And I Love You part 6

Cast:

  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Cho Nara

Support Cast:

Chaerin, Soora, Eunji, Yesung & Donghae (SJ), Wooyoung (2PM)

Length: Part 6

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana (@keiichiro_nana)

 

———————————–

Nara

“Happy 2nd anniversary Cho Kyuhyun!!”

.

aku mengagetkan Kyuhyun yang saat itu sedang panik

“hmmff” aku menahan tawa saat ia shock melihatku berdiri tegap di sampingnya

.

“NARA??” ia memelukku hingga aku terhempas di tempat tidur, ia menangis seperti anak kecil

“kau tega sekali membuatku panik. kau membunuhku pelan-pelan, dasar yeoja tak berotak!!” ia terus menggerutu dan aku membiarkannya memelukku erat

.

“kau takut aku pergi ya??” ia terdiam dan menunduk

“sangat, sangat takut, dasar bodoh!!” kkk~ you can’t live without me, right, Kyuhyun

“hey, Kyuhyun, i love you~ niga neomu bogoshipo” aku mengecup keningnya pelan lalu memeluknya

.

ia melepaskan pelukanku pelan-pelan dan tersenyum menatapku. ia membelai wajahku begitu lembut, menyibakkan rambutku ke belakang, dan mengecup bibirku perlahan. aku menutup mataku, dan ia terus menciumku pelan. ciuman yg menjalar ke tengkuk leherku, hingga membuatku geli, dan akhirnya aku membuka mata

.

“jangan melakukan yang aneh-aneh, chagiya~” aku menyentil pelan hidungnya

“you are mine!”

.

percaya atau tidak, saat ia katakan ‘you are mine’ punggungku lemas. ia memelukku, dan kemudian menciumku perlahan. lama-lama ciumannya menjalar ke tempat yang menurutku belum saatnya

.

“Kyuhyun~” aku mendorongnya pelan dari tubuhku. kancing bajuku sudah terbuka 2 dari biasanya. aku cepat-cepat mengancingi kembali

.

“katakan apa yang kau inginkan!!” ia berteriak tepat di depan mataku “kau pepet aku, lalu kau angkat aku, dan dengan indahnya kau jatuhkan aku. ya Nara!!!”

.

*chuu~

.

“Nara??” aku mencium bibirnya “i love you more than i know”

“tolong jangan pergi lagi nara” aku tersenyum mendengar kalimatnya

.

.

ia mencium samping leherku, kali ini ku biarkan ia melakukan apa yang ia mau. ku belai wajahnya, ia mencium telapak tanganku. lama-lama ciuman itu menjadi panas, aku tetap diam & mengikuti permainannya.

ia mendorongku pelan hingga terhempas di tempat tidur, dan ia menindihku. ia memelukku erat sekali, hingga aku tak bisa bernapas. ia membuka kancing kemejaku hingga tanktopku terlihat dan harus ku tutup dengan tanganku

.

“Kyu, haruskah??”

“aku akan lakukan jika kau izinkan”

aku terdiam, dan memilih tak menatapnya “jangan diam dong, katakan~”

.

“kau lakukan apa yang kau inginkan~” setelah ku katakan aku mengizinkannya, ia membuka kemejaku perlahan sambil terus mencium bibirku lembut. setelah itu, aku mengerti bahwa memang ini yang aku inginkan.

keberaniannya melakukan hal yang menurutnya terbaik untuk kami. hal yang mungkin kami lakukan dulu, baru kami lakukan 2 tahun kemudian

.

“matikan lampu??” usulnya, dan aku mengangguk, dan kamar kami seketika jadi gelap

.

“Cho Kyuhyun, And I Love You~”

.

.

*the next day*

*morning*

.

Kyuhyun

aku melakukan itu dengan Nara di hari anniversary kami. awalnya Nara menolak, namun akhirnya ia benar-benar milikku seutuhnya~

.

“hey, kau sudah bangun??” ia mencium pundakku. ia memakai kemejaku yg terlihat kebesaran di tubuhnya, dan aku suka

“kemari~” aku menariknya ke pelukanku “kau milikku seutuhnya, ara??”

