ROYAL COUPLE [chapter 3]

Judul : Royal Couple.
Penulis : Honey Park.
Karakter : Shim Changmin, Yo Hyunyi, Kim Jaejoong, and other.
Genre : Romantic/drama.
Chapter : 3/?
Rating : PG17.
Ringkasan : Shim Changmin seorang raja muda dari kerajaan Dong Bang mencari permaisuri. Dan pilihannya jatuh pada Yo Hyunyi, seorang putri bangsawan Yo. Meski awalnya sebuah perjodohan tapi mereka hidup dengan akur. Tapi hidup tak pernah lurus-lurus saja. Pasti ada berbagai cobaan.*halah,, bhasa’na*
Disclaimer : the story, plot, and OC belong to ROYAL COMPANY, that’s mean MY COMPANY! *Plak//*
Part 3… ga banyak bacot…

Tapi alur dipercepet sama author…
Hahai,, hepi riding….

Royal Company presented….

Royal Entertainment Company production…

Royal Couple

Hari ini adalah hari ulang tahun Changmin yang ke 23. Sebuah pesta yang bisa dibilang meriah diselenggarakan pada siang hari. Semua rakyat kerajaan menyambut dengan suka cita saat Changmin dan HyunYi berkeliling di tengah kota. Changmin melambaikan tangannya sementara HyunYi dibopong menggunakan tandu dan wajahnya tersembunyi dibalik tirai-tirai sutra yang menutupi tandunya.

Sudah sebulan sejak kejadian Changmin menghukumnya dengan brutal. HyunYi sudah melupakannya dan memulai kembali hidupnya seperti semula. Meski belakangan ini ia sering merasa pusing. Saat rombongan kerajaan hendak kembali keistana tiba-tiba ada panah yang melesat dan menancap kedada Changmin.

Semua penjaga segera mengejar orang yang memanah Changminsementara HyunYi segera keluar dari tandunya dan menghampiri Changmin yang tak sadarkan diri diatas kudanya. Beberapa pengawal menurunkan Changmin dari kudanya dan HyunYi menyuruh mereka untuk membawa Changmin ketandu miliknya.

Semua rombongan kerajaan segera kembali ke istana dan semua warga yang melihat kejadian itu berdoa semoga saja pemimpin mereka baik-baik saja. Changmin dibawa kekamarnya dan seorang tabib dengan cepat memeriksa luka Changmin. HyunYi bersama Ynag Mulia Shim dan Ibu Suri menunggu diluar ruangan.

“Jangan menangis, jagi. Changmin pasti baik-baik saja.” Ibu Suri mencoba menenangkan HyunYi yang menangis. Sementara Yang Mulia Shim terlihat sangat serius. Ia berpikir siapa yang nekat melakukan hal ini. Tak lama kemudian Bangsawan Yo dan istrinya datang.

HyunYi segera menghampiri ibunya dan memeluknya.

“Ssshh… Uljima jagi. Paduka Changmin pasti akan baik-baik saja.” Bisik Nyonya Yo ditelinga HyunYi.
“Bagaimana keadaan Paduka Changmin, Yang Mulia?” bangsawan Yo membungkukkan badannya.
“Tabib istana belum selesai memeriksa Changmin.” Jawab Ibu Suri.
“Bagaimana dengan pelakunya?” Tanya Nyonya Yo.
“Kami sudah menangkapnya dan sekarang dia berada dipenjara menunggu hukuman yang akan diterima. Tapi sebelumnya, aku ingin tahu siapa yang menyuruhnya.” Jawab Yang Mulia Shim panjang lebar.

Tak lama kemudian tabib istana keluar dari kamar Changmin dan segera membungkukkan badannya dihadapan keluarga kerajaan.

