Exam For The Angels {The Girls Introduction}

Title: Exam for The Angels [The Girls Introduction]

Author: Lee Cha Yeon (@little_chayeon)

Cast:

  • Park Sojin as Sojin
  • Bang Minah as Minah
  • Lee Hyeri as Hyeri
  • Woo Jihae as Jihae
  • Kim Ahyoung as Yura

Support Cast:

  • Kim Taeyeon as Taeyeon

Genre: Friendship

Rate: T

Lenght: Series

Disclaimer: Ide FF ini dateng pas aku lagi dengerin lagu Cupid yang dibawain sama Girls Day. Lalu kepikiran deh plot buat FF series ini. Heheheh~~~~

P.S: annyeong readers ^^ ini FF pertama yang dipublish di sini.. semoga readers suka dengan FF ini yah hehehe…

 

Angels Castle

05.30 WAC

 

Hyeri POV

“Minah-ah, ppali ireona!! Ini sudah jam setengah enam pagi! Mau sampai kapan kau terus tidur!!” teriakku sambil mengguncangkan tubh Minah –teman sekamarku- yang masih terlelap di bawah selimutnya.

“enggg…” Minah yang sedari tadi berusaha aku bangunkan hanya memberi jawaban dengan erangan dan terus terlelap.

“aigoo!! Anak ini! Apa dia lpa kalau Taeyeon eonni menyuruh kita berkumpul jam enam nanti?” kataku sambil berkacak pinggang frustasi karena Minah tidak mau bangun juga.

“omo! Jam enam! Aku lupa! Jam berapa sekarang?!” teriak Minah yang tiba-tiba sudah terduduk rapi di kasurnya.

“bergegaslah! Ini sudah jam setengah enam. Kau kan kalau mandi bisa satu jam lamanya!”

“aku lupa! Aaaa, baboya! Jinjja!!”

“ne, kau memang babo! Cepat mandi! Aku dan yang lain akan menunggumu di ruang makan. Ppali!!”

Setelah itupun aku langsung meninggalkan kamarku dan Minah lalu bergegas menuju ruang makan.

 

Jihae POV

“kira-kira ujian kali ini apa ya?” kataku kepada Sojin dan Yura yang merupakan teman sekamarku.

“mollayo. Yang pasti ujian kali ini akan menjadi ujian yang berat dari ujian kita tahun lalu.” Jawab Sojin sambil menguncir rambutnya.

“ne! Mungkin Taeyeon eonni akan membuat ujian ini menjadi 2x lipat lebih susah dari ujian sebelumnya. Karena tahun ini adalah tahun kelima kita serta Minah dan Hyeri berada di castle ini bukan? Kalau aku tidak salah ingat, setiap 5tahun sekali akan diadakan ujian untuk memberikan kita izin hidup kembali di bumi.” jawab Yura sambil memandangi Sojin yang sedang mengikat rambutnya.

“ehm.. Yang aku tahu juga, katanya selain kelompok kita berlima, ada satu lagi kelompok yang akan mendapatkan ujian yang sama seperti kita. Tapi aku tidak tahu  juga kabar itu benar atau tidak!” lanjut Sojin lagi.

“berita itu benar kok!”

“Hyeri! Sejak kapan kau masuk kedalam kamar ini?” kataku yang kaget melihat teman satu kelompokku yang lain, Hyeri, sudah berada didalam kamarku.

“hehe baru saja kok! Kalian sih ngobrolnya serius banget! Sampai ada bunyi pintu dibuka aja gatau! Heheh..”

“oh.. Di mana Minah?” balasku lagi.

“anak itu baru saja bangun, mungkin sekarang dia lagi mandi kali! Kita ke ruang makan yuk! Tadi aku janji sama Minah mau kesana, takutnya anak itu sudah sampai duluan. Yuk!!” ajak Hyeri sambil bersiap membuka pintu kamar.

“kajja!”

 

-Ruang makan-

 

“ya Lee Hyeri! Kau blang mau keruang makan, kok malah aku duluan sih yang sampai disini?!” seru Minah ketika kami semua baru saja memasuki ruang makan.

“heheh mian. Tadi aku ke kamar Jihae dulu, jadi lupa kesini deh. Mian.”

“nah Hyeri, lebih baik kau menjelaskan katakatamu yang barusan itu.” Kata Sojin ketika kami berlima sudah duduk di bangku dan memesan sarapan masing-masing.

“oh ne! jadi………”

 

Sojin POV

“mwo??? Kelompok malaikat yang akan mendapatkan ujian di tahun kelima kita ini itu akan mendapatkan misi yang sama seperti kita??? Wae?!” seruku ketika mendengarkan penjelasan Hyeri tadi.

“manakutahu. Aku hanya mendengar itu saja. Ketika aku menguping kemarin, Sohyun eonni memergokiku. Jadi aku digiring ia menuju kamar.” Jawab Hyeri sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutnya.

“aku jadi makin penasaran apa misi kita kali ini,” jawab Minah sambil meminum susu nya.

