Good Bye, I Love You

Author: Ri Hyo

Main Casts: Kim Yeojin, Cho Kyuhyun, Lee Donghae

Support casts: Lee Sungmin, Choi Siwon

Rating: All Ages (AG)

PS: ff ini udah pernah dipost di blog pribadi saya (mywrittenevents.blogspot.com) dan pernah di submit ke superjuniorff2010.wordpress.com tetapi belom dipublish hingga sekarang. Maaf kalo part 1 kependekan hehe, mian J

Genre: Romance ._.v

Kyuhyun’s POV

“Aku hanya bisa menunggu sampai kau menyadarinya. Apakah semua sinyal dan tanda yang ku berikan tidak meninggalkan jejak di hatimu? Yah, yang jelas, aku menunggumu,” gumamku dalam hati.

Kyuhyun’s POV end.

 

Yeojin’s POV

“Ish! Kyuhyun ini! Tidak tau kah dia aku sudah menunggu berapa lama?” rutukku kesal sambil menghentakkan kaki. Selesai kuliah, kami berencana untuk pergi ke toko buku bersama. Aku pun menunggu Kyuhyun di parkiran sepeda Kyunghee University. Aku memainkan handphone sambil menekan-nekan tombol yang sebetulnya tidak perlu, hanya untuk mengusir rasa bosan menunggu Kyuhyun.

15 menit kemudian, Kyuhyun pun berlari-lari dengan wajah tersenyum jahil, tanpa rasa bersalah sedikitpun. “Yeojiiiin, I’m coming! Hehehe, sudah lama menungguku?” sahut Kyuhyun riang.

“Tidak lama, hanya 2 jam. Sudahlah, Kyuhyun. Lain kali aku tidak akan memintamu menemaniku ke toko buku lagi!” aku memalingkan mukaku dan berlalu.

“Yeojin! Hey, jagiya~ Jangan marah padaku J Marah lah pada Sungmin. Tadi ketika aku sudah ingin berlari menghampiri Putri Yeojin, dia menarikku menemaninya ke toilet. Entah kenapa Sungmin itu sangat manja padaku. Apa dia suka padaku? Karena aku tampan. Hahaha hey Yeojin, kau mengakui bahwa aku tampan bukan? Hey Yeojin, Yeojin? Yeojiiiin, tunggu aku!” Aku telah jauh berjalan meninggalkan Kyuhyun yang terus saja berceloteh sendiri. Namun aku tersusul oleh Kyuhyun yang mengendarai sepeda. Berlagak seperti seorang laki-laki yang berniat menggoda perempuan. Kyuhyun memang selalu jahil. Tetapi, sebenarnya dia manis, baik dan perhatian. Terutama kepadaku.  Atau mungkin perempuan lain juga.

Aku tetap berjalan, tatapanku lurus ke depan. Dalam hati, aku berpikir,”Kyuhyun ini membuatku kesal saja! Ayo, cepatlah minta maaf padaku. Apa susah bagimu untuk memintaku memaafkanmu? Aku sudah capek berjalan kaki-_-“

“Hey Yeojin, jagiya~ aku tau apa yang kau pikirkan. Baiklah, aku minta maaf karena sudah membuatmu menunggu terlalu lama. Lain kali, Sungmin akan ku suruh ke toilet sendiri. Kau tenang saja, Kim Yeojin akan selalu menjadi prioritas ku. Hehehe ayo naik ke boncengan sepedaku, nanti kaki jenjangmu keburu lepas karena kelelahan berjalan,” kata-kata Kyuhyun yang sarat akan gombalan itu terdengar lucu dan menarik di telingaku membuatku tersenyum dan gembira. Aku pun naik ke boncengan sepeda Kyuhyun dan bersama-sama menuju toko buku.

“Ah. Rasanya senang sekali berboncengan denganmu seperti ini, Kyuhyun. Kau tahu tidak, gombalanmu itu seperti harapan untukku. Yah, kita sudah bersahabat sejak kecil, sejak saat itu pula perasaanku padamu mulai tumbuh seperti………sesuatu yang tidak ingin pergi dari pikiranku. Kenapa kau ini bodoh sekali, Kyuhyun? Apa kau tak mengerti sinyal dariku? Ish, babo! Jika aku ini lelaki, sudah lama aku menyatakan cinta padamu!” aku terlarut dalam lamunanku sendiri.

Yeojin’s POV end

 

Kyuhyun’s POV

“Aduuuh rasanya perutku memerah karena malu dipeluk oleh tangan halus Yeojin. Ish, bagaimana ini? Bisa-bisa aku kehabisan tenaga untuk mengayuh sepeda. Hahaha apa sih yang ku pikirkan? Kyuhyun, kenapa kau pengecut sekali? Kau sudah lama bukan, menyukai Kim Yeojin? Hey, lihat dirimu! Wajah tampan, suara bagus, menari pun kau bisa. Apalagi yang kau tunggu, Cho Kyuhyun?”

