THE BOYS [part 13] | END

Apakah peminat ff ini masih ada? *lirik tanggal terakhir posting* Ehemm.. ini part akhir, semoga berkenan.. maaf kalo banyak salah ketik dan ceritanya aneh bin gak nyambung serta feel-nya kurang (.____.)v

part1part2part3part4 | part5 | part 6 | part7 | part 8 | part 9 | part 10 | part 11 | part 12

Chaejin pov

Aku butuh bernafas dan berpikir normal. Satu..Dua..Tiga.. tarik nafaaaaas lalu hembuskaaaaan!! APA YANG TERJADI BARUSAN?? DIA MENCIUMKU?

AKU? KIM HEECHUL? BERCIUMAN? aaaaaaaaaah bibirku ternoda oleh seorang gadis hah? andwae!! Kau pasti gila Lee Chaejin, kenapa kau tidak menolak hah?

Dengan gemetar aku mengeluarkan kunci apartemen. Uwoooow seseorang menarik lenganku dan dengan cepat memelukku erat hingga kunciku terjatuh. Eh? jantungku berdebar keras saat merasakan tubuhku bersentuhan dengannya dan jantungku! omo! omo! berhentilah bertalu-talu seperti ituuuuu.

“Ap..apa yang kau lakukan? aku tidak bisa bernafas!”

“Kumohon, sebentar saja! izinkan aku memelukmu seperti ini, 5 menit! tidak..tidak.. 2 menit saja!”

“Kau ini sih kenapa Kyu?”

Okey, dia tidak menjawab. Aku menarik nafas dan membenamkan wajahku di dadanya, Perlahan aku melingkarkan tanganku dipinggangnya, membalas pelukannya. Walaupun jantungku berdebar-debar seperti ini tapi rasanya sangat nyaman. Aaah rasanya aku tidak ingin melepaskan pelukannya ini.

“Sudah 2 menit, berbaliklah dan langsung masuk, jangan lihat aku! setidaknya jangan berbalik sampai aku masuk apartemenku!”, Kyuhyun membalikan badanku menghadap pintu apartemen. Mukaku panas dan kenapa aku tidak bisa membalas kata-katanya? Kenapa aku menurut karena aku memang tidak bisa menatap wajahnya sekarang! Aissh~

“Maaf, lupakan saja.. anggap tidak terjadi apa-apa, sampai bertemu besok!”, ucapnya sebelum masuk ke dalam apartemen.

Huaaaaaaaaa~ eotteohke? rasanya dadaku sakit.. kenapa ini hah? kakiku terasa lemas dan rasanya ingin menangis. Kyuhyun bodoooooh! Kenapa kau membuatku seperti ini hah? menangis seperti bocah!!

****

Aku melirik ke arah jam, jam 6 pagi. Hahahahaha hebat sekali aku bangun jam segini? err.. ralat! hebat sekali aku belum tidur jam segini!! Kau benar-benar membuatku gila Cho Kyuhyun! dasar bocah setan menyebalkan!

Aaah bahkan aku masih bisa merasakan pelukannya tadi malam. Perlahan aku bangun dan mengambil kaca kecil di meja sebelah tempat tidur. Uwooooow wajahku menyedihkan sekali, mataku sembab dan lihat kantung mata ini? ckckckck

Haruskah aku cerita pada Sungmin? entahlah, apakah aku perlu memberitahunya? ‘Minnie-ya, kau tahu? Heechul menciumku dan belum genap 10 menit Kyuhyun memelukku erat dan membuatku tidak bisa tidur semalaman’, memalukan (==).

Baiklah.. yang jadi permasalahan sekarang, APA AKU HARUS SEKOLAH? ayolaaaah aku tidak tahu harus bagaimana jika bertemu dengan Kyuhyun atau Heechul. Dua bocah sialan!

“Eommaaaa~ aku sakit! aku tidak akan sekolaaaaaaah!”

Sekarang eomma masuk ke dalam kamarku. Kumohon sekali ini saja, mengertilah keadaan anakmu ini.

“Kau sakit? omo~ lihat penampilanmu! sebaiknya kau tidur sekarang, biar nanti eomma bilang pada Kyuhyun kau sakit hari ini!”

“Kenapa mesti dia? aku bisa menelepon Sungmin nanti..”

“Waeyo? kalian bertengkar? aissh~ sekalian eomma akan mengantar makanan padanya! sudah kau tidur sajalah..”

Seketika rasanya tubuhku benar-benar lemas. Bertengkar? bukan kata-kata yang tepat. Aissh~ bumiiii telan aku sekarang!!

****

Baiklah, dengan malas aku memasuki sebuah kafe tidak jauh dari apartemenku. Kafe ini sering kami kunjungi karena dekat dengan apartemenku hohoho~. Tadi Sungmin menyuruhku datang, katanya sih sudah lama tidak kumpul-kumpul. Kalian tahu? dia memarahiku karena tadi aku bolos. Aigoo~ dia cerewet sekali!

Aku mengedarkan pandangan dan akhirnya aku menemukan tiga orang namja dan dua orang yeoja disana. Lee Sungmin… mati kau! Seara dan Sungmin, Eunhyuk dan Rae, lalu Kyuhyun? dimana Donghae? Apa maksudnya ini?

“Chaejin-ah!”, Sungmin melambaikan tangannya dengan senyuman yang sangat manis. Okey, kau belum tahu apa yang akan terjadi padamu nanti Lee Sungmin kalaus ampai ternyata dugaanku benar!

