13 My Lucky Number [part 6]

Author            : Inkania

Main cast : Kyuhyun Super Junior, Kim Eunri

Support cast : Lee Hyorin, Bryan, member Super Junior

Rating : PG

Genre : romance

Disclaimer : ini FF murni dari pikiran author :D dan jangan jadi plagiat!!!

PS : peran dalam FF ini kebanyakan author yang ngarang hehe. Komentar jangan lupa yaa :D

 

 

KYUHYUN POV

 

“Ahra, Cho Ahra”, kataku. Dia seperti berfikir setelah aku memberitahu nama kakakku.

“kau kenapa?”, tanyaku. Dia masih saja seperti berfikir. Ku sentuh pipinya pelan. Dia kaget dan langsung memukulku.

“kenapa kau memukulku?!”

“kau mengagetkanku! Dengan tiba-tiba kau menyentuh pipiku! Mau macam-macam padaku hah?!”, bentaknya.

“kau tidak menjawab pertanyaanku, ya sudah kusentuh saja pipimu supaya kau sadar. Kau kenapa? Kau langsung diam setelah mendengar nama noonaku”, ucapku.

“ani, tapi sepertinya aku pernah mendengar nama itu. Tapi entahlah.. aku lupa dimana”, ucapnya.

“ya sudah jangan diingat”

“ah ya kau benar. Kapan kau ke Thailand?”, tanyanya. Kulirik jam tanganku.

“seharusnya sekarang aku sudah bersiap-siap dan segera pergi ke Bandara. Tapi aku masih bisa menemanimu setidaknya lima belas menit lagi”

“ah arraseo. Kau mau kuantar ke Bandara tidak?”, tanyanya. Dia mau mengantarkanku?

“kalau kau mau boleh saja”, jawabku.

“ah tapi aku malas. Mau tidur saja di rumah”, balasnya. Hey hey!

“ya! Kau bertanya padaku apa aku mau kau mengantarkanku ke Bandara, tapi setelah aku mau kau malah mau tidur di rumahmu! Bagaimana kau ini”, kenapa aku bisa menyukai yeoja seperti ini?

“aku hanya bercanda, kekeke~’, jawabnya sambil terkekeh dengan wajah aegyonya. Kau membuatku gemas Kim Eunri! Langsung saja kupeluk tubuhnya.

“Ya! Ya! Lepaskan aku Cho Kyuhyun!”, bentaknya sambil memukul-mukul dadaku.

“tidak mau”, jawabku.

“aku sulit bernafas bodoh!”, bentaknya lagi.

“biarkan seperti ini untuk beberapa menit saja”, ucapku. Kubenamkan kepalaku dirambutnya yang tergerai indah.

“a-apa yang sedang kau lakukan heh?”, tanyanya.

“hanya ingin menikmati kehadiranmu yang baru didalam hidupku. Ini yang pertama kalinya bagiku. Jadi biarkan aku memelukmu”, ucapku. Kurasakan dia mulai meregangkan tubuhnya. Dan membalas pelukanku.

“terimakasih sudah menerimaku Eunri~ah”, ucapku lagi.

“kenapa kau menjadi romantis seperti ini?”, tanyanya.

“jangan membuatku menjadi menyebalkan Eunri~ah, aku sedang ingin baik padamu”, ucapku. Dia benar-benar babo tidak bisa melihat keadaan. Dia ini yeoja atau bukan?! Perasaannya tidak peka sekali. Lalu Suasana tiba-tiba hening.

“sepertinya sudah hampir lima belas menit. Sudah lepaskan pelukanmu”, ah iya. Aku hampir saja lupa kalau aku sedang memeluknya. Dia benar-benar bisa membuatku melupakan apa yang ada disekitarku hanya dengan merasakan hembusan nafasnya saja. Menjijikkan mendengarnya? Mianhe, tapi seperti inilah aku sekarang, mabuk karena seorang Kim Eunri. Ku lepaskan pelukanku darinya.