“ara, uri Cho Kyuhyun~” ia mencium bibirku pelan, ia melepaskan ciumannya dan menarikku keluar “time to breakfast~”

.

**music on**

“Beautiful – BEAST”

.

“lagu ini?”

“bagaimana?”

.

“nothing better than you”

.

“oh, so sweet. love you kyuhyun!”

“love you too Nara”

.

“hey, setelah ini kau bisa hamil tidak??” tanyaku penasaran

.

*bruuuurrr*

.

“ya!! Nara!!” ia menyemburkan makannya tepat di wajahku. ia tertawa sangat puas “jawab nara!”

.

“jika takdirnya mungkin bisa. kkkk~” ia mengacak-acak rambutku dan entah mengapa, aku ingin ia cepat-cepat hamil. kampus kami juga tak melarang mahasiswanya menikah & memiki anak. Aku rasa tak apa. kkk~

.

“kau mau punya anak berapa nara??” ia terdiam dan tersenyum

“dua cukup! pertama laki-laki, kedua perempuan. “memangnya kenapa chagiya??”

.

“aniya, kkk~” aku melanjutkan makanku dan sesekali menatapnya “aku sangat mencintaimu, nara~”

.

“ha?” terkadang ini yg aku benci, otak hati dan pikirannya terpencar-pencar. maklum, yeoja tak berotak, namun aku sangat mencintainya~

.

“aku sangat mencintaimu, nara!” aku terpaksa mengulangnya

“kkk~ sudah puluhan kali kau katakan sejak semalam bodoh”

“tak apa, aku suka”

“jeongmalyo??”

“ne~”

.

kau tau, aku mengerti bahwa aku sangat mencintaimu.

aku tak inginkan ada namja yang menarik perhatianmu selain aku.

of course, you are my wife. That’s mean you’re mine~

.

** 4 weeks later **

.

“Kyuhyun!! statistikaku belum kau kerjakan! ppalli!!” teriak Nara saat keluar kamar hanya dengan menggunakan handuk tipis. astaga, istriku sayang~

“yaa jangan bengong!! ini bantu aku, hanya 3 nomor” aku terus memandangnya. lekuk tubuhnya terlihat jelas, dan itu menyita perhatianku “shit man!”

.

aku mengambil kertasnya lalu mengerjakan tugasnya perlahan “lain kali jangan memakai handuk di depanku!!”

“lalu??” ujarnya iseng “bagaimana jika tidak usah pakai apa-apa?”

.

“boleh saja, Cho Nara sayang” ujarku bercanda

.

*braaaak*

.

ia memonyongkan bibirnya tanda sebal, lalu menutup pintu kamar sangat kencang, dasar bodoh

.

“aku hanya bercanda, Cho Nara tak berotak!!” dan 10 menit kemudian ia mengeluarkan kepalnya sedikit dan tersenyum “kuliah jam berapa??” tanyaku

.

“aku di jemput Wooyoung jam setengah 9 di depan” ujarnya senang. ia keluar kamar dengan dress selutut, sangat cantik

“lihat itu jam berapa!” ia melongok ke jam dan berteriak seperti biasa ‘oh my shit’

.

“kamu engga bareng aku?” tanyaku dan ia tersenyum lalu mengambil buku statistika dan keluar terburu-buru

“kenapa kau tetap menomorsatukan Wooyoung~” gerutuku saat ia pergi

.

“ah iya, aku lupa sesuatu!!” ia tiba-tiba ada lagi di hadapanku

“lupa apa??” ia memelukku dan mencium bibirku lembut

“lupa pamitan dengan suamiku~ bye Kyuhyun!!!” ia berlari lagi keluar rumah

.

oke, ini kali pertama ia mampu membuatku tersenyum seperti orang gila begini

“oke, cho nara, surprise apa lagi kau punya~ aish!!”

.

** 2 Days Later **

@ KyungHee parking area

.

“Kyuhyun!!” panggil seorang yeoja dengan paras cantik

“ne~ kau siapa ya??”

