my wedding [Jealous oh Jealous!]

Haloooo ada yang olab liat saya lagi? hari ini saya emang posting dua ff.. kenapa? karena ada beberapa yang nanyain FF abal saya *sujud syukur* dan berhubung saya sibuk jadi jarang bisa ol PC, selamat membaca ni ff abal (==)v

Kyuhyun pov

Aku mengerjapkan mata perlahan lalu melirik jam, err.. jam delapan pagi? Aissh~ badanku rasanya benar-benar pegal semua! Aku berbalik menghadap Chaejin. Ck! Bagaimana bisa dia tidur membelakangiku hah? Dengan perlahan aku mengecup bahunya yang sedang membelakangiku lalu memeluknya dari belakang.

Sekarang, jika habis melakukan ‘this’ and ‘that’ Chaejin pasti langsung memakai piyamaku. Membiarkanku tidur hanya dengan celana pendek aissh~ tapi itu lebih baik, setidaknya jika aku bangun duluan dan melihat tubuhnya masih err.. polos, dia tidak akan berani menatapku selama dua hari. Padahal aku setuju dengan pernyataan HyukJae hyung, ‘semahal, sebagus dan seindah apapun pakaian, yang lebih indah itu justru ketika seseorang tidak mengenakan apapun’.

Jangan tatap aku seolah-olah aku ini pria mesum, setidaknya pendapat itu hanya aku tujukan untuk istriku kan? Aaaah aku sangat mencintainya! Aku memperat pelukanku di pinggangnya.

Chaejin menggeliat, aku tahu dia agak tidak nyaman jika pinggangnya di sentuh. Ck! Sensitive sekali sih. (–.–)

“Kyuu.. lepaskan lenganmu! ini geli kau tahu? Aissh~”

“…”

“Aku tahu kau sudah bangun bodoh! Cepat menyingkir, aku ada kuliah jam  setengah 10 pagi!”

“Bagaimana kau tahu aku sudah bangun?”

“Karena kau bodoh! Menyingkir dari tubuhku atau kau kelaparan hari ini!”

Aissh~ tidak elit sekali mengancam dengan menggunakan makanan? dia ini polos atau bodoh? kurasa keduanya tapi.. aku mencintainya! Sebenarnya aku lebih suka melanjutkan sesuatu yang baru saja kami lakukan tadi malam. Baiklah, aku melepaskan pelukanku lalu memeluk guling.

Dengan cepat Chaejin mengambil handuk dan pakaiannya lalu masuk ke kamar mandi, lihat tampang shock-nya saat melihat jam. Aigo aigo~

dddrtt..ddrrrt..

Ponsel Chaejin. Kurasa ada pesan masuk, lihat tidak ya? Aku bukan tipe orang yang mengganggu privasi orang lain, tapi ini kan ponsel istriku hohoho~ baiklah tidak akan aku baca, tapi intip sedikit siapa pengirimnya tidak apa-apa kan?

Aku meraih ponsel Chaejin. Lee Jonghyun. Sial! dia itu tahu Chaejin sudah menikah kan? tapi masih saja mengganggu istri orang. Apa aku cemburu? terhadap namja ini, harus kuakui lebih dari cemburu karena aku tahu dia menyukai istriku!

Kenapa aku tahu? karena aku dan dia sama-sama namja, terlebih aku pintar, tidak seperti si bodoh itu yang tidak pernah peka. Cih! Okey, aku tidak tahan untuk tidak membaca isi pesannya.

                from: Lee Jonghyun

                Chaejin-ah, aku tunggu di kampus! Jangan lupa bawa contoh makalahnya, okey?

Kurasa itu hanya alasan saja untuk menemui Chaejin-ku. Benar kan? Aissh~ bodoh! Aku melihat pesan JOnghyun sebelumnya. Ige mwoya??

                from: Lee Jonghyun

               Happy birthday! Semoga kau selalu bahagia Lee Chaejin <3

Beraninya namja sialan itu mengirimi Chaejin pesan seperti ini. Bahkan aku pun tidak pernah mengirimi Chaejin pesan menggunakan tanda hati seperti ini. Apa maksudnya hah? Ck! Sialan! Benar-benar membuat mood-ku jelek!

