Different Love-Part12

Image and video hosting by TinyPic

Cast:

Kim Ki bum – Lee Hyuk Jae [Super Junior]

Choi Eunyoung – Kim Rae Ra – Han Je Mi – Choi In Hyeong [OCs]

 

Aku melihatnya melaju di jalanan yang mulai sepi…

Huft!!! Aku mengembuskan nafasku.

“Bagaimana bisa aku meninggalkan Kimi semudah itu?” tanyaku pelan, aku mengeluarkan air mataku yang sejak tadi kutahan.

Aku menutup mulutkku dengan telapak tanganku agar tangisku tak terdengar.

Aku tak mungkin masuk kedalam, bisa saja Kimi bangun dan melihatku sedang menangis…

“Kalau saja waktu bisa kuputar… aku ingin ada di situasi dimana Eunyoung bertanya kepadaku… aku akan menjawab aku masih mencintainya Eunyoung… aku akan menjawab itu…” aku terduduk di tangga kecil didepan pintu rumahku.

Aku menghabiskan tangisku malam ini…

*****

“Annyeong…” aku berhenti menyiapkan makanan saat aku mendengar suara Kibum menyapa. Aku menoleh keasalah suara itu.

Kulihat dia tersenyum padaku, astaga… kenapa aku masih gugup saat melihat senyumnya begitu manis…

“Annyeong… kenapa disini?” tanyaku sebiasa mungkin, Kibum mendekat kearahku.

“Aku ingin mengantar Kimi sekolah… boleh kan?” tanyanya, aku mengangguk.

“Ne…kau kan Ayahnya…” ujarku pelan

“Bagaimana Eunyoung?” tanyaku lagi, Kibum menggeleng.

“Dia sudah membaik… bahkan pagi ini dia sudah berjalan-jalan di sekitar rumah sakit… kalau ada waktu, tolong temani dia… hari ini kemungkinan aku sangat sibuk…” ujarnya, dia sangat mencintai Eunyoung… sangat bisa kurasakan…

“Ne. aku akan menjenguknya…” ujarku, entah kenapa… kami terdiam… aku tak berbicara, dan sedang tak ingin berbicara… aku hanya ingin menatap wajahnya…

“Jemi…” Kibum memanggilku, aku bangun dari lamunanku… dan tersenyum padanya.

“Appa!!!” Kimi memanggil Kibum, Kibum langsung memeluknya dan menggendongnya.

“Sudah siap?” Tanya Kibum pada Kimi. Kimi mengangguk.

Dulu Kimi tak seriang ini saat akan berangkat sekolah…

Karena Kibum, Kimi bisa mendapatkan senyumnya…

“Jagi… aku berangkat…” aku mendengarnya memanggilku, aku mengangguk.

“Hati-hati…” ujarku. Kibum menciumku, lalu Kimi juga.

“Annyeong Omma…” pamit Kimi.

“Jemi…” Kibum memanggilku, dia masih berdiri sambil menggendong Kimi. Astaga!! Apa yang kupikirkan tadi? Aish!!

“Ah. Ne… berangkatlah…” ujarku.

“Omma…” Kimi mendekat kearahku, dia masih digendongan Kibum.

Kimi mencium pipiku kanan kiri dan bibirku.

“Annyeong Omma…” pamitnya, tersenyum riang. “Appa juga…” ujarnya, aku dan Kibum saling memandang. Astaga~ apa yang difikirkan Kimi? Dia berfikir Kibum akan menciumku… ah~

“Kimi… berangkatlah, Appa hampir terlambat sayang…” ujarku mengalihkan pikiran Kimi.

“Ne. Annyeong…” pamit Kimi dari dalam mobil Kibum.

In Hyeong’s POV

Usai mandi pagi, aku menyiapkan sarapan.

Semalam Hyuk tak membuka pintuku, aku juga masih diposisi tidurku.

Ah~ berarti Hyuk tak berbuat apa-apa padaku.

Aku melihat pintu kamar tamu dimana Hyukjae tidur terbuka.

Aku melihatnya menguap. Astaga~ lucu sekali… mungkin karena baru pertama kalinya aku melihatnya bangun pagi, aku jadi sedikit tersenyum melihatnya.

Dia melihatku dan menghentikannya. Dia berusaha menutupinya. Lucunya…

“Pagi…jagi…” ujarnya sedikit gugup, entah kenapa aku jadi sedikit canggung padanya. Ini adalah pertama kalinya dia memanggilku seperti itu setelah kejadian itu.