“kau harus ke Thailand. Sudah sana pergi”, katanya. Dia mengusirku?

“kau ini menyuruhku pergi tapi seperti mengusirku”

“hahaha lucu sekali melihatmu cemberut seperti itu. Ayo aku antar kau ke bandara”, ucapnya sambil tersenyum ke arahku. Kubalas senyumannya. Dia kemudian menggenggam tanganku dan mulai melangkah menuju mobil. Tiba-tiba seseorang muncul dihadapanku. Kueratkan genggamanku pada tangan Eunri dan menatap tajam pada orang itu. Kutatap Eunri yang posisinya ada dibelakangku. Kemudian Eunri ikut memandang orang itu, dia terlihat kaget.

“Bryan”, ucapnya lemah. Bryan? Jadi nama orang yang telah menyakitinya itu Bryan? Kulangkahkan kakiku cepat sambil terus menggenggam tangan Eunri menuju mobil. Kubisikkan sesuatu pada Bryan itu saat aku berpapasan dengannya.

“kau tunggu disini”, ucapku dengan volume sekecil mungkin agar Eunri tidak mendengarnya. Aku terus menarik Eunri menuju mobilku, lalu kusuruh dia masuk kedalamnya.

“kau tunggu disini sebentar”, ucapku. Dia tiba-tiba menahan tanganku sebelum aku menutup pintu mobilku.

“kau mau kemana?”, tanyanya.

“ada masalah yang harus kuselesaikan. Kau tunggu saja disini. Aku harus membuang sisa-sisa pecahan kaca yang masih kau simpan dihatimu”, ucapku. Dia menahan tanganku lagi.

“apa yang akan kau lakukan?”, tanyanya. Aku tidak menghiraukannya dan melepaskan tangannya yang menahan tanganku. Ku kunci mobilku agar dia tidak bisa keluar dari sana. Aku bisa mendengar dia memanggil-manggil namaku dan sesekali memanggilku babo. Mianhe Eunri~ah aku harus melakukan ini. Dia telah menyakitimu sekaligus menyakitiku karena kau orang yang aku sayangi telah disakiti olehnya. Aku kembali ke tempat tadi dan kubalik tubuhnya dengan kasar yang membelakangiku.

 

BRYAN POV

 

Evelyn? Aku tidak percaya bisa bertemu dengannya disini. Tapi siapa lelaki itu? Dia lelaki yang sama dengan lelaki yang sedang bersama Evelyn saat di Paris. Kulihat dia menggenggam tangan Evelyn dan mendelik tajam ke arahku. Dia berjalan melewatiku dan lelaki itu tiba-tiba berbisik ditelingaku.

“kau tunggu disini”, ucap lelaki itu sambil terus menarik Evelyn. Siapa dia? Apa maksudnya aku harus menunggunya? Setelah beberapa saat tiba-tiba ada seseorang yang membalikkan tubuhku kasar dan BUG! Dia tiba-tiba meninju wajahku dengan keras.

“berani-beraninya kau menyakiti Eunri!”, bentak lelaki itu. Aku tersungkur dan mencoba berdiri.

“Evelyn maksudmu? Kau siapa dia? Kau tidak berhak mengadiliku seperti ini!”, bentakku dan kutinju balik wajahnya. Dia berdiri lagi sambil memegangi ujung bibirnya yang mengeluarkan darah karena tinjuanku.

“Eunri ataupun Evelyn dia masih orang yang sama dan dia pacarku”, ucapnya. Ku kepalkan tanganku dan kutinju wajahnya sekali lagi. Kulihat dia meringis kesakitan dan berusaha berdiri lagi. Pacarnya katanya? Evelyn hanya mencintaiku!