***

Chaejin pov

Aku benar-benar kaget melihat jam, aku bisa telat ke kampus. Aissh~ aku memakai pakaianku baru keluar dari ke kamar mandi. Omo~ badanku agak pegal-pegal. Kali ini, leherku bersih! Aku sudah mewanti-wanti bocah itu agar tidak meninggalkan sesuatu di leherku karena aku harus kuliah HAHAHA~

Aku lihat Kyuhyun duduk dengan muka masam di pinngir kasur sambil memegang.. ponselku? Omo! Pasti dia melihat sesuatu yang tidak seharusnya dia lihat, okey.. bukan hal yang penting tapi mengingat sifatnya yang sangat zzzz kekanakan. Dia pasti marah-marah.

“Chaejin-ah, sudah kubilang berapa kali padamu kalau si Jonghyun itu menyukaimu? kenapa kau itu sangat bodoh dan tidak peka hah?”

Bingo! Sesuai dugaanku.

“Dia hanya teman kuliahku Cho Kyuhyun, lagipula bukannya bagus dia menyukaiku? memangnya kau suka melihatku dibenci orang hah?”, tanyaku sambil memasukan beberapa barang ke dalam tasku.

“Jangan terlalu dekat dengannya Lee Chaejin! Aku tidak suka!”

“Dia teman satu kelompokku Cho Kyuhyun!”

“Memangnya kau tidak punya teman lain hah? menyedihkan!”

“Aissh~ ini dipilih secara acak! Memangnya apa yang membuatmu cemburu hah?”

“Aku. tidak. cemburu!”

“Lalu apa yang membuatmu marah? kau ini seperti wanita sedang PMS!”

“Kau ini keras kepala sekali sih!! DIA ITU MENYUKAIMU LEBIH DARI TEMAN KAU TAHU?”

PRAK!

Satu detik.

Dua detik.

Tiga detik.

MWORAGO?? Dia.. Dia membanting ponselku sampai tidak berwujud d-di lantai? HUAAAAAAA~ Cho Kyuhyun! Mati kau!!

“Po..ponselkuuuuu~ Yak.. k-KAU!”

Kyuhyun menatapku datar lalu pergi meninggalkanku sendiri ke kemar mandi dan membanting pintunya. Bocah menyebalkaaaaaaaaaaaaan!!!! Kalau ada PSP-nya di depan mataku, tidak menunggu satu detik aku akan menghancurkan benda itu!

“CHO KYUHYUUUUN!!!!”

***

“Jadi ponselmu hancur?”, tanya Rae eonni sambil menaruh sepiring biskuit diatas meja. Aku mengangguk lemah. Ujung-ujungnya aku tidak mood kuliah, aku tadi jalan-jalan sampai sore lalu disinilah aku sekarang, numpang istirahat di apartemen Rae eonni dan Hyuk oppa. Kurasa mereka tidak keberatan menampung adik mereka tersayang ini sehari disini.

“Kau tahu eonni? dia membantingnya dengan segenap jiwanya kurasa dan tidak ada rasa prike-elektronikan sedikitpun! Sial! Menyebalkan! Bodoh! Aaaah tidakkah dia tahu disana ada banyak nomor penting! eotteohke? dasar bocah!”

“Kurasa dia benar-benar marah.. tapi kalau dia bocah kau apa? bayi? hahaha~ memangnya dia marah karena apa?”

“Dia marah membaca pesan Jonghyun di ponselku sepertinya!”

“Jonghyun temanmu yang tampan?”, Aku mengangguk. Hey, Jonghyun memang tampan kan?

“Sudahlah.. jangan bertengkar terus dan buatlah anak! Aku benar-benar ingin keponakan dari kalian..”, lanjut Rae eonni. Aissh~ lagi-lagi soal itu. Kalau dipikir-pikir ini konyol! Aku jadi ingat, baru tadi malam aku dan dia.. ah okey, tidak usah dibahas! Cih!

