Different Love-Part10

Image and video hosting by TinyPic

Cast:

Kim Ki bum – Lee Hyuk Jae [Super Junior]

Choi Eunyoung – Kim Rae Ra – Han Je Mi – Choi In Hyeong [OCs]

Dia membuka telapak tangannya dan melihatku. Aku menunduk.

“Hyuk… mian… aku…” “Aku akan keluar, ganti bajulah…” aku keluar kamar In Hyeong, lalu menutup pintunya.

Aish!!! Aku ini bodoh atau apa!!!

Aku bisa melakukannya tadi… dia sudah membuka jalannya…

Lagipula,,, tak masalah kan melakukannya… dia kan kekasihku, sebentar lagi juga aku dan dia akan menikah. Aku duduk di sofa.

Bayangan In Hyeong barusan melintas di fikiranku. Astaga!! Sayang sekali aku tak melihat wajahnya… jika aku melihat wajah cantiknya… ah!! Aku pasti bisa melakukannya…

Aku mengeluarkan ponselku dan bermain dengan ponselku agar aku tak memikirkan pemandangan indah itu lagi.

Baru saja aku melihat ponselku, lagi-lagi aku terdiam melihat foto In Hyeong di layar ponselku.

Cantik… sangat cantik…

Dan yang tadi kulihat… ah,, kenapa dia memiliki kulit begitu indah… aish!! Lagi-lagi aku memikirkannya…

Aku menenggelamkan wajahku kebantal kecil, agar tak mengingat lagi.

“Hyuk…” aku mendengar In Hyeong memanggilku… aku duduk ketempatku semula dan melihatnya, berdiri di belakangku.

Dia sudah memakai pakaian lengkapnya. Yah… aku bisa pastikan dia tak ingin melakukannya.

“Sudah?” tanyaku, dia mengangguk.

Aku berdiri dan melihatnya, aku menggigit bibir bawahku, aku bingung harus berkata apa.

Aku dan dia terdiam. Kami hanya berdiri, tanpa berpandangan.

“Ayo…” ajakku akhirnya, In Hyeong mengangguk dan mengikutiku.

Aku dan In Hyeong membeku didalam mobil. Dia terus menunduk saat aku melihatnya.

Dia pasti malu karena aku tadi melihatnya dalam keadaan yang selalu dia tutupi.

Setelah tiba di Rumah Sakit, In Hyeong langsung keluar dari mobilku.

Aku melihatnya tetap berjalan menunduk.

Dia begitu menjaganya untuk suaminya nanti…

Aku akan sangat beruntung jika sampai menikahinnya…

Aku masuk kedalam rumah sakit itu.

“Hyuk…” aku mendengar suara Jemi bersama Kimi. Aku melihatnya dan tersenyum.

“Annyeong…” sapaku pada jemi dan Kimi, aku langsung menggendong Kimi.

“In Hyeong mana?” tanyanya, “Sudah masuk… kau ingin menjenguk Eunyoung juga?” tanyaku, Jemi mengangguk.

“Ayo…” ajakku, aku mengantarkan Jemi kekamar eunyoung, aku melihat In Hyeong ada didalam kamar Eunyoung.

“Masuklah…” ajakku, Jemi mengangguk.

“Hyuk…kau lembur malam ini?” Tanya Eunyoung, aku menggeleng.

“Wae?” tanyaku, “Bisa kau jaga In Hyeong dirumah?” tanyanya, wmo? Tunggu… Eunyoung bilang apa? Menjaga In Hyeong dirumah?

“Kibum yang akan menjagaku disini… tolong kau temani In Hyeong dirumah, bisa?” tanyanya lagi. Aku melihat In Hyeong yang masih menunduk.

“Ne.” ucapku pelan.

“Noona…” Kimi menunjuk In Hyeong, “Hm? Waeyo… kau ingin ikut In Hyeong noona?” tanyaku, In Hyeong melihat Kimi dan berdiri meraihnya.

“Wae Kimi?? Kau merindukan Noona?” tanyanya, Kimi dengan cepat memeluk In Hyeong, sepertinya memang dia sangat merindukan In Hyeong…

“Noona, ayo beli es krim…” ajaknya, In Hyeong tersenyum.

“Hm.. ne… ayo!!” In Hyeong berjalan keluar, aku mengikutinya dari belakang.

