Goodbye, I Love You part 2

Title: Good Bye, I Love You (part 2)

Author: Ri Hyo

Main Cast: Kim Yeojin, Cho Kyuhyun, Lee Donghae

Support Cast: Lee Sungmin, Kim Heechul, B1A4

Rating: All Ages

PS: Annyeong~ karna part 1 nya (mungkin) kependekan, ini part 2 lumayan panjang hehe =D

Genre: Romance, Love/Friends

Yeojin’s POV

“Ya! Kim Yeojin! Ada apa denganmu, jagiya? Kenapa kau tidak menungguku menjemputmu? Apa kau sudah tidak mau naik sepeda bersamaku? Kau malu ya?” rutuk Kyuhyun sambil menuntun sepedanya di sampingku. Kyuhyun setiap pagi memang menjemputku, kami biasa pergi ke Kyunghee bersama-sama. Tapi entahlah, pagi ini aku sedang ini menyendiri saja.

“Apa yang kau katakan, Kyuhyun? Memangnya kau pikir aku ini mata duitan yang haus kekayaan? Kau ini, membuatku kesal saja pagi-pagi!” sahutku tak kalah menyebalkan.

“Kenapa kau sensitif sekali, Yeoboyaaa? Aku ini hanya bercanda. Ya, Kim Yeojin. Maafkan aku jika aku punya banyak salah padamu. Tapi jangan menjauhiku. Aku… Aku…” Kyuhyun terus saja menuntun sepedanya menjajariku, kemudian ia menggaruk kepalanya dengan wajah yang… aneh.

“Memangnya kenapa kalau aku menjauhimu? Apa kau akan mati?” pancingku untuk mengetahui reaksi Kyuhyun sambil terus berjalan.

Tiba-tiba Kyuhyun menghadangku dengan sepedanya. Ia menatapku dengan sorot mata yang… oh Tuhan, sejak kapan Kyuhyun bisa membuatku meleleh hanya dengan tatapan ini? “Kim Yeojin, dengarkan aku. Jangan pernah menjauh dariku, karena aku tidak… tidak bisa…,” Kyuhyun berkata terputus-putus. Sepertinya ia ragu-ragu. Tapi aku penasaran sekali!

“Kau… tidak bisa apa?” jantungku berdetak cepat. Kim Yeojin, tenangkan hatimu…

“Karena… Aku… tidak bisa… Tentu saja aku tidak bisa berteman dengan perempuan lain selain dirimu! Ibumu telah menitipkanmu padaku, aku harus menjagamu sepenuh hati. Gadis babo sepertimu harus dijaga oleh lelaki gagah sepertiku, arasseo?”

“Hhhhhh…” Tentu saja karena Ibumu, Kim Yeojin. Mengapa kau berharap lebih? Sadarlah. Cho Kyuhyun, seharusnya kau bertanggung jawab karena lama-lama kau bisa membuatku gila!

Setelah menahan rasa capek karena berjalan lumayan jauh, akhirnya aku menyingkirkan rasa gengsi dan menumpang boncengan di sepeda Kyuhyun. Senyum Kyuhyun pun tersungging di bibirnya, giginya yang rapi dan putih itu terlihat dengan jelas menambah manis wajahnya. Aku mohon padamu tolong jangan membuatku berharap lebih dengan senyuman malaikat seperti itu, Cho Kyuhyun~

Yeojin’s POV end

Lelaki berbaju hitam’s POV ._.

Sementara itu, di sisi lain kota Seoul, tepatnya di kantor Star Sharp Group, sebuah perusahaan terkenal di seluruh Asia yang merupakan perusahaan kontraktor paling sering memenangkan tender-tender besar di Negara-negara Asia.  Seorang laki-laki berbaju hitam sedang duduk merenung di café kantor. Lelaki itu berambut hitam, badannya tegap dan tampan. Ia menghadap ke jendela besar yang ada di sampingnya, tatapan matanya tidak menentu. Tidak ada hidangan apapun di meja di depannya. Sepertinya ia hanya ingin duduk dan melamun saja.