“Jangan bicarakan itu eonni! Err.. aku boleh menginap kan? Ayolaaah.. dan kalau si babi itu mencari kemari atau menelepon jangan beri tahu aku disini! Mengerti?”

“Kau sedang meminta tolong atau memerintahku hah? mana kata ajaibnya?”

Aissh orang ini.. benar-benar! aku menghela nafas berat.

“Eonni cantik, tolong.. bisakah kau bantu aku? Jika ada Cho Kyuhyun, si babi menyebalkan itu kemari atau menelepon, jangan beri tahu aku disini, maaf merepotkan. Terima kasih! Aissh~”

“Neeee~ aku akan beritahu monkey tampanku juga! Tapi ngomong-ngomong kau tidur dimana? disini hanya ada dua kamar, tidak apa kau tidur dengan EunJun?”

“Tidak apa-apa! Eonni.. saranghaeee~”

“Eomma~~ aku lapaaar!”

Suara itu. Keponakan-ku tersayang yang sangat tampan dan pintar serta agak waras! Hahahaha aku rindu pada keponakanku yang satu ini! Rae eonni langsung bergegas menyiapkan makan malam. Semoga aku tidak keracunan, mengingat kemampuan masaknya sebelas duabelas denganku. Tapi yaa.. kuakui dia lebih baik. (=,=)v

“Annyeong ahjum–”

“Noona!”, ralatku.

“Ne, annyeong noona!”, Aku tersenyum lalu mengacak-acak rambutnya gemas. Dia sangat lucu kan? Aku bersyukur dia agak waras, tidak seperti –ehem– kedua orang tuanya yang.. yah, tidak usah aku ceritakan lagi.

“Kau darimana pulang jam segini?”

“Aku habis bermain di apartemen Taeminnie, apakah Hyung tidak kemari? aku ingin bermain games bersama Kyuhyun hyung!”, tanyanya.

“Aissh~ dia tidak akan datang dan jangan panggil dia hyung, kau bisa panggil dia ahjussi jelek! atau ahjussi pemarah itu terserah kau! bagaimana?”

“Kalian sedang bertengkar ya? seperti anak kecil!”

JLEB! Kalian tahu? mendapat pertanyaan dan pernyataan seperti itu dari anak kecil rasanya seperti dijatuhkan dari tebing tinggi lalu masuk ke dalam sungai amazon berisi ikan piranha atau tenggelam di dalam segitiga bermuda! Okey, itu berlebihan, tapi aku tidak bohong! rasanya benar-benar tidak enak!

“Anio.. oh iya, apakah eomma dan appa-mu juga suka bertengkar?”, tanyaku agak berbisik sambil merangkul bahunya.

“Ne, tapi akhir-akhir ini sepertinya sering bertengkar karena eomma suka berteriak di kamar, padahal eomma dan appa janji memberiku adik kecil!”, ucap EunJun dengan raut muka sedih, tapi entah kenapa aku mengartikan ceritanya ini dengan err.. pandangan lain! Aigoo aku jadi berpikir yang tidak-tidak kan?

“Noona, segelah berbaikan dengan ahjussi dan kau saja yang beri aku adik kecil, bagaimana?”

“M-mwo? hahaha kau ini bicara apa EunJun-ah.. kan.. kan ada MinJi! ha ha ha”, aku jadi ingat anak Seara dan Sungmin oppa. Aduh aduh entah untuk kesekian kalinya.. aku bertanya, apa dia keponakanku yang berumur enam tahun??

—–

Apakah tadi malam Kyuhyun sudah makan malam? Apa dia mencariku? Apa dia mengkhawatirkan aku? Sekarang dia sudah bangun belum ya? Astaga Lee Chaejiiin~ baik sekali kau datang untuk memasakannya sarapan. Err.. tapi sekalian juga sih, aku harus mengambil makalah yang harusnya kemarin aku berikan pada Jonghyun. Pintu lift terbuka.

Aku melirik jam, jam 08.49 aissh~ gara-gara kesal, aku lupa membawanya kemarin dan tidak kuliah karena sudah pasti tidak akan konsentrasi! Ponselku apa kabar? aku menaruhnya di laci. Aissh~ kalau ingat itu aku jadi kesal lagi kan? Cih!