“dia sudah tidak mencintaimu lagi, dia sekarang hanya mengganggapmu sampah”, ucapnya lagi sambil menyeringai kepadaku. Menantangku? Emosiku sudah naik sampai ujung kepalaku sekarang.

“ah kau belum mengenalku ya? Kenalkan namaku Cho Kyuhyun, orang yang berjanji akan menjaga dan menyayangi Eunri tidak sepertimu”, ucapnya dingin. Emosiku benar-benar dipuncak sekarang. Kutarik kasar kerah bajunya.

“dengar kau Cho Kyuhyun, Eunri hanya milikku sampai kapanpun dan aku tidak akan menyerahkannya pada siapapun padamu sekalipun!”, geramku. Dia lagi-lagi menyeringai kepadaku.

“kau yakin? Kupastikan dia akan memilihku dan membuang jauh namamu dari pikirannya. Sudah terlalu lama dia menyimpan rasa sakitnya karenamu. Aku memang tidak tahu apa masalah kalian tapi sekali lagi kau menyakitinya dan atau muncul dihadapannya lagi, kau berhadapan denganku”, tantangnya. Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Kulepaskan cengkramanku pada kemejanya dan kubaca sms yang baru masuk ke handphoneku. Sial! Masalah perusahaan. Kutatap lelaki yang bernama Cho Kyuhyun.

“urusan kita belum selesai”, ucapku kemudian pergi dari tempat itu.

 

EUNRI POV

 

Cho Kyuhyun apa-apaan kau mengunciku didalam mobil seperti ini?! Apa yang akan kau lakukan pada Bryan hah?! Tiba-tiba kulihat dia mendekat ke arah mobil dan membuka kunci mobil ini dengan remote otomatisnya. Langsung aku keluar dari mobilnya dan menampar pipinya. PLAK!

“eugh!”, erangnya.

“apa-apaan kau mengunciku didalam mobil seperti tadi?! Apa yang kau lakukan dengan Bryan tadi hah?! Kau tahu tidak aku khawatir padamu?!”, teriakku. Tapi kulihat dia terus saja memegangi pipinya yang kutampar tadi. Memangnya sesakit itu? Lalu kulihat ujung bibirnya berwarna merah. Darah?!

“ke-kenapa pipimu?”, tanyaku tapi dia tidak menjawab pertanyaanku. Kusingkirkan tangannya yang mengahalangi wajahnya. Omo! Wajahnya memar dan lebam-lebam!

“kau berkelahi dengannya heh?”, tanyaku. Dia hanya menatapku sekilas dengan ekspresi wajah yang sedang kesakitan.

“dasar babo! Baru beberapa hari yang lalu kau berkelahi dengan Choi Minho dan lukamu belum sepenuhnya sembuh! Dan kau sekarang berkelahi lagi dengan Bryan? Kau kan harus ke Thailand sekarang! Tapi wajahmu lebam seperti ini. Ayo ke rumah sakit dan obati lukamu ini. Biar aku yang menyetir untukmu”, kataku panjang lebar. Tapi dia tetap diam ditempat walaupun aku menariknya supaya masuk kedalam mobil. Dan malah menarikku balik agar posisiku berhadap-hadapan dengannya.

“Eunri~ah, kau bisa berjanji tidak akan meninggalkanku?”, tanyanya. Kenapa dia? Apa yang dia lakukan dengan Bryan tadi? Apa Bryan mengatakan yang tidak-tidak pada sibodoh ini?

“maksudmu? Apa yang kau dan Bryan bicarakan tadi?”, tanyaku. Tapi dia tidak menjawabnya.

“kau bisa berjanji kan?”, tanyanya lagi.

“i-iya”, jawabku sedikit gugup karena kulihat tatapan mata Kyuhyun yang benar-benar serius. Kemudian dia tersenyum kepadaku. Manis.

“ayo antar aku ke Bandara. Aku sudah telat”, katanya. Kuikuti perintahnya. Kami masuk ke mobil dan langsung menuju Bandara. Sesampainya di Bandara dia ditunggu oleh managernya disana.