“ah mianhae, na neun Kim Hyerin. aku hanya ingin memoto catatan kelasmu. bolehkah??” ujarnya sopan dan aku mengangguk

“chakkanman~” aku mengeluarkan buku, lalu ia sibuk memoto

“gamsahamnida~” ia memelukku tiba-tiba sangat erat. hmm, aku pasti begitu tampan

“ah, ne~ cheonmaneyo” ujarku tenang, dan saat ia berbalik dan menjauh, aku melihat Nara yang ternyata sudah memperhatikan kami dari tadi

.

“ah, mati aku~ pasti ia marah” ia berjalan ke arahku, dan langsung mengambil bukunya di mobil

“ha?, “mau kemana?”

“kau pulang dulu, aku ada urusan~” ia meninggalkanku, astaga, ia marah

“Nara!! dengarkan aku!” ia berhenti dan menatapku “aku, ah, aku minta maaf yang tadi”

“pelukan??” ujarnya santai

“ne~ ia hyerin dari kelas sebelah” ia mengangguk dan kembali berjalan

“kau milikku, ingat yaa!!” ia berbalik dan tersenyum mengatakan itu

.

aku sangat beruntung memilikinya. 2 tahun menyia-nyiakannya, aku begitu bodoh. tapi aku akan selalu menjaganya mulai sekarang~

.

Nara, you’re my virus!

.

Nara

aku melihatnya berpelukan dengan yeoja yang belum pernah aku lihat, tapi aku percaya Kyuhyun tau batasan. aku percaya suamiku~

.

“tadi si bodoh sedang apa??” Chaerin mulai sering memanggil Kyuhyun dengan si bodoh, dan Eunhyuk oppa hanya bisa tertawa

“berpelukan dengan yeoja asing” sela Wooyoung dan aku mengangguk

.

*braaaakk*

.

Chaerin menggebrak meja kantin sangat keras “berengsek!! namja itu apa sih maunya??”

Eunhyuk oppa menenangkan kekasihnya sangat sabar. Eunhyuk oppa juga harus sabar, bahwa di luar sana ada namja bernama Choi Siwon yang mengincar Chaerin “jangan begitu, sabar chagi. oke?”

“oke, oke, fiuuhh~” Chaerin menurut apapun yang Eunhyuk oppa katakan. ku rasa seorang Choi Siwon sekalipun tak bisa mengetuk hati Chaerin

“kau berisik sekali, ku sumpal dengan bangku ini mau??” gerutu Yesung. mereka selalu ribut, Chaerin yang selalu ramah terkadang sering cerewet bila di hadapkan dengan Yesung. kkk~ dasar

.

*braaakk*

.

“hey, sudah!!” Wooyoung menggebrak meja “ayoo belajar! pinter engga autis iya lama-lama!!”

.

.

** 5 hours Later **

@ KyuNara’s apartement

** kitchen **

.

“Nara!!”

“hmm?”

“i love you~”

.

Kyuhyun merengkuh tubuhku saat aku sedang menyiapkan makan malam. aduh, lututku lemas

.

“Kyuu, kesana dulu, aku sedang masak” perintahku, tapi ia malah membantuku “kau tidak bisa masak!! keluar dari singgasanaku! Cho Kyuhyun!!”

.

ia akhirnya menunggu di meja makan. sesekali ia bernyanyi lagu “What If” yang membuatku makin mencintainya~

.

“hey, nyanyikan lagu ‘I Like You The Best’ dong” pintaku. aku sangat suka lagu BEAST yang itu “ppalli”

“tidak, tidak, tidak! gunakan produk dalan negeri. jeongmal babo yeoja!!” aku langsung tertawa terbahak-bahak

.

Kyuhyun hanya mau menyanyikan lagu yang ia suka. maksudnya dalam negeri adalah lagu yang ia hapal. Dasar bodoh!

.

“aigoo~ suamiku yang bodoh. kkk~” aku berlari dari dapur dan langsung memeluknya erat. ia hanya diam “lanjutkan nyanyianmu sayang”

.