“Pagi…em, ini, aku buatkan susu strawberry… minumlah…” tawarku, Hyukjae mengangguk dan berjalan menuju kemeja makan didepanku.

“Gumawo…” ujarnya, berdiri disebelahku, aku mengangguk.

Aku melihat Hyukjae meminum susu buatanku.

“Em…” dia menawariku, Hyuk mengangguk,, menyuruhku meminumnya.

Aku menggeleng. “Punyaku sudah habis Hyuk… minumlah…” ujarku. Hyukjae meminumnya sampai habis.

“Kau ingin sarapan?” tanyaku, Hyukjae mengangguk.

“Ne. aku akan mandi… kau siapkan makanan… oke?” tanyanya, eh? Dia? Mandi disini?

“bukankah kau tak membawa baju ganti Hyuk?” tanyaku. Hyukjae tersenyum.

“Aku membawanya jagi… aku letakkan dimobil…” ujarnya, mwo? Jadi dia mempersiapkan semuanya.

“Em… In Hyeong, aku akan pulang saja…” ujarnya.

“Wae?” tanyaku spontan. Ah… pasti dia merasa tak enak padaku.

“Kau keberatan aku langsung berangkat dari rumahmu?”

“Anieyo… kau ini bicara apa… tentu saja tidak… kau kan sebentar lagi” aku berhenti berbicara, setelah aku ingat apa yang akan kukatakan. aku menggigit bibir bawahku.

“Hm? Sebentar lagi apa?” goda Hyuk, aku melihatnya dan menggeleng.

“Ya! In Hyeong-ah… apa kau akan bilang kalau aku sebentar lagi… menjadi suamimu?” tanyanya perlahan, hya! Bagaimana bisa dia membaca pikiranku.

Tidak… aku tak boleh terus menerus seperti ini… dia tak pernah menutupi apapun dariku…

Aku mengangguk perlahan.

“Ne” jawabku pelan. Hyukjae tersenyum.

“Aku mandi dulu…” ujarnya, lalu beranjak dari depanku menuju kearah luar rumah.

Heu? Kenapa keluar?

“Ah,, iya… buatkan sarapan roti saja…” ujarnya, aku mengangguk.

Aku mengambil roti tawar dan mengolesinya dengan selai.

Setelah itu, aku mengambil tas kerjaku dan meletakkan di kursi makanku.

Tak lama, Hyukjae sudah selesai… dia terlihat rapi.

Hyukjae duduk disebelahku. Dia melihatku.

Aku tersenyum kecil melihatnya, dia juga bersikap sebaliknya. Astaga~ kenapa ini…

Aku mendorong pelan piring kecil berisi roti milik Hyukjae.

“Ini.. makanlah Hyuk…” ujarku pelan. Hyukjae melahap roti itu.

“Ah, iya…kau akan mampir ke Rumah Sakit dulu?” tanyanya, aku mengangguk.

“Tak apa kan? Entah kenapa, aku ingin sekali bertemu dengan Unnie, Hyuk…” ujarku pelan.

^^^^^

Aku tak melihat Eunyoung Unnie di kamarnya. Kibum Oppa juga.

“Aku tak melihat Unnie dimanapun Hyuk…” ujarku pada Hyukjae diluar kamar Eunyoung Unnie.

“Mungkin sedang berjalan-jalan…” ujar Hyuk, aku mengangguk mengiyakan kemungkinannya.

Tiba-tiba, seorang perawat menggendong seseorang masuk kedalam ruangan Eunyoung Unnie, tunggu… apa itu Unnie?

Aku  langsung masuk mengikuti perawat itu.

Aku melihat Eunyoung Unnie diletakkan di tempat tidurnya. Dia tak sadarkan diri.

“Kenapa Eunyoung Unnie?” tanyaku sedikit panik.

“Eunyoung-ssi pingsan saat berjalan-jalan tadi… mungkin dia lelah…” ujarnya. Astaga… lelah? Kenapa bisa kelelahan?

Aku menunggu Eunyoung Unnie sadar, sedang Hyukjae, dia memilih menemaniku.

“Hyuk…” aku memanggil Hyukjae, dia berdiri dibelakangku dan mengusap rambutku.

“Eunyoung akan baik-baik saja jagi… kata perawat tadi dia hanya lelah kan?” ujarnya, tapi tetap saja… tak mungkin secepat itu lelah…

Aku melihat raut Eunyoung Unnie berubah. Ah… Unnie sadar.

“Unnie…” aku memanggilnya, Unnie membuka matanya dan melihatku.

“In Hyeong…ah~ Unnie tak apa-apa…” ujarnya, tak apa-apa bagaimana?