Eunyoung POV

Aku melihat In Hyeong dan Hyukjae juga Kimi keluar dari kamarku.

In Hyeong… ah, sepertinya jalannya menikah dengan Hyukjae akan semakin dekat… dan aku bisa dengan tenang.

“Eunyoung… kenapa bisa begini?” tanyanya, aku tersenyum kecil.

“Aku lupa meminum obat…” ujarku pelan.

“Jemi… untunglah kau ada disini… aku ingin segera dioprasi…” ujarku.

“Aku akan selalu menemanimu Eunyoung… kau akan baik-baik saja…” Jemi memberiku semangat.

“Aku tak ingin salah memilihkan istri untuk Kibum…”

“Bukankah Raera sudah memenuhi keinginanmu?” tanyanya, aku mengangguk.

“Lalu kau? Aku tak pernah tahu isi hatimu Jemi… aku tak ingin ada yang sakit hati…” ujarku pelan, ini akan lebih baik kutanyakan sekarang…

Aku takut jika Jemi masih mencintai Kibum dan aku tak tahu masalah cinta ini.

“Menurutmu?” jemi bertanya balik padaku.

“Bagaimana perasaanmu pada Kibum?” tanyaku mengulangi pertanyaanku.

Jemi kembali tersenyum.

“Aku akan kembali ke Jepang” jawabnya. Aku sedikit tak mengerti dengan jawabannya.

“Jemi,,, jangan bercanda… aku ingin tahu perasaanmu pada Kibum…”

“Aku mencintainya Eunyoung… aku mencintainya sebelum dia menikah denganmu… dan kini… aku kembali hanya ingin dia tahu keberadaan Kimi… tugasku selesai, dan aku akan kembali ke Jepang.” Jawabnya. Ke Jepang?

“Dan Kimi?” tanyaku, aku mencoba duduk.

“Aku menyayanginya…”

“Kau akan membawanya?” tanyaku sebelum Jemi menyelesaikan perkataannya.

“Ingin… sangat ingin Eunyoung… tapi apa kau tahu, Kimi sangat menyayangi Kibum… saat Kibum tak menemuinya sehari saja… dia bahkan jatuh sakit… karena itu, Kibum saat itu menginap dirumahku…” tunggu… jadi waktu itu, Kibum menginap di rumah Jemi untuk mengurus Kimi? Astaga!! Rasanya aku terlalu cemburu pada Kibum… aku tertawa kecil.

“Kenapa tertawa?” tanyanya, aku menggeleng.

“Lalu bagaimana?” tanyaku, Jemi menghelas nafasnya.

“Apa kau keberatan jika Kimi aku titipkan dengan Kibum?” tanyanya,

“Mwo? Kau menitipkan Kimi? Kau yakin?” tanyaku, Jemi mengangguk.

“Yakin seyakin-yakinnya Eunyoung… aku akan menuntut ilmu di Jepang…tenang saja… aku akan sering kesini untuk menjenguk Kimi dan Kau…” ujarnya

“Jemi…lalu Kibum?”

“Ya!! Kau ini… aku sudah bilang, aku mencintainya sebelum dia menikah denganmu… dan mengenai cinta… namja yang menikahiku, ternyata pilihan yang lebih baik…” ucapnya. Ah… sepertinya Kibum dan Raera memang ditakdirkan… aku tersenyum melihat Jemi yang memang merona menceritakan namja yang menikahinya itu.

Cukup lama aku dan Jemi mengobrol, hingga Kibum datang kembali, setelah mengantarkan Raera pulang.

“Jagi… kau ingin makan apa?” tanyanya mengelus rambutku, aku menggeleng.

“Aniyeo… aku hanya ingin tidur…” jawabku pelan.

“In Hyeong belum kembali?” tanyanya, aku menggeleng.

“In Hyeong berjalan-jalan dengan Hyukjae dan Kimi…” ujarku.

Aku melihat Kibum dan Jemi didepanku.

Mereka memang terlihat sedikit canggung, mungkin karena didepanku.

“Jemi…kau ceritakan saja keinginanmu pada Kibum…” saranku, Jemi dan Kibum saling melihat, lalu melihatku.

“Menceritakan apa? Ada yang kalian sembunyikan dariku?” Tanya Kibum, aku tersenyum kecil melihat Kibum.