Aku menghampiri mereka. Seara sedang asyik dengan minumannya, Rae sedang menyuapi strawberry cake pada Eunhyuk dan Kyuhyun sedang sibuk dengan PSP-nya. Bocah itu melihatku sekilas lalu bermain dengan PSP-nya lagi. Tidakkah dia sangat menyebalkan? ehm.. SANGAT MENYEBALKAN?!

“Donghae mana?”, dengan malas aku membaca daftar menu. Rasanya aku ingin menggigit buku sialan ini sekarang juga!

“Dia sedang mengantar seseorang pulang kampung hahahaha katanya sih dia ingin menyegarkan pikiran dan jiwa raga! Kau membolos hari ini?”, kata Eunhyuk dengan nada yang dibuat-buat. Apa itu menyegarkan pikiran dan jiwa raga? Donghae pasti kesepian karena pasangan ikan-nya sudah memiliki pacar (==)

Aku sengaja tidak menjawab pertanyaan si monyet itu. Entahlah.. mengingat alasan aku tadi bolos rasanya jadi mm.. ya agak malas!

“Kau pesan apa Chaejin-ah?”, tanya Seara

“Aku pesaan..”

“Lemon tea dan Cheese cake”

Aku melirik ke arah Kyuhyun yang masih fokus pada PSP-nya, dengan ekspresi datar. Sialan! Bagaimana dia bisa tahu? Tentu saja dia tahu, dia sahabatku kan?

“Bagaimana kau bisa tahu?”, tanya Seara. Ayolaaaah.. kami bersahabat dari dulu! Dia tahu karena itu memang favoritku, tidak ada alasan lain. Benar kan? Sungmin, Donghae, dan Eunhyuk juga tahu itu.

“Dia selalu memesan itu setiap datang kesini, benar kan?”, jawabnya sambil tersenyum ke arahku.

Kau bisa tersenyum seperti itu seolah tidak terjadi apa-apa. Ya ya ya.. kau sendiri yang bilang, anggap tidak terjadi apa-apa, baiklah.. fokus Lee Chaejin!

“Ne,” aku tersenyum pada Kyuhyun. Seara memesankannya pada pelayan lalu kembali duduk dan bermesraan dengan Sungmin. Aigoo mereka membuatku kesal.

Apakah aku disuruh datang kesini hanya untuk melihat mereka bermesraan hah? lalu menjadi kambing congek dengan orang yang paling tidak ingin kutemui saat ini? Terlebih orang itu hanya diam sambil memainkan PSP-nya, bersikap normal sementara aku hampir gila karena tidak berhenti berdebar-debar. Memuakan!

dddrt…ddddrrttt..

Aku mengeluarkan ponselku. Ada 1 pesan, Kim Heechul (==’)

    from: miss korea (–.–)

    Bisakah kita bertemu? di apartemenku?

    to: miss korea (–.–)

    kenapa harus di apartemenmu? ==’

    from: miss korea (–.–)

    Aku sedang sakit, bisakah kau kesini?

    to: miss korea (–.–)

    Jinjayo? Ne, aku kesana sekarang!

“Siapa? Heechul?”, tanya Sungmin

“Ne, aku harus pergi sekarang.. Aku duluan yaa! Kalau tidak keberatan bungkus kue-nya dan kirimkan ke apartemenku nanti hahahaha..”

Huaaaaaaaah untuk kali ini, Kim Heechul benar-benar menyelamatkan aku (.______.)

****

Author pov

“Siapa? heechul?”, tanya Sungmin

“Ne, aku harus pergi sekarang.. Aku duluan ya! Kalau tidak keberatan bungkus kue-nya dan kirimkan ke apartemenku nanti hahahaha..”, Chaejin tersenyum pada Sungmin lalu bergegas pergi.

Sungmin, Seara, Eunhyuk, dan Rae hanya bisa menatap kepergian Chaejin pasrah. Karena apa? rencana yang sudah mereka susun gagal berantakan. Dan itu karena siapa?

“Cho Kyuhyun!”, bentak Sungmin

“Kau itu benar-benar bodoh! Aah.. menyebalkan!!”, Eunhyuk menjambak rambutnya frustasi.

“Aku?”, Jawab Kyuhyun innocent. Kyuhyun menatap Sungmin dan Eunhyuk yang tengah menatapnya dengan tatapan membunuh. Hal yang ingin Kyuhyun lakukan saat ini adalah bersikap senormal mungkin. Dia tidak sebodoh itu masuk dalam jebakan dua pasang orang aneh yang sedang mengerjainya.

“Astagaaa padahal aku sudah merancang-nya dengan cukup baik agar–”

“Kalian meninggalkan kami berdua? Agar aku bisa menyatakan perasaan? Lalu dia membenciku? Kalian berlebihan. Lupakan!”

Kyuhyun menatap Sungmin dan Eunhyuk datar. Menurutnya, hal ini adalah urusannya jadi dia tidak memerlukan bantuan siapapun. Entah kenapa sekarang mood-nya semakin buruk, ditambah karena Chaejin pergi menemui Heechul.

****

Heechul menyandarkan kepalanya di meja, matanya tertuju pada gelas kosong yang sedang dipegangnya dan sebotol wine yang tinggal setengah lagi. Ia sendiri sedang bingung dengan apa yang memenuhi isi kepalanya.