“aku tidak tau lagu ‘I Like You The Best’, mianhae chagiya~” ia memelukku lagi. aku duduk di pangkuannya dan merengkuh wajahnya

.

*chuu~

.

“Kyu, kau nakal~” ia selalu menciumku tiba-tiba “sudah, makan dulu. bibimbap sudah siap~”

.

“hmmm, uhuuk, uhuu” aku batuk batuk “aduh, aku gak enak badan”

“kau tak apa?? istirahat sana~” Kyuhyun memapahku ke dalam kamar, ia menjagaku dan mengompres keningku yg sebenarnya tidak panas

.

“kau habiskan makanmu dulu, chagiya” pintaku tapi ia menggeleng

“tidurlah, aku disini menjagamu~” aku mengangguk. aku tau saat ini Kyuhyun akan benar2 menjagaku

.

“hey, Kyuhyun, and I Love You”

.

.

** 3 months Later **

.

kesehatanku kacau balau, errrggh!!! mengesalkan. tapi justru itu yang membuatku bahagia. Semua orang benci sakit, tapi sakit ini adalah kebahagiaan semua orang. Hmm, kurasa~

.

“oke, aku hamil 1,5 bulan! anak Kyuhyun! ya Tuhan, terima kasih”

.

aku harus menjaganya baik-baik, dan aku mau memberi surprise Kyuhyun “Kyuhyun appa!”

.

@ KyungHee University

**library**

“nara, kau itu bodoh sekali, cepat ambil buku yg di rak atas!!” bisik Kyuhyun dengan nada kesal

“ne~ chakkanman” dasar bodoh, kalau ia tau aku hamil anaknya apa ia tetap menyuruhku begini “ini bukumu~ aku pulang dulu yaa”

“mau ngapain deh?” tanyanya dengan bahasa aneh

“ngantuk aku. sudah ya, bye~” aku meninggalkannya dan menuju rumah. ingin cepat-cepat istirahat, sangat lelah~

.

** 1,5 months later **

.

Wooyoung dan Yesung curiga dengan keadaanku. tentu saja, aku berteman dengan mereka sudah lama~

“kau yakin sehat??” yesung mengompresku di kantin kampus

“ne~ naega gwenchana, oppa~” wooyoung menyuapiku bubur buatannya, sangat enak

“Kyuhyun tau??” tanya Yesung dan aku menggeleng

.

“kau hamil??”

.

*bruuurr*

.

“hah??” Wooyoung curiga aku hamil & yesung shock mendengarnya “kamu melakukan? ah, hmm, melakukan itu??”

“ayoo ke dokter!!!” Wooyoung menarikku ke dokter dan yesung tetap dengan wajah shocknya

.

@ Hospital

setelah di periksa dokter, Yesung & Wooyoung masuk untuk berbicara dengan dokter. pasti ketahuan aku hamil. tak apalah, sudah saatnya~

.

*kreeek*

.

“gamsahamnida~”

“jaga ia baik-baik yaa”

“ne~ permisi”

.

Yesung berlari ke arahku dan memelukku “aku akan jadi paman! yeaaah!!!”

“mianhae aku tidak jujur~” aku menangis di pelukan yesung

“tak apa, kami akan menjagamu dengan baik sampai kau siap jujur pada Kyuhyun~” suara Wooyoung sedikit bergetar

.

aku hanya penasaran, apakah ia benar-benar tak pernah tau bahwa aku pernah sangat menyukainya?? ia selalu tenang seperti itu~

.

* 1 months later *

Hari-hari ku lewati lebih banyak bersama Wooyoung dan Yesung. mereka benar2 menjagaku dengan baik. Wooyoung tak sungkan membeli apapun yang aku inginkan saat aku mengidam~

“terkadang Wooyoung ku anggap suami cadanganku. aigoo~”

.

“hey, sudah 4 bulan ya??” wooyoung membelai perutku dengan lembut

“ne~ sungguh terima kasih” aku memeluk Wooyoung erat

.

“nara!!” suara teriakan Kyuhyun. pasti ia cemburu melihatku memeluk Wooyoung

.