“Lalu, apa yang akan aku lakukan di Korea ini? Ayah bilang, aku harus segera mencari perempuan pendamping hidupku. Apakah umur 27 tahun sudah cukup tua sehingga Ayah bicara seperti itu? Ah ya, gadis kemarin… Kenapa sosoknya yang marah itu selalu menempel di otakku? Aku ingin tertawa ketika dia bilang aku ini orang yang tidak sopan. Sebenarnya bukan begitu, aku memang orang Korea tetapi aku lama tinggal di Amerika, jadi sudah lupa bahasa Korea sehingga aku tidak bisa meminta maaf padanya. Sekarang aku sudah lumayan bisa berbicara Korea lagi. Hahaha, sepertinya gadis itu orang yang asyik untuk dijadikan teman. Baiklah, aku akan mencarinya, semoga ia tidak salah paham padaku,”lamunnya.

Lelaki itu pun beranjak dari tempat duduknya dengan senyum tipis yang sangat manis.

Lelaki berbaju hitam’s POV end

Yeojin’s POV

Setelah kuliah, aku punya jadwal siaran di  Youngstreet. Kyuhyun mengantarku ke radio, hampir saja tadi dia ditarik oleh Sungmin entah kemana tetapi aku langsung menatapnya sambil cemberut dari jauh dan berhasil! Ketika ia melihatku, Kyuhyun langsung melepaskan tarikan Sungmin dari lengannya dan berlari ke arahku. Aku senang sekali, Kyuhyun menepati janjinya dan segera meninggalkan yeoja kecentilan bernama Sungmin itu. (Kayaknya bentar lagi Author dibakar sama KyuMin shipper nih wakakakaka~)

Setelah mengucapkan terima kasih kepada Kyuhyun, aku langsung masuk ke Youngstreet. Heechul oppa terlihat sedang siaran, bintang tamunya kali ini ternyata B1A4. Boyband baru yang beranggotakan 5 lelaki tampan, Jinyoung, Sandeul, CNU, Baro dan Gongchan, debut dengan lagu OK. Heechul oppa memang lebih senior dariku dalam hal siar-menyiar, makanya bagian siaran dia selalu punya bintang tamu artis-artis terkenal. Sedangkan aku, Kim Yeojin punya jadwal siaran Jumat-Sabtu-Minggu sore saja, aku merupakan penyiar bagian lagu-lagu popular dan terbaru. Serta pembacaan surat-surat penggemar. Heechul oppa bilang padaku, suaraku ini hangat dan bisa membuat orang ikut terhanyut jika bercerita. Entahlah, apakah yang terakhir itu pujian atau ejekan hahaha.

Aku duduk di sofa hitam yang ada di ruang tamu Youngstreet sambil membaca skrip ku. Sesekali aku melirik jam tangan, menunggu giliranku untuk siaran setelah Heechul oppa. Pintu ruang siaran pun terbuka, para member B1A4 keluar satu-persatu, tersenyum padaku dan membungkukkan badannya.

“Eh CNU, ada cewe cakep tuh waaaa~ tipe lo banget NU (?),” cetus Baro tiba-tiba.

CNU cuma diem, manggut-manggut sambil garuk-garuk kepala, kelihatan canggung sekali.

“Sandeul nih Sandeul! Lo suka mintain nomer hape cewe cewe cantik gitu kan? Gih!” Baro terus saja mengompori teman-temannya untuk berbuat usil.

“Alah, hyung! Lo kalo mau bilang aja langsung. Pake nyuruh-nyuruh orang lagi, ga pede ya lo?” kata-kata Gongchan langsung menusuk Baro tepat di jantungnya *lebay.

“Heh maknae kurang ajar! Berani ya lo sama gue, awas lo pulang ntar gue cium!” (kok ada bau-bau homo sih-_-) Baro membalas tidak kalah sengit.