“Tidak bisa. Aku takut jika ditolak olehnya, aku akan menjadi seorang homo-_- Baiklah, Kim Yeojin! Tunggu serang-serangan cinta dariku, aku akan melihat responmu. Huahahaha,” pikirku dengan evil mind.

Sesampai di toko buku, kami pun turun dari sepeda dan masuk ke “Siwon Choi Bookstore”. Yeojin dan Aku sama sama sudah sering membeli buku di sini. Toko buku ini selalu ramai pengunjung, salah satu faktornya adalah karena pemiliknya, Siwon, merupakan seorang pria atletis, tampan nan agamis yang banyak diincar perempuan. Tetapi, Siwon sepertinya tetap stay cool karena belum pernah terdengar berita ia berkencan dengan seorang perempuan.

“Hey Kim Yeojin, buku apa yang kau inginkan tadi? Biar ku bantu mencarikan. Public speaking ya?” Tanyaku sambil mencolek pundak Yeojin dari belakang yang sudah sibuk melihat-lihat judul buku.

“Ya. Heechul berpesan padaku agar membeli buku itu, supaya kemampuan menyiar radio ku bertambah lancar. Kau sering tidak mendengar siaranku di Youngstreet? Bagaimana menurutmu?” tiba tiba Yeojin antusias menunggu jawabanku.

“ah! Malas sekali! Untuk apa aku mendengarkan celotehmu di radio itu? Padahal setiap hari aku selalu mendengar suaramu secara langsung. Apa itu tidak membuatku mati kebosanan?” sahutku gengsi. “Sesungguhnya, aku membeli radio hanya untuk mendengarkanmu, babo!sambung ku dalam hati.

“Cho Kyuhyun! Kau memang keterlaluan! Sudahlah, biar aku cari sendiri bukunya!” sahut Yeojin. Sepertinya ia kesal denganku. Ah tidak apa-apa. Dia kan paling tidak bisa berlama-lama kesal denganku.

Kyuhyun’s POV end

Yeojin’s POV

“Apakah Cho Kyuhyun ini berkepribadian ganda? Kadang manis, kadang menyebalkan. Aku jadi bingung sendiri menghadapi sikapnya ini,”gumamku sambil membolak-balik buku Public Speaking.

Aku berdiri diam, fokus dengan buku yang ku pegang. Tiba-tiba BRUKKKK!!! Seorang laki-laki memakai setelan kerja berwarna hitam menabrakku dari belakang. Sepertinya orang ini tidak menggunakan matanya dengan baik. Aku menunggu permintaan maaf darinya, tetapi ia hanya diam mematung, tanpa melakukan apa-apa, hanya melihatku dengan tatapan bengong.

“Hey! Kau ini bagaimana! Kau yang menabrakku, kenapa kau tidak minta maaf? Aku jelaskan ya, aku paling tidak suka dengan orang yang tidak tahu sopan santun. Apakah kau tidak tau cara mengucapkan minta maaf dalam bahasa Korea? Aku ajarkan ya, MIANHAEYO! Ergh!” semburku kesal. Setelah Kyuhyun membuatku kesal, datang lagi lelaki seperti ini. Ish, jinjja…

Lelaki itu tetap diam, ia hanya tersenyum. Lalu, berbalik. Membayar buku yang ia ambil, dan pergi. Berlalu. Siwon hanya mengedikkan bahunya, lalu Kyuhyun datang dan bertanya apa yang terjadi. Oh Tuhan, ada apa dengan hari ini?

“Cho Kyuhyun, mari kita pulang.”ajakku menarik lengan Kyuhyun.

Yeojin’s POV end

Lelaki berbaju hitam’s POV ._.

Aku menabrak seorang gadis di hari pertamaku di Korea. Satu hal yang terpikirkan olehku, ia, gadis yang menarik.

Lelaki berbaju hitam’s POV end.

Bagaimana kelanjutan kisah Kyuhyun dan Yeojin? Dan siapa lelaki berbaju hitam itu? To be continued~~ comment yaaa J kamsahamnida^^

7 thoughts on “Good Bye, I Love You

  1. athorrr lanjutinnnnnn curang masa berentinya tengah jalan kya gitu
    jgn” lelaki berbaju hitam itu adalahh donghae lagi #sok tw
    lanjutin thor tp jgn” lama” ok

  2. Lelaki berbaju hitam?!
    MALIIIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNGGGGGGGGG!!!
    ato KSatria baja hitem!!!

    Donghaepa deh itu i know that! Feeking;a kuat antara aq & gaepa! Jd tw de *sotoy*
    LANJUT!! Penasaran tgkt dewi akyu!!
    Lmyn lh nama wonpa dpke :)

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s