“ya sudah aku pulang yaa~ hati-hati. Kyu aku duluan!!” Wooyoung berbisik dan aku mengerti maksudnya. ia menaiki motornya dan meninggalkan kami

“kalian sedang apa??” aku paling malas kalau ia sudah membentak “ya!! Cho Nara!!” aku mengacuhkannya dan berlari ke parkiran

.

.

@KyungHee Parking Area

@Kyuhyun’s Car

.

“mianhae~ jangan marah, Nara” ia memelukku dari belakang dan mencium tengkuk leherku

.

*hueeeekkk*

.

“upss….” astaga, aku mulai mual lagi, merepotkan

.

“kau kenapa??” ia panik dan memeriksa keningku “katakan Nara!!”

“aku tak apa, hanya tak enak badan. bisa kita pulang??” ia mengangguk dan melaju pulang ke apartemen dengan kecepatan tinggi

.

@Apartemen

“kau yakin??”

“apanya??”

“tak perlu ke dokter!”

“hmm, iya, aku yakin. aku istirahat ya. kau di luar dulu, oke~”

“baiklah, nara”

.

Kyuhyun

“oke, ini bukan dua atau tiga kali aku melihatnya begitu. sakit apa dia??” bathinku menatapnya tertidur dari luar kamar

.

*tok tok tok*

.

“chakkanman!” aku membuka pintu, dan ternyata gerombolan orang aneh nan gila di depanku

.

“aku membawakan buah!”

“aku membawakan bubur”

“aku membawakan teh ginseng”

“aku membawakan susu tuk ibu hamil.. ups!!!”

.

“ya!!”

“bodoh~”

.

“hey, coba ulangi apa yang kau bawa Yesung??” aku mengambil bungkusan yang Yesung bawa

“sssttt, ini rahasia wanita~” Chaerin melempar keranjang buah ke arahku dan merebut bungkusan yg Yesung bawa lalu berlari ke kamar Nara. tadi apa yg ia bawa??

.

“yo!” ujar Wooyoung mengangkat tangan “sudah mendingan si nara??”

.

“mollayo~ badannya lemah”

“ya sudah tunggu sampai Chaerin keluar saja~” usul Donghae sambil mengupas apel

.

** 1 hour later **

.

*kreeeeek*

.

“Kyuhyun~” ujar Nara berjalan ke arahku di tuntun Chaerin

“hati-hati” aku menggapai tangannya dan tersenyum “ada apa??”

.

ia tersenyum menatapku, menggenggam tanganku, lalu ia taruh di perutnya

“perutmu kenapa? apa kau sakit??” ia menggeleng “lalu ada apa??”

.

“aku hamil Kyuhyun!”

“aku hamil anakmu!!”

.

“ha? hamil? mengandung? mempunyai anak??” ia mengangguk dan tersenyum

“aku akan jadi appa??” ia mengangguk lagi dan mengelus-elus perutnya

“waaaa, aku jadi appa!!” aku menggendong Nara dan memeluknya

.

“waa Kyuhyun appa! hahaa~”

“chukkae Kyuhyun”

“si bodoh jadi ayah~”

“aigoo~ so sweet”

.

“sudah 4 bulan~ aku telat menyadarinya” ia menunduk sedih lalu aku mencium keningnya

“aku janji, aku akan menjagamu Nara! aku janji Nara~”

.

Tuhan jaga aku, Nara, dan anak kami.

jadikan ia anak yang baik. mempunya sifat baik seperti eommanya, dan pintar seperti aku. Amen

.

I’m my real self, only when I’m with you

My heart shed its clothes

As long as there are two lips it’s enough

Let’s speak in a way without words

.

** 2 months Later **

.

Nara

“hueeek.. hueeek…”

.

2 bulan yang berat di dalam hidupku. merasakan sakit dan lelah setiap hari dan merepotkan semua orang. harus berusaha baik-baik saja. tapi sebenarnya siapa yg hamil?? hah!!

.

*hueekk.. hueekk..”

.

“Kyuhyun appa, neo gwenchana??” aku sudah tidak mual lagi, tapi kyuhyun akhir2 ini sering muntah. aigoo~ “ini minum air putih”

.