Dengan cepat aku menekan angka-angka yang sudah kuhafal diluar kepala untuk membuka pintu apartemen.

Eh, sepatu siapa ini? dan perlu dicatat! ini sepatu perempuan. Aku masuk ke ruang tamu dan melihat sesosok wanita yang maaf, menurutku agak tidak waras sedang memasak didapur. Kenapa aku menyebutnya tidak waras? Heeey, aku tidak lupa bagaimana dengan ganasnya dia menyerangku di dalam lift. Sialan!

“Sedang apa kau disini?”, tanyaku sinis.

“Kau tidak lihat? aku sedang masak untuk suami-mu, oh iya.. dia sedang mandi sepertinya dia sangat lelah karena semalam, kau tidak keberatan kan aku memasak untuknya kan?”, ucapnya sambil tertawa sumringah.

Kalian tahu apa yang akan kulakukan jika aku sama tidak warasnya dengan dia? Aku akan menjejalkan wajahnya itu ke wajan yang sedang dipakainya memasak. AAAAAAARGH!! Okey, Cho Kyuhyun!

Aku beranjak ke kamar lalu membanting pintunya, hey hey kenapa kasur ini berantakan? Apa Kyuhyun dan Tiffany tadi malam.. Jangan-jangan tadi malam Kyuhyun lapar, lalu dia meminta Tiffany datang untuk masak dan..

[Chaejin’s imagination]

“Tiff, maukah kau menemani aku malam ini?”, Kyuhyun menyandarkan kepalanya di bahu Tiffany.

“Dengan senang hati aku akan menemanimu Kyuhyun-ssi~”

“Kau memang baik, tidak seperti Chaejin!”

“Apa Chaejin tidak akan marah?”

“Tidak usah pedulikan dia, dia tidak akan pulang malam ini atau bahkan tidak akan kembali kesini hahaha~ mari kita nikmati malam ini berdua!”

Tangan kanan Kyuhyun mengelus pipi Tiffany, sedangkan tangan yang lainnya menyentuh leher wanita itu, mendekatkan wajahnya semakin dekat dan..

[imagination end]

Cklek! pintu kamar mandi terbuka, membuyarkan imajinasi-ku yang entahlah! Apa benar seperti itu?? Kyuhyun keluar kamar mandi, hanya dengan selembar handuk di pinggangnya. Wajahnya agak tertutup karena sedang mengeringkan rambut dengan handuk lain.

Omo! omo! Aku melihatnyaaaa~ ada bekas berah di dadanya. Huaaaaaaaaaa~ Kyuhyun bodoh! babi bodoh! bodoh!

“Uwow! kau pulang? kau mengagetkanku Chaejin-ah.. tahukah kau–”

“Jangan mendekat Cho Kyuhyun! Kau pasti kaget karena aku sudah memergokimu kan? kau menyebalkaaaaaaaan!!”

Aku melirik ke arah meja kecil, dengan cepat aku mengambil PSP-nya dan membantingnya keras.

“Kita IMPAS!”, aku mengambil makalah, lalu pergi dengan berlinang air mata? tidak akan. Itu terlihat seperti sinetron dan menjijikan, apalagi di dapur ada Tiffany, memalukan. Sebelum keluar, aku meliriknya sekilas, sudah kuduga dia tersenyum puas melihatku. Sial!

***

“Kau sedang ada masalah?”, tanya Jonghyun. Aku menggeleng. Astagaa~ mood-ku sedang tidak bagus! Aku dan Jonghyun sedang mengerjakan tugas makalah di kampus. Hanya berdua? tidak, awalnya kami bertiga dengan temanku satu lagi, Samantha, tapi dia ada urusan.

Aku melirik jam, mwo? sudah jam 6 sore? benar-benar tidak terasa. Ck! Nanti malam aku tidur dimana ya? apartemen Hyuk oppa atau Sungmin oppa ya? Oke, itu masalah gampang!

“Kau lapar? kita makan dulu bagaimana hmm?”

“Aku tidak lapar tapi aku ingin tteokbeokki yang pedas dan Soju!”