“kau tidak apa-apa dengan luka-luka lebam diwajahmu itu?”, tanyaku memastikan.

“gwenchana”, jawabnya. “aku di Thailand mungkin dua hari. Lusa aku baru pulang. Kau jangan melirik namja lain. Arraseo?”, jelasnya. Kau takut kehilanganku Cho Kyuhyun?

“ah tapi itu tergantung”, jawabku. Dia langsung menatapku dengan tatapan setannya.

“eh aku hanya bercanda. Aku tidak akan menatap namja lain selain dirimu”, balasku.

“nah begitu.. anak pintar”, ucapnya sambil mengacak-ngacak rambutku.

“sudah sana. Managermu sudah menunggu. Biar aku yang membawa mobilmu ke dorm”, jawabku.

“gomawo Eunri~ah aku pergi dulu. Ingat janjimu!”, teriaknya sambil keluar dari mobil. Dia sedikit aneh hari ini.

 

***

            Sesampainya di dorm Super Junior aku langsung masuk saja kedalam karena Kyuhyun sudah memberi tahu aku dimana letak dormnya. Ku pencet belnya.

“Eunri~ah”, ucap seseorang setelah membukakan pintu untukku, oh ternyata Sungmin oppa.

“annyeong oppa. Aku ingin mengembalikan kunci mobil Kyuhyun, mobilnya sudah ku parkirkan. Ini kuncinya”, ucapku. Kulihat Sungmin oppa menautkan alisnya.

“kenapa kau membawa mobil Kyuhyun?”, tanyanya.

“Eh itu-“

“sudah ayo masuk dulu”, ucap Sungmin oppa sambil menarikku masuk kedalam dormnya.

“ah kebetulan semua member yang tidak ada jadwal hari ini sedang berkumpul Eunri~ah. Sepertinya kau harus menjelaskan sesuatu kepada kami”, kata Sungmin oppa. Eh?

“ah iya sebelumnya kau harus mengenal kami semua”, kata Sungmin oppa. Lalu mereka mengenalkan dirinya masing-masing padaku. Seperti guru yang mengabsen muridnya saja. Tidak susah ternyata mengingat nama dan wajah mereka.

“ah iya Eunri~ah sekarang jelaskan pada kami mengenai hubunganmu dengan Kyuhyun”, ucap Hyukie oppa. Dia tadi menyuruhku memanggilnya begitu.

“hubunganku dengan Kyuhyun? Kami baik-baik saja walau kadang suka bertengkar”, jawabku.

“aissh bukan itu yang kami maksud. Yang kami maksud hubungan asmaramu dengannya. Kami tidak sempat bertanya padanya. Jarang-jarang kami bisa berkumpul seperti ini. Sekalinya kami berkumpul, Kyuhyun malah ada jadwal. Kalian sudah berpacaran ya?”, Tanya Yesung oppa.

“apa jangan-jangan kalian sudah bertunangan?”, Tanya Shindong oppa. Ah Kyuhyun kenapa hyungmu mengintrogasiku?!

“baiklah aku jujur. Tadi siang aku baru berpacaran dengan Kyuhyun”, jelasku. Sejenak suasana hening tapi tiba-tiba mereka seperti kerasukan. Jumlah mereka hanya tujuh orang, tapi hebohnya seperti satu komplek.

“ah pantas saja. Kami sudah curiga semenjak kejadian Kyuhyun yang dipukuli oleh Choi Minho itu. Aku baru melihatnya sepanik itu dan ternyata itu karena dirimu”, kata Hyukie oppa. Eh iya dia tadi juga kan berkelahi lagi? Apa aku cerita saja pada semua hyungnya ini? Ah lebih baik aku diam. Daripada aku ditanyai lagi.

“akhirnya magnae kita yang seperti setan itu bisa jatuh cinta”, kata Heechul oppa.

