[KyuJin story] PigGyu and BigJin!

Halo apa kabar.. lagi-lagi saya bawa FF abal! Judul seperti biasa gak nyambung kayanya! (==)v tapi *mungkin* nampaknya agak panjang untuk part ini, kenapa karena biasanya saya bikin cuma 3 halaman Ms.Word ini 6 halaman loooh~ *gubrakk* Okey, err.. selamat membaca dan ini udah pasti gaje serta abal!

 

KBS building

[23 September 2011]

Chaejin POV

Aduh, ini ke.. emm tiga atau empat kalinya aku masuk backstage, apa aku senang? tidak! Aku sangat tegang, kenapa? aku takut pingsan mendadak jika bertemu dengan artis favoritku yang pastinya sangat tampan HAHAHA~ hey, bukan hal yang tidak mungkin kan? seperti saat ini misalnya, di acara Music Bank dan dan dan banyak sekali artis yang perform!

Oh ya, kenapa aku bisa disini? taraaa~ berkat name tag ini! hohohoho terima kasih untuk leader paling tampan yang sudah memberiku ini waktu itu. Ck! Aku jadi berdebar-debar, sudah hampir sebulan  aku tidak bertemu dengan Kyuhyun, tumben! padahal biasanya sih biasa saja.. apa karena bahkan saat aku ulang tahun kami tidak bertemu? catat! saat aku ulang tahun.. mirisnyaaaaa~ tapi aku tahu dia sangat sibuk belakangan ini.

Aku sekarang ada di depan pintu bertuliskan ‘Super Junior’. Tarik nafaaaaaaas… hembuskan! Okey, sekali lagi! Kenapa aku jadi tegang dan berdebar-debar mau bertemu bocah bodoh itu?? Lee Chaejin babo! babo! babo!

“Chaejin-ah, gwaenchanayo? kau merasa sesak?”

Omoooo~ aku berbalik! Aissh.. Shindong oppa benar-benar membuatku kaget! Menyebalkan!

“Ha ha ha ha ne, aku baik-baik saja..”, tunggu ada yang beda! Dia tambah kurus dan.. tampan? woooow dietnya sukses besar! (o.O)

“Mau bertemu Kyu? Kenapa tidak langsung masuk? Kenapa diam di depan pintu seperti itu? Kau bawa makanan?”

“Aissh~ kau ini cerewet sekali oppa, aku baru saja mau masuk kalau kau tidak mengagetkanku tadi! dan err.. aku tidak bawa apa-apa, mianhae!”

“Aku bercanda hohoho kaja!”

Shindong oppa membukakan pintu untukku, aduh aduh baiknyaa~ hahahaha.. eh, ternyata disini  hanya ada Sungmin dan Hyuk oppa yang sedang sibuk dengan ponselnya, Donghae oppa yang sedang asyik mendengar kan lagu dari ipod-nya, dan..

DEG!

Aduh jatungku! jantungku! eotteohke? bersikaplah wajar Lee Chaejin.. Aku memamerkan senyum tiga jari yang entahlah, apa menurut kalian bagus? tampak wajar?

“Hai bocah kuning!”, Aku memamerkan senyum tiga jariku yang amat sangat kaku pada pria berambut coklat yang sedang berjalan menghampiriku.

“Bocah kuning? berhenti menyebutku bocah kuning Lee Chaejin-ku yang sadis! Menjijkan! Kau belum lihat ketampananku di foto teaser A-Cha hah??”

“Jadi kau lebih suka aku panggil dwaeji-kyu (babikyu) atau piggy? Ckckck AH! bagaimana dengan PigGyu? aissh~ perfect!”, ucapku sambil tersenyum innocent.

“Bodoh! Ck! Kalau kau memanggilku bocah kuning, aku akan memanggimu bocah pink dan jika kau memanggilku PigGyu, aku akan memanggilmu BigJin!! Kau mau?”

“BigJin? aissh~ kenapa tidak Bijin saja?”