“Kau benar-benar menyukainya hm? bodoh!”, Heechul kembali menuangkan sedikit wine ke dalam gelasnya.

[flashback]

Heechul pov

Astaga Kim Heechul.. kau benar-benar melakukannya tadi. Kau mencium Lee Chaejin? astagaa jantungku benar-benar hampir copot! Bagaimana kau bisa melakukannya hah? beruntung dia tadi hanya diam, kalau tadi dia menamparmu bagaimana hah?

Aku menyalakan mobil tapi pandanganku tertuju pada bungkusan plastik yang ada di jok sebelah. Cih! Kaset games yang dibeli Chaejin untuk Cho Kyuhyun, haruskah aku memberikan ini padanya? Aku lebih ingin menginjak dan melemparnya keluar mobil.

Baiklah, kembalikan ini pada Chaejin. Setidaknya tadi dia membayar ini dengan uangnya sendiri bukan? Aku turun dari mobil sambil menenteng bungkusan putih.

Aku berjalan di lorong apartemen dan hey, IGE MWOYA? Kyuhyun memeluk Chaejin? berani-beraninya bocah itu memeluk kekasihku!

“Sudah 2 menit, berbaliklah dan langsung masuk, jangan lihat aku! setidaknya jangan berbalik sampai aku masuk apartemenku!”

Kyuhyun membalikan tubuh Chaejin lalu masuk ke dalam apartemennya. Kulihat Chaejin berjongkok, lalu.. dia menangis? sudah kuduga dia memang menyukai bocah itu!

[flashback end]

Author pov

Heechul menegak minumannya perlahan lalu menghembuskan nafasnya. Kepalanya sangat berat dan  rasanya dia sangat menyedihkan saat ini.

“Aku menyukai Chaejin..Chaejin menyukai Kyu..Kyu menyukai Chaejin..Chaejin menyukai Kyu.. hahahaha bodohnya aku!”

“Yak! Kim Heechul.. bukankah kau sedang sakit? lalu kenapa kau mabuk? sore-sore begini? Aigoo~”

Chaejin menghampiri Heechul yang menopang dagu dengan tangan kirinya dan tangan kanan memegang gelas berisi wine.

“Kenapa kau ada disini?”, tanya Heechul tanpa memandang Chaejin

“Pintunya tidak dikunci jadi aku masuk..”

“Kenapa kau ada disni? Kau kesini bukan karena mengkhawatirkan aku kan? hahahaha.. bodoh!”

Chaejin bingung melihat keadaan Heechul. Baru kali ini dia melihat Heechul mabuk dan entah kenapa tampak menyedihkan.

“Kau sedang sakit? kenapa kau minum sampai mabuk hah? aissh~”

“Aku sakit.. kau berpikir aku sakit dan akan mati? bodoh! Kenapa kau percaya dengan ucapan yoonhae hah? kau benar-benar bodoh Lee Chaejin.. hahahahahahaha inii benar-benar sangat lucu Lee Chaejin.. cih!”

“Mwo? apa maksudmu?”

Heechul menepis tangan Chaejin yang ada dibahunya lalu tersenyum miris.

“Aku tidak sakit parah, aku memang.. lemah tapi aku tidak terkena penyakit parah sampai-sampai akan mati, YoonHae berbohong padamu.. dia sudah menceritakannya padaku!”

Chaejin memberanikan diri mendekati heechul lagi dan menyentuh bahu pria cantik itu perlahan, “Be..benarkah? Baiklah, Aku kesal pada Yoonhae, tapi aku senang kau baik-baik saja, tapi kenapa kau sampai mabuk seperti ini?”

Sebenarnya Chaejin sangat kesal pada Yoonhae tapi hey, yang berbohong itu bukan Heechul. Lagipula melihat keadaan Heechul sekarang, dia jadi tidak tega meninggalkannya sendirian.

“Kenapa? kau ingin tahu? KARENA KAU!”, bentak Heechul.

Heechul berdiri lalu menarik tangan Chaejin dan menghempaskan tubuh gadis itu ke kasur lalu menindihnya.

“Kim Heechul! Apa yang kau lakukan?”, tanya Chaejin panik. Heechul memegang kedua tangannya kuat.

“Katakan kau menyukaiku Lee Chaejin maka aku akan melepaskanmu!”

Chaejin merasa bingung, apa yang harus dijawabnya sekarang? Dia menyukai Heechul? Heechul namja yang baik sebenarnya, hanya saja dia terkadang menyebalkan.

“A..aku menyukaimu”, ucap Chaejin pelan. Chaein menutup matanya erat, dia berharap Heechul melepaskannya tapi dia sudah pasrah sekarang. Heechul sangat kuat dan menyeramkan.

“Kau menyukaiku tapi kau tidak mencintaiku benar kan? Kau bertanya aku sakit atau tidak? Ne.. aku sakit, hatiku sangat sakit melihatmu menangis seperti itu karena bocah itu! Aku muak karena harus mengakui bahwa kau lebih menyukai.. ah tidak, mencintai bocah itu!”

Chaejin membuka matanya saat dia merasakan pipinya basah. Heechul menangis? gara-gara aku Heechul menangis? Chaejin membelalakan matanya saat Heechul memeluknya lembut.

“Apa kau pernah menyukai.. tidak, mencintaiku sedikit saja? menganggapku kekasihmu sedikit saja?”