“Kau suka minum?”

“Aku hanya pernah minum dua kali dalam hidupku, percaya? hahahaha tapi aku sedang ingin hari ini!”

“Baiklah, aku akan menemanimu! Kaja!”

***

Kyuhyun pov

Aissh~ dia membanting PSP-ku lalu pergi. Apa dia marah karena Tiffany memasakan untukku? Ya, tadi pagi aku bertemu dengan Tiffany di lobi apartemen, dan dia menawarkan untuk membuatkanku sarapan. Aku tidak mungkin menolak makanan gratis kan? Lagipula aku belum makan dari semalam atau kemarin siang? (==)

Kalian tahu? Semalam aku tidur sambil duduk di apartemen Hyukjae hyung karena mengkhawatirkan dia seharian dan baru pulang tadi subuh sebelum dia bangung. Aissh~ dan sekarang dia pergi lagi? Aku sudah menelepon Rae noona, tapi katanya Chaejin tidak ada. Aku mengacak-acak rambutku frustasi!!

Aku melirik jam, sudah hampir malam dan aku tidak tahu dia dimana, dan demi apapun aku menyesal kemarin membanting ponselnya. Kalau dia sedang bersama Jonghyun bagaimana? Jangan-jangan Chaejin berpikir si Jonghyun itu lebih baik dariku? Tapi kujamin itu TIDAK MUNGKIN!

Ddddrtt..dddrrrt..

Panggilan? Nomor siapa ini? Aku tidak kenal. Chaejin?

“Chaejin-ah?”

“…”

“Kau! Kenapa dia bisa bersamamu hah? Aissh~ mwo?”

“…”

“Aku segera kesana sekarang! Awas kalau kau berani macam-macam!”

Bodoh! Dengan cepat aku mengambil mantel, dompet, dan kunci mobil. Dasar bodoh!

***

Chaejin pov

Aku mengerjapkan mataku. Omo! Pinggangku sakiiit~ rasanya seperti habis jatuh dari tempat yang tinggi. Aku membuka mataku perlahan, dimana ini? Terakhir yang aku ingat, aku sedang makan tteokbeokki bersama Jonghyun.

“Merasa baikan?”

Aku menoleh dan.. Kyuhyun datang dengan segelas susu lalu menaruhnya di atas meja. Eh, ini di apartemenku ya? Aduh, kepalaku pusing!

“Kenapa aku ada disini?”

“Tentu saja karena aku, suamimu menjemputmu pulang! Bodoh! Mana ada gadis yang mabuk ditemani pria lain hah?”

“Aku sudah bukan gadis Cho Kyuhyun!”

“kau ini benar-benar merepotkan saat sedang mabuk! Bodoh!”

“Huaaaaaaaaaa~ kenapa kau menyebalkan Cho Kyuhyun?? Yang bodoh itu kau! Kau! Eommaaa~”, Aku memukul bahunya keras. Rasanya kesal sekali jika ingat kejadia kemarin disini. Rasanya lebih kesal daripada saat ponselku dia banting. Huaaaaaaa~

“Yak! Jangan menangis seperti itu! Kau seperti bocah Aissh~ berapa umurmu hah? kau ini selalu saja membuatku merasa seperti seorang ahjussi hidung belang setelah kau mabuk! Ck!”, Kyuhyun memeluk sambil mengusap punggungku.

“Jangan salah paham, aku dan Tiffany tidak melakukan apapun! Kau itu selalu berimajinasi aneh-aneh kan! Bodoh!”

Aku melepaskan pelukannya lalu menatapnya serius. Dia tahu darimana? Astagaaa kau berulah apa saat sedang mabuk Lee Chaejin??

“K-kau tahu darimana?”

“Kau yang bilang sendiri HAHAHA~ tidak ingat? ‘Cho Kyuhyun itu hanya milikku!’ manisnyaaa~”, Kyuhyun mencubit pipiku keras. Sial! Itu memalukan!