“Terlalu bagus untukmu!”

“Ck! Kalian ini kenapa malah bertengkar? Yak Kyu! Bukankah daritadi kau uring-uringan menunggu Lee Chaejin-mu yang sadis itu hah?”

“Hyung!”,Kyuhyun melirik Sungmin oppa, yang entah kenapa aku yakin, itu tadi adalah death glare spesial seorang Cho Kyuhyun. Kenapa? karena Sungmin oppa langsung pura-pura sibuk dengan ponselnya lagi.

Kyuhyun menatapku lagi, hey.. bagaimana ini? kenapa dia terlihat sangat tampan ya? aneh! Uwooow.. Kyuhyun memelukku! Aduh, kenapa dia memelukku disini sih? huaaaaaaaa~ malu!

“Kau tidak rindu padaku Lee Chaejin?”

“Biasa saja!”

“Ck!”

Hey, jangan tatap aku seolah-olah aku itu pembohong besar! Aku ini bukan pembohong, hanya saja terkadang disaat seperti ini akan sangat gengsi mengakui hal itu. Aissh~ memalukan! Nyaman, aku rindu harumnya yang seperti ini.

“Err.. Kyu!”

“Apa?”

“Aku.. ng, kau wangi!”, Kenapa sulit sekali mau bilang ‘Aku sangat merindukanmu!’, Aissh~ baiklah lebih bak tidak usah! (==)

“Tentu saja aku wangi.. hahaha bodoh! Sudah lama tidak bertemu sepertinya kadar kebodohanmu bertambah besar Lee Chaejin! tidak hanya itu, tubuhmu juga semakin besar! BigJin!”

Aku mendorong tubuhnya lalu memukul kepalanya keras! Sialan!

“Yak! harusnya kau itu menciumku, kenapa malah memukulku? Kau itu hobi sekali sih memukul kepalaku! Aigoo~”

Dia tidak tahu apa kalau berat badanku ini baru turun 4 kilo? Semua orang bilang aku kurus dan dia menyebutku apa tadi? besar? dia sudah bosan hidup?! Tidakkah dia tahu wanita sensitive soal berat badan? Bodoooh!

“Appo~”, rengeknya sambil mengusap kepala. Uwoooooow sejak kapan seorang Cho Kyuhyun merengek karena dipukul Lee Chaejin?? Kesannya.. centil! Kenapa tidak sekalian mengeluarkan aegyo agar aku terkena serangan jantung! (–.–)

“JInjayo? harusnya aku memukulmu lebih keras lagi supaya kepalamu kebal! Ini pasti karena sudah lama aku tidak menjitak kepalamu..”

“Kau tidak romantis!”

“Memangnya aku harus bagaimana?”

“Lupakan!”, Kyuhyun menarik tanganku untuk duduk di sofa yang ada diujung ruangan.

Aku diam. Kyuhyun diam. Kenapa jadi canggung seperti ini? hanya ada suara cekikikan Eunhyuk dan Sungmin oppa. Semoga si bodoh itu tidak membaca isi kepalaku.

“Kau sudah sehat? kemarin kau sakit kan?”, tanyanya.

“Ne, oh ya.. kau tahu Kyu? aku benar-benar terpukau saat kau bernyanyi di immortal song bersama Ahra eonni, itu benar-benar keren!! Suar–”

Kyuhyun memegang kedua bahuku, membuatku mau tidak mau menatap ke arahnya. Bocah itu membulatkan matanya. Apa-apaan sih? membuat orang kaget saja!

“Astagaaa.. pertama kali kau memujiku secara langsung Lee Chaejin! Bisa kau katakan sekali lagi?? Aku ingin merekamnya! Hyung, kalian dengar?? tadi dia memujiku! HAHAHA”

Okey, setelah hampir sebulan tidak bertemu, selain dia tampak tampan, menyebalkan, satu lagi pendapatku adalah.. dia bertambah NORAK!! Ck! apa-apaan itu hah? merekam? berlebihaaaaaaaan!! Aku mencubit pipinya keras, aissh~ eh, dia agak tembem juga sekarang hahaha~

“Oh iya, ini untukmu Lee Chaejin-ku yang sadis!”