Chaejin membalas pelukan Heechul. Sejujurnya dia takut dan bisa saja memukuli Heechul mengingat posisinya saat ini seperti apa, yang bisa dibilang ‘rawan’, tapi dia yakin Kim Heechul tidak akan berbuat macam-macam padanya.

“Mianhae.. apa aku menyakitimu?”, tanya Chaejin sambil mengusap punggung Heechul pelan.

“Ne”

“Maukah kau memaafkanku? Kurasa kita bisa jadi teman baik Heechul-ah”

“Entahlah..”

Heechul mengangkat tubuhnya lalu berjongkok dibawah kasur. Dia memang mabuk tapi tidak seberat itu, dia masih bisa berpikir lurus dan agak memalukan bersikap seperti ini dihadapan Chaejin.

“Pergilah.. atau aku tidak akan pernah rela melepaskanmu!”

Chaejin menghampiri Heechul laghi, tapi Heechul membuang mukanya. Membuat Chaejin semakin merasa bersalah. Menyakiti Heechul yang jelas-jelas mencintainya karena dia mencintai seorang namja yang dia sendiri tidak tahu bagaimana perasaan namja itu padanya. Menyebalkan!

“Kau mabuk Kim Heechul!”

“Aku sangat sadar dengan apa yang aku katakan! Cepat pergi!”

Dengan cepat Chaejin pergi meninggalkan Heechul yang masih duduk dibawah kasur.

—–

Chaejin pov

Kalian tahu? rasanya aku adalah orang paling menyedihkan dan paling jahat di dunia. Baiklah, ini pilihanku. Tidak boleh menyesal bukan? Aku sekarang memilih seorang namja yang bahkan aku tidak tahu apa dia menyukaiku atau tidak. Cho Kyuhyun (==’)

Errr.. ralat! Dia menyukaiku lebih dari sekedar sahabat atau tidak, karena untuk ukuran sahabat.. aku yakin dia menyukaiku! Hey, ayolah.. jangan tatap aku seolah-olah aku ini sangat percaya diri berlebih seperti itu. Kami memang berteman sejak TK.

Sudahlah.. yang jelas hari ini aku senaaaaaaaang!! Kenapa? Ujian Kenaikan kelas sudah berakhir seminggu yang lalu dan sekarang adalah hari sabtu hohohoho entah kenapa rasanya amat sangat bahagia!

Oh ya, aku sekarang sedang ada di lapangan basket tidak jauh dari apartemenku. Aku mendrible bola basket, Okey.. satu tembakan daaan.. masuk! three point? hahahaha sudah lama rasanya tidak bermain basket.

“Chaejin-ah~~”

Aku menoleh kebelakang. Sungmin, Donghae, Eunhyuk dan Kyuhyun sudah berdiri membuat barikade dibelakangku hahahaha aku seperti bos saja.

“Kalian habis darimana?”

“Kita? tidak salah? Kami yang daritadi mencari kau! Bodoh!”, aissh~ si monyet itu menjitak kepalaku. Menyebalkan!!

“Sudah lama kita tidak kumpul-kumpul, main dirumahku bagaimana?”, tanya Donghae sambil merebut bola ditanganku lalu mendrible dan memasukannya ke ring.

“Bosaaaaaaaaaan~ ke rumahku saja bagaimana?”, sahut Eunhyuk yang lalu mencoba merebut bola dari tangan Donghae.

“Shireo.. aku bosan disuguhi pisang terus-terusan! Lama-lama aku akan jadi monyet sepertimu!”, Sungut Donghae. Donghae sudah lebih ceria.. akhir-akhir ini dia tampak agak lesu. Baguslah..

Aaaaaaah aku merindukan moment-moment seperti ini! Hanya ada aku dan keempat namja yang sangat bodoh tapi sangat tampan.. sahabatku!

“Sudahlah.. kita ke apartemenku dan bermain PS bagaimana? aku punya kaset baru hahahaha”, Kyuhyun memamerkan senyum tiga jarinya. Senyum favoritku! Omo~ aku harap mereka tidak sadar mukaku agak memerah.

Oh iya, aku jadi ingat belum memberikan kaset games yang aku beli untuk Kyuhyun. Terakhir aku ke apartemen Heechul, dia memberikannya padaku. Katanya tertinggal di mobilnya. Aissh.. dia tidak pernah menghubungiku lagi.

“Aku juga ingin praktek menu baru~~ kalian pasti suka!”, Omooo~ suara Sungmin tepat di depan telingaku! Membuatku kaget (==’)

“Baiklah.. bermain PS sampai malam lalu menonton DVD! Kita berpesta sampai malaaaam hahahahahaha~ apakah aku harus membawa koleksi DVD-ku?”, kata Eunhyuk.

“ANDWAE!”, Aku menjitak kepalanya keras. DVD Eunhyuk tidak bagus untuk otak anak-anak innocent sepertiku. Dasar monyet bodoh!

“Cukup bermain PS saja! Aku tidak ingin otak Chaejin-ku yang polos menjadi ternoda Lee Hyukjae!”, Sungmin merangkulku dan menjauhkan tubuhku dari Eunhyuk. Hahahaha

“Mwo? ‘Chaejin-ku’ katamu? kau ingin aku melaporkannya pada Seara hah?”, Kyuhyun melirik Sungmin. Aissh~ kenapa dia berkata seperti itu?? jantungku!