“ada juga yeoja yang menyukainya. Hanya yeoja aneh yang bisa menyukainya”, glek. Yeoja aneh? Apa yang dimaksud Yesung oppa? Aku yeoja aneh? Langsung kuarahkan tatapan tajamku ke arahnya. Dia sepertinya kaget.

“eh mianhe Eunri~ah, aku tidak bermaksud begitu. Tatapanmu mengerikan, seperti Kyuhyun saja”, katanya. Oleh karena itu jangan macam-macam padaku!

“ah aku harus pulang. Annyeong”, pamitku.

“kau pulang naik apa? Mau kuantar?”, Tanya Teuki oppa.

“tidak perlu aku bisa naik taksi. Sampai jumpa”, kataku. Ah aku terbebas juga akhirnya.

 

AUTHOR POV

 

Sudah sehari Kyuhyun di Thailand dan dia tidak berhenti menghubungi Eunri lewat telpon atau sms, sehari lagi dia akan kembali ke Seoul. Eunri hari ini sedang di kampus, dan tentu saja bersama Hyorin.

“Eunri~ah kau sedang apa?”, Tanya Hyorin saat sedang bersama Eunri di kantin kampus.

“aku sedang menjahit”, ucap Eunri dingin.

“kau sedang tidak menjahit Eunri~ah”, jelas Hyorin.

“kalau kau sudah tahu kenapa bertanya? Aku sedang membalas pesan dari seseorang”, ucap Eunri.

“Eunri~ah, kau sadar tidak hari ini sepertinya banyak yang memperhatikanmu?”, Tanya Hyorin.

“memperhatikan bagaimana? Mungkin karena aku cantik, abaikan saja”, ucap Eunri. Hyorin memukul pelan kepalanya.

“aku serius. Lihat setiap yeoja yang lewat melihatmu. Dan tatapan mereka seperti tatapan yang tidak suka padamu”, kata hyorin sambil memerhatikan sekelilingnya yang makin lama makin tajam melihat pada Eunri. Eunri pun mengikuti arah pandangan Hyorin.

“eh kau benar juga. Untuk apa mereka melihatku seperti itu? Hari ini aku berpakaian normal, tidak mencolok”, kata Eunri yang diikuti gelengan kepala Hyorin.

“molla. Ah atau mungkin…”

“mwo?”, Tanya Eunri. Hyorin menatap Eunri dengan tatapan curiga.

“kau melakukan sesuatu dengan Kyuhyun?”, celetuk Hyorin. Eunri langsung terbatuk-batuk setelah mendengar pertanyaan Hyorin.

“ya! Apa maksudmu? Melakukan sesuatu apa hah?”, bentak Eunri.

“jangan berteriak seperti itu padaku! Aku kan hanya bertanya padamu”, ucap Hyorin. Kemudian Eunri seperti berfikir.

“Hyorin~ah aku pergi dulu”, pamit Eunri.

“ya! Kau mau kemana?”, Tanya Hyorin.

“nanti aku ceritakan. Sekarang aku harus pergi, dah..”, pamit Eunri lagi sambil melambaikan tangannya.

 

KYUHYUN POV

 

Gara-gara luka lebam pada wajahku, aku dimarahi oleh manager. Untung saja pihak dari Thailand tidak meributkannya. Aku sudah sehari ada Thailand, tinggal sehari lagi aku disini tapi rasanya seperti seminggu. Lama sekali. Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Ah aku kira dari Eunri ternyata telpon dari Teuki hyung. Untuk apa dia meneleponku?

“yoboseo”, angkatku.

“yoboseo. Kyuhyun~ah bisa tidak kau percepat pekerjaanmu di Thailand?”, Tanya Eunhyuk hyung sedikit berbisik kurasa. Mempercepat pekerjaanku disini? Untuk apa?

