Moon And Star

Title :Moon And Star

Author : Chibi Nai

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Heechul, Henry Lau, Im Yoon-Ah,

Rating : General

Genre : Romance

Length : One Shoot

Disini aku make Kyuhyun POV yaa. Leave your comment. Happy Reading Guys ^^

—————————————————————————————————–

Dimalam hari aku Henry dan Heechul melewati gelapnya jalanan di terowongan yang mengingatkan aku pada sesuatu hal.

Ntah itu apa, tapi aku tidak bisa mengingatnya. Mungkin kejadian itu sudah lama jadi aku susah untuk mengingatnya. Heechul yang berada di depan menoleh kebelakang dan melihatku dengan muka yang aneh. Dia terkejut melihat aku yang juga melihatnya dan ia kembali ke posisi duduknya semula.

“ini dimana ya ?” tanyaku kepada 2 namja yang diam itu.

“ kita dijalan” kata Heechul. Aku menghembuskan nafasku

“ ntah kenapa aku agak sedikit aneh dengan tempat ini. Apakah kau mengetahuinya? Aku sedikit susah mengingat semua memori lamaku semenjak aku kehilangan setengah ingatanku” kataku bertanya kepada mereka yang masih diam tanpa kata. Yaa, aku pernah kehilangan setengah dari ingatanku. 10 bulan yang lalu aku mengalami kecelakaan yang membuat sebagian masa indahku hilang begitu saja.

Aku merasa lama sekali berjalan di terowongan ini. Aku melihat didepan seperti tidak ada ujungnya. Aku menoleh kearah kaca jendelaku dan melihat seorang yeoja cantik yang berdiri diam disana.

Aku menyuruh  Henry untuk berhenti, karena aku tidak tega melihat seorang yeoja sendirian di tengah malam seperti ini. Henry memberentikan mobilnya 10 m dari tempat yeoja yang aku lihat tadi.

Tapi setelah ku tengok kebelakang dan ingin menghampirinya ternyata yeoja itu sudah tidak ada lagi. Aku bingung dengan kejadian itu, dimanakah dia ?? apa dia sudah pergi?? Tapi kenapa begitu cepat?? Tapi dikejauhan aku melihat mobil yang menuju arah berlawanan dengan mobilku.

“ Ehh Kyu, mana?? Tidak ada yeoja disini.” Kata heechul kepadaku. Aku berbalik dan menyuruh Henry untuk terus melanjutkan perjalanan “ Jalan saja. Mungkin aku sedang mengantuk” kataku.

Henry pun langsung melajukan mobilnya. Didalam benakku, aku masih bertanya-tanya apa aku salah llihat?? Spertinya tidak karena dia benar-benar ada di tempat itu. Tapi kenapa dia hilang begitu saja ?? ohh mungkin saja mobil yang aku lihat tadi adalah mobil yang dia tunggu. Yaa mungkin saja.

—————————————————————————————————————-

Di pagi hari ibu sudah memarahiku karena aku tidak juga beranjak dari tempat tidur. Yang aku lakukan hanya mengutak-atik handphone ku dan mendengarkan  ipod.

“ Daripada kau  bermalas-malasan lebih baik kau bereskan saja lemarimu itu. Sudah lama sekali rak itu tidak dibereskan” kata ibu kepadaku “ ne omma” kataku kepadanya.

Aku beranjak dari tempat tidur dan mulai membereskan rak buku itu. Pada saat aku membereskan rak itu, aku menemukan sebuah buku. Dan buku itu bertuliskan namaku . “ Ini punyaku?” tanyaku kepada diriku sendiri. Kubuka buku itu, didalamnya ada beberapa kertas foto.

Kulihat ternyata itu foto seorang yeoja yang sangat cantik. Siapakah dia ? apakah aku mengenalnya? Dibalik foto tertulis “My Shining Star . aku beranjak pergi menemui ibu.

Aku bertanya kepadanya “ omma, apa kau mengetahui yeoja ini?. Aku mendapatkan foto ini dari buku yang bertuliskan namaku. Apakah aku mempunyai hubungan dengan dia ?” tanyaku kepada ibuku. Dilihat dari wajahnya dia tampak bingung. Seperti sedang mencari jawaban yang tepat untukku. “ omma tidak kenal dengannya. Sudah jangan dipermasalahkan lagi. Lanjutkan saja beres-beres dikamarmu” kata ibu menyuruhku pergi.