“Sudah, sudah. Kalian ini! Seperti anak kecil saja tidak pernah lihat cewek cantik. Jaga kelakuan dong. Ayo kita pulang. Ehm, Nona, sebagai leader saya mohon maaf apabila prilaku mereka membuat anda merasa terganggu. Jeongmal mianhaeyo~” Jinyoung membungkukkan badannya lalu tersenyum dengan aegyo.

“Ah ya, gwenchanayo,” jawabku sambil tersenyum tipis.

Senangnya, jika melihat lelaki sopan seperti Jinyoung ini, senyumnya juga sangat manis. Tidak seperti laki-laki kurang ajar yang menabrakku di toko buku kemarin. Meminta maaf pun tidak, apalagi membungkukkan badannya padaku.” Tetapi…………. Entah kenapa, aku merasa wajah namja itu tampak sangat familiar padaku, namun aku yakin aku belum pernah bertemu dengannya sebelum itu.

“Ya! Kim Yeojin! Apa yang kau lamunkan? Cepat masuk ke ruang siaran! Bagianmu akan dimulai sebentar lagi. Kenapa yeoja jaman sekarang senang sekali melamun?” teriak Heechul oppa mengagetkanku.

“Neeeeeeeeee, oppaaaaaaaaaaaaa!” teriakku juga. Rasakan!

Aku langsung membawa skrip siaranku dan masuk ke dalam ruang siaran tanpa mempedulikan Heechul oppa yang terus menggerutu karena teriakannya dibalas olehku.

“Annyeong haseyo~ Kembali lagi bersama saya, Kim Yeojin di Radio Youngstreet kesayangan anda dalam acara Popular Songs. Sambil memutar lagu-lagu favorit anda, saya juga akan membacakan surat-surat penggemar kkkk~ anda boleh curhat, sekedar menyapa teman-teman, ataupun berkirim salam. Tetapi, jika curhat, saya tidak bisa memberikan saran apa-apa ya =D silahkan kirim surat anda melalui email ke youngstreet@radio.kr. Sambil menunggu email dari anda, ini dia saya putarkan lagu pertama di sore hari yang indah ini, selamat menikmati,” celotehku sembari memutarkan lagu 2NE1 yang berjudul I Am The Best dan memperbesar audionya.

Aku pun menghela nafas, lalu menyenderkan badanku ke kursi. Tunggu dulu! Sepertinya ada yang kulupakan. Apa ya? ……………………………………. Baboya, Kim Yeojin! Ayo diingat! ……………………………… Oh YA!!! Aku lupa meminta Heechul oppa untuk menunggu dan mengantarku pulang!

Secepat kilat, aku melepaskan headphone dari leherku dan berlari menuju ruang tamu Youngstreet. Ketika aku membuka pintu, ternyata aku terlambat. Heechul oppa sudah pulang. Aku menjadi panik. Tidak mungkin untuk meminta Kyuhyun menjemputku malam-malam. Ya sudah, terpaksa aku memutuskan untuk berjalan sendiri pulang ke rumah, sekalian membeli stok mie instan.

Setelah siaran, aku langsung menyerahkan ruang siaran kepada Leeteuk oppa. Ia memegang siaran terakhir hari ini. Setelah berpamitan padanya, handphone ku bergetar.

1 new message.

Open.

From: Kyuhyun

Jagiya~ Kau mau ku jemput tidak malam ini? Jarang-jarang aku menawarkan jasa ini padamu. Seharusnya kau bersyukur kkkkk~

Apa-apaan orang ini? Ish… Jinjja!

To: Kyuhyun

Tidak usah, gomawo. Aku pulang dengan Heechul oppa saja.

Send.

DRRRT~ DRRRT~ open.

From: Kyuhyun

Arasseo. Hati-hati di jalan ya J Bilang pada Heechul hyung, aku menitipkan setan kecil yang manis padanya.

Close.

Apa maksud kalimat terakhir pada pesannya itu? Yang setan kecil itu siapa? Dasar, Cho Kyuhyun sinting.

