We Break Up Today

 

:: Title                        : We Break Up Today

:: Author        : de_yeppa

:: Genre         : Angst

:: Cast            : Yesung (Super Junior), Karen Lau

:: Rating         : AG

:: Disclaimer  : The plot based on true story. Don’t copy paste. Thanks.

:: Typo bertebaran dimana-mana!!! (^.~)v

********** Happy Reading *************

“Cinta tidak hanya tentang memiliki, tapi juga tentang melepaskan”

= de_yeppa=

 

Karen menginjak dalam pedal gas mobilnya, membiarkan mobil itu melaju cepat meninggalkan kota Seoul.

100 km/jam tidak kurang ataupun tidak lebih,,, seakan tidak peduli dengan mobil patroli polisi yang mungkin saja mengikutinya bahkan menilangnya.

Butir-butir air mata muncul satu per satu dari sudut matanya, membuat Karen sesekali mengusap kedua matanya, tempat butiran air itu berasal.  Sedih, kesal, marah dan mungkin benci, perasaan itu campur aduk sekarang. campuran perasaan yang sebisa mungkin ditahannya sejak dulu.

“Yesung-ssi, aku lelah! Aku tidak sanggup lagi.”desahnya.

Konsentrasinya hilang, fokusnya terhadap jalanan Seoul semakin memudar dan digantikan dengan bayangan pemuda itu.

Bak sebuah  layar presentasi, slide demi slide berisi kenangannya bersama Yesung, muncul bergantian di benaknya.

Airmata kembali membasahi pipinya untuk kesekian kalinya. Kali ini tidak hanya satu per satu, tapi bagaikan anak sungai yang mengalir deras di pipinya.

Karen menepikan mobilnya saat tiba di tempat yang ia janjikan pada Yesung.  Sebuah villa di pinggir pantai, tempat dimana pemuda itu menyatakan cintanya 2 tahun yang lalu.

Tempat itu tidak berubah banyak. Perabotan kayu, dan sebuah piano tua, masih terletak di tempat yang sama. Bahkan gorden putih yang terpasang di jendela pun masih sama.

Karen merasakan sakit di jantungnya, sakit seperti di tusuk-tusuk sembilu. Dadanya sesak seolah-olah oksigen-oksigen itu enggan mengisi paru-parunya. Sakit yang selalu menyerangnya tiba-tiba terlebih ketika dia sedang memikirkan hubungannya dengan Yesung.

“Kau sudah lama menunggu?” sebuah suara mengejutkannya. Sebuah suara indah yang selalu didengarnya, suara yang membuatnya bertekuk lutut tak berdaya.

Karen menoleh, dan melihat sosok pemuda itu diambang pintu. Karen tersenyum, senyum yang dipaksakan. “Tidak, aku baru saja sampai.” sanggahnya.

Pemuda itu melepaskan topi dan masker yang selalu dipakainya saat berkeliaran di luar. Atribut yang menutupi identitasnya sebagai salah seorang member boyband terkenal di Asia.

Yesung tersenyum manis dan mendekat ke arah Karen yang hanya menatap kosong padanya. Dia mendaratkan kecupan singkat di pipi kanan gadis itu.

Karen terkejut. Selama beberapa detik, dia goyah dan ingin mengurungkan niatnya. Tapi pada akhirnya, dia mengucapkan juga kalimat laknat yang dulu pernah dikuburnya dalam-dalam itu. “I wanna break up!” lirihnya sambil menatap ujung kakinya.

Yesung terperangah. Diraihnya pundak Karen dan mengguncangnya pelan. “Jangan bercanda dengan kalimat itu!” hardiknya. Yesung  meraih dagu Karen dan memaksanya menghadap ke arah Yesung.

Karen memberanikan diri menatap mata Yesung, tapi buru-buru dialihkannya pandangannya seraya menggigit bibir bawahnya sendiri. “Aku lelah! Terlalu banyak wanita di sekelilingmu!” ucap Karen pelan mencoba meredam getaran dalam nada bicaranya.

Lama dipandanginya wajah Karen. “Kalau begitu, tatap mataku dan katakan sekali lagi!” pinta Yesung, dengan air mata yang sudah memenuhi pelupuk matanya. berdesak-desakan ingin segera keluar.

Lagi, Karen menatap mata kekasihnya, oh well, mantan kekasihnya dan menarik nafas panjang. “Aku ingin bernafas, Yesung-ssi!” sahutnya lantang. “Tolong lepaskan aku!”

Yesung melepaskan cengraman tangannya di pundak Karen. Lututnya lemas, hingga membuatnya tak sanggup lagi berdiri. Dia bersimpuh di depan gadisnya itu, membiarkan seluruh air matanya tumpah.

Karen menatap Yesung nanar. Ingin sekali memeluk tubuh mantan kekasihnya itu dan berkata ‘Surprise!’ atau ‘April mop’.

“Mianhaeyo, pergilah! Mian telah membuatmu sesak!”  ujarnya setenang mungkin. “Pergilah Karen! Dapatkan kembali oksigenmu!”

Hanya kalimat ‘Selamat Tinggal’ yang bisa dikatakan Michele. Tanpa menoleh sedikitpun, dia meninggalkan Yesung yang masih bersimpuh. Ada bagian kecil di hatinya yang memintanya untuk kembal ke dalam villa. Tapi, sepertinya itu hanya 1% dari 100% hatinya.

Karen memandang villa itu dari luar untuk terakhir kalinya. Dia mengelus dadanya, ya, perasaan sakit dan sesak sedikit berkurang. Perlahan-lahan oksigen yang selama ini menjauh darinya mulai mendekat.

Karen menghela nafas panjang.  “Yesung-ssi, Mianhaeyo. Aku tidak bisa berdiri di sampingmu lagi!”

~~~~~~~~~~~End~~~~~~~~~~~~

Huwaaaaa,,,, maaf gaje n kependekan,,,,, ditunggu komennya,,, kalo banyak yang minat,, akan aku  bikin kelanjutannya,,,hehehehe,,, makasih buat yang udah nyempetin baca *bow*… nih ff pernah publish di blog pribadi.

23 thoughts on “We Break Up Today

  1. Ckckck author minta d demo ini~
    #dtabok
    cuma seupil..baca g nyampe 1 menit,mana sad end pula hiks
    pokokx lanjut n’ kudu happy ending.
    Kasian uri ecung..low karen g mau,ecung ma aq aja..aku bersedia menampung…
    #dtendangclouds

  2. Eh?
    Haruskah ini disebut drabble?#plakk
    namanya karen kan?koq d akhir jd michele?
    Ah….haruskah putus krn yesung dikelilingi byk wanita?emang bikin panas sih,tp kan…..

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s