“mana mungkin bisa. Semuanya sudah diatur hyung, besok masih ada syuting sebelum aku pulang kesana. Wae?”, tanyaku.

“ah aku tidak mau membuatmu panik tapi kau harus tahu tentang ini”, ucap Eunhyuk hyung. Tentang apa maksudnya?

“ayo bilang padaku hyung”

“fotomu bersama Eunri beredar di berbagai media Kyu. Fotomu bersamanya saat sedang ada di sungai Han juga fotomu yang sedang memeluk Eunri. Selain itu beberapa fotomu yang sedang berkelahi dengan seorang namja juga tersebar. Disini itu menjadi berita yang sedang gencar dibicarakan Kyu. Managemen sedang kewalahan mengatasi masalah itu”, jelas Eunhyuk hyung panjang lebar. Aku benar-benar kaget mendengarnya. Jadi ada wartawan yang memergokiku saat itu? Bodohnya aku tidak berhati-hati pada saat itu! Ottoke? Eunri dalam bahaya sekarang! Berita yang dibuat oleh wartawan-wartawan sialan itu isinya pasti mengada-ngada.

“Kyu gwenchana? Kau berkelahi dengan siapa Kyu? Ah harusnya aku tidak memberitahumu karena akan menganggu pekerjaanmu. Tapi kami sudah tahu kalau Eunri adalah kekasihmu, dia jujur kepada kami saat dia mengembalikan mobilmu dari Bandara, jadi aku rasa kau harus mengetahuinya Kyu”, ucap Eunhyuk hyung. Jadi mereka sudah tahu?

“hyung apa aku bisa minta tolong padamu?”, tanyaku.

“minta tolong apa?”, ucap Eunhyuk hyung.

“tolong jaga Eunri hyung”, ucapku.

“arraseo. Aku dan member lainnya akan menjaga Eunri. Kau tenang saja Kyu, tetap fokus pada pekerjaanmu tapi sebagai bayarannya kau harus membelikanku susu strawberry Kyu”, ucap Eunhyuk hyung sambil terkekeh. Ah dasar monyet sialan!. Tapi aku tidak berjanji setelah ini pikiranku akan tenang. Aku memikirkan Eunri disana. Bagaimana jika fansku yang terkenal agak brutal itu melabraknya?

“arraseo hyung”, ucapku.

“baiklah kau jangan mengkhawatirkannya Kyuhyun~ah. Sampai bertemu besok”, ucap Eunhyuk hyung kemudian menutup telponnya. Kutemui managerku.

“hyung, apa aku bisa pulang hari ini?”

“pulang hari ini? Jelas saja tidak bisa”, ucap manager. Ah sial!

“wae? Apa kau sudah tahu berita itu? Wanita itu benar Kim Eunri anak pemilik perusahaan SPAO itu? Apa hubunganmu dengannya?”, tanya manager hyung.

“ne, benar hyung itu dia. Dia itu sekarang yeojachinguku”, ucapku pelan. Takut orang lain mendengarnya walaupun sedikit yang bisa bahasa Korea di Thailand dan tentu saja aku sedikit takut dengan respon dari manager hyung.

“MWO!? Dia pacarmu? Baguslah”, katanya. Eh? Dia tidak marah padaku?

“maksudmu apa hyung?”

“ya bagus kalau dia itu yeojachingumu. Berita-berita yang menyebar di Korea sangat merugikanmu. Tapi kalau benar dia pacarmu, mungkin managemen bisa membantumu membuat konferensi pers sesegera mungkin saat kau tiba di Korea nanti. Lain lagi ceritanya jika dia bukan pacarmu. Berita ini akan menjadi skandal yang merugikanmu dan tentu saja managemen”, jelas manager hyung. “aku akan bilang kepada managemen. Kau tenang saja”, lanjutnya.

“arraseo. Aku percaya padamu hyung”, ucapku.