“Kibum…” Hyukjae memanggil nama Kibum Oppa, aku menoleh dan benar saja… Kibum Oppa masuk kedalam kamar inap Eunyoung Unnie.

“Eunyoung…” Kibum Oppa mendekat ke Eunyoung Unnie.

“Kenapa bisa pingsan?” tanyanya melihatku. Aku menggeleng.

“Aku juga tak tahu Oppa… saat aku datang, Eunyoung Unnie sudah pingsan…” jelasku.

Kibum Oppa mengelus kepala Eunyoung Unnie, dia terlihat sangat khawatir.

Dan dia, belum tahu keadaan Eunyoung Unnie sebenarnya… bagaimana khawatirnya jika dia tahu?

Aku tak bisa membayangkan.

“Kau tak apa-apa? Katakan apa yang sakit Eunyoung…” ujarnya lagi. Eunyoung Unnie tetap menggeleng. Dia bangun dari posisinya, Kibum Oppa membantu meletakkan bantal untuk sanggahan Unnie.

“Kalian tak perlu khawatir… aku baik-baik saja…” ujarnya tersenyum manis pada kami semua.

“Kibum… maaf mengganggumu…” “Kau adalah yang pertama Eunyoung…bagiku kau adalah yang pertama” Kibum Oppa menyela perkataan Eunyoung Unnie, Kibum Oppa menyentuhkan kepalanya kekepala Eunyoung Unnie dan melihat matanya.

Huft! Lalu aku dan Hyukjae. Menjadi obat nyamuk?

“Ya! Sudah berapa kali kubilang… jangan bermesraan didepanku…” ujarku kesal. Kibum oppa melepaskan Eunyoung Unnie dan tertawa.

“Kalau kau tak ingin melihat mereka seperti itu, kenapa tak melakukannya bersamaku?” Tanya Hyukjae, aku melihatnya kesal dan menyikut perutnya yang tepat di belakangku.

“Kita belum menikah Hyuk~ ingat itu!” ujarku menegaskan.

“Kalau begitu… menikahlah denganku…” ujarnya pelan, melihat mataku. Ommo~ apa yang barusan dia katakan? Menikah dengannya? Tunggu… dia melamarku? Untuk kesekian kalinya?

Aku melihatnya. Eunhyuk menghadapkan tubuhku kearahnya, dan menggenggam tanganku.

“Didepan Eunyoung dan Kibum… aku ingin mengatakan kalau aku serius padamu In Hyeong, mereka adalah saksi saat aku mengatakan ini…” dia mengatakannya. Dia melamarku didepan Eunyoung Unnie dan Kibum Oppa. Dia menunjukkan keseriusannya? Tak biasanya aku segugup ini saat dia mengatakan ini.

Aku menggigit bibir bawahku. Apa yang harus kujawab? Aku bingung,bukan… aku gugup… tentu saja aku mengiyakan tawaran Hyukjae, tapi bagaimana aku menjawabnya… lidahku kelu saat aku ingin mengatakannya.

Hyukjae mengeratkan genggaman tangannya.

“Will you marry me?” tanyanya sekali lagi, hya~ aku terdiam, aku memberanikan diri melihat matanya.

Aku mengangguk pelan, “I do” jawabku perlahan. Aku melihat senyum Hyukjae dari bibirnya, Hyuk langsung menarik tubuhku kepelukannya. Astaga~ aku bisa merasakan dadanya berdegup kencang.

“Ehem!!” Kibum Oppa berdehem, aku melihatnya, tapi Hyukjae tak melepas pelukannya di tubuhku.

“Kau tak meminta ijin padaku dan Eunyoung?” tanyanya, Hyukjae tersenyum.

“Aku tahu kalian akan dengan senang hati menerimaku sebagai ipar…” ujarnya membesarkan diri.

“Ya! Kau belum meminta ijin Hyuk…” ujar Kibum Oppa.

“Aish~ Kibum-ah, aku akan membahagiakan adikmu ini… apa kau memperbolehkanku membuatnya bahagia bersamaku?” tanyanya.

“Aku merestuimu Hyuk, tapi ingat… jika kau menyakitinya sedikit saja, kau akan tahu rasa!” ujar Kibum Oppa, Hyukjae mengangguk.

Aku melihat eunyoung Unnie tersenyum padaku.

“Unnie percaya kau bisa melewatinya…” ujarnya pelan. Aku mengangguk.

“Gumawo Unnie…” aku melepaskan pelukan Hyukjae dan memeluk erat eunyoung Unnie.

