MATCH part 1

Title : MATCH part 1

Author : thyimnida

Main Cast : No Minwoo ,Cho JinAH

Support Cast : Lee Gikwang,

Rating : G

Genre : Romance

Ps : annyeong! Ini ff keduaku diWFF J selamat menikmati! Mian aja yah kalo byk kesalahan dalam penulisan. Ah jangan lupa komen J ff ini udah pernah aku posting di blog pribadiku tyyimnida.wordpress.com , maen-maen kesana juga yah J gomawo

 

MinWoo POV

No MinWoo, 16 tahun,  lahir 31 july 1995. murid tingkat pertama di X High school, tapi langsung mengalahkan popularitas para sunbae-sunbae terkenal di sekolah ini. siapa yang tak kenal aku di sekolah ini. Murid laki-laki terpintar di sekolah ini, murid laki-laki ter tampan juga disekolah ini. Murid laki-laki yang paling di puja yeoja-yeoja di gedung sebelah.

Aku berteman dengan baik, Hidup dengan baik, belajar dengan baik, Terkenal pula dengan baik. Dan akhirnya,  aku punya ambisi lain. Ambisi untuk menjadi yang lebih baik dari yang paling baik. Mengalahkan satu saingan terberatku. Orang yang paling ingin aku kalahkan, karena sebenarnyaa dia sudah selalu mengalahkanku.

JinAh POV

Cho JinAh , 16 tahun,  lahir 30  july 1995 Murid tingkat pertama  di X High school,  cewek paling sempurna di sekolahku ini. Begitulah para namja di gedung sebelah sering menyebutku. Semua orang tahu aku, seisii sekolah ini. Murid perempuan paling cantik, Paling pintar paling ramah, paling menawan, tentu saja itu aku.  Bahkan sunbae-sunbaeku pun banyak yang iri. Tinggi badanku yang  terbilang tinggi, aku langsing , dan punya rambut panjang yang ber ombak di bawah.  Mata hidung, dan bibirku, merupakan mata hidung dan bibir yang ingin dimiliki semua yeoja . beruntung? Tidak juga. Karena, aku mulai bosan, dengan semua orang sealau memujiku, mau menjadi diriku,  atau apalah . aku tidak peduli.

Dan aku akhirnya menemukan mainan baru.  Yang mungkiin tidak akan membosankan. No MinWoo.  Musuh bebuyutanku sejak kecil , tetangga rumah paling mnyebalkan, yang pindah ke Singapura  9 tahun yang lalu, dan  tepat pada ulang tahunku  3 bulan lalu dia kembali. Kembali menempati ruamhnya di sebelah rumahku, kamarnya yang ada diseberang kamarku.  Aku merasa terusik ! ya tentu saja ! sejak ada dia, semua yeoja  sekolah ini selalu membicarakannya.  Dan lagi, dia selalu berusaha mengalahkanku. Di pelajaran, di olah raga. Seandainya dia yeoja , mungkin dia juga akan berusaha mngalahkanku soal kecantikan ! arghh dan sepertinya dia telah membuka lagi peperangan kepadaku , yg kukira telah berhenti 9 tahun lalu . kenapa kau muncul lagi sih Namja Sialan !

Flashback 2 months ago…

“jinAh ya, tetangga kita sudah pulang loh.” kataku pada umma, yg selesai memegang telepon.

“tetangga? Siapa?” tanyaku. Tetangga? Satu-satunya tetangga yang kupunya hanya paman han karena keluarga yg tinggal di rumah sebalah pindah ke singapura 9 tahun lalu. Atau jangan-jangan..

“keluarga No , mereka kembali dari singapura, dan akan menetap lagi disini. Mereka tiba tadi pagi.” Jawab umma.

No Minwoo sudah kembali,  anak laki-laki musuh bebuyutanku itu kembali. Apakah kali ini dia tidak akan mngajakku berkelahi lagi? Apakah dia berubah. Bayangan namja itu muncul di benakku, dengan seragam Tk yang sama denganku. Dia masih pendek dariku, dan botak , matanya memang bagus, tapi dia gemuk.  Tapi bukan itu sebenarnya yang membuat dia menyebalkan. Dia selalu mencoba menang dariku. Tapi aku kan selalu menang. Hari lahirku saja mennag sehari. Aku memang ditakdirkan untuk selalu menang darinya. hahaha

“umma mengundang mereka ke pesta ulang tahunmu nanti malam ,” kata umma singkat sambil membawakan omeletku.

Ha? Aku akan bertemu dia nanti malam. Aduh kenapa aku jadi deg degan gini yah . lupakan, dia itu yah No Minwoo, namja paling menyebalkan di dunia ini. Dia tidak mugkin berubah.

Malamnya ..

Pestanya meriah, tentu saja.ulang tahunku ke 16 ini di adakan di salah satu hotel milik halmonieku. Menyenangkan punya nenek yang kaya raya seperti itu, selain itu , dia itu juga nenek gaul. Liat saja pakaiannya malam ini, gaun satin hijau muda dikenakannya dengan blazer berbulunya. Betul-betul nenek nyentrik. Appa mengundang kolega-kolega kerjanya,  beberapa teman dan sunbaeku di club seni juga datang.  Bukankah ini malam yang menyenangkan, tepat di umur 16ku.

Tiba-tiba halmonie naik ke atas panggung.

“untuk cucu perempuanku yang paling bungsu atau kecil , hahaha, Cho JinAh.  Selamat ulang tahun yang ke 16. Aku selalu mencintaimu. Tumbuhlah dengan baik.”  Lalu tersenyum dan turun dari panggung memelukku. Begini-begini aku juga sangan menyayangi nenek paling sempurnaku ini.