….

Aku sudah selesai membereskan rakku yang benar-benar sudah lama tidak terurus. Aku duduk di tempat tidur dan melihat foto yang kutemukan tadi. Kulihat wajah yeoja cantik ini. Kulihat foto itu dengan tatapan yang sangat dalam. Mengapa begitu cantik yeoja satu ini? Matanya, hidungnya, sangat begitu sempurna. Aku melihat foto yang lain yg ada dibuku bertuliskan namaku. Semua foto itu bergambar yeoja cantik ini. Kubalik salah satu fotonya yang sedang duduk ditaman yang hijau. Bertuliskan “Im Yoon-Ah. Im yoon-ah? Apakah itu namanya? Nama yang sangat pas dengan wajahnya.

Shining star~like a little diamond~makes me love ~ Teleponku berdering. “ Yeoboseo” . “ Yaaa, Kyuhyun-ssi dimana kau? Mau pergi bersama kami” aku bingung siapakah namja satu ini. Karena namanya tidak ada di kontakku. Tapi kudengar dari suaranya dan cara bicara sepertinya itu Henry. “ Yaa Henry. Nomor barumu kah ? aku sedang dirumah memangnya kau ingin mengajakku kemana?” tanyaku kepadanya “Ne. Ini nomor baruku. Heechul ingin mentraktir kita makan. Aku jemput kau dirumah ya?” kata Henry diujung sana “ baiklah kutunggu”.

Kututup telepon Henry dan mengganti nomornya yang lama dengan nomor ini. Aku mengambil baju bergambar  Chibi Boyband Korea “Super Junior” favoritku. Kulihat foto itu lagi. Yaa aku ingin sekali menunjukkan foto ini kepada temanku. Kumasukkan foto itu ke dalam tasku dan menuju keluar menunggu Henry menjemput.

—————————————————————————————————————-

Sesampainya aku di restoran di tengah-tengah Seoul, aku hanya memesan minuman saja. Karena aku sangat tidak nafsu untuk makan. Aku mengambil foto yeoja yang bernama Im Yoon-Ah dan memperlihatkan kepada Henry dan Heechul. “ Hey, aku tadi menemukan foto ini dari bukuku. Apakah kalian mengetahuinya?” Henry dan Heechul melihat foto itu. Heechul yang sedang meneguk  jus strawberry jadi tersedak melihat foto itu.

Dan Henry hanya diam dengan muka yang sedikit aneh. “ada apa? Apa kalian mengetahuinya” tanyaku kepada mereka. Mereka saling bertatapan. Dan melihat foto itu lagi “ Yaaa. Apa kalian mengetahuinya? Kau heechul kenapa kau sampai tersedak seperti itu” tanyaku kepadanya. “ ohh aku hanya terpesona saja melihat yeoja ini. She’s so beautiful” katanya sambil tersenyum. Akupun ikut tersenyum mendengar jawaban Heechul.

“ yaa dia sangat cantik. Jadi apa kalian tidak tau siapa dia?”. Henry menggelengkan kepala. Begitu juga Heechul. Tapi dari raut muka mereka, aku tidak yakin jika mereka tidak mengetahui siapa yeoja ini. Mereka pasti mengetahuinya. Tapi mereka takut untuk bilang kepadaku. “ Tolong jawab jujur siapakah dia? Apa hubungannya denganku? Jika tidak ada, mengapa foto ini ada dirumahku? Untuk apa aku menyimpan foto orang yang tidak ku kenal” mereka masih diam saja dan tidak menjawab pertanyaanku. “ Kita sudah berteman lama kenapa kalian tidak menjawab haaaa !” aku berteriak membuat semua restoran melihatku. Aku memutuskan untuk pergi pulang ke rumah. Karena berada disini juga tidak membuat aku mengetahui siapa yeoja ini.