“Bagaimana keadaan Changmin?” Tanya Ibu Suri.
“Paduka Changmin terkena racun yang cukup mematikan. Tapi saya sudah mengeluarkan sebagian besar racunnya. Lukanya butuh perawatan yang sangat cekatan agar bisa cepat puluh. Dan ini penawar racun untuk racun yang masih tersisa dilukanya. Dan untuk kapan Paduka Changmin siuman, saya belum tahu Yang Mulia.” Jelas sang tabib panjang lebar.
“Kamshahamnida, Uisanim.” Kata Nyonya Yo.
“Tidak usah berterima kasih, ini memang sudah pekerjaan saya. Saya permisi dulu.”

HyunYi terlihat sedikit lelah. Nyonya Yo dan Ibu Suri segera menuntun HyunYi masuk kekamar dan membantunya duduk diranjang didekat Changmin. HyunYi menggenggam tangan Changmin.

“Ireona…” bisik HyunYi.
“Jagi, kau terlihat sangat pucat. Sebaiknya kau istirahat.” Saran Ibu Suri.
“Ne, HyunYi-ah. Istirahatlah.” Nyonya Yo mengiyakan.

HyunYi mengangguk dengan lemah dan Nyonya Yo kembali menuntun tubuh HyunYi yang lemah keruangan sebelah. Nyonya Yo menutupi tubuh HyunYi lalu bergabung dengan keluarga kerajaan.

“Apakah kita harus memanggil tabib istana dan memeriksa HyunYi. Belakangan ini ia terlihat cepat lelah.” Kata Yang Mulia Shim.
“Biarkan dia istirahat dulu. Sebaiknya sekarang kita urus pembunuh bayaran itu.”
Semua menyetujui perkataan Ibu Suri dan segera menuju penjara.
=========
“Dasar bodoh! Kenapa dia menyerang Paduka Changmin dan bukan wanita sialan itu!” geram Yuri.
“Omma, jadi sekarang bagaimana?” Tanya Yeonhee yang duduk didepannya.
“Molla. Tapi yang pasti omma masih punya banyak rencana untuk menyingkirkan gadis bodoh itu. aku tidak akan membiarkannya betah berada di istana ini.” Kata Yuri dan tersenyum iblis.
“Omma memang hebat.” Yeonhee ikut tersenyum setan. “Tapi omma, dia tidak akan buka mulutkan?” Tanya Yeonhee.
“Tentu saja tidak. Karena yang menemui dan menyuruhnya bukan aku.” Seringai Yuri. Yeonhee mengangguk dan merekapun segera melakukan perkerjaan rutin mereka, pergi kesalon dan belanja.
=========
Yang Mulia Shim berdiri didepan sel pambunuh bayaran yang menembak Changmin dengan panah beracun. Laki-laki itu menatap Yang Mulia Shim tanpa rasa takut.

“Siapa yang menyuruhmu?” Tanya Yang Mulia Shim tegas.
“Aku tidak tahu. Dia menyurhku melalui orang lain dan yang kutahu dia orang dalam istana.” Jawabnya datar.
“Apa maksudmu?” Tanya Yang Mulia Shim tak mengerti.
“Seorang pengemis miskin datang padaku dan menyuruhku untuk membunuh Permaisuri. Tapi aku tidak bisa membunuh permaisuri karena orang yang kubenci bukanlah permaisuri melainkan paduka raja.” Seringaian menghiasi bibirnya.
“Jadi begitu. Aku sudah memutuskan hukuman apa yang cocok untukmu. Besok siang dilapangan istana akan diadakan hukuman gantung untukmu.” Kata Yang Mulia Shim lalu segera pergi dari penjara istana.
***********
HyunYi sedang membersihkan luka Changmin dan mengganti penutup luka Changmin. Ia juga tak lupa memberikan obat pada luka Changmin. Saat ia telah selesai, seorang pelayan menghampirinya. Ia membungkukkan badan.