“Ne! lagipula jika nonton DVD aku yang akan memilihkan DVD-nya!!”, bentak Donghae

“Bagaimana jika Romeo and Juliet?”, tanya Kyuhyun semangat. Aku heran, bagaimana bisa dia bersikap seperti itu seolah-olah benar tidak terjadi apa-apa. Sedangkan aku? Aissh~ ayolaaaah (-______-)

“TIDAK!”, Sungmin, Donghae dan Eunhyuk bersamaan. Uwooooow tumben mereka kompak! Baiklaaah semoga aku bisa bersikap normal nanti. Apartemen Kyuhyun. Ehm.. Kyuhyun. Kyuhyun. Kyuhyun.. aaaah nama itu membuatku gila! Ditambah dengan melihat penampakannya di hadapanku!

****

Aku tiduran di sofa sambil menatap tiga orang namja yang sedang tertidur pulas dilantai. Cih! inikah orang-orang yang mengajakku berpesta sampai malam? menyebalkan sekali mereka! Aku melirik seorang namja yang masih anteng dengan PSP-nya. Haruskah aku mengajaknya ngobrol? Kenapa jadi secanggung ini hah??

dddrtt…ddddrrrrrt…

    from: miss korea (–.–)

    Besok kelulusanku, kau bisa datang?

    to: miss korea (–.–)

    Tentu saja, apa aku harus membawa bunga?

    from: miss korea (–.–)

    Ide bagus, awas kalau kau tidak datang!

    to: miss korea (–.–)

    Kau mengancamku? ==’ hahahaha sampai besok!

Aku melirik Kyu lagi, “Kyu, kau belum tidur?”

“Kau pikir aku bisa bermain PSP sambil tidur? bodoh!”

“Aissh~ kau belum mengantuk?”

“Kau sendiri?”

“Baiklah.. aku akan tidur agar tidak mengganggumu!”

“Tidurlah.. aku tidak suka melihat mata pandamu akhir-akhir ini! dan kau bisa pakai kamarku, jangan tidur di sofa, Jaljayo..”

“Jaljayo!”

Aku beranjak dari sofa ke kamar Kyuhyun. Aaaah jangan salah paham Lee Chaejin, dia sahabatmu! Tapi mata panda? aissh apa tidak ada istilah lebih bagus dari itu?

—–

Sesuai janji, hari ini aku kesekolah sambil membawa sebuket bunga untuk Kim Heechul. Ehmm.. kemarin pertama kalinya dia menghubungiku lagi, baiklah.. berteman bukan ide yang buruk kan? Aku merasa menjadi orang yang sangat jahat padanya tempo hari.

“Heechul-ah~”, Aku melambaikan tangan pada Heechul lalu menghampirinya.

“Chukae! Aku tidak menyangka kau bisa lulus!”

“Mwo? aissh~ yak tidak bisakah kau panggil aku oppa? Aku terkejut kau benar-benar datang hahaha”

“Oppa? tidak padamu.. hahaha tentu saja aku datang, aku kan bukan orang yang tidak menepati janji..”

“Ya, tapi kurasa aku hanya meminta kau saja yang datang.. kenapa kau membawa para bodyguard-mu hah? menyebalkan!”

Heechul melirik ke arah Kyuhyun, Sungmin, Donghae dan Eunhyuk yang memang tadi datang bersamaku. Aissh (==’)

“Mereka juga mau mengucapkan selamat padamu!”

“Ne, selamat ya! hubungan kita memang tidak terlalu baik.. tapi kurasa kau tidak seburuk yang kubayangkan!”, Sungmin tersenyum manis pada Heechul sambil menjabat tangannya.

Donghae dan Eunhyuk hanya mengangguk-angguk, pertanda setuju-setuju saja dengan yang Sungmin katakan. Ehem.. padahal dengan paksa aku yang mengajak mereka berempat dan hanya Sungmin yang mengangguk cepat tanpa dipaksa (-_____-)

“Jadi.. kau sudah punya pacar sekarang?”, tanya Heechul

“Mworago??”

“Belum? aissh~ jangan sampai aku mengejarmu lagi Lee Chaejin! Sudah susah susah aku melepasmu “, ucap Heechul datar sambil melirik sadis ke belakangku. Aku melirik ke belakangku, siapa yang tadi dia lirik?

“Apa maksudmu? ehem, ng..bukankah kau harusnya mentraktirku?”, kenapa aku jadi gugup? aissh~

“Aku akan mentraktirmu nanti siang, bersama kedua orang tuaku hahahaha bagaimana?”

“Mwo??”

“Bercanda, mungkin lain kali! Terima kasih bunganya, dan ini untukmu!”

Heechul mengambil tanganku lalu menaruh sesuatu, kancing?

“Apa ini?”

“kancing seragam. Tidakkah ini bagus? seperti di film-film hahahahaha”

“Bodoh!”

****

Baiklah, keasyikan ngobrol dengan Heechul, aku jadi tidak sadar jika aku ditinggal sendirian. Sial! Mereka dimana sih? Aku sudah berkeliling sekolah tiga kali! catat! tiga kali! Asal kalian tahu sekolah ini besar (==’).

“Aissh~ mereka meninggalkanku sendiri?”

Aku mengambil ponselku lalu menekan deretan angka yang sudah kuhapal di dalam kepala.

“Minnie-ya.. dimana kalian?? kalian tega meninggalkanku sendiri?”