“sayang ayo kesana bertemu dengan keluarga No. Sudah 9 tahun loh kita tidak bertemu dengan mereka.” Ajak umma padaku setelah lepas adari pelukan halmoni.

“nde..” jawaku pelan. Ya kenapa jantungku lompat’’ bgini. Tenanglah jinah itu hanya No Minwoo. Dia pasti masih sama. Akhirnya aku melangkah mengikuti umma ke penjuru hotel yang di tunjuknya.

“wah jinAh betul-betul tumbuh persis ibunya.” Begitulah komentar No ajussi.

Aku hanya tersenyum menanggapi. Minwoo tidak muncul. Dia tidak ikut ya. Memangnya aku masih musuhnya setelah 9 tahun?

“JinAh ya, kau tambah cantik. Aku tau kalau kau pasti akan tumbuh secantik ini. Karena dari kecil kau memang manis.” Tambah No ahjumma. Haha aku sudah terbiasa dipuji seperti ini. Tapi No ahjumma dan Ahjussi memang sudah tau aku dari kecil. Walaupun aku kurang akur dengan anaknya.

“gamsahamnida ahjumma, ahjussi. Itu berlebihan.” Kataku sambil tersenyum.

“Minwoo mana?  Dari tadi tidak keliatan. Dia tidak ikut?” tanya appa

“ani, dia sedang mencari wc , tadi tapi harusnya sudah kembali.” Jawab appa Minwoo. Aku hanya mengangguk-angguk dengan huruf o yang keluar dari mulutku. Aku permisi untuk menemui teman-temanku.

“eunji ah!” panggilku pada eunji yang sedang berkumpul dengan teman seclubku yang lain.

“JinAh ya ! sini !” panggilnya. Akupun berjalan menuju mereka.

Mereka sibuk berbicara sesuatu, sampai aku tiba di depan mereka , mereka masih saja bercerita.

“ya, dia bertanya padaku, wc ada dimana sambil tersenyum , kau tahu jantungku loncat-loncat . dia benar-benar tampan!” kata eunji.

“siapa yang kalian ceritakan sampai seperti ini sih?” tanyaku yang tidak mengerti arah cerita mereka.

“seorang namja , jinAh ya. Dia bukan teman sekolah kita , sudah kupastikan. Karena aku sudah bertanya pada gikwang, tapi dia tak mengenal namja itu. Apa kau punya teman lain selain murid sekolah kita?” tanya hyejin.

“ani, mungkin anak kolega kerja ayahku, atau anak teman arisan ibuku. Atau, cucu teman halmonieku.” Jawabku,

“yah , dasar kau.” Jawabnya . ngomong-ngomong soal wc. Aku juga ingin ke wc. Sudah kutahan dari tadi . argg. Akhirnya aku berbalik dan secebatnya mencari wc.

Hotel halmoni luas sekali. Tapi aku tahu dmana wcnya, akhirnya aku berjalan cepat kesana. Tapi tiba-tiba seseorang muncul didepanku setelah berbelok dari lorong sebelah kiri yang akan kulewati.

Deg,

Wajah pria itu didepanku

“Cho JinAh.” Katanya setelah beberapa detik , dia mundur  selangkah. Sambil menunduk

“nde?” kataku bingung.

“kau lupa aku?” katanya. Lalu mengangkat kepalanya. Tampan sekali. Lebih tinggi dariku bahkan yang sudah memakai highheels.  Matanya, ya ! mata kecil itu . tidak terlalu kecil juga sih. Tapi aku suka. Itu punya satu orang !

“kau, No Minwoo???!!!”  kataku setengah berteriak .

“ya , musuh bebuyutanku.”jawabnya singkat , lalu melaluiku dengan senyum liciknya itu.

“ah, saengil chukkae.” Katany seingkat tepat disampingku yang masih membatu.

Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa! Dia musuh bebuyutanku ! masih menganggapku musuh, bahkan  sekarang dia lebih tinggi dariku! Awas kau !

Minwoo POV

Setelah menemukan WC aku keluar dan berjalan, tepat saat aku berbelok, tiba-tiba ada wajah di depanku. Butuh waktu beberapa detik untuk menyadari siapa yeoja ini.

Deg.

“Cho JinAh.” kataku, aku mundur  selangkah. Sambil menunduk

“nde?” katanya

“kau lupa aku?” kataku, Lalu mengangkat kepala. Aku tidak boleh bohong soal ini. Dia cantik. Sangat cantik malah. Hidung mancung, bibir mungil, dan mata yang agak besar dan berwarna coklat. Tubuhnya tinggi, sangat pas dengan gaun satin selutut ungu tua yang dikenakannya.Rambutnya  yng halus berwarna coklat tua di biarkan terurai. Ya! Kenapa aku malah memujimujinya ? dia musuhku kan.

“kau, No Minwoo???!!!”  katanya setengah berteriak .

“ya , musuh bebuyutanku.”jawabku singkat , lalu melaluinya sambil tersenyum.

“ah, saengil chukkae.” Kataku singkat tepat disampingnya yang masih membatu.

Dia kaget huh? No Minwoo yang gendut , lebih pendek darinya. Sudah berubah. Dan sudah menang. Bahkaan aku baru saja memenangkan tinggi badanya. Hahah, pertandingan kita baru saja di mulai lagi Cho JinAh. Akan kupastikan dalam segalah hal aku pantas dibandingkan denganmu. Aku bukan lagi yang akan terus menerus kalah.

End of flashback.

TBC

6 thoughts on “MATCH part 1

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s