“Permaisuri, Yang Mulia Shim dan Ibu Suri menunggu anda dilapangan istana.” Katanya.
“Ne. kebetulan aku sudah selesai. Tolong suruh seseorang untuk menjaga paduka disini.” HyunYi lalu bangkit dan segera menuju lapangan istana. Beberapa dayang dan pengawal mengikutinya. Saat sampai disana ia membungkukkan badannya pada Yang Mulia Shim dan Ibu Suri lalu duduk disebelah ibu suri. Sebagian besar warga datang kelapangan istana dan menatap kesebuah panggung. HyunYi ikut melihat dan terlihat seorang pria tengah dijaga oleh beberapa pengawal dan dilehernya melingkar sebuah tali. HyunYi menoleh kearah Ibu Suri. Ibu Suri tersenyum kearah HyunYi.
“Baiklah. Seperti yang kalian lihat pria dihadapan kalian adalah pria yang telah menyerang Paduka Changmin. Ia dihukum karena dua hal. Pertama menyerang paduka Changmin dengan anak panah beracun dan kedua melindungi orang yang telah menyuruhnya untuk menyerang Paduka Changmin.” Seseorang mengumumkan kesalahan pria itu.
“Bolehkah aku bicara sedikit saja.” Pinta pria itu. Yang Mulia Shim mengangguk.
“Aku ingin kalian berhati-hati dengan orang yang menyuruhku. Meski aku tidak tahu siapa dia, tapi sepertinya dia akan melakukan apapun untuk melukai permaisuri dan mendapatkan Paduka raja.” Katanya. “Kalian boleh menghukumku sekarang.” Lanjutnya.

HyunYi terbelalak mendengar perkataan pria yang ternyata adalah pembunuh bayaran yang mencoba membunuh Changmin itu dan yang lebih membuatnya terkejut adalah ada orang yang ingin mencelakainya. Tiba-tiba kepalanya berputar dan terasa berat dan akhirnya semuanya gelap.

“Permaisuri!” teriak salah satu dayang HyunYi.
“HyunYi!” seru Ibu Suri. Yang Mulia Shim menoleh dan melihat HyunYi pingsan.
“Cepat bawa HyunYi kekamarnya dan panggil tabib istana! Hukuman akan tetap dilanjutkan!” kata Yang Mulia Shim dan beberapa orang membopong HyunYi kembali kekamarnya dan yang lain memanggil tabib istana.
Ibu Suri terlihat sangat khawatir. HyunYi berbaring disamping Changmin dan tabib istana tiba tak lama kamudian. Ibu Suri terlihat sangat gelisah saat tabib istana sedang memeriksa HyunYi. Saat tabib istana selesai, permaisuri segera menanyakan keadaan HyunYi.