“Err.. tapi kasurnya berantakan dan aku melihat tanda merah di dadamu Cho Kyuhyun! Kau tidak bisa membohongiku! Lagipula Tiffany bil—“

“Aku tidak membereskannya karena langsung kerja dan menemanimu tidur di apartemen HyukJae hyun dan soal bekas merah itu, bukankah kau yang membuatnya Chaejin-ku yang sadis?”

JLEB!

Demi apapun? Wajahku panas daaaaaaaan..

“Wajahmu merah Lee Chaejin HAHAHA bahkan kau lupa itu karena kau? Aku bingung kau ini polos atau bodoh! Hahahahaha~”

Bumiiiiii~ telan aku! Lautan tenggelamkan aku! Memalukaaaaan!!

“Kalau kau masih mau mentertawakanku, keluar sekarang!!”

“Kau ini pemarah sekali sih, kau masih marah karena ponselmu? Maaf.. aku sangat kesal kemarin!”

Marah? TENTU SAJA! Tapi sudah agak terobati saat aku membanting PSP-nya itu HAHAHA.. satu sama!

“Kau harus mengganti ponselku Cho Kyuhyun-ku yang bodoh!”

“Baiklah, kau juga harus mengganti PSP-ku Chaejin-ku yang sadis!”

Kyuhyun mengecup bibirku lalu tersenyum.

“Kyu, kau suamiku kan? Kau tahu? Aku tidak punya uang.. bisakah kau beri aku uang untuk mengganti PSP-mu? Hm?”, aku memamerkan senyum tiga jari HAHAHA

“Mwo? Ck! Baiklah.. asal kau berjanji tidak akan pernah mabuk dihadpan pria lain! Mengerti? Kau tidak tahu kan kalau kau mabuk, kau itu suka menggoda orang lain, untung aku cepat datang! Kalau kemarin kau menggoda Jonghyun bagaimana hah? Kalau dia tergoda bagaimana?”

Rasanya seperti sedang dimarahi oleh Appa. Ck! Sejak kapan dia cerewet seperti ini huh?

“Kau harus mengganti waktu tidurku Lee Chaejin! Aku benar-benar mengantuk sekarang, aku ingin tidur dan kau harus menemaniku! Dua hari ini aku benar-benar tidak tidur dengan nyenyak! Karena masalah aneh! Ck!”

Aku duduk bersandar dan Kyuhyun tidur dipangkuanku dengan tangannya yang melingkar dipinggangku, aish~ geli! Kyuhyun memejamkan matanya, dan aku mengelus lingkaran di bawah matanya yang memang agak gelap. Aku mengecup bibirnya singkat. Omo! Leherku! Si bodoh itu menahan leherku dan melumat bibirku perlahan lalu melepasnya.

“Kau mau menggodaku Lee Chaejin?”

“A-anio.. tidur lagi Kyu, kau butuh tidur!”

“Tapi aku sudah tergoda Chaejin-ku yang sadis! Eotteohke?”

END

Maksa? bosen? feel-nya kurang? banyak salah ketik? saya akui itu benar! HAHAHA (.___.)v *bangga?**gubrakk* well, saya mau ngucapin makasih buat cheryesung hahaha dapet ide gara-gara komen kamu kemaren, “Gimana reaksi Kyu kalau baca sms Jonghyun?” kekeke~

daaan buat para readers.. yang udah baca baik komen atau engga, gomawo ^^ kritik dan saran diterima kecuali bashing ^^v

108 thoughts on “my wedding [Jealous oh Jealous!]

  1. hahhaha..
    sm2 cemburuan…kekanak2an pula..
    smpe akhir.x bertengkar utk hal kecil..LOL..

    lnjt lg chingu..
    kpn nih mereka pux ank?

  2. omona chaejin chaejin, imajinasinya ada-ada aja deh hahaha.
    lucu liat tingkah laku mereka, as always sifat kyu yg pencemburu haha.
    nice ff ka!!!daebak, selalu bikin orang senyam senyum sendiri deh :3 ^-^

  3. wohoo ! BINGO ! =D
    Ini cemburunya impas banget. Hahaha #ngakak

    Wah? Akhirnya tuh bikin anak lagi? #astagfirr

    Keren2, ditunngu ff selanjutnya :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s