“sudah kau istirahatlah siang ini. Nanti malam dan besok pagi kau harus syuting”, sarannya. Kuikuti perintahnya dan kembali ke kamarku. Sesampainya di kamar, ku rebahkan tubuhku dikasur dan langsung ku telpon Eunri. Semoga dia baik-baik saja saat ini.

 

EUNRI POV

 

Setelah sadar banyak orang-orang melihatku dengan tatapan aneh di kantin, kulangkahkan kakiku cepat menuju toko majalah yang ada di dekat kampus. Entah kenapa pikiranku tiba-tiba melayang pada kejadian aku dan Kyuhyun saat sedang di sungai han setelah mendengar perkataan Hyorin. Aiish! Banyak sekali yang sedang membeli majalah. Dan mereka semua yeoja. Setelah aku datang mereka menatapku dengan tatapan yang tidak menyukaiku. Apa salahku sih? Langsung kuambil salah satu majalah dan membacanya. OMO! Pantas saja mereka memandangku dengan tatapan mengerikan. Aku dan Cho Kyuhyun jadi topic utama di beberapa majalah yang terbit hari ini! Dan apa ini? Kenapa fotoku yang sedang berpelukan dengan Kyuhyun di sungai Han yang dijadikan covernya?! Wartawan itu memang benar-benar sudah gila! Ku buka halaman per halaman majalah ini. Foto Kyuhyun yang sedang berkelahi dengan Bryan pun jadi topic hangat di majalah ini. Kubeli majalah ini tanpa menghiraukan perkataan beberapa yeoja yang dengan sibuk menebak aku itu orang yang ada di majalah itu atau bukan. Argh! Menyebalkan sekali! Aku langsung kembali lagi ke kantin, dengan tujuan memberitahukan hal ini pada Hyorin. Aku lewat pintu belakang agar cepat sampai kesana. Belum sampai aku di kantin, seseorang memalangkan kakinya saat aku lewat dan BRUG! Aku jatuh tersungkur dengan posisi aku menahan tubuhku dengan kedua sikutku karena sambil berlari aku terus membaca majalah dengan kedua tanganku. Sakit sekali. Salah satu sikutku berdarah. Kutatap orang itu. Ada lima yeoja ternyata. Mereka cari mati denganku.

“Ya! Apa yang kau lakukan hah?”, bentakku. Aku berdiri sambil memegangi sikutku. Dia malah tertawa mengejek padaku. Apa maksudnya?

“apa-apaan kau dengan Kyuhyun oppa difoto itu? Berani-beraninya kau memeluk Kyuhyun oppa!”, bentak yeoja itu. Apa perlu aku bilang kalau aku ini pacarnya?

“apa urusanmu?”, tanyaku ketus. Kelima yeoja dihadapanku sepertinya kesal dengan tingkahku. Waeyo? Ingin memukulku?

“kau tidak pantas dengannya! Dia tampan dan mempesona, sedangkan kau? Cih! Seperti sampah!”, sungut salah seorang yeoja. Apa katanya? Aku sampah? Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Siapa yang menelponku disaat-saat seperti ini?! Ah ternyata Kyuhyun. Kuangkat telponnya.

“apa?”, jawabku ketus terbawa emosi karena yeoja-yeoja gila dihadapanku.

“aku menelpon bermaksud baik ingin menanyakan kabarmu. Kau ketus sekali”, katanya.

“apa yang ingin kau katakan?”, ucapku lagi.

“kau sudah tahu gossip itu?”, tanyanya. Belum sempat aku menjawab, salah seorang dari kelima yeoja itu merebut dan melempar handphoneku ke sembarang tempat dan menampar pipiku dengan keras. Aku meringis kesakitan. Tamparannya benar-benar keras.

“ya! Apa-apaan kalian ini?! Sudah membuatku jatuh dan membuat sikutku berdarah dan sekarang menamparku? Apa mau kalian heh?”, tanyaku emosi. Apa hak mereka melakukan ini padaku?