Eunyoung POV

Satu tugasku selesai…

Hyukjae akan menikahi In Hyeong, dan sekarang… Kibum.

Aku ingin secepatnya dia menikah dengan Raera, setelah itu, aku bisa pergi dengan tenang…

Aku melihat Kibum yang masih tersenyum karena tindakan Hyukjae yang cukup berani.

Selama ini Hyukjae memang sangat takut kalau berbicara tentang hubungannya dengan In Hyeong didepanku dan Kibum, tapi hari ini…

Dia mengatakan kalau dia akan serius pada In Hyeong.

Dan In Hyeong…

Akhirnya dia berhasil yakin pada Hyukjae…

Tapi kenapa In hyeong bias percaya pada Hyukjae?

Ah~ terserah sajalah… aku yakin Hyukjae akan melindunginya, walaupun dari nafsunya sendiri…

*****

Aku memutuskan untuk operasi, berhasil atau tidaknya aku tak tahu…

Tapi aku sangat pesimis sembuh, karena aku tahu apa yang terjadi padaku.

Kibum dan Raera juga sekarang sangat dekat… aku tahu kata-kataku sering bertolak belakang dengan hatiku… tapi apa lagi yang bisa kuperbuat?

“Annyeong…” Raera masuk kedalam kamar rawatku, aku tersenyum padanya.

“Annyeong raera…”

dia sendiri? Biasanya bersama Kibum.

“Kau sendiri?” tanyaku, Raera mengangguk.

“Ne, Kibum pulang dulu Eun…kau sedang apa?” tanyanya, aku menggeleng.

“Tak sedang apa-apa… rencananya ingin berjalan-jalan keluar… tapi kau datang…” jawabku

“Kau ingin berjalan-jalan… ayo kutemani…” ajaknya, aku mengangguk dan berjalan-jalan dengan kursi rodaku.

Raera menemaniku berjalan-jalan disekitar taman Rumah Sakit.

Aku berbicara tentang keinginanku operasi dalam waktu dekat ini…

Dia menyetujuinya.

“Kau tak ingin memberitahu Kibum?” tanyanya, aku menggeleng.

“Jangan sekarang Raera…setelah aku operasi saja… aku akan menceritakan semuanya…” ujarku.

“Ah, iya…bagaimana dengan Kimi…kau sudah dekat dengannya?” tanyaku

“Ne. untungnya dia anak yang pintar Eunyoung…dia cepat sekali akrab denganku…”

“Yah… mungkin juga kau yang memang punya jiwa keibuan Raera… sehingga dia cepat sekali akrab denganmu…”

“Raera…” aku memanggilnya, “Hm?”

“Aku ingin…lusa kau mengajak Kibum berlibur keluar negeri…” ujarku. Dia terlihat sedikit kaget.

“Aku tak ingin dia tahu aku operasi…” “Tapi kau bilang…”

“Aku tahu, janjiku memberitahu Kibum, tapi aku tak ingin dia khawatir dan bertanya-tanya…” ujarku sebelum Raera protes.

“Baiklah Eunyoung…” ujarnya akhirnya. Aku tak tahu kenapa, tapi dia tak pernah menolak keinginanku.

Dan aku rasa…dia memang mulai mencintai Kibum…

*****

Aku menahan sakit diperut bagian bawahku… sakit sekali!!

Aku menarik nafas dan menghembuskannya untuk mengurangi rasa sakitnya, tapi tak berkurang.

“Unnie…” aku mendengar suara Inhyeong, aku tak boleh terlihat sakit didepannya…

To be continued…

18 thoughts on “Different Love-Part12

  1. kyaaaa akhirnya nongol lagi, gila nie ff sll dtunggu2 neh, n ttp bkin penasaran n ngegemesin~~
    aduh, please iiihhh biar kibum ama jemi aja, rela dech, lagian udh ada kimi kan, ga tega ngeliat ibu n anak ini berpisah,…
    Hidup JeBum (?)