“tepat jam enam, lebih baik kita segera menuju ruang  presentasi. Ayo!” ajak Yura setelah melihat jam tangannya.

Setelah itupun kami berlima bergegas menuju ruang presentasi. Kami berjalan dalam hening. Mungkin otak kamiberlima sedang menerawang seperti apa ujian yang akan kami terima hari ini. ‘semoga Taeyeon eonni tidak memberikan ujian yang susah!’ batinku. Aku, dan teman-teman yang lain pasti tidak ingin  gagal dalam ujian ini. 5tahun sudah kami menunggu datangnya hari ini. Kami sudah ingin merasakan hidup menjadi seorang manusia. Dan merasakan bagaimana indahnya cinta tentnya. Karena sudah 5tahun kami hidup hanya bersama malaikat perempuan. Hanya beberapakali kami bertemu dengan malakat laki-laki/ karena di dunia angle ini, para malaikat tidak diperbolehkan untuk saling jatuh cinta, makanya kami hidup terpisah. Menyedihkan bukan??

 

Yura POV

Akhirnya kami berlima sampai di ruang presentasi ini. Sempat aku melirik raut wajah kelima temanku ini. Raut wajah mereka sudah berubah menjadi tegang ketika kaki mereka mulai menaiki tangga dan menuju tempat duduk masing-masing. Mungkin hanya Minah saja yang masih tampak tenang. Maklum, anak itu selalu menganggap semua hal itu mudah.

“annyeong malaikat kecilku. Bagaimana tidur kalian? Nyenyak?” sapa Taeyeon eonni ketika kami berlima sudah duduk di tempat masing.

“ne!” jawab kami berlima kompak.

“apakah kalian sudah siap menerima bahan ujian di tahun kelima ini?”

“ne!” jawab kami kompak lagi.

“kalau begitu aku tidak mau membuat kalian lebih penasaran lagi. Saksikan dengan seksama video yang akan aku putarkan ini. Oke, happy watching girls!” setelah itupun Taeyeon eonni mulai memutarkan sebuah DVD. Kamipun terhanyut dalam film itu.

 

Minah POV

Sebenarnya apa ujian kami kali ini? Biasanya Taeyeon eonni langsung memberikan ujian itu tanpa ada sebuah film. Apakah ini ujian berbahaya sehingga kami harus melihat sebah film terlebih dahulu?

Film itu pun mulai, sebuah alunan lagu pun mulai menyertainya. Setelah sekitar 30detik lagu itu mengalun, lalu muncul foto 5orang namja yang mengenakan seragam sekolah. Foto-foto itu berganti satu demi satu. Sampai kira-kira sudah ada 10foto yang menunjukkan kebahagian dari 5orang namja itu.

‘woaaa, namja yang di tengah itu tampat ya! Imut!’ kataku setelah foto terakhir dari lima namja itu selesai.

Setelah foto kebersamaan lima orang namja itu, ada foto lain yang muncul.

“omo! Jihae, itu fotomu kan?!” kataku refleks ketika foto Jihae terpampang disana.

Taeyeon eonni sontak langsung melihat sinis kearahku. Tanpa berkata-kata aku tahu bahwa Taeyeon eonni menyuruhnku untuk tidak berteriak lagi.

Aku mulai membaca quote yang ada dibawah foto Jihae. Em? Apakah itu sebuah misi? Setelah 1menit foto Jihae berganti menjadi foto seorang namja. Jung Jinyoung, di bawah foto itu tertulis nama dari namja itu. Setelah itu langsung berganti dengan fotoku, Yura, Hyeri dan terakhir Sojin berserta namjanya masing-masing. Fotoku tadi itu dengan…….namja tampan tadi!! Omo! Betapa bahagianya aku! Akupun mulai mengingat quote misi yang ada dibawah foto tadi.

“nah, kalian sudah membacanya kan? Kelima namja itu adalah lima namja putra dari orang-orang ternama di Korea. Ayah mereka adalah orang terpandang, bahkan sangat dihargai. Ujian kalian kali ini adalah untuk membereskan masalah yang sudah kalian baca di quote tadi, araseoyo?” kata Taeyeon eonni setelah film itu selesai.

“ne araseo. Hmm… Taeyeon eonni…itu…..” jawab Hyeri.

“ada apa, Hyeri-ya? Kau ingin bertanya tentang kelompok lain yang mengikuti ujian yang sama dengan kalian ini?”

“hmmm…ne…kalau kami boleh tahu….siapa mereka?” jawab Hyeri lagi sambil menunduk dan memainkan kedua ibu jarinya.

“rahasia. Yang pasti mereka akan menjadi saingan kalian dalam memperebutkan hak untuk hidup di bumi. Ini akan seru bukan?” jawab Taeyeon eonni sambil tersenyum manis tetapi menampakan evilnya. Aku sampai merinding melihat senyum itu.

“jadi, jika kalian semua berhasil menyelesaikan ujian ini, kalian berlima akan hidup dan tinggal dibumi. Tetapi, jika ada salah satu dari kalian yang gagal, mian, kalian berlima harus menunggu lima tahun lagi.” Lanjut Taeyeon eonni sambil melipat kedua tangannya dan duduk di sudut mejanya.