Kyuhyun menyodorkan bungkusan kado berwarna pink. Kurasa dia amat sangat tahu kalau aku tidak suka warna pink! Babo!

“Itu hadiah ulang tahun untukmu, maaf aku tidak bisa mengucapkan langsung!”

“Gwaenchana..”, ucapku sambil membuka bungkusan err.. pink ini dan taraaa.. boneka keroppi dengan ukuran sedang. Ini sangat lucuuuuuu! Aku tidak terlalu suka boneka sejujurnya, tapi aku suka yang ini. (>.<)

“Aku susah payah mendapatkannya kau tahu? mati kau kalau terjadi apa-apa dengan boneka ini!”

“Aigooo~ kata-katamu membuatku merinding! Akhir-akhir ini kau kan sibuk, memangnya masih sempat membeli boneka seperti ini?”

“Ng.. itu, Hehehe sejujurnya Seara yang membantuku membelikan! Tapi ide ini murni ide-ku, aku yang memintanya membelikan boneka keroppi karena aku tahu kau suka hijau, kau tahu perjuanganku menyogok Park Seara agar mau membelikan ini?? Tapi.. tidak apa kan?”

Aku mengangguk, yang penting adalah dia yang memberikannya langsung untukku. Hohohoho~ aku memeluk boneka keroppi hijau ini, aissh lembutnyaaaa..

“Kalau kau rindu padaku, peluk saja.. pasti rasanya akan sama seperti memelukku!”

Cih! Belajar darimana dia kata-kata yang menggelikan seperti tadi hah? Aku tidak salah dengar?

“Perlu direkam?”, ucapnya lagi.

“Hah?”

Kyuhyun memelukku yang sedang memeluk boneka dengan agak erat. Ia memelukku beberapa menit, lalu melepas pelukannya.

“Sudah terekam?”

Aku memasang ekspresi bosan. Ck! Kekanakan sekali.

“Dan.. maaf, kurasa aku bukan kekasih yang baik untukmu, karena aku tidak punya banyak waktu untukmu, aku terlalu sibuk dan err.. kau tidak bisa mengenalkan pacarmu yang tampan ini pada teman-temanmu, tidak seperti gadis lainnya! Misalnya seperti.. berkencan! Hal yang sepertinya tidak pernah kita lakukan.”

Aku menatap Kyuhyun takjub. Sekali lagi, seorang Cho Kyuhyun berkata seperti tadi, apa aku tidak salah dengar?? Apa dia benar-benar Cho Kyuhyun? Ya Tuhaaaaan.. aku jadi merinding!

“Chaejin-ah! Kontrol wajahmu!”

Aissh~ aku menutup mulutku lalu tersenyum menatap bocah bodoh yang entah kesambet setan darimana atau baru nonton film apa? terkadang dia suka terpengaruh film-film yang baru dia tonton.

“Seara dan Hyeon Seok tahu kan? Mm.. Rae eonni juga! mereka kan teman-temanku, lagipula kau bukan barang bagus yang harus kupamerkan! Cukup aku yang menikmatinya sendiri sudah cukup!”, Aduh! Jantungku! Wajahku! Sial! Memalukaaan~

“Jadi maksudmu aku ini tidak ada bagus-bagusnya? begitu?”

“Lihat kan, siapa yang bodoh sekarang hah?”

“Tentu saja kau!”

“Kau!”

“Kau bodoh!”

“Kau Cho Kyuhyun-ku yang bodoh!”

“Kau Lee Chaejin-ku yang sadis!”

“Kau babikyu!”

“Kalian berdua sama-sama bodoh! Ck! Chaejin-ah, katanya kau baru membeli hewan peliharaan baru? Bagaimana jika Guri buatku!”, Aku dan Kyuhyun melirik ke sumber suara yang menanyakan Guri, kura-kura brazil milikku. Siapa lagi kalau bukan Yesung oppa. (–____–)

“Shireo, itu kura-kura kesayanganku!”