“Kau yang sedang sibuk dengan pacarmu itu Lee Chaejin!”

“Mantan..”

“Ne, mantan kekasihmu, kemarilah.. aku ada di kelasmu sekarang hohohoho~”

“Kelasku? dilantai dua? Ck! pantas saja.. aku kesana sekarang!”

Aku menaruh ponselku ditas kecil. Sedang apa mereka dikelasku? kurang kerjaan! Mereka pasti sedang tidur disana. Aigoo~

“Hey kalian! Eh? Kyu.. mana yang lain? kenapa hanya ada kau disini?”

“Molla!”

Kulihat Kyuhyun sedang menulis-nulis sesuatu di papan tulis. Cih! matematika (==’) haruskah dia berkutat dengan itu sekarang? disaat ujian sudah selesai?

“Sedang apa?”,tanyaku pelan. Lagi-lagi untuk keseratus kalinya jantungku berdebar-debar menyebalkan seperti ini. Aaaaaah!!

“Menggambarkan perasaanku! Tidakkah ini keren? kau mau mencoba mengerjakannya? kalau kau bisa mengerjakannya, kau akan tahu perasaanku!”

“Mwo? hahahaha kau ini bicara apa sih?”

“Lee Chaejin, ayo kerjakan! ppali!”, Kyuhyun menyodorkan spidol ke arahku. Sial!

“Aku sudah tahu, kau membenciku Cho Kyuhyun!”, Aku melirik Kyuhyun sadis. Dia tahu aku benci matematika tapi masih menyorkanku dengan soal-soal menyebalkan itu? Aigoo~ dia sudah bosan hidup??

“Bodoh! Kerjakan dulu cepat.. ini soal mudah, masa kau tidak bisa? payah!”

Kyuhyun tersenyum setan dan meremehkan. Aku tidak suka diremehkan seperti itu, dengan terpaksa aku mengambil spidol dari tangan Kyuhyun lalu mencoba mengerjakan soalnya. Ehm.. baiklah!

“mm.. 9x-7i > 3(3x-7u)..ini mudah!”

Aku melirik Kyuhyun yang sedang tersenyum.. aaaah manisnyaaa!! Aku suka senyumnya yang seperti itu (o///O).

“Selesai! Aku tidak sepayah itu kan? haruskan aku mencari nilai ‘i’ dan ‘u’?”, Aku tersenyum puas pada Kyuhyun hohohoho aku tidak sepayah itu.

“Good job! Jadi apakah sekarang kau bisa liat perasaanku?”

“Apa?”

“Ck! payah! Lihatlah hasil pekerjaanmu Lee Chaejin! bodoh!!”

AKu melirik ke arah papan tulis..

9x-7i  > 3(3x-7u)

9x-7i  > 9x-21u

-7i  > -21u

7i < 21u

i < 3u

Ya Tuhan! aku tidak salah lihat kan? Apa itu berarti.. Kyuhyun.. Aaah aku yakin mukaku pasti merah sekarang! Siaaaaaal!!

“Bagaimana? kau bisa melihat perasaanku padamu Lee Chaejin-ssi?”

“Entahlah.. aku tidak yakin!”

Kyuhyun menjitak kepalaku keras. Appo (;______;).

“Yak! ini sakit sekali bodoh!!”

“Kau yang bodoh! Lihat tulisan dihadapanmu yang kau tulis sendiri kau tidak tahu?? Astagaaa..”

“Kalau sudah tahu aku bodoh kenapa tidak menjelaskannya padaku hah? menyebalkan!!”

Aku menatap garang ke arah Kyuhyun dan eh? apa aku tidak salah lihat? wajahnya memerah? Uwoooow.. Kyuhyun memelukku. Tidak seerat waktu itu, dia masih membiarkan aku bernafas tapi tidak membiarkan jantungku diam dengan tenang. Tunggu, diam berarti aku mati? err.. ralat! berdetak dengan normal.

“Chaejin-ah, kurasa aku menyukaimu! tidak.. sangat menyukaimu! Entah sejak kapan perasaanku berubah padamu. Mianhae..”

Uwoooow apa ini mimpi? Aku mencubit pinggang Kyuhyun keras.

“YAK! KENAPA MENCUBITKU??”

“Memastikan sesuatu hehehe.. kau tidak sedang mengerjaiku kan Cho Kyuhyun?”

“Menurutmu?”

Aku mengangguk dengan cepat. Jika dia mengerjaiku, maka tamatlah riwayatmu Cho Kyuhyun! Karena apa? entah kenapa perasaanku sangat lega dan sanagt senang. Okey, jawabanku dijawab lagi dengan jitakan keras dari bocah setan itu.

“Yak!!”

“Aku sedang serius, apa kau tidak bisa melihat keseriusan dari wajahku?”

Aku menyukaimu Kyuuuuuuuuu~ dengan cepat aku memeluk tubuh Kyuhyun. Kyuhyun membalas pelukanku. Rasanya aku ingin memeluknya terus seperti ini.

“Terima kasih kaset games-nya!”

“Mwo?”

“Seseorang memberikannya padaku.. katanya dia akan membunuhku kalau menyia-nyiakan usahanya!”

“Jinja? laluu.. dimana yang lain?”

“Biarkan saja mereka menonton dengan tenang Lee Chaejin!”, Kyuhyun mendekapku semakin erat.

——-

6 bulan kemudian..