“lima tahun lagi??! Jangan bercanda! Kami sudah ingin merasakan hidup sebagai seorang manusia!” refleks aku berteriak karena tidak percaya apa yang baru saja di bicarakan Taeyeon eonni.

“maka dari itu, jangan sampai salah satu diantara kalian gagal yah hahaha”

“hmm…lalu, kelompok itu? Bagaimana denga mereka?” tanya Sojin mengalihkan perhatianku.

“ah! Pertanyaan bagus Sojin! Kebalikan dengan kalian. Pokoknya, misi kelompok itu adalah kebalikan dari misi kalian.”

“maksud eonni apa? Bicaralah terus terang!” aku mulai gergetan melihat Taeyeon eonni yang terlalu basa-basi itu.

“calm down, Minah-ah. Ini ujian, kalau aku memberitahumu semuanya, bukan ujian lagi namanya. Kalian tenang saja. Setelah Jihae berhasil menjalankan misinya, aku akan memberitahu kelompok itu dan misi kelompok itu kepada kalian,”

“eh? Aku yang pertama? Jinjjayo?!” seru Jihae yang sedari tadi hanya diam saja.

“ne! kau tidak lihat tadi fotomulah yang pertama kali muncul?”

“oh my god. Jika aku gagal?”

“hak hidup kalian langsung dicabut. Singkat kata, penentu kalian bisa hidup di bumi itu Jihae. Karena Jihae yang akan Memulai ujian kalian kali ini.” Jelas Taeyeon eonni lagi sambil meminum minumannya, “ohya! Kubantu kalian! Bintang, kelompok saingan kalian mempunyai tato bintang di tengkuknya. Bintang berwarna kuning. Tato itu hanya dimiliki oleh kelima orang itu.” Lanjutnya lagi.

“gomapta sudah sedikit membantu. Walaupun hanya sedikittttttt.” Jawabku sinis kepadanya.

“lalu selama kami tinggal di bumi, dimana kami akan tinggal?” kata Jihae. Sepertinya ia sedang kebingungan karena ia yang akan memulai semua ujian ini.

“jangan khawatir, aku sudah menyiapkan sebuuah rumah dan seorang pembantu rumah tangga untuk kalian. Alamatnya akan kuberi besok ketika kau akan memulai ujianmu ini. Oyah waktu kalian hanya satu minggu per orang.” Jawab Taeyeon eonni sambil beranjak meninggalkan ruamg presentasi.

 

Author POV

Setelah pertemuan di ruang presentasi itu, para angle beranjak menuju kamar Jihae. Mereka membantu Jihae menyiapkan segalanya untuk memulai ujian besok.

“Jihae-ya, hwaiting! Kau pasti bisa membereskan ujian ini. Aku pasti akan sangat merindukanmu!” kata Sojin sambil memeluk Jihae.

“ne, aku akan berjuang. Aku akan menyelesaikan ujian ini dengan sebaik mungkin. Percayalah teman-teman!” kata Jihae sambil membalas pelukan Sojin.

“aku akan usahakan agar kami berempat bisa mengunjungimu sesekali ke bumi. Supaya kau tidak merasa kesepian, Jihae,” kata Minah sambil mengelus rambut panjang Jihae.

“ne. sebenarnya aku lebih berharap kalian bisa tinggal bersamaku.”

“gwaenchana! Jangan mellow gini ah! Pokoknya kita harus semangat buat ujian angle ini. Oke?!” seru Hyeri mencoba mnyemangati teman-temannya.

“ehm! Betul kata Hyeri! Hwaiting!!!!” seru Minah sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi.

“ne! FIGHTING!!!!” seru mereka bersama’sama dan diakhiri oleh tawa mereka yang pecah.

 

Mysterious Group POV

“jadi ujian mereka dimulai oleh Jihae besok? Aku sudah tdak sabar!” kata yeoja yang berambut pirang sambil mengamati sebuah layar seperti laptop tapi bukan laptop (?)

“ne! aku juga! Pokoknya kita yang harus mendapatkan hak kehidupan di bumi itu!” lanjut yeoja yang lain yang berambut pendek.

“untung saja kita diberi waktu seminggu lebih dulu daripada mereka dan kita boleh melakukan misi ini berlima, tidak seperti mereka.” Lanjut yeoja yang y

Lain yang berambut panjang tidak berponi.

“ne! Hyorin, kau yang akan menghadapi Jihae kan? Kalahkan ia! Oke?” kata yeoja yang berambut pirang tadi.

“ne, besok aku yang akan menghadapi ia. Ani, aku pasti yang akan menang. Dan kitalah yang akan mendapatkan hak kehidupan itu. Aku yakin!”kata yeoja yang bernama Hyorin itu.

“semoga itulah yang terjadi.” Kata yeoja yang dikuncir itu sambil tersenyum sinis.

 

To Be Continued

 

[Next Part: Problem of The Idols (The Boys Introduction

One thought on “Exam For The Angels {The Girls Introduction}

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s