—————————————————————————————————————-

Aku masih belum mengerti tentang keberadaan foto ini. Tidak mungkin foto ini berada di bukuku jika aku tidak ada hubungan apa-apa dengan yeoja ini. Ibu, Henry dan Heechul pun pura-pura tidak tau. Ahh sudahlah daripada aku menunggu jawaban dari mereka, lebih baik aku mencari tau sendiri. Kuambil sisa foto yg masih ada di atas meja. Kulihat satu per satu. Aku berhenti pada satu foto yeoja itu sedang memakai baju sekolah. Sekolah apa ini ? kulihat tanda pengenal sekolahnya kurang jelas. Akhirnya ku buka laptop ku dan meng-scan fotonya. Ku zoom bagian tanda pengenal sekolah yang ada dibaju yeoja itu. “Gyo Heng Suk School”. Gyo Heng Suk? Aku pun mencari di internet alamat sekolah itu. Karena sekolah itu sangat asing ditelingaku. Yaa akhirnya aku mendapatkannya. Ternyata sekolah itu ada di Busan. Ku catat alamat sekolahnya dan berencana sore nanti akan pergi kesana. Ku masukkan semua barang yang kuperlukan di dalam tas ransel ku. Dan pasti aku tidak akan lupa membaawa foto-foto yeoja itu. Aku akan pergi tanpa sepengetahuan Ibu. Karena dia tau dia pasti tidak akan memperbolehkanku.

—————————————————————————————————————-

Sampai di Busan sudah malam. Karena tadi aku ketinggalan kereta jam 16.00 . ternyata aku dapat kereta jam 18.00 sampai di Busan jam 20.00. tidak mungkin aku pergi kesekolah itu. Karena tidak enak bertamu pada malam hari. Kuputuskan untuk pergi pagi-pagi besok.

….

Keesokan harinya tepat pukul 7.00 pagi aku langsung bergegas  menaiki bus menuju Gyo Heng Suk. Sesampainya disana, aku melihat sekolah itu sangat modern sekali. Gedungnya tinggi dan tersusun rapi. Aku mencari ruang informasi disana. “ Permisi, saya ingin bertemu dengan yeoja ini? Apakah disini ada murid seperti dia? Namanya Im Yoon-Ah” kataku sambil menyodorkan foto kepada bagian informasi.  “ Melihat dari foto ini sepertinya ini murid lama dan sudah lulus. Karena dia memakai seragam yang lama.” Katanya kepadaku. “ Boleh kau carikan biodata lengkapnya. Termasuk alamatnya juga. Pasti sekolah ini punya arsip biodata dari Im Yoon-Ah.” Pintaku kepada wanita yang kira-kira umurnya sekitar 32 tahun. “ baiklah aku akan bawa foto ini keruang TU untuk mengecek ya. Kau tunggu saja disana” katanya sambil menunjuk bangku yang berada di taman. “ oh baiklah saya tunggu disana” aku langsung pergi menuju bangku di tengah-tengah taman yang hijau. Hawa udara disitu sangat sejuk sekali. Aku mengambil handphone ku yang dari kemarin tidak ku aktifkan. Kuputuskan untuk tidak mengaktifkan handphoneku selama aku di Busan. Karena pasti ibu akan menelponku dan menyuruhku pulang.

15 menit kemudian bagian informasi memanggilku. “ Ini biodatanya. Kami hanya bisa memberikan nama, Tempat tanggal lahir dan tahun lulusnya saja. Karena alamat murid  sangat kami privasikan.” Aku meminta kepada yeoja itu untuk memberikan alamatnya. Tapi dia menolak karena takut aku melakukan yang tidak benar dengan alamat itu. “ Tidak, aku hanya mencari dia saja. Ehmm dia sepupuku” kataku sedikit berbohong kepadanya. Mendengar bahwa dia sepupuku yeoja itupun memberikan alamat Im Yoon-Ah kepadaku dan tidak bertanggung  jawab jika terjadi apa-apa. “ Kansahamnida ” kataku kepadanya.

Aku langsung meninggalkan ruang informasi dan melihat alamatnya. Yaaa ternyata alamatnya berada di suatu desa. Bagaimana aku pergi kesana? Aku kembali ke bagian informasi dan bertanya lagi “ Aku pergi kesini bagaimana caranya?”. Yeoja itu terkejut melihat aku tiba-tiba di depannya. “ ehmm kau hanya perlu menaiki bus. Kau pergi saja ke stasiun. Dan tanya sama petugasnya jam berada ada bus menuju desa ini. Jangan lupa kau bertanya kepada orang-orang jika kau sudah di bus” katanya. Aku pun berterima kasih  kepadanya dan bergegas pergi ke stasiun.