“Oh iya, Chaejin-ah.. bagaimana dengan perjodohan Kimchi dan Choco?”, Aku melirik Hyuk oppa. Sampai kapanpun aku tidak mau menjodohkan Kimchi-ku dengan Choco! Walaupun Choco manis, tapi pemiliknya agak-agak.. yah, tidak usah aku sebutkan!

“Kimchi sedang bahagia di rumah orang tuaku, oppa! Lagipula kasihan Kimchi-ku punya mertua sepertimu!”, Oh ya, Aku jadi ingat Kimchi. Kalian tahu? Aku punya beberapa hewan peliharaan, Ada Kimchi, anjingku yang paling manis; Guri, kura-kura brazil yang ada di apartemenku; lalu Pingko, burung parkit kecil yang sudah lama mati.

“Aku baru tahu kau membeli hewan peliharaan lagi..”

“Kau tidak update Cho Kyuhyun!”, aku melirik Kyuhyun sambil menyipitkan mata.

“Jadi, siapa nama hewan peliharaan-mu yang baru? Jajangmyeon?”, tanya Wookie oppa yang entah sejak kapan sekarang, bersama Eunhyuk, Donghae, Sungmin, Yesung oppa sudah ikut bergabung dihadapanku.

“Namanyaaaa… Kyu! Hohoho karena setiap melihatnya aku selalu teringat bocah abnormal bernama Kyuhyun!”

“Kau memelihara.. babi? di apartemen?”, tanya Yesung oppa dengan muka innocent. Aissh~ dia ini benar-benar Ck! Memelihara anjing saja tidak boleh apalagi babi? dia pikir apartemenku peternakan? Aigo aigo~

“Kalian mau lihat? dia benar-benar manis! Ah.. ada fotonya di ponselku! Kalian pasti setuju kalau Kyu-ku yang ini sangat manis!”

Aku mengeluarkan ponselku lalu mencari foto Kyu, lalu memamerkannya pada mereka semua. Kyu-ku satu lagi yang sangat manis dan menggemaskan!

“Bagaimana?”

“…”

“…”

“Lee Chaejin, KAU SUDAH BOSAN HIDUP HAH?”, Kenapa dia itu hobi sekali berteriak dekat telingaku hah??

Aku melirik bingung ke arah Yesung, Eunhyuk, Donghae, Wookie dan Sungmin oppa yang sudah beranjak pergi dengan tatapan ‘Aku-tidak-ikut-ikutan!’ Apa salahku??

“KAU MENYAMAKANKU DENGAN.. Iguana? IGUANA?”

Aku membekap mulutnya keras, heeey apa yang salah dengan Iguana? mereka itu hewan yang manis kan?? Mirip dengan Kyuhyun, ketika berhadapan denganku dia selalu memasang tampang menyebalkan tapi harus kuakui terkadang kelakuannya sangat manis.

“Ayooooo, saatnya kalian perform!”, Aku melirik ke arah manajer tampan yang sedang menatapku sedang membekap mulut Kyuhyun. Refleks aku langsung melepaskan tanganku dan tersenyum empat jari. Dia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala, melihatku dan Kyuhyun.

“Kau, Lee Chaejin-ku yang sadis! jangan kemana-mana, hidupmu tidak akan tenang jika kau berani pergi dari sini karena urusan kita belum selesai! Mengerti?”

Kyuhyun beranjak lalu mengecup pipiku sebelum keluar ruangan. Sial! Memalukaaaan! Tapi aku masih bingung, adakah yang salah dari Iguana? (==’)

END

Pasti banyak salah ketik, aneh, cerita gantung, gak nyambung, saya banget itu ya? *nyadar* kritik dan saran diterima kecuali bashing ._____.v

67 thoughts on “[KyuJin story] PigGyu and BigJin!

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s