  2. Aku lebih milih kibum sama istri sah nya …
    Bayang kan,,, eunyong dgn bodoh nya merelakan suaminya dengan yeoja lain,,, bayangkan perasaan nya,, mana ad istri yg setegar dia, hanya u kebahagiaan kibum,
    hanya itu keturunan kibum yg tak bisa diberikan nya,
    hanya untuk cinta orang lain tanpa fikir bagaimana cintanya …

    Biarkan eunyong sehat ,,,
    jangan siksa dia trus author ..
    Jujur aku baca ff in karna terlalu meresapi perasaan istri kibum …

    Jemi memang sudah punya anak kibum,, tapi kan itu masa lalu nya, mgpa mereka tidak merebut kebahagiaan nya dulu,, kenapa harus ada di saat kibum sudah beristri …

    *ingat adegan suami istri kibum eunyong,, tak mau istri kibum org lai* #egoisKumat
    Eunyong daebakkkk
    aku berdoa u kesehatan mu :)

  3. Aku lebih milih kibum sama istri sah nya …
    Bayang kan,,, eunyong dgn bodoh nya merelakan suaminya dengan yeoja lain,,, bayangkan perasaan nya,, mana ad istri yg setegar dia, hanya u kebahagiaan kibum,
    hanya itu keturunan kibum yg tak bisa diberikan nya,
    hanya untuk cinta orang lain tanpa fikir bagaimana cintanya …

    Biarkan eunyong sehat ,,,
    jangan siksa dia trus author ..
    Jujur aku baca ff in karna terlalu meresapi perasaan istri kibum …

    Jemi memang sudah punya anak kibum,, tapi kan itu masa lalu nya, mgpa mereka tidak merebut kebahagiaan nya dulu,, kenapa harus ada di saat kibum sudah beristri …

    *ingat adegan suami istri kibum eunyong,, tak mau istri kibum org lai* #egoisKumat
    Eunyong daebakkkk
    aku berdoa u kesehatan mu :)
    jahat sekali jika biarkan dia mati…………..

  4. geregetan ma eunyoung…
    sumpah aku pengen banget eunyoung’y sembuh n ma kibum..
    gak rela ma raera ato jaemi..

    pkok’y tetap d’tunggu n jgn publish lama2 yah.. :)

  5. Hoooh~ jemi skrg bru sadar y ga mw lpas ama kibum-pa?! =_=
    Waaaah~ hyuk-pa ud persiapan baju nih!!! Lama2 ntr ud persoapan batin nih ~♥ ^_^
    AYO AYO cepet ikah inhyeong & hyukie :)

    ADUUUUUUUH~ makin khawayir ama eunyeoung unni :(
    FIGHTING~ unni!! ☆*:.。. o(≧▽≦)o .。.:*☆
    Lbh cepat lbh baik kibum oppa tw yg sbrnr’a!!!

    ђaђaђa.. sabar y jd penyamun d antara bum-pa & eun unni ♪( ´θ`)ノ
    SO sweey bgt dah hyukie oppa ^-^

    Aq ga RIDO bum-pa kawin lg!!!!! :( ~_~

    aq harap operasi’a BERHASIL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  6. akhirnya di publish juga FF favorit ku :*
    kyaaaa akhirnya lamaran Hyuk di terima In Hyeong XD gilaaa Eunhyuk gentleman bangeeeeet *O*
    Eunyoung tuh manusia atau malaikat ya? tabah banget jadi orang T____T Kibum di relain gitu, tapi kasian dia blm tau jg keadaan Eunyoung yg sbnarnya :(

    part selanjutnya ASAP dong thor XD

  7. oh ya ampun hyuk, kamu begitu romantis dan bertanggung jawab
    suka suka suka hyuk yg kaya gitu XDD

    eunhyeong kok ga ksh tau kibum aja sih?
    itu sbnrnya kimi msh cinta kan sm kibum?
    raera jg udh suka?
    eunhyeong gmn?
    kok dia tega huhuuuu

    ayo ayo author yg baik, tolong perjelas semua ini!
    LOL

  8. akhirnya keluar juga
    sumpah itu eunyong gila ya?
    haha
    non sense aja ada istri yang kayak gitu, parah deh
    relaaaa banget
    istri yang baik deh. trus kibum mau aja lagi dijodohin wkwkwk
    bang bum kasian tuh istrinya, sadarlah
    itu kibum gak perasa ya? parah parah
    istrina sakit2 gitu dia malah ga nyadar lagi TT

    next chap ditunggu thor ^^

  9. huua. . . Gregetan, kenapa eunyoung ga cerita aja k bumm oppa, kan kasian bumm oppanya, tp lgian bumm masa sh ga ngeh kalo istrinya sakit parah gitu,, bumm oppa juga mau aja d jodohin ma cwe laen, ktanya cinta k istrinya . . .aduuh pusing, penasaran banget
    ahh eunyoung baik banget sih, kasian

    ahh thor pokonya kibum oppanya jangan sama raera, pokoknya ga rela kalo ma raera

    ahh jaemi kimi ajangan ampe kepisah dong. . .kasian banget kan kalo ampe pisah

    akhirnya hyuk oppa d terima juga ma inhyeong

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s