirkan apa-apa.” Jawabku dengan sedikit tegang karena dia menatapku dengan galak lalu ngeleos begitu saja. Aku mengelus dadaku untuk menenangkan diri.

~~~~~~~

Akhirnya penyiksaan sebagai mahasiswa baru sudah berakhir dan aku kuliah seperti biasa tanpa marah-marah dari para sunbae yang galak lagi. Aku pergi menuju lokerku untuk mengambil beberapa barang yang aku butuhkan untuk kuliah. Saat ku buka lokernya tiba-tiba ada amplop jatuh dan mendarat tepat didepan kakiku. Aku ambil amplop itu lalu membukanya.

To : Park Cho Ra

Aku menunggumu ditaman kampus sore ini jam 4.

Secret

Siapa pengirimnya? Aku tidak menyangka bahwa aku punya secret admirer dikampus ini hehehe. “ya, Cho Ra! Sedang apa kau disini?” sapa seorang teman kampusku. “aigoo, hobi sekali kau mengagetkanku. Tidak, aku hanya mengambil barang-barangku saja. Ayo kita kekelas.” Jelasku sambil merangkul bahunya untuk mengajaknya pergi kekelas.

~~~~~~~

Aku menyusuri taman kampus untuk mencari seseorang yang telah memintaku untuk datang kesini di surat tadi. Ketika aku sedang duduk santai dikursi taman tiba-tiba ada seorang namja duduk disampingku tanpa permisi. ‘ommo, bukankah dia sunbae yang pernah membentakku saat ospek kemarin?’ ucapku dalam hati sambil mengucek mataku untuk meyakinkan bahwa dia adalah orang itu.

“kau sudah lama menunggu disini?” tanyanya sambil tersenyum manis. Aigoo, aigoo, aigoo senyumannya sangat menawan dan melelehkan hatiku seketika. “kenapa sunbae tau kalau aku sedang menunggu seseorang disini?” tanyaku heran. “arrasseo, karena aku yang memintamu untuk menemuiku disini.” Jawabnya ringan sambil memandang sekeliling taman yang damai. “Mwo?” dengan mulut menganga tak percaya kalau namja tampan bernama Kim Kibum ini memintaku untuk bertemu dengannya. “memang ada keperluan apa sunbae ingin bertemu denganku?” lanjutku. “aku ingin meminta maaf tentang sikapku yang kasar padamu sewaktu ospek dulu.” Jelasnya. “oh, itu. Sudahlah tidak perlu meminta maaf, aku tau kalau itu memang tugasmu sebagai panitia lagipula aku juga sudah memaafkanmu.” Jelasku sambil tersenyum.

Sejak saat itu aku sering bertemu dengannya meskipun hanya sekedar ke perpustakaan saja.

http://sujufemm.files.wordpress.com/2010/12/kibum.jpg

~~~~~~~

Malam ini Kibum mengajakku pergi ke sungai Han. Hal ini sudah tidak asing lagi bagiku karena kadang dia suka mengajakku jalan-jalan jadi aku tidak punya firasat apapun. Setibanya disana aku kaget karena air mancur warna-warni meluncur dari tepi jembatan, dan yang lebih membuatku kaget adalah sepaket perlengkapan makan malam yang romantic lengkap dengan bunga mawar ditengah meja makan nan elegan dan lampu yang kerlap-kerlip menambah suasana lebih romantic. Tapi aku bingung? Dimana Kibum? Tak lama kemudian ada orang yang menyodorkan rangkaian bunga yang indah dari balik punggungku, aku mengambil bunganya dan saat aku membalikkan badanku Kibum menatapku dengan lembut dan mempersilakan aku duduk dikursi makan yang elegan itu. “kamu suka dengan kejutan dariku ini?” Tanya namja yang telah membuatku terkejut sekaligus bahagia malam ini, “ne, aku suka kejutan ini. Gomawoyo.” Jawabku sambil menebar senyuman dihadapanya. “Park Cho Ra, maukah kau menjadi yeojachingu-ku? Saranghae.” tanyanya sambil memegang tanganku diatas meja. “ne?” saat ini perasaanku kaget bercampur bahagia karena aku masih tidak percaya pria yang aku sukai saat ospek sekarang menyatakan bahwa dia mencintaiku.

“kenapa kau diam saja Cho Ra?” tanyanya menyadarkanku dari lamunanku. “ne? iya aku mau menjadi yeojacingu-mu. Nado saranghae Oppa.” Jawabku gugup karena Kibum tiba-tiba mencium kedua tanganku dengan lembut.

End of Flashback