—————————————————————————————————————-

Sampainya aku di desa yang masih sangat alami ini. Rumah-rumahnya pun terlihat sangat sederhana. Aku bertanya alamat ini kepada penduduk yang kebetulan lewat. Mereka menunjukkan tempatnya. Dan ternyata tempatnya itu masih jauh sekali dan tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki.Tapi ternyata warga yang kutanyakan alamat ini mau mengantarkan aku memakai motornya.

Akhirnya aku sampai di rumah yang aku tuju, rumah itu kecil tapi terlihat rapi dan bersih. Udaranya juga sangat sejuk disana. Aku menuju pintu rumah itu. Kuketuk dan tak lama seorang ibu separuh baya kira-kira seumuran ibuku membukakan pintu.

Ibu itu tampak terkejut melihatku berada di depan rumahnya. “Permisi, eh apa benar ini rumah dari Im Yoon-Ah?” . “ Iya benar. Saya ibunya. kamu… kamu Cho Kyuhyun ?” aku kaget, ternyata dia sudah tau dengan namaku. Aku mengangguk dan kulihat muka ibu itu sudah berubah menjadi merah. Seperti marah kepadaku. Dia mendekatiku lalu memukul pundakku memakai buku yang ia pegang.

“ YAAAA… KAU APAKAN ANAKKU ??? SALAH ANAKKU APA HAAAA???!!!!”  kata ibu paruh baya berteriak sambil memukulku. Aku bingung mengapa ibu ini memukulku dan berkata seperti itu. Sangat sakit sekali pukulan ibu ini. Kurasakan ada yang menarik tubuhku mencoba melepaskanku dari pukulan. “ omma. Jangan ! lepaskan!” kata seorang laki-laki. Aku tidak tau hubungan ibu ini dan juga laki-laki yang menolongku.

“ YAAA !! KENAPA KAU ??? KENAPA KAU MEMBELA ORANG YANG TELAH MEMBUNUH ANAK KITA !!! “ membunuh ?? aku pembunuh??. “ omma, tolong diam dulu. Kyuhyun-ssi kita pulang saja” kata laki-laki itu menggenggam tanganku dan menyuruhku keluar. Ku lepaskan genggaman tangannya. Dan kembali kerumah itu lagi.

“ Ibu, sebenarnya apa yang terjadi?? Siapa Im Yoon-Ah?? Kenapa kau tuduh aku yang telah membunuh anakmu??” kataku. Aku mulai merasakan air mataku jatuh di pipi. “ Oh jadi kau sudah lupa dengan dosamu itu. KAU TIDAK INGAT LAGI DIAA???? KAU SUDAH MELUPAKAN DOS…” . “ YAAA!  AKU LUPA INGATAN. AKU TIDAK INGAT SEMUANYA!!”

aku memotong pembicaraan ibu ini. Karena aku tak tahan mendengar teriakannya dan terus menuduhku. Aku terdiam menangis di hadapan ibu ini yang terlihat kaget mendengar omonganku ini. Entah kenapa aku merasakan sakit di kepalaku. Seperti ada yang menusuk. Kupegang kepalaku untuk meringankan rasa sakit. Tetapi tidak bisa. Sakit itu makin menjadi. Aku berteriak karena tidak bisa menahan sakit ini. Lama-kelamaan badanku terasa lemas, aku terjatuh. “ Kyuhyun-ssi??” hanya kata-kata itu yang terakhir kudengar

—————————————————————————————————————-

Kubuka mataku pelan-pelan. Yang pertama kulihat adalah birunya langit. Aku bangun dari tidurku, dan kulihat sekelilingnya. Dimanakah aku ? Rumput yang hijau, hawa yang sejuk dan burung riang berkicau. Aku sangat menikmati pemandangan di tempat ini. Pada saat kemudian aku terkejut. Mataku ditutup oleh tangan seseorang yang aku tidak tau itu siapa.