“Bagaimana keadaan HyunYi, uisanim?”
“Permaisuri HyunYi baik-baik saja Yang Mulia. Permaisuri hanya butuh istirahat. Selamat untuk permaisuri HyunYi yang sedang mengandung 4 minggu.” Jawab tabib istana sambil tersenyum.
Ibu suri terlihat sangat senang saat mendengar berita itu. ia menganggukkan kepalanya pada tabib istana dan tabib istana segera pamit. Lima belas menit kemudian Yang Mulia Shim masuk dan segera menghampiri Ibu Suri yang tengah mengusap-usap tangan HyunYi.
“Bagaimana keadaan HyunYi? Apa ia baik-baik saja?” Tanya Yang Mulia Shim khawatir.
“Kokjonghajimaseyo. HyunYi baik-baik saja. Sekarang ia sedang mengandung cucu kita.” Kata Ibu Suri.
Yang Mulia Shim terlihat kaget dan tak lama kemudian sebuah senyuman lebar menghiasi bibirnya.
“kita akan melakukan pesta besar-besaran setelah Changmin pulih.” Kata Yang Mulia Shim senang.
“Hajiman, kita harus memperketat keamanan untuk HyunYi. Kau masih ingat bukan apa yang dikatakan pembunuh tadi. HyunYi adalah target utama orang yang menyuruhnya. Ditambah lagi sekarang ia sedang mengandung penerus kerajaan kita selanjutnya.” Ibu Suri mengingatkan.
“Kau tenang saja, jagi. Aku pasti akan memperketat keamanan untuk HyunYi dalam segala aspek.” Kata Yang Mulia Shim tegas. Ibu Suri tersenyum dan mengusap lembut perut HyunYi yang masih rata.
***********
“MWO?! Dia hamil?!” seru Yuri. “Ini tidak boleh dibiarkan! Aku harus segera bertindak sebelum terlambat. Tapi aku tidak boleh ceroboh. Sekarang Yang Mulia Shim mengerahkan pengawal terbaiknya untuk melindungi gadis bodoh itu. aku harus menyusun rencana dengan matang.” Gumam Yuri. Yuri menoleh pada pelayan yang memberitahunya tentang berita iatu.
“Kau boleh pergi. Cepat beri tahu aku jika ada informasi baru.” Desisnya.
Pelayan itu membungkuk dan segera pergi dari rumah Yuri. Yuri duduk dikamarnya dengan pikiran tak tenang. Ia harus cepat memikirkan suatu cara untuk menyingkirkan HyunYi.
=========
Sudah sebulan lebih Changmin tak sadarkan diri. HyunYi seperti biasa sedang merawat luka Changmin. Setelah mengganti pembalut luka Changmin, HyunYi mengusap tubuh Changmin dengan kain basah. Membersihkan tubuh Changmin dari keringat yang kadang-kadang keluar dari tubuh Changmin. Saat HyunYi sedang mengusap wajah Changmin, Changmin membuka perlahan-lahan matanya. HyunYi tersenyum kearah Changmin.

“Akhirnya anda bangun. Apa anda haus?” Tanya HyunYi. Changmin mengangguk lemah. HyunYi mengambil sendok dan menyendok air lalu sedikit mengangkatkepala Changmin. Changmin meminumnya dengan perlahan.
“Uhuk…Uhuk…” Changmin sedikit terbatuk dan HyunYi mengusap pipi Changmin.
“Gomawo.” Bisik Changmin. HyunYi tersenyum.
“Aku panggil Ibu Suri dan Yang Mulia Shim dulu. Tunggu sebentar.” HyunYi hendak pergi saat Changmin menahannya. HyunYi menatap Changmin bingung.
“Kau terlihat lebih gemuk.” Kata Changmin pelan. HyunYi tersipu lalu duduk disamping Changmin. HyunYi menyimpan tangan Changmin diperutnya.
“Anak anda yang membuatku terlihat gemuk.” Kata HyunYi. Changmin terkekeh tapi segera berhenti saat lukanya terasa sakit. HyunYi terlihat khawatir.
“Jadi aku berhasil membuatmu hamil. Jaga dia, aku berjanji akan segera sembuh.” Kata Changmin setelah rasa sakitnya hilang.
“Ne. Miyoung!” panggil HyunYi.
“Ne, permaisuri. Ada yang anda perlukan?” Tanya seorang dayang.
“Tolong panggilkan Yang Mulia Shim dan Ibu Suri. Katakan pada mereka, Paduka Changmin sudah siuman.” Perintah HyunYi.

Miyoung membungkukkan badannya dan segera berbalik. HyunYi lalu membantu Changmin bersandar. Changmin lalu memeluk HyunYi dan mencium bibir lembut HyunYi dengan bibir keringnya. Setelah lima menit Changmin melepaskan ciumannya. Terlihat semburat merah dipipi HyunYi.

“Bogoshippo.” Bisik Changmin.
“Na do.” Senyum HyunYi.

Tak lama kemudian Yang Mulia Shim dan Ibu Suri datang bersama tabib istana. Tabib istana segera memeriksa Changmin sementara HyunYi menerima bubur dari salah satu dayangnya.