“ini balasan karena kau dengan beraninya mendekati Kyuhyun oppa! Sudah kami bilang kau tak pantas dengannya! Lebih baik kau jauh-jauh darinya!”, bentak yeoja yang lainnya.

“itu tidak akan pernah terjadi. Karena bagaimanapun aku adalah pacarnya. Kutegaskan sekali lagi. Aku Kim Eunri adalah pacar dari seorang Cho Kyuhyun”, ucapku dengan penekanan pada saat mengucapkan nama Cho Kyuhyun babo itu. Setelah itu kulangkahkan kakiku pergi dari tempat itu. Mereka sepertinya percaya tidak percaya dengan apa yang ku katakan barusan. Masa bodohlah, urusan mereka mau percaya atau tidak. Baru dua langkah aku berjalan, seorang yeoja yang tubuhnya paling tinggi menarikku dan menjedotkan (?) kepalaku ke dinding. Aku menjerit dan pusing langsung menjalar ke seluruh kepalaku. Kurasakan sesuatu mengucur dipelipisku. Aku yakin itu darah. Kelima yeoja itu saling menyalahkan satu sama lain dan memilih meninggalkanku sendiri di tempat yang cukup sepi ini. Sayup-sayup aku mendengar suara Kyuhyun di handphoneku yang ternyata masih tersambung walaupun sudah terbanting keras. Aku ambruk dan kesadaranku mulai hilang.

 

***

            Kepalaku masih sakit. Kukerjapkan mataku. Ah bau rumah sakit. Siapa yang membawaku kesini?

“Eunri~ah gwenchana?”, Tanya seseorang. Hyorin rupanya.

“kepalaku masih pusing. Kau menolongku? Gomawo Hyorin~ah”, ucapku sambil memegang kepalaku yang masih sedikit pening.

“ani, bukan aku yang menolongmu. Tapi seorang namja. Aku tidak mengenalnya. Dia sedang berbicara dengan dokter diluar”, ucap Hyorin. Seorang namja? Pikiranku langsung melayang pada Kyuhyun. Dia ada di Thailand, mustahil dia tiba-tiba terbang ke Korea dalam waktu yang singkat.

“ah itu dia orangnya”, ucap Hyorin setelah seorang namja masuk kedalam ruang inapku.

“Eunri, kau tidak apa-apa?”, aku terbelalak kaget setelah melihat orang yang telah menolongku. Kenapa harus dia?

 

***

TBC

8 thoughts on “13 My Lucky Number [part 6]

  1. Woihhh… Sparkyunya ganass bgt..
    Jadi takut kalo mw deket” kyuu.. Hehe..

    Aku sbrnya tau ff ini dr blog laen, ini ptama kali Ω̶̇к̣ü baca dr blog ini.. ∩.∩

    lucuu bgtt ff ini, eunrinya bener” jadi karakter yg nggereget.. Kyu’nya jadi agak bego ya kalo jatuh cinta.. =P

    Ditunggu part slanjutnya..! ^^b
    Fighting..

  2. PUAS sanga bca part ini Puanjaaang tenan *0*
    AIH~ sape sih yg nolong’a?! SuperKYU ajj deh!! *maksa*

    SEBEL bgt tw sama peyamun yg ganggu eunri trs! Dasar baog :9
    Lawan ajj trs eunri! FIGHTING~
    Ud ckp donk, kesian kn eunri :'(

    Dtg org bru seru nih kaia’a ^0^
    LANJUUTT!!

  3. hahahhaha pasti nech admin salah posti ya yg di superjunior fanfiction,makanya gw langsung aja loncat ke sini hehehehe., gara” FF ini,gw jadi makin banyak tau nech BLog” baru kayak WE LOVE FF sama yg di Inkakania13,email q makin banyak nech FF dgn cast suju,JOENGMAL GOMAWO admin^^

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s