“yaa siapakah ini ?” kupegang tangannya yg begitu halus. “ baaa ! hahaha” sesosok perempuan cantik. “ Yaa yoon-ah “ kataku langsung memeluknya. Sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan yeoja cantik ini. “ Hai. Long time no see. Kemana saja kau? Aku sudah lama tidak melihatmu” tanyanya sambil beranjak duduk disampingku. “ Yaa! Malahan kutanya kau. Kemanakah kau selama ini? Aku sangat merindukanmu yeojachingu ku” katanya tersenyum kepadanya.

“ Aniyo aku tidak kemana-kemana. Aku hanya pergi sebentar. Dan aku kembali kesini untuk kamu” aku bingung dengan maksud perkataan Yoon-ah. “ Wae? Untukku” tanyaku kepadanya. “ Ne. untukmu . Sudah daripada kita diam disini saja bagaimana kalau kita ke danau itu saja. Disana begitu indah” katanya sambil menarik tanganku menuju danau yang tidak jauh dari tempatku tadi.

Aku sangat gembira sekali berada disini bersama orang yang aku cintai. Sudah lama tidak bersamanya. Sekarang aku bisa merasakan keindahan dan kenyamanan berada didekatnya. Setalah asyik bermain di danau aku duduk di tepi dananu bersama Yoon-ah. “Yoon-ah jangan tinggalkan aku lagi? aku tidak bisa hidup tanpamu.” Kataku kepadanya. Dia menatapku dan berkata “ Kyuhyun, kita bagaikan bulan dan bintang. Kau bulan dan aku bintang. Kita tidak akan pernah terpisahkan walaupun jarak kita jauh. Kita akan terus bersama selamanya. kita juga akan pergi bersama. Itulah kenapa aku bertemu denganmu. Karena aku ingin menjemputmu ikut denganku.” Aku terkejut mendengar perkataanya. Apa maksudnya ?

————————————————————————————————————–

“ Kyuhyun-ah kau sudah bangun” suara itu seperti suara Heechul, pelan-pelan kubuka mataku dan melihat heechul ada didepanku. “ kyuhyun-ah. Kau sudah sadar” aku melihat sekeliling ruangan. Tampak seperti di ruang rawat rumah sakit.

“ Dimana aku ?” tanyaku kepada Heechul. “ Kau dirumah sakit. Kemarin ada orang yang menelpon ibumu jika kau pingsan. Jauh sekali kau pingsan. Tidak ada kerjaan saja” kata Heechul menyalahkanku. Aku melihat sekeliling ruangan “ Dimana Yoon-ah ?” Heechul tampak kaget dan memutar-mutar bola matanya . “ wae ?? yoon-ah ?” Tanyanya balik kepadaku. “ Ne. Yoon-ah”. Heechul tampak bingung harus menjawab pertanyaanku. “ Aishh. Sebenarnya aku tidak mau mengatakan seperti ini. Tapi, aku harus mengatakannya sekarang” aku terdiam menunggu cerita dari Heechul.

“ Yoon-ah sudah meninggal” Wae?? Meninggal?? Apa aku tidak salah dengar?? “ Dia meninggal karena kecelakaan mobil. Dan itu dia sedang bersamamu. Dia meninggal di tempat. Sedangkan kau selamat, tapi ingatanmu hilang sebagian. Kau pernah dituduh sebagai orang yang sengaja menabrakkan mobil yang kau dan yoon-ah naiki untuk membunuhnya. Karena kau dituduh seperti itu. Ibumu berpesan kepadaku agar tidak mengingatkan tentang yoon-ah kepadamu. Sebenarnya bukan kau yang membunuhnya. Tapi ada orang yang sengaja ingin membunuh yoon-ah.

Tapi orang itu tidak tau bahwa kau ada bersamanya. Orang itu sudah ditangkap 2 bulan yang lalu. Tapi ntah kenapa ibu yoon-ah masih tetep kekeh mengatakan bahwa kau yang mebunuhnya” disaat itu aku menangis. Aku tidak bisa menahan semua ini. Air mataku jatuh perlahan-lahan. “ Jadi, tadai hanya mimpi? Jadi aku pergi bersama yoon-ah di tempat tadi hanya mimpi?” aku terus menangis sampai tidak terbendung lagi. “ yaa. Masalah kau pergi dengannya aku tidak tau.