Yeojin’s POV end

Kyuhyun’s POV

Aku berbaring di atas tempat tidur, menatap langit-langit kamarku. Rencananya, aku ingin menjemput Yeojin setelah ia siaran di Youngstreet hari ini, tetapi sepertinya ia pulang dengan Heechul hyung. Aku merasa gelisah, tidak bisa menemukan posisi tidur yang enak. Bolak sana, balik sini. Ya ampun, apa yang terjadi denganku?

“Cho Kyuhyun, tentu saja kau tahu bahwa Heechul hyung dan Yeojin itu tidak ada hubungan apa-apa. Kenapa kau gelisah? Gelisah? Bukan, aku cemburu. Kau terlalu berlebihan, Kyuhyun. Mana boleh kau memiliki Yeojin bulat-bulat utuh? Tentu saja ia mempunyai teman laki-laki lain selain dirimu. Babo gateun!” Aku menceramahi diriku sendiri dan menepuk-nepuk jidatku. Aku rasa, aku benar-benar dimabuk cinta. (huek)

Kyuhyun’s POV end

Yeojin’s POV

Jalanan menuju rumahku terlihat sepi sekali, hanya ada 3-4 mobil dan motor yang lewat. Beruntung, jalanan ini tidak terlalu gelap, hanya sedikit samar-samar. Saat membeli mie instan tadi, pemilik minimarket itu bercerita padaku bahwa kemarin ada kasus penculikan perempuan di malam hari. Ish… Jinjja… Ku akui, itu sedikit  membuatku takut walaupun aku tidak yakin ada yang ingin menculikku hahaha.

Sedikit lagi aku akan sampai di rumahku, tiba-tiba ada seseorang berteriak, “Nona, tunggu aku!” Serta merta aku langsung menoleh ke belakang, dan melihat seorang namja berpakaian hitam-hitam sedang berlari mengejarku. OMONA!!! Apakah dia penculik perempuan itu?

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~~” refleks aku berteriak dan sekencang mungkin berlari menuju rumahku. Lelaki itu tetap mengejarku! ANDWAE! Aku tidak mau diculik!!! Aku mempercepat langkahku, dan langsung masuk ke dalam rumah, lalu menguncinya. Saat aku mengintip dari jendela rumah, lelaki itu telah berbalik arah, tidak menuju rumahku. Aku merasa sangat lega.

Yeojin’s POV end

Lelaki berbaju hitam’s POV ._.

Aku tiba-tiba ingin sekali makan mie instan. Sepertinya di dekat sini ada minimarket yang buka 24 jam. Lalu aku memarkirkan mobilku di pinggir jalan. Saat aku ingin masuk ke dalam minimarket tersebut, seorang yeoja berpapasan denganku di pintu masuk, aku masuk-dia keluar.

Tunggu dulu, sepertinya aku pernah melihat gadis itu. Dimana ya……………………….Ah tentu saja! Ia adalah gadis yang kau tabrak di toko buku waktu itu! Tepatnya gadis yang kau cari!”

Secepat kilat aku membeli mie instan, dan langsung membayarnya ke kasir. Lalu aku mengikuti gadis itu dari belakang untuk memastikan kalau dia benar-benar gadis kemarin, supaya aku tidak salah orang. Tidak salah lagi, ia benar-benar gadis di toko buku itu.

“Nona, tunggu aku!” teriakku sambil berlari menghampirinya.

Tidak kusangka reaksi gadis itu sangat mengejutkan ku, wajahnya tampak takut, lalu ia berteriak dan langsung berlari menjauhiku. Aku yang bingung dan kaget, tetap mengejarnya. Kemudian, ia masuk ke dalam sebuah rumah dan aku berhenti.

Apakah wajahku ini wajah orang jahat? Kenapa gadis itu takut melihatku? Aish… Kenapa mencari teman itu sulit sekali?

Aku berbalik arah menuju mobil dan pulang.

**

Apakah lelaki berbaju hitam akan berteman dengan Yeojin? Dan siapakah dia sebenarnya? Silahkan tunggu kelanjutan kisahnya J kamsahamnida^^

4 thoughts on “Goodbye, I Love You part 2

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s