[FICLET] MY MEMORIES

Author : Ocha Syamsuri

Cast : Han Chaeri

Park Jungsoo

Length : Ficlet

Pov : Chaeri’s pov

*****

“Kenangan seharusnya menjadi jembatan untuk mempertahankan sebuah hubungan.” Ocha Syamsuri

***

Kini aku hanya bisa merindukanmu melalui bintang yang kubisa kulihat setiap malam

Kini aku hanya bisa mencintaimu melalui kenangan-kenangan

Kini aku hanya bisa memilikimu melalui bayanganmu yang masih melekat dihati

Aku menghela nafasku, mencoba untuk menenangkan rasa perih yang mengiris hatiku. Kutatap ia lekat-lekat, seolah ingin menuntut jawaban lain dari kata-kata yang ia lontarkan sebelumnya.

“Maafkan aku Chaeri~ya. Aku mungkin bukan yang terbaik untukmu. Maafkan aku. Maafkan untuk sifat pengecutku.” Lagi-lagi ia melontarkan hal yang sama. Apa sulitnya tinggal dan bersanding disampingku? Apa susahnya melihat langit yang sama ditempat yang berdekat?

“Tapi aku mencintaimu oppa.”

Ia menggelengkan kepalanya. Ia tetap menolak seperti sebelumnya. “Maafkan aku Chaeri~ya.”

“Arraseo.” Aku berdiri dari kursi dan beranjak pergi. Aku mungkin terlalu gengsi untuk menyembah-nyembah ke dia.

Aku mempercepat langkah kakiku serta tidak menghiraukan teriakannya memanggil namaku. Hatiku terlalu sakit untuk itu.

***

Cinta bagiku bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan

Tak ada gunanya dipaksakan jika hanya berakhir dengan perpisahan

Aku memandang wajah tampannya di foto yang berada didalam dompetku. Ia amat ditampan disini. Senyumnya bagai senyum seorang malaikat. Aku sangat menyukai ekspresi wajahnya saat tersenyum begini. Aku menyeka airmataku yang mulai membanjiri wajahku lagi. Ini sudah hari kelima sejak hari itu. Sejak hari dimana ia memutuskan untuk melihat langit yang sama dari tempat yang sangat jauh dariku. Sejak hari dimana aku merasakan hatiku seolah mati.

“Jangan menangisinya lagi Chaeri~ya. Life must go on.”

Aku menggelengkan kepalaku. “Tidak semudah itu Soohyun-ssi. Dia segalanya bagiku. Semua hidupku seolah berporos kepadanya. Setelah dia hilang, siapa lagi yang menjadi pusat tata surya dihatiku dan hidupku?”

“Cobalah untuk bernafas jauh darinya.”

“Kalau bisa. Tentu aku memilih tidak bernafas namun tetap berada disampingnya.”

***

Dia yang tersenyum manja seraya memandangiku

Dia yang membuatku seakan aku ini satu-satunya di dunia ini

Dia yang menjadi batu sandaranku

Aku menatapnya dari kejauhan. Cukup jauh dari jangkauannya namun cukup dekat dari jangkauanku. Aku merengkuh tubuhku yang bersiap jatuh. Kenapa aku masih tidak percaya semudah itu ia menghilang dari kehidupanku?

“Jangan melihatnya seperti itu terus Chaeri~ya. Kau akan semakin terluka jika kau melihatnya seperti itu terus.”

“Soohyun-ssi, apa kau tahu rasanya duniamu seolah-olah gersang tanpa ditumbuhi satu tanaman pun?”

“Kau hanya terlalu tergantung dengannya. Kau tidak benar-benar mencintainya.”

“Jika memang begitu, aku lebih baik belajar untuk mencintainya dari awal lagi.”

***

Tetaplah hidup dan bernafas tanpa dariku Han Chaeri

Maaf aku tidak bisa menjadi yang terbaik untukmu

Maaf aku tidak bisa lagi mencintaimu

Dan kesempatanmu hanya sekali

Aku memukuli dadaku yang perih karena mengingat kata-kata itu lagi. Apa salahku sampai ia ingin berpisah denganku? Apa cinta dan pengorbanan yang kuberikan selama ini masih kurang? Bagaimana caranya agar ia bisa kembali kepadaku?

“Cinta tidak harus memiliki Chaeri~ya. Kalau Tuhan menjadikan kita berpasangan, kita pasti akan bertemu lagi. Entah dimana dan kapan.”

“Apa kau tidak mencintaiku lagi Park Jungsoo? Apa semua kenangan kita selama ini tidak menjadi pertimbanganmu untuk kembali bersamaku?”

“Aku sangat menyayangimu Chaeri~ya. Tapi aku tetap tidak bisa bersamamu lagi. Mianhae. Kuharap kau bisa mendapatkan laki-laki yang lebih baik dariku.”

“Jungsoo~ya, kau berbicara seolah-olah itu hal yang mudah. Apa kau kira aku akan semudah itu mencintai orang lain sementara hatiku hanya untukmu?”

“Carilah cinta yang lain Chaeri~ya. Dan jangan menungguku.”

***

Ia mengucapkan kata-kata itu lagi

Ia tidak memberiku kesempatan sekali lagi

Apa semudah itu ia melupakan kenangan selama lima tahun ini?

Park Jungsoo, pria yang sangat kucintai selama lima tahun ini. Seorang pria yang selalu menjadi nomor satu urutan dihatiku. Kini ia meninggalkanku seorang diri. Ia benar-benar ingin meninggalkanku. Ia memutuskan untuk meninggalkanku sendirian, ia tak memperdulikan aku yang terluka dan sakit disini.

Dia…

Bagaimana mungkin ia begitu tega kepadaku?

Park Jungsoo. Pria baik hati nan lembut. Kenapa ia setega itu mengucapkan kata-kata perpisahan?

-END-

buahhaa, aku gak tau jenis ficlet apa ini -__- semoga kalian ngerti dgn kata2nya

Saran : lebih baik mendengarkan FF ini sambil ngedengerin lagu BRUNO MARS – TALKING TO THE MOON

17 thoughts on “[FICLET] MY MEMORIES

  1. uwooh,,kata2nya itu loh!!!
    hmmmmm….ngmongnya gimana ya..??
    gak tau lah…
    jungsoo tega bgt yak jadi orng…
    uuh,,kasian tu si chaeri…
    cari namja laen aja,,toh gak jungsoo aja yg tampan..
    kyu lebih tampan..hahaha/andwe..
    suka suka suka

  2. Keren eon..
    Kata-katanya dalem..

    Bkin lanjutannya eon..
    pasti bakal banyak yang suka.. ^^

    Akhir cerita Chaerinya juga pasti bkal jelas..
    kenapa teukie ninggalinn Chaeri.. ^^

  3. IKH IKH IKH~ koq gtu sih?! Teuki-pa JAHAT! :(
    Sad ending =[
    FF ocha unni syelalu DAEBAK : Bikin nyesek! So deep pisun =_=
    Aq slalu kagum ama kata2 mutiara’a, indah @_@

    LANJUUTT donk ^-^
    balikin teuki oppa ama chaeri (-.-) Kesian chaeri sedih :[

  4. Ini yg aq suka dr ficlet…kata2nya kerend abis ><
    palagi klo yg bwt ochaa onnie *sksd bgt sih gw*
    kerend bgt deh pokokx…

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s