“Bagaimana keadaan Changmin, uisanim?” Tanya Yang Mulia Shim.
“Keadaan Paduka Changmin semakin membaik. Terima kasih pada permaisuri yang dengan telaten merawat luka paduka Changmin.” Jelas sang tabib.

HyunYi menganggukkan kepalanya dan Ibu Suri angkat suara.

“Berapa lama Changmin akan pulih, uisanim?”
“Butuh waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk benar-benar pulih, Yang Mulia.” Jawab sang tabib.
“Bagaimana dengan HyunYi dan bayinya?” Tanya Changmin tiba-tiba.
“Permaisuri dan bayinya sangat sehat, Paduka.” Jawab sang tabib sedikit membungkukkan badannya. Changmin mengangguk sekali lalu menerima suapan bubur dari HyunYi.
“Jangan lupa untuk meminum ramuan anda, paduka. Saya permisi dulu.” Pamit sang tabib.

Semua mengangguk dan segera mengobrol dengan Changmin yang baru siuman. Yang Mulia Shim memberitahu Changmin semua yang terjadi selama sebulan kebelakang. Changmin terlihat marah saat mendengar ada yang ingin melukai istrinya. HyunYi mengusap punggung Changmin agar tenang.

Changmin memegangi lukanya dan menenangkan emosinya yang meledak-ledak. HyunYi lalu menyerahkan ramuan Changmin dan Changmin meminumnya. Lukanya terasa seperti terbakar saat meminum ramuan itu. HyunYi mengusap keringat dikening Changmin. Changmin tersenyum dan HyunYi membantu Changmin berbaring. Changmin tertidur dan Yang Mulia Shim juga Ibu Suri pamit meninggalkan HyunYi dan Changmin.

~TBC

Aigoo~ makin pendek aja nie epep…
Ya sudahlah,, author lagi konslet jadi begini….
Dan part nie kaga ada NC…
Pan bulan puasa…
Ntar kalo udah ga bulan puasa ada NC’na dah…
Comment always loved…

9 thoughts on “ROYAL COUPLE [chapter 3]

  1. Wahhh setelah sekian lama epep ini muncul lg,,hyunyi hamil??syukurlahh…changminie kan getol bgt ngehukum hyunyi di part 2,,,hahhahaha,,,ahhh itu si yuri bikin kesal dehhh,,,lanjut chingu,,,dtggu NCnyaa *plakkk*btw jaejoong kmn yaa???si minnie br sembuh lgsg main kiss aja,,,hihiihih

  2. Nie brp bulan ya ff nie ga nongol, kiraen udahan nie ff (‾▿‾”)
    Ngek~~~kasian permaisurinya, ckckckck yuri neh minta dtendang gangguin rmh tangga orh (⌣́_⌣̀)

  3. Mianhae…
    author bru comeback stlah hiatus…
    bkal jrang update soal’na ga da hri lbur bwt author…
    klender author hri krja smua…

    jongmal mianhae klo jrang update…*bow 90°*

  4. YES YES YES~ unni ud balik lg \*0*/ HIP HIP HORE :)
    Ada slh ktik sdikit unni ^^V

    Untung untung, salamet changminiepa :)
    Dasar yuri nene sihir baong jahat CIH ~_~

    YEY YEY YEY, hyun yi hamil ^-^ CHUKAE!!
    LANJUUTT!
    Kalahkan si nene sihir yuri baong mpret ndut nces ^^d

    AYo ayo, aq do’ain spy oppa & unni pny anak 5 yah

  5. Uooo…kayaknya aku telaatt bgt bca part nie 0_o
    Btw wuahhh chukkaee bwat minnie ma hyunyi…wihh rencana pa lagi yg bkal disusun yuri?!?

    Eon…update part 4-nya duong..coz pnasaran nihh :D

  6. tuuu kaaann dugaan saya benar. hyunyi jd hamil setelah hukuman yg menyenangkan itu. wkwk..
    biar seru bikin keguguran aja dkarenakan ulah yuri yg jahat..
    #sadis bener

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s