“Aniyo… hanya keinginan Jemi untuk pindah ke Jepang” ujarku.

“Ne. Kibum-ah…itu benar… aku akan pindah ke Jepang…” ujar Jemi.

“Lalu? Kau ingin membawa Kimi?” Tanya Kibum, aku melihat kecemasan di wajah Kibum… yah, aku tahu perasaannya… dia pasti merasa gelisah saat akan dipisahkan dengan Kimi…

“Aniyo… aku akan menitipkan Kimi padamu… apa kau keberatan?” Tanya Jemi, Kibum menggeleng.

“Jemi… Kimi kan anak Kibum juga…”

“Ne. kau benar Eunyoung… dan kau… kau mau kan menjaga Kimi?” tanyanya, menjaga Kimi yah? Ingin… ingin sekali…

Tapi apakah aku bisa?

Aku tersenyum pada Jemi.

“ne…anak Kibum, anakku juga kan?” tanyaku pelan, Jemi tertawa kecil dan menggenggam tanganku.

“Annyeong…” aku mendengar In Hyeong menyapa, aku melihat In Hyeong, Hyukjae, dan Kimi dipintu kamarku.

Aku tersenyum pada mereka semua.

“Appa!!!” Kimi berteriak dan langsung menghampiri Kibum, Kibum sontak langsung memeluk dan menggendong Kimi.

“Appa… Ahjumma itu kenapa?” tanyanya, eh? Ahjumma? Huhu… kenapa terkesan sangat tua?

“Mwo? Kenapa memanggil Ahjumma? Kimi… panggil Eunyoung  Omma …” ujar Kibum, eh? Omma? Benarkah Kibum menyuruh Kimi memanggilku Omma, aku melihat Kimi dan tersenyum.

“omma?” panggilnya, aku tersenyum lebar melihatnya.

“Omma… Kenapa Omma?” tanyanya,

“Em, karena Eunyoung Omma hampir seumuran dengan Omma kan?” Tanya Kibum memberi pengertian.

“Ne. Eunyoung Omma, sakit apa?” tanyanya polos, aku memegangi perutku.

“Em… Eunyoung Omma sakit perut? Kimi juga sering sakit perut saat terlalu banyak makan…” ujarnya, aku tertawa kecil mendengar jawabannya, juga yang lain.

Kimi… dia sangat lucu… benar-benar lucu… dan aku tak bisa memberikan itu.

“Ne. Eunyoung Omma terlalu banyak makan es krim Kimi…” ujar In Hyeong,

“Mwo? Berarti aku tak boleh makan banyak-banyak es krim?” tanyanya polos, aku terkekeh mendengar jawabannya.

Tiba-tiba Kimi muntah, tapi tak ada yang dimuntahkan.

“Kimi…” Jemi langsung mendatangi Kimi.

“Eunyoung, sebaiknya aku pulang… Kimi tak terlalu suka aroma rumah sakit…aku rasa dia sudah terlalu lama disini…” ujar Jemi, aku mengangguk.

“Kibum-ah… tolong antar Kimi dan Jemi ya?” ujarku, Kibum mengangguk.

“Eunyoung-ah… aku pulang… cepat sembuh yah…” ujar Jemi, aku mengangguk.

“omma… aku pulang… jangan makan es krim lagi yah…” saran Kimi, aku mengangguk.

“ne sayang… terimakasih sarannya… hati-hati di jalan…” ujarku.

Aku melihat Kimi yang masih digendong Kibum terasa muntah, tapi tak ada yang di muntahkan, juga Jemi yang berjalan di belakang Kibum.

“Unnie… istirahatlah…” In Hyeong menarik selimut sampai kedadaku.

“Ne. kau juga In Hyeong, pulanglah dan istirahatlah…” ujarku pada In Hyeong, aku tahu In Hyeong masih ragu pada Hyukjae… tapi entah kenapa, aku percaya pada Hyukjae, aku sangat yakin Hyukjae mencintai In Hyeong, dan dia pasti tak akan melakukan hal itu pada In Hyeong, sekarang ini…

“Em…Unnie, aku akan pulang setelah Kibum Oppa kembali…” ujarnya

“Aku kekamar kecil dulu…” ujarnya

Aku melihat In Hyeong masuk kedalam kamar mandi.