“gomawoyo Nara~ hueeek….” ku urut lehernya agar ia bisa muntah lebih baik “aduh aku eneg” gerutuku dalam hati melihat air yg terus keluar dari mulutnya

“………..”

.

“sebenarnya yg hamil kau apa Nara?? hah??” ujar Eunji menendang Kyuhyun karena kesal

“apa?? jadi Kyuhyun juga hamil??” astaga~ soora begitu polos, apa bodoh sih

“kemari soora!! yg hamil itu wanita, apa Kyuhyun wanita??” ujar Chaerin dengan nada menahan amarah

“kkkk~ namja”

.

“donghae, yesung bisa bantu aku bopong Kyuhyun??” pintaku pada donghae. untung Donghae & yesung mau membawanya ke kemar. jika tidak, ia akan ku gelindingkan. aku serius!!

.

*di ruang tamu tanpa Kyuhyun*

“hey, Nara, rasanya hamil bagaimana??” tanya Chaerin begitu antusias “menyenangkan?” imbuh Donghae sambil membelai perutku yg semakin hari semakin besar

“sakit?? lelah?? lapar?? marah?? benci?? atau bagaimana??” sela yesung dan kami semua datar memandang oppaku yang satu ini

“ya!! dasar bodoh~ kau pikir sedang apa?? emosi jiwa!!” Wooyoung menendang Yesung dan kami semua tertawa geli melihat wajah Yesung

Ya Tuhan, terima kasih atas kebahagiaan yang kamu berikan padaku. terima kasih atas sahabat-sahabat yang begitu setia di sampingku. terima kasih juga atas suami yang begitu sayang dan menjagaku. tolong lindungi dan jaga mereka, Tuhan. termasuk anakku ini~

.

** 3 days later **

.

Nara

*kring kring kring*

.

“yeobseyo!”

“waaaa!!!”

.

*bruuukk*

.

“Kyuhyun? siapa yg telpon?” aku menghampirinya

.

“hyung. ah ne~”

“6 bulaaaan~”

“mianhae~”

“ah ara!!”

.

“nara! ini gikwang hyung. astaga!! aku shock” Kyuhyun langsung memberikan telponnya padaku

.

“yeobseyo oppa??”

“waaa!! jangan teriak2”

“ne~ mianhae”

“sehat-sehat saja”

“ah, rasanya?? kkk~ rahasia”

“ah semua aman”

“jeongmalyo??”

“oke, aku tunggu~”

“bye~”

*kliik*

.

“yeobo? mwoha neun goya?” Kyuhyun menutup kupingnya dengan bantal

“aku shock mendengar suara Gikwang Hyung! duaaaarr!!” ujar Kyuhyun dengan wajah shock di bentak Gikwang oppa “sudah, aku mau tidur~ aku tunggu ya chagi” ia mencium keningku lari berlari ke kamar

“kenapa dia seperti orang bodoh ya??”

.

*ting tong ting tong*

.

“chagiya, kemari sebentar~” aku berteriak memanggil Kyuhyun lalu dengan wajah jelek parah ia keluar kamar

“apa sih? sedang hamil jangan cerewet!” gerutunya saat menghampiriku. aku menunjuk pintu

“ada paket tuh~”

“ha? malam-malam begini??” ujarnya shock, lalu ia berlari ke arah pintu. aku melihatnya mengobrol dengan tukang pos itu

“gamsahamnida, ahjussi~”

.

*bruuuk*

.

“mwo?? itu apa chagi?” Kyuhyun kembali dengan memeluk kardus besar “hey itu apa lagi?” ia bolak-balik hingga 3 kali “apa sebenarnya isi barang itu?”

“astaga~ pinggangku mau lepas. aigoo~” ia menggerutu

.

*kring kring kring*

“yeobseyo??”

“ahra eonni??”

“ah, sudah. gamsahamnida~”

“ne~ akan aku hias besok”

“gamsahamnida~”

*klik*

.