Tapi mungkin saja itu mimpi. Apa yang kau mimpikan?” Tanya Heechul kepadaku. Aku terdiam “ Heechul, mau kau antarkan aku besok ke makam yoon-ah. Aku ingin menemuinya.” Pintaku kepada Heechul. Heechul pun mengangguk dan akan mengantarkanku ke makan yoon-ah

—————————————————————————————————————

Pagi harinya, aku langsung bergegas ke makam bersama Heechul. Aku sudah boleh pulang oleh dokter karena keadaanku sudah lumayan membaik.

Di jalanan makam terdengar handphone heechul berbunyi. “Rokkugo…Rokkugo..Rokkugo. rokkugo ..wei..weii” aku  selalu terkejut mendengar ringtone panggilan Heechul. “ yoeboseo.. Ne.. ahh jinjja?? Ne araso.” Heechul menutup teleponnya. “ Yaa Kyuhyun-ah mianhae, aku harus pulang. Makam Im Yoon-ah ada didekat pohon itu. Kau cari saja namanya. mianhae.” Kata heechul. “ Ne, tidak apa-apa. Kau naik apa?” tanyaku kepada heechul. Karena kami berdua pergi hanya memakai satu mobil dan itu adalah mobilku. “ Aku bisa naik taksi. Oke bye” . “bye” kataku sambil melambaikan tangan kepada Heechul.

Aku berjalan menuju pohon yang ditunjukkan oleh Heechul tadi. Aku mencari nisan yang bernama Im Yoon-ah. Di barisan ke 2 aku menemukannya. Aku mendekati makam itu dan menaburkan bunga yang ku beli sebelum pergi kemakam. Bunga lily kesukaannya.

“ Hai yoon-ah. Ternyata kau sudah menjadi seperti ini. Kenapa kau pergi dariku ? katanya aku dan kamu bagaikan bulan dan bintang yang tidak akan pernah terpisahkan. Tapi mengapa kau pergi meninggalkan begitu saja?” aku diam sejenak. Berfikir tentang mimpi tadi malam. “ aku sekarang mengerti maksudmu di mimpi ku semalam. Kau ingin pergi bersamaku kah? Aku bersedia akan pergi bersamamu yeojachinguku” kataku tersenyum menghadap makam yeoja yang paling kucintai. Aku bergegas pergi meninggalkan makam dan pulang kerumah.

—————————————————————————————————————

Diperjalanan pulang aku menyetir mobilku sendiri. Jika ada Heechul aku akan menyuruhnya untuk menyetir karena keadaanku masih lemas . Tapi mau diapakan lagi. Sekitar 1 km aku berjalan, aku merasa ngantuk sekali. Di pinggir jalan tidak ada tempat peristirahatan sama sekali. Aku harus menahan kantuk  ini. Aku harus pulang kerumah dengan keadaan baik-baik saja. Tapi sepertinya aku tidak bisa menahan rasa kantuk ini sama sekali. Lama-kelamaan aku menutup mataku. Setelah aku sadari bahwa aku tertidur, cepat-cepat kubuka mataku, dan kulihat tiang listrik sudah ada didepan mobilku. Aku membanting stir kearah menjauhi tiang itu. “ Untung saja” tapi ternyata aku terlalu jauh membanting stir sehingga aku sudah berada dijalur yang berlawanan dari jalur mobilku. Alhasil truk yang berada di jalan itu sekarang tepat berada di mobilku. !!!!!!!!!!!!!!!!!

————————————————————————————————————–

Heechul Twitter Update :

@Heedictator : Chingu, mungkin benar katamu. Dia datang untuk menjemputmu. Dan benar apa yang dia katakan. Kau dan dia bagaikan bulan dan bintang yang tidak akan pernah terpisahkan. Selamat jalan teman. Semoga kau dan dia tenang disana. R.I.P Cho Kyuhyun.

THE END

Sekian ffnya J . Maaf kalo sedikit gaje. Harap maklum kalo ada kekurangan karena ini ff pertama J

4 thoughts on “Moon And Star

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s