“Hyuk…aku percaya padamu…” ujarku pelan, Hyukjae berjalan mendekat kearahku.

“Aku akan menjaga kepercayaanmu Eunyoung-ah…” aku melihat keseriusan di wajahnya.

“Kau janji kan? Jangan buat dia ketakutan lagi…” Hyukjae mengangguk pasti.

Aku tersenyum kecil.

“Aku percaya Hyuk…kau sangat mencintainya yah?” tanyaku pelan.

“Tentu Eunyoung!! Kalau aku tak mencintainya, aku mungkin meninggalkannya saat dia tak memberikan hal yang paling berharganya padaku…” ujarnya.

“Hal paling berharga?” aku bertanya, aku ingin tahu apakah yang paling berharga itu tubuh In Hyeong?

“Ne. tubuhnya… aku dulu sangat menyukainya Eunyoung,” Hyukjae melihat kearah kamar mandi, memastikan In Hyeong belum keluar.

“Aku sangat menginginkannya… tapi ternyata, aku salah… aku salah mengira bahwa tubuhnya yang paling berharga…dan kini, ternyata aku sudah menemukan hal yang paling berharga miliknya Eunyoung…”

“Mwo?” tanyaku, Hyukjae menunjuk dadanya.

“Aku memiliki perasaannya, aku memiliki hatinya… dan itu lebih berharga dari semua nafsu yang kuinginkan…” ujarnya, aku puas mendengar penjelasannya… sangat puas…

“aku serahkan In Hyeong padamu Hyuk…” ujarku pelan

“Unnie… kau berkata apa??” In Hyeong keluar dari kamar mandi, aku melihat air mata di pipinya.

In Hyeong POV

Aku mendengar Eunhyuk berbicara pelan, aku bisa mendengarnya, tapi tak terlalu jelas.

Aku menempelkan telingaku di pintu, dan kudengar Hyukjae berbicara dengan Eunyoung unnie.

“aku salah mengira bahwa tubuhnya yang paling berharga…dan kini, ternyata aku sudah menemukan hal yang paling berharga miliknya Eunyoung…” tak begitu jelas kudengar, tapi aku bisa menangkapnya… tubuhku? Apa lagi yang berharga? Ternyata dia tak berubah… untuk apa dia menikahiku jika dia sudah meniduriku? Atau… setelah menikah dia akan meninggalkanku?

Aku mendengar suara Eunyoung Unnie bertanya pada Hyukjae, setelah itu, suasana sedikit tenang… sedang apa Hyukjae?

“Aku memiliki perasaannya, aku memiliki hatinya… dan itu lebih berharga dari semua nafsu yang kuinginkan…” ujarnya pelan. Perasaanku? Benarkah yang kau dia katakan?

Ya Tuhan… aku sangat senang karena dia bisa berubah… dan aku belum memberikan tubuhku padanya… Gumawo Hyuk… karena kau telah berubah…

“aku serahkan In Hyeong padamu Hyuk…” Mwo? Apa yang dikatakan Eunyoung Unnie? Menyerahkanku pada Hyukjae? Aku membuka pintu kamar mandi…

“Unnie… kau berkata apa??” tanyaku pelan, Eunyoung Unnie dan Hyukjae sedikit terkejut melihatku keluar dari kamar mandi.

“In Hyeong… Unnie hanya percaya pada Hyukjae, dia sudah berubah kan?” tanyanya, berubah? Hyukjae berubah atau tidak itu tak berpengaruh kan? Kenapa harus menyerahkan?

Kenapa menyerahkan seperti akan pergi jauh? Aku menghampiri Eunyoung Unnie.

“Walaupun aku menikah dengan Hyukjae, aku tak akan pergi dari rumah… aku dan Hyuk akan tinggal di rumah Unnie… tak perlu menyerahkanku kan?” tanyaku, aku memaksa Eunyoung Unnie untuk mengatakan tak akan meninggalkanku…

“In Hyeong, jangan menangis…ya!! Unnie tak apa-apa… tenanglah…” ujarnya, dia berkata tak apa-apa, tapi matanya juga berkaca…

“Unnie janji?” aku memastikannya, Eunyoung Unnie mengangguk, tapi tak pasti…

“Annyeong…” aku mendengar suara Kibum Oppa, aku menghapus air mataku,

“Eunyoung? Kau menangis?” Tanya Kibum Oppa, menghampiri Eunyoung Unnie.