“Kenapa secepat ini bertunangan hah?”, Donghae merangkul bahu Eunhyuk lalu mengacak-acak rambutnya.

“Kau tidak menghamili anak orang kan?”, tanya Kyuhyun datar dan tentu saja disambut dengan jitakan keras dari si monyet bodoh itu.

Oh iya, hari ini Eunhyuk dan Rae bertunangan! Kurasa diantara kami berlima, yang akan menikah duluan adalah si monyet ini.

“Kalian harus mencontoh keromantisan kami berdua!”, ucap Rae Eun. Keromantisan monkey couple ini? makan pisang setiap hari satu berdua begitu? Atau duduk-duduk diatas pohon? Aigoo (-_____-)

“Kalian menyindirku?”, tanya Donghae datar.

“Bukankah kau sudah jadian dengan EunRa?”, tanya Eunhyuk.

“Belum!”, jawabnya singkat, tapi aku bisa melihat wajahnya memerah huahahahaha bodoh!

“Mana Minnie?”, tanya Rae.

“Kurasa dia sedang pacaran dengan Seara ditaman belakang!”, jawabku. Memang benar, tadi aku melihatnya menarik tangan Seara ke taman.

“Dan aku juga ingin pacaran! HAHAHA”, Kyuhyun menarik tanganku ke taman. Sial!! Dia membuat wajahku memerah.

Kyuhyun menarik, ehm.. catat! menarik tanganku ke arah taman belakang. Omo~ Sungmin dan Seara berciuman?? Uri Minnie bisa juga melakukannya. Lalu kenapa jantungku malah jadi berdebar-debar seperti ini?

“Kurasa kita pindah kesebelah sana..”, ujar Kyuhyun, sedikit berbisik

Ada tangga! Dengan cepat aku duduk di tangga ketiga dan Kyuhyun ditangga kedua. Hey, statusku sekarang adalah pacar Cho Kyuhyun. Awalnya aku agak takut, jika sewaktu-waktu putus akan ada yang terjadi dalam persahabatan kami, tapi kurasa jangan dipikirkan sekarang dan jalani saja dulu. Aku benar kan?

“Kita sudah pacaran enam bulan..”

“Lalu?”

Kyuhyun berdiri dan sedikit membungkuk, dengan cepat ia mengecup bibirku. Huaaaaaa jantungku loncat loncat! eotteohke??

“Hahahahaha mukamu merah sekali Chaejin-ah!”

“Diam kau!!”

“Ciuman pertamamu?”, tanya Kyuhyun

“Bukan, Heechul.. dia pernah menciumku dulu..”

“Benarkah??”, tanya Kyuhyun. Heeey kenapa wajahnya sumringah seperti itu??

“Kenapa ekspresimu seperti itu?”

“Aku senang, berarti aku yang menciummu pertama kali..”

“eonje?”

“Saat kau tidur menemaniku sehabis dipukuli dulu, tadi yang kedua kalinya dan..”, Kyuhyun mencium bibirku, “ini yang ketiga! hahahaha satu banding tiga dengan Heechul, kau milikku Lee Chaejin!”

“Kau juga milikku Cho Kyuhyun!”

Kyuhyun mendekatkan wajahnya lagi, refleks aku memejamkan mataku. Bisa kurasakan hembusan nafasnya tapi dia tidak juga menciumku. Aaaaah memalukan! Okey, aku menarik kerah baju Kyuhyun dan mencium bibirnya. Kyuhyun tersenyum lalu memegang leherku dan memperdalam ciuman kami.

Baiklah, dulu aku takut jika keempat sahabatku yang tampan ini punya pacar mereka akan melupakanku tapi ternyata tidak. Selain mereka sekarang punya pcar bahkan tunangan, mereka tetap memperhatikanku. Aku bersyukur dan senang karena mereka serta aku sendiri menemukan orang yang baik hahahahaha.. kuharap Heechul juga!

END

[“Kau!!”, bentak Donghae pada author.

“Panggil saya author!”

“Ini sudah selesai? yang benar saja.. bagaimana dengan kelanjutan kisahku hah? kau tega membiarkanku sendirian?”, Donghae melempar death glare pada author. Aissh~ ayolah! Cerita ini sudah panjang, kalau ditambah dengan itu akan semakin panjang.

“Kau ini centil sekali oppa.. sudahlah, aku sibuk! Aku sedang menyiapkan ff sinetron lagi untuk nanti!”

“Aku jadi main cast?”, tanya Donghae semangat.

“Aku tidak bilang seperti itu.. sudah sana! Heechul eonni saja tidak protes!”

“Panggil aku oppa!”

“Shireo!”, Author menggandeng tangan Kyuhyun. Hahahaha] *ditimpukduit* #abaikan

Akhirnyaaaaaa… ni ff sinetron beres juga! TAMAT! TAMAT! *sujud syukur* ehmm.. saya mau ucapkan terima kasih kepada para readers yang sudah menmbaca ff ini dari awal dan bahkan ada yang ngebut juga huaaaaaaaa~ terima kasih!! Lalu lalu kalian sudah bersabar karena FF ini publish-nya ‘bentar banget’ *bow* pokonya makasih dan maaf kalau endingnya aneh, gaje dan tidak sesuai harapan (._______.)v *bow*

Daaaaaan makasih juga buat Ela, Rae eonn, sama Rani eonn yang tidak saya bayar karena udah jadi cast *plakk*, lalu Gita, Tria, monik, Enna eonn dan readers (maaf gak disebutin satu-satu) yang menyemangati saya ^^