~~~~~~~

Tidak terasa empat tahun sudah aku berpacaran dengan Kim Kibum. Tahun ini kami memutuskan untuk membawa hubungan kami ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

~~~~~~~

Ketika aku dan Kibum sedang asyik melihat-lihat pernak pernik pengantin, tiba-tiba pemilik butik itu menyapa kami ramah dari arah belakang. Dan saat kami menoleh kearahnya, aku benar-benar terkejut dan tidak percaya karena orang itu adalah KIM HEECHUL??????

Aku kaget setengah mati saat melihat wajah namja yang sudah lima tahun belakangan ini tidak pernah kutemui dan kuketahui kabarnya, namja yang dulu sangat kucintai dan kurindukan kini ada dihadapanku. Kami langsung saling memberi salam walaupun aku merasa sedikit sedih.

“ada yang bisa saya bantu tuan?” Tanya Heechul pada Kibum. “iya, kami ingin melihat koleksi busana pengantin terbaikmu karena kami akan menikah bulan depan.” Terang Kibum dengan bangga, dan aku hanya diam membiarkan Kibum saja yang menjalaskan tujuan kami kemari.

“oh baiklah, mari ikut saya keruangan koleksi saya.” Ajak Heechul ramah walaupun aku merasa dia sedikit kecewa dan kaget saat melihat kami berdua dan mendengarkan penjelasan dari Kibum. Akhirnya kami memilih busana pengantin berwarna krem pastel yang lengkap dengan mute-mute yang menambah kesan mewah pada gaun pengantinnya.

~~~~~~~

Heechul POV

“ada yang bisa saya bantu?” sapaku ramah pada klien-ku yang sedang asyik melihat koleksi pernak-pernikku. Aku kaget, dadaku sesak saat melihat wanita yang tidak lain adalah kekasihku Park Cho Ra. ‘dia bersama pria kesini? Untuk apa?’ tanyaku heran dan sedikit kecewa. Tapi aku berusaha professional saat bekerja dan menyembunyikan rasa kaget dan kecewaku. Ternyata pria itu adalah calon suaminya. Akhirnya mereka pulang dengan membawa salahsatu koleksi busana pengantin terbaikku.

~~~~~~~

Cho Ra POV

Pernikahan sudah didepan mataku. Tubuhku sudah terbalut gaun pengantin nan mewah dengan beberapa aksesoris yang membuatku terlihat lebih cantik dan anggun. Aku duduk di satu ruangan untuk menunggu mulainya acara. Tiba-tiba ada yang membuka pintu dan masuk “kau terlihat sangat cantik hari ini, beruntung sekali pria itu bisa mendapatkan istri yang cantik sepertimu. Chukae Park Cho Ra.” Ucap Heechul yang membuatku sedikit tidak nyaman. “Gomawo.” Jawabku singkat. “yasudah, aku akan mengurus acara pernikahanmu dulu.” Heechul meminta ijin keluar padaku dan aku hanya mengangguk tanpa melihat wajahnya.

Dulu aku memang sangat mencintainya, tetapi ketika dia pergi ke Paris dan tidak memberiku kabar tiba-tiba Kibum datang mengisi kekosongan hatiku. Kini aku hanya mmencintai Kibum calon suamiku. ‘mianata Heechul Oppa.’ Gumamku.

“acara pernikahan antara Kim Kibum dan Park Cho Ra akan segera dimulai. Untuk mempelai wanita dipersilakan untuk memasuki ruangan.” Ucap MC acara pernikahanku. Aku langsung menyambut Appa-ku yang akan mengantarku pada Kibum. Disana Kibum telah menungguku dengan senyum kagum melihatku. Aku berjalan menyusuri karpet merah yang membentang dan berujung dikaki Kibum. Aku sampai tepat didepan Kibum, dia menyambut tanganku dari tangan Appa-ku. Kami memulai acara sacral kami untuk menjadi sepasang suami istri.

~~~~~~~

 

Heechul POV

“acara pernikahan antara Kim Kibum dan Park Cho Ra akan segera dimulai. Untuk mempelai wanita dipersilakan untuk memasuki ruangan.” Ucap MC acara pernikahan. Setelah mendengar itu, aku tak kuasa menyaksikan pernikahan kekasihku dengan pria lain. Aku bergegas keluar ruangan dan mencari tempat yang nyaman untuk menenangkan perasaanku yang hancur ini. Akhirnya aku tiba di sungai Han, lalu aku menghentikan langkahku. ‘ini semua memang salahku! Aku yang terlalu sibuk dengan study-ku sampai-sampai aku melupakan kekasihku sendiri.’ Omelku pada diriku sendiri sambil memegang kalung bintang pemberian Cho Ra sebelum aku pergi ke Paris dulu. Mungkin dia merasa lelah menungguku tanpa kabar dariku selama beberapa tahun. Ini wajar, aku memang pantas mendapatkan ini. Dia kini sudah bahagia dan memilih pria itu sebagai suaminya. Selamat tinggal Park Cho Ra semoga kau bahagia dengan pilihanmu. Aku melihat lagi kalung perak berbentuk bintang yang berkilauan dengan beberapa butir permata dan bertuliskan nama Park Cho Ra dan Kim Heechul, aku melemparnya kesungai sampai perlahan kalung itu tenggelam dan hilang dari pandanganku. Mungkin dengan membuang benda itu aku bisa melupakan kenangan pahit ini dan memulai kehidupanku yang baru.

~THE END~

12 thoughts on “He’s Not my Soulmate

  1. nyesek bacanya thor T^T
    tapi daebak kok ff-nyaa..
    kalo ichul g bsa ma park cho ra ma aq ajaaa :D *ngarep*#plakk
    oh ya ada typo dikit thor waktu ngirim email.
    kan katanya ke paris lha ngapain ngomongin italy :( paris kan ibu kota perancis atuh thor
    kwkwkw tapi selain itu udah bgus kok thor :D
    d tunggu sequelnyaa

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s