Aku menunduk, menyeka air mataku.

“In Hyeong, Eun… kau…” Kibum Oppa mengangkat kepalaku.

“Kau juga? In Hyeong? Kau kenapa?” tanyanya, aku menggeleng.

“Anieyo Oppa… aku baik-baik saja…”  ujarku pelan. Kibum Oppa terlihat kecewa.

“Apa lagi yang kalian sembunyikan dariku… aku mohon, ungkapkan padaku…” Kibum Oppa menggenggam pundakku erat, aku menunduk tak kuat menahan wajahnya.

 

To be continued…

14 thoughts on “Different Love-Part10

  1. suka suka suka suka…
    ff ini satu-satunya ff yang selalu aku tungguin…..
    please author jangan lama lama publish nya. x(

  2. akhir’y publish juga..
    yah ko jemi mo pergi ke jepang sie padahal aq lebih suka kibum sama jemi daripada sama raera.. hehe…
    di tunggu lanjtan’y… ^^

  3. yah, pdhl pengennya jemi ama kibum, hikzzz jemi tega msa nitipin anak, ga kangen apa dy nanti ama jemi, hikzzzz tnyata ga sesuai dgn bayanganku (╥_╥)

    suka dech ama hyuk dsni, uuuhhhh biasany dy sll dpt peran yg ada ydong2nya, tp krg, euh jd cwo baik2 neh, sukaaaaa ♥ (˘⌣˘)ε˘`)

    euh~~nie kibum bakal ama raera ya, uuuh smg eunyoung menyesal udh nyuruh suaminy buat nikah lagi, hehehehe~~~

    dtunggu next partnya ya, smg ga lama2 dech lanjutannya *chu author*

  4. yah, tbc…
    pdhl lg seru2’y,,
    author selalu bikin penasaran nih…

    klo jemi k jepang b’arti kibum ma raera donk..
    gak da kemungkinan eunyoung sembuh yah…

    next part jgn lama2 yah, penasaran jg ma suami jemi..
    siapa yah… :)

  5. Satu2nya FF yang saya tungguin di WFF cuma FF ini
    Ceritanya bagus, aku suka baca FF yang banyak konflik kayak begini. Gak tau deh, kerasa aja Feel sedihnya Eunyoung. aku suka konfliknya XD
    Lanjutin ya, aku bakal tungguin FF ini.

  6. akhirnya update juga FF kesukaan ku XD
    thor jangan lama2 dong update nya, ak nungguin terus nih XD

    terharu deh sama kata-kata Hyukjae :’)
    lanjutannya thor!! Hyukjae nginep di rumah in young XD

  7. AISH~ knp seh hyuk-pa tuh pgn bgt ‘itu’?! Dasar odong! (Odong = otak yadong)
    Beruntung’a hyukie-pa dpt in hyeong, salut de ama in hyeong dlm pertahanan’a!! ^-^d
    Kimi jg dkt bgt lg ama in hyeong, lucu’a,, bikin GEMEZ bgt tuh kimi yg polos :)

    Asiikk,, jemi mw plg k jepang °\(^▿^)/° brarti dy msh setia ama suami’a!!
    Aq msh lbh ska eunyoung ajj cukup yg jd ISTRI kibum oppa! Ga rela hrs ama raera! [~_~]
    Scepet’a lbh baik kasih tw kibum oppa dr pd terlambat kesian kibum oppa!
    Eunyoung hrs SEMBUH & kasih kibum oppa anak 13 ((y)ˆ ³ˆ)(y)

    LANJUUTT!!

  8. gilaaaaaaa ini bangkotan nunggunya :DD
    akhirnya keluaaar juga.. tapi pendek banget u,u ga puaaaaaaaaas thor penasaran ><

  9. waah. . . ko jemi mau k jepang sh ?
    Kalo jemi k jepang kasian kimi kan,
    ah pokok’y kibum oppa ma eunyoung aja ato ma jemi, jangan ma raera. . .
    Maksa, hehe

  10. authorrr aku minta dari part 1 nya dong… ^^ biar bisa kasih komen… abis aku jadiny ga nyambung klo ga baca dari awal.. tq

Comment please? ( ื▿ ืʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s