“nara!! lihat!! ah lucunya!!!” Kyuhyun membuka paket dari Ahra eonni & Orang Tua Kyuhyun & Orang Tua ku “bajunya, selimutnya, aish, lucunyaa~”

“aku ingin merawatnya ah! jangan pakai baby sitter ya chagiya~” ujarku saat melihat tumpukan baju, selimut, dan lain sebagainya “aku ingin anak ini menjadi anak yang berbakti & berguna untuk keluarga”

.

“kau mau anak laki-laki atau perempuan chagi??” hmm, aku tak berpikir itu sebelum Kyuhyun bertanya hal itu “nara, bagaimana jika namja??”

“geurae, jadi ia bisa jadi tumpuan keluarga. kkk~ amin ya Tuhan” ujarku sambil mengelus-elus perutku yang semakin besar ini

.

*2 days later*

“cepat!! sinikan tugasmu!!” teriak Eunji dari ruang tamu

“nanti aku mampir kok” imbuh Soora sambil menenteng buku-buku “cepat yecuuung!!!”

“ya!! gunakan S saat memanggilku” aku mendengar gerutu Yesung dari luar kamar, dan saat yesung mulai kesal wajahnya pasti berlipat lucunya~

“ini, tolong berikan Changmin seonsangnim yaa” aku memberikan diktatku pada Eunji dan mereka langsung buru-buru ke kampus

.

“kau tau Kyuhyun, mereka segalanya untukku” ujarku sambil memeluk Kyuhyun

“aku tau chagiya~” sahut Kyuhyun dan ia memelukku hangat “aku kuliah dulu ya~ nanti aku bantu surat cutimu yaa”

.

*chuuu~

.

“bye nara~”

.

*blaaam*

.

setelah mengecupku, ia berlari keluar. kau tau Kyuhyun, kau yang terbaik.

that’s way i love you so much~

.

* 2 weeks later *

kalian tau, aku berjuang, bertahan sekuat tenaga. berharap janin ini selalu sehat. aku mengatur makan, minum, olahraga, dan juga pikiranku. hingga aku harus cuti kuliah di hamil 7 bulan ini. semuanya untukmu anakku~

.

“kau sudah makan??” tanya Kyuhyun sambil memegang panci & sebungkus mie ramen di tangannya. aku menggeleng pelan “aku masakan yaa~” ia berjalan ke arah dapur dan mulai berisik

.

*grumpyaaang*

.

mengambil air saja kenapa panci yang letaknya di atas harus jatuh sih? jeongmal babo appa~

.

*grumpyaaang*

*bruuuk*

.

“aw!! panas!!”

“aish~ terlalu banyak”

.

*pryaaang*

.

“ya!! Kyuhyun!! kau itu masak atau perang? hah!!” aku kesal dari tadi ia teriak & menjatuhkan barang-barang “baru 5 menit di dapur, panci kesayanganku bisa penyok nanti!!”

.

“haaah!! Ini sudah jadi. Ramen pecial Kyuhyun!!”

.

“……..” aku terdiam menatap ramen ini

sejenak aku berpikir ini ramen? apa benar ini ramen? apa ini soup yang di beri ramen? ataukah ini soup ramen? atau mungkin ini sup miso yang bisa di makan 10 orang? Atau ramen yang di campur dengan miso?

.

“ada apa nara?? makanlah~” ujarnya sambil mendekatkan mangkuk berisi sesuatu yang ia sebut mie ramen!!

.

“ini ramen?” tanyaku dan ia mengangguk

“benar, ini ramen??” ujarku memastikan lagi

.

“kenapa airnya banyak sekali chagiyaa??” ujarku kesal dan ia tertawa saja melahap ramennya “kau pikir legenda sungai Han? hah!!”

“mianhae~ tapi rasanya lumayan kok” ia makan dengan lahap.

kau lapar atau terpaksa atau memang enak sih??

.

ku masukan sesuatu yang disebut suamiku adalah ramen. tapi menurutku ini adalah banjir bandang. ku rasakan, ku kunyah, dan ku telan

.