Sampai jumpa di ff sinetron berikutnya *gubrakk*

86 thoughts on “THE BOYS [part 13] | END

  1. Eonni percaya ga aku girang liat post-an ff ini udah ada? Bener loh, seneng banget. Tapi pas liat endnya gajadi seneng ;( kebapa abiiiisss? /nangis tibatiba/ T-T biarpun aku gasuka sinetron tapi aku suka ff iniiii D; kenapa abissss? Hueeeee >< kan mereka lucu kalo barengbareng u.u
    hahay heechul baik juga, ya? Ngerelain gitu walaupun sedikit 'serem' –" hohohoo kyuhyun yang jago mtk so nembak pake rumus lagi aduh #dasarmanusiapintar
    hwew hwew pokoknya daebak ffnyaaa buat yang lucu lucu kaya gini lagi dongs eonniiii :D aku sukaaaaa banget. Apalagi pas donghae marah sama autornya /nunjuk eonni/ sama pas heechul dipanggil 'eonni' hihi xD

  2. Akhrny stlh skian lma ak mnunggu ni epep terbit jua edsi 13.
    Bgus sgt thor!!
    Heechul so swiit sgat. . . . . Abg chullie aku. . . Padamu. . . . .
    D’tnggu ff yg lainny thor ^.^

  3. waaa… akhir.a tamat juga..
    kirain chaejin bakal ma chullie gk taunya mlah kyu..
    hae ma aku aja sini*ditabok*..
    nice ff…

  4. Kancing~ terinspirasi dari filem plg galau sejagat raya ya thor? Crazy little think called love? Nam sama pi shou~ *ko jd bhs itu?* yah crita diend~ padahal hae blm tuntas…. Yang sabar yak bang hae…

  5. akhirnya setelah sekian lama menunggu ff ini tamat juga
    akhirnya juga sangat membahagiakan..
    kyujin couple daebak..!!
    bikinin ff yang cast nya kyujin lg dong chingu..
    aku ketagihan baca ff kyujin

  6. Waaa hepi ending, n.n smua b’pasangn, aigo authr keren bgt d, ad prnytan cinta dgn Mtk.. Lalu akhrny swit d kyu en chaejin, daebak chngu n.n

  7. Yaampuuuuuuuuunnnn ffnya nice bangeeeetttt!!!!! Ffnya ngga ngebosenin, bisa bikin ketawa” sendiri. Hahaha aku dibilang gila pas baca ff ini karna senyum” sendiri XD asli seneng banget sama ff ini. Ceritanya unique! Bikin ff lagi dooooonnnggg, main castnya kyuhyun hohoho. Keep writing!!!!!!

  8. imajinasi author penuh warna…keren! boleh req ff gak nih..?? ceritaain ff ttng kyu di strong heart waktu kyu cerita ttng love story’n..! jujur aja yaa..gue panas denger tuuh cerita..tapi gue pengen donk denger + baca isi persaaan author ttng “KYU LOVE STORY”! boleh gak?? /////*author,, nantang nih ceritanya..?? *gue,, emang \(ˆ▽ˆ)- !! * authour,,nyusahhin aja nih org(˘_˘”)..!! gue percaya kok author pasti bisa!!
    hwaighting\(´▽`)/ yeyeye!!

  9. DAEBAK!! Great \(‾▿‾\) ┌(_o_)┐(/‾▿‾)/
    Bener deh keren bgt! Crita’a bagus, pemilihan kata’a jg great :)
    Tp msh blm puas :( LANJUT pliiiss *-*

    hadoohh hadoohh! Aq pling kaga doyan deh ama itung2an! Bikin pusyang @_@ kekeke~
    Bgus babyhae, marain ajj author’a wkwkwkwk~ ^-^ Pissssssssssssss damai ƪ(˘.˘)┐ ƪ(˘.˘)ʃ ┌(˘_˘)ʃ

  10. Alhamdulillah akhrnya ff ini tamat juga onn ~
    *ikutan sujud syukur*
    aigoo itu cara kyu nmbak ga romantis, tpi ntah knapa ksannya kereeeeen! Aku sukaa ><
    KyuJin tuh kocak, skaligus romantis, wkwk
    hwaiting for the next ff onn! Aku tunggu!!

  11. ok author.. ffmu sungguh buat ku kagum.. kyu oppa omo kau buatku tergila” baca ff ini yg paling aku suka waktu cara nembaknya itu loh walaupun udah tau cara matematikanya tapi cara kata” yg author buat keren..
    ffnya bener” bagus good luck author :)

  12. seneng bgt liat kyu akhiirnya ma chaejin… huwwaaa…tp kasian ma icul jg. dia kan udah cinta gt ma chaejin.
    tp di apa2in. kyu pantesnya cm ma chaejjin..*halah*
    bikin story entang chaejin a kyu lg yg berseri gini ea cingu…^_^

  13. Bumi udh berkali2 chaejin minta ditelan bumi knp tdk kau lakukan!!!
    To chaejin: Di My Wedding udh sm kyuhyun dsini lg2 cintanya sm kyu jg,ga bosan apa?
    To Heechul: Ga usah ditangisin chaejin yg sadis bang,sama gw aja!!
    To marsya: Whaaaaaa knp udh the end aja,bikin lg dong story2 “the boss”

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s