“bagaimana??” Kyuhyun mendekat ke arahku menunggu jawaban atas makannya. aku tersenyum

“lumayan kok chagiya~” aku mengacak-acak rambutnya dan ia langsung merasa bangga dengan masakannya

“lain kali aku akan berusaha lebih baik. bantu aku ya Nara~” ia memelukku hangat, dan menyuapiku sabar. ia mencium calon bayi ini sangat lembut “hey, appa menunggumu~ cepat lahir yaa”

.

.

** next day **

.

*ting tong ting tong *

.

“ne~ chakkanman”

“he?”

.

“permisi nyonya, ini ada kiriman kilat dari amerika~ silahkan tanda tangan disini”

“ah, iya. terima kasih, ahjussi”

“sama-sama

.

aduh, siapa yang angkat yaa?? aku tak mungkin bisa mengangkat barang ini. kyuhyun tak ada~ ah aku tau!! sippo

.

“yeobseyo”

“ah bisa kau ke rumah”

“ne~”

“gamsahamnida”

.

** 10 minutes later **

.

*ting tong*

.

“ne~”

.

*kreeek*

.

“akhirnya datang juga (?) kk~”

“ada apa Nara??” aku menunjuk ke kotak besar itu

“itu apa??”

“mollayo. bantu aku angkat itu, baru aku mau melihatnya” ia mengangguk dan kemudia dengan sangat susah payah ia mengangkat kotak it

“ya!! babo yeoja~ itu sangat berat!! isinya apaan sih??” gerutunya sambil membuka isi kotak itu “he??”

.

“apa isinya, wooyoung??” aku mendekat ke arah wooyoung dan oke, aku sangat surprise dengan isinya “oh! my! godness!!”

“ini dari Amerika? Gikwang hyung??” oke, tebakan wooyoung pasti benar. siapa lagi orang yang mengirimi paket seperti ini

.

“ah, bajunya lucu sekali. ah, ini yeoja apa namja yaa? waduuh, pampers??”

wooyoung sibuk sendiri membongkar isi kotak itu, sedangkan aku sibuk berpikir apakah itu benar dari Gikwang oppa

.

“aku pulaaang!!! mwo??” Kyuhyun pulang dan melihat isi kotak sudah berhamburan keluar. ia segeran duduk di samping wooyoung dan mengobrak-abrik isi kotak “ini dari siapa lagi chagi??”

.

“aku tak tau. sebentar aku menelpon gikwang oppa dulu~”

.

“oppa!!!”

“paket?”

“ne~”

“ah, jeongmal gamsahamnida uri oppa”

“jjinja??”

“kkk~ ara, ara”

“oke, bye~”

*klik*

.

“ternyata Gikwang oppa yang mengirim ini semua~” ujarku pada wooyoung dan Kyuhyun, dan mereka tersenyum melihat ini semua “Kyu, kita sangat amat beruntung yaa~”

.

“ah, nanti aku membelikan keponakanku apa dong??” gerutu Wooyoung “aku membantu menjaganya saja deh~”

.

“gamsahamnida uri wooyoung” aku memeluk wooyoung.

sekarang sudah tak apa, Kyuhyun bahkan menitipkan aku pada wooyoung jika ia ada perlu ke luar kota

“jaga dia yaa~ ajari dia agar jadi penyanyi dan dancing yang handal~ buat dia menjadi anak yang semangat~”

.

“tentu saja, aku akan buat dia berprestasi di bidang selain pelajaran. Ne??” ujar wooyoung sambil membelai perutku yang semakin hari semakin besar

.

“kok begitu??” ujar Kyuhyun dengan tatapan aneh “mengapa begitu??”

.

“aku tak kuat jika harus mengajarkannya pelajaran. Itu adalah tugas utamamu Kyuhyun. bodoh~” wooyoung menoyor kepala Kyuhyun berulang kali, dan Kyuhyun tertawa lalu memelukku

.

“I love you more and more, Kyuhyun-ssi”

.

Your warm eye expression

Your warm love

You are growing bigger inside me

I kept wandering in the long darkness

To reach that place touched by the single ray of light

Now that the time has come, I’ll even my heavy breath

I’ll confidently stand in front of you

4 thoughts on “And I Love You part 6

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s